Anda di halaman 1dari 55

BESARAN DAN ANGKA PENTING

BESARAN

POKOK
ANGKA PENTING
TURUNAN Nama Besaran Satuan (SI)
Angka Penting : angka yang
Panjang m
didapat dari hasil pengukuran
Massa kg Aturan penulisan angka penting
a. angka bukan nol
Waktu s
b. angka nol yang terletak
Kuat Arus Listrik A diantara angka bukan nol
c. angka nol yang terletak di
besaran yang diturunkan Suhu K sebelah kanan angka bukan
dari besaran pokok Jumlah Zat mol nol, kecuali di sebelah kanan
Contoh : luas, kecepatan, tanda khusus(garis bawah)
muatan listrik Intensitas Cahaya Cd Contoh : 0,0103 m ( terdapat
tiga angka penting )

y
Komponen Vektor
vy v
vy v sin 

vx  v cos 

V  x
vx
E
K
T Penjumlahan
O
R v1 vR

2 2
vR  v1  v1  2v1v2 cos
 

v2

v1 v v
 R  2
sin  sin  sin   Perkalian titik
v1  v2  v1 v2 cos
Operasi Vektor  Perkalian Silang
v1  v2  v1 v2 sin

Page | 46
1. Berikut ini yang termasuk kelompok besaran F = G.m1.m2.r−2
pokok adalah...
a. massa, panjang, luas, waktu Satuan dari G jika dinyatakan dalam meter, kg,
b. panjang, kelajuan, waktu, jumlah zat sekon adalah....
c. massa, jumlah zat, intensitas cahaya, suhu a. kg m2 s−2
d. massa jenis, volume, jarak, kecepatan b. kg m−2 s−2
e. daya, energi, kelajuan, massa jenis c. kg−1 m2 s−2
2. Yang termasuk besaran vektor adalah... d. kg−1 m3 s−2
a. Waktu e. kg2 m2 s−3
b. Kelajuan 8. Perhatikan gambar vektor gaya berikut!
c. Percepatan
d. Tekanan
e. Volume
3. Alat yang paling cocok untuk mengukur
diameter dalam mulut sebuah gelas adalah....
a. jangka sorong
b. mikrometer sekrup
c. mistar
d. pita ukur
e. roll meter
4. Hasil dari 1,23 x 4,5 menurut aturan angka
penting akan memiliki hasil sebanyak....
Resultan tiga vektor gaya tersebut adalah…
a. 2 angka penting
b. 3 angka penting
a. 2 N d. 5√3 N
c. 4 angka penting
b. 2√3 N e. 8 N
d. 5 angka penting c. 5 N
e. 6 angka penting 9. Budi melakukan perjalanan napak tilas
5. Massa jenis suatu zat cair adalah 0,8 gr/cm3. dimulai dari titik A ke titik B : 1.200 m arah
Jika satuan diubah menjadi kg/m 3 maka selatan; ke titik C 800 m arah timur; ke titik D
massa jenis zat cair adalah.... 400 m arah utara; dan kemudian berakhir di
a. 8 d. 8.000 titik E 1.400 m arah barat. Besar perpindahan
b. 80 e. 80.000 yang dialami Budi adalah....
c. 800 a. 200 m d. 3.800 m
6. Pembacaan jangka sorong di bawah ini yang b. 600 m e. 3.000 m
benaradalah... c. 1.000 m
10. Pe rha ti ka n gam bar beri ku t !

a. 1,47 cm d. 2,43 cm
b. 1,57 cm e. 2,90 cm
c. 1,67 cm Ya n g m e n g ga m b a r ka n D = C + B – A
7. Gaya tarik menarik antara dua buah benda adalah…..
yang bermassa m 1 dan m2 yang terpisah a. 1 d. 4
sejauh r adalah adalah F dalam satuan Newton b. 2 e. 5
dan dirumuskan : c. 3

Page | 47
A. GERAK LURUS
 v(m / s)
 v  tetap
GLB  a 0
 dx
 v 
dt

t(s)
Jarak = Luas
GERAK
Grafik
LURUS
 v(m / s)

 a  tetap
dv dt
GLBB  vt  vo  a t

 vt2  vo2  2ax

x  xo  vot 
  1 2
Untuk gerak vertikal  at t(s)
2
ag

 a  positif jika Jarak = Luas


Grafik
dipercepat
jika
 a  negatif
B. GERAK PARABOLA
diperlambat Kecepatan
vx
voy vo 2 2
v  vx  vy
ymax

 vx

xmax
Sumbu-x : GLB Sumbu-y : GLBB
s v  v0 sin   gt
v  ; vx  vo cos 
t 1 2
y  v0 sin  t  gt
 Jarak mendatar maksimum 2
2 2 2 2
v sin 2 vy  v0 sin   2gy
xmax  o
g  tnaik = tturun
v0 sin 
tnaik 
g
2 2
v sin 
 tinggi maksimum : ymax  o
2g
Page | 48
C. GERAK MELINGKAR

GMB  Lajunya tetap


 Kecepatan berubah
   d  tetap
dt
  0
 as  2 R v  R
Gerak a T  R
Melingkar s R


   d  tetap
dt
 t  o   t
GMBB
 t2  o2  2 
1
  o  ot  
2
t2

atot  as2  aT 2

Hubungan roda-roda
Seporos Bersinggungan Dihubungkan dengan tali

2 II I
2 1 1

v1  v 2 v1 v2
1  2

Page | 49
1. Perhatikan grafik kecepatan (v) terhadap waktu
dari suatu gerak partikel berikut ini.

Besar
perlambatan
yang dialami
partikel adalah.... Jika gesekan dengan udara diabaikan, maka
kecepatan peluru pada titik tertinggi adalah....
a. 2,5 m⋅s-2 c.4.0 m⋅s-2 e. 6,0 m⋅s-2 a. 0 ms−1 c. 20 ms−1 e. 40 ms−1
b. 3,5 m⋅s-2 d. 5,0 m⋅s -2 b. 10 ms −1 d. 30 ms −1

2. Mobil massa 800 kg bergerak lurus dengan 7. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan
kecepatan awal 36 km.jam−1 setelah menempuh awal 60 m/s dan dengan sudut elevasi 30°.
jarak 150 m kecepatan menjadi 72 km.jam−1. Tinggi maksimum yang dicapai peluru adalah....
Waktu tempuh mobil adalah... a. 30 m c. 60 m e. 90 m
a. 5 sekon c. 17 sekon e. 30 sekon b. 45 m d. 75 m
b. 10 sekon d. 25 sekon 8. Sebuah pesawat terbang bergerak mendatar
3. Grafik (v-t) menginformasikan gerak sebuah mobil dengan kecepatan 200 m/s melepaskan bom
dari diam, kemudian bergerak hingga berhenti dari ketinggian 500 m.
selama 8 sekon seperti gambar.

Jarak yang
ditempuh mobil
antara t = 5 s
sampai t = 8 s
adalah..... Jika bom jatuh di B dan g = 10 m/s2, maka jarak
AB adalah....
a. 60 m c. 35 m e. 15 m a. 500 m c. 1.500 m e. 2.000 m
b. 50 m d. 20 m b. 1.000 m d. 1.750 m
4. Empat buah roda terhubung seperti gambar 9. Baling-baling kipas angin berjari- jari 20/π cm
berikut. mampu berputar 4 kali dalam 1 sekon. Kecepatan
linier ujung baling-baling adalah....
a. 3,2 ms−1 1,3 ms−1e. 0,8 ms−1
b. 1,6 ms−1 d. 1,0 ms−1
10.Sebuah partikel bergerak melingkar dengan
Roda A digerakkan oleh sebuah motor hingga kecepatan sudut sebesar 4 rad/s selama 5 sekon.
roda B, C dan D ikut bergerak. Besar sudut yang ditempuh partikel adalah....
(1) kecepatan linier roda A sama dengan a. 5 rad c. 20 rad e. 40 rad
kecepatan linier roda B b. 10 rad d. 25 rad
(2) kecepatan linier roda A sama dengan 11.Roda A, B, dan C yang memiliki jari-jari RA =10
kecepatan linier roda C cm, RB = 5 cm, RC = 15 cm.
(3) kecepatan sudut roda A sama dengan
kecepatan sudut roda B
(4) kecepatan sudut roda A sama dengan
kecepatan sudut roda D Bila kecepatan sudut roda A adalah 2 rad.s−1,
Hubungan roda-roda yang benar adalah...
maka kecepatan sudut roda C adalah….
a. 1 dan 3 c. 2 dan 3 e. 2 saja
a. 3/2 rad.s−1 c. 4/3 rad.s−1 e. 1/2 rad.s−1
b. 1 dan 4 d. 2 dan 4
b. 2/3 rad.s −1 d. 3/4 rad.s −1
5. Dari puncak sebuah menara setinggi 45 m
12.Sebuah benda yang massanya 10 kg bergerak
dijatuhkan sebuah batu. Jika percepatan
melingkar beraturan dengan kecepatan 4 m.s-1.
gravitasi bumi 10 ms-2, kecepatan batu pada saat
Jika jari-jari lingkaran 0,5 meter, maka:
tepat menyentuh tanah adalah.....
(1) Frekuensi putarannya 4/π Hz
a. 25 ms-1 d. 40 ms-1
(2) Percepatan sentripetalnya 32 m.s-2
b. 30 ms -1 e. 45 ms-1
(3) Gaya sentripetalnya 320 N
c. 35 ms -1
(4) Periodenya 0,25π s
6. Sebuah peluru dengan massa 15 gram Pernyataan yang benar adalah...
ditembakkan pada sudut elevasi 60 odan a. (1), (2), dan (3) d. (3), dan (4) saja
kecepatan 40.ms−1 seperti gambar. b. (1) dan (3) e. (1), (2), (3), dan (4)
c. (2), dan (4) saja
Page | 50
Hukum I  Sifat Inersia Benda
Newton  Keadaan benda
- Diam
- Ber GLB
  F 0

Hukum
 a F
m
Newton  Gaya-gaya bernilai
Hukum II positif jika searah a
Newton  Gaya-gaya bernilai
positif jika berlawanan a

Hukum III F aksi  F reaksi


Newton

Gaya gravitasi
Mm
Gaya Interaksi antara dua benda : F G G = konstanta gravitasi semesta
r2
G = 6,67 x 10-11 Nm2/kg2
Kuat medan gravitasi /percepatan gravitasi :
M
g G
r2

Gaya Gesekan
Gaya gesekan adalah gaya yang timbul antara dua permukaan (misalnya benda dengan lantai) yang
saling bersinggungan dan arahnya selalu berlawanan dengan arah gerak benda.
a. Gaya gesekan statis
Gaya gesekan statis bekerja pada benda yang dikenai gaya luar sejajar bidang gerak tetapi benda
tersebut tetap diam. Besarnya gaya gesekan statis tidak tetap, bervariasi dari nol sampai dengan
maksimum tertentu. fs  s . N
N karena benda tetap diam maka berlaku

F F x 0 F  fs  0
fg
F y  0  N W  0
W
b. Gaya gesekan kinetis
Gaya gesekan kinetis bekerja pada benda yang bergerak dan besarnya tetap

Page | 51
1. Sebuah benda yang dikenai gaya dapat bergerak gaya gesekan yang dialami balok terhadap
dengan kecepatan konstan v. Besar gaya total bidang miring adalah…
yang bekerja pada benda tersebut adalah …. a. 180 N d. 56 N
a. bergantung pada M b. 126 N e. 54 N
b. nol c. 90 N
c. bergantung pada v 6. Sebuah balok massa 5 kg dilepas pada bidang
d. tidak bergantung pada v miring licin seperti pada gambar! (g = 10
e. tidak bergantung pada M m/s2dan tg 53° = 4/3)
2. Berapakah besar gaya normal yang dialami oleh
balok bermassa 3 kg (g = 10 m/s2) pada gambar
di bawah ini?

Percepatan gerak turunnya balok adalah... m/s2


a. 4,5 c. 7,5 e. 10,0
b. 6,0 d. 8,0
a. 44 N d. 12 N 7. Sebuah elevator bermassa 400 kg bergerak
b. 42 N e. 8 N vertikal ke atas dari keadaan diam dengan
c. 30 N percepatan tetap 2 m/s2. Jika percepatan
3. Perhatikan gambar! gravitasi 9,8 m/s2 , maka tegangan tali penarik
elevator adalah....
a. 400 N d. 3.920 N
b. 800 N e. 4.720 N
c. 3.120 N
Benda m 1 = 4 kg terletak di meja licin dan 8. Perhatikan gambar di bawah ini! Gesekan tali
dihubungkan dengan benda m2 = 6 kg yang dan katrol diabaikan.
tergantung pada ujung meja. Benda m1 mula-
mula ditahan kemudian dilepaskan hingga
bergerak, maka tegangan tali T adalah….
a. 96 N d. 24 N
b. 72 N e. 15 N
c. 40 N Jika massa m 1 = 5 kg, g = 10 m.s−2 dan
4. Balok A beratnya 100 N diikat dengan tali m1 bergerak ke bawah dengan percepatan 2,5
mendatar di C (lihat gambar). m.s−2, maka berapakah massa m2
a. 0,5 kg c. 1,5 kg e. 3 kg
b. 1 kg d. 2 kg
9. Benda A bermassa 3M berada pada jarak 2R dari
permukaan bumi yang berjari-jari R. Benda B
yang bermassa 2 M tepat berada di atas
Balok B beratnya 500 N. Koefisien gesekan permukaan bumi. Perbandingan kuat medan
antara A dan B = 0,2 dan koefisien gesekan gravitasibumi pada benda A dengan benda B
antara B dan lantai = 0,5. Besarnya gaya F adalah....
minimal untuk menggeser balok B adalah.... a. 2:3 c. 4 : 1 e. 9 : 1
Newton b. 1:4 d. 1 : 9
a. 950 d. 320 10. Benda A bermassa 9 kg berada pada jarak 4 m
b. 750 e. 100 dari benda B yang bermassa 4 kg. Benda C
c. 600 bermassa 25 kg diletakkan pada garis hubung
5. Perhatikan gambar! antara A dan B . Agar gaya gravitasi yang
bekerja pada benda C adalah nol maka benda C
harus diletakkan pada titik sejauh...
a. 0,42 m dari A dan 3,58 m dari B
Sebuah balok kayu berada pada bidang miring b. 1,6 m dari A dan 2,4 m dari B
kasar ditarik dengan gaya 200 N. Jika massa
c. 2 m dari A dan 2,4 m dari B
balok 18 kg, dan percepatannya 3 m/s2, maka d. 2,4 m dari A dan 1,6 m dari B
e. 2,77 m dari A dan 1,23 m dari B
Page | 52
1. Usaha = hasil kali gaya dengan perpindahan

W F S

2. Energi= Kemampuan untuk melakukan usaha


Energi potensial gravitasi :

EP = m .g .h

1
Energi Kinetik : Ek  mv2
2

Energi Mekanik : Em = Ek + EP

3. Hukum Kekekalan Energi


1 2 1 2
m  mg m  mgh2
2 2
v1 h1  v2

4. Daya= Usaha ( Energi) Tiap Satuan Waktu

P W
t

Page | 53
1. Sebuah mobil bermassa 2.000 kg dari keadaan b. 90 Joule e. 288 Joule
diam bergerak dipercepat hingga mencapai c. 192 Joule
kecepatan 10 ms-1 dan g = 10 m s-2. Besar usaha 7. Mobil massa 20.000 kg bergerak lurus dengan
yang dilakukan mobil tersebut adalah... kecepatan awal 36 km.jam−1. Setelah menempuh
a. 1.000 joule jarak 150 m kecepatan mobil menjadi 72 km.
b. 2.000 joule jam−1. Waktu tempuh mobil adalah ...
c. 10.000 joule a. 5 s c. 17 s e. 35 s
d. 100.000 joule b. 10 s d. 25 s
e. 200.000 joule 8. Bola bermassa 0,25 kg ditekan pada pegas
2. Sebuah batu bermassa 500 gram dilempar d enga n gaya F s ep e rt i ga mba r.
vertikal ke atas dari permukaan tanah dengan
kecepatan awal 20 m s -1. Bila percepatan
gravitasi bumi g = 10 m s -2, maka usaha yang
dilakukan gaya berat batu saat mencapai tinggi
maksimum adalah...
a. 5 joule d. 500 joule
b. 50 joule e. 1.000 joule Anggap g = 10 ms−2 . Ketika gaya F dihilangkan,
c. 100 joule bola dilontarkan ke atas setinggi h meter. Jika
3. Sebuah meja massanya 10 kg mula-mula diam di energi untuk melontarkan bola besarnya 1,0
atas lantai licin, didorong selama 3 sekon joule, maka tinggi h adalah....
bergerak lurus dengan percepatan 2 m.s −2. a. 50 cm d. 25 cm
Besarnya usaha yang terjadi adalah.... b. 40 cm e. 15 cm
a. 20 joule d. 180 joule c. 35 cm
b. 30 joule e. 360 joule 9. Sebuah benda A dan B bermassa sama. Benda A
c. 60 joule
jatuh dari ketinggian h meter dan benda B dari 2
4. Sebuah benda yang massanya 0,10 kg jatuh h meter. Jika A menyentuh tanah dengan
bebas vertikal dari ketinggian 2 m ke hamparan
kecepatan v m/s, maka benda B akan
pasir. Jika benda itu masuk sedalam 2 cm ke menyentuh tanah dengan energi kinetik
dalam pasir sebelum berhenti maka gaya rata-
sebesar....
rata yang dilakukan pasir untuk menghambat a. 2 mv2 d. 1/2 mv2
benda besarnya sekitar…
b. mv2 e. 1/4 mv2
a. 30 N d. 90 N c. 3/4 mv2
b. 50 N e. 100 N 10.Sebuah bola yang massanya 2 kg jatuh bebas
c. 60 N
dari posisi A seperti gambar. (g = 10 ms -2)
5. Benda seberat 10 N berada pada bidang miring
yang licin dengan sudut kemiringan 30°. Bila
benda meluncur sejauh 1 m, maka usaha yang
d ila ku ka n gaya be ra t a da lah .. . .

