Anda di halaman 1dari 33

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Keberhasilan penyelengaraan pendidikan yang berkualitas sangat terkait erat
dengan keberhasilan peningkatan kompetensi dan profesionalisme Pendidik dan
Tenaga Kependidikan (PTK) tanpa mengabiakan factor factor lainnya seperti sarana
dan prasarana serta pembiyaan. Kepala Sekolah merupakan salah satu PTK yang
posisinya memegang peran sangat signifikan dan strategis dalam meningkatkan
profesionalisme guru dan mutu pendidikan di sekolah serta meningkatkan
tanggungjawab kepemimpinan kepala sekolah dalam mengelolah program
pembelajaran yang berbasis pada potensi, minat, bakat, dan kebutuhan peserta didik..
Oleh karena itu kepala sekolah hendaknya senantiasa harus mampu mengembangkan
diri melalui berbagai kegiatan pengembangan keprofesian, salah satunya melalui
kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Kepala Sekolah/ Madrasah
(PKB-KS/M))
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kepala Sekolah/ Madrasah
adalah proses dan kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan,
keterampilan, dan sikap profesional kepala sekolah/madrasah yang dilaksanakan
berjenjang, bertahap, dan berkesinambungan dalam rangka meningkatkan
manajemen dan kepemimpinan sekolah/madrasah. (Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala
Sekolah/Madrasah) menempatkan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
Kepala Sekolah/Madrasah sebagai salah satu komponen dalam sistem penjaminan
dan peningkatan mutu kepala sekolah di Indonesia. Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan dilaksanakan melalui pengembangan diri, publikasi ilmiah dan/atau
karya inovatif.
Sebagai salah satu langkah yang ditempuh untuk mengetahui tingkat
keberhasilan manajemen dan kepemimpinan sekolah adalah melalui Penilaian
Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) yang bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan
akan pengembangan keprofesian berkelanjutan kepala sekolah/ madrasah. Hal

1
tersebut telah dilakukan oleh pengawas Pembina dan Lembaga Penjaminan Mutu
Pendidikan (LPMP) Provinsi Sulawesi Temgah.
Dari hasil penilaian kinerja kepala sekolah tersebut, diperoleh rekomendasi
bahwa tingkat ketercapaian pemenuhan indikator kinerja pengelolaan Supervisi
Akademik masih rendah, sehingga disarankan untuk mengikuti PKB unsur
Pengembangan Diri melalui diklat PKB Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan
Supervisi Akademik.
Salah satu program yang dapat diselenggarakan dalam rangka pemberdayaan
guru adalah supervisi akademik (supervisi akademik). Supervisi akademik adalah
serangkaian kegiatan membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola
proses pembelajaran demi pencapaian tujuan akademik. Supervisi akademik
merupakan upaya membantu guru-guru mengembangkan kemampuannya mencapai
tujuan akademik.

B. Tujuan
Tujuan pelaksanaan On the Job Learning (OJL) ini adalah untuk:
1. Meningkatkan Kompetensi Supervisi Akademik yang mencakup penyusunan
perencanaan, pelaksanaan, analisis hasil supervisi akademik, dan tindak
lanjut supervisi akademik.
2. Meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang mencakup; proses
pembelajaran di sekolah meningkat, mennyusun RPP berstandar,
melaksanakan pembelajaran yang PAIKEM.

C. Landasan Hukum
1. Undang-undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional.
2. Undang-undang Republik Indonesia No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan
Dosen.
3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 22 tahun 2015 tentang
Rencana Strategi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

2
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 16 tahun 2015 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan.
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 18 tahun 2016 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan
Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Bidang Kelautan Perikanan Teknologi
Informasi dan Komunikasi.

3
BAB II
PELAKSANAAN KEGIATAN

A. Waktu dan Tempat pelaksanaan

Pelaksanaan OJL mulai 1- 30 November 2017, bertempat di SMK Nusantara Palu ,


yang beralamat di Jl.Wolter Monginsidi No.106A Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

B. Hasil Pelaksanaan Kegiatan

1. TAGIHAN 01
LK 1. Penyusunan Indikator Penelusuran Minat, dan Bakat Peserta Didik

1. Buatlah Indikator dari komponen potensi, minat, bakat dan kebutuhan khusus peserta
didi dalam kegiatan ekstra kurikuler.

1. Volli ball
2. Futsal
3. Music
4. Vocal / paduan suara
5. Seni tari
6. Seni rupa
Topik 1. Instrumen
7. CaturMinat dan Bakat
8. taekwondo
ANGKET MINAT DAN BAKAT

2. Berdasarkan indikator tersebut buatlah instrumen untuk menelusuri minat dan


bakat peserta didik.

