Anda di halaman 1dari 2

METODE KALENDER Keterbatasan

1. Memerlukan kerjasama suami istri.


Pengertian 2. Harus ada motivasi dan disiplin.
Metode kalender atau pantang berkala 3. Tidak dapat melakukan hubungan
adalah cara/ metode kontrasepsi seksual setiap saat.
sederhana yang dilakukan oleh pasangan 4. Harus tahu masa subur dan masa
suami istri dengan tidak melakukan tidak subur.
senggama atau hubungan seksual pada 5. Harus mengamati sikus menstruasi
masa subur/ ovulasi. minimal enam kali siklus.
6. Siklus menstruasi yang tidak teratur
(menjadi penghambat).
7. Lebih efektif bila dikombinasikan
dengan metode kontrasepsi lain.

METODE SUHU BASAL TUBUH


(BASAL BODY TEMPERATURE
METHOD)
Manfaat Suhu tubuh basal adalah suhu terendah
Bermanfaat sebagai kontrasepsi maupun yang dicapai oleh tubuh selama istirahat
konsepsi. atau dalam keadaan istirahat (tidur).
Oleh :
Keuntungan
NAMA : ENDAH SRI UTAMI 1. Lebih sederhana.
2. Dapat digunakan oleh setiap wanita
NIM : 013. 201. 1.022
yang sehat.
3. Tidak membutuhkan alat atau
pemeriksaan khusus.
4. Tidak mengganggu berhubungan
seksual. Tujuan
5. Dapat menghindari resiko kesehatan Untuk mengetahui kapan terjadinya masa
yang berhubungan dengan subur/ ovulasi. Suhu basal tubuh diukur
kontrasepsi. dengan alat yang berupa termometer
6. Tidak memerlukan biaya. basal. Digunakan secara oral, per vagina,
7. Tidak memerlukan tempat pelayanan atau melalui dubur dan ditempatkan pada
AKADEMI KEBIDANAN kontrasepsi. lokasi serta waktu yang sama selama 5
BHAKTI NUGRAHA SUBANG menit.
2015
Suhu normal tubuh sekitar 35,5-36 oC. LENDIR SERVIKS dari siklus menstruasi wanita. Yaitu
Pada waktu ovulasi, suhu akan turun mengkombinasikan metode suhu basal
terlebih dahulu dan naik menjadi 37-38 oC Lendir serviks adalah salah satu pertanda tubuh dan mukosa serviks.
kemudian tidak akan kembali pada suhu baik bagi wanita, karena menandakan
35oC. Pada saat itulah terjadi masa subur/ bahwa fungsi hormon estrogen dalam
ovulasi. tubuh wanita berlangsung secara normal.

Keuntungan Manfaat Lendir Serviks


1. Meningkatkan pengetahuan dan 1. Memprediksi secara alami waktu
kesadaran pada pasangan suami terjadinya ovulasi.
istri tentang masa subur/ ovulasi. 2. Membantu sperma agar bisa lebih
2. Membantu wanita yang mengalami mudah dan bebas melewati serviks
siklus haid tidak teratur mendeteksi kemudian naik menuju uterus (rahim)
masa subur/ ovulasi. untuk mencapai sel telur. Keuntungan
3. Dapat digunakan sebagai kontrasepsi 3. Memberikan suasana atau lingkungan 1. Tidak ada efek fisik
ataupun meningkatkan kesempatan yang cukup baik bagi sperma untuk 2. Aman.
untuk hamil. bisa bertahan hidup serta memberikan 3. Ekonomis.
4. Membantu menunjukkan perubahan nutrisi bagi sperma. 4. Meningkatkan hubungan kerjasama
tubuh lain pada saat mengalami masa 4. Sebagai reservoir atau tempat yang antar pasangan.
subur/ ovulasi seperti perubahan baik bagi sperma untuk hidup di dalam 5. Dapat langsung dihentikan apabila
lendir serviks. saluran reproduksi wanita, karena sifat pasangan menginginkan kehamilan.
5. Metode suhu basal tubuh yang lendir serviks yang memproteksi 6. Tidak memerlukan tindak lanjut
mengendalikan adalah wanita itu sperma dari keasaman daerah organ
sendiri. intim wanita. Keterbatasan
1. Tidak cocok digunakan oleh wanita
Keterbatasan yang mempunyai bayi, berpenyakit,
1. Membutuhkan motivasi dari pasangan pasca perjalanan maupun konsumsi
suami istri. alkohol.
2. Memerlukan konseling dan KIE dari 2. Metode simptothermal kurang efektif
tenaga medis. karena pengguna harus mengamati
3. Suhu tubuh basal dapat dipengaruhi dan mencatat suhu basal tubuh
oleh penyakit, gangguan tidur, maupun perubahan lendir serviks.
merokok, alkohol, stres, penggunaan METODE SIMPTOTHERMAL OR 3. Metode simptothermal memerlukan
narkoba maupun selimut elektrik. SYMPTOTHERMAL METHOD kerjasama antara pasangan suami
4. Pengukuran suhu tubuh harus istri.
dilakukan pada waktu yang sama. Metode simptothermal merupakan 4. Pengguna harus mendapatkan
5. Tidak mendeteksi awal masa subur. metode keluarga berencana alamiah pelatihan atau instruksi yang benar.
6. Membutuhkan masa pantang yang (KBA) yang mengidentifikasi masa subur
lama.