Anda di halaman 1dari 6

 Unsur- Unsur Transportasi

Transportasi memberikan keuntungan geografis dalam sistem kegiatan logistik


dengan cara menghubungkan fasilitas perusahaan dengan kegiatan pasar perusahaan.
Di suatu perusahaan biasanya pengeluaran untuk kegiatan transportasi akan lebih
besar dibandingkan biaya operasional lainnya. Biaya transpor industri yang
menghasilkan produk bernilai tinggi adalah rendah, akan tetapi sebaliknya biaya
transpor industri yang menghasilkan produk bernilai rendah seperti bijih besi, bahan
kimia, biayanya akan tinggi. Kebutuhan pelayanan industri sangat berbeda-beda dari
industri satu dengan industri lainnya.
Prasarana transportasi dilihat dari masing-masing cara transportasi melaksanakan
kegiatannya. Lima cara utama kegiatan transportasi dilakukan dengan :
a) Kereta Api
b) Jalan Raya
c) Jalan Air
d) Saluran Pipa
e) Penerbangan Udara
Masing-masing alat transportasi ini mempunyai kebaikan dan kelemahan
terhadap kegitan logistik di perusahaan. Marilah kita lihat masing-masing cara
transportasi yang ada :

a) Kereta Api
Sejarah telah mencatat bahwa alat transportasi yang satu ini menyelenggarakan
pengankutan dengan jumlah yang besar secara efisien untuk jarak-jarak yang jauh
sebagai hasil dari pembuatan jaringan rel yang lengkap sejak dulu yang
menghubungkan sebagaian kota di Indonesia.
Alat transportasi kereta api ini mempunyai kemampuan untuk mengangkut
barang bertonase yang sangat besar, karena spesifikasi kereta api tersebut. Akan
tetapi alat transportasi ini memerlukan biaya tetap yang cukup tinggi pula, serta
pengeluaran biaya lain untuk hak pemakaian jalan, peralatan langsir dan penggunaan
stasiun.
Contoh :
Apabila perusahaan kita lebih mudah berhubungan dengan stasiun kereta api dan sifat
barang kita bisa diangkut dengan kereta api maka hal ini akan lebih
baikmenggunakan alat trasnportasi kereta api. Kendaraan perusahan hanya akan
mengangkut barang daristasiun ke perusahaan atau sebaliknya. Manfaat lainselain
biayalebih murah, keamanan lebih terjaga, unsur kecelakaan lebih kecil.

b) Jalan Raya
Alat transportasi jalan raya bisa dikatakan lebih maju dibandingkan dengan alat
transportasi yang lainnya, karena alat transportasi dengan jalan raya selalu bisa dilalui
oleh kendaraan bermotor. Di sisi lain kendaraan bermotor memiliki fleksibilitas yang
cukup tinggi karena dapat dioperasikan di atas semua jenis jalan raya.
Dibanding dengan alat transportasi kereta api, kendaraan bermotor relatif kecil
investasinya dalam fasilitas pemilik hak jalan dan pembuatan stasiun , terminal, dan
sebagainya. Sifat lalu lintas kendaraan bermotor sangat tergantung pada pabrik dan
perdagangan. Secara khusus kendaraan bermotor telah merebut lalu lintas rel yang
berkenaan dengan barang dagangan menengah dan ingan, serta hampir seluruh
pengangkutan dari grosir, gudang, toko dan lainnya.
Contoh : hal ini digunakan apabila perusahaan memang mempunyai lay-out
perusahaan yang strategis dengan jalan raya. Jalan raya memang umum digunakan
oleh lalu lintas darat karena mempunyai sifat fleksibilitas yang cukup tinggi
dibanding dengan rel kereta.

c) Jalan Air
Alat transportasi melalui jalan air merupakan bentuk transpor yang tertua dengan
menggunakan perahu layar, kapal uap dan dalam perkembangannya menggunakan
tenaga diesel. Secara garis besar pengangkutan melalui jalan air dibedakan menjadi
dua yaitu pengangkutan laut dan pengangkutan melalui air di daratan.
Keuntungan utama alat transportasi melalui jalan air adalah kemampuannya
untuk membawa barang dalam jumlah sangat besar. Perahu diesel mempunyai
fleksibilitas yang cuykup tinggi dibandinbg alat transpor kereta api atau alat transpor
melalui jalan raya. Biaya tetap akan lebih tinggi bila dibandingkan alat transpor
melalui jalan raya, akan tetapi rendah bila dibandingkan dengan alat transpor kereta
api.
Kelemahan utama alat transpor melalui jalan air adalah fleksibilitasnya terbatas
dan kecepatannya yang rendah. Selain itu bila asal dan tujuan dari pengangkutan itu
tidak berdekatan dengan jalan air, maka akan dibutuhkan pengangkutan tambahan
dengan kereta api atau kendaraan bermotor.
Contoh : hal ini biasanya digunakan oleh saudara kita yang berada di tepian danau,
sungai besar atau pantai, teluk. Lalu lintas air harus digunakan mengingat belum
adanya jalan darat yang memungkinkan seperti di daerah Kalimantan Tengah/
Palangkaraya.

