Anda di halaman 1dari 13

PEDOMAN KERJA DAN PELAKSANAAN TUGAS

PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2018

PEDOMAN TAHUN 2018


BAB VII
STANDAR HONORARIUM/UPAH/TARIF
A. Pengelola Keuangan (dalam rupiah/bulan)
NILAI ANGGARAN YANG DIKELOLA
Di atas
No. URAIAN Di atas Di atas Diatas Di atas Di atas Di atas 50
s/d 500 25 M s/d Di atas 100 Di atas 250 Di atas 500
500 Jt s/d 1 M s/d 2,5 M s/d 5 M s/d 10 M s/d M s/d 100 M
Jt 50 M M s/d 250 M M s/d 500 M M
1M 2,5 M 5M 10 M 25 M (Rp.)
(Rp.)
1. Pengguna Anggaran (PA) - - - 1.600.000 2.100.000 2.600.000 3.100.000 3.600.000 4.100.000 4.600.000 4.750.000
2. PPKD - - - - - - - - 3.100.000 3.600.000 3.700.000
3. Kuasa PPKD 600.000 700.000 850.000 950.000 1.050.000 1.200.000 1.350.000 1.550.000 1.950.000 2.250.000 2.250.000
4. Kuasa Pengguna Anggaran 700.000 800.000 1.000.000 1.100.000 1.350.000 1.400.000 1.600.000 2.100.000 2.600.000 3.100.000 3.250.000
(KPA)
5. Bendahara Pengeluan SKPD 550.000 600.000 700.000 800.000 900.000 1.100.000 1.300.000 1.550.000 1.750.000 2.000.000 2.100.000

6. Bendahara Pengeluaran 400.000 450.000 550.000 600.000 700.000 850.000 1.000.000 1.200.000 1.400.000 1.600.000 1.650.000
SKPKD dan Bendaharawan
Pengeluaran Pembantu
SKPD/SKPKD)

7. Pembantu Bendahara 300.000 350.000 400.000 450.000 550.000 700.000 850.000 950.000 1.050.000 1.200.000 1.200.000
Pengeluaran (Pencatat
Pembukuan, Pembuat
Dokumen, Pengurus Gaji)

8. Pembantu Bendahara Pengeluaran 250.000 300.000 350.000 400.000 500.000 600.000 750.000 850.000 950.000 1.050.000 1.050.000
Pembantu (Pencatat Pembukuan,
Pembuat Dokumen, Pengurus Gaji
Untuk Sekretariat Daerah dan RS
Khusus

9. Pejabat Penatausahaan 550.000 650.000 700.000 750.000 850.000 1.100.000 1.200.000 1.300.000 1.600.000 1.800.000 2.000.000
Keuangan (PPK) SKPD/BLUD/
SKPKD
10. Pelaksana/Pelaksana 350.000 450.000 500.000 600.000 700.000 800.000 900.000 1.050.000 1.250.000 1.450.000 1.450.000
Pembantu PPK-SKPD/SKPKD
(Fungsi Verifikasi,
Perbendaharaan dan
Akuntansi)

11. PPK BIRO/PPK UPT BLUD 450.000 500.000 550.000 700.000 750.000 900.000 1.050.000 1.250.000 1.400.000 1.550.000 1.550.000
(Sekretariat Daerah danUPT
BLUD) dan Pembantu PPK
SKPKD
12. Pelaksana/Pelaksana 300.000 400.000 450.000 500.000 550.000 700.000 800.000 900.000 1.050.000 1.150.000 1.150.000
Pembantu PPK-Biro (Fungsi
Verifikasi, Perbendaharaann
dan Akuntansi)

13. Pejabat Pelaksana Teknik 350.000 400.000 450.000 500.000 600.000 800.000 1.000.000 1.100.000 1.300.000 1.450.000 1.450.000
Kegiatan (PPTK)
14. Pelaksana Administrasi 200.000 250.000 300.000 350.000 400.000 450.000 500.000 550.000 600.000 650.000 650.000
Keuangan
15. Kasir 350.000 350.000 350.000 350.000 350.000 350.000 350.000 350.000 350.000 350.000 350.000

Pengelola Penerimaan
(Dalam rupiah/bulan)
NILAI PENERIMAAN YANG DIKELOLA
No. URAIAN 100 Jt s/d 500 Jt s/d 1 M s/d 5 5 M S/d 10 M s/d 50 M s/d 100 M s/d 250 M s/d Diatas 500
s/d 100 Jt
500 Jt 1M M 10 M 50 M 100 M 250 M 500 M M
1. Bendahara Penerimaan 300.000 450.000 550.000 750.000 850.000 950.000 1.050.000 1.200.000 1.400.000 1.600.000
2. Bendahara Penerimaan 200.000 300.000 450.000 600.000 650.000 750.000 850.000 950.000 1.200.000 1.400.000
Pembantu
Catatan : Pembentukan Kasir hanya untuk SKPD yang melakukan pelayanan SAMSAT

