Anda di halaman 1dari 9

Etika Bisnis, Tanggung

Jawab Sosial, dan


Keberlangsungan
Lingkungan
Tanggung Jawab Sosial merujuk pada tindakan yang diambil suatu
organisasi melebihi apa yang secara hukum dibutuhkan untuk melindungi atau
meningkatkan kesejahteraan makhluk hidup. Sifat berkelanjutan merujuk pada
sejauh mana operasi organisasi dan tindakan perusahaan dalam melindungi,
memperbaiki, serta memelihara dan dan tidak membahayakan lingkungan.

Etika Bisnis
Philippa Foster Black dari IBE menyatakan : "Perilaku beretika dalam
kehidupan bisnis tidak hanya benar secara prinsip, hal itu pun terbayar secara
materi ". Alan Simpon berkata : " Jika anda memiliki integritas, hal lainnya tidak
penting. Jika anda tidak memiliki integritas, hal lainnya tidak penting".
Etika yang baik adalah bisnis yang baik. Etika yang buruk dapat
menggagalkan, bahkan rencana strategi terbaik. Etika bisnis dapat didefinisikan
sebagai prinsip-prinsip pelaksanaan dalam organisasi yang memandu pengambilan
keputusan dan perilaku. Etika bisnis yang baik adalah prasyarat bagi manajemen
strategik, etika yang baik adalah bisnis yang baik.

Kode Etika Bisnis


Hanya memiliki kode etik tidak cukup untuk menjamin perilaku bisnis
yang beretika. Untuk memastikan bahwa kode etik tersebut dibaca, dipahami,
diyakini, dan diingat, pelatihan secara periodik diperkukan untuk menumbuhkan
sensitivitas terhadap isu-isu etika dilingkungan pekerjaan.

Budaya Etika
Pendeta Billy Graham pernah berkata : "Ketika kekayaan hilang, ketika
kesehatan hilang, sesuatu telah hilang, ketika karakter hilang, seluruhnya hilang. "
Suatu budaya etika harus menembus organisasi!

Whistle-Blowing
Merujuk kepada kebijakan yang meminta karyawan untuk melaporkan
pelanggaran etika apa pun yang mereka temui atau lihat didalam perusahaan.
Program pelatihan etika seharusnya memasukkan pesan dari CEO atau pemilik
bisnis yang menekankan pada praktis bisnis beretika, pengembangan dan diskusi
dari kode etik, dan pengambilan keputusan berdasarkan pertimbangan
menggabungkan etika kedalam proses penilaian kinerja, dengan mendorong
whistle-blower atau pelapor dari praktik tidak beretika, dan dengan mengawasi
kinerja departemen dan korporat berkenaan dengan permaslahan etika.

Penyuapan
Didefinisikan oleh Black's Law Dictionary sebagai penawaran, pemberian,
penerimaan, atau meminta barang apa pun yang bernilai untuk memengaruhi
perilaku sebuah badan atau orang lain untuk membebaskan dari tanggung jawab
publik atau hukum, sebagai sebuah hadiah yang diberikan untuk memengaruhi
perlakuan penerima. Suap adalah hadiah yang diberikan untuk memengaruhi
perintah penerima. Hadiah tersebut dapat berbentuk uang, barang, hak dalam
bertindak, properti, kenaikan pangkat, hak istimewa, honor, objek bernilai,
keuntungan atau hanya sebuah janji atau usaha untuk mendorong atau
memengaruhi tindakan, pilihan atau pengaruh dari seseorang dalam jabatan atau
kapasitas publik. Penyuapan adalah kejahatan dalam kebanyakan negara didunia,
termasuk Amerika Serikat.
Hukum penyuapan yang baru sedang digalakan oleh Britani's Serious
Fraud Officer (SFO) dan meingkatkan pinalti maksimal untuk penyuapan sampai
10 tahun penjara dari 7 tahun, dan menentukan tidak ada batas denda. Membayar
suap dianggap melawan hukum dan tidak beretika di Amerika Serikat, tetapi
dibeberapa negara, membayar suap dan pembayaran kembali diterima. Memberi
persen juga dianggap penyuapan dibeberapa negara.

