Anda di halaman 1dari 18

RANCANGAN PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

DERAJAT IONISASI
(KEKUATAN LARUTAN ELEKTROLIT)

Oleh :
WIKE HANDAYANI
1205712 / 2012
Pendidikan Kimia

JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2014
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMA NEGERI …………….


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : X/Genap
Materi Pokok : Derajat Ionisasi (Kekuatan Larutan Elektrolit)
Alokasi Waktu : 1 Minggu x 3 Jam pelajaran @ 45 Menit

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
3. Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1.1 Menyadari adanya keteraturan struktur partikel materi sebagai wujud kebesaran
Tuhan YME dan pengetahuan tentang struktur partikel materi sebagai hasil pemikiran
kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif.
2.2 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif,
terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggung jawab, kritis,
kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif ) dalam merancang dan melakukan
percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari
2.3 Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan
serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.
2.4 Menunjukkan perilaku responsif, dan proaktif serta bijaksana sebagai wujud
kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan.

3.8. Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit berdasarkan daya hantar
listriknya.
Indikator
3.8.1 Menjelaskan pengertian derajat ionisasi
3.8.2 Menjelaskan Hubungan derajat ionisasi dengan keelektrolitan.

4.8 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan untuk
mengetahui sifat larutan elektrolit dan larutan non- elektrolit.
Indikator
4.8.1 Menentukan jumlah ion dari suatu molekul elektrolit yang terionisasi.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah pembelajaran peserta didik dapat :
1. Menjelaskan pengertian derajat ionisasi
2. Menjelaskan Hubungan derajat ionisasi dengan keelektrolitan
3. Menentukan jumlah ion dari suatu molekul elektrolit yang terionisasi

D. Materi Pembelajaran
Kekuatan Larutan Elektrolit
FAKTA
Kekuatan suatu larutan elektrolit dapat dinyatakan dengan derajat ionisasi atau derajat
disosiasi (α)
KONSEP
Nilai derajat ionisasi merupakan perbandingan antara jumlah mol yang terionisasi dengan
jumlah mol yang dilarutkan.
Gambar 3. Perbedaan daya hantar larutan.
Larutan HCl tergolong elektrolit kuat karena HCl dalam larutan dapat terurai atau
mengalami ionisasi sempurna sedangkan larutan asam cuka tergolong elektrolit lemah
karena mengalami ionisasi sebagian, sehingga cuma sedikit ion yang bergerak bebas untuk
menghantarkan arus listrik.
Banyak sedikitnya elektrolit yang mengion dinyatakan dengan derajat ionisasi atau
derajat disosiasi (α), yaitu perbandingan antara jumlah zat yang mengion dengan jumlah
zat yang dilarutkan.
keterangan :
Jumlah mol zat yang terionisasi Jika α=0 maka zatnya tidak terurai
α= Jumlah mol zat yang dilarutkan Jika 0 < α < 1 maka zatnya terurai sebagian
Jika α=1 maka zatnya terurai sempurna.
Dalam persaman reaksi ionisasi, elektrolit lemah ditandai dengan panah dua arah
(bolak-balik), artinya tidak semua molekul terurai.
Contoh :
CH3COOH(aq) CH3COO-(aq) + H+(aq)
Senyawa-senyawa yang dalam larutannya tergolong elektrolit lemah adalah:
 Asam lemah: CH3COOH, HCN, H2S, dan H2CO3
 Basa lemah : NH4OH dan Ni(OH)2
 Garam yang sukar larut : AgCl, PbI2

