Anda di halaman 1dari 2

Pedoman Pengembangan Jenjang Karir Perawat Profesional

Mengutip dari Lampiran Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 40 Tahun 2017 tentang
Pengembangan Jenjang Karir Profesional Perawat Klinis maka pedoman tersebut bisa dijadikan
acuan oleh pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan.

Jenjang karir Perawat perlu jadi perhatian serius, sebab kompetensi untuk melaksanakan asuhan
keperawatan yang akuntabel dan etis sesuai batas kewenangan merupakan bagian dari indikator
penentu pengembangan jenjang karir klinis di pelayanan kesehatan.

Dalam bukunya, Nelson, Sassaman, dan Phillips (2008), sebagaimana medianers kutip dari
lampiran Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 40 Tahun 2017, bahwa," program jenjang
karir perawat dirancang untuk menginspirasi dan menghargai keunggulan klinis yang dimiliki
oleh Perawat."

Level dan Tingkatan Karir Perawat Profesional

Pengembangan karir profesional perawat mencakup empat tingkatan yaitu, Perawat Klinis (PK),
Perawat Manajer (PM), Perawat Pendidik (PP), dan Perawat Peneliti/Riset (PR).

Perawat Klinis (PK) yaitu, perawat yang memberikan asuhan keperawatan langsung kepada klien
sebagai individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat.

Sedangkan Perawat Manajer (PM) yaitu, Perawat yang mengelola pelayanan keperawatan di
sarana kesehatan, baik sebagai pengelola tingkat bawah (front line manager), tingkat menengah
(middle management), maupun tingkat atas (top manager).

Sementara, Perawat Pendidik (PP) yaitu, perawat yang memberikan pendidikan kepada peserta
didik di institusi pendidikan keperawatan. Dan, Perawat Peneliti/Riset (PR) yaitu, perawat yang
bekerja di bidang penelitian keperawatan/kesehatan.

Masing-masing pengembangan karir perawat di Rumah Sakit maupun Pelayanan Primer


memiliki 5 (lima) level yaitu, level I sampai dengan level V. Jalur perawat klinis memungkinkan
peralihan jalur karir ke Perawat Manajer, Perawat Pendidik, atau Perawat Riset.
Beberapa Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta mulai mengembangkan jenjang karir sesuai
dengan kebutuhannya masing-masing meskipun belum mengarah pada pengembangan jenjang
karir profesional.

Disisi lain, pengembangan karir Perawat klinis pada saat ini lebih menekankan pada
posisi/jabatan struktural maupun fungsional (job career) sedangkan pengembangan karir
profesional (profesional career) berfokus pada pengembangan jenjang karir profesional yang
sifatnya individual.

Baca Juga : Kendala Penerapan Jenjang Karir Perawat di RSUD Milik Pemerintah Daerah

Oleh karena itu, perlu dikembangkan karir profesional bagi Perawat, sebagai pedoman yang bisa
menjadi acuan nasional dalam upaya pengembangan karir perawat bisa merujuk pada Peraturan
Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 40 Tahun 2017 dan Peraturan Mentri Kesehatan (PMK)
Nomor 49 tahun 2013 tentang Komite Keperawatan Rumah Sakit.(AW/ Ilustrasi :
freeimages.com)