Romansa di Tempat Kerja


adalah hubungan akrab antara dua orang karyawan yang saling
menyetujui, berlawanan dengan pelecehan seksual, dimana Equal Employment
Opportunity (EEOC) mendefinisikan perbuatan ini secara meluas sebagai
kelanjutan hubungan seksual yang tidak diinginkan, permintaan dukungan
seksual, dan tindakan verbal atau fisik bersifat seksual. Pelecehan seksual adalah
melawan hukum, tak beretika, dan merusak bagi organisasi apa pun dan dapat
berakhir dalam tuntutan hukum yang mahal, merendahkan moral, dan mengurangi
produktivitas.
Penting untuk dicatat bahwa romansa ditempat kerja dapat merusak moral
dan produktivitas ditempat kerja untuk sejumlah alasan yang meliputi :
1. Keluhan akan sikap pilih kasih dapat naik.
2. Kerahasiaan catatan tertentu dapat dilanggar.
3. Mengurangi kualitas dan kuantitas kerja yang dapat menimbulkan
masalah.
4. Pendapat pribadi dapat berujung pendapat kerja.
5. Membisikkan rahasia dapat mmembawa kepada tekanan dan
permmusuhan diantara rekan kerja.
6. Tuduhan pelecehan seksual dapat terjadi kemudian, baik oleh keterlibatan
wanita atau pihak ketiga.
7. Konflik kepentingan meningkatkan, khususnya ketika kesejahteraan
mengalahkan mitranya menjadi kesejahteraan perusahaan.
Organisaisi sebaiknya menentukan pedoman atau kebajikan yang
menangani romansa ditempat kerja, setidaknya untuk enam alasan :
1. Pedoman dapat membantu perusahaan agar benar-benar memperhatikan
dirinya sendiri dan menghindari tuduhan pelecehan seksual atau
diskriminasi.
2. Pedoman dapat menspesifikasi alasan-alasan mengapa romansa ditempat
kerja bukanlah gagasan yang baik.
3. Pedoman dapat menspesifikasi pinalti resultan untuk pasangan yang
mempunyai romansa jika masalahnya munncul.
4. Pedoman dapat mempromosikan atmosfer kerja yang profesional dan adil.
5. Pedoman dapat membantu memastikan kepatuhan dengan hukum federal,
negara bagian, dan lokal serta kasus-kasus pengadilan kini.
6. Kurangnya pedoman apa pun mengirimkan pesan ketidakpedulian
keseluruh perusahaan.
Pedoman romansa ditempat kerja sebaiknya diterapkan kepada seluruh
karyawan diseluruh tingkat perusahaan dan harus menspesifikasi situasi tertentu
dimana skandal pada khususnya tidak dianjurkan, seperti penyelia dan bawahan.

Tanggung Jawab Sosial


Pertama dari bisnis apapun haruslah untuk membuat keuntungan yang
cukup untuk menutupi biaya dimasa depan karena jika tidak tercapai, tidak ada
tanggungjawab sosial lain yang dapat dipenuhi. Ahli strategi sebaiknya
memeriksa masalah sosial dalam hal potensi biaya dan manfaat untuk perusahaan
dan fokus kepada permasalahan sosial yang paling dapat menguntungkan
perusahaan.

Kebijakan Sosial
Menganut filosofi dan pemikiran manajerial ditingkat tertinggi
perusahaan. Kebijakan sosial memperhatikan tanggung jawab apa yang dimiliki
perusahaan kepada karyawan pelanggan, lingkungan, minoritas, komunitas,
pemegang saham, dan kelompok lainnya.