B. Pengelola Barang dan Aset


1. Pejabat Pengadaan dan Pejabat / Panitia Penerima Hasil Pekerjaan
(Dalam rupiah/bulan)
NO URAIAN KETUA SEKRETARIS ANGGOTA
1 Panitia Penerima
520.000 370.000 320.000
hasil pekerjaan
2 Pejabat Pengadaan 680.000 - -
3 Pejabat Penerima
370.000 - -
Hasil Pekerjaan

1
2. Pengelola Barang / Aset
(Dalam rupiah/bulan)
NILAI BARANG YANG DIKELOLA

NO URAIAN s/d Diatas 500 jt Diatas 1 M Diatas 2,5 M Diatas 5 M Diatas 10 M Diatas 25 M Diatas 50 M Diatas 100 M diatas
500jt s/d 1 M s/d 2,5 M s/d 5 M s/d 10 M s/d 25 M s/d 50 M s/d 100 M s/d 500 M 500 M
1 Pejabat
Penatausaha
an Barang 500.000 550.000 600.000 650.000 700.000 750.000 800.000 850.000 900.000 1.000.000
Milik Daerah

2 Pengurus
Barang Aset 400.000 450.000 500.000 550.000 600.000 650.000 700.000 750.000 850.000 900.000
3 Pengurus
Barang 400.000 450.000 500.000 550.000 600.000 650.000 700.000 750.000 850.000 900.000
Persediaan

4 Pembantu
Pengurus 350.000 400.000 450.000 500.000 550.000 600.000 650.000 700.000 750.000 800.000
Barang Aset

5 Pembantu
Pengurus
Barang 300.000 350.000 400.000 450.000 500.000 550.000 600.000 650.000 700.000 750.000
Persediaan

6 Pengurus
Barang UPT
SKPD Non 300.000 350.000 400.000 450.000 500.000 550.000 600.000 650.000 700.000 750.000
BLUD

3. Pejabat Pembuat Komitmen


(Dalam rupiah/bulan)
Di atas Di atas Di atas Di atas Di atas
Di atas 10 M Diatas 25 M Di atas Di Atas
s/d 500 Jt 500 Jt s/d 1 M s/d 2,5 M s/d 5 M s/d 50 M s/d
s/d 25 M s/d 50 M 100 M 500 M
1M 2,5 M 5M 10 M 100 M
500.000 550.000 600.000 750.000 850.000 1.000.000 1.200.000 1.350.000 1.600.000 1.850.000

C. e-Master (Manajemen ASN Terpadu)


(Dalam rupiah/bulan)
s/d Di atas Di atas Di atas Di atas
PENGELOLA
500 500 s/d 1000 1000 s/d 1500 1500 - 3000 3000

Penanggung jawab (1 orang) 300.000 350.000 400.000 450.000 600.000

Operator (1 orang) 250.000 300.000 350.000 400.000 500.000

Catatan : *) Operator e-Master diutamakan ASN yang mengerti Teknologi Informasi


**)Untuk OPD yang mempunyai ASN diatas 1000 orang, dapat menunjuk operator maksimal 3
(tiga) orang dan jumlah honor masing-masing operator ditentukan berdasarkan jumlah ASN
yang dikelola
***) Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, dapat menunjuk operator sesuai
kebutuhan dan jumlah honor masing-masing operator ditentukan berdasarkan jumlah ASN
yang dikelola

D. Aplikasi E- New Budgeting, E-Planning, Sistem Monitoring dan Evaluasi Pembangunan (SMEP),
Sistem Informasi Evaluasi Pembangunan (SIEVAP) dan Pusat Data Jawa Timur (PUSDATIM)

2
NILAI ANGGARAN YANG DIKELOLA
URAIAN Di atas Di atas Di atas Di atas
Di atas
s/d 5 M 5 M s/d 10 10 M s/d 25 M s/d 50 M s/d
100 M
M 25 M 50 M 100 M
Pengelola sistem informasi
maksimal 10 orang terdiri:
a. E-Planning 250.000 350.000 450.000 550.000 650.000 750.000
b. E-NEW BUDGETING 250.000 350.000 450.000 550.000 650.000 750.000
c. SIBAKU 250.000 350.000 450.000 550.000 650.000 750.000
d. SMEP 250.000 350.000 450.000 550.000 650.000 750.000
e. SIEVAP 250.000 350.000 450.000 550.000 650.000 750.000
f. PUSDATIM 250.000 350.000 450.000 550.000 650.000 750.000

Catatan : (*besaran honor masih diusulkan)


*) Pengelola Sistem Informasi diutamakan PNS
**) Honorarium E-New Budgetimg, E-Planning dan SMEP diberikan per bulan
***) Honor SIPPD, SIEVAP dan PUSDATIM diberikan setiap Triwulan (*catatan : akan dikoordinasikan
terlebih dahulu dengan BAPPEDA mengenai honor SIPPD diberikan secara triwulan atau perbulan)
Untuk Kepala Sub Bagian TU yang membawahi minimal 10 (Sepuluh) UPT dan berfungsi sebagai
koordinator kepegawaian, barang daerah mendapatkan honor pengelola kepegawaian dan barang
daerah sebesar Rp. 1.500.000,00 per bulan.