Pada elektrolit kuat, ion-ion akan terionisasi sempurna. Elektrolit lemah hanya terionisasi
sebagian, sedangkan nonelektrolit tidak terionisasi.
PRINSIP
Nilai ionisasi dapat menjelaskan kekuatan nyala dan banyaknya gelembung pada uji daya
hantar listrik larutan elektrolit kuat, lemah, dan nonelektrolit.
Elektrolit kuat akan memberikan daya hantar terbesar karena mempunyai derajat ionisasi
(α) sama dengan 1 atau mendekati 1.
PROSEDUR
Cara Menentukan Kekuatan Larutan Elektrolit
kekuatan larutan elektroit ditentukan oleh beberapa faktor :
- Jenis larutan elektrolit, tentu saja elektrolit kuat dalam konsentrasi yang sama atau
hampir sama mempunyai kekuatan jauh lebih besar jika dibanding larutan nonelektrolit.
Sebab dalam larutan non elektrolit lemah hanya sebagian kecil larutan yang terurai
menjadi ion2nya (misal dengan derajat dissosiasi = 0,00001 berarti yang terurai hanya
0,001% dari total konsentrasinya) sedangkan larutan elektrolit kuat hampir semuanya
terurai (100% dari konsentrasi terurai)
- Kadar/Konsentrasinya, bila sama jenisnya (sama2 elektrolit lemah atau sama2 elektrolit
kuat) kekuatan larutan elektrolit ditentukan oleh konsentrasinya...semakin besar
konsentrasi maka semakin besar kekuatannya. karena semakin banyak yang mengion.
- Jumlah ion yang terbentuk per molekul, konsentrasi larutan bukan satu2nya faktor yang
mempengaruhi kekuatan larutan elektrolit....jumlah ion yang terbentuk per molekul pun
juga punya pengaruh. sebagai contoh coba kalian perhatikan reaksi penguraian KCl dan
CaCl2 dalam reaksi-nya tiap satu molekul KCl menghasilkan 2 ion yaitu satu ion K+ dan
satu ion Cl- sedangkan dalam reaksi penguraian CaCl2 menghasilkan satu ion Ca+ dan
dua ion Cl-sehingga total Kcl menghasilkan 2 ion dan CaCl menghasilkan 3 ion.
misalnya :
Bandingkan kekuatan 0,3 M KCl dengan 0,2 M CaCl...?
Jawab :
Karena keduanya merupakan elektrolit kuat maka konsentrasi dan jumlah ion per molekol
lah yang menentukan.
Konsentrasi Ion pada KCl = 0,3 M.2 ion = 0,6 M
Konsentrasi Ion CaCl2 = 0,2 M.3 ion = 0,6 M
berarti kekuatan elektrolit kedua laratan tersebut sama.
Reaksi Disosiasi dan Persen Disosiasi Beberapa Elektrolit Lemah
Reaksi Reaksi Disosiasi Persen Disosiasi dari Zat
Terlarut Dalam 1,00 M
Air H2O + H2O → H3O+ + OH- 1,8 x 10-7 (55,5 m0l per liter
H2O
Asam asetat CH3COOH + H2O → H3O+ + 0,42
CH3COO-
Amonia NH3 + H2O → NH4+ + OH- 0,42
Hidrogen sianida HCN + H2O → H3O+ + CN- 2,0 x 10-3

E. Metode Pembelajaran
1. Metoda tanya jawab
2. Metode diskusi
3. Metode Penugasan
F. Media, Alat, Bahan dan Sumber Pembelajaran
 Media :
o Worksheet atau lembar kerja (siswa)
o lembar penilaian
o Laptop

 Alat/Bahan :
o Infocus
o Spidol

 Sumber Belajar :
o BSE
o Edukasi Net
o Buku kimia I Penerbit Yudistira
o Buku kimia I (Penerbit Bumi Aksara),

G. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Kesatu ( 3 x 45 menit ) Waktu
Pendahuluan/ Kegiatan Awal
Orientasi :
1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk 15 menit
memulai pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan
pembelajaran.
Apersepsi
4. Mengaitkaan materi pembelajaran larutan elektrolit dapat menghantarkan
listrik dengan pengalaman peserta didik dengan tema sebelumnya.
5. Mengingatkan kembali materi prasyarat.
6. Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan tema larutan
elektrolit dapat menghantarkan listrik
Motivasi
7. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan Membagi
siswa menjadi 4 kelompok yang heterogen
8. Membagikan bahan ajar & LKS kepada perwakilan masing-masing
kelompok. Dimana satu kelompok mendapatkan satu buah LKS dan
bahan ajar untuk didiskusikan di dalam kelompok masing-masing.
Pemberian Acuan;
9. Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan
saat itu.
10. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar. sesuai dengan
langkah-langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti
Peserta didik di dalam kelompok belajar :
Mengamati
1. Mendengar dan Menyimak penjelasan pengantar kegiatan secara garis
besar/global tentang materi pelajaran mengenai : derajat ionisasi dan
hubungan derajat ionisasi dengan keelektrolitan untuk melatih
kesungguhan, ketelitian, mencari informasi
105 menit
2. Mengamati hubungan derajat ionisasi dengan keelektrolitan melalui
penjelasan dan slide yang ditampilkan guru dan Siswa membaca bahan
ajar dan LKS yang telah diberikan oleh guru.
Bagaimana cara menghitung derajat ionisasi?
Bagaimana hubungan derajat ionisasi dengan keelektrolitan?
Bagaimana menentukan jumlah ion dari suatu molekul elektrolit yang
terionisasi?
Menanya
3. Guru Mengajukan pertanyaan kepada masing-masing kelompok
mengenai hasil diskusi kelompok tersebut
4. Siswa Mengajukan pertanyaan kepada guru mengenai materi yang tidak
dipahami.
Mengumpulkan Data
5. Siswa berdiskusi dalam kelompok masing-masing untuk menjawab
pertanyaan-pertanyaan yang ada pada LKS yang telah dibagikan.
Mengasosiasi
6. Berdiskusi tentang LKS yang sudah dibagikan dalam kegiatan
sebelumnya.
7. Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan mengamati
dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung.
8. Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan untuk
mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif
serta deduktif dalam menyimpulkan materi tentang derajat ionisasi
Mengkomunikasikan
11. Menyampaikan hasil diskusi berupa kesimpulan berdasarkan hasil
analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan
sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis,
mengungkapkan pendapat dengan sopan
12. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang :
Derajat Ionisasi pendapat atas presentasi yang dilakukan dan
ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan
13. Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan
pembelajaran yang baru dilakukan berupa : pembahasan dari contoh
soal yang diberikan guru tentang derajat ionisasi
Penutup
15 menit
1. Guru menutup pelajaran dengan membimbing siswa berkomunikasi
untuk menyampaikan pendapat dalam menyimpulkan materi derajat
ionisasi
2. Siswa mengerjakan soal evaluasi yang diberikan guru dengan jujur
tentang derajat ionisasi
3. Guru memberikan tugas rumah kepada siswa menginformasikan materi
pada pertemuan berikutnya.

