Anda di halaman 1dari 11

DIAGRAM

LISTRIK

= Terminal
Di bawah Di atas
NO = Terminal No.

= No. Dari Lampu Penerangan

= No. Dari Kotak Kontak

kW = Beban

= Group Instalation

mm2 = Ukuran Penghantar

S2 = Peralatan dipasang pada panel depan

MOD TANGGAL DIGAMBAR PERUBAHAN


SKALA DIGAMBAR : BOIKE SINAGA DIPERIKSA : Drs. M. J. J. Purba 12 FEBRUARI 2018

PEKERJAAN : PT. SUNDA

INSTALASI : PENAMBAHAN MESIN PADA NOMOR 16,17,18,19,20

PEKERJAAN NO. BANGUNAN LANTAI GAMBAR NO. JUMLAH HALAMAN

C-0111 BENGKEL DASAR EL 00791 11

POLITEKNIK NEGERI MEDAN


0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

1
a

MLV

MSPI

PP III
b

14

15
c MSPI

d PSPI
E

11

3
e
10

MSPI
MSPI

2
MSPI
12
MSPI

f MSPI
9

MSPI
11
g MSPI
8
D

h 6 MSPI

21
MSPI

i MSPI PP II

3
j 5
MSPI

TITIK SAMBUNGAN LISTRIK


k
C

l 4
MSPI

m
19

MSP1
8

PP II
n
17
16

18

o MSP1 MSP1 MSP1


B

5 6 7
1 2
1 MSP1
p 3
MSPI

MSP1
MSP1

q MSP1
4
20
MSP1

r
16

MSPI
A

s
1

v
Jumlah Nama bagian : No. bag. Bahan Ukuran Keterangan
w
II II I
Revisi
I
x PT. SUNDA BENGKEL PRODUKSI MESIN SKALA Digambar BOIKE SINAGA
y PENAMBAHAN MESIN 1 : 100 Diperiksa M. J. J. P.

z CONSULTANT : EDC EL DRA 0080

POLITEKNIK NEGERI MEDAN Denah Lokasi Mesin


0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
310a
a

b F301 F302 F303 F304 F305 F306 F307

c 20 A 25 A 35 A 60 A 10 A 35 A

d S301

e 400 A

m
310 n
n
310 o
o
W1

W3

W4
PE

PE

PE

PE
PE

PE
U1

U2

U3

U4
V1

V2

V3

V4
W2
L1
L2
L3

L1
L2
L3

L1
L2
L3
PE
N

N
p

q NO 301 302 303 304 305 306 307

kW 58,4 2,6 3,2 14 6 5,6


r
6 7 8 5
s
mm2 5 x 120 4 x 2,5 4 x 2,5 4 x 16 4x4 5x4 5 x 16
t

u
Mesin Milling Mikron Aciera

Pemanas Hampa tipe VAC

v
Mesin Milling Mikron ZV10
Mesin Bor bosh Ax 12

w
Cadangan II

x
Cadangan I
Dari MSP1

y
L 350

.D14

z
POLITEKNIK NEGERI MEDAN DISTRIBUTION PANEL MSP1 Page 30
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
309 a
a

c F 311 F312 F313


15 A 60 A 2A
d
LS313
e

K 314 SO 315
Q 313
g 1, 3, 5 1, 3, 5 4
Q 313
1
h K316 K314 K316
K 314
SI 315 K 316
i SO 313 2 5
6

j
F311 F312 SI 313 K314
2, 4, 6 2, 4, 6 S 316
k
7 8 9
3
l
K314 K316 H7 H8 H9
m
9
309 n
n
309 o
o V

p
PE

PE

PE
L1
L2
L3

L1
L2
L3

10

12
13
14
11
N

N
1
2
3

5
6

7
8
9
4

q
NO 311 312 313 315 317
r 5,6 27
kW
s 3 1 4 2

t mm2 5x4 5 x 16

v
Kipas Angin / Ventilator

w NO NC NO NC

x 3×311 3×312
Pemanas H

OverLoad

314 316
Run H
Run V

y 317 318

z
POLITEKNIK NEGERI MEDAN DISTRIBUTION PANEL MSP1 Page 31
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Berdasarkan data daya yang di ketahui pada masing-masing dapat diketahui arus nominalnya

16. Mesin Milling micron ZV 10

P = 6 kW
𝑃
I=
√3×𝑉𝐿 𝑐𝑜𝑠∅

6000
I=
√3×380×0,8

IN = 11,39A

Arus Start MOTOR = 4 × IN

= 4×11,39

= 45, A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya pengaman pada mesin ini adalah 60 A

KHA = IN × 125%

=11,39 A × 1,25

= 14,23 A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya penampang kabel yang digunakan adalah 4
mm2