PENILAIAN JUMLAH
No PERNYATAAN
YA TIDAK SAMPEL
Apakah Anda mengikuti ekstrakurikuler di
1
sekolah
Ekstrakurikuler apakah yang anda ikuti di sekolah
2 Volly ball, futsal, music, vocal/paduan suara, seni
tari, seni rupa, catur, taekwondo
Apakah ekstrakurikuler yang anda ikuti sudah
3
berjalan dengan Baik
Apakah ada perubahan dalam diri anda, stelah
4 mengikuti
kegiatan ekstrakurikuler

4
Apakah Faktor teman berpengaruh pada minat
5 kegiatan
ekstrakurikuler Anda
Apakah setelah Anda mengikuti ekstrakurikuler
6 bakat dan
minat Anda dapat tersalurkan?
Apakah Anda bisa menyeimbangi antara waktu
7 bermain
dengan ekstrakurikuler
8 Apakah prestasi ekstrakurikuler anda baik?
Apakah Anda bersungguh-sungguh dalam
9 mengikuti
ekstrakurikuler karena tekad dari diri sendiri
Apakah Anda bersungguh-sungguh dalam
10 mengikuti
ekstrakurikuler karena pengaruh dari orang tua

Hasil Identifikasi Pedagogik Pendidik Dalam Pengembangan Pembelajaran

ANGKET MINAT DAN BAKAT

PENILAIAN JUMLAH
No PERNYATAAN
YA TIDAK SAMPEL
Apakah Anda mengikuti ekstrakurikuler di 59 0 59
1
sekolah
Ekstrakurikuler apakah yang anda ikuti di sekolah
2 Volly ball, futsal, music, vocal/paduan suara, seni 59 0 59
tari, seni rupa, catur, taekwondo
Apakah ekstrakurikuler yang anda ikuti sudah 17 42 59
3
berjalan dengan Baik
Apakah ada perubahan dalam diri anda, stelah
4 mengikuti 29 30 59
kegiatan ekstrakurikuler
Apakah Faktor teman berpengaruh pada minat
5 kegiatan 14 45 59
ekstrakurikuler Anda
Apakah setelah Anda mengikuti ekstrakurikuler
6 bakat dan 28 31 59
minat Anda dapat tersalurkan?
Apakah Anda bisa menyeimbangi antara waktu
7 bermain 36 23 59
dengan ekstrakurikuler
8 Apakah prestasi ekstrakurikuler anda baik? 21 38 59

5
Apakah Anda bersungguh-sungguh dalam
9 mengikuti 43 16 59
ekstrakurikuler karena tekad dari diri sendiri
Apakah Anda bersungguh-sungguh dalam
10 mengikuti 4 55 59
ekstrakurikuler karena pengaruh dari orang tua

Hasil identifikasi minat, bakat, dan potensi peserta didik dapat dilihat pada grafik
berikut.

25
22

20
16 volly ball
Futsal
15 musik
11 vocal/ paduan suara
10 Seni Tari
seni rupa
catur
4 taekwondo
5
2 2
1 1
0

Berdasarkan grafik di atas terlihat bahwa setelah diidentifikasi potensi, minat, dan
bakat siswa didapatkan bahwa jumlah yang paling banyak diminati siswa adalah
pada kegiatan ekstrakurikuler Volly Ball, kemudian kegiatan ekstrakurikuler Vocal /
Paduan suara.

6
33.85%
35.00%

30.00%
24.62%
25.00%

20.00% 16.92%

15.00%

10.00% 6.15%

5.00% 3.08% 3.08%


1.54% 1.54%
0.00%

Berdasarkan grafik 3.21 di atas terlihat bahwa persentase yang paling banyak
diminati siswa pada kegiatan ekstrakurikuler Volly Ball yaitu sebanyak 33,85 %,
kemudian kegiatan ekstrakurikuler Vocal / Paduan suara yaitu 24,62%.

7
ANALISIS PENGEMBANGAN POTENSI, MINAT , BAKAT
DAN KEBUTUHAN PESERTA KHUSUS PESERTA DIDIK
PADA SMK NUSANTARA PALU
Jenis Potensi/ Minat/ Sumber Daya Kendala
Cara Pemberian
No Bakat/Kebutuhan
Layanan
SDM Sarana Dana Kendala Solusi Tindak Lanjut
A Olahraga

1. Futsal Mengakomodir ada ada BOS / Masih Mengundang Melakakukan


siswa yang komite kurangnya pelatih kerjasama dengan
berbakat pelatih eksternal PBSI
eksternal

2. Volly Ball Mengakomodir ada ada BOS / Biaya Membuat Mengupayakan


siswa yang komite operasional proposal biaya tambahan.
berbakat kurang bantuan

3. Catur Mengakomodir ada ada BOS / Masih Mengundang Melakakukan


siswa yang komite kurangnya pelatih kerjasama dengan
berbakat pelatih eksternal PBSI
eksternal