a. 10 sin 30° joule d. 10 tan 30° joule Ketika sampai di titik B besar energi kinetik
sama dengan 2 kali energi potensialnya, maka
b. 10 cos 30° joule e. 10 tan 60° joule
tinggi titik B dari tanah adalah….
c. 10 sin 60° joule
a. 80 m d. 40 m
6. Perhatikan gambar
b. 70 m e. 30 m
g ra f i k ga ya
terhadap c. 60 m
perpindahan yang
bekerja pada suatu
benda berikut!
Usaha yang bekerja pada benda adalah...
a. 0 Joule d. 210 Joule

Page | 54
1. Impuls : hasil kali antara gaya (F) dengan selang waktu ( t )
I   F  dt  P   m  dv
2. Momentum : hasil kali antara massa (m) dengan kecepatan (v)
3. Tumbukan
Pola sentral tanpa gaya luar , berlaku hukum kekekalan momentum
m1v1 + m2v2 = m1v’1 + m2v’2
Koefisien restitusi / kelentingan :

e   v1  v2 
,,


 v1  v2 

Jenis Tumbukan
Elastis sempurna Elastis sebagian Tak Elastis
e =1 0 < e< 1 e =0
 Energi mekanik kekal  Seluruh energi mekanik terserap

 Berlaku hukum  Berlaku hukum  Berlaku hukum kekekalan


kekekalan momentum kekekalan momentum
momentum  Setelah terjadi tumbukan kedua
benda menyatu

Page | 55
1. Sebuah benda bermassa 2 kg bergerak dengan a. 7 m.s−1 c. 13 m.s−1 e. 17 m.s−1
kecepatan 2 m/s ke utara. Sedangkan benda lain b. 9 m.s−1 d. 15 m.s−1
yang bermassa 3kg bergerak dengan kecepatan 6. Sebuah bola kasti yang massanya 0,10 kg
1 m/s ke utara. Besar momentum totalnya dilempar horizontal ke kanan dengan kecepatan
adalah ... 20 m/s kemudian dipukul. Jika kontak bola dan
a. 1 kg m/s d. 4 kg m/s pemukul terjadi selama 0,001 sekon dan bola
b. 2 kg m/s e. 7 kg m/s bergerak horizontal ke kiri dengan kelajuan 30
c. 3 kg m/s m/s setelah dipukul, maka besar gaya yang
2. Benda bermassa 0,5 kg jatuh bebas dari dilakukan pemukul adalah...
ketinggian 80 m. Besar impuls yang bekerja a. 1.000 N d. 7.500 N
pada benda bila benda memantul dengan b. 2.500 N e. 10.000 N
kecepatan 10 m.s-1 adalah…. c. 5.000 N
a. 80 N.s d. 28 N.s 7. Sebutir peluru yang massanya 0,01 kg
b. 40 N.s e. 25 N.s ditembakkan pada suatu ayunan balistik
c. 30 N.s bermassa 1 kg, sehingga peluru bersarang di
3. Bola bermassa 20 gram dilempar dengan dalamnya dan ayunan naik setinggi 0,2 m dari
kecepatan v 1 = 4 m.s−1 ke kiri. Setelah kedudukan semula.
membentur tembok memantul dengan
kecepatan v 1 = 2 m.s−1 ke ka na n.

Jika g = 10 m/s², kecepatan peluru yang


ditembakkan adalah ....
Besar impuls yang dihasilkan adalah.... a. 101 m/s d. 282 m/s
a. 0,24 N.s d. 0,06 N.s b. 202 m/s e. 302 m/s
b. 0,12 N.s e. 0,04 N.s c. 240 m/s
c. 0,08 N.s 8. Sebuah peluru karet berbentuk bola massanya
4. Dua troli A dan B masing-masing 1,5 kg 60 gram ditembakkan horizontal menuju
bergerak saling mendekati dengan v A = 4 tembok seperti gambar.
m.s−1 dan vB = 5 m.s−1 seperti pada gambar. Jika
kedua troli bertumbukan tidak lenting sama
sekali, maka kecepatan kedua troli sesudah
bertumbukan adalah....

Jika bola dipantulkan dengan laju sama, maka


bola menerima impuls sebesar.....
a. 12 N.s c. 5 N.s e. 2 N.s
a. 0,5 m.s−1 ke kanan b. 6 N.s d. 3 N.s
9. Sebutir peluru bermassa 30 gr ditembakan dari
b. 0,5 m.s−1 ke kiri
senapan yang massanya 1,5 kg. Jika peluru saat
c. 1,0 m.s−1 ke kiri lepas memiliki kecepatan 100 m/s maka
d. 4,5 m.s−1 ke kiri tentukan kecepatan senapan sesaat setelah
e. 4,5 m.s−1 ke kanan peluru lepas?
5. Dua buah benda bermassa sama bergerak pada a. 2 m/s c. 4 m/s e. 6 m/s
satu garis lurus saling mendekati seperti pada b. 3 m/s e. 5 m/s
gambar! c. 4 m/s
10. Bola A 2 kg bergerak dengan kecepatan 4 m/s.
Sedangkan bola B 3 kg bergerak di depan bola
A dengan kecepatan 2 m/s searah. Setelah
tumbukan kecepatan bola B menjadi 4 m/s.
Jika v' 2 adalah kecepatan benda (2) setelah Maka koefisien restitusi pada tumbuka ini
tumbukan ke kanan dengan laju 5 m.s−1, maka adalah...
besar kecepatan benda (1) v'1 setelah tumbukan a. 0,125 d. 0,50 e. 1,00
adalah ... b. 0,25 e. 0,75
Page | 56
A. ROTASI BENDA TEGAR
1. Momen Gaya
  F l
dimanaF (gaya) harus tegak lurus terhadap l (lengan)
momen gaya dapat menyebabkan benda berotasi.
  I 
2. Momentum Sudut
I= momen inersia (kg m2)
L  I 
 = kecvepatan sudut ( rad s-1)
Jika tidak ada momen gaya luar yang bekerja pada benda, maka berlaku hukum kekekalan
momentum sudut :
I1 1= I2  2

Energi kinetik Energi kinetik menggelinding


rotasi

1 2 1 2 1 2
Ek  I EK  mv  I
2 2 2

3. Hukum kekekalan energi mekanik :


1 1 1 1
mgh1  mv12  I 2 1  mgh2  mv2 2  I2 2
2 2 2 2
B. KESETIMBANGAN DAN TITIK BERAT
1. Kesetimbangan partikel

Syarat : F 0
2. Kesetimbangan benda tegar
Syarat : F 0

  0
3. Titik berat

X 
W x i i
Y
W y i i
Z
W z
i i

W W W

Page | 57
Jenis-jenis kesetimbangan :
Berkaitan denagn posisinya, dikenal tiga jenis kesetimbangan :
Jenis kesetimbangan Jika diubah sedikit dari posisi setimbang
Stabil Kembali ke posisi semula
Netral Tetap setimbang dalam posisi baru
Labil Berubah ke posisi setimbang lain

Letak titik berat beberapa bentuk benda :


a. busur setengah lingkaran c. selimut kerucut

Y 2R
R Y  t 1
 Y  t
Y 3

b. bidang setengah lingkaran d. setengah bola

Y 4R
R Y Y
3 R
Y  3
8R

e. kerucut :
1
t Y t
4
Y

Page | 58
1. Sebuah batang yang sangat ringan, panjangnya 5. Batang homogen panjang 6 m dengan massa 4
140 cm. Pada batang bekerja tiga gaya masing- kg diletakkan seperti pada gambar!
masing F 1 = 20 N, F 2 = 10 N, dan F 3 = 40 N
dengan arah dan posisi seperti gambar. Besar
momen gaya yang menyebabkan batang
berotasi pada pusat massanya adalah.... Bila batang di putar dengan sumbu putar
melalui titik O momen
inersianya adalah...kg m2
a. 16 b. 12 c. 9
d. 8 e. 6
6. Perhatikan gambar!
a. 40 N.m c. 28 N.m E. 3 N.m Letak titik berat bidang
b. 39 N.m d. 14 N.m tersebut terhadap AB adalah....
2. Bola A bermassa = 60 gram dan bola B = 40 a. 5 cm d. 12
gram dihubungkan batang AB (massanya
cm
diabaikan).
b. 9 cm e.15 cm
c. 11 cm
7. Perhatikan gambar!
Letak titik berat
bidang homogen terhadap titik O adalah....
Jika kedua bola diputar dengan sumbu putar di
a. (0, 8 5/8) d. (0, 4 6/11)
P maka momen inersia sistem adalah…. 5
a. 12,25 .10 –4 kg m2 d. 15,50 .10 –4 kg m2 b. (0, 7 /8)
b. 13,50 .10 –4 kg m2 e. 16,25 .10 –4 kg m2 e. (0, 3 5/8)
6
c. 14,50 .10 –4 kg m2 c. (0, 5 /11)
3. Sebuah tongkat yang panjangnya 40 cm 8. Pada gambar di samping
mendapat tiga gaya yang sama besarnya roda katrol pejal C berputar
10 newtonseperti pada gambar. melepaskan diri dari lilitan tali. Massa roda C
adalah 300 gram. Jika percepatan gravitasi
adalah 10 m/s2, maka tegangan tali T adalah...
a. 1 N c. 2 N e. 4 N
b. 1,5 N d. 3,3 N
9. Silinder A bermassa 2 kg sedang berotasi dengan
Jika tongkat diputar di titik C, maka momen kecepatan sudut 60 rad/s. Kemudian ada silinder
B yang berjari-jari sama dan massa 3 kg
gaya total adalah… digabungkan pada silinder A dengan poros sama.
a. 0,5 N.m c. 1,5 N.m e. 3,5N.m Maka kecepatan sudut gabungan silinder
b. 1,0 N.m d. 3,0 N.m tersebut...rad/s
4. Sebuah katrol dari benda a. 4 b. 8 c.
pejal dengan tali dililitkan 12 d. 16 e.
24
p a d a s is i l u a rnya 10. AC bermassa 40 kg dan
ditampilkan seperti panjangnya 3 m. Jarak
gambar. Gesekan katrol tumpuan A dan B adalah 2 m ( di B papan dapat
diabaikan. Jika momen berputar). Seorang anak (massa 25 kg) berjalan
inersia katrol I = β dan tali ditarik dengan gaya dari A menuju ke C. Berapa jarak minimum anak
dari titik C agar papan tetap setimbang (ujung
tetap F, maka nilai F setara dengan.... batang A hampir terangkat ke atas)
a. F = α . β . R d. F = α . β . (R)−1 a. Nol c. 0,2 m e. 0,4 m
b. F = α . β2 . R e. F = R . (α . β)−1 b. 0,1 m d. 0,4 m
c. F = α . (β .R) −1

Page | 59
A. FLUIDA DIAM
1. Tekanan Hidrostatis (P)
Tekanan hidrostatik di titik B : Ph  gh
Tekanan total di titik B : P  Po  gh
P0 = tekanan permukaan fluida (Nm-2)
 = massa jenis fluida ( kg m -3 )
h
g = percepatan gravitasi (ms-2)
h = kedalaman (m)
1 Pascal = 1 Nm-2
B 1 atm = 76 cmHg = 1,013 x 105 Nm-2

2. Hukum Pascal
“Tekanan yang diberikan pada fluida akan diteruskan ke segala arah sama besar “.
F2 F1
Maka : F1 F 2
A2 A1

A1 A2

3. Hukum Archimedes
“Benda yang dicelupkan dalam fluida mendapat gaya ke atas sebesar berat fluida yang di desak ”.
Gaya Archimedes : F A  Vg
dengan :
VA= Volume fluida yang dipindahkan atau volume benda dalm fluida
 = Massa jenis fluida
Terapung Melayang Tenggelam
 benda <  fluida  benda =  fluida W >FA
FA = W FA = W  benda =  fluida
Berat benda di fluida :
Wf = W - FA
Wf = berat benda di fluida
W = berat benda di udara
FA = gaya Archimedes
4. Tegangan Permukaan Zat Cair
Tegangan permukaan adalah perbandingan antara gaya tegangan permukaan dan panjang
permukaan.
 = tegangan permukaan (N/m)
F
  F = gaya (N)
2L L = panjang (m)
Page | 60
5. Gejala Kapilaritas
Gejala kapilaritas adalah peristiwa turun atau naiknya zat cair dalam pipa sempit.
h = ketinggian (m)  = massa jenis zat cair (kg/m3)
2 cos
h  = tegangan permukaan r = jari – jari (m)
 gr
 = sudut kotak g = percepatan (m/s2)
6. Hukum Stokes
Gaya gesekan yang dialami bola yang bergerak di dalam fluida.
F = gaya Stokes (N)
F  6 rv  = koefisien viskositas (kg/ms)
r = jari – jari
v = kecepatan (m/s)
B. FLUIDA BERGERAK
1. Persamaan Kontinuitas
Debit (Q) = banyaknya fluida yang lewat per satuan waktu.
Q = debit (m3s-1)
V
Q   vA V = volume (m3)
t t = waktu (sekon)
Persamaan Kontinuitas
A = luas (m2)
A1v1  A2v2
v = kecepatan (ms-1)

2. Persamaan Bernoulli p1  gh1  1 v12  p2  gh2  1 v22


2 2

Penerapan :
Azas Torricelli
v  2gh1
h1
v
x  2 h1h2
h2

Page | 61
1. Sebuah bejana yang mempunyai kran dua pipa vertikal adalah 20 cm. Kelajuan air
pancuran pada ketinggian 2 m dari dasar memasuki pipa besar adalah....
bejana diisi penuh dengan air setinggi 3,25 a. 1,5 m/s d. 3 m/s
m. Kecepatan air yang keluar dari pancuran b. 2 m/s e. 3,5 m/s
adalah…m/s c. 2,5 m/s
a. 3 d. 9 6. Sebuah ban dalam mobil diisi udara, volume
b. 5 e. 10 ban 0,1 m3 dan massanya 1 kg. Apabila ban
c. 6 tersebut dipakai sebagai pengapung di
2. Perhatikan alat-alat berikut: dalam air, massa jenisair 1 gr/cm3 dan g =
(1) gaya angkat pesawat 10 m/s2, maka ban tersebut dapat
(2) semprotan obat nyamuk mengapungkan beban maksimum sebesar …
(3) kapal laut tidak tenggelam di laut a. 99 kg d. 1000 kg
(4) pengukuran suhu dengan thermometer b. 100 kg e. 1001 kg
Yang berkaitan dengan penerapan hukum c. 101 kg
Bernoulli adalah… 7. Sebuah gabus dimasukkan dalam air
a. 1,2,3 dan4 d. 3 dan 4 ternyata 75 % volume gabus tercelup dalam
b. 1,2, dan 3 e. 4 air, maka massa jenis gabus adalah ….g/cm3
c. 1 dan 2 a. 1,75 d. 0,50
3. Sayap pesawat terbang dirancang agar b. 1,00 e. 0,25
memiliki gaya ke atas maksimal, seperti c. 0,75
gambar. 8. Gambar menunjukkan sebatang pipa kaca
yang berisi udara.