Maka Luas Penampang dan jenis kabel yang digunakan NYMHY 4x4 mm2

17. Mesin Milling Aciera B 350

P = 2,6 kW

𝑃
I=
√3×𝑉𝐿 𝑐𝑜𝑠∅

2600
I=
√3×380×0,8

I = 4,93 A

IN = 4,93A

Arus Start MOTOR = 4 × IN

= 4×4,93

= 19,72 A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya pengaman pada mesin ini adalah 20 A

KHA = IN × 125%

=4,93 A × 1,25

= 6,16 A
Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya penampang kabel yang digunakan adalah 2,5
mm2

Maka ukuran penampang dan jenis kabel yang digunakan NYMHY 4 x 2,5 mm2

18. Mesin bor bosh Ax 12

P = 3,2 kW
𝑃
I=
√3×𝑉𝐿 𝑐𝑜𝑠∅

3200
I=
√3×380×0,8

I = 6,07 A

IN = 6,07A

Arus Start MOTOR = 4 × IN

= 4×6,07

= 24,28 A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya pengaman pada mesin ini adalah 25 A

KHA= IN × 125%

=6,07 A × 1,25

= 7,58 A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya penampang kabel yang digunakan adalah 2,5
mm2

Maka ukuran penampang dan jenis kabel yang digunakan NYMHY 4 x 2,5 mm2

19. Pemanas hampa tipe V AC. D14

P = 14 kW
𝑃
I=
√3×𝑉𝐿 𝑐𝑜𝑠∅

14000
I=
√3×380×0,8

I = 26,58 A

IN = 26,58A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya pengaman pada mesin ini adalah 35 A

KHA = IN × 125%

=26,58 A × 1,25

= 33,22 A
Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya penampang kabel yang digunakan adalah 16
mm2

Maka ukuran penampang dan jenis kabel yang digunakan NYMHY 5x16 mm2

20. a. Heater / Pemanas

P = 27 kW
𝑃
IN =
√3×𝑉𝐿 𝑐𝑜𝑠∅

27000
IN =
√3×380×0,8

IN = 51,27 A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya pengaman pada mesin ini adalah 60 A

KHA = IN × 125%

=51,27 A × 1,25

= 64,08 A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya penampang kabel yang digunakan adalah 16
mm2

Maka ukuran penampang dan jenis kabel yang digunakan NYIFY 5x16 mm2

b.Ventilator

P = 5,6 kW

𝑃
IN =
√3×𝑉𝐿 𝑐𝑜𝑠∅

5600
IN =
√3×380𝑠0,8

IN = 10,63 A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya pengaman pada mesin ini adalah 15 A

KHA = IN × 125%

=10,63 A × 1,25

= 13,28 A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya penampang kabel yang digunakan adalah 4
mm2

Maka Luas Penampang dan jenis kabel yang digunakan NYIFY 5 x 4 mm2

SPARE I ( CADANGAN I )

IA =36A

P=√3×380×36×cos 0,8
=23,690 kw

23690
IN =
√3×380 0,8

IN =45 A

KHA = IN × 125%

= 45 A × 1,25

= 56,25 A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya penampang kabel yang digunakan adalah 16
mm2

Maka Luas Penampang dan jenis kabel yang digunakan

Kabel NYM I 5 x 16 mm2

SPARE II ( CADANGAN II )

IA =10

P=√3×380×10×cos 0,8

=6,58 kw

6581
IN =
√3×380 0,8

IN =12,5 A

Besar diameter kabel yang digunakan adalah

KHA = IN × 125%

= 12,5 A × 1,25

= 15,62 A

Bedasarkan tabel 1 standarisasi pengaman PUIL.besarnya penampang kabel yang digunakan adalah 4
mm2

Maka Luas Penampang dan jenis kabel yang digunakan

Kabel NYM I 5 x 4 mm2


TABEL 1.

KEMAMPUAN PENGHANTAR ARUS DAN PENGAMAN

380 Volt ( line to line )

Arus nominal Patr .Lebur ( A ) Penampangkawat (mm ) Pipa (inci )

0,9 4 2,5 5/8

1,3 4 2,5 5/8

2,5 4 2,5 5/8

2,7 6 2,5 5/8

3,5 10 2,5 5/8

4,2 10 2,5 5/8

5 10 2,5 5/8

6,7 15 2,5 5/8

8 15 2,5 5/8

9,6 15 2,5 5/8

11,6 15 2,5 5/8

15,3 20 4 ¾

18,4 25 6 1

23 25 6 1

30 35 10 1

37 60 16 1¼

44 60 16 1¼

65,5 60 16 1¼

70 80 1¼

UKURAN KABEL DAN PENGAMAN UNTUK RANGKAIAN KONTROL

Ukuranpengaman yang digunakan ( 1A ) =6A

Ukuranpenampangdanjeniskabel yang digunakan

Kabel NYAF 1x 1,5 mm2


5.9. PROYEK PT. SUNDA

P.T. Sunda memilih anda sebagai konsultan listrik mereka untuk bangunan bengkel yg baru.
Jadi proyek anda adalah : P.T. SUNDA, pekerjaan Nr. C-0111.
Proyek sudah dimulai beberapa waktu yang lalu dan rencana instalasi telah dibuat untuk
mesin 1 – 15 dan diagram rangkaian panel Nr. 0080 – 1 untuk panel bagian utama I ( main
sub panel I / MSP I ).

