Anda di halaman 1dari 13

Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah sebuah program aplikasi lembar

kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan olehMicrosoft Corporation untuk sistem
operasi Microsoft Windows dan Mac OS. Aplikasi ini memiliki fitur kalkulasi dan pembuatan
grafik yang, dengan menggunakan strategi marketing Microsoft yang agresif, menjadikan
Microsoft Excel sebagai salah satu program komputer yang populer digunakan di
dalam komputer mikro hingga saat ini. Bahkan, saat ini program ini merupakan program
spreadsheet paling banyak digunakan oleh banyak pihak, baik di platform PC berbasis Windows
maupun platform Macintosh berbasis Mac OS, semenjak versi 5.0 diterbitkan pada tahun 1993.
Aplikasi ini merupakan bagian dari Microsoft Office System, dan versi terakhir adalah
versi Microsoft Office Excel 2007 yang diintegrasikan di dalam paketMicrosoft Office System
2007.

Microsoft Excel sangat berguna untuk masalah-masalah keuangan bahkan utang piutang pun
juga bisa dicatat dalam program ini. Para ahli computer menciptakannya untuk mempermudah
kita dalam keuangan dalam kehidupan kita.

Didalam program ini kita dapat membuat grafik menggunakan program Microsoft Excel. Dengan
cara menggunakan bantuan tombol Toolbar Chart Wizard. Kita dapat memilih grafik dengan
bentuk yang kita ***, seperti bentuk lingkaran, garis, kolom, area, radar, dan scatter. Kita dapat
memilihnya dengan cara mengklik Tab Custom Types.

Didalam program ini kita juga dapat menggunakan Wordart semacam bentuk huruf atau model
huruf yang merupakan variasi teks dan juga toolbar drawing yang digunakan untuk membuat
garis, kotak, dan lingkaran. Kita dapat menggunakannya dengan cara mengklik insert, pilih
picture setelah itu klik Wordart maka akan tampil variasi huruf yang menarik.

Microsoft Excel memiliki fasilitas yang sangat modern yaitu pengurutan data secara otomatis.
Cara pengurutannya juga dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :
1.Ascending atau pengurutan mulai data yang terkecil sampai terbesar.
2.Descending atau pengurutan dari yang besar ke yang kecil.

Gambar Komputer PC-IBM CompatibleMicrosoft EXCEL adalah salah satu program


spreadsheet yang paling banyak digunakan dalam komputer pribadi di seluruh dunia. Dalam
perkembangannya Microsoft Excel dibuat dalam berbagai jenis platform, semula dalam versi
DOS, kini juga ada dalam versi Windows, versi OS/2, versi MacOS dan versi Windows NT.
Program Microsoft Excel seperti program jenis spreadsheet pada umumnya, digunakan untuk
segala sesuatu yang berhubungan dengan tabel, angka-angka dan grafik. Misalnya untuk
membuat tabel daftar nama siswa berikut nilai ulangannya, rata-rata nilainya serta grafik nilai
siswa. Dalam aplikasi perkantoran misalnya untuk membuat tabel daftar karyawan berikut posisi
jabatan masing-masing karyawan dan besarnya gaji serta tunjangannya, dan masih banyak lagi
lainnya.

Sejarah Microsoft Excel


Microsoft Excel adalah salah satu software (piranti lunak) jenis spreadsheet yang dibuat oleh
perusahaan raksasa Microsoft, perusahaan yang juga membuat sistem operasi Windows yang
terkenal itu. Microsoft Excel dapat berdiri sendiri atau merupakan bagian dari Microsoft Office,
suatu suite programme (gabungan beberapa program namun berfungsi sebagai satu kesatuan
program/saling terkoneksi satu sama lain).

Piranti lunak (software) type spreadsheet mulai dikenal ketika diperkenalkannya software
VisiCalc pada suatu pameran komputer di Amerika tahun 1979. Saat itu VisiCalc masih
diperuntukkan untuk komputer berbasiskan Sistem Operasi UNIX. Program ini kemudian dibeli
oleh perusahaan Lotus. Akhirnya Lotus membuat software spreadsheet sendiri yang dibuat
berdasarkan pengembangan dari VisiCalc yang diberi nama Lotus 1-2-3. Lotus 1-2-3 menjadi
standard software spreadsheet untuk beberapa waktu lamanya sebelum kemudian Microsoft
mempopulerkan produk Excel-nya dengan basis Windows (Microsoft Excel 4.0 for Windows).
Semenjak itulah Microsoft Excel memimpin aplikasi software spreadsheet. Tabel di bawah ini
menjelaskan kronologis singkat pengembangan Microsoft Excel.

