Anda di halaman 1dari 3

Kuat Arus Listrik

Kuat arus listrik didefesinikan sebagai banyaknya muatan yang mengalir melalui suatu penampang per
satuan waktu. Pada arus searah dalam rangkaian tertutup yang mengandung sumber tegangan ( batrei )
arus konstan terhadap waktu , sehinggs secara sistematis:
𝑞
I = 𝑡 / q = I.t

Keterangan :

I = Kuat arus listrik ( Ampere )

q = Muatan m yang mengalir ( Coloumb ,C)

t = Selang waktu ( sekon , s)

Karena pada rangkaian tertutup arusnya konstan terhadap waktu , maka suatu colomb adalah muatan
listrik yang melintasi penampang kawat arus listrik 1 Ampere mengalir selama 1 sekon . sedangkan
jumlah jumlah electron (n) yang mengalir melalui penghantar , sama dengan muatan yang mengalir (q)
dibagi dengan besarnya muatan electron.
𝑞
n=
𝑒

keterangan :

n = Jumlah electron

q = Muatan yang mengalir

e = muatan electron (-1,6 x 10−19c )

Ampere

Ampere adalah Alat untuk mengukur kuat arus listrik dalam suatu rangkaian tertutup. Cara membaca
skala ampermeter :

𝑠𝑘𝑎𝑙𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑡𝑢𝑛𝑗𝑢𝑘


Hasil pengukuran = x batas ukur
𝑠𝑘𝑎𝑙𝑎 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
Contoh soal !

70
0 100

0,5 A

Penyelesaian :

Skala ditunjuk = 70 A

Skala maksimum = 100 A

Batas ukur = 0,5


𝑠𝑘𝑎𝑙𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑡𝑢𝑛𝑗𝑢𝑘𝑘𝑎𝑛
Dijawab : hasil pengukuran = x batas ukur
𝑠𝑘𝑎𝑙𝑎 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚

70
= 100 x 0,5 = 0,35 A

Hukum OHM

Tegangan atau beda potensial suatu komponen listrik sebanding dengan kuat arus listrik yang mengalir
melalui komponen tersebut selama hambatan komponen tersebut tetap .
𝑉
Rumusnya : R = 𝐼

Keterangan : R = Hambatan komponen (Ohm )

V = Beda potensial ( Volt )

I = Kuat arus ( Ampere )

Dari suatu hasil percobaan diperoleh tegangan V dan kuat arus I , tapi tidak slalu menghasilkan grafik
kemiringan yang sama . hubungan antara hambatan R kemiringan Tan ∝ dinyatakan dengan persamaan ;

R = tan ∝
Keterangan : R = besar hambatan ( ohm )

1 Ohm = 1 volt per ampere (V/A)


Tan = kemiringan grafik

HAMBATAN
𝑙
R = 𝜌.𝐴

Keterangan :

R = Hambatan
𝜌 = hsmbstsn penghantar ( ohm meter )

L = panjang penghantar ( m )

A = luas penampang