4. Taekwondo Mengakomodir ada ada BOS / Masih Mengundang Melakakukan


siswa yang komite kurangnya pelatih kerjasama dengan
berbakat pelatih eksternal PBSI
eksternal

8
B Kelompok Seni
1. Kelompok Rupa Mengakomodir ada ada BOS / Biaya Membuat Mengupayakan
siswa yang komite operasional proposal biaya tambahan.
berbakat kurang bantuan

2. Kelompok Musik Mengakomodir ada ada BOS / Biaya Membuat Mengupayakan


siswa yang komite operasional proposal biaya tambahan.
berbakat kurang bantuan

3. Kelompok Tari Mengakomodir ada ada BOS / Biaya Membuat Mengupayakan


siswa yang komite operasional proposal biaya tambahan.
berbakat kurang bantuan

4. Kelompok Vocal / Paduan Mengakomodir ada ada BOS / Biaya Membuat Mengupayakan
suara siswa yang komite operasional proposal biaya tambahan.
berbakat kurang bantuan

9
PROGRAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN POTENSI, MINAT, BAKAT, DAN KEBUTUHAN PESERTA DIDIK

Judul Program Tujuan Indikator Langkah Kegiatan Pembiayaan Penanggung Monitoring Dan
Keberhasilan Jawab Evaluasi

Futsal Meningkatkan Adanya siswa 1. Membuat jadwal Bos / komite 1. Wakasek Kepala sekolah
prestasi dalam mewakili ke latihan kesiswaan
bidang olahraga tingkat nasional 2. Menunjuk pelatih 2. Guru olahraga
futsal 3. Menentukan
tempat latihan
Volly Ball Meningkatkan Adanya siswa 1. Membuat jadwal Bos / komite 1. Wakasek Kepala sekolah
prestasi dalam mewakili ke latihan kesiswaan
bidang olahraga tingkat nasional 2. Menunjuk pelatih 2. Guru olahraga
Volly Ball 3. Menentukan
tempat latihan

Catur Meningkatkan Adanya siswa 1. Membuat jadwal Bos / komite 1. Wakasek Kepala sekolah
prestasi dalam mewakili ke latihan kesiswaan
bidang Catur tingkat nasional 2. Menunjuk pelatih 2. Guru olahraga
3. Menentukan
tempat latihan

Taekwondo Meningkatkan Adanya siswa 1. Membuat jadwal Bos / komite 1. Wakasek Kepala sekolah
prestasi dalam mewakili ke latihan kesiswaan
bidang tingkat nasional 2. Menunjuk pelatih 2. Guru olahraga
Taekwondo 3. Menentukan
tempat latihan

10
Seni Rupa Meningkatkan Adanya siswa 1. Membuat jadwal Bos / komite 1. Wakasek Kepala sekolah
prestasi dalam mewakili ke latihan kesiswaan
bidang Seni Rupa tingkat nasional 2. Menunjuk pelatih 2. Guru olahraga
3. Menentukan
tempat latihan
Seni Musik Meningkatkan Adanya siswa 1. Membuat jadwal Bos / komite 1. Wakasek Kepala sekolah
prestasi dalam mewakili ke latihan kesiswaan
bidang Seni Musik tingkat nasional 2. Menunjuk pelatih 2. Guru olahraga
3. Menentukan
tempat latihan
Seni Tari Meningkatkan Adanya siswa 1. Membuat jadwal Bos / komite 1. Wakasek Kepala sekolah
prestasi dalam mewakili ke latihan kesiswaan
bidang Seni Tari tingkat nasional 2. Menunjuk pelatih 2. Guru olahraga
3. Menentukan
tempat latihan
Sen Vocal / Meningkatkan Adanya siswa 1. Membuat jadwal Bos / komite 1. Wakasek Kepala sekolah
Paduan suara prestasi dalam mewakili ke latihan kesiswaan
bidang Seni Vocal tingkat nasional 2. Menunjuk pelatih 2. Guru olahraga
/ Paduan Suara 3. Menentukan
tempat latihan

11
2. TAGIHAN 02

TOPIK 2. PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK PENDIDIK DALAM


PEMBELAJARAN

Instrumen Identifikasi Pedagogik Pendidik Dalam Pengembangan Pembelajaran

PENILAIAN
JUMLAH
No PERNYATAAN Kadang
YA Tidak SAMPEL
-kadang
Apakah Anda Mengajar selalu
1 menggunakan pendekatan berpusat pada
Guru?
Apakah Anda Mengajar selalu
2 menggunakan pendekatan berpusat pada
peserta didik?
Apakah Anda selalu menggunakan
3 strategi pembelajaran induktif dan
deduktif
Apakah Anda menggunakan lebih dari
4
satu metode pembelajaran
Apakah Anda menggunakan lebih dari
5
Dua metode pembelajaran

