Anda di halaman 1dari 17

PERENCANAAN AKSES JALAN

GRATIA VLENA
PELABUHAN MUTURI
XX MARET KABUPATEN TELUK BINTUNI
2017 PROVINSI PAPUA BARAT
ANALISA GEOTEKNIK
Tujuan Penyelidikan
Geoteknik

Karakteristik Butiran Tebal Lapisan Tanah


Mengetahui ukuran butir, warna, Mengetahui tebal setiap lapis tanah,
konsistensi dan kadar air tanah.. mendapat informasi lebih akurat untuk
prediksi penanganan.

Sifat dan Perilaku Tanah Daya Dukung Tanah


Mengetahui sifat dan perilaku mekanis Mendapatkan parameter daya dukung
tanah dari parameter kuat geser, untuk menentukan jenis dan konstruksi
kompresibilitas dan permeabilitas. penanganan geoteknik
Penyelidikan Geoteknik

Bor Mesin
sondir tespit Uji laboratorium
Identifikasi visual Tahanan ujung Identifikasi visual
Berat volume
lapisan tanah konus Kadar air
tanah dangkal
Spesific Gravity
Tahanan selimut Atterberg Limit
Pengambilan
Uji penetrasi konus contoh tanah
Grain Size analysis
tumbukan Consolidation
Pengamatan kuat Unconfined test
geser kontinyu Triaxial uu
Pengambilan contoh Compaction & cbr
tanah

21 Titik Uji 5 Titik Uji 13 sampel


4 Titik Uji
Penyelidikan Geoteknik

Bor Mesin sondir tespit Uji laboratorium


Berat volume
Identifikasi visual Tahanan ujung konus Identifikasi visual
Kadar air
lapisan tanah tanah dangkal
Spesific Gravity
Uji penetrasi tumbukan Tahanan selimut Atterberg Limit
Pengambilan
Grain Size analysis
Pengambilan contoh konus contoh tanah
Consolidation
tanah Unconfined test
Pengamatan kuat Triaxial uu
Compaction & cbr
geser kontinyu

4 Titik Uji 5 Titik Uji 13 sampel


21 Titik Uji
Penyelidikan Geoteknik

Bor Mesin sondir tespit Uji laboratorium


Berat volume
Identifikasi visual Tahanan ujung Identifikasi visual Kadar air
lapisan tanah konus
tanah dangkal Spesific Gravity
Uji penetrasi tumbukan Tahanan selimut Atterberg Limit
Grain Size analysis
Pengambilan contoh
konus Pengambilan contoh Consolidation
tanah
Pengamatan kuat
tanah Unconfined test
geser kontinyu Triaxial uu
Compaction & cbr

4 Titik Uji 21 Titik Uji 13 sampel


5 Titik Uji
Penyelidikan Geoteknik

Bor Mesin sondir tespit Uji laboratorium


Identifikasi visual Tahanan ujung Identifikasi visual Berat volume
lapisan tanah konus tanah dangkal Kadar air
Spesific Gravity
Uji penetrasi tumbukan Tahanan selimut Pengambilan Atterberg Limit
konus contoh tanah
Pengambilan contoh Grain Size analysis
tanah Consolidation
Pengamatan kuat
geser kontinyu Unconfined test
Triaxial uu
Compaction & cbr

4 Titik Uji 21 Titik Uji 5 Titik Uji


13 sampel
Stratigrafi Tanah (SPT)

0+000 1+000 2+000 3+000 4+000 5+000 6+000 7+000 8+000 9+000 10+000 11+000 12+000 12+850

0
2,0 m 2m
Spt = 4 4m Spt = 3
5 Spt = 19
6m 8m
Spt = 60 Spt = 13
10 m
10
Spt = 35

15 12 m
15 m
Spt = 60 Spt = 33 18 m
20 m Spt = 21
20
18 m Spt = 60
Spt = 60
24 m
25
Spt = 60

30
Peat Silty Clay Loose Sand Dense Sand Silty Sand Gravely Sand
Stratigrafi Tanah
(Sondir)
0+000 1+000 2+000 3+000 4+000 5+000 6+000 7+000 8+000 9+000 10+000 11+000 12+000 12+850

