Anda di halaman 1dari 13

9 Tempat Wisata Rohani Bagi

Umat Katolik di Yogyakarta


Oleh
Benedictus Oktaviantoro
0
Share on Facebook

Tweet on Twitter
Mungkin kamu pernah mengalami kegelisahan hebat di dalam diri karena
suatu hal. Walau sudah mencoba mencari solusi, tetapi perasaanmu
masih saja belum tenang. Kondisi yang seperti ini akan membuat diri
tidak bisa fokus terhadap tugas yang harus dikerjakan sehari-hari. Kalau
kamu sedang mengalami hal ini, mungkin kamu butuh menyendiri atau
berkunjung ke tempat yang tenang dan nyaman untuk mencari jawaban
atas semua keresahan hati.

Bagi kamu yang beragama Katolik, mungkin kamu bisa melakukan wisata
rohani sekaligus berziarah untuk mendekatkan diri kepada Sang Empunya
kehidupan ini. Perjalanan ziarah biasanya akan mampu mendatangkan
energi positif ke dalam tubuh maupun jiwa. Selain itu, ziarah juga mampu
meluruhkan kegelisahan yang sedang melanda. Berikut ini beberapa
tempat wisata rohani umat katolik di Yogyakarta yang bisa kamu
singgahi.

1. Sendangsono
Peziarah sedang berdoa di depan Gua Maria Sendangsono, Yogyakarta.
(Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Dusun Semagung, Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten
Kulon Progo

Terletak di dalam dekapan Bukit Menoreh, Sendangsono menjadi


alternatif terbaik untuk melakukan ziarah atau sekadar berkontemplasi.
Kenapa? Karena di tempat ini kamu akan mendapatkan ketenangan batin
sekaligus ketenangan jiwa. Di Kawasan Sendangsono kamu akan
disambut dengan suasana kesejukan Perbukitan Menoreh serta gemericik
air sungai yang mengalir tak jauh dari lokasi Gua Maria. Ada banyak hal
yang bisa kamu lakukan disini seperti melakukan jalan salib (baik rute
panjang maupun pendek), berdoa di bawah kaki Bunda Maria,
mengenang perjuangan Barnabas Sarikromo (katekis pertama di tempat
ini), hingga menikmati arsitektur Sendangsono yang dibangun oleh Romo
Mangun. Percayalah, sepulang dari tempat ini kamu pasti akan merasa
jauh lebih baik.
Baja juga: Sendangsono, Tempat Ziarah Bagi Jiwa yang Gelisah

2. Gua Maria Lawangsih

Seorang penjaga sedang membersihkan bekas lilin yang mengering di


altar Gua Maria Lawangsih. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Dusun Patihombo, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten
Kulon Progo

Gua Maria Lawangsih merupakan tempat wisata rohani umat Katolik di


Yogyakarta atau peziarahan yang eksotis. Jika biasanya gua maria yang
ada di tempat wisata rohani adalah hasil karya tangan manusia, maka
Gua Maria Lawangsih merupakan gua alami. Di Yogyakarta sendiri ada
dua gua maria alami, yakni Gua Lawangsih di Kulon Progo dan Gua Tritis
di Gunungkidul. Ukuran Gua Maria Lawangsih ini cukup besar dan luas. Di
sini kamu akan menemui sungai kecil yang mengalir di dalam gua serta
ornamen gua seperti stalagtit dan stalagmit lengkap dengan suara
tetesannya.
Lokasinya yang masih berada di Perbukitan Menoreh dan jauh dari kota
menjadikan suasana disini sangat hening dan sejuk. Kamu bisa berdoa di
dalam gua sembari mendengarkan tetesan air dari stlagtit. Berada di
tempat ini akan membuatmu merasa tenang sekaligus bisa mensyukuri
indahnya karya Sang Empunya semesta.

3. Gua Maria Jatiningsih

Seorang peziarah sedang berdoa di Gua Maria Sendang Jatiningsih.


(Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Dusun Jitar, Desa Sumber Arum, Kecamatan Moyudan, Kabupaten
Sleman

Gua Maria Jatiningsih atau yang juga dikenal oleh masyarakat sekitar
sebagai Sendang Jatiningsih adalah sebuah tempat peribadatan serta
tempat wisata rohani umat Katolik di Yogyakartai yang terletak di
Kabupaten Sleman, tepatnya di tepi aliran Sungai Progo. Disini kamu bisa
berdevosi kepada Bunda Maria dibawah langit biru dan ditemani sepoi
angin. Tak lupa juga gemerisik pohon jati dan gemericik aliran Sungai
Progo akan menjadi kidung pengantar yang melodius. Usai berdoa, kamu
bisa berjalan kaki di antara pohon jati dan menikmati pemandangan
sungai yang menenangkan. Sebelum pulang jangan lupa untuk membawa
air sendang yang menyegarkan jiwa sebagai buah tangan.

Baca juga: Gua Maria Sendang Jatiningsih, Sensasi Devosi di Tepi


Kali

4. Gua Maria Sendang Sriningsih

Gua Maria Sendang Sriningsih, Borobudur, Yogyakarta. (Benedictus


Oktaviantoro/Maioloo.com)
Dusun Jali, Desa Gayamharjo, Prambanan, Kabupaten Klaten

Sendang Sriningsih terletak di puncak bukit dan dikelilingi pohon-pohon


rindang sehingga suasananya sangat kondusif untuk berdevosi sekaligus
menenangkan diri. Untuk mencapai lokasi Gua Maria, kamu harus
berjalan kaki menyusuri rute jalan salib yang cukup panjang membelah
hutan. Namun tenang saja, jalannya sudah disemen sehingga kamu tidak
akan tergelincir. Meski melelahkan, perjalanan ini akan sebanding dengan
apa yang kamu jumpai. Dari ketinggian bukit kamu bisa melayangkan
pandangan ke arah utara di mana Gunung Merapi terlihat jelas,
begitupula dengan desa-desa yang ada di kaki bukit. Di sini terdapat
banyak tempat pemberhentian yang bisa kamu jadikan tempat berdevosi.
Tapi biasanya peziarah memilih untuk berdoa di depan Gua Maria atau di
pendopo terbuka di dekat sendang.

5. Gua Maria Tritis

Gua Maria Tritis, Gunungkidul by @indrazhu


Jl. Sapto Sari, Dusun Bulu, Paliyan, Kabupaten Gunungkidul

Gua Maria Tritis terletak di tengah ladang jati, di sebelah jalan lingkar
yang menghubungkan pantai-pantai indah di Gunungkidul. Sama halnya
dengan Gua Maria Lawangsih di Kulon Progo, Gua Maria Tritis juga
merupakan gua alami lengkap dengan ornamen guanya yang indah.
Penamaan Tritis sendiri karena di dalam gua terdapat stalagtit yang terus
menerus tumaritis alias meneteskan air tiada henti hingga saat ini.
Sebelum dijadikan tempat wisata rohani umat Katolik di Yogyakarta,
dulunya gua ini sepi dan angker. Konon pada jaman dulu pangeran dari
Kerajaan Mataram pernah menjadikan tempat ini sebagai persinggahan
dan sebagai tempat pertapaan. Gua Maria Tritis mulai dijadikan sebagai
tempat peribadatan dan peziarahan Umat Katolik sejak tahun 1974. Sejak
saat itu beragam fasilitas pendukung mulai dibangun. Pada bulan Maria
(Mei dan Oktober), Gua Maria Tritis ini ramai dikunjungi oleh peziarah. Di
tempat ini kamu bisa merasakan keheningan di tengah pohon jati dan gua
yang masih alami.

6. Gereja Ganjuran

Parapeziarah sedang berdoa di depan Candi Hati Kudus Tuhan Yesus,


Ganjuran. (Benedictus Oktaviantoro/Maioloo.com)
Jl. Ganjuran, Bambanglipuro, Sumbermulyo, Kabupaten Bantul
Terletak di kawasan selatan Yogyakarta, tak jauh dari kawasan pantai,
Gereja Ganjuran bisa dijadikan tempat berkontemplasi sekaligus tempat
memulihkan hati bagi kamu yang sedang gelisah dan resah.

