Anda di halaman 1dari 8

Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen Triwulan IV-2017

No. 17/02/Th. XXI, 5 Februari 2018

BERITA
RESMI
STATISTIK
Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks
Tendensi Konsumen Triwulan IV-2017
serta Perkiraan Triwulan I-2018
• Indeks Tendensi Bisnis (ITB) triwulan IV-2017 sebesar
Kondisi bisnis 111,02 menunjukan kondisi bisnis secara umum masih
tumbuh walaupun optimisme pelaku bisnis lebih rendah
triwulan IV/2017 dibandingkan triwulan sebelumnya (ITB triwulan III-2017
membaik (ITB sebesar 112,39). Optimisme pelaku bisnis terjadi pada
seluruh kategori lapangan usaha.
111,02), namun • Meskipun tidak setinggi pada triwulan IV, perbaikan kondisi
optimisme pelaku bisnis dan optimisme pelaku bisnis diperkirakan masih akan
dirasakan pada triwulan I-2018. Hal ini tercermin dari angka
bisnis lebih rendah ITB sebesar 108,60.
dari triwulan • Secara umum konsumen masih merasakan optimisme pada
sebelumnya. triwulan IV-2017 (nilai indeks sebesar 107,00) walau tidak
setinggi optimisme pada triwulan III-2017 (nilai indeks
sebesar 109,42). Hal ini menunjukkan kondisi ekonomi
konsumen masih mengalami perbaikan.
Secara umum
• Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Mendatang sebesar 101,35
konsumen masih menunjukkan kondisi ekonomi konsumen diperkirakan
merasakan masih mengalami perbaikan pada triwulan I-2018 walau
dengan optimisme konsumen yang mendekati stagnan
optimisme pada dan lebih rendah jika dibandingkan triwulan IV/2017 (ITK
sebesar 107,00).
triwulan IV-2017
(nilai indeks sebesar
107,00).
Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen 1
A. INDEKS TENDENSI BISNIS
1. Indeks Tendensi Bisnis (ITB) Triwulan IV-2017
Indeks Tendensi Bisnis (ITB) triwulan IV-2017 sebesar 111,02 menunjukan kondisi bisnis
secara umum masih tumbuh walaupun optimisme pelaku bisnis lebih rendah dibandingkan
triwulan sebelumnya (ITB triwulan III-2017 sebesar 112,39). Kondisi bisnis dan optimisme pelaku
bisnis yang masih baik pada triwulan IV-2017 disebabkan oleh pendapatan usaha yang meningkat
(nilai indeks sebesar 115,58), peningkatan penggunaan kapasitas produksi/usaha (nilai indeks
sebesar 112,74), dan peningkatan rata-rata jumlah jam kerja (nilai indeks sebesar 104,72).
Kondisi bisnis yang membaik dan optimisme pelaku bisnis terjadi pada seluruh kategori
lapangan usaha, terutama pada lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan
Jaminan Sosial Wajib dengan nilai ITB tertinggi sebesar 131,58. Sementara itu, kategori lapangan
usaha dengan optimisme terendah terjadi pada lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan
Perikanan dengan nilai ITB sebesar 103,87.

Tabel 1
Indeks Tendensi Bisnis Triwulan III-2017 dan Triwulan IV-2017
Menurut Lapangan Usaha dan Komponen Pembentuknya