d) Saluran Pipa
Alat transportasi dengan menggunakan saluran pipa biasanya digunakan untuk
mengangkut minyak bumi. Kebaikan alat transportasi ini biaya tetapnya paling tinggi
karena pengaruh pemakaian hak jalan untuk saluran pipa, kebutuhan akan stasiun
pengawas dan kapasitas pemompaan. Saluran pipatidak dapat karya sehingga biaya
variabel operasinya sangat rendah.
Sifat dasar alat transportasi saluran pipa agak unik jika dibandingkan dengan alat
transportasi yang lain, karena saluran pipa ini dapat beroperasi 24 jam sehari atau 7
hari seminggu dan hanya dibatasi oleh keperluan untuk mengubah komoditi,
kelemahan yang menonjol adalah barang yang dibawa sangatlah terbatas karena
sangat tergantung diameter pipa dan derasnya arus yang dibawa.
Contoh : hal ini dilakukan dalam jenis barang tertentu saja. Misal minyak, sepanjang
ada izin dan dana investasi pertama pembuatan pipa maka alat transportasi pipa ini
dalam waktu yang lama akan menguntungkan sekali.

e) Pengangkutan Udara
Alat transportasi yang terbaru adalah pengangkutan lewat udara, daya tarik
pengangkutan udara ini adalah kecepatannya. Traansportasi udara masih lebih banyak
merupakan potensi daripada realitas. Walaupun jarak yang bisa ditempuh tidak
terbatas akan tetapi pengangkutan udara ini terbatas kemampuan mengangkutnya,
tersedianya pesawat udara, kondisi kota yang didarati oleh pesawat udara.
Prospek peningkatan pemakaian pengangkutan udara dalam operasi logistik
tetap cukup baik. Walaupun pengangkutan udara ini membutuhkan pengangkutan
darat sebelum dan sesudahnya, akan tetapi kecepatan pelayanan di antara dua tempat
yang cukup jauh dapat menurunkan biaya logistik keseluruhannya dengan margin
yang cukup besar untuk mengimbangi biaya pengangkutan udara yang cukup tinggi.
Contoh : pengangkutan udara dalam dekade sekarang ini banyak digunakan untuk
barang yang mempunyai spesifikasi tertentu seperti harga cukup mahal, waktu harus
segera sampai pada yang bersangkutan, dan sebagainya. Misal: pengiriman surat
kabar “Kompas” dari Jakarta ke beberapa daerah.

 Struktur Tarif Perusahaan Pengangkutan Umum

a. Struktur biaya

Struktur biaya suatu perusahaan jasa angkutan tergantung dari kapasitas

angkutan dan kecepatan alat angkut yang digunakan, serta penyesuaian terhadap

besar arus angkutan yang berlaku, termasuk manajemen perusahaan yang mengatur

jalannya penggunaan kapasitas angkutan.

 Jumlah biaya jasa angkutan tergantung dari :

1. Jarak dalam ukuran ton-kilometer

2. Tingkat penggunaan kapasitas angkutan dalam ukuran waktu.

3. Sifat khusus dari muatan

 Berdasarkan data diatas dapat dibedakan tiga komponen biaya:

a. Biaya angkutan (dalam perjalanan)

b. Biaya penyediaan dan persiapan alat-alat angkutan termasuk biaya

penyimpanan dan terminal (biaya berhenti)

c. Biaya-biaya khusus yang ditimbulkan oleh sifat khusus muatan


Bila jumlah jasa-jasa angkutan yang diproduksi atau jumlah jasa-jasa

angkutan yang terjual berubah, artinya kalau kapasitas angkutan atau kecepatan alat

angkut berubah, ataupun diadakannya penyesuaian baru terhadap arus angkutan lain,

maka di dalam biaya angkutan dalam perjalanan, biaya berhenti (penyediaan dan

persiapan) dan biaya khusus yang diperoleh :

a. Biaya-biaya tidak variabel

b. Biaya berubah sesuai dengan perubahan arus angkutan keseluruhan.

c. Perubahan biaya yang berorientasi pada sebagian dari sektor yang

menentukan perubahan arus angkutan.

b. Biaya Operasi Kendaraan

BOK merupakan salah satu komponen penting dari suatu proyek transportasi

pengiriman barang pada suatu perusahaan. Biaya operasi kendaraan dihitung dari

seluruh biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan kendaraan guna menghasilkan

jasa. Perhitungan biaya operasi kendaraan agar mudah dilakukan dapat

dikelompokan berdasarkan biaya yang dikeluarkan.

c. Klasifikasi Komponen biaya

Dalam melakukan klasifikasi komponen biaya, penulis berpedoman pada SK

Dirjend No. 687 Tahun 2002 tentang Pedoman Teknis penyelenggaraan angkutan di

wilayah perkotaan dalam trayek tetap dan teratur. Komponen biaya operasi kendaraan

digolongkan dalam 2 (dua) kelompok, yaitu:


a. Biaya Langsung

Contoh : Biaya penyusutan kendaraan, Biaya bunga modal, Biaya awak

kendaraan, dll

b. Biaya Tidak Langsung

Contoh : Biaya pegawai selain awak kendaraan, Pengelolaan, dll

Cara perhitungan biaya operasi kendaraan dapat dilakukan dalam tahap-tahap

sebagai berikut:

a. Pada kelompok biaya langsung, sebagian biaya dapat dihitung secara langsung

biaya perkendaraan perkilometer nya, tetapi sebagian biaya lainnya perlu terlebih

dahulu dihitung biaya persatuan waktunya kemudian dibagi persatuan waktunya

kemudian dibagi dengan km tempuh per satuan waktu tersebut.

b. Untuk biaya tidak langsung karena komponen-komponen biaya tersebut bersifat

umum atau biaya bersama yaitu untuk menunjang operasi dari semua jenis

kendaraan, maka perhitungannya tidak dapat dihitung secara langsung biaya per

kendaraan perkm nya.

c. Hasil penjumlahan dari biaya langsung dan tidak langsung tersebut adalah biaya

operasi kendaraan.