6 Apakah Anda menggunakan lebih dari dua


atau lebih metode pembelajaran

7 Apakah Anda selalu menggunakan teknik


pembelajaran yang menyenangkan
Apakah Anda dalam proses pembelajaran
8 menggunakan model pembelajaran
interaksi social
Apakah Anda dalam proses pembelajaran
9 menggunakan model pembelajaran
pengelolaan informasi
Apakah Anda dalam proses pembelajaran
10 menggunakan model pembelajaran
personal humanistic
Apakah Anda dalam proses pembelajaran
11 menggunakan model pembelajaran
modifikasi tingkah laku
Apakah Anda selalu menggunakan TIK
12
dalam pembelajaran
Apakah Anda telah melaksanakan
13 penilaian pembelajaran sesuai standar
penilaian

12
Hasil Identifikasi Pedagogik Pendidik Dalam Pengembangan Pembelajaran

PENILAIAN
JUMLAH
No PERNYATAAN Kadang
YA Tidak SAMPEL
-kadang
Apakah Anda Mengajar selalu
1 menggunakan pendekatan berpusat pada 15 9 0 24
Guru?
Apakah Anda Mengajar selalu
2 menggunakan pendekatan berpusat pada 18 6 0 24
peserta didik?
Apakah Anda selalu menggunakan
3 strategi pembelajaran induktif dan 19 5 0 24
deduktif
Apakah Anda menggunakan lebih dari
4 7 15 2 24
satu metode pembelajaran
Apakah Anda menggunakan lebih dari
5 17 6 1 24
Dua metode pembelajaran

6 Apakah Anda menggunakan lebih dari dua 12 9 3 24


atau lebih metode pembelajaran

7 Apakah Anda selalu menggunakan teknik 19 5 0 24


pembelajaran yang menyenangkan
Apakah Anda dalam proses pembelajaran
8 menggunakan model pembelajaran 12 11 1 24
interaksi social
Apakah Anda dalam proses pembelajaran
9 menggunakan model pembelajaran 10 12 2 24
pengelolaan informasi
Apakah Anda dalam proses pembelajaran
10 menggunakan model pembelajaran 8 10 6 24
personal humanistic
Apakah Anda dalam proses pembelajaran
11 menggunakan model pembelajaran 16 8 0 24
modifikasi tingkah laku
Apakah Anda selalu menggunakan TIK
12 8 9 7 24
dalam pembelajaran
Apakah Anda telah melaksanakan
13 penilaian pembelajaran sesuai standar 23 1 0 24
penilaian

13
Hasil Identifikasi Pedagogik Pendidik Dalam Pengembangan Pembelajaran.

GRAFIK ANGKET IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PEDAGOGIK


PENDIDIK DALAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN

100.0%
90.0%
80.0%
70.0%
60.0%
50.0%
40.0%
30.0%
20.0%
10.0%
0.0%
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
YA 65.2%78.3%82.6%30.4%73.9%52.2%82.6%52.2%43.5%34.8%69.6%34.8%100.0
KADANG 39.1%26.1%21.7%65.2%26.1%39.1%21.7%47.8%52.2%43.5%34.8%39.1% 4.3%
TIDAK 0.0% 0.0% 0.0% 8.7% 4.3% 13.0% 0.0% 4.3% 8.7% 26.1% 0.0% 30.4% 0.0%

Berdasarkan Grafik pembelajaran yang menggunakan menggunakan TIK dalam


pembelajaran masih perlu ditingkatkan karena hanya terdapat 34.8% yang
menggunakannya dan 30.4% yang tidak menggunakannya. Kemudian pembelajaran
yang menggunakan model personal humanistic perlu juga ditingkatkan karena hanya
34.8% yang menggunakannya dan 26.1% yang tidak menggunakannya. Sehingga
perlu diadakannya IHT.

LK 4. Identifikasi Kemampuan dan kegiatan Peningkatan Kompetensi Pedagogik


Pendidik dalam Pengembangan Pembelajaran

1. Berapa jumlah pendidik yang selalu menggunakan pendekatan yang berpusat


pada guru dan berapa yang berpusat pada peserta didik ?

- Pendekatan yang berpusat pada guru sebanyak 15 orang dari


24 orang responden
- Sedangkan pendekatan yang pusat pada peserta didik sebanyak
18 orang dari 24 orang responden.

14
2. Berapa jumlah pendidik yang selalu menggunakan strategi pembelajaran
induktif dan berapa deduktif ?

- Menggunakan strategi pembelajaran induktif dan deduktif


sebanyak 19 orang dari 24 orang respoden

3. Berapa jumlah pendidik yang selalu menggunakan satu metode, dua metode
dan lebih dari dua metode dalam pembelajaran ? ( metode ceramah,
demontrasi, diskusi , simulasi, laboratorium, pengalaman lapangan ,
brainstorming , debat, symposium, ceramah dan sebagainya )

- Yang Menggunakan satu metode sebanyak 7 guru.