Jika v adalah kecepatan aliran udara dan P


adalah tekanan udara, maka sesuai azas
Bernoulli rancangan tersebut dibuat agar...
a. vA > vB sehingga PA > PB
b. vA > vB sehingga PA < PB Ujung atas pipa tertutup sedangkan ujung
c. vA < vB sehingga PA < PB bawah tertutup oleh raksa yang tingginya 5
d. vA < vB sehingga PA > PB cm. Jika tekanan udara di luar 76 cmHg,
e. vA > vB sehingga PA = PB maka tekanan udara didalam pipa adalah .…
4. Perhatikan gambar! a. 0 cmHg d. 76 cmHg
b. 10 cmHg e. 81 cmHg
c. 71 cmHg
9. Sepotong kaca di udara memiliki berat 25,0
Jika diameter penampang besar dua kali N. Jika dimasukkan ke dalam air beratnya
diameter penampang kecil, kecepatan aliran menjadi 15,0 N. Bila massa jenis air adalah
fluida pada pipa kecil adalah.... 1,00.103 kg/m3 dan percepatan gravitasinya
a. 1 m/s d. 20 m/s 10 m/s2 maka massa jenis kaca adalah ....
b. 4 ms e. 16 m/s kg/m3
c. 8 m/s a. 1.500 d. 4.500
5. Untuk mengukur kecepatan aliran air pada b. 2.500 e. 5.500
sebuah pipa horizontal digunakan alat c. 3.500
seperti diperlihatkan gambar berikut ini! 10. Pipa besar luas penampangnya 5 cm2
ujungnya mempunyai kran luasnya
0,5cm2. Kecepatan zat cair yang mengalir
pada pipa yang besar 4 m/s. Dalam waktu
10 menit zat cair yang keluar dari kran
Luas penampang pipa besar adalah 5 adalah .... m3
cm2 dan luas penampang pipa kecil adalah 3 a. 0,02 d. 1,2
cm2 serta perbedaan ketinggian air pada b. 2 e. 12
c. 0,12
Page | 62
1. Hukum Hooke
a. Padabatang
F
Tegangan : 
A
F.
 Modulus elastisitas Young
A.
L
Regangan :  
L
b. Pada pegas
Susunan Seri Susunan Paralel

1 1 1
 
k3 k1 k2
F  kx k p  k1  k2
Gaya Pemulih gas
2. Getaran
a. Getaran harmonik/ selaras adalah gerak bolak-balik di sekitar titik setimbang.
Periode Frekuensi sudut Sudut fase Fase getaran

1   2f   t  t
T
f T

b. Persamaan dalam getaran


Simpangan getaran Kecepatan Percepatan
E
jika pada t = 0, y = 0, maka v
dy
a
dv
ne
simpangan pada saat t : dt dt
rg
y  sin t
ip v  cost 2 k  m
2
a    sin t
ot A = amplitudo getaran
en
c. Energigetaran selaras
sial getaran :
1
Ep  ky2
2

Energi mekanik getaran : 1


EM  kA2
2
d. Periode getaran selaras
Ayunan sederhana Ayunan pegas

L m
T  2 T  2
g k

Page | 63
1. Grafik (F-x) menunjukkkan hubungan antara pegas mengalami pertambahan panjang
gaya dan pertambahan panjang pegas. secara keseluruhan sebesar 5 cm. Jika g = 10
Besar ene rgi m.s-2 maka massa beban yang digantung
potensial pegas adalah...
berdasarkan grafik a. 6 kg c. 15 kg e. 48 kg
di atas adalah.... b. 9 kg e. 24 kg
a. 20 joule 5. Sepotong kawat logam homogen dengan
b. 16 joule panjang 140 cm dan luas penampangnya 2
c. 3,2 joule mm2 ketika ditarik dengan gaya sebesar 100 N
d. 1,6 joule bertambah panjang 1 mm.
e. 1,2 joule Modulus elastik bahan kawat
2. Perhatikan hubungan antara gaya (F) logam tersebut adalah....
terhadap pertambahan panjang (Δ X) berikut! a. 7 × 108 N/m2
b. 7 × 109 N/m2
c. 7 × 1010 N/m2
d. 7 × 1011 N/m2
e. 7 × 1017 N/m2
6. Tiga pegas identik mempunyai konstanta
pegas masing-masing k disusun seperti
gambar.
Konstanta susunan pegasnya adalah...
a. k/2 d. 2k
b. 2k/3 e. 3k
c. 3k/2
7. Suatu partikel melakukan getaran harmonik
dengan amplitudo 10 cm dengan frekuensi1
Hz. Pada saat fasenya 1/3, maka
simpangannya adalah ....
a. 5 cm c. 8 cm e. 5 3 cm
b. 6 cm d. 10 cm
8. Sebuah pegas yang panjangnya 20 cm
digantungkan vertikal. Kemudian ujung
bawahnya diberi beban 200 gram sehingga
Hubungan yang menunjukkan konstanta panjangnya bertambah 10 cm. Beban ditarik 5
elastisitas sama besar ditunjukkan oleh... cm ke bawah kemudian dilepas hingga beban
a. B dan D d. C dan E bergetar harmonik. Jika g = 10 m/s2, maka
b. A dan B e. A, B dan E frekuensi getaran adalah ....
c. D dan E a. 0,5 Hz c. 5 Hz e. 62,5 Hz
3. Sebuah tali karet di beri beban 300 gram dan b. 1,6 Hz d. 18,8 Hz
digantung vertikal pada sebuah statif. 9. Pada getaran harmonik, jika massa beban
Ternyata karet bertambah panjang 4 cm (g = yang digantung pada ujung bawah pegas 1 kg,
1 0 m s −2). Energi potensial karet tersebut periode getarannya 2 detik. Jika massa beban
adalah.... joule ditambah sehingga sekarang menjadi 4 kg,
a. 7,5 . 10−2 d. 3,0 . 10−2 maka periode getarnya adalah ....
b. 6,0 . 10−2 e. 1,5 . 10−2 a. ¼ det d. 4 det
c. 4,5 . 10−2 b. ½ det e. 8 det
4. Empat buah pegas identik masing-masing c. 1 det
mempunyai konstanta elastisitas 1600 N.m−1, 10. Besarnya tegangan yang dilakukanpada
disusun seri-paralel (lihat gambar). sebuah batang adalah 2 x 106 N/m2. Jika
panjang batang adalah 4 meter dan modulus
elastisitasnya 2,5 x 108 N/m2, maka
pertambahan panjang batang adalah...
a. 0,8 cm d. 5,0 cm
b. 1,6 cm e. 6,4 cm
c. 3,2 cm

Beban W yang digantung menyebabkan sistem


Page | 64
A. Gelombang Berjalan
Seutas tali digetarkan di ujung O, getaran merambat ke kanan dengan kecepatan v
f = frekuensi
 = panjang gelombang
v = cepa rambat gelombang
yc = simpangan titik O
yP = simpangan titik P

Jika titik O telah bergetar selama t, maka titik P telah bergetar selama :
x
+ = gelombang merambat ke x negatif
tp  t 
y
- = gelombang merambat ke x positif

Jika titik O simpangannya y0= A sin  t, maka simpangan di titik P :



, dimana
y p  sin t 

 x 
 v 
k
v

Kecepatan sudut   2f , cepat rambat gelombang v = f


B. Gelombang Diam
Gelombang diam terjadi karena interfensi dua gelombang yang berfrekuensi, panjang gelombang,
amplitudo, laju sama tetapi arah berlawanan. Hal ini dapat diperoleh, misalnya karena pantulan
gelombang.
a. Pantulan pada ujung bebas
Y  2Acos kxsint  k 2
k

2A Cos kx = Amplitudo gelombang stasioner

Jarak perut terhadap ujung pantul : 1 n = 0, 1, 2, 3, . . .


x  2n
4

Jarak simpul terhadap ujung pantul :


1
x  2n 1
4 n = 0, 1, 2, 3, . . .
b. Pantulan pada ujung tetap

Y  2Asin kxcost  k

2A sin kx = Amplitudo gelombang stasioner

Jarak perut terhadap ujung pantul : n = 0, 1, 2, 3, . . .


x  2n 1 1
4

Jarak simpul terhadap ujung pantul : x  2n


1 n = 0, 1, 2, 3, . . .
4
Page | 65
C. Laju Rambat Gelombang Mekanik

Percobaan Melde
Laju rambat gelombang pada tali
 = rapat massa tali
m
F m = massa tali 
v L
 L = panjang tali

D. BUNYI
1. Sumber Bunyi
Dawai Pipa Organa Terbuka Pipa Organa Tertutup
Frekuensi bunyi yang Frekuensi bunyi yang frekuensi bunyi yang
dihasilkan : dihasilkan : dihasilkan :
n 1 n 1
f  .v f  .v 2n 1
2L 2L f  .v
n 1 4L
f  .v n = 0, 1, 2, 3, . . . n = 0, 1, 2, 3, . . .
n = 0, 1,2L
2, 3, . . .
nada dasar n = 0 nada dasar n = 0 L = panjang pipa
L = panjang dawai L = panjang pipa organa
v = cepat rambat organa v = cepat rambat
gelombang v = cepat rambat bunyi di udara
pada dawai bunyi di udara v=  .f
F v=  .F
v ; v=  .f

2. Tabung Resonansi
Panjang kolom udara saat resonansi ke- n
  = panjang gelombang
Ln  2n  1 n = 0, 1, 2, 3, . . .
4

3. Pelayangan
Pelayangan terjadi akibat interferensi dua buah gelombang dengan frekuensi yang sedikit
berbeda.
flay  f1  f2

4. Efek Doppler
Sumber S dan pendengar P saling mendekati atau menjauhi, maka :
vs bernilai (+)jika sumber (s) menjauhi pendengar (p)
v  vp vp bernilai (+) jika pendengar (p) menuju sumber bunyi(s)
f p .f s
v  vs

5. Intensitas Bunyi (I)


I = intensitas bunyi (watt/m2)
P
I P = daya (watt)
4R
2
R = jarak ke sumber bunyi (m)

Jika bunyi dengan frekuensi sudut , amplitudo A, merambat dengan laju v pada mdium  ,
maka intensitas bunyi : I 
1 2
 A  v
2
0
2

6. Taraf Intensitas (TI) I


TI  10 log
I0
Page | 66
1. Persamaan gelombang berjalan pada seutas 5. Gelombang di permukaan air
tali adalah : y = 8 Sin π(50t - 4x), di mana x diidentifikasikan pada dua titik seperti
dan y dalam cm dan t dalam sekon. Maka gambar,
panjang gelombangnya adalah ...
a. 0,25 cm d. 1,0 cm
b. 0,50 cm e. 5,0 cm
c. 0,75 cm
2. Grafik dibawah ini menunjukkan
perambatan gelombang tali.

Persamaan gelombang dengan arah


rambatan dari A ke B adalah....
a. y = 0,5 sin [2π ( t/4 + x/2) − 90°]
b. y = 0,5 sin [2π ( t/4 − x/2) + 90°]
c. y = 0,5 sin [2π ( t/2 + x/4) + 90°]
d. y = 0,5 sin [2π ( t/2 − x/4) − 90°]
Jika periode gelombang 4 s, maka persamaan e. y = 0,5 sin [2π ( t/2 + x/4) − 90°]
gelombangnya adalah... 6. Gelombang berjalan pada permukaan air
a. y = 0,4 sin [ 1/4 πt − πx / 3] dengan data seperti pada gambar dibawah
b. y = 0,4 sin [ 2 πt − 2πx / 3] ini.
c. y = 0,4 sin [ 1/2 πt − πx / 3]
d. y = 0,4 sin [ 4 πt − 2πx / 3 ]
e. y = 0,4 sin [ 4 πt − πx / 3 ]
3. Suatu gelombang berjalan merambat melalui
permukaan air dengan data seperti pada
diagram! Jarak AB = 4,5 cm ditempuh dalam selang
waktu 0,5 sekon, maka simpangan titik P
memenuhi persamaan... .
a. YP = 2 sin 2π [5t − ( x/1,8 )] cm
b. YP = 2 sin 2π [4,5t − ( x/2 )] cm
c. YP = 4 sin 2π [5t − ( x/5 )] cm
B i l a A B d i t e m p u h d a l a m wa k t u 8 s , d. YP = 4 sin 2π [5t − ( x/5 )] cm
makapersamaan gelombangnya adalah... e. YP = 4 sin 2π [4,5t− ( x/6 )] cm
a. Y = 0,03 sin2π(0,5t − 2x) m 7. Seutas tali digetarkan pada salah satu
b. Y = 0,03 sinπ(0,5t − 2x) m ujungnya sehingga menghasilkan
c. Y = 0,03 sin(5t − 0,5x) m gelom bang s epert i gam bar.
d. Y = 0,06 sin(5t − 0,5x) m
e. Y = 0,06 sin2π (2t − 0,5x) m
4. Gambar di bawah ini menyatakan
perambatan gelombang tali

Jika ujung tali digetarkan selama 0,5 s maka


panjang gelombang dan cepat rambat
gelombang berturut-turut adalah….
a. 25 cm dan 100 cm/s
b. 25 cm dan 50 cm/s
c. 50 cm dan 25 cm/s
Jika periode gelombang 2 s, maka
d. 50 cm dan 100 cm/s
persamaan gelombangnya adalah... e. 125 cm dan 25 cm/s
a. y = 0,5 sin 2π (t − 0,5x) 8. Dua gabus berjarak 3 meter terapung di
b. y = 0,5 sin π (t − 0,5x) puncak gelombang air laut. Terdapat lembah
c. y = 0,5 sin π (t − x) diantara keduanya dan ernergi gelombang
d. y = 0,5 sin 2π (t − x/4) membutuhkan waktu 6 s untuk berpindah
e. y = 0,5 sin 2π (t − x/6) dari gabus yang satu ke gabus yang kedua.
Page | 67
Kecepatan rambat dan panjang c. (3) dan (4)
gelombangnya berturut-turut adalah... d. (1) saja
a. 1 m/s dan 6 m e. (3) saja
b. 1 m/s dan 3 m 13. Seutas Dawai bila diberikan tegangan 100
c. 0,5 m/s dan 6 m N dan di getarkan maka akan menimbulkan
d. 0,5 ms dan 3 m frekuensi sebesar f0. Jika dawai tersebut di
e. 0,5 m/s dan 1,5 m getarkan kembali hingga 2f0, maka besar
9. Gelombang transversal merambat sepanjang tergangan dawai yang di butuhkan adalah...
tali dengan persamaan y = 0,03 sin π (2t –
N
0,1x), dimana komponen x dan y dalam meter
a. 25 d. 200
dan t dalam sekon, maka :
b. 50 e. 100
(1) Panjang gelombangnya 20 m
(2) Frekuensinya 1 Hz c. 400
(3) Cepat rambat gelombangnya 20 m/s 14. Dawai sepanjang 100 cm di beri tegagan
(4) Amplitudo 3 m sebesar 100 N. Saat dawai tersebut di
Pernyataan yang benar adalah .... getarkan dengan frekuensi 500 Hz, di
a. (1), (2) dan (3) sepanjang dawai terbentuk 10 perut. Hitung
b. (1) dan (3) massa dawai tersebut ... (dalam gram)
c. (2) dan (4) a. 1 d. 50
d. (4) b. 10 e. 100
e. Semua benar c. 5
10. Gelombang Transversal merambat sepanjang 15. Dua bua pipa organa P dan Q di tiup
tali memenuhi persamaan y = 0,08 sin π (20 t bersamaan. Pipa P menghasilkan nada atas
+ 4x). Jika semua besaran dalam sistem SI, pertama yang sama dengan nada dasar
maka : pipa Q. Jika P adalah pipa organa terbuka
(1) Panjang gelombangnya 0,5 m dengan panjang 30 cm dan Q adalah pipa
(2) Frekuensinya 10Hz organa tertutup dengan kondisi yang sama,
(3) Cepat rambat gelombangnya 5 m/s maka panjang pipa organa Q adalah .
(4) Amplitudo 8 cm a. 15 cm d. 75 cm
Pernyataan yang benar adalah .... b. 30 cm e. 1,5 cm
a. (1), (2) dan (3) c. 7,5 cm
b. (1) dan (3)
16. Sebuah mesin pabrik mengeluarkan bunyi
c. (2) dan (4)
dengan taraf intensitas 80 dB. Pabrik
d. (4)
e. Semua benar memiliki 100 mesin dan dinyalakan
11. Seutas tali sepanjang 100 cm yang salah satu bersamaan maka taraf intensitas bunyi yang
ujungnya di ikat dan dibentangkan secara terdengar adalah…dB
horizontal. Ujung yang lain di getarkan secara a. 80 d. 110
harmonik dengan frekuensi 0,25 Hz dan b. 90 e. 120
amplitudo yang dihasilkan 5 cm. Cepat rambat c. 100
gelombang pada tali tersebut 2 cm/s. Letak 17. Taraf intensitas satu ekor lebah yang
perut ketiga dari titik asal getaran adalah... cm berdengung adalah 10 dB. Jika bunyi
a. 10 d. 80 dengung masing-masing lebah tersebut
b. 40 e. 50 dianggap identik dan intensitas ambang
c. 90 pendengaran manusia adalah
10−12 Wm−2 maka intensitas bunyi dengung
GELOMBANG BUNYI 10.000 lebah adalah…
12. Perhatikan faktor-faktor berikut! a. 10−11 Wm−2 d. 10−8 Wm−2
(1) memperbesar massa jenis kawat b. 10 Wm
−10 −2 e. 10−7 Wm−2
(2) memperpanjang kawat c. 10 Wm
−9 −2