Versi Tahun Keterangan


2 1987 Excel semula dikembangkan untuk PC berbasiskan Apple-MacIntosh. Produk pertama
bagi PC-IBM langsung memakai Versi 2.0, semata-mata untuk menyeragamkan versi Excel
untuk Macintosh yang sudah mencapai versi 2.0.
3 1990 Menyertakan toolbar, kemampuan menggambar, grafik 3-D (tiga dimensi) dan beberapa
tambahan fasilitas lainnya.
4 1992 Adalah versi yang terpopuler. Menyertakan banyak fasilitas tambahan lainnya. Versi
Microsoft Excel for Windows dikeluarkan
5 1993 Perbaikan besar-besaran, termasuk kemampuan menampilkan beberapa lembar kerja
sekaligus dalam suatu workbook.
7* 1995 Dikenal juga sebagai Excel 95. Penomoran versi langsung melompat ke versi- 7 tanpa
ada versi-6, semata-mata agar terdapat keseragaman versi dengan software yang terintegrasi
dalam Microsoft Office for Win’95. Versi ke-7 dari Excel dengan kemampuan 32-bit pertama
walau fasilitasnya sebagian besar sama dengan versi 5.
8 1997 Dikenal juga sebagai MS-Excel 97.
9 1999 Dikenal juga sebagai MS-Excel 2000. Mengenali format bahasa HTML.
10 2001 Dikenal juga sebagai MS-Excel XP (Experience).

Dasar-dasar Penggunaan
Untuk dapat menggunakan Microsoft Excel, idealnya Anda harus terlebih dahulu menguasai
dasar-dasar penggunaan Microsoft Windows dan penggunaan mouse. Anda juga harus sudah
mengenal istilah-istilah komputer yang terdapat di sini dan mengenal fungsi tombol-tombol pada
keyboard. Sebab nanti dalam prakteknya, sangat penting dan membantu Anda mempersingkat
waktu, dibandingkan jika Anda tidak mengenal dan tidak mengetahui sama sekali.

Program Microsoft Excel merupakan bagian dari Microsoft Office pada Windows 3.1Untuk
mengaktifkan program Microsoft Excel pada Windows versi 3.1 dan 3.11 maka dari Program
Manager, arahkan pointer mouse ke icon group Microsoft Office lalu klik dua kali tombol
sebelah kiri mouse. Setelah jendela Microsoft Office terbuka (lihat Gambar 1 disebelah), arahkan
pointer mouse ke icon program Microsoft Excel lalu klik dua kali lagi.

Sedangkan pada Windows 95/98/2000/Millenium, caranya click tombol Start, lalu pilih
Programs, kemudian sorot dan click Microsoft Excel (lihat gambar dibawah ini). Atau jika sudah
terdapat icon Microsoft Excel, maka icon tersebut dapat langsung di click dua kali untuk
mengaktifkan program Microsoft Excel.

Mengenal Spreadsheet

Tampilan Menu Excel


Elemen-elemen Excel yang perlu Anda ketahui adalah : Title Bar, letaknya paling atas, berisi
judul program dan nama file yang dibuka. Pada Gambar 3 ditampilkan nama program yang
digunakan yaitu Microsoft Excel dan nama file yaitu Book 1 yang terdiri atas :

