Anda di halaman 1dari 8

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR

DINAS PERHUBUNGAN

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)


PENYUSUNAN TATARAN TRANSPORTASI LOKAL (TATRALOK)
DARAT, SUNGAI DAN UDARA DI KABUPATEN TIMUR

TAHUN ANGGARAN 2018


Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai dan
Udara di Kabupaten Kutai Timur

I. LATAR BELAKANG
Transportasi merupakan urat nadi kehidupan berbangsa dan bernegara, yang mempunyai
fungsi sebagai penggerak, pendorong dan penunjang pembangunan. Penyelenggaraan
Transportasi harus dilakukan penanganan secara optimal dan terkoordinasi dalam upaya
memperlancar arus lalu lintas yang selamat, aman, tertib dan lancar.

Pembangunan transportasi harus mampu menunjang upaya pemerataan dan penyebaran


pembangunan, pertumbuhan ekonomi serta stabilitas daerah di Kabupaten Kutai Timur.
karenanya jaringan transportasi yang semakin berkembang luas, perlu terus dimantapkan dan
dikembangkan sejalan dengan peningkatan tuntutan kualitas pelayanan transport akibat makin
meningkatnya kebutuhan mobilitas manusia dan barang serta tuntutan peningkatan kualitas
pelayanan di masa yang akan datang.

Berdasarkan kondisi di atas dalam perencanaan transportasi dikenal suatu hirarki dimana
perencanaan yang paling tinggi merupakan pedoman dan acuan bagi perencanaan pada hirarki
di bawahnya. Dalam sistem hirarki yang dikenal di Indonesia, sistem transportasi nasional
diwujudkan dalam 3 tatanan, yaitu Tatanan Transportasi Nasional (TATRANAS), Tatanan
Transportasi Wilayah (TATRAWIL), dan Tatanan Transportasi Lokal (TATRALOK).

Dalam rangka menciptakan Sistem Transportasi Lokal Kabupaten Kutai Timur yang terintegrasi,
harmonis, dan bersinergi yang membentuk suatu pelayanan jasa transportasi yang efektif,
efisien dalam melayani pergerakan orang dan barang serta dalam rangka pencapaian Visi dan
Misi, serta tujuan pembangunan, maka perlu disusun Tatanan Transportasi yang terorganisasi
yang meliputi transportasi darat (jalan dan penyeberangan), transportasi sungai (keairan) dan
transportasi udara.

Untuk pembangunan Tatanan Transportasi Lokal Kabupaten Kutai Timur yang terorganisasi dan
terpadu antara moda transportasi yang ada serta dalam rangka perencanaan sistem
transportasi secara komprehensif, maka pemerintah Kabupaten Kutai Timur menganggap
penting untuk disusunnya Tatanan Transportasi Lokal (TATRALOK) Kabupaten Kutai Timur
sebagai dasar pedoman dalam perencanaan. dan penyediaan sarana dan prasarana serta
penyelenggaraan jasa transportasi.

II. MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN

A. MAKSUD
Maksud dari kegiatan Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai dan
Udara di Kabupaten Kutai Timur adalah menyusun dokumen penyelenggaraan transportasi
yang terdiri dari sarana dan prasarana yang saling berinteraksi membentuk sistem
pelayanan jasa transportasi yang efektif, efisien di Wilayah Kabupaten Kutai Timur.

B. TUJUAN
Sedangkan, Tujuan dari kegiatan Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat,
Sungai dan Udara di Kabupaten Kutai Timur adalah;

hal. 2
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai dan
Udara di Kabupaten Kutai Timur

1. Mengembangkan sistem transportasi yang memberikan arah pada Tataran Transportasi


Wilayah (TATRAWIL) dan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK);
2. Menyusun sistem transportasi pada jaringan prasarana dan jaringan pelayanan;
3. Menyusun strategi dan alternatif pengembangan jaringan jalan dan terminal di
Kabupaten Kutai Timur.