(3) memperbesar tegangan kawat 18. Kereta api menuju stasiun dengan kelajuan
(4) memperbesar ukuran kawat 18 km.jam −1 sambil membunyikan peluit
Faktor-faktor yang dapat mempercepat pada frekuensi 670 Hz. Jika cepat rambat
perambatan gelombang pada kawat bunyi di udara 340 m.s −1 , maka besar
adalah.... frekuensi yang didengar seorang
a. (1), (2), (3), dan (4) penumpang yang duduk di stasiun adalah …
b. (1), (2), dan (3) a. 770 Hz c. 700 Hz e. 600 Hz
b. 740 Hz d. 680 Hz
Page | 68
19. Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan frekuensi 676 Hz. Bila cepat rambat bunyi
20 m/s melewati sebuah studio musik yang di udara 340 m.s −1, maka frekuensi peluit
menimbulkan sumber bunyi 600 Hz. Jika kereta api B yang didengar Dini adalah....
cepat rambat bunyi diudara 340 m/s maka a. 680 Hz d. 656 Hz
perbandingan frekuensi yang didengar oleh b. 676 Hz e. 640 Hz
pengemudi mobil ketika menjauhi dan c. 660 Hz
mendekati studio adalah.. 24. Taraf intensitas suatu sumber bunyi pada
a. 9:8 d. 3:4 jarak 9 m dari pengamat adalah 50 dB. Jika
b. 8:9 e. 3:2 ditambah sembilan buah sumber bunyi
c. 4:3 identik yang dibunyikan bersamaan maka
20. Bunyi klakson sebuah sepeda motor saat taraf intensitas total pada pengamat
dibunyikan menghasilkan taraf intensitas menjadi....
40 dB, sedangkan bunyi klakson sebuah a. 5 dB d. 250 dB
mobil saat dibunyikan menghasilkan taraf b. 40 dB e. 500 dB
intensitas 60 dB (Io = 10 −12 W.m−2). Jika 100 c. 60 dB
klakson sepeda motor dan 10 klakson mobil 25. Seorang siswa sedang bediri ditepi jalan
serempak dibunyikan, maka perbandingan raya, mendengar sirine ambulan pada
taraf intensitas sepeda motor dengan mobil frekuensi (f ) Hz. Jika ambulan bergerak
adalah…. mendekati siswa dengan laju 5 m/s
a. 5:6 d. 8:9 frekuensi sirine 355 Hz dan cepat rambat
b. 6:7 e. 9:8 bunyi di udara 340 m/s, maka frekuensi
c. 7:8 ambulan yang didengar siswa adalah..
21. Sebuah mobil ambulans bergerak dengan a. 340 Hz d. 365 Hz
kecepatan vs sambil membunyikan sirine b. 350 Hz e. 370 Hz
yang menghasilkan frekuensi fs. Seorang c. 360 Hz
pengendara sepeda motor bergerak dengan 26. Sebuah mobil sedan bergerak dengan
kecepatan vp mengikuti di belakang kelajuan 90 km/jam dan mobil ambulans
ambulans. Jika cepat rambat bunyi di udara bergerak dengan kelajuan 72 km.jam –
v, maka frekuensi bunyi yang di dengar 1 saling mendekati. Mobil ambulans

pengendara sepeda motor dapat membunyikan sirine dengan frekuensi 660


dirumuskan…. Hz. Jika cepat rambat bunyi di udara 350
m.s–1, maka frekuensi sirine yang didengar
oleh sopir mobil sedan adalah…
a. 800 Hz d. 540 Hz
b. 750 Hz e. 540 Hz
c. 700 Hz
d. 640 Hz
27. Sebuah pesawat ulang-alik menimbulkan
bunyi 140 dB pada jarak 100 m (Io =
10−12 W.m−2). Perbandingan taraf intensitas
jika pendengar berada pada jarak 1 km dan
10 km adalah…
a. 3:4 d. 5:4
b. 4:5 e. 6:5
22. Diketahui taraf intensitas bunyi sebuah c. 4:3
mesin X adalah 45 dB (I o = 10 −12 W/m2).
Perbandingan taraf intensitas bunyi untuk GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
10 mesin X dengan 100 mesin X adalah.... 28. Urutan jenis gelombang elektromagnetik
a. 10:11 d. 13:14 dari frekuensi besar ke kecil adalah..
b. 11:12 e. 14:15 a. Gelombang Radio, inframerah, cahaya
c. 12:13 tampak, dan sinar X
23. Dini berada di dalam kereta api A yang b. Gelombang mikro, cahaya tampak,,
berhenti. Sebuah kereta api lain (B) inframerah, sinar X
bergerak mendekati A dengan kecepatan 2 c. Sinar y, ultraviolet, inframerah,
m.s−1 sambil membunyikan peluit dengan gelombang radio

Page | 69
d. Sinar y, inframerah, ultraviolet, c. (3), (4), dan (5)
gelombang radio d. (1), (3), dan (5)
e. Gelombang mikro, cahaya tampak, e. (2), (4), dan (5)
ultraviolet, sinar X 30. Perhati kan daf tar gelom bang
29. Dibawah ini yang merupakan penerapan elektromagnetik berikut.
gelombang elektromagnetik (1) Inframerah
(1) sebagai remote control (2) cahaya tampak
(2) mengontrol ketebalan kertas (3) Sinar X
(3) proses pengeringan dalam pengecatan (4) Gelombang TV
mobil Urutan dari energi paling besar sampai
(4) memanaskan makanan dalam oven paling kecil adalah......
(5) sistem keamanan a. (1), (2), (3), dan (4)
Yang merupakan penerapan sinar b. (2), (4), (3), dan (1)
inframerah adalah.... c. (3), (2), (1), dan (4)
a. (1), (2), dan (3) d. (3), (1), (4), dan (2)
b. (2), (3), dan (4) e. (4), (1), (3), dan (2)

UJI KOMPETENSI
1. Taraf intensitas sumber bunyi saat berjarak 50 m adalah 70 dB. Maka taraf intensitas sumber
tersebut saat jaraknya di ubah menjadi 50 km dan 5 m....
2. Seratus buah serine yang identik di bunyikan serentak menghasilkan taraf intensitas bunyi
sebesar 60 dB. Jika intensitas ambang adalah 10-12 W/m2. Maka besar intensitas bunyi sebuah
serine adalah...
3. Jika sebuah serine memiliki Taraf Intensitas sebesar 100 db dan Sebuah mesin menghasilkan
Taraf Intensitas sebesar 70 dB. Agar suara mesin menghasilkan Taraf Intensitas bunyi yang sama
dengan dengan suara serine. Maka di butuhkan jumlah mesin mobil sebanyak...
4. Seorang polisi dikejar maling. Polisi yang ketakutan membunyikan serine dengan frekuensi 680
Hz. Kecepatan polisi adalah 20 m/s. Sementara si maling mengejar polisi dengan kecepatan 40
m/s. Jika kecepatan angin diabaikan serta kecepatan rambat bunyi diudara adalah 320 m/s, maka
frekuensi serine yang didengar oleh maling adalah...
5. Sebuah sumber bunyi bergerak ke arah dua pendengar dengan kecepatan 50 m/s. Kecepatan
bunyi diudara adalah 350 m/s dan frekuensi sumber 360 Hz. Jika satu pendengar diam dan yang
lain bergerak menjauhi sumber bunyi dengan kecepatan yang sama dengan sumber bunyi, maka
perbandingan frekuensi yang didengar oleh pendengar yang diam dan bergerak adalah...

Page | 70
A. PEMANTULAN CAHAYA
o Hukum Pemantulan :
1. Sinar datang, sinar pantul, dan garis normal terletak pada satu bidang datar.
2. Sudut datang (i) sama dengan sudut pantul (r).
o Ada tiga macam cermin, yaitu :
1. Cermin datar : cermin yang permukaan pantulnya datar.
Jumlah bayangan yang dibentuk oleh dua buah cermin datar :
n 
360
1
n = jumlah bayangan
  = sudut apit cermin
2. Cermin cekung : cermin yang permukaan pantulnya cekung.
Pusat kelengkungannya ada di depan cermin, berarti jari-jari dan fokus bernilai positif.
3. Cermincembung :cermin yang permukaan pantulnya cembung.
Pusat kelengkungannya ada di belakang cermin, berarti jari-jari dan fokus bernilai negatif.
Sifat bayangan pada cermin cembung : maya, tegak dan diperkecil.
Hubungan yang berlaku pada cermin cembung dan cekung :
2  1  1 1 dan h' s'
R f s' s M 
h s

B. PEMBIASAN CAHAYA
Indeks bias suatu medium (n) adalah perbandingan cepat rambat cahaya di ruang hampa (c)
terhadap cepat rambat cahaya di medium tersebut (v).
c
n
v
 Hukum Pembiasan (hukum Snellius) : n 1sin i  n 2 sin r
 Pembiasan pada kaca plan-paralel : i
d sin(i  r)
t r
cos r d

t
 Sudut kritis adalah sudut datang yang menghasilkan sudut bias r = 90°.
ik = sudut kritis
sin ik  n2 n2 = indeks bias medium
n1 n1 = indeks bias medium 1

 Pembiasan cahaya pada lensa tipis


Persamaan Pembuat Lensa :
1   n l 1 1  1 
nl = indeks bias lensa
   n2 = indeks bias medium
f  nm  R1 R2 

Daya Lensa atau Kekuatan Lensa :


1
P
f
P = daya lensa (dioptri = D)
f = fokus lensa (m)

Page | 71
 Dua lensa terpisah sejauh d :
f2f1 d  Lensa saling melekat
fgab 
f1  f2  d Pgab = P1 + P2+ P3

 Pembiasan pada prisma


Sudut deviasi (D)

D = i + r2 -   = r + i’
D
i r' Sudut deviasi minimum (Dm)terjadi jika:
r i'
i = r’ atau r = i’ sehingga
Dm = 2i - 

C. ALAT OPTIK
1. Mata
Kekuatan lensa Kacamata
rabun jauh rabun dekat
100 100 100
P P 
PR s n PP
PR = titik jauh PP = titik dekat
2. Lup
Perbesaran linear Perbesaran sudut
sn
mata berakomodasi maksimum : M a  1
f
S' h'
M 
S h sn
mata tidak berakomodasi : Ma 
f
3. Mikroskop
 Panjang mikroskop : d  s'ob sok

 Perbesaran total
mata berakomodasi maksimum mata tidak berakomodasi
s'ob  sn  s'ob  sn 
Mtot    1  Mtot    
sob  fok  sob  fok 

4. Teropong atau teleskop


 Teropong bias (menggunakan lensa).
 Panjang teropong : d  fob  fok
 Perbesaran Teropong
mata tidak berakomodasi mata berakomodasi maksimum
fob fob  fok 
M M  1
f ok fok  s n 
 Teropong pantul (menggunakan cermin cekung)
D. GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang tidak memerlukan medium
untuk merambat, misalnya cahaya.
Sifat gelombang elektromagnetik :
1. Dapat merambat dalam ruang hampa
2. Merupakan gelombang transversal
3. Merambat dalam arah lurus (tak terpengaruh medan magnet listrik)
4. Dapat mengalami pemantulan (refleksi)
5. Dapat mengalami pembiasan (refraksi)
6. Dapat menga lami perpaduan (interferensi)
7. Dapat mengalami lenturan (difraksi)

Page | 72
8. Dapat mengalami pengutuban (polarisasi)
Spektrum gelombang elektromagnetik berdasarkan urutan kenaikan frekuensi atau penurunan
panjang gelombang :
1. Gelombang radio 5. Sinar ultraviolet
2. Gelombang mikro 6. Sinar-X
3. Sinar inframerah 7. Sinar gamma
4. Sinar tampak (cahaya)
E. OPTIKA FISIS
1. Penguraian (Dispersi) cahaya
Penguraian warna pada prisma
- sudut dispersi (  )
  Dn  Dm
- terjadi karena perbedaan indeks bias :
nm < nj <...<n0

2. Warna Benda
a. warna adisi adalah warna yang diperoleh dari penacampuran sinar-sinar warna primer
layar putih.
Warna primer : biru, hijau, merah
Warna komplementer : merah + sian  putih
biru + kuning  putih
hijau + magenta  putih

b. warna substraksi adalah warna yang diperoleh dari pencampuran pigmen-pigmen


contoh ” pigmen kuning + pigmen biru = hijau
3. Prisma akromatik
- Sudut dispersi( ) = 0
Maka sinar keluar sejajar
- harus dipenuhi :
(no- nm)  = (no’-nm’)  ’
- prisma tipis
4. Perpaduan (interfensi) cahaya
a. interferensi pada celah ganda Pd
 n
- terang L
n =1,2,3,...
Pd 1
- gelap  (n  )
L 2

d = jarak kedua celah


5. Pengutuban ( poalrisasi )cahaya
Polarisasi dapat terjadi karena :
(a) pemantulan
(b) pembiasan
(c) absorsi selektif
(d) hamburan

Page | 73
a. Polarisasi karena pemantulan
Cahaya pantul akan terpolarisasi jika sinar pantul tegak lurus sinar bias.
0
i p  r  90
n'
 tan(i p )
n
b. Polarisasi karena bias kembar
Sinar alami yang dilewatkan zat anisotropik akan dibias kembarkan memnjadi sinar biasa
(mengikuti hukum Snellius) dan sinar luar biasa (tak mengikuti hukum Snellius) yang
masing-masingterpolarisasi saling tegak lurus.
c. Polarisasi karena absorpsi selektif
Bahan-bahan tertentu(misalnya : polaroid, kaca ryban, tourmalin) dapat meneruskan sinar
polarisasi tertentu sedang sinar biasa lainnya diserap.
d. Polarisasi karena hamburan ( Pemutaran bidang getar/polaroid)
e. Zat optik aktif (misal larutan gula) sapat memutar bidang getar sejauh sudut  dengan :
 = tetapan
  L  = konsentrasi larutan
L = panjang kolom larutan yang dilaui sinar
6. Daya Urai Lensa
Kemampuan alat optik (mata) memisahkan dua benda yang saling berdekatan.
Dm = daya urai (m)
1, 22L
Dm   = panjang gelombang (m)
D
L = jarak benda
D = alat optik diameter

Page | 74
OPTIK GEOMETRIK DAN ALAT OPTIK b. 28 kali e. 350 kali
1. Lensa bikonveks terbuat dari bahan kaca c. 65 kali
dengan indeks bias 1,5. Permukaan lensa 5. Amatilah diagram pembentukan bayangan
memiliki jejari kelengkungan 10 cm dan 20 oleh mikroskop berikut ini!
cm. Jika lensa terletak di udara maka besar Jika berkas sinar yang keluar dari lensa
fokus lensa adalah... okuler merupakan berkas sejajar, dan mata
a. 10 cm d. 13,3 cm yang mengamati berpenglihatan normal,
b. 11,3 m e. 14 cm
c. 12,3 cm
2. Saipul sedang mengamati bahan uji dengan
mikroskop yang memiliki jarak fokus lensa
objektif 2 cm dan jarak fokus lensa okuler 5
cm. Bahan uji tersebut di letakkan 2,2 cm di
bawah lensa objektif, terlihat memiliki
diameter 0,6 mm. Jika jarak objektif dan maka perbesaran mikroskop adalah....[Sn =
okuler adalah 27 cm maka diameter bahan 25 cm]
uji tersebut yang sebenarnya saat a. 10 kali d. 30 kali
pengamatan dengan akomodasi maksimum b. 18 kali e. 50 kali
adalah... c. 22 kali
a. 1 µm d. 10 µm 6. Sebuah cermin cembung ditempatkan di
b. 4 µm e. 20 µm tikungan jalan. Ketika terdapat benda yang
c. 6 µm jaraknya 2 m dari cermin, bayangan yang
3. Perhatikan gambar jalannyasinar terbentuk 1/16 kali tinggi benda. Jarak
pembentukan bayangan pada mikroskop fokus cermin adalah ….
berikut:
a. 12/7 m d. 17/2 m
b. 5/8 m e. 2/15 m
c. 15/2 m
7. Seseorang yang mempunyai titik dekat 25
cm ingin melihat sebuah benda dengan lup.
Apabila orang tersebut saat berakomodasi
maksimum menginginkan terjadinya
perbesaran sebesar 6 kali, jarak focus lup
yang harus digunakan ialah ... (dalam cm)
Jarak lensa obyektif dan lensa okuler dari a. 5 d. 20
mikroskop tersebut adalah... b. 10 e. 25
a. 20 cm d. 27 cm c. 15
b. 24 cm e. 29 cm
c. 25 cm OPTIK FISIS
4. Gambar melukiskan pembentukan 8. Sebuah prisma tipis dengan indeks bias 1,5
bayangan pada teropong bintang seperti memiliki deviasi minimum di udara 4°.
diagram di bawah ini: Deviasi minimum prisma tersebut jika di
dalam air (nair = 4/3) adalah . . . .
a. 80 d. 10
b. 40 e. 0,50
c. 20