5
5,2 m 5,2 m
6,2 m 6,0 m 6,4 m
Qc = 240 Qc = 240
qc = 240 Qc = 235 Qc 230
10 Jhp = 528 Jhp = 536
JHP= 642 Jhp = 672 Jhp = 620

15

20

25
24,8 m 24,8 m 24,8 m
Qc = 190 Qc = 200 Qc = 185
30
Jhp = 2530 Jhp = 2562 Jhp = 2800

Peat Sandy Silt Sandy Clay Sand Silty Sand


Stratigrafi Tanah (Sondir +
SPT)
0+000 1+000 2+000 3+000 4+000 5+000 6+000 7+000 8+000 9+000 10+000 11+000 12+000 12+850

10

15

20

25

30
Peat Silty Clay Loose Sand Dense Sand Silty Sand Gravely Sand
Parameter Tanah
29,15 s/d 81,76%
Plasticity Index
0,291 s/d 0,760
Compressibility
1,3 s/d 1,4 t/m3
Max Dry Density
3,85 s/d 6,25 %
CBR Lab
0,217 s/d 0,794 kg/cm2
Undrained Shear Strength

3,87o s/d 34,95o


Friction Angle Ø
Pondasi Jalan Raya

Umur Rencana Pondasi Jalan Repetisi Beban (CESA) 40 tahun


Perkerasan Lentur CESA = 33,6 juta

CBR Tanah Dasar CBR DCP Disesuaikan faktor musim


CBR Lab Rendaman 4 hari

CBR Tanah Dasar CESA < 2 CESA 2 - 4 juta CESA >4 juta
juta
> 6% Tidak Perlu Peningkatan Tanah Dasar
5% 100 mm
4% 100 mm 150 mm 200 mm
3% 150 mm 200 mm 300 mm
2,5% 175 mm 250 mm 350 mm
<1% 1000 mm 1100 mm 1200 mm

Sumber: Analisa Lalu Lintas Bintuni 2015, MDP 2013 Bagan Desain 2
Penanganan Geoteknik
TP1 TP 2 Tp3 Tp4 Tp5
1+850 3+300 4+650 6+100 10+800
0+000 1+000 2+000 3+000 4+000 5+000 6+000 7+000 8+000 9+000 10+000 11+000 12+000 12+850

5,87% 6,25% 3,25% 5,47% 4,85% N/A

A-3 A-7-6 A-3 A-7-5 A-7-6

Tidak Perlu Peningkatan Penggunaan Struktur Tambahan


Lapis Penopang 100 mm
Lapis Penopang 200 mm
Lapis Penopang 300 mm
Lapis Penopang 350 mm
Pilihan Penanganan
Geoteknik

Penggantian Material Total


Pengupasan lapisan tanah lunak
dan menggantinya dengan
material yang lebih stabil

+Geotextile 01 02 03 04 05 Deck On Pile


Penggunaan material Pemasangan konstruksi
geotextile sebagai plat beton di atas pile
separator dan menambah sebagai pengganti
daya dukung pada tanah konstruksi jalan raya
timbunan

+Matras Kayu +Mini Pile


Aplikasi cerucuk kayu dan Aplikasi mini pile pracetak
matras kayu dengan separasi dengan separasi geotextile
geotekstil memadatkan dan memadatkan tanah dasar
mengurangi konsolidasi
sekunder
Rekomendasi Geoteknik

+Geotekstil

+Matras Kayu
Deck on Pile
Rangkuman Analisa
Geoteknik
5
Lapisan lunak
Konstruksi Deck on dominan lempung
Pile membutuhkan lanauan, coklat
tiang pancang
kemerahan,
diameter 0,5 m
plastisitas sedang
dengan panjang 10 1
s/d 20 m

4
CBR tanah
dasar rendah Lapisan padat
sehingga pasir kerikilan
membutuhkan Abu-abu tua,
perbaikan butiran kasar
tanah dasar Tanah di tepi dan lepas
sungai sangat
lunak dengan 2
deposit gambut
3
setebal 2 m
Terima Kasih

Slide by Fitra K. Rahmawan ©2017