1. Lajur Menu, berisikan menu-menu Excel seperti File, Edit, View, Insert, Format, Tools,
Data, Help
2. Standard Toolbar, berisikan icon-icon standard Excel untuk file baru, membuka,
menyimpan, mencetak, menghapus dan memindahkan, mencopy dll.
3. Format Toolbar, berisikan icon-icon yang mengubah tampilan format data, seperti
tampilan jenis huruf (Arial), ukuran/size huruf (10) cetak tebal (B), miring (I), garis
bawah (U), lambang keuangan ($), prosentase (%), menambah atau mengurangi tampilan
desimal dll (Perhatikan Gambar 3 dibawah ini).
4. Lajur Rumus, terdiri atas dua bagian yaitu yang disebelah kiri menginformasikan sel
yang aktif (pada Gambar 3 dibawah berikut ini tertulis B3), sementara di sebelah
kanannya, menampilkan isi pada sel yang aktif tersebut. Karena isi data pada contoh
gambar ini kosong (tidak ada) maka pada lajur rumus juga ditampilkan kosong.
5. Area lembar kerja (worksheet) adalah bidang dimana kita menuliskan input dan
sekaligus melihat outputnya. Area ini terdiri atas beberapa kolom yang ditandai dengan
huruf A, B, C dan seterusnya, lalu beberapa baris yang ditandai dengan angka 1, 2, 3 dan
seterusnya. Perpotongan antara kolom dan baris disebut juga sel. Dalm contoh diatas, sel
yang aktif adalah sel B3 artinya terletak diperpotongan antara kolom B dan baris ke-3.
Pada bagian pojok kiri bawah terdapat nama dari setiap worksheet (perhatikan gambar
dibawah, lembar kerja yang aktif dalam Gambar 3 namanya Sheet1). Nama ini bisa
diganti. Caranya arahkan pointer mouse ke nama worksheet, lalu click tombol kanan
mouse Anda lalu pilih Rename. Setelah itu ketikkan nama worksheet yang Anda
inginkan.
6. Lajur Status Indikator

Tampilan layar Excel


Area Worksheet
Perhatikan kembali Gambar 3 diatas, menempati bidang yang paling besar, area worksheet
terletak di tengah-tengah layar dan merupakan tempat dimana output tampilan dari aktifitas kita
ditampilkan di sini. Aktifitas yang dimaksud dapat berupa, misalnya : memindahkan pointer,
menyisipkan atau menghilangkan suatu baris/kolom, menghapus data pada suatu sel atau range,
dan lain sebagainya.

indikator/Penunjuk Status
Penunjuk status terdapat di bagian bawah dari lembar kerja (worksheet). Dalam penunjuk status
ini terdapat informasi mengenai keterangan perintah yang Anda sorot dari menu. Jika tidak ada
perintah, maka akan ditampilkan status Ready (lihat dipojok kiri bawah) yang artinya Excel siap
menerima perintah.

Status indikator muncul saat Anda menekan tombol-tombol tertentu atau pada saat Microsoft
Excel melaksanakan sejumlah perintah tertentu. Berikut beberapa contohnya :

Status Penjelasan Status Penjelasan Status Penjelasan Status Penjelasan Status Penjelasan
EXT Anda menekan tombol F8 untuk menambahkan seleksi ke sel lain CAP Anda menekan
tombol Caps Lock untuk memasukan data label dengan huruf besar semua. OVR Anda menekan
tombol Ins pada saat mengedit data yang mengakibatkan data yang Anda ketik akan meniban
data sebelumnya. (OVR = Overstrike) NUM Anda menekan tombol Num Lock untuk
pengetikkan angka dengan menggunakan numeric keypad (area sebelah kanan dari keyboard
Anda). SCR Anda menekan tombol Scroll Lock untuk menggulung layar.

Ukurannya

Lembar kerja (worksheet) terdiri atas beberapa kolom dan baris. Seluruhnya ada 256 kolom yang
ditandai dengan huruf A,B,C,….Z dilanjutkan AA, AB, AC…AZ, lalu BA, BB…. lalu CA, CB
… begitu seterusnya hingga IA, IB, IC ..s/d…IV. Sedangkan jumlah baris sebanyak 16384 baris
ditandai dengan angka dari 1,2,3,4 ….dst. hingga angka 16384.

Pengertian Sel, Penunjuk sel (Pointer), Range

Sel adalah perpotongan antara baris dan kolom. Sel dinamakan berdasarkan lokasi atau
koordinatnya. Misalkan sel C10 adalah perpotongan antara kolom C dan baris ke-10.