9. Sinar merah dengan indeks bias 1,64 dan


sinar hijau dengan indeks bias 1,74 dan
sinar kuning dengan indeks bias 1,84
merupakan sinar yang diperoleh setelah
Perbesaran teropong untuk mata tidak sinar polikromatik dari udara melewati
berakomodasi adalah… sebuah prisma. Jika sudut disperssi antara
a. 14 kali d. 75 kali sinr merah dan sinar hijau adalah 1o dan
Page | 75
mengalami deviasi minimum, maka sudut c. 45o
dispersi antara sinar merah dan kuning 16. Seberkas cahaya monokromatik dengan
adalah.... panjang gelombang 500 nm tegak lurus
a. 5 d. 4 pada kisi difraksi. Jika kisi memiliki 400
b. 3 e. 2 garis tiap cm dan sudut deviasi sinar adalah
c. 1 300, maka banyaknya gaaris terang yang
10. Cahaya dengan panjang gelombang 4 x 10- terjadi pada layar....
7 m melewati dua celah sempit dengan a. 24 d. 25
jarak dua celah sempit ke layar 1,5 m. Jarak b. 30 e. 40
antara terang pusat ke teranf ke tiga adalah c. 15
0,6 m. Jarak antara kedua celah adalah... 17. Jarak pada terang kedua dari terang pusat
a. 3 x 10-5 m d. 4,5 x 10-5 m pada percobaan Young adalah 2 cm. Jika
b. 1 x 10 m-4 e. 2 x 10-4 m jarak antara dua celah 0,3 mm dan layar
c. 3 x 10 m-4 berada 5 m dari celah, maka panjang
11. Cahaya monokromatik dengan panjang gelombang cahaya yang digunakan
gelombang 600nm jatuh pada celah ganda. adalah...nm
Jarak celah dengan layar adalah 100 cm. a. 400 d. 250
Jika jarak antara terang pusat dengan gelap b. 450 e. 600
pertama 2 mm, maka jaarak kedua celah c. 150
adalah... 18. Pada percobaan Young, jarak antar celah
a. 1,25 nm d. 0,80 nm dengan layar adalah 100 cm. Jika cahaya
b. 0,60 nm e. 0,45 nm koheren di lewatkan pada dua celah yang
c. 0,15 nm berjarak 4 mm ternyata pola gelap pertama
12. Seberkas sinar monokromatik dengan terbentuk pada jarak 0,1 mm dari pola
panjang gelombang 5000 Amstrong datang terang pusatnya. Maka panjang gelombang
tegak lurus pada kisi, jika spektrum orde cahaya yang digunakan adalah... Amstrong
kedua membentuk sudut deviasi 30o, a. 4000 d. 2500
jumlah garis per cm adalah... b. 3000 e. 40.000
a. 2000 goresan d. 4000 goresan c. 8000
b. 5000 goresan e. 20.000 goresan 19. Sebuah kisi memiliki 12.500 garis / cm.
c. 50.000 goresan Seberkas sinar monokromatik datang tegak
13. Sebuah celah ganda di sinari dengan cahaya lurus pada kisi. Bila spektrum orde
yang panjang gelombangnya 640 nm. pertama membentuk sudut 30o dengan
Sebuah layar diletakkan 1,5 m dari celah. garis normal pada kisi, maka panjang
Jika jarak kedua celah 0,24 mm maka jarak gelombang sinar tersebut ..... Amstrong
dua pita terang yang berdekatan.... a. 4 x 10-7 d. 4 x 103
a. 4,0 nm d. 6,0 nm b. 4 x 10-5 e. 4 x 105
b. 8,0 nm e. 9,6 nm c. 4 x 10-3
c. 9,0 nm 20. Seorang siswa melakukan percobaan
14. Sebuah sinar monokromatik melewati difraksi cahaya dengan menggunakan kisi
celah ganda sempit yang berjara 2 mm. difraksi 300 garis/mm. Ia mendapatkan
Cahaya tersebut memiliki panjang pita terang pertama untuk suatu cahaya
gelombang sebesar 800nm. Jika jarak celah monokromatik berjarak 1,8 cm dari pusat
ke layar adalah 60 cm dan membentuk pola terang. Panjang gelombang cahaya yang ia
terang dan gelap. Maka jarak antara terang gunakan adalah ...
pusat dengan gelap kedua adalah... a. 4.000 angstrom d. 5.500 angstrom
a. 0,24 nm d. 0,36 nm b. 4.500 angstrom e. 6.000 angstrom
b. 0,40 nm e. 0,56 nm c. 5.000 angstrom
c. 0,64 nm 21. Pada percobaan Young digunakan
15. Seberkas sinar monokromatik jatuh tegak gelombang cahaya dengan panjang
lurus pada kisi yang terdiri atas 5000 gelombang 4.500 A0 dengan jarak antara
goresan setiap cm. Panjang gelombang celah dengan layar 2 meter. Jika jarak
sinar 500 nm. Besar sudut deviasi pada antarcelah 0,5 mm maka jarak pita terang
orde kedua adalah... ketiga dari pusat terang adalah...
a. 0o d. 60o a. 0,9 mm d. 3,6 mm
b. 30 o e. 90o b. 1,8 mm e. 4,5 mm
Page | 76
c. 2,7 mm antara 2 garis terang yang berdekatan
22. Suatu medium optik memiliki indeks bias adalah…(1 A = 10–10 m)
3 maka sudut datang sinar datang agar a. 1 cm d. 10 cm
terjadi polarisasi cahaya akibat pemantulan b. 2,5 cm e. 20 cm
adalah .... c. 5 cm
a. 300 d. 750 27. Suatu berkas cahaya tak terpolarisasi
b. 45 0 e. 900 merambat pada arah sumbu x menuju ke
c. 60 0 arah polarisator yang mampu memisahkan
23. Seberkas cahaya putih menembus prisma berkas datang menjadi dua berkas, yaitu
dengan sudut pembias 100. Jika indeks bias berkas A terpolarisasi hanya searah
cahaya merah dan ungu masing-masing dengan sumbu z dan berkas B terpolarisasi
1,51 dan 1,53 maka besarnya sudut pada arah sumbu y. Berkas cahaya
dispersi pada prisma tersebut adalah kemudian dilewatkan lagi pada polarisator
a. 0,50 d. 0,20 kedua dengan orientasi yang sama dengan
b. 0,4 0 e. 0,10 polarisator pertama. Berapa persen
c. 0,3 0 perubahan intensitas berkas B setelah
24. Perhatikan gambar di samping! melewati polarisator kedua..?
a. 0 % d. 75 %
b. 25 % e. 100%
c. 50%
28. Produksi pelangi oleh proses yang terjadi
antara cahaya matahari dan tetes – tetes
air hujan di sebabkan oleh peristiwa
berikut...
Celah tunggal S selebar 0,2 mm disinari a. Pantulan dan pembiasan
berkas cahaya sejajar dengan λ = 500 nm b. Pantulan, pembiasan, difraksi
(1 nm = 10−9 m). Pola difraksi yang terjadi c. Difraksi dan pembiasan
ditangkap pada layar yang berjarak 60 cm d. Pantulan dan interferensi
dari celah. Jarak antara garis gelap kedua e. Hanya pantulan
dan terang pusat adalah... 29. Jika suatu cahaya putih di lewatkan suatu
a. 3 mm d. 5,8 mm kisi difraksi maka warna cahaya yang
b. 3,6 mm e. 6 mm mengalami deviasi paling dekat terhadap
c. 4,8 mm bayangan pusat adalah...
25. Sebuah kisi difraksi dengan konstanta kisi a. Jingga d. Hijau
500 garis /cm di gunakan untuk b. Merah e. Biru
mendifraksikan cahaya pada layar yang c. Kuning
berjarak 1 m dari kisi. Jika jarak antara 30. Untuk mengurangi pantulan dari suatu
dua garis terang berurutan pada layar 2,4 permukaan kaca (n = 1,6) ditempelkan
cm, maka panjang gelombang yang lapisan transparan yang tipis terbuat dari
digunakan adalah... MgF2 (n = 1,38) pada permukaan kaca itu.
a. 400 nm d. d. 560 nm Tebal lapisan dalam Amstrong) yang di
b. 450 nm e. e. 600 nm perlukan agar di peroleh pantulan
c. 480 nm minimum, jika cahaya dengan panjang
gelombang 500 nm datang secara normal
26. Berkas cahaya dengan panjang gelombang adalah...
5.000 A dijatuhkan pada dua celah dengan a. 310 d. 2500
d=2×10–2 mm pola interferensi yang b. 510 e. 10.500
ditangkap pada layar 1 m dari celah. Jarak c. 910

Page | 77
A. SKALA SUHU
xo yo
a c
a b cd

tx ty tx  b ty  d
b d
B. PEMUAIAN
PEMUAIAN PERSAMAAN
1. Muai Panjang Lt  L0 (1  t)
2. Muai Luas A1 A0 (1  .t)
3. Muai Volume Vt  V0 (1   .t)
Ket :  = koefisien muai panjang
 = koefisien muai luas = 2
 = koefisien muai volume = 3

Perubahan Q  m.c.T
Suhu
Q  C.T

Perubahan Q  mL
KALOR
Wujud
Q kAT
Konduksi : H  
tl

Perpindahan
Kalor Konveksi : H 
Q
 hAT
t

Q 4
Radiasi : P   eAT
t
Catatan Penting

 1 kalori = 4,2 joule Azas Black


Qlepas  Qserap
 e = emisivitas benda ( 0  e  1)
(benda hitam sempurna e = 1)

Page | 78
1. Es bermassa M gram bersuhu 0°C, Anggap wadah tidak menyerap kalor. Jika
dimasukkan ke dalam air bermassa 340 kalor jenis air 1 kal.g- 1 °C –1 dan kalor lebur
gram suhu 20°C yang ditempatkan pada es 80 kal.g –1, maka suhu akhir campuran
bejana khusus. Anggap bejana tidak adalah...
menyerap/melepaskan kalor. Jika Les = 80 a. 5 °C d. 14 °C
kal g −1, Cair = 1 kal g−1 °C−1, s em ua es b. 8 °C e. 17°C
mencair dan kesetimbangan termal dicapai c. 11 °C
pada suhu 5°C, maka massa es (M) adalah…. 6. Sebuah jendela kaca, yang memiliki ukuran
a. 60 gr d. 80 gr 200 cm x 100 cm dan tebal 10 mm bersuhu
b. 68 gr 30 OC pada permukaan luarnya. Jika suhu
c. 75 gr permukaan dalamnya sebesar 200C dan
d. 170 gr koefisien konduksi kaca 10-5 kal/(msK)
2. Pelat logam pada suhu 0 °C berukuran maka berapakah jumlah kalor yang masuk
seperti pada gambar! tiap menit melalui jendela itu?
a. 1,2 kal d. 2 kal
b. 1,6 kal e. 2,5 kal
c. 1,8 kal
7. Angin lembah terjadi saat suhu di lembah
lebih kecil dibanding di puncak gunung. Jika
pada suatu saat perbedaan suhunya ΔT
(Muai panjang logam α = 17 × 10 −6 °C−1 ). maka angin lembah tersebut memindahkan
Jika pelat dipanaskan sehingga suhunya energi per detik sebesar P. Pada saat beda
naik sebesar 40°C, maka luas logam suhunya 3ΔT, maka energi angin yang
menjadi… dirambatkan per detik adalah...
a. 500,34 cm2 d. 506,80 cm2 a. P d. 3 P
b. 500,68 cm 2 e. 534,50 cm2 b. 1,5 P e. 4 P
c. 503,40 cm 2
c. 2P
3. Perhatikan pernyataan berikut: 8. Pada suatu termometer X dapat terukur,titik
(1) konduktivitas logam beku air 40 OX dan titik didih air 240OX. Bila
(2) perbedaan suhu ujung-ujung logam suatu benda diukur dengan termometer
(3) panjang logam celcius bersuhu 50 OC, maka bila diukur
(4) massa logam dengan menggunakan termometer X,
Faktor-faktor yang menentukan laju suhunya sama dengan ....
perambatan kalor pada logam adalah.... a. 80 OX d. 140 OX
a. (1), (2), dan (3) d. (3) dan (4) b. 100 X O e. 160 OX
b. (1) dan (4) e. (4) saja c. 120 OX
c. (2) dan (4) 9. Dalam botol termos terdapat 230 gram kopi
4. Batang logam yang sama ukurannya, tetapi pada suhu 90 OC. Ditambahkan susu
terbuat dari logam yang berbeda digabung sebanyak 20 gram bersuhu 5 OC. Berapakah
seperti pada gambar di samping ini. suhu campuran? (misalkan tidak ada kalor
pencampuran maupun kalor yang terserap
botol termos dan kalor jenis kopi = susu =
air = 1,00 kal/g OC)
a. 5 OC d. 83 OC
Jika konduktivitas termal logam I = 4 kali b. 20 OC e. 90 OC
konduktivitas logam II, maka suhu pada c. 47 CO
sambungan kedua logam tersebut adalah... 10. Elemen pemanas sebuah kompor listrik
a. 45°C 110 V mempunyai hambatan 20. Jika
b. 40 °C kompor ini digunakan untuk memanaskan
c. 35 °C 1 kg air bersuhu 20 OC selama 7 menit dan
d. 30 °C dipasang pada tegangan 110 volt, maka
e. 25 °C suhu akhir air (kalor jenis air 1 J/kg OC)....
5. Balok es bermassa 50 gram bersuhu 0°C a. 23,7 OC d. 80,5 OC
dicelupkan pada 200 gram air bersuhu 30°C b. 43,7 OC e. 94,0 OC
yang diletakkan dalam wadah khusus. c. 60,5 CO

Page | 79
A. GAS IDEAL

Sifat-sifat gas ideal


1. Terdiri atas partikel-partikel yang bergerak
sembarang
2. Jarak antar patikel-partikel > ukuran partikel
3. Tak ada gaya antara partikel kecuali jika
bertumbukan
4. Tumbukan antar partikel manapun dengan
GASIDEAL

Persamaan berlangsung elastis sempurna


dindingUmum
PV  nRT  NkT
5. hukum-hukum Newton tentang gerak berlaku.

Tekanan Gas
2 NEk
P
3 V

Kecepatan Gas

V  3kT
m

B. TERMODINAMIKA
1. Usaha Luar
Jika volume gas berubah dari V1 menjadi V2 maka usaha luar yang dilakukan gas :
P W = luas arsiran
V2 Volume mengembang : W > 0

W  P dV
V1
Volume memanpat : W < 0
V
V1 V2

2. Hukum I termodinamika
Q = kalor yang diberikan pada sistem gas
Q=W+  U
W = usaha luar yang dilakukan gas
U = perubahan energi dalam gas
3. Proses – proses sistem gas
Nama proses Persamaan keadaan gas Usaha Energi dalam
Isobaris V1 V 2
 W = P V U = Q – W
(P = tetap) V 2 T2
Pag
Isokhoris P1 P2
 W=0 U = Q
(V = tetap) T1 T2 e|8
Isothermis P1.V1 = P2.V2
V1
U = 0 0
W = nRT ln
(T = tetap) V2

Adiabatis   3
U = -W
P1. V1 = P2. V2 W= nR T
(Q = 0) 2
T1 Q1 T
4. Efesiensi
 mesin Carnot
T2 Q2 T2

  1 1
1. Suatu gas ideal dalam ruang tertutup 5. Di dalam ruang tertutup suhu suatu gas
mengalami proses isokhorik sehingga : 27°C, tekanan 1 atm dan volume 0,5 liter.
(1) suhunya berubah Jika suhu gas dinaikkan menjadi 327°C dan
(2) volumenya tetap tekanan menjadi 2 atm, maka volume gas
(3) tekanan berubah menjadi....
(4) usahanya = nol a. 1 liter
Pernyataan yang benar adalah.... b. 0,5 liter
a. (1), (2), (3) dan (4) c. 0,25 liter
b. (1), (2), dan (3) saja d. 0,125 liter
c. (1) dan (3) saja e. 0,0625 liter
d. (2) dan (4) saja 6. Suatu mesin kalor Carnot dengan efisiensi
e. (3) dan (4) saja 60% dioperasikan antara 2 reservoir kalor,
2. Sejumlah gas ideal mengalami proses reservoir bersuhu rendah 270 C. Agar mesin
seperti gambar berikut. Carnot tersebut daya gunanya menjadi 80%,
maka diperlukan kenaikan suhu reservoir
kalor bersuhu tinggi sebesar...
a. 50 K
b. 150 K
c. 250 K
d. 500 K
e. 750 K
Proses yang menggambarkan adiabatis dan 7. Suatu sistem melepaskan panas 200 kalori
isokhorik berturut-turut ditunjukkan pada tanpa melakukan usaha luar, maka
nomor… perubahan energi dalam sistem tersebut
a. 1 – 2 dan 3 – 4 sebesar...
b. 1 – 2 dan 4 – 5 a. -840 J d. 47,6 J
c. 2 – 3 dan 1 – 2 b. -480 J e. 470 J
d. 2 – 3 dan 1 – 2 c. -48 J
e. 2 – 3 dan 3 – 4 8. Gas berada dalam tabung yang berlubang
3. Sebuah mesin Carnot bekerja di antara sehingga memungkinkan gas keluar dari
dua reservoir panas 487°C dan reservoir tabung. Jika suhu jadikan 227OC dari suhu
dingin 107°C. Jika mesin tersebut menyerap 27OC, maka massa yang keluar dari tabung
kalor 800 J dari reservoir panas, maka adalah...
jumlah kalor yang dibuang dari mesin a. 2/5 dari massa awal
adalah… b. 3/5 dari massa awal
a. 1.200 J d. 400 J c. ½ dari massa awal
b. 800 J e. 200 J d. ¾ dari massa awal
c. 600 J e. ¼ dari massa awal
4. Perhatikan gambar berikut! 9. Gas dalam tabung yang suhunya 27OC
dipanaskan pada volume tetap, hingga
kecepatan rata-rata partikel gas menjadi
dua kali semula. Berarti kenaikan suhu gas
tersebut sebesar...
a. 27 OC d. 900 OC
b. 300 OC e. 1.200 OC
c. 600 CO
Suatu gas mengalami proses A-B-C. Usaha 10. Seorang pelari melakukan usaha 2,5x105 J
yang dilakukan gas pada proses dalam suatu latihan rutin. Sedangkan
tersebut adalah... energi dalamnya berkurang 6,5x105 J,
a. 2 joule maka dalam latihan itu orang tersebut...
b. 4 joule a. Menyerap kalor 4,0 x105 joule
c. 8 joule b. Mengeluarkan kalor 4,0 x105 joule
d. 12 joule c. Menyerap kalor 9,0 x105 joule
e. 16 joule d. Mengeluarkan kalor 9,0 x105 joule
e. Mengeluarkan kalor 2,5 x105 joule
Page | 81
A. LISTRIK STATIS
Gaya Coulomb Medan listrik Potensial listrik Energi potensial listrik
Q1 Q2 Q Q QQ
F k E k V k Ep k 1 2
r2 r2 r r mvB