E. Pelaksanaan Kegiatan

1. Bantuan Ongkos Jahit 1 (satu) stel Pakaian Dinas, meliputi :


a. Pakaian Sipil Lengkap (PSL) sebesar Rp 800.000
b. Pakaian Sipil Harian (PSH) sebesar Rp 400.000
c. Pakaian Sipil Resmi (PSR) sebesar Rp 400.000
d. Pakaian KORPRI sebesar Rp 300.000
e. Pakaian Dinas Harian (PDH) sebesar Rp 300.000
f. Pakaian Dinas Lapangan sebesar Rp 300.000
2. Uang Sidang :
a. Eselon I sebesar Rp 380.000
b. Eselon II sebesar Rp 350.000
c. Eselon III
1) Golongan IV sebesar Rp 325.000
2) Golongan III sebesar Rp 285.000
d. Eselon IV
1) Golongan IV sebesar Rp 260.000
2) Golongan III sebesar Rp 230.000
e. Pejabat Fungsional :
Terampil :
1) Jenjang Pejabat Pemula sebesar Rp 140.000
2) Jenjang Pelaksana sebesar Rp 150.000
3) Jenjang Pelaksana Lanjutan sebesar Rp 180.000
4) Jenjang Penyelia sebesar Rp 190.000
Ahli :
5) Pertama sebesar Rp 190.000
6) Jenjang Muda sebesar Rp 200.000
7) Jenjang Madya sebesar Rp 270.000
8) Jenjang Utama sebesar Rp 290.000

3
f. Staf
1) Golongan IV sebesar Rp 215.000
2) Golongan III sebesar Rp 180.000
3) Golongan II sebesar Rp 140.000
4) Golongan I sebesar Rp 100.000

g. Pegawai Tidak Tetap :


1) S2/S3 sebesar Rp 150.000
2) S1 sebesar Rp 140.000
3) D3 sebesar Rp 130.000
4) D1/SMK sebesar Rp 125.000
5) SMA/SMP/SD sebesar Rp 120.000
h. Tenaga Ahli (Pakar) disetarakan dengan Eselon III.
i. Uang sidang dalam sehari dapat dibayarkan paling banyak 2 (dua) kali sidang dalam satu hari.
j. Uang sidang adalah uang yang diberikan dalam rangka membahas sesuatu permasalahan yang
dapat menghasilkan suatu output.
3. Lembur
Untuk pekerjaan yang belum dapat diselesaikan dalam jam kerja dapat diselesaikan dengan cara
lembur yang menghasilkan suatu output secara riil dan dapat dipertanggungjawabkan dan
diberikan uang lembur per jam sebagai berikut :
a. Eselon I sebesar Rp 85.000
b. Eselon II sebesar Rp 80.000
c. Eselon III :
1) Golongan IV sebesar Rp 75.000
2) Golongan III sebesar Rp 70.000
d. Eselon IV :
1) Golongan IV sebesar Rp 65.000
2) Golongan III sebesar Rp 60.000
e. Pejabat Fungsional :
Terampil :
1) Jenjang Pejabat Pemula sebesar Rp 40.000
2) Jenjang Pelaksana sebesar Rp 45.000
3) Jenjang Pelaksana Lanjutan sebesar Rp 50.000
4) Jenjang Penyelia sebesar Rp 55.000
Ahli :
5) Pertama sebesar Rp 55.000
6) Jenjang Muda sebesar Rp 60.000
7) Jenjang Madya sebesar Rp 65.000
8) Jenjang Utama sebesar Rp 70.000
f. Staf :
1) Golongan IV sebesar Rp 55.000
2) Golongan III sebesar Rp 50.000
3) Golongan II sebesar Rp 40.000
4) Golongan I sebesar Rp 30.000
g. Pegawai Tidak Tetap :
1) S2/S3 sebesar Rp 45.000
2) S1 sebesar Rp 40.000
3) D3 sebesar Rp 35.000
4) D1/SMK sebesar Rp 30.000
5) SMA/SMP/SD sebesar Rp 25.000
h. Uang makan lembur diberikan 1 kali/hari setelah bekerja lembur minimal selama 2 (dua) jam

