Anda di halaman 1dari 2

PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER

FAKULTAS TEKNIK SIPIL LINGKUNGAN DAN KEBUMIAN


MANAJEMEN DAN REKAYASA SUMBER DAYA AIR
Gedung Teknik Sipil Lantai II, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111

Sistem Informasi Pengadaan Barang dan Jasa


Melalui Penyedia Di Unit Layanan Pengadaan

1. Pengertian ULP
Unit Layanan Pengadaan atau ULP merupakan suatu lembaga untuk
menyelenggarakan dan mengkoordinasi pelaksanaan pengadaan barang
atau jasa. Maksud pemerintah membentuk ULP yaitu agar proses
pengadaan barang atau jasa yang berhubungan dengan pemerintahan
menjadi lebih kredibel, berintegritas tinggi, mampu bekerja sesuai standar
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga praktek KKN
dapat diminimalisasi.

2. Aspek Kebutuhan Pada ULP


Alur di dalam proses pengadaan yaitu dimulai dengan proses pengajuan
pengadaan, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi pengajuan dengan
Petunjuk Operasional Kegiatan (POK), proses harga perkiraan sendiri,
pengadaan dan penetapan penyedia barang dan jasa, dan yang terakhir
yaitu pembuatan kontrak.
Dari proses di atas, beberapa harus dilakukan manual. Diantaranya
yaitu pada proses harga perkiraan sendiri dan pembuatan kontrak. Pada
proses ini, antara penyedia, PPK, dan ULP harus bertemu di kantor ULP
untuk mengerjakan proses tersebut. Selain itu, untuk melakukan seluruh
proses penyelenggaraan pengadaan, peserta (pengaju jasa atau barang),
harus mendatangi ULP untuk melengkapi proses administrasi penawaran,
verifikasi dokumen, dan pengumuman pemenang tender.
Hal ini sangat tidak efektif dalam segi waktu dan biaya. Maka perlu
adanya perbaikan sistem informasi untuk memudahkan berbagai pihak
yang terlibat.
3. Kendala

Pemrograman Komputer dan Sistem Informasi 1


PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER
FAKULTAS TEKNIK SIPIL LINGKUNGAN DAN KEBUMIAN
MANAJEMEN DAN REKAYASA SUMBER DAYA AIR
Gedung Teknik Sipil Lantai II, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111

Suatu aspek tidak pernah lepas dari kendala atau masalah. Sistem
informasi yang coba dikembangkan pada Unit Layanan Pengadaan (ULP)
pun akan memiliki beberapa kendala. Salah satunya yaitu kurangnya
sumber daya manusia yang berkompeten di bidangnya. Dengan adanya
masalah tersebut, dapat menimbulkan masalah-masalah yang lain,
misalkan proses yang seharusnya tidak membutuhkan waktu yang lama
akan memakan waktu yang lama karena kurang kompetennya SDM.
Selain kendala dari sisi lembaga, pengembangan sistem informasi pada
ULP ini juga memungkinkan menimbulkan masalah dari pihak penawar
barang atau jasa. Apabila penyedia barang atau jasa juga awam terhadap
sistem informasi, dan terbiasa dengan proses manual, maka hal itu akan
menghambat proses yang akan berlangsung.

4. Solusi
Dengan adanya berbagai kendala yang mungkin terjadi dengan adanya
sistem informasi di ULP, maka berikut beberapa solusi yang dapat
meminimalisasi kendala dan proses pengadaan di ULP dapat berjalan
sebagaimana mestinya.
1. Sebelum sistem informasi diterapkan di ULP, karyawan ULP sebaiknya
diberi pelatihan terlebih dahulu. Karena walaupun telah menggunakan
aplikasi pengadaan secara elektronik, peran manusia tidak akan lepas.
2. Pada web ULP, dijelaskan alur pengajuan barang dan jasa sejelas
mungkin. Sehingga pihak penyedia barang atau jasa tidak akan
kesulitan untuk melakukan proses pengadaan dari awal hingga akhir.

Pemrograman Komputer dan Sistem Informasi 2