Anda di halaman 1dari 15

PERLENGKAPAN HUBUNG BAGI

TEORI PERENCANAAN PHB PENERANGAN DAN TENAGA

PHB Bengkel Untuk Motor Kompresor 3 fasa Start - Delta , Lampu


Penerangan KK 1 fasa dan 3 fasa .

Tujuan Instruksional Umum


Setelah pelajaran selesai peserta harus dapat:
Þ Merencanakan Perlengkapan Hubung Bagi Bengkel untuk penerangan dan tenaga.

Tujuan Instruksional Khusus


Peserta harus dapat:
Þ Menentukan jumlah kelompok / group pada suatu instalasi.
Þ Menentukan keseimbangan beban pada suatu instalasi.
Þ Menentukan besarnya ukuran penghantar.
Þ Menentukan besarnya ukuran zekering utama dan zekering cabang.

Waktu 90 menit

Alat Bantu Mengajar / Persiapan

Þ OHP
Þ Transparan

Kepustakaan

Þ PUIL.
Þ Ir. Soepartono , Instalasi Cahaya dan Tenaga 1 , Jakarta , DPMK , 1979.
Þ P. Van Harten ; Ir. E. Setiawan , Instalasi Listrik Arus Kuat , Jakarta , Binacipta , 1980.

Keterangan

Program Studi / Bidang Studi: Dikeluarkan oleh: Tanggal:


Listrik Instalasi Supa'at / Suwarno 12-Feb-18 Halaman:

Nama :
3 7 8 8 6 0 3 7 0-1
Struktur Materi Pelajaran

Teori
TeoriInstalasi
InstalasiBengkel
Bengkel((Penerangan
Penerangandan
danTenaga
Tenaga))

Menentukan
MenentukanJumlah
JumlahKelompok
Kelompok

Menentukan
MenentukanKeseimbangan
KeseimbanganBeban
Beban

Menentukan
MenentukanBesarnya
BesarnyaUkuran
UkuranPenghantar
Penghantar

Menentukan
MenentukanBesarnya
BesarnyaUkuran
UkuranZekering
Zekering
Pembagian tahap Mengajar Metode Alat bantu Waktu
Pengajaran Mengajar

1. Motivasi
1.1.Guru menanyakan kepada peserta : Tanya jawab SP 5‘
Apakah yang dimaksud dengan instalasi bengkel ? Komponen 2

Ceramah Listrik
1.2.Guru menjelaskan tujuan pelajaran . SP 5‘

2. Elaborasi
1.3.Guru menjelaskan cara menentukan jumlah kelompok . Ceramah SP 10 ‘
1.4.Guru menjelaskan cara menentukan keseimbangan Ceramah SP 10 ‘
beban .
1.5.Guru menjelaskan cara menentukan ukuran penghantar . Ceramah SP 10 ‘
1.6.Guru menjelaskan cara menentukan besarnya zekering Ceramah SP 10 ‘
utama dan zekering cabang .
1.7.Guru beserta peserta mendiskusikan tentang bahan Diskusi Komponen 2 15 ‘
yang diperlukan jika untuk praktek . Listrik

3. Konsolidasi
1.8.Guru memberi kesempatan peserta bertanya . Tanya jawab SP
1.9.Guru menanyakan beberapa permasalahan dalam Tanya jawab SP 5‘
teori tentang instalasi bengkel .

4. Evaluasi
1.10.Guru memberikan tes - tes kecil saat elaborasi . Tugas - 5‘
1.11.Guru menyuruh peserta untuk mengerjakan soal - soal Lembar Lembar kertas 15 ‘
pertanyaan
pada lembar 2 - 1 .

Halaman:

0-3
PERLENGKAPAN HUBUNG BAGI
TEORI PERENCANAAN PHB PENERANGAN DAN TENAGA

PHB Bengkel Untuk Motor Kompresor 3 fasa Start - Delta , Lampu


Penerangan KK 1 fasa dan 3 fasa .

Tujuan Instruksional Umum


Setelah pelajaran selesai peserta harus dapat:
Þ Merencanakan Perlengkapan Hubung Bagi Bengkel untuk penerangan dan Tenaga.

Tujuan Instruksional Khusus


Peserta harus dapat:
Þ Menentukan jumlah kelompok / group pada suatu instalasi.
Þ Menentukan keseimbangan beban pada suatu instalasi.
Þ Menentukan besarnya ukuran penghantar.
Þ Menentukan besarnya ukuran zekering utama dan zekering cabang.

1 Teori Perencanaan PHB Bengkel


1. Menentukan Jumlah Kelompok .
Untuk instalasi yang dihubungkan dengan tiga fasa, bebannya harus dibagi serata
mungkin atas masing - masing fasa.
Instalasi di ruangan yang memerlukan aliran listrik dengan gangguan sekecil mungkin,
harus dihubungkan dengan lebih dari satu rangkaian akhir dan sedapat mungkin dengan
fasa yang berbeda.
Dibawah ini tabel untuk menentukan jumlah titik beban maksimun yang boleh dihubungkan
dengan satu rangkaian akhir fasa satu berlaku untuk NYA dalam pipa instalasi dengan suhu
keliling 300 C.