4
berturut-turut yaitu :
Gol IV sebesar Rp 41.000 (empat puluh satu ribu rupiah)
Gol III sebesar Rp 35.000 (tiga puluh lima ribu rupiah)
Gol I, II dan PTT sebesar Rp 30.000 (tiga puluh ribu rupiah)
i. Untuk pekerjaan yang bersifat khusus dan sangat mendesak yang diselesaikan pada hari libur,
dapat diberikan uang lembur sebesar 200%.
4. Pelaksanaan rapat/kegiatan pertemuan dapat dilaksanakan di kantor atau di luar kantor, dengan
ketentuan:
1. Pertemuan/rapat di kantor adalah rapat kedinasan yang menggunakan fasilitas milik Pemerintah
Provinsi;
2. Pertemuan/rapat di luar kantor adalah rapat/ pertemuan dengan menggunakan fasilitas
hotel/villa/cottage/resort dan/atau fasilitas ruang gedung lainnya yang bukan milik pemerintah
sesuai dengan ketentuan.
3. Pertemuan/rapat di kantor yang menggunakan fasilitas Pemerintah lainnya dapat disediakan
makanan dan minuman rapat/kegiatan;
4. Untuk pertemuan/rapat di luar kantor (hotel/villa/cottage/resort/lainnya) berlaku ketentuan
sebagai berikut:
a. Pertemuan/rapat yang dilakukan di luar kantor minimal 5 jam (Paket halfday) dengan tarif
maksimal Rp. 225.000 (dua ratus dua puluh lima ribu rupiah).
b. Pertemuan/rapat yang dilakukan di luar kantor minimal 8 jam (Paket fullday) dengan tarif
maksimal Rp. 325.000 (tiga ratus dua puluh lima ribu rupiah).
c. Pertemuan/rapat yang dilakukan di luar kantor sehari penuh tanpa penginapan (Paket
halfboard) dengan tarif maksimal Rp. 425.000 (empat ratus dua puluh lima ribu rupiah).
d. Pertemuan/rapat yang dilakukan di luar kantor dengan fasilitas penginapan/akomodasi
(Paket fullboard) dengan tarif maksimal Rp. 550.000 (lima ratus lima puluh ribu rupiah).
e. Pertemuan/rapat dengan peserta Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, Pejabat Eselon I, DPR
RI, DPRD atau pejabat lainnya yang disetarakan atau tamu negara dapat dilaksanakan di hotel
bintang 5 (lima).
f. Ketentuan huruf a, huruf b dan huruf c diberlakukan rapat yang memiliki urgensi tinggi
dan/atau memerlukan koordinasi lintas sektoral.
5. Akomodasi tamu Negara/tamu kehormatan/VVIP/VIP dari Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Timur
disesuaikan dengan kebutuhan dan tarif hotel yang berlaku.
6. Honorarium Pembina/Pengarah /Panitia kegiatan/rapat/Tim :
a. Gubernur sebesar Rp 3.000.000
b. Wakil Gubernur sebesar Rp 2.500.000
c. Eselon I sebesar Rp 2.000.000
d. Eselon II sebesar Rp 1.500.000
e. Eselon III :
1) Golongan IV sebesar Rp 1.140.000
2) Golongan III sebesar Rp 1.000.000
f. Eselon IV :
1) Golongan IV sebesar Rp 900.000
2) Golongan III sebesar Rp 800.000
g. Staf :
1) Golongan IV sebesar Rp 700.000
2) Golongan III sebesar Rp 600.000
3) Golongan I, II sebesar Rp 500.000
h. Pegawai Tidak Tetap :
1) S2/S3 sebesar Rp 500.000
2) S1 sebesar Rp 450.000
3) D3 sebesar Rp 400.000