Sel Aktif adalah sebuah sel yang Anda gunakan saat itu. Perbedaan antara sel aktif dengan sel-sel
lainnya ialah, pada sel aktif Anda dapat melakukan sejumlah aktifitas, sementara pada sel-sel
lainnya tidak bisa. Untuk mengaktifkan sel lain sebagai sel aktif, Anda harus memindahkan dan
meng-klik pointer ke suatu sel tertentu. Dalam suatu lembar kerja hanya ada satu sel saja yang
berfungsi sebagai sel aktif. Lokasi sel yang aktif ditampilkan dalam lajur rumus .

Penunjuk berfungsi sebagai Pointer. Sel yang ditunjuk atau disorot oleh pointer disebut sebagai
sel aktif. Sel aktif ditandai dengan kotak empat persegipanjang. Dalam gambar 3 di atas, sel yang
aktif adalah B3. Posisi sel B3 tertulis pada kotak lokasi sel (perhatikan : letaknya di depan lajur
rumus)

Worksheet Area adalah tempat yang menampilkan lokasi sel atau range yang aktif.

Cara membuat Grafik dalam Microsoft Excel


Microsoft Excel juga menyediakan fasilitas untuk membuat tabel secara cepat. Pada umumnya
grafik akan memudahkan kita untuk melihat gambaran suatu perbandingan akan serangkain data
yang ada.

Sebagai latihan, kita akan mencoba sebuah grafik berdasarkan data tabel berikut di bawah ini
(Data berikut ini hanya fiktif) :
1). Salinlah contoh tabel di bawah ini (data fiktif) :

Tabel Nilai Ulangan Komputer


Perbandingan Hasil Nilai Siswa

No.: Nama Nilai-1 Nilai-2 Nilai Rata-rata


1. Irene Duma 70 70 70
2. Mersa Lestari 80 70 75
3. Galuh Retno 65 60 62.5
4. Winda Satriana 70 55 62.5
5. Iman Hadi Pamungkas 70 65 67.5
6. Mega Anggraini 80 75 77.5

2). Sorot / tandai seluruh daerah mulai dari Nama hingga angka 77.5 Caranya :

* Dengan Mouse : mulai dari sel yang berisi Nama, klik kiri dan tahan, lalu gerakkan mouse
untuk menyorot data hingga ke sel yang berisi 77.5

* Dengan keyboard : tahan tombol Shift dan tekan tombol tanda panah dari Nama hingga angka
77.5).

3). Tentukan luas tampilan grafik (misalnya mulai dari sel A11 s/d H30). Setelah itu Excel akan
memandu Anda dalam membuat grafik melalui 5 tahapan pembuatan Grafik.

* Tahap Pertama : akan ditampilkan kotak dialog ChartWizard (step 1 of 5). Pada lajur kotak
telah di isi dengan range data yang Anda tandai pada tabel Anda. Lalu klik Next.

* Tahap Kedua : Kemudian Anda diminta untuk menentukan salah satu tipe tabel. Pilihlah
misalnya 3-D Bar. Lalu klik Next.

* Tahap Ketiga : Pilihlah salah satu tipe tampilan grafik. Misalnya kita akan memilih tampilan
no.6. Lalu klik Next.

* Tahap Keempat : MS-Excel akan menampilkan perkiraan bentuk grafik Anda. Klik Next untuk
melaanjutkan.

* Tahap Kelima : MS-Excel akan menanyakan apakah perlu diberi penjelasaan (Add a Legend ?)
Pada tahapan ini jika menandai Yes, Anda bisa memberikan judul pada grafik Anda, baik diatas
grafik, pada sumbu X dan sumbu Y. Setelah selesai memberikan judul, klik Finish.

Rumus IF

=IF(Kondisi,X,Y) penulisan pada Excell


@IF(Kondisi,X,Y) penulisan pada Lotus-123
yaitu mengevaluasi nilai, apabila sesuai dengan kondisi, maka akan diberikan argumen-X, tetapi
apabila sebaliknya, maka akan diberikan argument-Y

Berdasarkan contoh diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa :

* Guru yang telah bertugas selama 10 tahun adalah sebagai argument Kondisi atau syarat yang
harus dipenuhi oleh data yang dievaluasinya.

* Tunjangan dari pemerintah sebesar 15% dari Gaji Pokok adalah argument-X.
Argument-X akan diberikan apabila data yang dievaluasi memenuhi persyaratan seperti tertulis
pada argument kondisi

* Tunjangan dari pemerintah sebesar 5% dari Gaji Pokok adalah argument-Y.


