Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN GLAUKOMA AKUT

NO. SOP : SOP/UKP/64/2017

TANGGAL
: 21 JANUARI 2017
PEMBUATAN

TANGGAL REVISI :
UPT
TANGGAL EFEKTIF : 21 FEBRUARI 2017
PUSKESMAS
BAKUNG Kepala
DISAHKAN OLEH :
UPT Puskesmas Bakung

IN SUHARDI, S.Kep.Ns.
NIP. 19680509 199103 1 008

1. PENGERTIAN Glaukoma adalah penyebab kebutaan kedua terbesar di


dunia setelah katarak. Kebutaan karena glaukoma tidak bisa
disembuhkan, tetapi pada kebanyakan kasus glaukoma
dapat dikendalikan. Umumnya penderita glaukoma telah
berusia lanjut, terutama bagi yang memiliki risiko. Hampir
separuh penderita glaukoma tidak menyadari bahwa mereka
menderita penyakit tersebut.
2. TUJUAN Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk
Menangani Glaukoma Akut
3. KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Bakung
Nomor:440/29/409.104.08/SK/2017 Tentang Jenis-Jenis
Layanan di Puskesmas Bakung.
4. REFERENSI Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor:HK.02.02/MENKES/514/2015 tentang Panduan
Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Tingkat Pertama.
5. ALAT & BAHAN 1. Tensi
2. Stetoscope
3. Termometer
4. APD
5. Senellen chart
6. PROSES 1. Anamnesa
2. Pemeriksaan fisik
3. Penegakan diagnosa: Menangani Glaukoma Akut
4. Tatalaksana
a. Pasien tidak boleh minum sekaligus banyak, karena
dapat menaikkan tekanan
b. Glaukoma akut:
 Pertolongan pertama adalah menurunkan
tekanan intraocular secepatnya dengan
memberikan serentak obat-obatan yang terdiri
dari:
 Asetasolamid Hcl 500 mg, dilanjutkan 4 x 250
mg/hari.
 KCl 0.5 gr 3 x/hari.
 Timolol 0.5%, 2 x 1 tetes/hari.
 Tetes mata kombinasi kortikosteroid +
antibiotik 4-6 x 1 tetes sehari
 Terapi simptomatik.
c. Rujuk segera ke dokter spesialis
mata/pelayanan kesehatan tingkat sekunder/tersier
setelah diberikan pertolongan pertama tersebut
7. UNIT TERKAIT 1. Ruang pendaftaran
2. Ruang pemeriksaan umum
3. UGD
4. Ruang Rawat Inap
8. DOKUMEN 1. Rekam Medis Pasien
TERKAIT
9. BAGAN ALIR -