Anda di halaman 1dari 11

PEMERINTAH KOTA MALANG

DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 4 MALANG
Jl. Tanimbar 22 Malang 65117  (0341) 353798, 320095 Fax (0341) 353798
www.smkn4-mlg.info e-mail :surat@smkn4-mlg.info

No. Dok : CM-7.1-2/PJR-FIS/08


Revisi :2

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMKN 4 MALANG


Mata Pelajaran : FISIKA
Kelas :X
Semester : 1 (Satu)
Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2 x pertemuan)

2. Memahami konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar kinematika dan


STANDAR KOMPETENSI
dinamika benda titik
KOMPETENSI DASAR 1. Memahami hukum Newton dan konsep gaya
Siswa diharapkan dapat:
 Membuktikan Hukum I, II, III Newton melalui percobaan dan
memberikan contoh peristiwanya di dalam kehidupan sehari-hari
 Mendiskripsikan perpaduan gaya-gaya dengan cara membuat
skema
INDIKATOR  Menghitung penjumlahan gaya-gaya melalui persamaan matematis
 Menganalisis konsep berat sebagai pengaruh dari medan gravitasi
bumi melalui diagram fenomena aksi reaksi
 Membuktikan adanya gaya gesekan yang terjadi di antara dua
permukaan melalui percobaan dengan tingkat kekasaran permukaan
yang berbeda

A. Tujuan Pembelajaran
Setelah proses belajar mengajar siswa dapat :
1. Menjelaskan pengertian gaya
2. Memadukan gaya secara grafis
3. Memadukan gaya secara analitis
4. Menjelaskan pengertian Hukum I, II, III Newton
5. Menyebutkan contoh Hukum I, II, III Newton dalam kehidupan sehari-hari
6. Menerapkan persamaan Hukum I, II, III Newton dalam perhitungan
7. Menjelaskan pengertian berat
8. Menerapkan persamaan berat dalam perhitungan
9. Mengaplikasikan gaya gesekan pada peristiwa gerak

B. Materi Pembelajaran
1. Gaya penyebab gerakan
2. Hukum I Newton, resultan gaya nol
3. Hukum II Newton, ada resultan gaya
4. Hukum III Newton, aksi da reaksi
5. Macam – macam gaya : gaya berat, gaya normal, gaya sentripetal, gaya gesek

C. Metode Pembelajaran
1. Problem base Learning (PBL)
2. Demonstrasi
3. Ceramah bervariasi dengan diskusi
4. Penugasan

D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran

ALOKASI KEGIATAN
WAKTU GURU SISWA
 Memberikan pertanyaan tentang gaya  Menjawab pertanyaan dengan
PENDAHU- dan contohnya pengertian dan pengetahuan mereka
LUAN  Memberikan pertanyaan tentang Hukum sendiri
I, II, III Newton  Mendengarkan dan menyimak
15”  Menjelaskan lingkup materi yang akan penjelasan
dipelajari
 Mengajak siswa untuk membentuk  Membentuk kelompok sesuai
INTI kelompok belajar dengan petunjuk guru
 Mendemonstrasikan macam-macam  Menyimak demonstrasi guru
50” gaya  Menyimak penjelasan dan berdiskusi
 Menjelaskan dan berdiskusi tentang tentang materi yang dipelajari
pengertian gaya
 Menjelaskan dan tanya jawab tentang
perpaduan gaya secara grafis

Menjelaskan dan berdiskusi tentang
perpaduan gaya secara analitis
 Mendemonstrasikan contoh-contoh
Hukum I, II, III Newton
 Menjelaskan dan berdiskusi tentang
pengertian Hukum I, II, III Newton
 Menjelaskan dan berdiskusi tentang
persamaan Hukum I, II, III Newton
 Menjelaskan dan tanya jawab tentang
penerapan Hukum I, II, III Newton
dalam perhitungan
 Membantu membuat kesimpulan  Membuat dan mencatat kesimpulan
PENUTUP  Memberikan tugas terstruktur/  Mengerjakan tugas yang diberikan
pekerjaan rumah
15”  Memberikan tugas tidak terstruktur
untuk mempelajari materi Berat dan
aplikasi Hukum Newton untuk
pertemuan berikutnya

