Anda di halaman 1dari 7

BAB II

PEMBAHASAN

A. SISTEM KEKEBALAN

Sistem kekebalan tubuh (imunitas) adalah sistem mekanisme pada organisme


yang melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan mengidentifikasi dan
membunuh patogen serta sel tumor. Sistem ini mendeteksi berbagai macam pengaruh
biologis luar yang luas.

Kehamilan di anggap berkaitan dengan penekanan sebagai macam fungsi


imunologi secara humoral dan humoral untuk menyesuaikan diri dengan gerak janin
semialogenik “Asing” sebenarnya titer antybody humoral melawan beberapa virus
misalnya herples simpleks ,campak dan influenza A, menurun selama kehamilan tetapi
penurunan titer sebanding dengan efek hemodilusi pada kehamilan

Hitung lekosit darah bervariasu cukup besar selam kehamilan normal (efrati
dkk,1964) biasanya berkisar sampai 5.000 sampai 12.000 per UL,pda saat persalian dan
masa nifas awal hitung leokosit ini meningkat secara mencolok,hingga mencapai 25.000
atau bahkan lebih;konsentrasi rata-rata adalah14.000-16.00009taylor dkk 1981)sebab
peningkatan yang mencolok tersebut tidak diketahui tetapi respon yang terjadi
setelahpengerahan tenaga yang keras,ini mungkin mengambaarkan timbulnya kembali
pencerahan leokosit yang sebelumnya di pintras dari sirkulasi aktif.

Peningkatan PH sekresi vagina wanita hamil membuat wanita tersebut lebih


rentan terhadap infeksi vagina. Sistem pertahanan tubuh ibu selama kehamilan akan tetap
utuh, kadar imunoglobulin dalam kehamilan tidak berubah. Imunoglobulin G/ IgG
merupakan komponen utama dari imunoglobulin di dalam uterus dan neonatal dini. IgG
merupakan satu- satunya imunoglobulin yang dapat menembus plasenta sehingga
imunitas pasif di peroleh oleh bayi. Kekebalan ini dapat melindungi bayi dari infeksi
selanjutnya
B. SISTEM PERKEMIHAN
Yaitu suatu sistem dimana terjadinya proses penyaringan darah sehingga
darah bebas dari zat – zat yang tidak dipergunakan oleh tubuh dan menyerap zat-
zat yang masih di pergunakan oleh tubuh.

Sistem perkemihan terdiri atas:

1. GINJAL
Salah satu organ manusia yang berfungsi untuk menyaring kotoran dari
darah dan membuangnya bersama dengan urin atau kencing.

Fungsi Ginjal

1.sebagai tempat mengatur air

2.sebagai tempat mengatur konsentrasi garam dalam darah

3.sebagai tempat mengatur keseimbangan asam-asam basa darah

4.sebagai tempat ekskresi dan kelebihan garam

2.URETER

Ureter merupakan saluran retroperitoneum yang menghubungkan ginjal dengan


kandung kemih.pada awalnya,ureter berjalan melalui fasia gerota dan kemudian
menyilang muskulus psoas dan pembuluh darah iliaka komunis.

3.KANDUNG KEMIH

Sebuah organ otot berongga yang berbentuk balon dan menyimpan urin sampai di
keluarkan dari tubuh.

Kandung kemih (vesika urineria-VU) berfungsi sebagai penampung urine. Organ ini
berbentuk seperti buah pir atau kendi.kandung kemih terletak di dalam panggul besar,di
depan isi lainya,dan di belakang simpisis pubis pada bayi letaknya lebih tinggi.bagian
terbawah adalah basis sedangkan bagian atas adalah fundus.puncaknya mengarah ke
depan bawah dan ada di belakang simpisis.

Dinding kandung kemih terdiri atas lapisan serus sebelah luar,lapisan berotot,lapisan
submukosa,dan lapisan mukosa dari epithelium transisional.tiga saluran bersambung
dengan kandung kemih.dua uruter bermuara secara oblik di sebelah basis,letak oblik
menghindarkan urine mengalir ke dalam ureter.uretra keluar dari kandung kemih sebelah
depan.daerah segitiga kandung kemih (trigonum vesica urinarius). Pada wanita,kandung
kemih terletak di antara simpisis pubis,uterus,dan vagina.dari uterus,kandung kemih di
pisahkan oleh lipatan peritoneu ruang uterovesikal atau ruang douglas.