Keberlangsungan Lingkungan
Bisnis tidak boleh mengeksploitasi dan memusnakan lingkungan alami.
Menurut International Standards Organization (ISO), lingkungan didefinisikan
sebagai "lingkungan sekaligus dimana organisasi beroperasi, termasuk udara, air,
tanah, sumber daya alami, flora fauna, manusia, dan interelasinya.
Karyawan, konsumen, pemerintah, dan masyarakat, khususnya membenci
perusahaan yang mengancam dibnadingkan melindungi lingkungan tersebut.
Sebaliknya, masyarakat saat ini menghargai perusahaan yang melaksanakan
operasi dari sebuah cara yang memperbaiki, melestarikan, dan memelihara
lingkungan alami. Terdapat keterarikan yang cukup tinggi dari masyarakat
terhadap bisnis yang memelihara keseimbangan ekologi alam dan menyuburkan
lingkungan yang bersih dan sehat.
Apakah yang dimaksud dengan Laporan Keberlangsungan ?
Laporan pelestarian mengungkapkan operasi perusahaan yang berdampak
pada lingkungan alam. Dokumen ini membuka kepada pemegang saham
mengenai praktik buruh perusahaan, pembelian produk, efisiensi energi, dampak
lingkungan, dan parktik etika bisnis. Manajer dan karyawan perusahaan harus
berhati-hati untuk tidak menjadi kambing hitam untuk kesalahan lingkungan yang
dilakukan perusahaan. Merusakan lingkungan alam dapat dianggap tidak beretika,
melawan hukum, dan mahal. Ketika organisasi saat ini menghadapi tuntutan
kriminal karena mencemari lingkungan, mereka terus berpaling kepada manajer
dan karyawan untuk memenangkan keringanan hukum.

Kurangnya Perubahan Standar


Beberapa tahun yang lalu, perusahaan tidak dapat lolos dengan
menetapkan terminologi "hijau" dalam produk mereka dan pelabelan yang
mengunkan istilah organik, hijau, aman, ramah lingkungan, tidak beracun, atau
alami atau tidak ada hukum atau definisi yang diterima secara umum. Menjadi
sulit bagi perusahaan untuk membuat klaim "hijau" ketika tindakan mereka tidak
substantif, komprehensif, atau bahkan benar. Secara strategis, perusahaan yang
lebih daripada sebelumnya harus menunjukkan kepada pelanggan dan pemegang
saham mereka bahwa usaha penghijauan mereka adalah substantif dan
menempatkan perusahaan terpisah dari pesaingnya. Fakta dan figur kinerja
perusahaan harus mendukung retorika mereka dan konsisten dengan standar
pelestarian.