Argument-Y akan diberikan apabila data yang dievaluasi tidak memenuhi persyaratan seperti
tertulis pada argument kondisi

Catatan : Argumen X dan Argumen Y bisa berupa data angka, label ataupun rumus.

Seandainya data yang akan dievaluasi / digunakan sebagai argument kondisi terdapat pada sel
B4, sedangkan data Gaji Pokok tertulis pada sel C4, maka penulisan rumus selengkapnya adalah
sebagai berikut (Harap diingat : tidak boleh ada spasi dalam penulisannya !) :

Excell : =IF(B4>=10,C4*15%,C4*5%)
Lotus : @IF(B4>=10,C4*15/100,C4*5/100)

SOAL – 2

Namun karena terjadinya pergantian pemerintahan, maka terjadi juga pergantian kebijaksanaan,
termasuk dalam hal kriteria pemberian tunjangan guru. Menteri pendidikan yang baru misalnya
menambahkan kondisi ke-2 disamping kondisi yang sudah ada seperti diatas. Pemerintah
menentukan bahwa yang mendapatkan tunjangan adalah mereka yang juga berstatus Guru PNS.
Nah lho, gimana donk ?

Untungnya dalam program spreadsheet seperti Excel dan Lotus (perintah Lotus juga dapat
dituliskan pada program Quatro-Pro dari Borland Inc.) sudah disediakan rumus (Excel) atau
penghubung antara dua kondisi pada suatu argument kondisi dari suatu rumus logika (Lotus),
yaitu AND dan OR.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan penulisan rumusnya berikut ini :

Rumus AND

=AND(Kondisi-1,Kondisi-2)
[penulisan pada Excel]
yaitu mengevaluasi data, apabila memenuhi kedua kondisi tersebut, akan menghasilkan nilai 1,
atau diberikan argument-X jika diterapkan dalam rumus logika IF. Apabila salah satu saja dari
kedua kondisi tersebut tidak dipenuhi, maka akan menghasilkan 0 atau argument-Y apabila
diterapkan dalam rumus logika IF. (Excel)

(Kondisi-1#AND#Kondisi-2)
[penulisan pada Lotus-123]

yaitu yang menggabungkan dua kondisi sebagai satu argument. (Lotus)

Rumus OR

=OR(Kondisi-1,Kondisi-2)
[penulisan pada Excel]

 yaitu mengevaluasi data, apabila salah satu dari kedua kondisi tersebut dipenuhi, maka
diberikan nilai 1 atau argument-X jika diterapkan dalam rumus logika IF. Apabila kedua
kondisi tersebut tidak dipenuhi, maka akan menghasilkan 0 atau argument-Y apabila
diterapkan dalam rumus logika IF.

(Kondisi-1#OR#Kondisi-2)
[penulisan pada Lotus-123]

 yaitu sebagai pilihan diantara dua kondisi dalam satu argument kondisi. (Lotus)

Catatan :

Perbedaan mendasar antara Excel dengan Lotus-123 dalam penggunaan AND dan OR adalah
bahwa pada Excel, AND dan OR adalah rumus tersendiri, sehingga masing-masing memiliki 2
argument, sedangkan dalam Lotus-123 bukanlah suatu rumus, tetapi sebagai penghubung antara
2 kondisi dalam satu argument pada rumus kondisi (seperti pada rumus @IF misalnya).

Berdasarkan contoh diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa :

* Guru yang telah bertugas selama 10 tahun adalah argument Kondisi-1 atau syarat pertama yang
harus dipenuhi oleh data yang dievaluasinya.

* Guru yang berstatus = “PNS” adalah argument Kondisi-2 atau syarat kedua yang harus
dipenuhi oleh data yang dievaluasinya.

* Tunjangan dari pemerintah sebesar 15% dari Gaji Pokok adalah argument-X.

