Anda di halaman 1dari 3

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

JURUSAN
KEPERAWATAN
POLTEKKES
PEMERIKSAAN REFLEKS PRIMITIF
DEPKES MALANG BAYI

Pengertian Melakukan pemeriksaan refleks bayi yang bermanfaat dalam


mengkaji fungsi sistem saraf pusat.
Tujuan Untuk mengetahui adanya gangguan pada sistem persarafan
Persiapan Tempat : ruangan yang tenang, bersih
Alat : spatel lidah, senter, dot bayi, kerincingan, hammer
1. Cuci tangan
Prosedur Kerja
2. Jelaskan tujuan pemeriksaan kepada orang tua
3. Lakukan komunikasi dengan bayi
4. Catat nama bayi, nama pemeriksa dan tanggal pemeriksaan
5. Lakukan pemeriksaan refleks primitif (tidak perlu urut) :
A. Refleks berkedip: sorotkan cahaya ke mata
bayi.
Respon bayi : bayi berkedip
B. Refleks rooting : Gores sudut mulut bayi
atau garis
Tengah bibir bayi dengan dot. Respon bayi :
bayi memutar kea rah pipi yang digores
C. Refleks sucking / menghisap : Berikan
bayi botol
dot. Respon bayi akan menghisap dengan kuat
dan berespon terhadap stimulasi.
D. Refleks ekstrusi :sentuh lidah dengan ujung
spatel lidah.
Respon bayi : lidah ekstensi ke arah luar bila disentuh
E. Refleks merangkak : letakkan bayi
tengkurap di
atas permukaan yang rata. Respon bayi : bayi
membuat gerakan merangkak dengan lengan dan
kaki bila diletakkan pada abdomen
F. Refleks menari/melangkah : pegang bayi
sehingga kakinya sedikit menyentuh permukaan
yang keras. Respon bayi : kaki bayi bergerak ke atas
dan ke bawah bila kaki sedikit disentuhkan
ke permukaan yang keras.
G. Refleks neck righting : letakkan bayi dalam
posisi terlentang. Coba menarik perhatian bayi dari
satu sisi. Respon bayi : Bahu, badan dan pelvis
bayi berotasi ke arah dimana bayi berputar.
H. Refleks tonic neck : Putar kepala bayi ke
satu
sisi. Respon bayi : Bayi melakukan perubahan posisi
bila kepala diputar ke satu sisi. Lengan dan
tungkai ekstensi kea rah sisi putaran kepala dan
fleksi pada sisi yang berlawanan,
I. Refleks galant : Gores punggung bayi sepanjang
sisi tulang belakang dari bahu sampai bokong.
Respon bayi : punggung bergerak ke arah samping
bila distimulasi.
I. Refleks Moro : Ubah posisi bayi dengan
tiba-tiba
atau pukul meja. Respon bayi : Lengan ekstensi, jari-
jari mengembang, kepala terlempar ke belakang
dan tungkai sedikit ekstensi. Lengan kembali ke
tengah dengan tangan menggenggam. Tulang
belakang dan ekstremitas bawah ekstensi.
J. Refleks menggenggam (palmar grasp) :
Letakkan jari
di telapak tangan bayi dari sisi ulnar. Jika reflek
lemah atau tidak ada, berikan bayi botol atau dot
karena menghisap menguatkan refleks. Respon
bayi : Jari-jari bayi melengkung di sekitar jari
yang diletakkan di telapak tangan bayi dari sisi ulnar.
K. Refleks kaget (startle) : Bertepuk tangan
dengan
keras. Respon bayi : bayi mengekstensi dan
memfleksi lengan dalam berespon terhadap suara
yang keras. Tangan tetap rapat.
L. Refleks babinski : Gores telapak kaki
sepanjang
tepi terluar, dimulai dari tumit. Respon bayi : Jari
kaki mengembang dan ibu jari kaki dorsofleksi.
6. Catat hasil pemeriksaan
7. Rapikan pasien
8. Rapikan lingkungan dan peralatan
9. Cuci tangan