Mengelola Urusan Lingkungan dalam perusahaan


Tantangan ekologi yang dihadapi seluruh organisasi meminta manajer
untuk memformulasikan strategi yang memelihara dan melestarikan sumber daya
alam dan mengendalikan polusi. Permasalahan lingkungan alami meliputi
penipisan ozon, pemanasan global, pengundulan hutan hujan, kerusakan habitat
hewan, melindungi spesies langkah, mengembangkan produk yang terurai secara
hayati atau dibuat dari produk daur ulang.
Mengelola urusan "kesehatan planet bumi" membutuhkan pemahaman
tentang bagaimana perdagangan internasional, daya saing, dan sumber daya global
terhubung. Mengelola urusan lingkungan tidak dapat lagi hanya menjadi fungsi
teknis yag dilakukan oleh spesialis dalam perusahaan, penekanan lebih harus
diberikan dalam menegmbangkan perspektif lingkungan anatara karyawan dan
manajer perusahaan. Banyak perusahaan yang memindahkan urusan lingkungan
korporat melaporkan secara langsung kepada kepala petugas operasi. Perusahaan
yang mengelola urusan lingkungan akan meningkatkan hubungan dengan
pelanggan, regulator, penjual, dan pemain industri lainnya, yang secara
substansial memperbaiki proses keberhasilan bisnis.
Strategi lingkungan dapat meliputi kegiatan mengembangkan atau
memperoleh bisnis hijau, melepaskan atau mengubah bisnis kerusakan
lingkungan, berusaha menjadi produsen berbiaya rendah melalui minimalisasi
sampah dan konservasi energi, serta mengejar strategi referensi melaui fitur hijau.
Sebagai tambahan perusahaan dapat memasukkan seorang perwakilan lingkungan
didewan direksi mereka, melaksanakan audit lingkungan yang teratur,
mengimplementasi bonus atau hasil lingkungan yang menguntungkan, menjadi
terlibat dalam permasalahan dan program lingkungan, memasukkan nilai
lingkunga dalam pernyataan misi, menentukan sasaran berorientasi lingkungan,
memperoleh keahlian lingkungan, dan memberikan program pelatihan lingkungan
untuk karyawan dan manajer perusahaan.
Memelihara lingkungan seharusnya menjadi bagian permanen dalam
melakukan bisnis untuk alasan-alasan berikut ini :
1. Konsumen menginginkan produk aman lingkungan yang jumlahnya
banyak.
2. Opini publik yang mengiginkan perusahaan melaksanakan bisnis dengan
cara yang memelihara lingkungan alam sangat kuat.
3. Kelompok penganjur lingkungan sekarang memiliki lebih dari 20 juta
orang Amerikaa sebagai anggotanya.
4. Regulasi federal dan lingkungan negara bagian perubahan dengan cepat
dan menjadi lebih kompleks.
5. Semakin banyak pemberian pinjaman yang memeriksa kewajiban
lingkungan dari bisnis yang mencari pinjaman.
6. Pelanggan, pemasok, penyalur, dan investor yang menghindari untuk
melakukan bisnis dengan perusahaan yang lemah secara lingkungan.
7. Tuntutan kewajiban dan denda terhadap perusahaan yang memiliki
masalah lingkungan semakin tinggi.

Sertifikasi ISO 14000/14001


Institut standar nasional dari 147 negara dengan satu anggota per negara.
ISO adalah pengembangan standar pelstarian terbesar didunia. Standar ISO tidak
memiliki otoritas hukum untuk mendorong implementasi mereka, ISO sendiri
tidak mengatur atau membuat undang-undang.
ISO 14000 merujuk kepada serangkaian standar secara sukarela dalam
bidang lingkunga. Bidang standarnya seperti audit lingkungan, evaluasi kinerja
lingkungan, pelabelan lingkungan, dan penilaian daur hidup. Serta menawarkan
standar teknis universal untuk kepatuhan lingkungan dimana semakin banyak
perusahaan membutuhkan tidak hanya mereka sendiri, tetapi juga pemasok dan
penyalur merka.
Tidak disertifikasi dengan ISO 14001 dapat menjadi kerugian strategis
untuk kota, wilayah, dan perusahaan, karena masyarakat mengharapkan organisasi
untuk meminimalkan atau, bahkan lebih baik lagi, menghilangkan bahaya
lingkungan yang mereka timbulkan. Persyaratan utama EMS yang berada
dibawah ISO 14001 meliputi sebagai berikut :
1. Menunjukkan komitmen untuk mencegah polusi, perbaikan terus menerus
dalam kinerja lingkungan secara keseluruhan, dan kepatuhan dengan
seluruh berlaku perundang-undangan serta persyartan peraturan.
2. Mengidentifikasi seluruh aspek dari aktivitas organisasi produk, dan
layanan yang dapat memberikan dampak signifikan pada lingkungan,
termasuk yang belum diregulasi.
3. Menentukan sasaran kinerja dan target untuk sistem manajemen yang
dikaitkan kembali ketiga kebijakan : a. pencegahan polusi, 2. perbaikan
berkesinambungan, dan c. kepatuhan.
4. Memenuhi sasaran lingkungan yang menyertakan pelatihan karyawan,
menetukan instruksi dan praktik kerja, dan menentukan matriks aktual
dimana sasaran dan target akan diukur.
5. Melaksanakan audit operasi EMS.
6. Mengambil tindakan korektif ketika penyimpanan dari EMS terjadi.

Anda mungkin juga menyukai