5
4) D1/SMK sebesar Rp 375.000
5) SMA/SMP/SD sebesar Rp 350.000
i. Jumlah panitia harus menggunakan prinsip rasionalitas, kepatutan dan kewajaran maksimal 10
(sepuluh) persen dari jumlah peserta rapat
7. Apabila dalam suatu kegiatan mendatangkan atau memanfaatkan narasumber/tenaga
ahli/moderator/penyaji dapat diberikan honor :
a. Aparatur Sipil Negara (Narasumber / Penyaji ) :
1) Pejabat Eselon I per kegiatan sebesar Rp 1.800.000
2) Pejabat Eselon II per kegiatan sebesar Rp 1.400.000
3) Pejabat Eselon III ke bawah
diatur per kegiatan sebesar Rp 1.100.000
b. Tenaga Profesional (Nara sumber/tenaga ahli/moderator) yaitu tenaga ahli PNS/Non PNS yang
mempunyai kemampuan lebih di bidangnya.
1) Nara sumber/tenaga ahli
Diberikan honor sesuai dengan bidang keahliannya yang telah disepakati setinggi-tingginya
per kegiatan sebesar Rp 15.000.000 (lima belas juta rupiah).
2) Moderator
Diberikan honor sesuai dengan bidang keahliannya yang telah disepakati setinggi-tingginya
per kegiatan sebesar Rp 1.200.000 (satu juta dua ratus ribu rupiah).
c. Pemberian honor ini diatur dengan Keputusan Kepala SKPD, khusus Sekretariat Daerah dengan
Keputusan Kepala Biro, sedangkan di luar ketentuan a dan b ditetapkan dengan Keputusan
Gubernur Jawa Timur tersendiri.
d. Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kegiatan/rapat, apabila diperlukan dapat diberikan
biaya transport/tiket/akomodasi sesuai ketentuan yang berlaku.
e. Apabila dalam suatu kegiatan atau kepanitiaan terdapat perangkapan fungsi maka pemberian
honornya hanya diberikan salah satu saja.
8. Untuk menunjang pelaksanaan pelayanan publik di lingkungan Kantor Bersama SAMSAT, kepada
petugas instansi terkait (Non Pegawai Pemprov. Jatim) yang bertugas di Layanan Unggulan SAMSAT
dan operasi bersama diberikan honor sesuai kehadiran dan/atau target pelayanan setinggi-
tingginya Rp. 1.250.000,- (satu juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) /petugas/bulan yang
ketentuan teknisnya diatur oleh Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Jawa Timur.
9. Pemberian honorarium yang tidak diatur dalam ketentuan ini ditetapkan dengan Keputusan
Gubernur.
10.Pemberian honorarium bagi PNS hendaknya dibatasi sesuai dengan tingkat kewajaran dan beban
tugas, sedangkan untuk Pegawai Tidak Tetap hanya dapat diberikan bagi yang benar-benar
memiliki peranan dan kontribusi serta terkait langsung dengan kelancaran pelaksanaan kegiatan
dimasing-masing SKPD.
11.Standar biaya sewa kendaraan untuk tamu dinas/tamu kehormatan/ pejabat Negara / pejabat
struktural / pendamping kunjungan kerja Gubernur dalam provinsi/luar provinsi dalam rangka
menunjang kegiatan SKPD/Biro :
a. Untuk Pejabat Negara/Tamu Kehormatan Rp 3.500.000/hari
b. Untuk Rombongan Pejabat Negara/
Tamu Kehormatan (Bus VVIP)/
Bus utk kegiatan Rp 3.500.000/hari
c. Sewa Bus Sedang Rp 2.000.000/hari
d. Sewa minibus Rp 1.500.000/hari
e. Untuk Pejabat setingkat Eselon I dan II Rp 2.500.000/hari
f. Untuk Pejabat setingkat Eselon III Rp 1.500.000/hari
g. Untuk menunjang kegiatan dinas Rp 900.000/hari
Apabila jumlah kendaraan sewa di pasaran kurang memadai maka biaya sewa dapat melebihi
ketentuan dan menyesuaikan harga pasar yang berlaku.

6
12.Hidangan rapat/kegiatan untuk tamu Pemerintah Provinsi (Presiden, Wakil Presiden, Duta Besar,
Delegasi Negara Asing, Menteri dan Pejabat setingkat Menteri, Gubernur dan Wakil Gubernur) :
a. Prasmanan VVIP (Presiden & Wakil Presiden) Rp 700.000
b. Prasmanan VIP Rp 250.000
c. Nasi Kotak VIP Rp 65.000
d. Kue-kue Prasmanan VIP Rp 60.000
e. Kue-kue Kardus VIP Rp 40.000
f. Nasi Tumpeng VIP Rp 1.750.000
Biaya hidangan rapat/kegiatan tersebut hendaknya memperhatikan prinsip efisiensi, efektivitas dan
disesuaikan dengan kebutuhan.
13.Hidangan rapat/kegiatan lainnya :
a. Prasmanan Rp 75.000
b. Nasi Kotak Rp 50.000
c. Kue Prasmanan Rp 30.000
d. Kue Kotak Rp 25.000
e. Nasi Tumpeng Rp 750.000
14.Uang makan
a. Uang makan diberikan kepada PNS, dalam satu bulan maksimal 22 (dua puluh dua) hari kerja
dengan mempertimbangkan tingkat kehadiran dengan rincian antara lain :
Gol IV sebesar Rp. 41.000,- (empat puluh satu ribu rupiah)
Gol III sebesar Rp. 35.000,- (tiga puluh lima ribu rupiah)
Gol I dan II sebesar Rp. 30.000,- (tiga puluh ribu rupiah)
b. Uang makan sebagaimana point a tidak berlaku terhadap tenaga pendidik dan pengawas.

