Anda di halaman 1dari 9

M.

RENCANA KEPERAWATAN

No Diagnosa Rencana Keperawatan


Keperawatan Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi
Preoperasi
1 Kurang pengetahuan Setelah dilakukan tindakan keperawatan slama 3x24 Teaching disease process
tentang penyakit b.d jam menunjukkan knowledge : disease process 1. Berikan penilaian tentang tingkat pengetahuan pasien
kurang paparan dengan indikator : tentang proses penyakit yang spesifik
informasi 2. Jelaskan patofisiologi dari penyakit dan bagaimana hal
Indikator Awal Tujuan ini berhubungan dengan anatomi dan fisiologi, dengan
1 2 3 4 5 cara yang tepat.
Familiar dengan nama 3. Gambarkan tanda dan gejala yang biasa muncul pada
penyakit penyakit, dengan cara yang tepat
Mendeskripsikan 4. Gambarkan proses penyakit, dengan cara yang tepat
proses penyakit 5. Identifikasi kemungkinan penyebab, dengna cara yang
Mendeskripsikan tepat
faktor penyebab 6. Sediakan informasi pada pasien tentang kondisi,
Mendeskripsikan dengan cara yang tepat
faktor resiko 7. Hindari jaminan yang kosong
Mendeskripsikan efek 8. Sediakan bagi keluarga atau SO informasi tentang
penyakit kemajuan pasien dengan cara yang tepat
Mendeskripsikan tanda 9. Sediakan informasi tentang pengukuran diagnostik
& gejala yang tersedia, dengan tepat.
Mendeskripsikan 10. Diskusikan perubahan gaya hidup yang mungkin
perjalanan penyakit diperlukan untuk mencegah komplikasi di masa yang
Mendeskripsikan akan datang dan atau proses pengontrolan penyakit
tindakan untuk 11. Diskusikan pilihan terapi atau penanganan
menurunkan 12. Gambarkan rasional rekomendasi manajemen
progresifitas penyakit terapi/penanganan
Mendeskripsikan 13. Dukung pasien untuk mengeksplorasi atau
komplikasi mendapatkan second opinion dengan cara yang tepat
Mendeskripsikan tanda atau diindikasikan
& gejala dari 14. Eksplorasi kemungkinan sumber atau dukungan,
komplikasi dengan cara yang tepat
Mendeskripsikan 15. Rujuk pasien pada grup atau agensi di komunitas lokal,
tindakan pencegahan dengan cara yang tepat
untuk mencegah 16. Instruksikan pasien mengenai tanda dan gejala untuk
komplikasi melaporkan pada pemberi perawatan kesehatan,
Skala – 1 : Tidak pernah dengan cara yang tepat
2 : Kadang-kadang 17. Sediakan telepon untuk memanggil jika komplikasi
3 : Jarang terjadi
4 : Sering 18. Kuatkan informasi yang disediakan oleh anggota tim
5 : Selalu kesehatan lain, dengan cara yang tepat.

Setelah dilakukan tindakan keperawatan slama 3x


2. Cemas b.d krisis 24 jam menunjukkan kontrol kecemasan dengan Anxiety reduction
situasional indikator : 1. Gunakan pendekatan yang menenangkan
Indikator Awal Tujuan 2. Nyatakan dengan jelas harapan terhadap pelaku pasien
1 2 3 4 5 3. Jelaskan semua prosedur dan apa yang dirasakan
Monitor intensitas selama prosedur
kecemasan 4. Pahami prespektif pasien terhdap situasi stres
Menyingkirkan tanda 5. Temani pasien untuk memberikan keamanan dan
kecemasan mengurangi takut
Menurunkan stimulus 6. Berikan informasi faktual mengenai diagnosis,
lingkungan ketika tindakan prognosis
cemas 7. Dorong keluarga untuk menemani anak
Mencari informasi 8. Lakukan back / neck rub
untuk menurunkan 9. Dengarkan dengan penuh perhatian
10. Identifikasi tingkat kecemasan
cemas 11. Bantu pasien mengenal situasi yang menimbulkan
Merencanakan strategi kecemasan
koping untuk situasi 12. Dorong pasien untuk mengungkapkan perasaan,
penuh stress ketakutan, persepsi
Menggunakan strategi 13. Instruksikan pasien menggunakan teknik relaksasi
koping efektif 14. Barikan obat untuk mengurangi kecemasan
Menggunakan teknik
relaksasi untuk
menurunkan
kecemasan
Melaporkan penurunan
durasi dari episode
cemas
Melaporkan
peningkatan rentang
waktu antara episode
cemas
Mempertahankan
penampilan peran
Mempertahankan
hubungan sosial
Mempertahankan
konsentrasi
Melaporkan tidak
adanya gangguan
persepsi sensori
Melaporkan
pemenuhan kebutuhan
tidur adekuat
Melaporkan tidak
adanya manifestasi
fisik dari kecemasan
Tidak ada manifestasi
perilaku kecemasan

Skala – 1 : Tidak pernah menunjukkan


2 : Jarang menunjukkan
3 : Kadang-kadang menunjukkan
4 : Sering menunjukkan
5 : Selalu menunjukkan

