Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

KENALI DAN SADARI “KANKER PAYUDARA”


DENGAN “SADARI” (PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI)
Untuk memenuhi salah satu tugas dari Program Profesi Ners (PPN) Stase Maternitas

DISUSUN OLEH :
KELOMPOK 2

ANISA FITRIANI

ANNA PASMANA

ERVINA

HEMIS CIA SAPUTRI

RESTY FUTRIRAHAYU

PROGRAM STUDI PSIK-NERS


STIK BINA HUSADA
TAHUN 2017-2018
Satuan Acara Penyuluhan (SAP) SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri)

Hari / Tanggal : Sabtu, 10 Februari 2018


Waktu : 09.30-10.00

Pokok Bahasan : Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)

Sub Pokok Bahasan : Menjelaskan Mengenai Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)

Sasaran : Pasien yang berjenis kelamin Perempuan dan Keluarga


Penyuluh : Mahasiswi PSIK Bina Husada Palembang
Tempat : Ruang Rawat Inap Muzdalifah RSI Siti Khadijah

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Tujuan Instruksional Umum (TIU)


Setelah diberikan edukasi/penyuluhan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)
diharapkan pasien ataupun keluarga pasien dapat mengetahui, mengerti, memahami serta
menerapkan tentang hal tersebut dengan baik setelah kembali kerumah.
2. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan pasien dapat memahami mengenai:
1. Menyebutkan pengertian tentang kanker payudara
2. Menyebutkan tanda dan gejala kanker payudara
3. Menyebutkan kapan dilakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)
4. Menyebutkan cara pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)
5. Menyebutkan faktor resiko kanker payudara

MATERI PEMBELAJARAN

1. Pengertian kanker payudara


2. Tanda-tanda kanker payudara
3. Penyebab kanker payudara
4. Pengertian SADARI
5. Tujuan SADARI
6. Waktu pelaksanaan SADARI
7. Prosedur SADARI
METODE PEMBELAJARAN

1. Metode ceramah
2. Metode diskusi
3. Metode demonstrasi

MEDIA DAN ALAT BANTU

1. Lembar balik yang berisi materi penkes


2. Power point yang berisi materi penkes
3. Leaflet
4. Phantom mamae

PROSES KEGIATAN PEMBELAJARAN

No Kegiatan Kegiatan Penyuluh Kegiatan Waktu Media & Metode


Penyuluhan Responden
1. Tahap pembukaan
- Penyuluh - Bersikap ramah - Bersikap positif 5 menit - Leflet
membuka menyapa kepada peserta dan koorperatif - Ceramah
para peserta penkes dan menjalin
trust - Mendengarkan
- Penyuluh - Memperkenalkan
memperkenalkan diri kepada
- Mendengarkan
diri kepada peserta peserta
penjelasan
- Penyuluh - Menyiapkan
tentang maksud
menjelaskan penjelasan dan
dan tujuan
maksud dan tujuan menjelaskan
penyuluhan
dari penkes yang tujuan
akan diberikan

2. Tahap penyuluhan
- Menjelaskan - Menjelaskan - Berpartisipasi 20 - Leaflet
tentang materi tentang breast dalam proses menit - Ceramah
pertama yaitu care penyuluhan - Demonstrasi
mengenai breast serta - Tanya jawab
care mendengarkan
&
memperhatikan
- Menjelaskan - Menjelaskan - Mendengarkan
tentang materi mengenai asi dan
kedua yaitu ekslusif memperhatikan
mengenai asi
ekslusif
- Memberikan - Menjawab - Bertanya jika
kesempatan kepada pertanyaan ada sesuatu
responden untuk responden jika yang tidak
bertanya ada pertanyaan dimengerti
3. Tahap penutupan
- Penyuluh - Bertanya kepada - Bertanya 5 menit - Leaflet
menanyakan peserta mengenai kepada - Ceramah
apakah ada materi materi yang tidak penyuluh jika - Tanya jawab
yang tidak dimengerti ada materi yang
dimengerti tidak dimengerti
- Penyuluh - Memotivasi dan - Merespon
menghimbau meminta pasien motivasi dengan
peserta untuk agar tidak lupa baik dan selalu
menerapkan materi tentang cara
yang telah perawatan luka
diberikan dengan post operasi
leaflet sebagai dirumah dan
acuan nutrisi post
pembelajaran operasi dan
menggunakan
leaflet sebagai
panduan
- Penyuluh - Menutup acara - Kembali
berterimakasih penyuluhan dan ketempat
kepada responden berpamitan masing-
dan menutup kepada masing dan
penyuluhan responden
Total Waktu 30 Menit

EVALUASI

1. Struktur
a. Ruang kondusif saat kegiatan berlangsung
b. Media dan materi tersedia dan memadai
c. Peserta memadai
2. Proses
a. Ketepatan waktu pelaksanaan.
b. Peran serta aktif peserta
c. Kesesuaian peran dan fungsi dari penyuluhan.
d. Faktor pendukung dan penghambat kegiatan.
3. Hasil Terkait dengan tujuan yang ingin dicapai
a. Tes lisan => Penyuluh meminta peserta menjawab pertanyaan yang diajukan oleh
penyuluh, jika peserta bisa menjawab dengan baik maka materi yang diterima pun baik,
adapun pertanyaan yang akan diajukan yaitu:
1. Apa yang dimaksud dengan breast care?
2. Sebutkan tujuan breast care!
3. Sebutkan alat-dan bahan dalam melakukan breast care!
4. Sebutkan cara dalam melakukan breast care!
5. Sebutkan pengertian asi ekslusif!
6. Sebutkan tujuan dari pemberian asi ekslusif!
7. Bagaimanakah cara menyusui yang baik dan benar?
DAFTAR PUSTAKA

Maryanti, Dwi dan Majestika Septikasari. 2009. Buku Ajar Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta:
Nuha Medika.