Sekarang perhatikan :
Argument-X ini akan diberikan apabila data yang dievaluasi memenuhi persyaratan kedua
kondisi (untuk rumus AND) atau cukup salah satu kondisi saja (untuk rumus OR).
* Tunjangan dari pemerintah sebesar 5% dari Gaji Pokok adalah argument-Y.
Sekarang perhatikan :
Argument-Y ini akan diberikan apabila data yang dievaluasi hanya satu kondisi saja yang
dipenuhi (untuk AND) atau kedua-duanya tidak memenuhi persyaratan seperti tertulis pada
argument kondisi

Jika data yang akan dievaluasi dan akan digunakan sebagai argument kondisi pertama terdapat
pada sel B4, argumen kondisi kedua terdapat pada sel C4 sedangkan data Gaji Pokok tertulis
pada sel D4, maka penulisan rumus selengkapnya adalah sebagai berikut
(PERHATIKAN : tidak boleh ada spasi dalam penulisannya !) :

Dengan menggunakan AND

Excel :
=IF(AND(B4>=10,C4=”PNS”),D4*15%,D4*5%)
Lotus :
@IF(B4>=10#AND#C4=”PNS”,D4*15/100,D4*5/100)

Dengan menggunakan OR

Excel :
=IF(OR(B4>=10,C4=”PNS”),D4*15%,D4*5%)
Lotus :
@IF(B4>=10#OR#C4=”PNS”,D4*15/100,D4*5/100)

Penulisan rumus ini bisa Anda terapkan pada program Excel dan Lotus dengan sistem operasi
MS-DOS atau PC-DOS, OS/2 atau Windows.

Membuat Model Data di Excel


Terapkan Ke: Excel 2016 Excel 2013

Data Model adalah pendekatan baru untuk mengintegrasikan data dari beberapa tabel, secara
efektif menyusun sumber data relasional di dalam buku kerja Excel. Di dalam Excel, Model Data
digunakan secara transparan, menyediakan data bertabel yang digunakan dalam laporan
PivotTable, PivotChart, dan Power View. Sebelum menyelami lebih detail, Anda mungkin ingin
kembali dan menonton video atau mengikuti panduan pembelajaran kami di Dapatkan &
Transformasi dan Power Pivot.

Catatan: Artikel ini menguraikan model data dalam Excel 2013. Namun, pemodelan data dan
fitur Power Pivot yang sama yang diperkenalkan di Excel 2013 juga diterapkan untuk Excel
2016. Hanya terdapat sedikit perbedaan antar versi Excel ini.

Biasanya, Anda bahkan tidak menyadari bahwa model itu ada. Di Excel, Model Data
divisualisasikan sebagai koleksi tabel dalam Daftar Bidang. Untuk langsung bekerja dengan
model tersebut, Anda harus menggunakan add-in Microsoft Office PowerPivot di Microsoft
Excel 2013 untuk Excel 2013.

Saat mengimpor data relasional, pembuatan model terjadi secara otomatis ketika Anda memilih
beberapa tabel:

1. Di Excel, gunakan Data > Dapatkan Data Eksternal untuk mengimpor data dari Access
atau database relasional lain yang berisi beberapa tabel relasional.
2. Excel meminta Anda memilih sebuah tabel. Centang Aktifkan pilihan beberapa tabel.

3. Pilih dua atau beberapa tabel, klik Berikutnya, dan Selesai.


4. Di Impor Data, pilih opsi visualisasi data yang Anda inginkan, seperti PivotTable dalam
lembar baru, dan susunlah laporan Anda.

Sekarang Anda punya Model Data yang berisi semua tabel yang Anda impor. Karena Anda
memilih opsi laporan PivotTable, model dinyatakan dalam Daftar Bidang yang akan Anda
gunakan untuk menyusun laporan PivotTable.
Apa yang bisa Anda lakukan dengan model ini? Anda bisa menggunakannya untuk membuat
laporan PivotTable, PivotChart, dan Power View dalam buku kerja yang sama. Anda dapat
mengubahnya dengan menambahkan atau menghapus tabel, dan jika menggunakan add-in Power
Pivot, Anda dapat memperluas model dengan menambahkan kolom terhitung, bidang terhitung,
hierarki, dan KPI.