4.URETRA

Uretra adalahsebuah saluran yang berjalan dari leher kandung kemih ke lubang
luar,dilapisi oleh membran mukosa yang bersambung dengan membran yang melapisi
kandung kemih.Meatus urinarius terdiri atas serabut otot melingkar,membentuk sfingter
uretra.panjang uretra pada wanita2,5-3,5 cm sedangkan pada pria 17-22,5.
PROSES PERKEMIHAN
Mikturisi adalah peristiwa pembuangan urine.keinginan berkemih di sebabkan oleh
penambahan tekanan dalam kandung kemih dan isi urine di dalamnya.jumlah urine di
tampung kandung kemih dan menyebabkan miksi yaitu 170-230 ml.Mikturisi merupakan
gerakan yang dapat di kendalikan dan di tahan oleh pusat-pusat persarafan.kandung
kemih di kendalikan oleh saraf pelvis dan serabut saraf simpatik dari pleksus hipogastrik.

o Pada trimester I
Ukuran uterus yang semakin besar mengakibatkan sering kencing karena
uterus menekan kandung kemih.

o Pada trimester II
keadaan ini akan menghilang semakin bertambah tuanya kehamilan,
karena uterus gravidus telah keluar dari rongga panggul sehingga uterus tidak
terlalu menekan kandung kemih.

o Pada trimester III


pada akhir kehamilan kepala janin mulai turun ke pintu atas panggul,
keluhan sering kencing akn sering timbul lagi karena kandung kemih akan mulai
tertekan lagi

Pada ginjal seoran wanita hamil bertambah besar bailey dan rollenston
(1971) misalnya menemukan bahwa ginjal1.5 cm lebih panjang selam masa nifas
awal dari pada yang di ukur 6 bulan kemudian ,kecepatan filtrasi glomerulus dan
aliran plasma 50% pada awal trimester ke 2 ,dan yang terakhir tidak cukup
banyak,mekanisme tepat untuk meningktakan hal-hal ini belum di ketahui.

Progesteron pada efek relaksan pada efek relaksan pada serabut-serabut


otot polos menyebabkan terjadinya dilatasi,pemanjangan dan penekukan
ureter.penumpukan urin terjadi dalam ureter bagian bawah,dan penurunan tonus
kandung kemih dan menimbulkan pengosongan kandung kemih yang tidak tuntas
piolenifritis dapat terjadi karna alasan ini ,kateterisasi selama kehamilan ini di
hindari kecuali jika benar-benar di perlukan .

Dengan pembesaran yang terjadi pada bulan-bulan pertama


kehamilan,uterus akan lebih banyak menyita tempat dalam panggul setelah usia
kehamilan 3 bulan,uterus keluar dari dalam rongga panggul dan fungsi kandung
kemih kembali normal keinginan ingin buang air kecil sering timbul kembali pada
kehamilan menjelang aterm ketika presenting part bayi masuk ke dalam rongga
panggul.
Ketidak mampuan untuk mengendalikan aliran air kencing (urin)
khususnya akibat desakan (stres) yang di timbulkan oleh peningkatan tekanan
abdoment yang mendadak sperti ketika tertawa atau bersin dapat terjadi ketika
menjelang akhir kehamilan.keadaan ini di sebabkan oleh penurunan tonus otot
pada dasar panggul (akibat progesteron) dan meningkatkan tekanan akibat
penambahan isi uterus,akibatperubahan ini pada bulan-bulan pertama kehamilan
kandung kencing tertekan oleh uterusyang mulai menbesar sehingga timbul rasa
ingin kencing,keadaan ini hilang dengan makin tuanya kehamilan bila uterus
gravidus keluar dari rongga panggul.

Pada akhir kehamilan,bila kepala janin mulai turun kebawah pintu atas
panggul,keluhan sering kencing akan timbul lagi karna kandung kencing mulai
tertekan kembali.

Dalam kehamilan ureter kana dan kiri menbesar karna pengaruh


progesteron akan tetapi ureter kanan lebih menbesar dari pada ureter kiri,karna
lebih banyak tekan dari pada ureter kiri,hal ini di sebabkan karna uterus lebih
sering memutar kekanan ,mungkin karena orang lebih banyak bergeraklebih sring
memakai tangan kanan ,nya atau di sebabkan oleh letak kolon dan sigmoid yang
berada dibelakang kiri uterus .akibat tekanan pada ureter kanan tersebut,lebih
sering dijumpai hidro ureter destra dan pielitis destra.