Komponen Pembentuk ITB Triwulan IV-2017

ITB Triwulan ITB Triwulan Penggunaan


No Lapangan Usaha Rata-Rata
III-2017 IV-2017 Pendapatan Kapasitas
Jumlah Jam
Usaha Produksi/
Kerja 1)
Usaha
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 110,52 103,87 105,26 102,47 -
2. Pertambangan dan Penggalian 105,37 106,27 110,89 104,95 102,97
3. Industri Pengolahan 107,95 106,27 109,92 106,99 101,90
4. Pengadaan Listrik dan Gas 123,12 121,45 130,43 126,09 107,83
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah
5. 110,42 119,11 130,49 123,17 103,66
dan Daur Ulang
6. Konstruksi 106,98 107,47 106,70 106,19 109,54
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan
7. 117,79 110,72 116,99 113,86 101,33
Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8. Transportasi dan Pergudangan 124,43 115,64 122,80 118,24 105,86
9. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 108,06 120,51 131,54 123,94 106,04
10. Informasi dan Komunikasi 112,96 114,14 111,52 114,14 116,75
11. Jasa Keuangan dan Asuransi 134,25 122,75 126,69 129,49 112,08
12. Real Estat 98,00 105,75 106,90 107,76 102,59
13. Jasa Perusahaan 114,20 111,70 119,30 112,28 103,51
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
14 129,93 131,58 135,09 143,86 115,79
Jaminan Sosial Wajib
15. Jasa Pendidikan 100,59 108,06 108,33 108,33 107,50
16. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 107,38 118,23 124,86 122,65 107,18
17. Jasa Lainnya 108,79 106,88 109,24 104,35 107,07
Indeks Tendensi Bisnis (ITB) 112,39 111,02 115,58 112,74 104,72

Keterangan :
1): “-” Komponen tidak ditanyakan

2 Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen


2. Perkiraan Indeks Tendensi Bisnis (ITB) Triwulan I-2018
Pada triwulan I-2018 kondisi bisnis pada seluruh kategori lapangan usaha diperkirakan
masih tumbuh walau dengan tingkat optimisme pelaku bisnis yang lebih rendah jika dibandingkan
dengan optimisme pada triwulan IV-2017. Perkiraan penurunan tingkat optimisme pelaku bisnis
ini ditunjukan oleh perkiraan angka ITB triwulan I-2018 sebesar 108,60 yang lebih rendah dari
triwulan IV-2017.
Perbaikan kondisi bisnis dan optimisme pelaku bisnis yang masih baik diperkirakan terjadi
karena adanya peningkatan order dari dalam negeri dan peningkatan harga jual dengan nilai
indeks masing-masing sebesar 117,02 dan 113,57. Perbaikan kondisi bisnis juga ditunjukan
dengan order barang input yang diperkirakan meningkat (nilai indeks sebesar 103,76). Sementara
itu, order dari luar negeri diperkirakan akan relatif sama dengan kondisi triwulan IV-2017 (nilai
indeks sebesar 100,05).

Tabel 2
Perkiraan Indeks Tendensi Bisnis Triwulan I-2018
Menurut Lapangan Usaha dan Komponen Pembentuknya

Komponen Pembentuk Perkiraan ITB Triwulan I-2018

No Lapangan Usaha Perkiraan ITB


Order dari Order dari Harga Jual Order Barang
Triwulan
Dalam Negeri Luar Negeri 1) Produk Input 1)
I-2018
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 111,02 100,49 115,95 - 109,16
2. Pertambangan dan Penggalian 105,94 96,04 115,35 103,22 105,14
3. Industri Pengolahan 110,44 99,48 115,79 108,80 108,63
4. Pengadaan Listrik dan Gas 133,91 - 118,26 118,26 123,48
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah
5. 129,27 - 102,44 108,54 113,41
dan Daur Ulang
6. Konstruksi 103,09 - 119,33 98,07 106,83
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan
7. 116,87 101,69 124,34 109,70 113,15
Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8. Transportasi dan Pergudangan 127,36 - 113,03 - 120,20
9. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 114,54 - 110,51 - 112,53
10. Informasi dan Komunikasi 123,56 - 104,71 - 114,14
11. Jasa Keuangan dan Asuransi 141,57 - 95,22 - 118,40
12. Real Estat 126,72 - 112,07 - 119,40
13. Jasa Perusahaan 114,47 - 108,33 - 111,40
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
14. 124,56 - 103,51 - 114,04
Jaminan Sosial Wajib
15. Jasa Pendidikan 114,17 - 100,83 - 107,50
16 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 135,36 - 108,29 - 121,82
17. Jasa Lainnya 117,39 - 108,15 - 112,77