Pertemuan ke-2

ALOKASI KEGIATAN
WAKTU GURU SISWA
  Menjawab pertanyaan dengan
Memberikan pertanyaan tentang massa
PENDAHU- dan berat suatu benda pengertian dan pengetahuan mereka
LUAN  Menjelaskan lingkup materi yang akan sendiri
dipelajari  Mendengarkan dan menyimak
15” penjelasan
 Mendemonstrasikan benda yang jatuh  Menyimak demonstrasi guru
INTI ke bawah  Menyimak penjelasan dan berdiskusi
 Menjelaskan dan berdiskusi tentang tentang materi yang dipelajari
50” pengertian berat
 Menjelaskan dan tanya jawab tentang
penerapan persamaan berat dalam
perhitungan
 Menjelaskan dan berdiskusi tentang
aplikasi Hukum Newton


Membantu membuat kesimpulan  Membuat dan mencatat kesimpulan
PENUTUP 
Memberikan tugas terstruktur/  Mengerjakan tugas yang diberikan
pekerjaan rumah
15”  Memberikan tugas tidak terstruktur
untuk mempelajari materi Gaya Gesek
untuk pertemuan berikutnya
E. Alat/Bahan/Sumber Belajar
1. Modul Fisika SMK Teknik 1 Untuk Sekolah Menengah Kejuruan
2. Papan luncur, ticker timer, pita kertas, kertas sablon, kertas grafik.
3. Job sheet

F. Penilaian

TEKNIK PENILAIAN BENTUK INSTRUMEN INSTRUMEN


Kognitif : jawaban tiap orang Pilihan ganda Terlampir
dalam kelompok.
Psikomotor : keaktifan dalam
menyampaikan gagasan
Afektif : semangat dalam kerja
sama, kesungguhan dalam
mendengarkan materi dari teman

Malang, 8 Juli 2011


Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Fisika

Drs. H. SUPANDI,S.Pd, M.Si M. ASROFI, M.Pd


NIP. 19530420 197903 1 008 NIP.19810328 200603 1 013
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Nama Sekolah : SMAN 15 PADANG

Kelas / Semester : X (sepuluh) / Semester I

Mata Pelajaran : FISIKA SMA

Sub Materi : Hukum Newton

Alokasi Waktu : 2x45’

Standar Kompetensi

2. Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan dinamika benda titik.

Kompetensi Dasar

2.1 Menerapkan Hukum Newton sebagai prinsip dasar dinamika untuk gerak lurus,
gerak vertikal dan gerak melignkar.

Indikator Pencapaian Kompetensi

1. Dapat menerapkan HK I Newton, HK II Newton, HK III Newton pada soal yang


diberikan.

A. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat:

1. Mengetahui .HK I Newton, HK II Newton, HK III Newton

2. Menjelaskan bunyi HK I Newton, HK II Newton, HK III Newton

3. Menjelaskan prinsip dari HK I Newton, HK II Newton, HK III Newton

4. Mengetahui Jenis-Jenis Gaya


 Karakter siswa yang diharapkan :
 Jujur, Toleransi, Mandiri, Demokratis, Komunikatif, Tanggung Jawab.
B. Materi Pembelajaran

HK NEWTON

C. Metode Pembelajaran

1. Metode : Diskusi

D. Strategi Pembelajaran
Tatap Muka Terstruktur Mandiri

 Menerapkan materi HK I  Mengetahui perbedaan serta  Siswa dapat menjawab


Newton, HK II Newton, dapat memahami konsep soal-soal HK I Newton,
HK III Newton dalam dan rumus HK I Newton, HK HK II Newton, HK III
pemecahan masalah II Newton, HK III Newton Newton
secara individu

F. Langkah-langkah Kegiatan

Langkah Kegiatan Waktu

PERTEMUAN 1

a. Kegiatan Pendahuluan

1. Motivasi dan Apersepsi:

a. Apakah anda pernah bermain yoyo? Bagaimana yoyo dapat berputar? Apa
yang membuat yoyo dapat berputar stabil di bawah ketika dimainkan ?