Saat membuat Model Data, opsi visualisasi itu penting. Anda ingin memilih Laporan
PivotTable, PivotChart, atau Laporan Power View untuk visualisasi data. Opsi ini
memungkinkan Anda bekerja dengan semua tabel secara kolektif. Jika Anda memilih Tabel,
setiap tabel yang diimpor akan diletakkan dalam lembar yang terpisah. Dengan pengaturan ini,
tabel-tabel dapat digunakan secara individu, tapi jika menggunakan semua tabel sekaligus
dibutuhkan laporan PivotTable, PivotChart, atau Power View.

Catatan:

 Model dibuat secara implisit ketika Anda mengimpor dua atau lebih tabel sekaligus
dalam Excel.
 Model dibuat secara eksplisit ketika Anda menggunakan add-in Power Pivot untuk
mengimpor data. Di add-in, model ditunjukkan dalam tata letak bertab, di mana masing-
masing tab berisi data tabular. Lihat Mendapatkan data menggunakanPower Pivot add-
inuntuk mempelajari dasar-dasar mengimpor data menggunakan database Server SQL.
 Sebuah model bisa terdiri dari tabel tunggal. Untuk membuat model yang berbasis hanya
satu tabel, pilih tabel dan klik Tambahkan ke Model Data di Power Pivot. Anda
mungkin dapat melakukan ini jika ingin menggunakan fitur Power Pivot, seperti
kumpulan data terfilter, kolom terhitung, bidang terhitung, KPI, dan hierarki.
 Hubungan tabel bisa dibuat secara otomatis jika Anda mengimpor tabel terkait yang
memiliki hubungan utama primer dan asing. Excel biasanya bisa menggunakan informasi
hubungan yang diimpor sebagai basis untuk hubungan tabel dalam Model Data.
 Untuk tips cara mengurangi ukuran model data, lihat Membuat Model Data dengan
memori yang efisien menggunakan Excel 2013 dan Power Pivot add-in.
 Untuk penjelasan selengkapnya, lihat Tutorial: Analisis data PivotTable menggunakan
Model Data di Excel 2013.

Tips: Buku kerja Anda berisi data, tapi apakah Anda tahu jika buku kerja itu berisi sebuah
Model Data? Anda dapat dengan cepat menentukan status model dengan membuka jendela
Power Pivot. Jika data muncul di tab, artinya ada model. Selengkapnya tentang Menemukan
sumber data mana yang digunakan dalam sebuah model data buku kerja.

Menggunakan Model Data dalam laporan PivotTable,


PivotChart, atau Power View lain
Sebuah buku kerja Excel bisa berisi hanya satu Model Data, tapi model bisa digunakan berulang
kali di seluruh buku kerja.

1. Di Excel, klik Sisipkan > PivotTable.


2. Di Buat PivotTable, klik Gunakan sumber data eksternal, lalu klik Pilih Koneksi.
3. Di Koneksi yang Sudah Ada, klik Tabel.
4. Di bawah Model Data Buku Kerja Ini, Tabel dalam Model Data Buku Kerja dipilih
secara default. Klik Buka lalu klik OK. Sebuah daftar Bidang PivotTable muncul,
memperlihatkan semua tabel yang ada di dalam model.

Menambahkan data tidak terkait yang sudah ada ke dalam


Model Data
Misalnya Anda mengimpor atau menyalin banyak data yang ingin Anda gunakan dalam sebuah
model, tetapi tidak mencentang kotak Tambahkan data ini ke Model Data selama mengimpor.
Memasukkan data baru ke sebuah model lebih mudah daripada yang Anda bayangkan.

1. Mulailah dengan data yang ingin Anda tambahkan ke model. Bisa berupa rentang data
apa saja, tetapi paling baik menggunakan rentang bernama.
2. Soroti sel-sel yang ingin Anda tambahkan, atau jika data itu berada dalam tabel atau
rentang bernama, letakkan kursor di dalam sebuah sel.
3. Gunakan salah satu dari beberapa pendekatan ini untuk menambahkan data Anda:
4. Klik Power Pivot > Tambahkan ke Data Model.
5. Klik Sisipkan > PivotTable, lalu centang Tambahkan data ini ke Model Data dalam
kotak dialog Buat PivotTable.

Rentang atau tabel ditambahkan ke model sebagai tabel tertaut. Untuk mempelajari selengkapnya
tentang bekerja dengan tabel tertaut dalam model, lihat Menambahkan Data dengan
Menggunakan Tabel Tertaut Excel di Power Pivot.