- Yang mengunakan dua metode sebanyak 17 guru.
- Yang mengunakan lebih dari dua metode dalam pembejaran
sebanyak 12 guru.

4. Berapa jumlah pendidik yang selalu menggunakan teknik dan taktik


pembelajaran membuat situasi jadi menyenangkan ?

- Menggunakan teknik dan taktik pembelajaran membuat situasi


menyenangkan sebanyak 19 guru orang dari 24 guru respoden .

5. Berapa jumlah pendidik yang selalu menggunakan model


 Iteraksi social
 Pengelolaan informasi
 Personal humanis
 Modifikasi tingkah laku

- Yang menggunakan model interaksi social 12 guru.


- Yang menggunakan model pengelolaan informasi 10 guru.
- Yang menggunakan model personal humanis 8 guru.
- Yang menggunakan model moifikasi tingkah laku sebanyak 16 guru.

15
6. Berapa jumlah pendidik dalam pembelajaran yang selalu memanfaatkan
media termasuk pemanfaatan TIK ?

- Menggunakan pemanfaatan media termasuk pemanfatan TIK sebanyak


8 guru dari 17 orang respoden

7. Kegiatan apa yang akan saudara lakukan terkait dengan kondisi tenaga
pendidik di atas ?

- Melaksanakan IHT
- Diklat
- MGMP Mata Pelajaran
- Dan Pelatihan dalam penggunaan TIK dalam Pembelajaran

8. Berapa jumlah guru yang telah melaksanakan penilaian pembelajaran


dengan mengaju penilaian ?

- Yang melaksanakan penilaian pembelajaran dengan mengaju standar


penilaian sebanyak 23 guru dari 24 orang responden.

9. Apakah Saudara memfasilitas pelatihan /IHT tentang penilaian pembelajaran


yang mengaju pada standar penilaian, melaksanakan pembimbingan dan
supervisi kepada guru yang hasil penilainnya belum mencapai KKM serta
melaksanakan monitoring evaluasi kepada guru tentang penilaian authentik
? mengapa demikian ?

- Ya,
- mempasilitas dalam melaksanakan pelatihan atau IHT sebab kegiatan
tersebut merupakan salah tanggung kepala sekolah dalam meningkat
SDM guru
- Karena penilaian belum mencapai KKM sehingga masih melakukan
pengayaan serta remedial terhadap nilai – nilai yang belum mencapai
KKM.

16
IDENTIFIKASI PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK
PADA SMK NUSANTARA PALU

Jenis Kegiatan Sumber Daya Sekolah


Prioritas
No Pengembangan Tahap Kegiatan
Jumlah
Sarana Anggaran Fasilitator
Guru
1. In-house training (IHT) 1. Menyusun rencana 45 1. Laptop BOS dan 1. widyaiswara Pembuatan
tindakan secara rinci 2. LCD Komite 2. Pengawas Administarsi
dan sistematis Proyektor Pembina Rencana
3. Pengeras 3. Kepala Pelaksanaan
2. Menyiapkan materi
suara cabang dinas. Pembelajaran di
dan panduan yang 4. Printer 4. IN/IP SMK Nusantara
akan digunakan 5. Bahan ajar Palu
dalam kegiatan IHT / materi
3. Berkoordianasi
secara aktif dengan
pengawas Pembina
sekolah

17
PERENCANAAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK
PENDIDIK DALAM PENGUASAAN PEMBELAJARAN EFEKTIF
PADA SMK NUSANTARA PALU

Indikator Anggaran Penanggung


Jenis Program Tujuan Program Ket.
No Dasar Program Keberhasilan Biaya jawab

1. In-house training Berdasarkan hasil 1. Meningkatkan Meningkatnya BOS / Wakasek


(IHT) analisis angket Kompetensi guru kompetensi guru Komite Kurikulum
menggunakan TIK dalam
dalam pembelajaran. pembelajaran
2. Meningkatkan personal
Kompetensi guru humanistic dan
dalam proses mengunakan TIK
pembelajaran dalam
menggunakan model pembelajaran.
pembelajaran
personal humanistic.

18
LK 7 No.1
INSTRUMEN TELAAH
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : ...................................................


Nama Guru : ...................................................
Sekolah : ...................................................
Kelas/Semester : ...................................................
Identitas Mata Pelajaran : ...................................................
Standar Kompetensi : ...................................................
Kompetensi Dasar : ...................................................
Tahun Peljaran : ...................................................
Hari/Tanggal Supervisi : ...................................................