Indeks Tendensi Bisnis (ITB) 117,02 100,05 113,57 103,76 108,60

Keterangan :
1): “-” Komponen tidak ditanyakan

Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen 3


Peningkatan tertinggi untuk komponen order dari dalam negeri diperkirakan terjadi
pada kategori lapangan usaha Jasa Keuangan dan Asuransi dengan nilai indeks sebesar 141,57.
Peningkatan harga jual produk tertinggi diperkirakan terjadi pada kategori lapangan usaha
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor dengan nilai
indeks sebesar 124,34. Sementara itu, peningkatan order barang input tertinggi diperkirakan
terjadi pada kategori lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas dengan nilai indeks sebesar
118,26.

Gambar 1
Indeks Tendensi Bisnis (ITB) 1) Triwulan II-2014–Triwulan I-20182)

120

112,39
111,02
107,89 108,60
110 107,24 106,70
106,04 105,22 111,63
104,07 110,24 103,42
106,00 105,46 99,46
100 96,30

90

80
I-2015

I-2016

I-2017
II-2014

III-2014

IV-2014

II-2015

III-2015

IV-2015

II-2016

III-2016

IV-2016

I-2018 2)
III-2017

IV-2017
II-2017

Triwulan

Keterangan:
1) ITB berkisar antara 0 sampai dengan 200, dengan indikasi sebagai berikut:
a. Nilai ITB < 100, menunjukkan kondisi bisnis pada triwulan berjalan lebih buruk (menurun) dibanding triwulan sebelumnya
b. Nilai ITB = 100, menunjukkan kondisi bisnis pada triwulan berjalan tidak mengalami perubahan (stagnan) dibanding triwulan
sebelumnya
c. Nilai ITB > 100, menunjukkan kondisi bisnis pada triwulan berjalan lebih baik (meningkat) dibanding triwulan sebelumnya
2) Angka perkiraan ITB triwulan I-2018

4 Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen


B. INDEKS TENDENSI KONSUMEN
1. Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan IV-2017
Secara umum konsumen masih merasakan optimisme pada triwulan IV-2017 (nilai indeks
sebesar 107,00) walau tidak setinggi optimisme pada triwulan III-2017 (nilai indeks sebesar 109,42).
Hal ini menunjukkan kondisi ekonomi konsumen masih mengalami perbaikan. Optimisme dan
kondisi ekonomi yang membaik pada triwulan IV-2017 didorong oleh meningkatnya pendapatan
dan volume konsumsi rumah tangga dengan nilai indeks masing-masing sebesar 106,68 dan
109,28. Selain itu, tingkat inflasi menurut konsumen rumah tangga tidak banyak berpengaruh
terhadap tingkat konsumsi masyarakat, ditunjukkan oleh indeks sebesar 105,80.
Tabel 3
Indeks Tendensi Konsumen Triwulan III-2017 dan Triwulan IV-2017
Menurut Komponen Pembentuknya
Komponen Pembentuk ITK Triw III-2017 ITK Triw IV-2017
(1) (2) (3)
Pendapatan rumah tangga 110,40 106,68

Pengaruh inflasi terhadap tingkat konsumsi 108,72 105,80

Tingkat konsumsi bahan makanan, makanan jadi di restoran/rumah


makan, dan bukan makanan (pakaian, perumahan, pendidikan, 107,96 109,28
transportasi, komunikasi, kesehatan, rekreasi)

Indeks Tendensi Konsumen (ITK) 109,42 107,00

Meningkatnya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan IV-2017 di tingkat nasional


didorong oleh peningkatan kondisi ekonomi konsumen di seluruh provinsi, kecuali Provinsi
Kalimantan Timur (nilai ITK sebesar 97,91). Nilai ITK tertinggi terjadi di Provinsi Nusa Tenggara
Timur dengan nilai ITK sebesar 122,25.
Gambar 2
Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan IV-2017
Tingkat Nasional dan Provinsi
122,25