Memperbaiki dan memperluas Model Data di add-in Power


Pivot
Di Excel, Model Data berfungsi untuk memperbesar dan memperkaya pengalaman pelaporan,
khususnya ketika pengalaman tersebut menggunakan PivotTable atau format laporan lainnya
yang bertujuan untuk eksplorasi dan analisis data. Meskipun penting, Model Data sengaja
disimpan di latar belakang agar Anda bisa memusatkan perhatian pada apa yang ingin Anda
lakukan.

Namun, Anda juga dapat bekerja langsung pada model. Karena Daftar Bidang berdasarkan
sebuah model, mungkin Anda ingin menghapus tabel atau bidang tersebut karena tidak berguna
di dalam daftar. Mungkin Anda ingin menampilkan semua data yang mendasarinya yang
disediakan oleh model, atau menambahkan KPI, hierarki dan logika bisnis. Oleh karena itulah
Anda ingin mengubah Model Data secara langsung.

Untuk mengubah atau mengelola Model Data, gunakan add-in Power Pivot. Add-in merupakan
bagian dari Excel 2013 edisi Office Professional Plus, tetapi tidak diaktifkan secara default.
Selengkapnya tentang Memulai Power Pivot di add-in Microsoft Excel.

Perbedaan antara sebuah tabel dalam Power Pivot dan tabel dalam lembar

Di Power Pivot, Anda tidak bisa menambahkan baris ke tabel dengan mengetikkan baris baru
secara langsung seperti dalam lembar kerja Excel. Tetapi Anda dapat menambahkan baris
dengan menggunakan perintah Tempel dan dengan merefresh data.

Data dalam lembar kerja Excel sering kali variabel dan tidak beraturan: artinya, satu baris bisa
berisi data numerik, dan baris berikutnya mungkin berisi grafik atau string teks. Sebaliknya, tabel
dalam Power Pivot lebih mirip tabel yang ada dalam database relasional, di mana setiap baris
memiliki jumlah kolom yang sama dan sebagian besar kolom berisi data.

Menggunakan Model Data dalam Power View


Model Data digunakan sebagai basis laporan Power View. Dengan menggunakan add-in Power
Pivot, Anda dapat menerapkan optimisasi terhadap model yang meningkatkan pelaporan Power
View. Optimisasi meliputi: menentukan daftar bidang default, memilih bidang atau gambar
representatif untuk mengidentifikasi baris tertentu secara unik, atau menentukan bagaimana baris
dengan nilai berulang (seperti karyawan atau pelanggan dengan nama yang sama) ditangani
dalam aplikasi pelaporan.

1. Membuat Model Data dengan mengimpor beberapa tabel terkait.


2. Klik Power Pivot > Kelola untuk membuka jendela Power Pivot.
3. Pilih tabel dan terapkan optimisasi:
a. Klik Tingkat Lanjut > Kumpulan Bidang Default. Pilih bidang yang harus
muncul secara otomatis pada laporan Power View saat Anda mengklik tabel
induk. Lihat Mengonfigurasi Kumpulan Bidang Default untuk Laporan Power
View untuk detailnya.
b. Klik Tingkat Lanjut > Perilaku Tabel. Optimisasi untuk tata letak laporan yang
mengelompokkan data. Pengelompokan akan tunduk kepada perilaku default
yang terkadang memberikan hasil yang tidak diharapkan, seperti menggabungkan
baris yang seharusnya didaftarkan secara terpisah. Lihat Mengonfigurasi Properti
Perilaku Tabel untuk Laporan Power View untuk detailnya.
c. Klik Tingkat Lanjut > Kategori Data. Beberapa visualisasi laporan ditentukan
untuk tipe-tipe data khusus. Misalnya, jika Anda memiliki tabel berbasis waktu
atau tanggal, Anda dapat menetapkan kategori Tanggal yang membantu Power
View dengan visualisasi berbasis waktu.
4. Ulangi untuk tabel lainnya.
5. Di Excel, klik Sisipkan > Power View untuk memulai laporan baru. Lihat Power View:
Eksplorasi, visualisasi, dan sajikan data Anda untuk informasi selengkapnya.