Beri Tanda
Temuan Saran
No. Komponen Pengamatan ( √)
Masalah Perbaikan
Ya Tidak
A Komponen RPP
1 Identitas sekolah
2 Identitas mata pelajaran atau
tema/subtema
3 Kelas/program/semester
4 Materi Pokok
5 Alokasi waktu
6 Kompetensi dasar yang harus dicapai
siswa
7 Indikator pencapaian kompetensi
8 Tujuan Pembelajaran
9 Materi Ajar
10 Metode pembelajaran
11 Media dan alat pembelajaran
12 Langkah-langkah pembelajaran:
Pendahuluan, Inti, Penutup
13 Sumber Belajar
14 Penilaian Pembelajaran
B Prinsip Penyusunan RPP
15 Mempertimbangakan kebutuhan
setiap peserta didik
16 Mendorong agar peserta didik aktif
berpartisipasi (aktiv learning)
17 Fokus mendorong pesertadidi agar
semangat belajar
18 Menumbuh-kembangkan budaya

19
literasi (membaca dan menulis)
19 Memberikan umpan balik yang
konstruktif dan kegiatan tidak lanjut:
pngayaan dan remedial
Beri Tanda
Temuan Saran
No. Komponen Pengamatan ( √)
Masalah Perbaiakan
Ya Tidak
20 Menekankan kesesuaian antara KD
dengan indikator pencapaian
kompetensi (IPK), tujuan
pembelajaran, materi dan kegitan
pembelajaran, penilaian dan sumber
belajar dalam satu keutuhan
pengelaman belajar
21 Menerpkan pembelajaran tematik
terpadu, keterpaduan lintas mata
pelajaran, lintas aspek belajar, dan
keragaman budaya.
22 Pengitegrasian teknologi informasi
dan komunikasi secara sistematis dan
efektif.

Kepala Sekolah. Guru yang disupervisi,

Dr. Joni Tandi.,M.Kes.,Apt ......................................................


NIP.19640120 199103 1 007 NIP.

20
LK 7. No 2
INSTRUMEN TELAAH
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK


Nama Guru : Doorje M
Sekolah : SMK Nusantara Palu
Kelas/Semester : XII / Ganjil
Identitas Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Standar Kompetensi : ...................................................
Kompetensi Dasar : ...................................................
Tahun Pelajaran : 2017 / 2018
Hari/Tanggal Supervisi : ...................................................

Beri Tanda
Temuan Saran
No. Komponen Pengamatan (√)
Masalah Perbaikan
Ya Tidak
A Komponen RPP
1 Identitas sekolah √
2 Identitas mata pelajaran atau

tema/subtema
3 Kelas/program/semester √
4 Materi Pokok √
5 Alokasi waktu √
6 Kompetensi dasar yang harus dicapai

siswa
7 Indikator pencapaian kompetensi √
8 Tujuan Pembelajaran √
9 Materi Ajar √
10 Metode pembelajaran √
11 Media dan alat pembelajaran √
12 Langkah-langkah pembelajaran:

Pendahuluan, Inti, Penutup
13 Sumber Belajar √
14 Penilaian Pembelajaran √
B Prinsip Penyusunan RPP
15 Mempertimbangakan kebutuhan

setiap peserta didik
16 Mendorong agar peserta didik aktif

berpartisipasi (aktiv learning)
17 Fokus mendorong pesertadidi agar

semangat belajar
18 Menumbuh-kembangkan budaya √

21
literasi (membaca dan menulis)
19 Memberikan umpan balik yang
konstruktif dan kegiatan tidak lanjut: √
pngayaan dan remedial
Beri Tanda
Temuan Saran
No. Komponen Pengamatan ( √)
Masalah Perbaiakan
Ya Tidak
20 Menekankan kesesuaian antara KD
dengan indikator pencapaian
kompetensi (IPK), tujuan
pembelajaran, materi dan kegitan √
pembelajaran, penilaian dan sumber
belajar dalam satu keutuhan
pengelaman belajar
21 Menerpkan pembelajaran tematik
terpadu, keterpaduan lintas mata

pelajaran, lintas aspek belajar, dan
keragaman budaya.
22 Pengitegrasian teknologi informasi
dan komunikasi secara sistematis dan √
efektif.

Kepala Sekolah. Guru yang disupervisi,

Dr. Joni Tandi.,M.Kes.,Apt ......................................................


NIP.19640120 199103 1 007 NIP.

22
LK 7 No.3 KISI KISI INSTRUMEN MONEV

No Komponen dan aspek Indikator


1. Kesesuaian Kompetensi Pedagogik.
2. Kesesuaian Program proses pembelajaran.
A KONTEKS 3. Kemanfaatan program.
4. Dukungan Pihak Terkait Pelaksanaan program.
5. Sosialisasi program.
1. Memilih guru sasaran.
B INPUT 2. Kualifikasi guru.
3. Kesesuaian dengan tujuan program.
1. Program peningkatan kompetensi tenaga pendidik
melalui :
a. IHT.
C PROSES b. MGMP Mata pelajaran.
2. Pelaksanaan kegiatan peningkatan kompetensi tenaga
pendidik.