Hukum Kekekalan Energi E P A  E KA  E P B  E KB


1 2
1
QVA  2 mvA  QVB 2 2

B. KAPASITOR
1. Kapasitor keeping sejajar :
a. kapasitas kapasitor ( C )
C = kapasitas ( farad)
 0A K = tetapan dielektrik medium
CK d
 0 = Permivitas ruang hampa
b. Muatan yang tersimpan ( Q )
Q=C.V V = beda potensial
Q = muatan yang tersimpan ( coulomb)
c. Energi yang tersimpan
1
W CV 2
2

2. Rangkaian Kapasitor
Rangkaian Seri Rangakaian Paralel
Kapasitas gabungan ( CS ) Kapasitas gabungan ( CP ) :
1 1 1 CP = C1 + C2
 
CS C1 C2
Beda potensial : V = V1= V2
Beda potensial : V = V1 + V2 Muatan yang tersimpan : Q = Q 2 + Q1
Muatan yang tersimpan : Q 1= Q2 = Q
C. LISTRIK DINAMIS
a. arus listrik
 Mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah
 Searah dengan aliran muatan positif (berlawanan dengan arah muatan negatif )
 Kuat arus listrik ( i) = jumlah muatan yang melewati penampang tiap satuan waktu.
Q Q = muatan listrik yang mengalir ( coulomb)
i t t = waktu ( detik )
n = banyaknya elektron
Qne e = muatan electron ( -1,6 x 10-19 coulomb)
b. Hambatan penghantar ( R )
R = hambatan penghantar (ohm)
R  L  = hambatan jenis (ohm . m)
A
L = panjang (meter)
A = luas penampang (m2)

Page | 82
Hambatan jenis
  koefisien suhu :
+ untuk konduktor
t  0 1 .t 
- untuk semikonduktor dan isolator

c. Hukum ohm
Rangkaian seri Rangkaian paralel
i imasuk = ikeluar
. Rs = R1 + R2 + R3 1 1 1 1
  
RP R1 R2 R3
H
u V VAB = V1 + V2 + V3 V1 = V2 = V3 = VAB
R  AB
k i i1 = i2 = i3 i1 = i2 + i3
V V V
u i1  AB ,i2  AB ,i3  AB
m R1 R2 R3
d. Hukum: Kirchoff
I Kirchoff
ii. Hukum II kirchoff
dalam rangkaian teretutup :
E iR 0
D. ALAT UKUR , DAYA DAN ENERGI LISTRIK
Amperemeter Voltmeter
memperbesar batas ukur memperbesar batas ukur :
RA i Rd=( n – 1 ) Rv V
n
Rs 
n 1 n Vm
im
RA= hambatan dalam amperemeter Rv = hambatan dalam voltmeter
Rs = hambatan shunt ( ohm ) Rd = Hambatan depan
im= nilai arus terbesar Vm= nilai tegangan terbesar
E. DAYA DAN ENERGI LISTRIK
Daya yang diserap beban r :
P = V .i W = P .t

Energi yang diserap selam waktu t :

F. MEDAN MAGNET
Induksi magnetik (kuat medan magnet) di suatu titik adalah kerapatan garis gaya (fluks) magnet
di titik tersebut.
 = fluks magnet (weber)
d
B A = luas bidang yang dilingkupi (m2)
dA
B = Induksi magnetik (Weber . m-2 atau Tesla)

Kawat Lurus Kawat Melingkar Solenoida Toroida


a. kawat lurus a. di pusat kawat a. di pusat sumbu di pusat sumbu
sangat panjang melingkar kumparan kumparan

Bo  0
i
BP  0
oi iN
BP  0
iN
Bp  i 2a 
2 a 

b. di luar lingkaran, b. salah satu ujungnya  0 =4  x10-


pada sumbunya iN 7
wb/Am
a BP = 0
BP  0
ia sin  2
P
2r 2
N = jumlah lilitan
a = jari-jari lingkaran l = panjang solenoida
Page | 83
G. Pengaruh medan magnet
1) terhadap magnet permanent
Kutub utara magnet ditolak, kutub selatan ditarik
2) terhadap muatan listrik bergerak
Mengalami gaya lorentz FL
B
FL = q v B sin 


V

3) terhadap kawat berarus


Mengalami gaya lorenz FL
B
FL = I L B sin 


I
4) momen kopel (torsi) terhadap kumparan berarus
 = NA BI sin 

5) interaksi kawat sejajar


- kawat sangat panjang
- arusnya searah : tarik menarik
arusnya berlawanan : tolak menolak
- gaya tolak/ tarik per satuan panjang
F  0 I1 I2
L 2a

6) Lintasan muatan listrik dalam medan magnet homogen


- Jika v  B : lingkaran melingkar R 
-

FS = FL R  mv
qB

7) Periode putar : T
2 R 2 m

v qB

H. IMBAS ELEKTROMAGNETIK
1. Gaya gerak listrik (GGL) induksi pada kumparan melingkupi fluks berubah

 Hukum Lenz : arah arus induksi yang tombul dalam kumparan
  N sedemikian sehingga menimbulkan medan magnet yang melawan
t
perubahan medan magnet penyebabnya .
 Kuat arus induksi :
 = GGl induksi (volt)
i  R = hambatan (ohm)
R
i = Kuat arus (Ampere)
2. GGL pada penghantar memotong fluks magnet :
 = panjang kawat konduktor PQ (m)
  Bvsin  v = kecepatan (m/s)
 = sudut antara kecepatan (v) dengan
medan magnet B

Page | 84
3. GGL induksi pada kumparan berarus
L = induktansi diri (Henry)
  L
di  = permeabilitas inti (iterasi0 kumparan
dt
N = jumlah llilitan
 Induktansi diri kumparan (induktor) :  = panjang kumparan
2
 Energi yang tersimpan pada induktor
L  o N A 1
 W  Li 2
2

4. Transformator (trafo)
Efisiensi trafo ()
dimana
P Vs P
  s x100%  s
Pp V p Pp

I. ARUS BOLAK – BALIK


1. Hubungan tegangan, arus, dan daya
 Beban pada rangkaian AC dinyatakan dalam Z ( impedansi )
i  im sin(t   ) Vm
im 
z
V  Vm sint
 = beda fase arus dan tegangan
 Nilai efektif : nilai AC yang setara dengan DC yang menimbulkan kalor pada waktu dan
pada hambatan yang sama (bisa ditunjukkan oleh alat ukur listrik)
Vm Im
Vef  I ef 
2 Dan 2

 Daya
P = daya yang diserap beban z(watt)
P  Vef I ef cos
cos  = faktor daya
R
cos 
Z

2. Watak komponen : R, L, C :
Resistor ( R ) Induktor ( L ) Kapasitor ( C ) Rangkaian RLC Seri
R
e Hambatan Reaktansi induktif Reaktansi kapasitif impedansi
s X L  L 1 2
XC  Z  R  X L  XC 
o R C
n V V V V
I I I I
a R XL XC Z
n
si Arus dan tegangan Arus lebih lambat Arus lebih cepat XL>XC, arus tertinggal
t sefase  = 0 daripada tegangan daripada tegangan XL>XC, arus mendahului
e sebesar  = 90 0 sebesar  = 90 0  XL  XC
tan 
R
rj
3. Resonansi
adi jika : XL = XC

Frekuensi resonansi :
1
fr 
2 LC
Page | 85
LISTRIK STATIS b. 7,5 N menuju q2
1. Muatan A dan B tolak menolak, muatan B c. 15 N menuju q1
dan C tarik menarik dan muatan C di tolak d. 22,5 N menuju q1
oleh muatan D. Jika muatan D adalah negatif, e. 22,5 N menuju q2
maka... 6. Jika AB = BC = 3cm dan q = 2x10-7 C, gaya
A. A dan B bermuatan negatif yang bekerja pada titik B sebesar...
B. B dan D bermuatan positif A. 0,4√2 N A +
C. A bermuatan negatif dan C bermuatan B. 0,4√3 N q
positif C. 0,4√4 N
D. A bermuatan positif dan C bermuatan D. 0,5√2 N +
negatif E. 0,5√3 N qB -q
C
E. B bermuatan negatif dan C bermuatan 7. Dua muatan listrik Q1 dan Q2 diletakkan
positif berjarak R, sehingga kuat medan yang
2. Muatan A bernilai 10 µC berada sejauh 0,5 m dialami Q2 sebesar E0.Jika Q2 digeser
sehingga jarak kedua muatan menjadi ½ R
dari muatan B yang mempunyai nilai 2 µC.
maka kuat medan yang dialami Q2 menjadi E.
Gaya yang dialami muatan B karena muatan Perbandingan antara E0 dan E adalah . . .
A adalah sebesar.... (jika k = 9 x 109 Nm2C-2) a. 1:4 d. 2 : 1
A. 0,42 N D. 0,92 N b. 1:2 e. 4 : 1
B. 0,72 N E. 1,02 N c. 1:1
C. 0,82 N 8. Dua partikel masing-masing bermuatan qA =
3. Dua buah muatan berada di udara memiliki 1 µC dan qB = 4 µC diletakkan terpisah sejauh
4 cm (k = 9 x 109 Nm2C-2). Besar kuat medan
muatan qx = 4 µC dan qy = -6 µC. Jika kedua
listrik di tenga-tengah qA dan qB adalah . . .
muatan terpisah sejauh 2 cm. Besar gaya a. 6,75 x 107 N.C-1
elektrostatis dan sifatnya muatannya adalah b. 4,50 x 107 N.C-1
... jika k = 9 x 109 Nm2C-2. c. 4,20 x 107 N.C-1
a. 450 N tarik menarik d. 3,60 x 107 N.C-1
b. 450 N tolak menolak e. 2,25 x 107 N.C-1
c. 540 N tarik menarik 9. Perhatikan gambar di bawah. Ketiga muatan
listrik q1,q, dan q2 adalah segaris. Bila q = 5,0
d. 540 N tolak menolak µC dan d = 30 cm, maka besar dan arah gaya
e. 600 N tari menarik listrik yang bekerja pada muatan q adalah
4. Dua buah muatan listrik qa = 6 µC dan qb = -2 ..(k = 9 x 109 N m2 C-2)
µC berjarak 6,0 cm satu sama lain. Bila
muatan q sebasar 1 µC di letakkan di tengah
kedua muatan itu. Maka resultan gaya yang
dialami oleh muatan q adalah... a. 7,5 N menuju q1
a. 10 N c. 40 N e. 80 N b. 7,5 N menuju q2
b. 20 N d. 60 N c. 15 N menuju q1
5. Perhatikan gambar di bawah ini... d. 22,5 N menuju q1
e. 22,5 N menuju q2
q1 = 30µC q q2 = 60µC
d 2d 10. Perhatikan gambar dua muatan titik
Ketiga muatan listrik tersebut adalah berikut !
segaris. Bila q adalah adalah 5 µC dengan
jarak d sebesar 30 cm. Maka besar dan
arah gaya listrik yang bekerja pada
Dimana letak titik P agar kuat medan listrik
muatan q adalah...
di titik P tersebut sama dengan nol?
a. 7,5 N menuju q1
(k = 9 x 109 Nm2C-2, 1µC = 10-6 C)
Page | 86
A. Tepat di tengah Q1 dan Q2 15. Sebuah benda bermassa 15 gram dan
B. 6 cm di kanan Q2 bermuatan 0,4 µF di gantung pada tali
C. 6 cm di kiri Q1 yang massanya diabaikan. Pada sebelah
D. 2 cm di kanan Q2 kanan benda pada jarak 10 cm di letakkan
E. 2 cm di kiri Q1 benda yang bermuatan -0,3 µF sehingga
11. Tiga buah muatan disusun seperti pada menyebabkan benda tertarik. Berapakah
gambar dibawah ini : tegangan tali tersebut. (k = 9 x 109Nm2C-2)
a. 7,4 N d. 11,3 N
b. 9,2 N e. 12 N
c. 10,8 N
Gaya Coulomb yang dialami muatan B
sebesar . . . (k = 9 x 109 Nm2C-2, 1µC = 10- UJI KOMPETENSI
6 C) 16. Sebuah bola berdiameter 40 cm memiliki
a. 9 x 101 N ke muatan C muatan 100 µC yang berada tepat di pusat
b. 9 x 101 N ke muatan A bola. Jika sebuah muatan uji 5 µC di letakkan
c. 18 x 101 N ke muatan C 50 cm dari permukaan bola, maka besar kuat
d. 18 x 101 N ke muatan A medan pada muatan uji tersebut adalah....
e. 36 x 101 N ke muatan C
17. Segitiga sama sisi yang panjang sisinya 30 cm
12. Dua muatan listrik diletakkan terpisah
sejauh 30 cm. Kuat medan listrik nol berada di udara. Jika titik A, B dan C
terletak pada titik yang berjarak . . . (k = 9 x berturut-turut -2µC, 2µC dan 3 µC. Maka
109 Nm2C-2, 1µC = 10-6 C) besar medan listrik di titik A adalah...
18. Dua buah muatan sejenis terpisah sejauh 10
cm. Jika besar kedua muatan itu adalah 18µC
dan 72 µC, maka letak muatan ketiga adalah.
a. 10 cm di kiri d. 40 cm di kanan B 19. Dua buah muatan listrik yang nilainya sama
b. 10 cm di kanan A e. 40 cm di kiri A di letakkan pada jaraak 1 meter. Sehingga
c. 10 cm di kiri A terjadi gaya Coulomb sebesar F1 Newton.
13. Perhatikan gambar berikut! Ketika jarak keduanya di ubah menjadi 4 kali
semula, maka gaya Coulomb yang dialami
menjadi F2. Maka perbandingan F1 dan F2
Ketiga muatan listrik Q1, Q2, dan Q3 adalah adalah...
segaris. Bila jarak d = 20 cm, maka besar 20. Dua muatan sejenis q1 dan q2 terpisah sejauh
dan arah gaya Coulomb yang bekerja pada jarak r. Jika q2 di geser mendekati q1 sejauh
muatan Q2 adalah . . . ¼ r. Maka perbandingan kuat medan yang
(k = 9 x 109 Nm2C-2, 1µC = 10-6 C) dialami q2 pada awal dan akhir adalah....
a. 15 N menuju Q3 d. 5 N menuju Q1
b. 15 N menuju Q1 e. 5 N menuju Q3 KAPASITOR
c. 10 N menuju Q1 21. Perhatikan faktor-faktor berikut !
(1) Konstanta dielektrik
14. Tiga muatan titik membentuk posisi (2) Tebal plat
segitiga samasisi seperti gambar berikut. (3) Luas plat
Jarak antara ketiga muatan masing-masing (4) Jarak kedua plat
30 cm. Jika Q1 = -10 µC, Q2 = Q3 = 4 µC dan k Yang mempengaruhi besarnya kapasitas
= k = 9.109 N.m2.C-2, maka besar resultan kapasitor keping sejajar jika diberi muatan
gaya Coulomb pada muatan Q1 adalah . . . ( adalah . . .
1 µ = 10-6 ) a. (1) dan (2) saja
a. 12 N b. (3) dan (4) saja
b. 32 N c. (1), (2), dan (3)
c. 40 N d. (1), (2), dan (4)
d. 48 N e. (1), (3), dan (4)
e. 64 N

Page | 87
22. Gambar berikut menunjukkan dua Besar arus yang mengalir pada hambatan 4
kapasitor keping sejajar I dan II. Ω adalah... A
a. 1.25 d. 0.60
b. 1 e. 0.25
c. 0.75
27. Perhatikan gambar di bawah ini.