2. Prasyarat pengetahuan:

a. Apa yang dimaksud dengan HK I Newton?

b. Apa yang dimaksud dengan HK II Newton?

b. Kegiatan Inti

Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi :

1. Kenapa ketika berjalan pada bidang licin terasa lebih sulit dari pada bidang
miring yang tidak licin ? (Guru membimbing peserta didik dalam diskusi
dengan teman sebangku)

Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi,

1. Guru menyebutkan bunyi HK I Newton.

2. Guru menjelaskan konsep tentang HK I Newton

3. Guru menyebutkan bunyi HK II Newton.

4. Guru menjelaskan konsep aplikasi HK II Newton

5. Guru memberikan contoh soal dari konsep aplikasi HK II Newton

6. Guru memberikan soal latihan kepada siswa tentang HK Newton.

7. Guru memeriksa latihan siswa.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:

1. Menyimpulkan tentang hal yang telah dipelajari.

c. Kegiatan Penutup

1. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN 2

a. Kegiatan Pendahuluan

1. Motivasi dan Apersepsi:

a. Guru megulang kembali tentang materi minggu lalu yaitu HK I Newton dan
HK II Newton.

2. Prasyarat pengetahuan:

a. Bagiaman bunyi dari HK III Newton ?


b. Kegiatan Inti

Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi :

1. Guru menjelaskan konsep HK III Newton

2. Guru memberikan contoh soal latihan kepada peserta didik tentang HK III
Newton.

3. Guru memberikan soal latihan kepada peserta didik tentang HK I Newton, HK II


Newton, HK III Newton.

Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, Siswa:

1. Menyimpulkan tentang hal-hal yang telah dipelajari.

c. Kegiatan Penutup

1. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

G. MATERI PEMBELAJARAN
HUKUM NEWTON

Hukum Newton I
“Jika resultan gaya pada suatu benda sama dengan nol maka benda yang mula-mula diam akan terus
diam, sedangkan benda yang mula-mula bergerak akan terus bergerak dengan kecepatan tetap”.

Sifat benda yang cenderung mempertahankan keadaan geraknya (diam atau bergerak) inilah yang
disebut sebagai kelembaman atau inersia (kemalasan). Oleh karena itu hukum I Newton disebut juga
dengan hukum kelembaman atau hukum inersia.

Hukum Newton II
“Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda berbanding lurus
dengan resultan gaya, searah dengan resultan gaya, dan berbanding terbalik dengan massa benda.”

Satuan SI untuk gaya adalah newton (N), untuk massa dalam kg dan percepatan dalam m/s2.

Hukum Newton III


“Jika A mengerjakan gaya pada B, maka B akan rengerjakan gaya pada A, yang
besarnya sama tetapi arahnya berlawanan.”
atau
“Untuk setiap aksi, ada suatu reaksi yang sama besar tetapi berlawanan arah”

Beberapa Jenis Gaya

Gaya Berat (Berat)


Berat (w) adalah gaya gravitasi bumi yang bekerja pada suatu benda (sering disebut dengan
gaya tarik bumi).
w = mg
Vektor berat suatu benda di bumi selalu digambarkan berarah tegak lurus ke bawah, dimana pun
posisi benda diletakkan, baik pada bidang horizontal, pada bidang miring, atau pada bidang tegak.

Berdasarkan gambar di atas menunjukkan bahwa arah vektor berat selalu tegak lurus ke bawah.

Gaya Normal
Gaya normal (N) didefinisikan sebagar gaya yang bekerja pada benda, dan berasal dari
bidang tumpu. Arahnya selalu tegak lurus pada bidang tumpu.
Berdasarkan gambar di atas, menunjukkan bahwa arah gaya normal selalu tegak lurus bidang tumpu

Gaya Gesekan
Gaya gesekan (f) termasuk gaya sentuh yang muncul jika permukaan dua benda bersentuhan
langsung secara fisik. Arah gaya berlawanan dengan kecenderungan arah gerak.
Ketika mendorong sebuah benda dan benda tidak bergerak, maka gaya gesekan pada benda
adalah gaya gesekan statis (fs) Tetapi jika bergerak, maka gaya gesekannya adalah gaya
gesekan kinetis (fs). Gaya gesekan statis mulai dari nol dan membesar sesuai dengan gaya
dorong yang diberikan sampai mencapai suatu nilai maksimum (fs maks). Sedangkan, gaya
gesekan kinetis selalu lebih kecil daripada gaya gesekan statis maksimum.
Gaya Tegangan Tali

Tegangan tali (T) adalah gaya tegang yang bekerja pada ujung-ujung tali karena tali tersebut
tegang.
Gaya Sentripetal
Gaya sentripetal (Fs) adalah gayayang bekerja pada benda yang bergerak melingkar. Arahnya
menuju pusat lingkaran.
ax = percepatan sentripetal