Anda di halaman 1dari 2

OVULASI –FERTILISASI-DIAGNOSA KEHAMILAN

Ovulasi Usia 8 minggu, embrio sudah memiliki Umur kehamilan berdasarkan tinggi FU :
Ovulasi adalah proses keluarnya ovum dari organ lengkap. Embrio berubah menjadi
ovarium. janin (fetus)
Ovum akan bergerak ke rahim, bersamaan Setelah usia kehamilan mencapai kira-kira
dengan proses ini, dinding rahim menjadi tebal 9 bulan 10 hari, bayi siap dilahirkan.
seperti spon penuh dengan pembuluh darah
yang siap menerima zigot Struktur, fungsi dan sirkulasiplasenta :
Plasenta adalah bagian dari fetus dan
Konsepsi bagian dari maternal. Fetus menerimanya
Konsepsi adalah Pertemuan inti ovum dengan dari decidua pada tempat implantasi.
inti spermatozoa dan membentuk zigot. Plasenta memiliki tiga fungsi :Organ
Ovum diliputi korona radiate yang metabolisme ,Organ transfer, Organ
mengandung persediaan nutrisi.Inti dlm bntk sintesis endokrin, produksi dan sekresi Menentukan periode kehamilan :
metafase dtngh sitoplasma  vitellus baik hormone protein maupun hormon  TMT I : 0 – 12 mg
Nutrisi dialirkan kdlm vitelus melalui sal pd steroid.  TMT II : 13 – 24 mg
zona pelusida Merupakan penghubung antara placenta  TMT III : 25 – 36 mg
Konsepsi terjadi pada pars ampularis tuba. dan janin
Ovum siap dibuahi setelah 12 jam dan hidup Terdiri 2 pmbuluh darah Arteri & Vena Menstruasi
selama 48 jam umbilicalis yang terbungkus jelly warton Bila ovum tiadak dibuahi, dinding rahim
dengan pjg 30-100 cm, d=1-2 cm, insersi yang telah menebal dan penuh dengan
Fertilisasi/ Pembuahan normal di tengah plasenta pembuluh darah, akan rusak dan
Fertilisasi adalah proses peleburan antara satu Fungsi :1)Alirkan nutrisi dari ibu ke janin luruh/runtuh. Bersama-sama dengan
sel sperma dengan satu sel telur (ovum) yang melalui vena umbilicalis. 2) Aliran sisa ovum, jaringan tersebut dikeluarkan
sudah matang. Sel telur yang telah dibuahi metabolisme janin ke peredaran darah melalui vagina dalam proses menstruasi
berubah menjadi zigot dan menempel pada ibu melalui arteri umbilicalis.3) (haid)
dinding rahim Memberikan ksempatan janin brgrk bbas
dlm cairan amnion. Kehamilan :
Kehamilan Anamnesa :
Setelah zigot terbentuk, zigot langsung Mekanisme transfer materi melalui Berhentinya menstruasi
membelah diri menjadi 2, 4, 8, 16 dan plasenta : mual-mual dengan atau tanpa muntah
seterusnya 1) Difusi sederhana gangguan miksi
Dalam waktu bersamaan dinding rahim 2) Difusi terfasilitasi perasaan capai
menebal penuh dengan pembuluh darah siap 3) Transport aktif merasakan gerakan janin
menerima zigot 4) Pinositosi Inspeksi :
Zigot menempel pada dinding rahim untuk 5) Perubahan antar sel Pembesaran perut
berkembang 6) Infeksi plasenta Perubahan bentuk, besar, dan konsistensi
Zigot berubah menjadi embrio uterus
Struktur dan fungsi amnion/ air ketuban: Perubahan pada payudara
Terdari dari lapisan amnion & korion Perubahan pada mukosa vagina
Volume pada hamil cukup bulan : 1000 – Peningkatan pigmentasi kulit dan
1500 ml, warna putih, agak keruh, serta timbulnya striae abdomen
bau yang khas, agak amis dan manis. Palpasi :
Terdiri dari : 98% air, sisanya tdari dari Perubahan-perubahan pada serviks
grm anorganik , terdapat lanugo, protein Kontraksi Braxton Hicks
2,6%, sebagian besar albumin Lentingan janin (ballottement)
Teraba bentukan janin (outlining the fetus)
Fungsi amnion: Auskultasi : terdengar detak jantung janin
-Melindungi janin terhadap trauma dari
luar Tanda pasti kehamilan :
-Memungkinkan janin bergerak dengan 1.Ditemukannya gerak jantung janin yang
bebas jelas dan dapat dipisahkan dari aktivitas
-Melindungi suhu tubuh janin jantung ibu,
-Memberikan tekanan di dalam uterus 2.Ditemukannya gerak janin yang aktif
pada partus, sehingga serviks membuka oleh pemeriksa
-Membersihkan jalan lahir jika ketuban 3.Terlihat adanya embrio atau janin pada
Terbentuk plasenta dan tali pusat sebagai
pecah dengan cairan yang steril, & sonografi atau dengan roentgenografi
penghubung antara embrio dengan ibunya.
mempengaruhi keadaan didalam vagina, untuk janin yang lebih matur pada
Embrio dikelilingi cairan amnion untuk
sehingga bayi mngalami infeksi pertengahan kedua kehamilan.
melindungi dari bahaya benturan
Usia 4 minggu, embrio mulai membentuk
Menentukan usia kehamilan bedasarkan : Indikasi pemeriksaan USG :
mata, tangan dan kaki
Gerakan pertama janin, perkiraan tinggi -Memperkirakan usia gestasi pada
Usia 6 minggu,embrio berukuran 1,5 cm. Otak,
fundus uteri, USG, rumus Neagle. kehamilan dengan usia yang tidak pasti
mata, telinga dan jantung sudah berkembang.
Tangan dan kaki beserta jari-jarinya mulai -Evaluasi pertumbuhan janin.
terbentuk. -Pendarahan per vaginam yang
etiologinya yang belum jelas.
2. 3.
1.
-Penentuan presentasi janin.
-Alat bantu untuk amniosintesis.
-Ketidak sesuaian ukuran uterus dengan usia
kehamilan.
-Perkiraan berat janin atau presentasi pada
ketuban pecah dini preterm.
-Alat bantu untuk versi luar dari persentasi
bokong keferteks.
-Observasi proses intrapartum.
-Kecurigaan kehamilan mola dan ektopik.
-Evaluasi kondisi janin pada wanita hamil yang
terlambat mengikuti asuhan prenatal.

Trimester 1 Trimester 2
Lokasi kantong Jumlah janin
gestasi
Identifikasi Presentasi
mudigah
Panjang ubun2 Gerakan dan detak
bokong jantung janin
Gerakan jantung Lokasi plasenta
janin
Jumlah janin Volume cairan
amnion
Evaluasi uterus dan Usia plasenta
adneksa
Survei anatomi
janin
Evaluasi masa
panggul ibu.