Di samping sering kencingterdapat poliuria.poliuria di sebabkan oleh


adanya peningkatan sirkulasi darah danm ginjal pada kehamilan,sehingga filtrasi
dan glumerulus juga meningkat sampai 69% reabsorsi di tubulus tidak berubah
sehingga lebih banyak dapat di keluarkan urea ,asam uriek,glukosa,asam
amino,asam folik dalam kehamilan.

C. SISTEM PENCERNAAN
Sistem pencerrnaan pada tubuh terdiri dari alat-alat pencerrnaan dan enzim-enzim
tertentu.enzim berfungsi mengubah makanan menjadi zat-zat yang dapat di manfaatkan
oleh tubuh.sistem pencernaan manusia tersusun dari alat-alat:

Rongga mulut

Di dalam rongga ini makanan mulai di cernakan.di sini terjadi pencernaan


mekanik,yaitu ketika gigi mengunyah makanan dan pencernaan kimiawi,yaitu ketika air
liur bekerja.Air liur kita mengandung enzim ptialin,enzim ini mengubah amilum (zat
tepung) menjadi salah satu zat gula yaitu maltosa. Di dalam rongga mulut antara lain:
Gigi, Lidah, Kelenjar air liur.
Kerongkongan

Setelah melewati rongga mulut,makanan yang di makan masuk ke dalam


kerongkongan.kerongkongan juga di sebut esofagus,kkerongkongan adalah saluran yang
menghubungkan rongga mulut dengan lambung

Usus halus

Setelah berada di lambung kira-kira 4 jam makanan masuk ke usus halus . di


bagian usus halus inilah zat-zat makanan di serap.usus halus terdiri dari 3 bagian yaitu
usus 12 jari (duedenum),usus kosong(jejunum),dan usus penyerapan (ileum)

Usus besar
Setelah proses penyerapan zat – zat makanan di usus halus, sisanya di salurkan ke
alat pencernaan berikutnya, usus besar.
Trimester 1
Pada bulan-bulan awal kehamilan 1/3 dari wanita hamil mengalami mual dam
muntah. Sebagaimana kehamilan berlanjut penurunan asam lambung melambatkan
pengosongan lambung dan menyebabkan kembung. Menurunnya gerakan peristaltik
tidak saja menyebabkan mual tetapi juga konstipasi karena lebih banyak feses terdapat
dalam usus. Lebih banyak air diserap dan semakin keras jadinya. Konstipasi juga
disebabkan oleh tekanan uterus pada usus bagian bawah pada awal masa kehamilan dan
kembali pada masa kehamilan.
Gigi berlubang terjadi lebih mudah pada saliva yang bersifat asam. Selama
kehamilan dan membutuhkan perawatan yang baik untuk mencegah karies gigi. Pada
bulan-bulan terakhir nyeri ulu hati dan regurgitasi (pencernaan asam) merupakan
ketidaknyamanan yang disebabkan tekanan keatas dari perbesaran uterus. Pelebaran
pembuluh darah rectum (hemoroid) dapat terjadi pada persalinan. Rektum dan otot-otot
yang memberikan sokongan yang sangat tegang.

Trimester 2
Mulut dan gusi terus hiperemia,sensitif terhadap zat iritan. Esofagus dan lambung
hormon progesteron meningkat merelaksasi otot intestine dan menurunnya motilitas.
Pengosongan lambung menurun. Regulasi esofagus. Liver peningkatan hormon estrogen
dan progesteron mengakibatkan gejala gatal-gatal (pruritus gravidum).

Trimester 3
Terjadi perubahan posisi lambung dan usus akibat perkembangan uterus.
Penurunan tonus dan motilitas saluran gastrointestinal menyebabkan waktu pengosongan
lambung menjadi lebih lama. Penyerapan makanan meningkat. Terjadi konstipasi yang
dapat meningkatkan terjadinya haemoroid. Adanya refluks sekret-sekret asam ke
esofagus menyebabkan terjadinya pirosis (nyeri ulu hati). Gusi menjadi melunak dan
mudah berdarah (hiperemi) kalau terkena cedera ringan saja, misalnya oleh sikat gigi.