Di sini kamu akan disuguhi dengan arsitektur dan interior gereja


yang njawani sekali. Yang menarik dari Gereja Ganjuran ini adalah
keberadaan Candi Hati Kudus Yesus lengkap dengan figur Yesus yang
mengenakan busana adat Jawa. Kamu bisa berdoa di pelataran candi atau
bahkan naik ke dalam relung candi. Selain itu kamu juga bisa mengikuti
perayaan ekaristi dengan diiringi musik gamelan. Bagi kalangan
mahasiswa Kristiani Jogja, Gereja Ganjuran merupakan salah satu tempat
favorit untuk melarikan diri dari rutinitas hingga tempat melakukan
pendekatan kepada gebetan, aha!

Gereja Ganjuran ini bisa dibilang salah satu tempat wisata rohani umat
Katolik di Yogyakarta yang populer.

Baca juga: Gereja Ganjuran, Kontemplasi dan Perjalanan


Pemulihan Hati

7. Sumur Kitiran Mas di Gereja Santa Maria


Assumpta Pakem
Altar Gereja Santa Maria Assumpta Pakem. (Benedictus
Oktaviantoro/Maioloo.com)
Dusun Sukunan, Kalurahan Hargobinangun, Kecamatan Pakem,
Kabupaten Sleman

Berbeda dengan Gua Maria lainnya, Sumur Kitiran Mas tidak berada di
tempat terbuka melainkan di dalam Gereja Santa Maria Assumpta Pakem.
Sebuah gereja sederhana dan tidak terlalu besar, tetapi sarat akan kisah
menarik. Sumur Kitiran Mas ini terletak tak jauh dari mimbar tempat
Pastur memimpin Ekaristi, tepatnya di bawah kaki figur Bunda Maria. Ada
dua sumur, yang pertama berdiameter 20 cm dan yang kedua
berdiameter 70 cm. Sumur ini dilengkapi dengan ember dan timba. Air
dari dalam sumur bisa langsung diminum meski tidak dimasak lebih dulu.
Usai dari Sumur Kitiran Mas yang masuk ke dalam daftar tempat wisata
rohani umat Katolik di Yogyakarta, kamu bisa melanjutkan perjalananmu
menuju Kawasan Kaliurang.
8. Gua Maria Giri Wening atau Taman Maria Wahyu
Ibuku Giri Wening

Gua Maria Giri Wening by @agathamayasari


Dukuh Sengonkerep, Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah
Istimewa Yogyakarta

Gua Maria Giri Wening merupakan tempat peziarahan yang terletak di


Gunungkidul, meskipun secara paroki masuk ke Kabupaten Klaten. Awal
mula berdirinya Gua Maria Giri Wening ini karena seorang warga lokal
bernama Bapak Romanus Pambudi yang mendapatkan wangsit atau
wahyu. Wahyu tersebut diterimanya dalam berupa turunnya cahaya
menyerupai salib yang mengarah ke kebun belakang rumah mereka. Pada
awalnya hanya taman doa tetapi oleh warga sekitar dibuat menjadi
tempat peziarahan yang hening. Tempat wisata rohani umat Katolik di
Yogyakarta ini berada di bawah tebing batu. Uniknya, patung Maria yang
terpasang tidaklah sendiri, melainkan sedang menggendong putranya.
Selain itu, batu yang digunakan untuk membuat patung Maria adalah
batu utuh dan bukan batu sambungan.

9. Gereja Katolik Salib Suci Gunung Sempu


Perumnas Gunung Sempu, Kasihan, Bantul

Gereja Katolik Salib Suci Gunung Sempu merupakan gereja sekaligus


tempat peziarahan yang tertetak di puncak Bukit Sempu. Peziarah kerap
menyebutnya dengan nama Bukit Golgota Yogyakarta. Suasananya yang
sangat tenang akan membantumu menemukan Tuhan dan turut
merenungkan Sengsara Tuhan. Di lokasi wisata rohani umat Katolik di
Yogyakarta ini kamu akan menjumpai sebuah salib besar yang terbuat
dari kayu jati. Kamu juga bisa berdoa dengan ditemani semilir angin
perbukitan