F. Tambahan Penghasilan kepada PNS (TPP)


Untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai, dapat diberikan tambahan Penghasilan bagi Pegawai Negeri
Sipil ( PNS ) yang berupa :
1. Tunjangan Daerah :
a. Tunjangan Daerah SKPD Non BLUD
ESELON/
GOLONGAN
a b c d e

Staf :

I 413.000 447.000 481.000 515.000 -

II 585.000 619.000 653.000 688.000 -

III 801.000 838.000 875.000 911.000 -

IV 1.095.000 1.136.000 1.176.000 1.217.000 -

Eselon IV :

III 1.203.000 1.239.000 1.275.000 1.312.000 -

IV 1.542.000 1.582.000 1.623.000 1.663.000 -

Eselon III:

III -
1.709.000 1.749.000 1.788.000 1.828.000

IV -

7
2.124.000 2.168.000 2.212.000 2.256.000

Eselon II :

IV -
2.345.000 2.390.000 2.434.000 2.478.000

Eselon I :

IV - - 2.530.800 2.548.800 2.565.600

a1. Tunjangan Daerah Pejabat Fungsional :


PEJABAT
FUNGSIONAL a b c d e
/ GOLONGAN

TERAMPIL :

Jenjang Pelaksana Pemula :

II 585.000 - - - -

Jenjang Pelaksana:

II - 680.000 718.000 756.000 -

Jenjang Pelaksana Lanjutan

III 800.000 837.000 - - -

Jenjang Penyelia

III - - 962.000 1.001.000 -

AHLI :

Pertama

III 801.000 921.000 - - -

Jenjang Muda

III - - 962.000 1.001.000 -

Jenjang Madya

IV 1.313.000 1.362.000 1.410.000 - -

Jenjang Utama

IV - - - 1.460.000 1.509.000

b. Tunjangan Daerah BLUD


GOLONGAN a b c d e

Staf :

8
I 619.000 670.000 722.000 774.000 -

II 876.000 928.000 979.000 1.031.000 -

III 1.203.000 1.257.000 1.312.000 1.367.000 -

IV 1.643.000 1.703.000 1.765.000 1.825.000 -

Diberikan kepada :
- Tenaga administrasi pada Rumah Sakit dan UPT Dinas Kesehatan (Rumah Sakit);
- Tenaga Administrasi pada UPT Dinas Kesehatan (institusi Pendidikan dan Pelatihan);
- Dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, dokter gigi spesialis, perawat dan tenaga
kesehatan lain pada UPT Dinkes (Rumah Sakit) yang memiliki target Pendapatan Asli Daerah
(PAD) sampai dengan Rp. 10.000.000.000,00;
- Dokter Umum dan dokter gigi, perawat dan tenaga kesehatan lain pada Rumah Sakit Jiwa
Menur dan UPT Dinas Kesehatan (Rumah Sakit) yang target Pendapatan Asli Daerah (PAD)
lebih dari Rp. 10.000.000.000,00;
c. Tunjangan daerah untuk pejabat Struktural pada UPT Dinas Kesehatan Rumah sakit yang target
Pendapatan Asli Daerah (PAD) sampai dengan Rp. 10.000.000.000,00 dan UPT Dinas Kesehatan
(institusi Pendidikan dan Pelatihan) Akademi Keperawatan Madiun dan Akademi Gizi Surabaya,
Latkesmas Murnajati Lawang :
ESELON/ a b c d e
GOLONGAN

Eselon IV :

III 3.006.000 3.097.000 3.188.000 3.280.000 -

IV 3.854.000 3.955.000 4.056.000 4.157.000 -

Eselon III :

III 4.272.000 4.372.000 4.472.000 4.571.000 -

IV 5.310.000 5.421.000 5.531.000 5.642.000 -

d. Tunjangan Daerah untuk Tenaga pendidik yang tidak memperoleh Tunjangan Profesi Guru dan
Tenaga Kependidikan.

GOLONGAN a b c d e

I 375,000 406,000 437,000 468,000 -


II 531,000 562,000 593,000 625,000 -
III 728,000 761,000 795,000 828,000 -
IV 995,000 1,032,000 1,069,000 1,106,000 -

2. Tunjangan Prestasi
a. PNS pada SKPD Non BLUD
ESELON/
GOLONGAN
a b c d e
Staf :
1.919.000 1.985.000 2.051.000 2.117.000
I -

9
2.139.000 2.205.000 2.271.000 2.337.000
II -
2.588.000 2.658.000 2.727.000 2.798.000
III -
IV 3.457.000 3.535.000 3.613.000 3.691.000 -