130

120

110 Nasional: 107,00


97,91

100

90

80
Kalimantan Selatan
Papua
Maluku
DI Yogyakarta

Bengkulu
DKI Jakarta

Lampung

Sumatera Utara

Banten

Riau

Bali
Kalimantan Barat
Jambi
Nusa Tenggara Barat
Sulawesi Utara

Jawa Tengah

Jawa Barat

Sumatera Barat
Nusa Tenggara Timur

Papua Barat

Gorontalo

Jawa Timur
Kep. Riau

Sulawesi Barat

Maluku Utara

Kalimantan Timur
Sumatera Selatan

Aceh
Sulawesi Tengah

Sulawesi Tenggara
Kalimantan Tengah

Kep. Bangka Belitung

Sulawesi Selatan

Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen 5


2. Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan I-2018
ITK Mendatang sebesar 101,35 menunjukkan kondisi ekonomi konsumen diperkirakan
tidak banyak mengalami perbaikan pada triwulan I-2018 dengan optimisme konsumen yang
mendekati stagnan dan lebih rendah jika dibandingkan triwulan IV-2017 (ITK sebesar 107,00).
Kondisi ekonomi dan optimisme konsumen triwulan I-2018 tersebut diperkirakan disebabkan
oleh adanya peningkatan pendapatan (nilai indeks sebesar 109,86). Sebaliknya, konsumen belum
memprioritaskan rencana untuk membeli barang tahan lama, melakukan rekreasi, maupun
menyelenggarakan hajatan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai indeks sebesar 86,43, lebih rendah
jika dibandingkan triwulan IV-2017.

Tabel 4
Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen Triwulan I-2018
Menurut Komponen Pembentuknya
Perkiraan
Komponen Pembentuk
ITK Triw I-2018
(1) (2)

Perkiraan pendapatan rumah tangga 109,86

Rencana pembelian barang-barang tahan lama (elektronik, perhiasan, perangkat komunikasi,


86,43
meubelair, peralatan rumah tangga, kendaraan bermotor, tanah, rumah), rekreasi, dan pesta/hajatan

Indeks Tendensi Konsumen (ITK) 101,35

Perkiraan membaiknya kondisi ekonomi konsumen pada triwulan I-2018 terjadi pada
12 provinsi di Indonesia. Perkiraan nilai ITK triwulan I-2018 tertinggi terjadi di Provinsi D. I.
Yogyakarta dengan nilai ITK sebesar 116,20. Sementara itu, perkiraan nilai ITK triwulan I-2018
terendah terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan nilai ITK sebesar 85,69.

Gambar 3
Perkiraan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan I-2018
Tingkat Nasional dan Provinsi

130
116,20

120

110
Nasional: 101,35
100
85,69

90

80
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Selatan
DI Yogyakarta
Banten

Bengkulu

Papua
Maluku
Riau

DKI Jakarta

Sumatera Utara
Lampung
Kalimantan Barat

Nusa Tenggara Barat

Bali
Jambi

Jawa Barat

Jawa Tengah

Sumatera Barat

Sulawesi Utara
Jawa Timur

Gorontalo

Sulawesi Barat

Kalimantan Timur
Papua Barat
Maluku Utara

Aceh
Kep. Riau

Sumatera Selatan
Sulawesi Tengah

Sulawesi Tenggara
Kalimantan Tengah

Sulawesi Selatan

Kep. Bangka Belitung

6 Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen


Tabel 5
Indeks Tendensi Konsumen (ITK)1) Triwulan IV-2016–Triwulan I-20182)
Tingkat Nasional dan Provinsi

Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan Triwulan


No Provinsi
IV-2016 I-2017 II-2017 III-2017 IV-2017 I-2018 2)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)