Nugroho, Taufan. 2010. Buku Ajar Ginekologi. Yogyakarta: Nuha Medika.

Romauli, Suryati dan Anna Vida Vindari. 2011. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Nuha
Medika

Widyastuti. 2009. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Fitramaya.

Departemen Kesehatan RI. 2009. Buku Saku Pencegahan Kanker Leher Rahim & Kanker
Payudara. Jakarta: Depkes.
LAMPIRAN MATERI

1. KANKER PAYUDARA
a. Definisi
Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus terbanyak di
dunia, sekaligus penyebab kematian terbesar dikalangan wanita. Kanker payudara
berawal dari sel-sel dalam jaringan payudara yang berkembang dalam keadaan yang
tidak baik.

b. Tanda-tanda kanker payudara :


Payudara mengalami pengerasan, adanya lekukan, terkikis, kemerahan, keluar
cairan selain ASI, bengkak disekitar puting, berkerut, muncul pembuluh darah, puting
tertarik ke dalam, asimetri antara payudara kanan dan kiri, kulit berwarna orange,
muncul benjolan.
c. Penyebab kanker payudara belum dapat diketahui secara pasti, namun terdapat faktor
resiko kanker payudara :

 Usia yang meningkat


 Pernah menderita kanker payudara
 Riwayat keluarga yang menderita kanker payudara
 Menarke (mensturasi pertama) sebelum usia 12 tahun, menopause setelah usia ≥ 50
tahun
 Kehamilan pertama setelah usia 30 tahun dan belum pernah hamil.
 Konsumsi alkohol dan terpapar bahan kimia

2. PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI)


a. Pengertian SADARI

SADARI adalah pemeriksaan payudara sendiri yang dilakukan untuk mengetahui


ada tidaknya kanker dalam payudara wanita. Pemeriksaan ini sangat mudah dilakukan
oleh wanita untuk mencari bejolan atau kelainan lain, dengan menggunakan cermin dan
berbaring.

b. Tujuan SADARI

Adapun tujuan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dilakukan adalah untuk


mengetahui adanya kelainan pada payudara baik struktur, bentuk ataupun tekstur sejak
dini, sehingga diharapkan kelainan-kelainan tersebut dapat diobati sedini mungkin.

c. Waktu Pelaksanaan SADARI

Pemeriksaan payudara sendiri dilakukan sebulan sekali. Pemeriksaan ini


dilakukan ketika sedang menstruasi sebaiknya melakukan pemeriksaan pada hari ke-5
sampai ke-7 setelah masa haid bermula, ketika payudara sedang mengendur dan terasa
lebih lunak. Atau pemeriksaan sebaiknya dilakukan beberapa hari setelah menstruasi
berakhir, atau pilih tanggal yang mudah diingat untuk melakukan pemeriksaan rutin.

d. Prosedur SADARI
Berikut langkah-langkah yang dilakukan untuk melakukan SADARI;

 Perhatikan kedua payudara di cermin dengan posisi kedua lengan lurus ke bawah.
Lihat perubahan apakah ada perubahan bentuk, ukuran, warna kulit, permukaan
kulit tidak mulus seperti ada kerutan atau cengkugan.
 Angkat tanganmu ke belakang kepala, gerakkan kedua legan ke depan secara
bersamaan. Teliti apakah pada payudara terdapat perubahan-perubahan yang telah
disebutkan pada langkah pertama. Kemudian, tekan kedua tanganmu kuat-kuat di
pinggul, lalu gerakkan kedua lengan dan siku ke depan sambil mengangkat bahu
untuk melihat apakah kedua payudara menggatung seimbang.
 Angkat lengan kirimu, raba payudara kiri dengan tiga jari kanan yang dirapatkan.
Lakukan pemeriksaan yang sama pada payudara kanan.

Perabaan dapat dilakukan dengan cara:

1. Tekan lembut tetapi mantap payudara dengan gerakan memutar searah jarum jam,
mulai dari sisi luat hingga ke bagian puting susu.
2. Gerakan jari dari payudara bagaian atas ke bawah dan sebaliknya.
3. Gerakkan jari dari area sekitar puting susu menuju sisi luar payudara.

 Pencet perlahan daerah di sekitar puting. Amati perubahan yang terjadi,


termasuk keluarnya cairan tak normal.
 Berbaringlah dengan posisi tangan kiri berada di bawah kepala, letakan bantal
kecil di bawah bahu kanan, kemudian raba seluruh permukaan payudara kiri
dengan gerakan seperti langkah ke-3. Ulangi pada payudara sebelah kanan.
 Beri perhatian khusus pada payudara bagian atas (dekat ketiak), karena di daerah
tersebut sering ditemukan tumor. Segera periksakan diri ke dokter jika kamu
menemukan perubahan yang mencurigakan.
 Tips pada pemeriksaan sadari sebagai berikut;
1. Periksa tiap perubahan yang terjadi pada payudaramu seperti; belesung,
berkerut, menebal, memerah, bersisik, berlekuk.
2. Periksa tiap perubahan yang terjadi pada putingmu seperti; perih, memerah,
bersisik, gatal, menebal, menekuk ke dalam, keluar cairan selain ASI.
3. Untuk wanita yang berusia diatas 35 tahun, ruti lakukan mamografi tiap
bulan.
4. Jika keluargamu memiliki riwayat penyakit kanker payudara, segera periksa
diri ke dokter secara rutin.