Anda di halaman 1dari 1

Pasien yang meminum opioid secara teratur sebaiknya diresepkan laksatif stimulant (senna atau bisakodil) dan pelunak feses (dokusat) saat pertama kali menggunakan opioid daripada menunggu konstipasi terjadi

kali menggunakan opioid daripada menunggu konstipasi terjadi Saran terkait gaya hidup – tingkatkan int a ke

Saran terkait gaya hidup tingkatkan int a ke cairan dan makanan berserat dan olahraga secara teratur

Jika respon Tidakke cairan dan makanan berserat dan olahraga secara teratur Pada tiap tahap terapi :  Sarankan

Pada tiap tahap terapi :

Sarankan pasien untuk modifikasi gaya hidup yang dapat mencegah dan meredakan konstipasi.

Titrasi secara bertahap sampai dosis maksimal yang bisa ditoleransi sebelum menambah atau merubah laksatif yang digunakan.

Maksimalkan penggunaan analgesic non- opioid untuk mengurangin penggunaan opioid.

Tambahkan pelunak feses dan laksatif

Jika respon Tidak

Tambahkan laksatif osmotik

dan laksatif Jika respon Tidak Tambahkan laksatif osmotik Apakah pasien merasa lebih baik? Ya Tidak Review

Apakah pasien merasa lebih baik?

Apakah pasien merasa lebih baik?
Apakah pasien merasa lebih baik?

Ya

Tidaklaksatif osmotik Apakah pasien merasa lebih baik? Ya Review pemilihan opioid. Bisa dipilihkan golongan opioid

Review pemilihan opioid. Bisa dipilihkan golongan opioid yang efeknya tidak terlalu kuat.

dipilihkan golongan opioid yang efeknya tidak terlalu kuat. Rujuk ke Dokter Secara bertahap turunkan dosis laksatif

Rujuk ke Dokter

Secara bertahap turunkan dosis laksatif sampai pasien bisa BAB secara nyaman dan teratur kembali. Pasien sebaiknya mendapatkan terapi laksatif propilaksis secara regular.