1 Aceh 103,65 101,68 108,18 114,40 101,98 98,23
2 Sumatera Utara 102,83 101,24 104,18 101,97 109,73 89,69
3 Sumatera Barat 103,73 99,93 109,67 102,76 103,28 94,70
4 Riau 102,61 101,99 109,36 102,86 104,80 100,86
5 Jambi 100,83 105,37 108,74 104,13 106,20 105,36
6 Sumatera Selatan 100,40 101,62 114,67 105,35 103,69 94,58
7 Bengkulu 100,30 103,93 111,05 103,88 101,29 98,58
8 Lampung 102,29 101,81 104,10 104,08 110,49 94,37
9 Kep. Bangka Belitung 104,59 98,34 108,25 103,60 104,63 93,03
10 Kep. Riau 100,86 96,88 106,02 107,25 106,66 104,59
11 DKI Jakarta 104,28 100,84 116,97 110,01 111,08 100,69
12 Jawa Barat 101,59 104,50 118,59 110,19 105,43 101,83
13 Jawa Tengah 99,93 102,05 114,74 110,47 106,63 101,22
14 DI Yogyakarta 103,15 104,13 122,35 119,09 115,18 116,20
15 Jawa Timur 103,34 104,30 123,21 110,52 107,76 105,90
16 Banten 104,65 108,42 112,85 109,93 108,57 111,58
17 Bali 100,57 103,91 110,81 109,83 103,24 89,14
18 Nusa Tenggara Barat 103,16 97,93 109,06 106,27 105,81 101,45
19 Nusa Tenggara Timur 109,62 97,03 107,83 113,40 122,25 85,69
20 Kalimantan Barat 95,07 99,82 107,23 106,31 106,63 106,21
21 Kalimantan Tengah 101,92 103,81 107,44 104,99 105,59 104,53
22 Kalimantan Selatan 99,09 101,45 105,40 104,85 101,32 95,90
23 Kalimantan Timur 101,23 100,35 106,68 105,69 97,91 100,05
24 Sulawesi Utara 106,15 89,89 106,62 106,05 110,97 92,70
25 Sulawesi Tengah 103,06 97,96 106,42 104,75 108,70 106,03
26 Sulawesi Selatan 102,43 101,02 112,27 105,53 103,32 97,87
27 Sulawesi Tenggara 98,54 98,57 111,59 110,03 103,09 95,82
28 Gorontalo 100,60 104,71 115,75 110,89 109,78 103,00
29 Sulawesi Barat 104,44 100,58 113,15 110,44 103,87 100,80
30 Maluku 111,57 98,26 109,24 116,46 117,50 97,73
31 Maluku Utara 103,05 101,71 115,17 106,27 102,71 99,01
32 Papua Barat 106,88 98,57 106,35 118,14 111,45 99,05
33 Papua 112,47 92,84 108,83 107,72 118,80 90,11
Indonesia 102,46 102,27 115,92 109,42 107,00 101,35
Keterangan:
1) ITK berkisar antara 0 sampai dengan 200, dengan indikasi sebagai berikut:
a. Nilai ITK < 100, menunjukkan kondisi konsumen pada triwulan berjalan lebih buruk (menurun) dibanding triwulan sebelumnya
b. Nilai ITK = 100, menunjukkan kondisi Konsumen pada triwulan berjalan tidak mengalami perubahan (stagnan) dibanding
triwulan sebelumnya
c. Nilai ITK > 100, menunjukkan kondisi Konsumen pada triwulan berjalan lebih baik (meningkat) dibanding triwulan sebelumnya
2) Angka perkiraan ITK triwulan I-2018

Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen 7


Diterbitkan oleh:

Badan Pusat Statistik


Jl. dr. Sutomo No. 6–8 Konten Berita Resmi Statistik dilindungi oleh
Jakarta-Indonesia 10710 Undang-Undang, hak cipta melekat pada
Badan Pusat Statistik. Dilarang mengumumkan,
Sentot Bangun Widoyono M.A. mendistribusikan, mengomunikasikan, dan/atau
Direktur Analisis dan Pengembangan Statistik
Telepon: 3810291-5, Pesawat 7300 menggandakan sebagian atau seluruh isi tulisan ini
E-mail: sentot@bps.go.id untuk tujuan komersial tanpa izin tertulis dari Badan
Website : www.bps.go.id Pusat Statistik.

8 Indeks Tendensi Bisnis dan Indeks Tendensi Konsumen