A. Penilaian Hasil Belajar


1. Teknik Penilaian : pengamatan, tes tertulis
2. Prosedur penilaian :

Aspek yang dinilai Teknik penilaian Waktu penilaian


1. Sikap Pengamatan Selama pembelajaran dan
a. Terlibat aktif dalam saat diskusi
proses pembelajaran
b. Bekerjasama dalam
kegiatan kelompok
c. Toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang
berbeda dan kreatif

2. Pengetahuan Pengamatan dan tes Penyelesaian tugas individu


a. Menentukan derajat tertulis dan tugas kelompok
ionisasi
b. Menjelaskan hubungan
derajat ionisasi dengan
keelektrolitan
c. Menentukan jumlah ion
dari suatu molekul
elektrolit yang terionisasi.
d. Menjelaskan peranan
larutan elektrolit dalam
kehidupan
3. Keterampilan Pengamatan Penyelesaian tugas (baik
a. Terampil dalam individu maupun kelompok)
menerapkan dan saat diskusi
konsep/prinsip dan strategi
pemecahan masalah yang
relevan berkaitan dengan
derajat ionisasi
b. Terampil dalam berdiskusi
kelompok

B. Instrumen Penilaian Hasil Belajar


1. Penilaian Kompetensi Pengetahuan :
RANAH NO
Tujuan JENIS
KOGNITIF SOA
Pembelajaran Soal TEST
C1 C2 C3 C4 L
Menentukan jenis elektrolit
Menetukan berdasarkan kekuatan daya
Uraian v v v 1
derajat ionisasi hantar listriknya, beserta derajat
ionisasi

Menjelaskan
Menentukan larutan manakah
Hubungan
yang memiliki daya hantar listrik
derajat ionisasi Uraian v v v 2,3
terbesar dan jumlah ion elektrolit
dengan
–elektrolit
keelektrolitan

Menentukan
jumlah ion dari Tuliskan proses ionisasi
suatu molekul menggunakan persamaan Uraian v v v 4
elektrolit yang reaksinya
terionisasi

Penilaian portofolio adalah penilaian yang dilakukan dengan cara menilai kumpulan
seluruh karya peserta didik dalam bidang tertentu yang bersifat reflektif-integratif untuk
mengetahui minat, perkembangan, prestasi, dan/atau kreativitas peserta didik dalam kurun
waktu tertentu. Karya tersebut dapat berbentuk tindakan nyata yang mencerminkan
kepedulian peserta didik terhadap lingkungannya.

Pada setiap kegiatan peserta didik, dilakukan penilaian yang mengacu pada aspek
pengetahuan dan pemahaman konsep serta penilaian sikap, hal yang dinilai antara lain:
1. Penilaian individu, yaitu penilaian hasil belajar (tes lisan dan tertulis berbentuk
uraian) dan pada saat peserta didik presentasi.
2. Penilaian kelompok, yaitu pada saat peserta didik diskusi dalam kelompok
3. Alat Penilaian (Soal terlampir lengkap dengan pedoman penilaian)

Instrumen penilaian harus memenuhi persyaratan:


1) substansi yang merepresentasikan kompetensi yang dinilai;
2) konstruksi yang memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan bentuk instrumen yang
digunakan; dan
3) penggunaan bahasa yang baik dan benar serta komunikatif sesuai dengan tingkat
perkembangan peserta didik.
LEMBARAN KERJA SISWA
DERAJAT IONISASI

Kelompok :
Nama :
1.
2.
3.
4.
Kelas :

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Menjelaskan pengertian derajat ionisasi


2. Menjelaskan Hubungan derajat ionisasi dengan keelektrolitan
3. Menentukan jumlah ion dari suatu molekul elektrolit yang
terionisasi
4. Menjelaskan peranan larutan elektrolit dalam kehidupan

Kerjakan soal- soal di bawah ini !