Halaman:

1-1
JUMLAH TITIK BEBAN MAKSIMUN YANG BOLEH DIHUBUNGKAN DENGAN SATU
RANGKAIAN AKHIR FASA - SATU BERLAKU UNTUK nya DALAM PIPA INSTALASI
DENGAN SUHU KELILING 300 C .
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Ukuran Beban Pengaman Untuk Beban hanya lampu Untuk Beban Campuran Ketrangan
NYA Maksim Lebur saja dengan ( Lampu , kotak - kontak dan
un Maksimun lain- lain )
dengan

Satu 2 S/d 6 7atau lebih Satu 2 S/d 6 7atau lebh


mm2 A A Rangkaian Rangkaian Rangkaian Rangkain Rangaian Rangkaian
Akhir akhir Akhir Akhir akhir Akhir
1,5 12 16 9 15 a 6
) 9 15 a 6
) Tanpa Kontak -
kontak
2,5 16 20 7
) 9 15 a 6
) 9 15 20 Boleh semua
nyakotakkontak
asal £ 16 A
1 1 1 Kotak kontak
>16A
4 20 25 7
) 9 30 a 6
) 9 30 30 Boleh semua
nyakotakkontak
asal £ 16 A
3 3 3 Kotak kontak
>16A

Sumber PUIL 1977


6). Jumlah titik beban 2 hanya dibatasi oleh beban maksimun di kolom 2 berhubung
dengan kemungkinan perluasan di kemudian hari , beban maksimun ini ditentukan
kira - kira 80% dari kemampuan hantar arus NYA yang tercntum dalam tabel II .
7). Instalasi domestik dengan beban campuran atau dengan kotak kontak sampai dengan
16 A saja , hanya boleh diamankan dengan pengaman lebur atau pemutus tenaga jenis
lambat sampai dengan 10A atau dengan pemutus tenaga jenis cepat sampai dengan 16A.

2. Menentukan Keseimbangan Beban


Cara menentukan / merencanakan keseimbangan beban dilakukan dengan jalan
coba - coba . Beban tiap - tiap kelompok dikatung , kemudian dicoba - coba dimasukkan
dalam tiap - tiap fasa sehingga diperoleh keseimbangan . Oleh karena itu akan mudah
ditentukan keseimbangan beban ini apabila jumlah kelompok dapat dibagi 3 dan beban setiap
kelompok sama atau hampir sama .

Halaman:

1-2
3. Menentukan ukuran penghantar
Faktor - faktor yang menentukan besarnya penampang kawat adalah :
3.1. Kuat arus yang dibutuhkan beban .
3.2. Jenis kawat .
3.3. Kerugian tenaga dan kerugian tegangan maksimun yang diperkenankan .
3.4. Ukuran minimun kawat penghantar yang diperkenankan .
Untuk menentukan besarnya penghantar lihat tabel II pada lembar tambahan .
4. Menentukan besarnya ukuran zekering .
4.1. Dihitung / dijumlah berapa watt seluruh muatan .
Besarnya muatan dihitung besar arus listrik dengan rumus :
4.1.1. Untuk arus bolak - balik satu fasa .
P
I =
U x Cos j

4.1.2. Untuk arus bolak - balik tiga fasa


P
I =
Ö3 x U x Cos j

4.1.3. Untuk arus searah .


P
I =
U
4.2. Untuk ukuran zekering , dimana arus nominal dari zekering harus lebih besar sedikit
atau sama dengan arus beban .
I Zekering ³ I beban
Jika yang dicari disini ukuran zekering utama yang melindungi hantaran pengisi , maka
dipakai faktor serempak yaitu K jadi
I zekering ³ K x I beban total
K £ I ( satu )

Halaman:

1-3
Contoh Perencanaan :
Diketahui suatu ruangan bengkel dengan ukuran :
Ruang bengkel : 9 x 6 x 3,5 m
Ruang Istirahat : 4 x 3 m
Ruang Gudang : 3,5 x 3 m
WC / Kamar mandi : 2 x 3 m
Ruangan tersebut dipasang :
1. Ruang bengkel terdiri dari :
Lampu TL 2 x 40 w 12 titik
Kotak kontak 3 fasa ( KKB ) 3 titik = 900 VA
Kotak kontak 3 fasa ( KKK ) 2 titik = 2400 VA
Kotak kontak 1 fasa ( KKB ) 2 titik = 200 VA
Kotak kontak 1 fasa ( KKK ) 2 titik = 600 VA
Motor kompresor = 3 HP
2. Ruang istirahat terdiri dari :
Lampu TL 20 w 2 titik
Kotak kontak 1 fasa ( KKB ) 1 titik 100 VA
3. Gudang terdiri dari
Lampu TL 2 x 40 W 1 titik
Kotak - kontak 1 fasa ( KKB ) 1 titik 100 VA
4. WC terdiri dari
lampu pijar 25 Watt 3 titik = 920 VA
Tentukan :
a. Gambar diagram
b. Gambar rekapitulasi daya .