Sistem pencernaan fungsi saluran cerna selama hamil menunjukan gambaran yang
sangat menarik.pada bulan-bulan pertama kehamilan terdapat perasaan enek(nause)
mungkin ini akibat kadar hormon estrogen yang meningkat ad darah.a pula sumber yang
mengatakan peningkatan kadar HcG dalam darah.tonus otot-otot tracktus digestivus
menurun ,sehingga motilitas seluruh tracktus ini juga berkurang,yang merupakan akibat
dari jumlah progesteron yang besar dan menurunya,sehingga motilitas seluruh tratus ini
juga berkurang ,yang merupakan akibat dari jumlah kadar progesteron yang besar dan
menurunnya kadar motalin ,suatu peptidak hormonal ,yang di ketahui mempunyai efek
perangsangn otot-otot polos.makanan lebih lama berada dalam lambung dan apa yang
telah di cernakan lebih lama berada dalam usus hal ini baik untuk reabsorsi ,akan tetapi
menimbulkan utama wanita hamil ,tidak jarang di8 jumpai pada bulan-bulan pertama
kehamilan gejala muntah emesis, biasanya terjadi di pagi hari yang di kenal dengan
morning sicneks emesisi bila terlampau sering dan terlalu banyak di keluarkan,disebut
emesis gravidarum,keadaan ini patologik.

Nausea(mual) atau vomitus (muntah) yang terjadi pada bulan kehamilan (saat
bangun tidur) sering di jumpai dan biasanya ringan penyebabnya yang pasti tidak ketahui
peningkatan kadar hormon yang mendadak jika berlansung melebihi 14 minggu bila berat
(hiperemesis) maka morning sicneks ini dianggap sebagai keadaan abnormal dan
memerlukan tindakan aktif.

Pada bagian mulut terjadi hiperemi pada gusi berongga dan menbengkak ,gusi
cenderung mudah berdarah karna pengaruhy dari kadar estrogen yang meningkat kadar
hormon yang mendadak menyebabkan peningkatan vaskularitas selektif dan ploriverasi
jaringan ikat,tidak ada peningkatan saliva namun wanita mengeluhkan ptialisme
(kelebihan saliva) perasaan ini di duga akibat wanita secara tidak sadar jarang menelan
saat mual,penbenkakan gusi vokal dan sangat vaskuleer,yang disebut epulis kehamilan
kadang kala timbul ,tetapi tetapi sewcara khas mengecil secara spontan setelah kelahiran.

Pada gigi wanita hamil memerlikan 1,2 kalsium dan fosfor yang jumlah kira-kira
sama setiap hari selama hamil kebutuhan kalsium fosfor ini lebnihg tinggi sekitar 0,4 g
dari pada kebutuhan saat dia tidak hamil atau pada setiap waktu dan ginggivitas dapat
menimbulkan karies gigi yang dapat menyebabkan gigi hilang .
Karna kehamilannya berkembang terus lambung dan usus,di geser oleh uterus
yang mkenbesar ,sebagai akibat posisi visera ini penemuan visik pada penyakit tertentu
dapat berubah appendis misalnya biasanya bergeser ke arah atas dan agak kelateral saat
uterus menbesar ,dan sering kali dapat mencapai pinggang kanan,(cunnigham 1995) pada
sekitar 15% sampai 20% wanita hamil herniasi bagian atas lambung (hiatus hernia)
terjadi setelah bulan ketujuh atau bulan kedelapan kehamilan,keadaan ini di sebabkan
pergeseran lambung ke atas yang menyebabkan hiatus diagfragma melebar kondisi ini
lebih sering melebarhal ini lebih sering terjadi pada wanita multipara wanita yang gemuk
atau wanita yang lebih tua.

Peningkatan penurunan kadar progesteron yang menyebabkan penurunan sekresi


asamhidroklorida ,oleh karna itu penbentukan penbengkakan tukak peptik sudah tidak
umum selama hamil .

Haemeroid cukup sering pada kehamilan kehamilan ini sebagian besar di


sebabkan oleh konstipasi dan naiknya tekanan vena di bawah uterus.

Refleks asam lambung (heartburn) disebabkan oleh regurgitasi isi lambung eshop
hangus bagian bawah,progesteron menyebabkan relaksasisfinter kardiak pada lambung
dan mengurangi motilitas lambung sehingga memperlambat pengosongan lambung
Hearburn biasanya hanya terjadi pada satu atau dua bulan terakhir kehamilan.