Carilah lagi lampiran rancangan mesin dengan mesin – mesin tambahan, diberi nomer dari
16-20. juga dilampirkan didalam tulisan yang sesuai dengan data teknis dan diskripsi fungsi
mesin – mesin khusus.

Tugas :
1. Lengkapi rencana instalasi menurut tulisan dan diskripsi untuk keseragaman setiap
murid memberikan grup No. yang sama untuk mesin.
Mesin Nr. 16 = Grup Nr.5 / Mesin Nr. 17 = grup Nr.6
Mesin Nr. 18 = Grup Nr. 7 / Mesin Nr. 19 = grup Nr.8
Mesin Nr. 20 ( manas ) = 3 / ventilator = 1
Saklar pintu = 4 / tutup aliran udara = 2

2. Rencanakan panel distribusi dan pengaturan untuk panel bagian (sub panel) PPI
(bentuk diagram termasuk). Diagram No. dapat ditulis EL 0081. Lihat deskripsi fungsi (untuk
mesin Nr 20).
Instruksi – instruksi dan keterangan tambahan
- sediakan 1 panel saklar utama/isolator untuk panel supply (isolator dipasang dalam
panel)
- gambarlah pertama – tama semua rangkaian utama (hantaran keluar) kemudian
gambarlah hanya rangkaian pengaturan mesin 20.
- Tambah 2 tempat untuk cadangan hantaran keluar, 3LPE + NE, satu 36A dan satu lagi
10A.
- Hantaran masuk dari bawah, hantaran keluar pada sebelah atas dari panel.
- Lini hantaran masuk akan dihubungkan langsung pada isolator, semua hantaran keluar
dikawati pada terminal – terminal.
- Sediakan sekering terpisah untuk pengaturan mesin 20.
- Sediakan rele beban lebih untuk kontaktoruntuk rangkaian utama ventilator (simbol
didalam rangkaian utama)
Rele beban lebih juga mempunyai block kontak dengan 1 NO dan 1 NC
1,3,5
K
2,4,6

Simbol
Diskripsi Teknik dan Tulisan untuk Rancangan Mesin ( gambar No. EL. 00791 )

Mesin Nr. 16 : Mesin Milling Mikro ZV 10 6 Kw 3 x 380 / 220v

Mesin Nr. 17 : Mesin Milling Aciera L 350 2,6 Kw 3 x 380 v

Mesin Nr. 18 : Mesin Bor Bosh Ax 12 3,2 Kw 3 x 380 v /220 v

Mesin Nr. 19 : Pemanas Hampa Tipe VAC.D14 14 Kw 3 x 380 v

Semua mesin – mesin diatas masing – masing dilengkapi dengan panel pengaturan –
pengaturan dipasang dalam panel distribusi MSP1.

Mesin terdiri dari :

 Blok utama dengan elemen pemanas 27 Kw 3 x 380 v


 Saluran kipas angin ( “ Duct ventilator “) 7,5 HP 3 X 380 V

Untuk Pengaturan :

 Saklar pintu ( saklar pembatas ) 1 No (tertutup jika pintu di tutup)


 Penutup aliran udara ( dipasang dalam saluran udara )

1 1
P P
2 2
Aliran Udara

Tidak ada udara masuk ( Ventilator OFF) Udara Masuk ( Ventilator ON )

Fungsi dari mesin 20 ( Pengering udara panas / hot air dryer )

 Pemanas H dan kipas angin / Ventilator adalah dioperasikan oleh kontak – kontak sesaat (
tombol – tombol tekan )
 Operasi kedua ( H + V ) dapat di indikasikan dengan lampu tanda
 Beban lebih dari motor ventilator dapat diindikasikan dengan lampu tanda
 Tombol – tombol tekan dan lampu – lampu indikasi di letakkan pada bagian depan dari panel
pintu bagian luar dari panel
 Ventilator dapat bekerja setiap saat, menghembuskan keduanya udara dingin atau udara panas
 Pemanas dapat dioperasikan hanya apabila kipas angin sudah bekerja ( keadaan dobel ini
adalah diperlukan sebab jika tidak elemen pemanas akan rusak, jika tidak ada kwantitas yang
cukup besar dari udara yang mengalir )
 Jika pintu dari kamar pengering di buia, H+V adalah tersaklar OFF secara automatis ( operasi
dengan tangan/manual adalah diperlukan pada tombol – tombol tekan sesudah pintu di tutup
kembali ).