Anda di halaman 1dari 3

HAKEKAT POLITIK

1. Pengertian Politik
Politik dalam islam adalah “Siasah Syar’iyyah yang
berarti mengatur masalah berdasarkan syariat islam yang
diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Ada pendapat lain, kamus Littre (Hamid:2001 : 3,
Terjemahan) “Ilmu pemerintah dan mengatur negara”. Dalam
kamus Robert (dalam Hamid: 2001 : 3) “Seni memerintah dan
mengatur masyarakat manusia”. Jadi, politik menurut para ahli
diatas adalah pengaturan negara dan mengatur pola
kemasyarakatan serta kekuasaan yang terorganisir serta lembaga-
lembaga kepemimpinan dan pemilik kekuasaan penekan.
2. Fungsi Politik
1. Artikulasi kepentingan dan tuntutan.
2. Agregasi/kombinasi kepentingan ke dalam usul kebijaksanaan.
3. Proses konversi.
4. Aplikasi peraturan umum pada kasus khusus.
5. Peradilan peraturan dalam khusus.
5. Penyebaran peraturan peristiwa dalam system politik.
3. Lembaga Politik
a. Eksekutif
Eksekutif/pemerintahan/government (kepala
negara/pemerintahan: Presiden, Raja) adalah lembaga yang
diberi amanah untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan yang
telah ditetapkan oleh lembaga legislatif. (budiardjo,2001;7.12).
Kekuasaan tidak hanya berada ditangan eksekutif juga terdapat
di lembaga legislatif. Dengan demikian, berarti bahwa
eksekutif adalah badan/intuisi yang diberi amanah oleh
lembaga lain (legislatif) untuk melakukan kebijakan,
keputusan yang sudah ditetapkan oleh lembaga lain.

b. Legislatif
Legislatif/Dewan perwakilan rakyat (Parlemen) adalah
badan yang mempunyai kekuasaan untuk membuat UU,
dimana anggotanya dianggap mewakili rakyat. Peran yang
harus dilakukan oleh lembaga legislatif adalah peran
kerakyatan, peran yang berawal dan berakhir pada kepentingan
rakyat yang diwakilinya secara keseluruhan untuk
memperjuangkan haak-hak politik dan ekonomi rakyat. Ada
dua macam perwakilan yang terjadi di belahan dunia ini:
1. Perwakian politik (Political representation), yaitu
perwakilan yang didasarkan pada system kepartaian.
2. Perwakilan fungsional (Fungtional or Occupational
representation), yaitu perwakilan yang didasarkan pada
golongan fungsional.
Adapun fungsi dari lembaga legislatif pada Negara-negara
demokrasi:
1. Menentukan kebijaksanaan dan membuat UU.
2. Mengontrol badan eksekutif sebagai pelaksanaan
pemerintahan.
Dalam konteks Indonesia, fungsi lembaga legislatif adalah:
1. Fungsi legislatif.
2. Fungsi Anggarann.
3. Fungsi pengawasan
c. Yudikatif

d. Partai Politik
a. Pengertian Partai Politik
Pengertian politik menurut Miriam Budiardjo
mengatakan bahwa partai politik adalah suatu kelompok
yang terorganisir yang anggota-anggotanya mempunyai
orientasi, nilai-nilai dan cita-cita yang sama.
b. Tujuan Partai Politik
 Neuman, “Berusaha untuk menguasai kekuasaan
pemerintahan serta merebut dukungan rakyat atas dasar
persaingan dengan suatu golongan/ golongan-golongan
lain yang mempunyai pandangan yang berbeda.
 Budiardjo, “Untuk memperoleh kekuasaan politik dan
merebut kedudukan politik dengan cara konstitusional
untuk melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan
mereka.
c. Fungsi Partai Politik secara umum dapat dikelompokan:
1. Partai Politik sebagai sarana komunikasi politik.
2. Partai Politik sebagai sarana sosialisasi politik.
3. Partai Politik sebagaai sarana recruitment politik.
4. Partai Politik sebagai sarana pengatur konflik.
4. Non Government Organization (NGO)