1. Kompetensi pedagogic guru meningkat.


D OUTPUT 2. Prestasi beljar siswa meningkat.

23
IDENTIFIKASI PERENCANAAN PEMBERDAYAAN UNIT LAYANAN KHUSUS
PADA SMK NUSANTARA PALU

Unit Layanan Khusus : Bimbingan Konseling (BK)


Dasar pemberian Layanan : Kebutuhan Peserta Didik.
Tujuan : Meningkatkan layanan kebutuhan peserta didik.

Daya
Keadaan sarana dan Prasarana Sumber Daya Dukung Hasil / Target yang Diharapkan Ket.
No
Manusia Biaya

1. 1. Sudah memiliki ruang layanan khusus 1 orang guru BK BOS / Terlaksananya layanan BK secara Proritas
BK. Komite optimal

24
IDENTIFIKASI PERENCANAAN PEMBERDAYAAN UNIT LAYANAN KHUSUS
PADA SMK NUSANTARA PALU

Unit Layanan Khusus : Perpustakaan


Dasar pemberian Layanan : Kebutuhan Peserta Didik.
Tujuan : Meningkatkan layanan kebutuhan peserta didik.

Daya
Hasil Target yang
Keadaan sarana dan Prasarana Sumber Daya Dukung Ket.
No Diharapkan
Manusia Biaya

1. 1. Memiliki ruangan perpustakaan. Memiliki 1 orang BOS/ Terpenuhinya layanan Petugas


perpustakaan
2. Memiliki buku referensi yang Pustakawan dan 1 Komite Perpustakaan secara optimal
belum
memadai. petugas memiliki
sertifikan
3. Memiliki fasilitas perpustakawan perpustakawan
pustakawan
digital

25
LK. 9

1. Pilihlah salah satu jenis layanan khusus di sekolah saudara yang merupakan Best
practice

1. Perpustakaan

2. Apakah tujuan yang ada pada kegiatan telah tercapai? Tuliskan tujuan yang telah
tercapai dan yang belum tercapai

 Sudah tercapai.. memiliki ruangan perpustakaan, memiliki buku koleksi


perpustakaan, sudah ada kepala perpustakaan sarjana S1, memiliki
prabot perpustakaan
 Yang belum tercapai.. perpustakaan digital.

3. Apakah pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program yang


direncanakan?tuliskan aspek kegiatan yang telah sesuai dan belum sesuai dengan
program kegiatan

Telah sesuai
1. Memiliki ruang perpustakaan
2. Memiliki buku koleksi perpustakaan
3. Sudah ada pengelolah perpustakaan yang sarjana pustakawan (S1)
4. Memilki prabot perpustakaan
Belum Sesuai
1. Belum memiliki perpustakaan digital

4. Factor pendukung apa yang diperlukan untuk meningkatkan efektifitas dan


efisiensi pelaksanaan unit layanan khusus tersebut?

Internal
1. Komitmen warga sekolah untuk mendukung program layanan
khusus
2. System pengelolaan program layanan khusus
Ekstenal
1. Dukungan seluruh stekholder dalam program layanan khusus

26
LK. 10.

PERENCANAAN PEMBERDAYAAN UNIT LAYANAN KHUSUS


UNTUK OPTIMALISASI KUALITAS PEMBELAJARAN
PADA SMK NUSANTARA PALU

Peran dalam
Waktu Ketersedaiaan Anggaran
Jenis Unit Layanan Dasar Pemberian Peningkatan Ket.
No Pelaksanaan Sumber Daya Baiaya
Layanan Kualitas

1. Bimbingan Konseling Hasil analisis Tanggal 16 s.d 24 1 orang guru BOS / Layanan
(BK) kebutuhan siswa November 2017 BK Komite Informasi yang
memungkinan
peserta didik
menerima dan
memahami
berbagai
informasi
2. Perpustakaan Hasil analisis Tanggal 16 s.d 24 1 orang BOS / Perpustakaan
kebutuhan siswa November 2017 Pustakawan Komite sekolah sebagai
salah satu unit
Sumber belajar.

28
LK11

1. identifikasi layanan khusus yang terdapat di sekolah saudara!