Perbandingan kapasitas kapasitor keping


sejajar I dan II adalah . . .
A. 1:6 D. 3 : 2
B. 1:1 E. 6 : 1
C. 2:3 Besar arus listrik pada hambatan 5 Ω
23. Perhatikan kapasitor keping sejajar adalah
berikut! a. 3 A c. 1,5 A e. 0,42 A
b. 2,4 A d. 0,67 A
28. Sebuah rangkaian listrik terdiri dari empat
hambatan masing-masing R1 = 12Ω, R2 = 12Ω,
R3 = 3Ω dan R4 = 6Ω dirangkai dengan E1 = 6
Volt dan E2 = 12 Volt seperti gambar. Arus
Bahan dielektrik yang disisipkan memiliki listrik yang mengalir adalah...
konstanta dielektrik 2. Angka
perbandingan kapasitas kapasitor (1) dan
(2) adalah . . .
a. 1:2 c. 4 : 3 e. 6 : 5
b. 3:4 e. 5 : 6
24. Jika VAB adalah 6 volt, maka nilai energi
listrik pada gambar di bawah ini adalah.... a. 1/5 A c. 3/5 A e. 1A
b. 2/5 A d. 4/5 A
A 4F 3F 29. Dari gambar rangkaian di samping besar
kuat arus rangkaian adalah…..
2F
1F 6d.F 12 Joule
a. B2 Joule
b. 6 Joule e. 18 Joule
c. 9 Joule
25. Kapasitor C1 dan C2 di pasang secara a. 3 A b. 4 A c. 6 A d. 8 A e. A
paralel dengan masing-masing kapasitas 2 30. Perhatikan rangkaian listrik berikut!
µF dan 4 µF. Jika tegangan ujung-ujung
kapasitor adalah 12 volt, maka....
(1) Kapasitas pengganti adalah 6 µF
(2) Muatan listrik di C1 adalah 48 µC
(3) Energi yang tersimpan di C1 adalah
Bila saklar S ditutup, maka kuat arus pada
1,44 x 10-4 Joule
(4) Energi yang tersimpan di C2 adalah hambatan 4 Ω adalah...
5,77 x 10-4 Joule a. 1A d. 2,5 A
b. 1,5 A e. 3 A
LISTRIK DINAMIS c. 1,75 A
26. Perhatikan gambar di bawah ini...
MEDAN MAGNET
31. Seutas kawat lurus dilengkungkan hingga
membentuk ½ lingkaran seperti tampak
pada gambar di bawah:

Page | 88
Jika kawat tersebut dialirkan kawat listrik 36. Sebuah kawat panjangnya 50 mm berada
2 A, maka besar induksi magnetik di titik P di dalam medan magnetik. Jika rapat fluks
adalah…(μo = 4π × 10–7 Wb.A–1.m–1 ) magnetiknya 3 tesla dan arus mengalir di
a. 2π × 10–6 T d. 6 π × 10–7 T dalam kawar itu 24 A,membentuk sudut
b. 4π × 10 T –6 e. 8 π × 10–7 T 300 maka gaya yang dialami kawat itu
c. 4 π × 10–7 T adalah ….
32. Dua kawat A. 3,63 N D. 1,8 N
penghantar dialir B. 3,62 N E. 0,6 N
arus listrik C. 1,83 N
dengan arah dan
besar seperti 37. Toroida dengan jari-jari 20 cm di aliri arus
gambar (μo = 4π × 10 − 7 Wb (Am) − 1 ). listrik 10 A. Maka besar medan magnet yang
Nilai induksi magnet di titik Q adalah.... timbul akibat jumlah lilitan pada toroida
a. 8.10–5 tesla masuk bidang gambar tersebut sebanyak 18 adalah ... T
b. 4√2.10–5 tesla masuk bidang gambar A. 1,8 x 10-4 D. 2 x 10-4
c. 2√2.10–5 tesla keluar bidang gambar B. 3,6 x 10-4 E. 3 x 10-4
d. 2√2.10–5 tesla masuk bidang gambar
C. 9 x 10-4
e. √2. 10–5 tesla keluar bidang gambar
33. Perhatikan gambar 38. Dua kawat berarus listrik sejajar arah
berikut! arusnya berlawanan masing- masing 1 A dan
U = kutub utara 3 A ( µo = 4π x 10-7 Nm/A). jika panjang
magnet kedua kawat masing- masing sama dengan 1
S = kutub selatan magnet m dan jarak antara dua kawat 150 cm, maka
Jika arus listrik dialirkan pada kawat AB, besar gaya tiap satuan panjang yang dialami
maka arah gaya magnetik yang dialami
kawat berarus 1 A adalah
kawat AB adalah
a. ke arah B A. 14 x 10-7 N/m D. 6 x 10-7 N/m
b. ke kiri B. 12 x 10-7 N/m E. 4 x 10-7 N/m
c. ke kanan C. 8 x 10-7 N/m
d. tegak lurus masuk bidang kertas 39. Dua buah kawat sejajar satu sama lain
e. tegak lurus keluar bidang kertas berjarak 2 cm seperti gambar.
34. Sebuah kawat PQ diletakkan di dalam
medan magnet homogen seperti gambar.

Jika kawat dialiri arus dari Q menuju P, Bila I1 = 1,5 A dan besar gaya tarik-menarik
maka arah kawat akan melengkung....
tiap satuan panjang pada masing-masing
a. Ke bawah
kawat adalah 6,0 × 10-5 Nm-1, maka besar
b. Ke atas
kuat arus I2 adalah . . . .
c. Ke samping
A. 1,5 A C. 3,0 A E. 4,5 A
d. Keluar bidang gambar
e. Masuk bidang gambar B. 2,0 A D. 4,0 A
35. Sebuah magnet batang dilewatkan pada 40. Partikel dengan muatan dua kali muatan
kumparan A yang memiliki kumparan 600 electron bergerak dalam medan
lilitan, sehingga mengakibatkan terjadinya magnethomogen B secara tegak lurus. Besar
perubahan fluks magnetik sebesar 5 × 10– medan B adalah π/4 tesla. Bila f rekuensi
5 weber per detik. Jika kumparan diganti
sinklotron partikel tadi adalah 1600 Hz,
dengan B yang mempunyai 800 lilitan
maka besar massanya adalah… x 10 -23 kg
sedangkan perubahan fluks magnetik
tetap, maka perbandingan GGL induksi a. 2,5 d. 5.0
yang dihasilkan A dan B adalah… b. 1.2 e. 7.5
a. 1:2 c. 3:4 e. 4:3 c. 3.3
b. 2:3 d. 3:2

Page | 89
TRANSFORMATOR a. 1,3 A d. 2,4 A
41. Perhatikan tabel pengukuran tegangan dan b. 1,5 A e. 2 2 A
arus dari sebuah trafo ideal di bawah ini! c. 2A
45. Perhatikan gambar rangkaian listrik
berikut

Berdasarkan data tabel di atas, nilai P dan Q


adalah…
a. P = 1000 lilitan; dan Q = 8 volt
b. P = 75 lilitan; dan Q = 8 volt
c. P = 600 lilitan; dan Q = 200 volt
d. P = 1000 lilitan; dan Q = 25 volt Jika tegangan maksimum sumber arus
e. P = 8 lilitan; dan Q = 600 volt bolak-balik = 200 V, maka besar kuat arus
42. Sebuah trafo mengubah tegangan sumber maksimum yang mengalir pada rangkaian
bolak balik 220 volt menjadi 110 volt. adalah..
Tegangan 220 volt dihubungkan dengan a. 1,5 A d. 4 A
b. 2A e. 5 A
kumparan primer 1000 lilitan, maka jumlah
c. 3,5 A
lilitan sekunder tersebut adalah... 46. Tegangan sumber dari suatu rangkaian
A. 1500 D. 5000 seri RLC sebesar 1002 sin 100t volt.
B. 500 E. 2000 Besar hambatan murni adalah 600Ω
C. 1000 dengan indukstansi kumparan 2 H serta
43. Trafo step up mengubah tegangan dari 25 kapasitas kapasitor 10µF. Daya pada
Volt menjadi 250 volt. Jika efisiensi trafo itu rangkaian tersebut adalah... Watt
a. 6 c. 10 e. 14
adalah 80% dan kumparan dihubungkan
b. 8 d. 12
dengan lampu 50 Watt. Maka kuat arus 47. Dalam rangkaian RLC yang memiliki
dalam kumparan primernya adalah...A masing-masing nilai R = 30 Ω dan L = 3 H
A. 2,5 C. 1,6 E. 3 di hubungkan dengan sumber tegangan 60
B. 3,5 D. 2 sin 20πt Volt. Jika arus yang mengalir
pada rangkaian mencapai nilai maksimum,
ARUS BOLAK BALIK maka :
44. Perhatikan diagram rangkaian RLC 1. Impedansi sebesar 30 Ω dan I maks
berikut ini! Kuat arus maksimum dari sebesar 2 A
rangkaian adalah…(1μF = 10 – 6 F ) 2. Terjadi resonansi dengan nilai C =
1/1200 π2 F
3. Sudut fase antara arus dan tegangan
sebesar 450
4. Daya pada rangkaian sebesar 60 W

Page | 90
A. RELATIVITAS

Kecepatan relativistic Dilatasi Waktu Kontraksi Panjang Momentum relativistik


VAB  VA VB t0 2 m0 .v1
V .V t' L' L0 1 v p
1 A 2 B 2 2 2
c v c v
1 2 1 2
c c

Kesetaraan massa dan energi


Etotal = m’ c2 Ediam = m0 c2 Ekinetik = Etotal - Ediam

B. GELOMBANGELEKTROMAGNETIK
1. Laju rambat gelombang elektromagnetik :
 = permitivitas medium
1
v  = permeabilitas medium

2. Spektrum Gelombang Elektromagnetik :
Urut dari frekuensi tinggi ke rendah : sinar gamma, sinar x (roentgen), sinar ultraungu, sinar
tampak, sinar inframerah, Gelombang mikro ( radar dan TV ), Gelombang radio
3. Radiasi Kalor P 4
Daya kalor terpancar tiap satuan luas benda adalah :  e T
4. Pergeseran Wien : A
Benda pada suhu T K memancarkan banyak gelombang. Panjang gelombang dengan intensitas
0

radiasi maksimum (  m) selalu memenuhi C  maxT


5. Teori Kuantum Max Planck
Gelombang elektromagnetik terdiri atas paket paket diskret ( kuanta ) energi yang disebut
foton. Energi sebuah foton adalah : c
E  hf  h

6. Efek fotolistrik
h f = W0 + Ek

7. Efek Compton E hf h
p  
- Foton bersifat partiukel mempunyai momentum : c c 
- Panjang gelombang foton setelah tumbukan menjadi:
   h (1  cos )
mc
8. Hipotesis de Broglie
Partikel bermassa m bergerak dengan kecepatan v , bersifat gelombang dengan panjang
gelombang: h
 
mv
Page | 91
C. TEORI ATOM
1. Teori Atom Rutherford
- Muatan positif berkumpul ditengah–tengah atom yang disebut inti atom
- Elektron-elektron mengelilingi inti atom seperti planet-planet dalam tata surya
- Sebagian besar dari reaksi atom berupa ruang kosong
- Pada reaksi kimia inti atom tidak berubah, hanya elektron terluar yang saling
mempengaruhi
2. Kelemahan Teori Atom Rutherford
Elektronyang mengalami inti memqancarkan GEM sehingga lintasannya berbentuk spiral yang
mendekati inti dan akhirnya bergabung dengan inti.
Kenyataan elektron tidak tergabung dengan inti :
- tidak dapat menerangkan struktur stabil suatu atom
- tidak dapat menjelaskan spectrum atom
3. Postulat Bohr
a. Elektrin-elektron yang mengalami inti mempunyai lintasan dan energi tertentu. Pada
lintasan tersebut, momentum sudut elektron:
nh
mvr 
2
( n : bilangan kuatum utama = 1, 2, 3, …)
b. Dalam orbit tertentu, elektron tidak membebaskan energi. Elektron akan menyerap energi
jika berpindah ke orbit yang lebih luar, dan akan memancarkan energi jika berpindah ke
orbit yang lebih dalam.
4. Model atom hydrogen tunggal
2
m  v k e2
r r2

jari-jari lingkaran pada kulit ke-n


Rn = n2 r1 r1 = 5,28 x 10-11 m

energi elektron pada kulit ke-n


13,6
En  eV
n2

5. Spektrum Hidrogen Menurut Bohr : 1  R 1  1 


 
  a2 b2 

D. INTIATOM DAN KERADIOAKTIFKAN


1) Lambang unsur :
X : lambing unsure
A
ZX Z : nomor atom = jumlah proton
A : nomor massa = jumlah proton + neutron
2) Energi ikat inti :
m  ZmP  A _ Z mn  mint i
Eikatinti =  mc
2

Yang berubah menjadi energi ikat inti :


E. RADIOAKTIVITAS
Waktu paruh (T) :
- adalah waktu yang diperlukan suatu unsur radioaktif untuk meluruh agar jumlahnya tinggal
separuh dari semula.
- Maka rumus-rumusnya adalah sebagai berikut :
N = N0e-  t 11/ t T
0,693
N No
2 
Page | 92
RELATIVITAS 8. Perbandingan dilatasi waktu untuk sistem
1. Sebuah pesawat tempur bergerak menjauhi yang bergerak pada kecepatan 0.8 c dengan
pengamat di bumi dengan kecepatan 0.8c, sistem yang bergerak dengan kecepatan 0.6c
sementara pesawat menembakkan peluru adalah.
dengan kecepatan 0.6c. menurut pengamat di a. 3:4 d. 9 : 16
bumi, kecepatan peluru adalah... b. 4:3 e. 16 : 9
a. 0.95c d. 0.38c c. 9:2
b. 0.65c e. 0.16c 9. Energi total benda bermassa m sama dengan
c. 0.40c lima kali energi rehatnya. Jika benda tersebut
2. Sebuah pesawat ruang angkasa memiliki memiliki momentum linear, maka nilainya
panjang 6 m ketika diam di bumi. Jika sebesar...
pesawat melaju dengan kecepatan 0.6c a. 23 mc d. 26 mc
sejajar dengan permukaan bumi, menurut b. 42 mc e. 2 mc
pengaat di bumi panjang pesawat mengalami c. 6 mc
penyusutan sebesar... 10. Sebuah partikel meluruh dalam waktu 10-7
a. 20 % d. 60% detik ketika dalam keadaan diam. Bila
b. 30% e. 80% partikel tersebut bergerak menempuh jarak
c. 40% 60 meter sebelum meluruh maka kecepatan
3. Roket ketika diam di bumi panjangnya 10 m. partikel tersebut kira-kira adalah... x 108 m/s
Jika roket tersebut bergerak dengan laju 3/5 a. 1/5 d. 6/5
c (c = laju cahaya dalam ruang hampa udara), b. 10/5 e. 6/6
maka panjang roket selama bergerak diamati c. 4/5
orang di bumi adalah…
a. 2 m b. 4 m c. 6 m d. 8 m e. 9 m TEORI ATOM DAN FISIKA INTI
4. Seorang pengamat di stasiun ruang angkasa
mengamati adanya dua pesawat antariksa A 11. Kelem ahan dar i m odel a tom
dan B yang datang menuju stasiun tersebut Rutherford adalah….
dari arah yang berlawanan dengan laju vA = a. gaya elektrostatis berfungsi sebagai
vB = ¾c (c adalah cepat rambat cahaya). gaya sentripetal
Kelajuan pesawat A menurut pilot pesawat B b. gaya sentripetal ini menyebabkan
adalah… elektron bergerak dipercepat
a. 9/16 c c. 24/25 c e. 4/3 c c. elektron yang dipercepat memancarkan
b. 8/9 c d. 3/2 c gelombang elektromagnetik
5. Sebuah partikel radioaktif yang diam dapat d. atom terdiri dari inti yang bermuatan
mencapai usia 10-2 detik. Usia yang dapat di positif dan elektron yang bermuatan
capai oleh radioaktif tersebut jika bergerak negatif
dengan kelajuan 0.98c adalah.... x 10-2 detik e. saat mengelilingi inti, elektron memiliki
a. 98 d. 6 lintasan tertentu
b. 49 e. 5 12. Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut:
c. 12 1. Atom terdi ri dari elektron yang
6. Sebuah elektron yang dalam keadaan diam bermuatan negatif dan inti atom yang
massanya 9.1 x 10-31 kg. Massa eletron akan bermuatan positif.
mecapai dua kali lipat jika bergerak dengan 2. Elektron mengorbit inti atom seperti
kelajuan .... planet mengorbit bumi
a. ½c d. ½ c 2 3. Elektron mengorbit inti atom pada orbit
b. 2/3 c e. ½ c 3 yang stasioner tanpa memancarkan
c. 2/3 c 3 energi.
7. Sebuah pesawat memiliki panjang 95 m saat Yang membedakan model atom
di bumi. Ketika pesawat bergerak dengan Rutherford dan model atom
kecepatan v, menurut pengamat di Thomson adalah pernyataan….
bumipanjang pesawat adalah 76 m.besar a. 1, 2 dan 3 d. 3 saja
kecepatan v adalah.. b. 1 saja e. 1 dan 3 saja
a. 0.25 c c. 0.60 c e. 0.80c c. 2 saja
b. 0.50c d. 0.75c