Eselon IV :
III 3.869.000 3.938.000 4.009.000 4.078.000 -

IV 4.988.000 5.065.000 5.143.000 5.221.000 -

Eselon III :
III 5.655.000 5.732.000 5.807.000 5.884.000 -

IV 7.934.000 8.019.000 8.103.000 8.188.000 -

Eselon II :
IV 11.807.000 11.886.000 11.967.000 12.047.000 -

Eselon I :
IV - - 22.512.000 22.560.000 22.610.400

Catatan :
1. Tunjangan daerah dan Tunjangan Prestasi tidak diberikan kepada SKPD yang mendapatkan Insentif
pemungutan pajak yaitu pegawai Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur
2. Tunjangan Prestasi tidak diberikan pada Rumah Sakit dan UPT Dinas Kesehatan yang menerapkan
Pola Pengelolaan Keuangan BLUD karena telah mendapatkan Jasa Pelayanan, kecuali Badan
Pendidikan dan Pelatihan, UPT Dinas, SMK Negeri yang beralih pola pengelolaan keuangannya menjadi
PPK BLUD serta UPT Akademi Keperawatan Madiun dan Akademi Gizi Surabaya yang berdasarkan
Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pengelolaannya beralih ke
Pemerintah Pusat.
3. Tunjangan Prestasi Pejabat Fungsional
PEJABAT
FUNGSIONAL/ a b c d e
GOLONGAN

TERAMPIL :
Jenjang Pelaksana Pemula :
II 2.139.000 - - - -
Jenjang Pelaksana:
II - 2.425.000 2.497.000 2.570.000 -

Jenjang Pertama/Pelaksana Lanjutan


III 2.846.000 2.923.000 - - -

Jenjang Muda/ Penyelia


III - - 2.999.000 3.077.000 -

AHLI :
Pertama
III 2.588.000 2.658.000 - - -

Jenjang Muda
III - - 2.999.000 3.077.000 -

Jenjang Madya

10
IV 3.888.000 3.974.000 - -
3.802.000
Jenjang Utama
IV - - - 4.871.000 4.974.000

4. Potongan Tunjangan Prestasi

Tidak Masuk Kerja Terlambat Masuk (TL) dan Pulang Sebelum Waktunya (PSW)
Lupa Absen
Terlambat Tidak Ikut
GOLONGAN TL/PSW 2 31 TL/PSW 3 (61 Datang dan/
Dengan TL/PSW 1 (1 menit TL/PSW 4 Senam Senam
Tanpa Keterangan menit s.d 60 menit s.d 90 atau Pulang
Keterangan s.d 30 menit) (>90 menit)
menit) menit)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1 28,000 14,000 2,000 4,000 7,000 9,000 12,000 75,000 100,000
2 32,000 16,000 2,500 5,000 8,000 11,000 13,000 75,000 100,000
3 40,000 20,000 3,000 6,000 9,000 12,000 15,000 75,000 100,000
4 48,000 24,000 3,500 7,000 11,000 15,000 18,000 75,000 100,000
Es.IV Gol.3 60,000 30,000 4,500 9,000 14,000 18,000 23,000 75,000 100,000
Es.IV Gol.4 68,000 34,000 5,000 10,000 16,000 21,000 27,000 75,000 100,000
Es.III Gol.3 80,000 40,000 6,000 12,000 19,000 25,000 31,000 75,000 100,000
Es.III Gol.4 100,000 50,000 7,000 15,000 23,000 31,000 39,000 75,000 100,000
Es.II Gol.4 152,000 76,000 11,000 23,000 35,000 47,000 59,000 75,000 100,000
Es.I 288,000 144,000 22,000 45,000 68,000 90,000 113,000 75,000 100,000

5. Potongan Tunjangan Prestasi Khusus Pejabat Fungsional


Terlambat (TL) dan Pulang Sebelum
Tidak Masuk Kerja
Waktunya (PSW) Lupa
Absen
TL/PSW TL/PSW Terlam-
TL/PSW TL/PS Datang Tidak Ikut
GOLONGAN Tanpa Dengan 2 (31 3 (61 bat
1 (1
W4 dan/ata Senam
Ketera- Ketera- menit menit menit Senam
(>91 u
ngan ngan s.d 30 s.d 60 s.d 90 Pulang
menit) menit)
menit) menit)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
TERAMPIL
Pelaksana
35.000 17.000 2.500 5.500 8.000 11.000 13.000 75.000 100.000
Pemula
Pelaksana 40.000 20.000 3.000 6.000 9.000 12.000 15.000 75.000 100.000
Pelaksana
44.000 22.000 3.500 6.500 10.000 13.000 17.000 75.000 100.000
Lanjutan
Penyelia 47.000 23.000 4.000 7.000 11.000 14.000 18.000 75.000 100.000
AHLI
Pertama 40.000 20.000 3.000 6.000 9.000 12.000 15.000 75.000 100.000
Muda 47.000 23.000 4.000 7.000 11.000 14.000 18.000 75.000 100.000
Madya 53.000 26.000 4.500 8.000 12.000 16.000 20.000 75.000 100.000
Utama 56.000 28.000 5.000 8.500 13.000 17.000 22.000 75.000 100.000
6. Kriteria Pemotongan Tunjangan Prestasi :
a.Tidak diberlakukan untuk pelaksana perjalanan dinas, Diklat/kursus dan PNS yang mengambil cuti
(sakit, tahunan, alasan penting) yang dibuktikan dengan data pendukung.
Berdasarkan Pasal 328 dan 330 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen
Pegawai Negeri Sipil, yang dimaksud cuti alasan penting karena :