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama


3x24 jam menunjukkan pain control dengan
3. Nyeri akut b.d agen indikator : Pain Management
injuri biologi - Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif
Indikator Awal Tujuan termasuk lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas
1 2 3 4 5 dan faktor predisposisi
Mengenali - Observasi reaksi nonverbal dari ketidaknyamanan
faktor - Kontrol lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri
penyebab seperti suhu ruangan,pencahayaan dan kebisingan
Mengenali Vital Sign Monitoring
lamanya Monitor tekanan darah, nadi, suhu, status respirasi
(onset) sakit Medication management
Menggunakan Berikan therapy sesuai program therapy medis :
Metode non- Environmental management
analgetik - Ciptakan lingkungan ruangan yang nyaman
untuk - Batasi pengunjung
mengurangi
nyeri
Menggunakan
analgetik
sesuai
kebutuhan
Mencari
bantuan tenaga
kesehatan
Melaporkan
gejala tenaga
kesehatan
Mengenali
gejala-gejala
nyeri
Skala – 1 : Tidak pernah menunjukkan
2 : Jarang menunjukkan
3 : Kadang-kadang menunjukkan
4 : Sering menunjukkan
5 : Selalu menunjukkan

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama


Post operasi 3x24 jam menunjukkan pain control dengan
1. Nyeri akut b.d agen indikator : Pain Management
injuri fisik - Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif
Indikator Awal Tujuan termasuk lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas
1 2 3 4 5 dan faktor predisposisi
Mengenali - Observasi reaksi nonverbal dari ketidaknyamanan
faktor - Kontrol lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri
penyebab seperti suhu ruangan,pencahayaan dan kebisingan
Mengenali Vital Sign Monitoring
lamanya Monitor tekanan darah, nadi, suhu, status respirasi
(onset) sakit Medication management
Menggunakan Berikan therapy sesuai program therapy medis :
Metode non- Environmental management
analgetik - Ciptakan lingkungan ruangan yang nyaman
untuk - Batasi pengunjung
mengurangi
nyeri
Menggunakan
analgetik
sesuai
kebutuhan
Mencari
bantuan tenaga
kesehatan
Melaporkan
gejala tenaga
kesehatan
Mengenali
gejala-gejala
nyeri
Skala – 1 : Tidak pernah menunjukkan
2 : Jarang menunjukkan
3 : Kadang-kadang menunjukkan
4 : Sering menunjukkan
5 : Selalu menunjukkan

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama


3x24 jam menunjukan immune status dengan
2. Risiko infeksi indikator : 1. Infection Control (Kontrol Infeksi)
- Bersihkan lingkungan setelah dipakai pasien lain
- Pertahankan teknik isolasi
Indikator Awal Tujuan - Batasi pengunjung bila perlu
1 2 3 4 5 - Instruksikan pada pengunjung untuk mencuci tangan
Tidak didapatkan saat berkunjung dan setelah berkunjung
infeksi berulang meninggalkan pasien
Status respirasi sesuai - Gunakan sabun antimikrobia untuk cuci tangan
yang diharapkan - Cuci tangan setiap sebelum dan sesudah tindakan
Status genitourinari kperawtan
sesuai yang diharapkan - Gunakan baju, sarung tangan sebagai alat pelindung
Berat badan sesuai - Pertahankan lingkungan aseptik selama pemasangan
yang diharapkan alat
Temperatur badan - Ganti letak IV perifer dan line central dan dressing
sesuai yang diharapkan sesuai dengan petunjuk umum
Integritas kulit - Gunakan kateter intermiten untuk menurunkan
Integritas mukosa infeksi kandung kencing
- Tingktkan intake nutrisi
Tidak didapatkan
- Berikan terapi antibiotik bila perlu
fatigue kronis
2. Infection Protection (Proteksi terhadap Infeksi)
Sel darah putih (WBC)
- Monitor tanda dan gejala infeksi sistenikmdan lokal
absolut pada batas - Monitor hitung granulosit, WBC
normal - Monitor kerentanan terhadap infeksi
Sel darah putih (WBC) - Batasi pengunjung
difrensial pada batas - Saring pengunjung terhadap penyakit menular
normal - Partahankan teknik aspesis pada pasien yang
beresiko
1. Ekstrim - Pertahankan teknik isolasi k/p
2. Berat - Berikan perawatan kuliat pada area epidema
3. Sedang - Inspeksi kulit dan membran mukosa terhadap
4. Ringan kemerahan, panas, drainase
5. Tidak - Ispeksi kondisi luka / insisi bedah
- Ambil kultur
- Dorong masukkan nutrisi yang cukup
- Dorong masukan cairan
- Dorong istirahat
- Monitor perubahan tingkat energi
- Dorong peningkatan mobilitas dan latihan
- Dorong batuk dan napas dalam
- Instruksikan pasien untuk minum antibiotik sesuai
resep
- Ajarkan pasien dan keluarga tanda dan gejala infeksi
- Ajarkan cara menghindari infeksi
- Batasi buah segar, sayuran dan merica pada pasien
nertipenia
- Jauhkan bunga dan tanaman dari lingkungan pasien
- Berikan ruangan pribadi
- Yakinkan keamanan air dengan hiperklorinasi dan
pemanasan
- Laporkan kecurigaan infeksi
- Laporkan kultur positif
Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama
3x24 jam perawat mampu menghentikan perdarahan 1. Lakukan penilaian menyeluruh tentang sirkulasi; cek
3. PK. Perdarahan dengan indikator : nadi, edema, pengisian kapiler
- Luka sembuh kering, bebas pus, tidak 2. Lakukan perawatan luka dengan hati-hati dengan
meluas menekan daerah luka dengan kassa steril dan tutuplah
- HB tidak kurang dari 10 gr % dengan tehnik aseptic basah-basah
3. Kelola th/sesuai order