Page | 93
13. Inti atom yang terbentuk memenuhi reaksi d. Partikel alfa ditolak oleh partikel berat
fusi berikut ini : bermuatan positif berkonsentrasi pada
1H1 + 1H 1 → 1d 2 + 1e 0+ E daerah kecil lempeng emas
Diketahui : e. Partikel alfa bertumbukan dengan
Massa: 1H1 = 1,0078 sma; partikel lain
1d2 = 2,01410 sma
1e 0 = 0,00055 sma DUALISME PARTIKEL
1 sma = 931 MeV
Nilai E (energi yang dihasilkan) pada reaksi 19. Grafik berikut ini
fusi tersebut adalah … menginformasikan
a. 0,44 MeV c. 0,98 MeV e. 1,47 MeV energi kinetik
b. 0,88 MeV d. 1,02 MeV maksimum elektron
14. Massa inti atom 20Ca40 adalah 40,078 sma. yang disebabkan dari
Jika massa proton = 1,0078 sma dan neutron logam 1, 2, 3, 4, dan 5
= 1,0087 sma, defek massa yang disinari cahaya.
pembentukan 20Ca adalah….
40 Frekuensi ambang terbesar logam adalah....
a. 0,165 sma c. 0,262 sma e. 0,330 sma a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e.5
b. 0,252 sma d. 0,320 sma 20. Cahaya dengan panjang gelombang 500 nm
15. Perha ti ka n rea ks i be ri ku t i ni ! meradiasi permukaan logam yang fungsi
kerjanya 1,86 × 10 –19 joule. Energi kinetik
maksimum foto elektron adalah...
Y adalah partikel... a. 2 × 10–19 joule d. 6× 10–19 joule
a. Alfa c. Gamma e. Proton b. 4 × 10–19 joule e. 9 × 10–19 joule
b. Beta d. Neutron c. 5 × 10–19 joule
16. Energi elektron atom Hidrogen pada tingkat 21. Permukaan katode disinari cahaya sampai
dasar (E 1) = −13,6 eV, maka energi yang pada frekuensi tertentu, ternyata tidak
dipancarkan elektron ketika bertransisi dari terjadi foto elektron. Agar permukaan katode
lintasan n = 2 ke tingkat n = 1 adalah.... memancarkan foto elektron, usaha yang
a. 6,82 eV d. 10,20 eV dapat dilaksanakan adalah...
b. 8,53 eV e. 12,09 eV a . m e n g u ra n g i te b a l ka to d e d a n
c. 9,07 Ev memperbesar intensitas cahaya
17. Pada model atom Bohr, energi elektron atom b. memperbesar panjang gelombang dan
hidrogen pada keadaan dasar -13,6 eV. Jika memperbesar intensitasnya
elektron mengalam eksitasi dari kulit M ke c . m e n g u ra n g i t e b a l ka to d e d a n
kulit L maka besar perubahan energi memperbesar panjang gelombang
elektron adalah... d. memperbesar frekuensi cahaya sampai
a. 1.89 eV d. 13.6 eV frekuensi batas dan memperbesar
b. 2.27 eV e. 68 eV intensitasnya
c. 3.4 eV e. memperbesar frekuensi cahaya sampai
18. Dalam eksperimen Rutherford, sejumlah di atas frekuensi batas dan memperbesar
partikel alfa yang pada mulanya di tembakka intensitasnya
ke lempeng tipis emas ternyata dapat di 22. Pada peristiwa efek fotolistrik kelajuan
amati bahwa sebagian kecil diantaranya di maksimum elektron yang lepas dari logam
hamburkan pada sudut yang besar. bergantung pada…
Hamburan ini terjadi karena... (1) Intensitas cahaya yang dating
a. Partikel alfa menumbuk partike berat (2) Frekuensi sinar datang
bermuatan negatif yang tersebar pada (3) Sudut yang dibentuk oleh cahaya
seluruh lempeng emas terhadap permukaan logam
b. Partikel alfa ditolak oleh partikel berat (4) Energy ambang logam
bermuatan positif yang tersebar 23. Benda hitam pada suhu T memancarkan
diseluruh lempeng emas. radiasi dengan daya sebesar 300 mW.
c. Partikel alfa menumbuk partikel berat Radiasi benda hitam tersebut pada suhu ½ T
bermuatan negatif yang berkonsentrasi akan menghasilkan daya sebesar…
pada daerah kecil lempeng emas a. 300 mW
b. 150 mW
c. 75 mW
Page | 94
d. 37,5 mW a. 4.0 c. 3.3 e. 2.6
e. 18,75 mW b. 3.6 d. 3.0
24. Sebuah pegas mempunyai konstanta 2 N/m. 28. Sebuah foton dengan panjang gelombang 0.4
Pada pegas digantungkan beban bermassa nm menumbuk elektron yang diam. Setelah
0.01 kg. Beban tersebut bergetar dengan bertumbukan foton di hamburkan dengan
amplitudo 0.02 m. Bila getaran tersebut sudut 1200 terhadap arah semula. Panjang
memenuhi teori kuantum Planck, tentukan gelombang foton setelh bertumbukan
bilangan kuantum getarannya. adalah.... nm
a. 2 x 1024 a. 0.4000
b. 3 x 1028 b. 0.4036
c. 3 x 1024 c. 0.4136
d. 4 x 1028 d. 0.4460
e. 6 x1024 e. 0.7600
25. Intensitas radiasi yang diterima dinding 29. Permukaan suatu llempeng logam tertentu
tungku pemanas ruangan adalah 66.3 W.m-2. disinari dengan cahaya monokromatik.
Jika tungku ruangan dianggap benda hitam Percobaan ini di ulang dengan ppanjang
dan radiasi gelombang elektromagnetik gelombang berbada. Ternyata tidak ada
mempunyai panjang gelombang 600nm, elektron yang keluar jika lempeng di sinari
maka jumlah foton yang mengenai dinding dengan panjang gelombang di atas 500 nm.
per satuan luas adalah... foton. Dengan menggunakan gelombang tertentu
Ingat bahwa h = 6.63 x 10-34 Js dan c = 3 x 108 (X), ternyata di butuhkan tegangan 3.1 volt
m/s untuk menghentikan arus fotolistrik yang
a. 2 x 1019 terpancar pada lempengan. Panjang
b. 2 x 1020 gelombangan X tersebut dalam nm adalah..
c. 2 x 1021 a. 223 d. 381
d. 5 x 1020 b. 273 e. 442
e. 5 x 1021 c. 332
26. Jika kelajuan perambatan cahaya di udara 3 x 30. Pernyataan yang benar mengenai kunatisasi
108 m/s dan konstanta Planck adalah 6.63 x pada radiasi elektromagnetik adalah....
10-34 Js maka foton cahaya yang panjang a. Radiasi elektromagnetik berprilaku
gelombangnya 100 amstrong mempunyai hanya sebagai gelombang
momentum sebesar... kg. m/s b. Energi foton berbanding lurus dengan
a. 1.2 x 10-36 frekuensi
b. 1.5 x 10-33 c. Momentum foton memiliki besar yang di
c. 6.6 x 10-26 nyatakan sebagai energi di kalikan
d. 1.5 x 1025 dengan kecepatan cahaya
e. 5 x 1021 d. Panjang gelombang foton berbanding
27. Berkas elektron bergerak dengan massa 2.2 x terbalik dengan konstantta Planck
107 m/s. Jika konstanta Planck adalah 6.63 x e. Energi foton merupakan perkalian
10-34 Js dan massa elektron adalah 9.1 x 10-31 anatara momentum dan panjang
kg maka panjang gelombang berkas elektron gelombang.
terebut adalah.... x 10-11 m

Page | 95
RADIASI BENDA HITAM 8) Permukaan bumi menerima rata2 radiasi
1,2 kW/m2 saat terik. Jika jika panjang
1) Sebuah lampu pijar memiliki luas gelombang rata2 radiasi ini adalah 6.620A,
penampang 0,002m2 memiliki suhu 1000 K maka banyak foton yang menerpa luasan
dengan kemampuan emisi filament sebesar sebesar 1 cm2 tiap detik secara tegak lurus
½. adalah … (answer 4x1017)
a. Tentukan daya radiasi lampu tersebut ? 9) Pemancar radio dengan daya keluaran 1000
b. Berapakah daya radiasi lampu jika watt memancarkan foton per detik sebanyak
temperaturnya turun menjadi 227oC ? 5x1020 buah, maka energy satu fotonnya
2) Jumlah energy yang dipancarkan dalam adalah … dalam joule
bentuk radiasi per detik oleh sebuah benda EFEK FOTOLISTRIK
hitam 16 kali energy yang dipancarkan 10. Lampu jalan berdaya 20 watt memancarkan
benda tersebut sebelumnya pada suhu cahaya warna kuning dengan panjang
2000K. berarti suhu benda hitam this time is gelombang λ = 589 nm. Berapakah jumlah
…. Dalam kelvin. foton yang dipancarkan lampu tiap detik ?

HUKUM PERGESERAN WIEN 11. Hubungan energy


3) Sebuah benda hitam dengan temperature kinetic electron
2000 K. memiliki intesitas maksimum dengan frekuensi
radiasi dengan panjang gelombang …. penyinaran pada
4) Suatu benda hitam memancarkan gejala photo electric
gelombang elektromagnetik dengan panjang terlihat seperti
gelombang 5800 A pada saat intensitasnya pada grafik di
maksimum. Jika konstanta wiennya samping. Apabila konstanta planck h,
C=2,9x10 m.K. maka suhu permukaan bola
-3
tentukan fungsi kerja logam.
tersebut adalah … 12. Cahaya dengan panjang gelombang 500 nm
5) Suhu permukaan suatu benda adalah 483 K. meradiasi permukaan logam yang fungsi
jika tetapan wien-nya 2,898x10-3m.K, maka kerjanya 1,96x10-19 joule. Energy kinetic
panajang gelombang radiasi yang maksimum photo electric adalah …
dipancarkan oleh permukaan benda itu (c=3x108m/s, h=6,6x10-34J.s).
adalah… 13. Hitung beda potensial yang harus diberikan
supaya sebuah electron yang dipercepat
HIPOTESIS PLANCK melalui beda potensial memliki panjang
6) Sebauh pemancar radio berkerja pada daya gelombang minimum dari spectrum kontinyu
1 kW. Stasiun radio tersebut bekerja pada sinar X tepat 0,1nm.
panjang gelombang 100 MHz. diketahui 14. Potensial penghenti dari fotoelektron yang
kelajuan gelombang radio adalah 3x108 m/s. keluar dari logam dengan fungsi kerja
a. Tentukan kuantum energy pada (energy ambang) 5,01 eV saat disinari
gelombang tersebut. dengan gelombang 2000 A adalah … dalam
b. Berapa jumlah kuantitas energy yang volt
dirasakan pemancar tiap detik ?
7) Andaikan 5,5% energy lampu pijar EFEK COMPTON DAN DE BROGLIE
dipancarkan sebagai sinar tampak yang 15. Jika kelajuan cahaya di udara 3x108ms-1 dan
memiliki panjang gelombang 5400A. Jika konstanta planck h=6,6x10-34J.s, maka foton
konstanta planck h=6,6x10-34 J.s, maka cahaya yang panjang gelombangnya 100 A
jumlah foton yang dipancarkan lampu pijar mempunyai momentum sebesar …
100 Watt per detik adalah …
Page | 96
16. Berkas electron dengan kecepatan 1,1x106 25. Dalam spectrum pancaran atom hydrogen,
m/s. jika massa electron dan konstanta plank rasio antara panjang gelombang untuk
masing-masing 9x10-31kg dan 6,6x10-34J.s radiasi lyman (n=2 ke n=1) terhadap radiasi
maka panjan gelombang berkas cahaya balmer (n=3 ke n=2) adalah …
tersebut adalah ... 26. Berpakah panjang gelombang electron pada
17. Foton dengan panjang gelombang 0,4 nm bilangan kuantum kedua …
mengenai electron yang diam hingga foton 27. Atom hydrogen berpindah lintasan
memantul dengan sudut 150o terhadap arah (tereksitasi) from n=3 ke n=2. Jika konstanta
semula. Panjang gelombang foton setelah Rydberg R, maka panjang gelombang foton
memantul adalah … yang dipancarkan adalah…
18. Sebuah partikel dengan muatan Q dan massa
m dipercepat dari keadaan diammelalui beda KECEPATAN RELATIF
potensial V. 28. menurut pengamat yang berada di planet X,
a. Tentukan panjang gelombang de ada dua pesawat angkasa A dan melaju
Broglie searah dengan kecepatan tinggi pada garis
b. Hitung panjang gelombang de Broglie- lurus kearah kanan. Menurut pengamat
nya jika beda potensial V=50 volt pesawat A bergerak dengan kelajuan 0,75 c
(answer 0,174 m) berada di belakang pesawat B, pesawat B
19. Bila dari keadaan diam electron dipercepat memiliki kelajuan 0,5 c. menurut pengamat
berturut-turut oleh beda potensial V1=100V yang ada di pesawat B, berapakah kelajuan
dan V2=400V, maka perbandingan panjang pesawat A…
gelombang de broglienya adalah … 29. Menurut pengamat di sebuah planet ada dua
buah pesawat antariksa yang mendekatinya
STRUKTUR ATOM dari arah yang berlawanan, masing – masing
20. Tentukan energy yang dilepaskan jika adalah pesawat A dan pesawat B dengan
electron berpindah dari bilangan kuantum kecepatan 0,5 c dan 0,4 c (c = kecepatan
ke-2 ke bilangan kuantum ke-1… (answer, cahaya). Menurut pesawat A berapakah
jika berpindah dari 2 ke 1 melepas 10,2 eV) kecepatan pesawat B …
21. Electron atom hydrogen model bohr
mengelilingi intinya dengan dengan bilangan PANJANG RELATIF
kuantum ke-n. bila energy ionisasi atom itu 30. Pada saat bergerak panjang sebuah pesawat
bernilai ¼ kali energy ionisasi atom itu menjadi ½ panjang pesawat itu pada saat
dalam keadaan dasar, maka nilai n itu adalah diam. Maka kecepatan pesawat tersebut
… adalah …
22. Pada model atom bohr, energy electron atom 31. Balok dalam keadaan diam panjangnya 2
hydrogen pada keadaan dasa -13,6 eV. Jika meter. Panjang balok menurut pengamat
electron mengalami eksitassi dari kulit M ke yang bergerak terhadap balok dengan
kulit L maka besar perubahan energy kecepatan 0,8 c adalah …
electron adalah
WAKTU RELATIF
SPECTRUM ATOM HYDROGEN 32. Pesawat luar angkasa yang mengelilingi
23. Electron atom hydrogen berpindah dari bumi satbil memancarkan signal yang di
lintasan n=2 ke n=1. Berapakah panjang amati di bumi. Kecepatan pesawat 0,6 c,
gelombang foton yang di hasilkan oleh atom ternyata signal memiliki periode 24 menit.
tersebut … Tentukan periode signal yang sebenarnya ...
24. Berapakah panjang gelombang terkecil pada 33. Neutron memiliki waktu hidup 12 menit
deret balmer … ketika diamati di laboratorium diam di bumi.
Berapa waktu hidup neutron jika diamati

Page | 97
dalam pesawat yang bergerak dengan RADIOAKTIF
kecepatan 0,8 c adalah … dalam menit
34. Seorang astronot yang diam di bumi 42. Waktu paruh torium 234 sekitar 25 hari. Jika
memiliki laju denyut jantung 60detak/menit. 32 gram torium disimpan selama 100 hari,
Berapa laju denyut jantung astronot tersebut maka massa torium yang masih tersisah
ketika ia menumpangi pesawat luar angkasa adalah … dalam gram
yang bergerak dengan kecepatan 0,8 c, 43. Perhatikan grafik peluruhan zat radio aktif di
diukur oleh : bawah ini. Berdasarkan grafik, jumlah zat
a) Pengamat yang diam dalam pesawat
b) Pengamat yang diam di bumi

RELATIVITAS MASSA, MOMENTUM DAN


ENERGI RELATIVITAS
35. Agar energy kinetic benda bernilai 25%
energy diamnya maka benda harus bergerak
dengan kecepatan …
36. Sebuah partikel bergerak dengan energy
kinetic ½ kali energi diamnya. Jika c adalah
radioaktif setelah meluruh selama 1 menit
laju cahaya dan Eo adalah energy diam, maka
adalah …
momentum partikel tersebut adalah
44. Setelah disimpan 2 jam suatu unsur menjadi
seperenambelas unsur mula-mulanya(yang
STRUKTUR INTI
tinggal). Maka waktu paruh unsur radioaktif
37. Tentukan jumlah proton, neutron, dan
tersebut adalah … dalam menit
electron dari atom dengan lambing seperti
45. Setelah 72 hari, iodin-131 yang memiliki
berikut ini :
16O 8 ; 17O 8 ; 18O 8 waktu paruh 8 hari tinggal memiliki massa
10 gram. Maka massa awal dari unsur
38. Suatu inti tembaga dilambangkan dengan
tersebut adalah… (answer 5120 gram)
29Cu63. Ionnya Cu2+ memiliki …

1. Proton 31 bauh
REAKSI INTI
2. Neutron 36 buah
3. Nomor massa 61 buah
46. Diketahui massa proton =1,0078sma dan
4. Electron 27 buah
massa neutron =1,0086sma, massa
3Li 7=7,0160sma,
7 massa 4Be =7,0169sma (1
ENERGY IKAT INTI
sma=931MeV), maka energy yang diperlukan
39. Diketahui massa 2He4 = 4,002603sma dan
agar reaksi inti 3Li7+1H1  4Be7 + 0n1 terjadi
massa 1H2 =2,014102sma. Tentukan massa
adalah … dalam MeV
defek (penyusutan massa)inti yang
Reaksi fisi 92U235 mengikuti persamaan 0n1 +
terbentuk dati dua inti …
92U 235  Ba +Kr + 3.( 0n1). Jika pada proses fisi ini
40. Massa proton = 1,0078 sma, massa neutron =
dibebaskan energy 200 MeV, massa neutron
1,0086sma, massa inti 7Li3 =7,0182sma dan 1
=1,009sma, massa inti 92U235 = 235,04sma
sma = 931MeV. Maka eneerrgi ikat inti
sementara 1 sma=931MeV maka massa inti (Ba +
adalah …
Kr) adalah… dalam sma
41. Massa inti nitrogen 14N7 adalah 14 sma.
Massa proton = 1,0078 sma, massa neutron =
1,0086sma, 1 sma = 931MeV. Maka eneerrgi
ikat inti adalah …

Page | 98