1. Perpustakaan
2. BK
3. Kantin
4. UKS
5. Laboratorium

2. Daftar instrument Pelayanan khusus

Skor
No Komponen
1 2 3 4 5
1 Memiliki ruang perpustakaan
2 Memiliki buku koleksi
3 Memiliki tenaga perpustakaan
4 Memiliki jadwal kunjungan
5 Memiliki prabot
6 Memiliki infrastruktur Listrik
7 Memiliki Internet
8 Memiliki Komputer
9 Memiliki AC
10 Memiliki Audio Room
11 Memiliki Audio Visual
12 Kartu Anggota
13 Buku Kunjungan

29
LK12.

Format evaluasi pelaksanaan unit layanan khusus

Nama Unit Layanan Deskripsi Pelaksanaan Kendala yang Solusi Pemecahan


No Hasil yang dicapai
Khusus Pendayagunaan ditemui Masalah
Perpustakaan Perpustakaan merupakan Perpustakaan sudah Belum semua warga Mensosialisasikan
layanan khusus sebagai sumber dimanfaatkan sekolah fungsi perpustakaan
belajar sebagai sumber memanfaatkan
belajar perpustakaan
sebagai sumber
belajar
BK Membantu peserta didik dalam BK sudah berfungsi Masih adanya warga Melakukan
pembahasan dan penuntasan sebagai unit layanan sekolah yang sosialisasi kepada
masalah yang dialami sesuai siswa menganggap BK warga sekolah
dengan tuntutan karakter sebagai tempat tentang fungsi BK
kecerdasan peserta didik. siswa yang
bermasalah

30
2. Tentukan tolak ukur yang digunakan untuk menentukan keberhasilan pelaksanaan
pendayagunaan unit layanan khusus

Skor
No Komponen
1 2 3 4 5
1 Memiliki ruang perpustakaan √
2 Memiliki buku koleksi √
3 Memiliki tenaga perpustakaan √
4 Memiliki jadwal kunjungan √
5 Memiliki prabot √
6 Memiliki infrastruktur Listrik √
7 Memiliki Internet √
8 Memiliki Komputer √
9 Memiliki AC √
10 Memiliki Audio Room √
11 Memiliki Audio Visual √
12 Kartu Anggota √
13 Buku Kunjungan √

3. Jika kriteria pencapaian keberhasilan dalam pelaksanaan unit layanan khusus


belum terpenuhi apa yang harus kita lakukan ?
a. Mengevaluasi
b. Program tindak lanjut

4. Tetapkan perubahan yang akan saudara lakukan untuk pengembangan unit


layanan khusus tersebut
1. Melengkapi computer di ruangan perpustakaan.
2. Memasang AC di ruangan perpustakaan.
3. Mengupayakan pengadaan audio room, audio visual serta melatih tenaga
perpustakaan.

30
C. Kendala / Hambatan dan Solusi

a. Kendala/Hambatan
 Jadwal tidak berjalan sesuai dengan yang direncanakan, hal ini
disebabkan kepala sekolah mendapat tugas di luar.
b. Solusi
 Kepala sekolah melaksanakan pendataan kembali di luar jadwal yang
sudah di tetapkan.

D. Manfaat
Manfaat pengembangan keprofesian berkelanjutan yang terstruktur,
sistematik dan memenuhi kebutuhan peningkatan keprofesian guru adalah
sebagai berikut:
1. Peserta dapat meningkatkan kompetensi sesuai dengan modul yang
dipelajari baik pedagogik maupun professional untuk terwujudnya
sekolah sebagai sebuah organisasi pembelajaran yang efektif dalam
rangka meningkatkan kompetensi, motivasi, dedikasi, loyalitas, dan
komitmen pengabdian kepala sekolah dalam memberikan layanan
pendidikan yang berkualitas kepada warga sekolah.
2. Bagi Peserta Didik Peserta didik memperoleh jaminan pelayanan dan
pengalaman belajar yang efektif untuk meningkatkan potensi diri
secara optimal melalui penguasaan iImu pengetahuan dan teknologi
serta memiliki karakter berbudaya bangsa Indonesia.
3. Sekolah mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas
kepada peserta didik.

31
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
1. Program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan sangat bermanfaat untuk para Kepala Sekolah dalam
meningkatkan kompetensinya sebagai Tenaga Kependidikan .
2. Menambah pengetahuan dan pemahaman Kepala Sekolah tentang Kualitas
pembelajaran dan Supervisi Akademik serta Peningkatan pedagogik dan
professional. Sehingga menghasilkan tenaga pendidik yang berkualitas.
Karena guru yang bermutu dapat menghasilkan peserta didik yang
berprestasi.
B. Saran
Pengembangan keprofesian ini hendaknya mendapat dukungan secara
maksimal oleh fihak-fihak terkait baik kementerian pendidikan dan
kebudayaan, dinas pendidikan, lembaga penyelenggara diklat, organisasi
profesi, pengawas sekolah dan fihak-fihak lain. Keterlibatan pengawas
diperlukan dalam memberikan pendampingan kepala sekolah dalam
melaksanakan PKB.

32
33