Halaman:

1-4
Penyelesaian :
Instalasi Penerangan :
1. Ruang bengkel 2 x 40 w x 12 titik = 960 VA
KKK 2 titik = 1200 VA
KKB 2 titik = 200 VA
+
Jumlah = 2360 VA
2. R. Instalasi T 20 x 2 titik = 40 VA
KKB 1 titik = 100 VA
3. R. Gudang 2 x 40 w x 2 titik = 80 VA
KKB 1 titik = 100 VA
4. WC / K. mandi 25 w 3 titik = 75 VA
Jumlah total = 2795 VA
Supaya rata seimbang maka dibagi 3 kelompok dan masing 2 titik / kelompok tidak sama
tetapi untuk daya masing2 kelompok mendekati sama .
Lihat rekapitulasi daya pada Instalasi penerangan .
Instalasi Tenaga
1. Ruang bengkel mesin kompresor 3 HP = 2797,5 VA
KKK 3 ph = 2400 VA
KKB 3 ph = 3300 VA
Jumlah total = 8497,5 VA
Untuk yang instalasi tenaga dijadikan 2 kelompok dan 1 cadangan .
Lihat Rekapitulasi daya pada instalasi tenaga .

Halaman:

1-5
Penyelesaian :

Halaman:

1-6
Halaman:

1-7
KEMAMPUAN HANTAR TERUS - MENERUS KABEL INSTALASI BERISOLASI
PVC TUNGGAL DENGAN PENGHANTAR TEMBAGA ( NYA , NYAF
DAN SEBAGAINYA ) DAN PENGAMANNYA
PADA SUHU KELILING 300 C DENGAN SUHU PENGHANTAR MAKSIMUN 700 C.

1 2 3 4 5
Luas Untuk Pemasangan Dalam Untuk Pemasangan Di
Penampang
nominal kabel Pipa Instalasi Udara Pada Isolator

Kemampuan Kemampuan Kemampuan Kemampuan


Hantar Arus Hantar Arus Hantar Arus Hantar Arus
Maksimun Kabel Nominal Maksimun Kabel Nominal
Maksimun Maksimun
Pengaman Pengaman
mm 2 A A A A

1 11 10 19 20
1,5 15 16 24 25
2,5 20 20 32 35
4 25 25 42 50
6 33 35 54 63

10 45 50 73 80
16 61 63 98 100
25 83 80 129 125
35 103 100 158 160
50 132 125 197 200

70 165 160 245 250


95 197 200 290 300
120 235 250 345 355
150 - - 390 425
185 - - 445 425

240 - - 525 500


300 - - 605 600
400 - - 725 710
500 - - 825 850

Halaman:

1-8
Latihan

2 PHB Bengkel untuk motor kopresor 3 fasa start - delta , lampu penerangan
kotak - kontak 1 fasa dan 3 fasa .

Dari soal Perencanaan Pada hal :


Tentukan :
a. Besarnya daya total
b. Besarnya arus yang mengalir dari masing - masing kelompok
c. Besarnya zekering dari masing - masing kelompok
d. Besarnya zekering utama .

Halaman:

2-1
Jawaban

3 PHB Bengkel untuk motor kompresor 3 fasa start - delta , lampu penerangan
KK 1 fasa dan 3 fasa .
Cara menentukan besarnya Zekering
A. Instalasi Penerangan
Didalam Instalasi penerangan dibagi tiga kelompok .
Kelompok I ( R )
P = 920 VA terdiri 5 titik
U = 220 V
P 920
I = = =4,182 ukuran Iz = 6 A
U 220
Kelompok II ( s )
P = 880 VA terdiri 10 titik
U = 220 V
880
I = = 4A ukuran Iz = 6 A
220
Kelompok III ( T )
P = 995 VA terdiri 9 titik
U = 220 V
995
I = = 4,25 ukuran Iz = 6 A
220

B. Instalasi Tenaga
Instalasi Tenaga dibagi 2 Kelompok Pada motor Kompresor
P = 2797,5 VA
U = 380 V
2797,5
I = = 4,25 A
Ö 3 x 380
It = 6 A

Halaman:

3-1
Pada KKK dan KKB
P = 3300 VA
U = 380 V
3300
I = = 3, 646
Ö 3 x 380
Iz = 4 A
Ukuran zekering cabang pada instalasi penerangan adalah :
Pt = P1 + P2 + P2
= 920 + 880 + 995
= 2795 VA
2795
I =
Ö 3 x 380

=
Iz =
Ukuran zekering cabang pada instalasi tenaga adalah :
Pt = P1 + P2
= 2797,5 + 3300
= 6097,5 VA
6097,5
I =
Ö 3 x 380

= 9,264
Iz = 10 A

Halaman:

3-2
Transparan

Halaman:

4-1