1. Perhatikan ketiga rangkaian uji daya hantar listrik larutan berikut. Lengkapi hasil
pengamatan jenis elektrolit berdasarkan kekuatan daya hantar listriknya, apakah termasuk
elektrolit kuat, elektrolit lemah atau non elektrolit. Kemudian tuliskan nilai derajat
ionisasinya (α).

Daya hantar listrik baik ……………………………………… ………………………………………


(nyala lampu terang) …………………………………….. ……………………………………..

………………………………… Elektrolit lemah ………………………………..


……………………………….. ………………………………… Derajat ionisasi α=0

2. Tentukan jumlah ion elektrolit- elektrolit berikut!


a. HCl →
Jumlah H+ adalah ....
Jumlah Cl- adalah ....
Jumlah ion =

b. AlCl3 →
Jumlah ... adalah...
Jumlah ... adalah...
Jumlah ion =

c. MgSO4 →
Jumlah ... adalah...
Jumlah ... adalah ...
Jumlah ion =

3. Larutan manakah yang memiliki daya hantar listrik terbesar?


a. C6H12O6 1 M adalah.....
b. Al2(SO4)3 0,2 M merupakan ...................., maka : jumlah ion x M = .....
c. CH3COOH 0,3 M merupakan .................., maka : jumlah ion x M = .....
d. (NH2)2CO 1 M merupakan .....................
e. HCl 0,4 M merupakan .................., maka : jumlah ion x M = ......

4. Tuliskan proses ionisasi berikut menggunakan persamaan reaksinya.


a. NaOH terurai sempurna dalam pelarut air menjadi ion-ion Na+ dan OH-
2 HO
............... ………. + ……….
b. NH4OH terurai sebagian dalam pelarut air membentuk ion-ion NH4+ dan OH-.
............... H O ………. + …………
2

c. CH3COOH terurai sebagian dalam pelarut air menjadi ion-ionnya.


HO
............... ………. + …………
2

d. K2SO4 terurai sempurna dalam pelarut air menjadi ion-ionnya.


HO
............... ………. + …………
2
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran : 2013/2014
Waktu Pengamatan :
Lembar Observasi pada saat diskusi kelas

Kelompok ............
No Aspek yang dinilai
A B C D E F G H I
1 Aktif mendengar
2 Aktif bertanya
3 Mengemukakan pendapat
4 Mengendalikan diri
5 Menghargai orang lain
6 Bekerja sama dengan orang lain
7 Berbagi pengetahuan yang dimiliki
8 Pengelolaan waktu

Petunjuk pengisian:Skor maksimum tiap aspek 4


Rentang jumlah skor: Kriteria Penilaian
28 – 32 Nilai: A (amat baik) 1: 1-2 aspek diberi skor 1
20 – 27 Nilai: B (baik) 2: 3-4 aspek diberi skor 2
12 – 19 Nilai: C (cukup) 3 : 5-6 aspek diberi skor 3
0 – 11 Nilai: K (kurang) 4 : 7-8 aspek diberi skor 4
Lembar Observasi pada saat presentasi
KELAS : X.1
Aspek yang dinilai
Materi Presentasi Presenter Jumlah
No Kelompok Nama Siswa Nilai
Refre Rele Tepat Percaya Penyajian Dapat Skor
Asli Menarik
sentatif van Waktu diri Tersruktur Dipahami
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
Aspek yang dinilai
Materi Presentasi Presenter Jumlah
No Kelompok Nama Siswa Nilai
Refre Rele Tepat Percaya Penyajian Dapat Skor
Asli Menarik
sentatif van Waktu diri Tersruktur Dipahami
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
Kriteria penilaian:
Rentang nilai: 26 – 32 A (amat baik); 20 – 25 B (baik); 14 – 19 C (cukup); 8 – 13 K
(kurang)
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas/Semester : X/1
Tahun Pelajaran : 2013/2014
Waktu Pengamatan :

No Nama Siswa Keterampilan


Menerapkan prinsip dan strategi
pemecahan masalah
KT T ST
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27

Keterangan:
KT : Kurang Terampil
T : Terampil
ST : Sangat Terampil