11
1) Ibu, bapak, istri atau suami, anak, adik, kakak, mertua atau menantu sakit keras atau meninggal
dunia;
2) Salah seorang anggota keluarga yang dimaksud dalam angka 1) meninggal dunia dan menurut
peraturan perundang-undangan PNS yang bersangkutan harus mengurus hak-hak dari anggota
keluarganya yang meninggal dunia itu; atau
3) Melangsungkan perkawinan;
4) Lamanya cuti karena alasan penting ditentukan oleh PPK atau pejabat yang menerima delegasi
wewenang untuk memberikan hak atas cuti karena alasan penting paling lama 1 (satu) bulan.

b. Potongan keterlambatan masuk dan pulang sebelum waktunya sesuai kelompok TL/PSW 1, TL/PSW
2, TL/PSW 3, TL/PSW 4 berlaku setiap hari dan bukan merupakan akumulasi bulanan.
c. Mengingat kesibukan dan tanggungjawabnya, Eselon II tidak wajib mengisi kehadiran secara finger
print maupun manual
d. Potongan Tunjangan Prestasi pada hari kerja terakhir pada Bulan Desember tahun berkenaan tidak
dikenakan.
7. Ketentuan Senam :
a. Senam dimulai pukul 06.30
b. Terlambat senam lebih dari pukul 06.30 dipotong Rp 75.000
c. Dianggap tidak ikut senam terhitung pukul 07.00
d. Tidak ikut senam dan terlambat masuk kerja setelah jam 07.00 dipotong 2 (dua) kali yaitu sebesar
Rp. 100.000 dan potongan keterlambatan sesuai kelompok TL1/TL2/TL3/TL4.
e. Potongan keterlambatan masuk atau tidak ikut senam dapat ditiadakan bila terdapat alasan yang
jelas misal melaksanaan tugas kedinasan, sakit, hamil atau lainnya yang tidak memungkinkan
mengikuti kegiatan senam misal : langsung mengikuti rapat/kegiatan yang dibuktikan dengan SPT
dan sebagainya.
f. Apabila hari Jumat tidak ada kegiatan senam, karena ada upacara atau kegiatan lain, maka potongan
Tunjangan Prestasi berlaku seperti hari kerja biasa, yaitu jam masuk bekerja mulai pukul 07.00 WIB
8. PNS/CPNS yang gajinya dibayarkan oleh Kementerian lain namun sedang diperbantukan pada
Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapatkan tunjangan daerah, tunjangan prestasi dan uang makan
sepanjang tidak mendapatkan renumerasi dari instansi asal.
9. PNS/CPNS Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diperbantukan pada instansi vertikal yang gajinya
masih dibayarkan instansi asal, tidak mendapatkan Tunjangan Daerah dan Tunjangan Prestasi dari
instansi asal, sepanjang mendapatkan remunerasi dari instansi vertikal tempat pekerjaannya
10. PNS/CPNS yang melaksanakan Diklat on campus tidak dikenakan potongan tunjangan prestasi.
11. PNS/CPNS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan selama 1 (satu) bulan tidak mendapatkan
tunjangan prestasi dan tunjangan daerah.
12. PNS yang melaksanakan tugas belajar, tunjangan prestasinya diberhentikan sejak diterbitkannya
Keputusan Gubernur tentang penugasan belajar.
13. Bagi PNS/CPNS yang masuk kerja namun tidak bisa ikut senam karena hamil/sakit, tidak dikenakan
potongan tunjangan prestasi, jam masuk kerja dimulai pukul 7.00 WIB.
14. Bagi PNS/CPNS yang tidak masuk kerja pada hari Jumat dikenakan potongan tidak masuk kerja
dengan/tanpa keterangan.
15. Bagi PNS/CPNS yang tidak melakukan absen kedatangan dan kepulangan karena lupa absen dikenakan
potongan tunjangan daerah prestasi 2 (dua) kali.
16. Bagi CPNS yang melaksanakan tugas praktek kerja/magang di instansi Pemerintah Provinsi Jawa
Timur dapat diberikan TPP yaitu tunjangan daerah dan tunjangan prestasi dengan besaran maksimum
80 % dari besaran PNS, sedangkan untuk uang makan sebesar 100 % dari besaran uang makan PNS.
Pemberian TPP ini dapat diberikan sepanjang tidak memperoleh remunerasi dari intansi induknya.

12
13