C. SASARAN
Sasaran dari kegiatan Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai dan
Udara di Kabupaten Kutai Timur adalah;
1. Tersusunnya Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Kabupaten Kutai Timur yang
terpadu dan terintegrasi terhadap sistem transportasi wilayah;
2. Teridentifikasinya tingkat pelayanan jalan dan sistem jaringan transportasi di
Kabupaten Kutai Timur;
3. Teridentifikasinya pola dan distribusi aktivitas orang dan barang yang ada di Kabupaten
Kutai Timur;
4. Terevaluasinya rencana sistem transportasi jaringan dan terminal yang tertuang dalam
RTRW Kabupaten Kutai Timur;
5. Tersedianya alternatif dan pola pengembangan jaringan dan terminal di Kabupaten
Kutai Timur.

III. DASAR HUKUM


Kegiatan Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai dan Udara di
Kabupaten Kutai Timur ini didasarkan pada beberapa peraturan perundangan sebagai berikut:
A. Undang-undang:
1. UU No.7/2004 tentang Sumber Daya Air;
2. UU No.10/2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan;
3. UU No.38/2004 tentang Jalan;
4. UU No.24/2007 tentang Penanggulangan Bencana;
5. UU No.26/2007 tentang Penataan Ruang;
6. UU No.12/2008 tentang Perubahan Kedua Atas UU No.32/2004 tentang
Pemerintah Daerah;
7. UU No.17/2008 tentang Pelayaran;
8. UU No.22/2009 tentang Lalu Lintas & Angkutan Jalan;
9. UU No.32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
10. UU No.1/2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.
B. Peraturan Pemerintah:
1. PP No.10/2000 tentang Ketelitian Peta untuk Penataan Ruang Wilayah;
2. PP No.38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah;
Pemerintahan Daerah Propinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota;
3. PP No.26/2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional;
4. PP No.10/2010 tentang Perubahan Fungsi Kawasan Hutan;
5. PP No.11/2010 tentang Penertiban dan Pendayagunaan Tanah Terlantar;
6. PP No.15/2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang;
7. PP No.24/2010 tentang Penggunaan Kawasan Hutan.
8. PP No. 5/ 2010 tentang RPJMN tahun 2010 - 2014

C. Peraturan Presidan/PERPRES dan Keputusan Presiden/KEPPRES


1. KEPRES No. 57 tahun 1989 tentang Kriteria Kawasan Budidaya;

hal. 3
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai dan
Udara di Kabupaten Kutai Timur

2. KEPRES No. 32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung;


3. KEPRES No. 4 Tahun 2009 tentang Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional;
4. PERPRES No. 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional.

D. Peraturan Menteri/PRMEN dan Keputusan Menteri/KEPMEN:


1. PERMENDAGRI No. 28/2008 tentang Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan
Daerah Tentang Rencana Tata Ruang Daerah;
2. PERMENPU No. 11/2009 tentang Pedoman Persetujuan Substansi Rancangan
Peraturan Daerah dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi dan Rencana
Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota;
3. PERMENPU No. 16/2009 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang
Wilayah Kabupaten;
4. PERMENDAGRI No. 50/2009 tentang Pedoman Koordinasi Penataan Ruang
Daerah
5. Kepmen Perhubungan No KM 9/PR.008/PHB-87 dan Kepmen No KM 15 Tahun
1997 Tentang Sistem Transportasi Nasional (Sistranas).
6. RPJP Kementrian Perhubungan 2005 – 2025
7. Kepmen Perhubungan No. 7 tahun 2010 , tentang Rencana Strategi
Kementerian Perhubungan 2010 – 2014

IV. RUANG LINGKUP

A. Lingkup Kegiatan
Ruang lingkup kegiatan Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) darat, sungai
dan udara di Kabupaten Kutai Timur meliputi kegiatan-kegiatan utama sebagai berikut:
1. Pengumpulan data, sekurang-kurangnya mencakup data sektor transportasi dan data
sektor lainnya, kebijakan dan perencanaan sistem transportasi lokal Kabupaten Kutai
Timur serta inventarisasi model analisis/prediksi.
2. Identifikasi dan analisis awal isu strategis dan permasalahan transportasi.
3. Analisis penyediaan jaringan prasarana transportasi.
4. Analisis permintaan jasa transportasi.
5. Prasarana dan sarana transportasi darat
• Jaringan Jalan.
• Kondisi Jalan.
• Klasifikasi Jalan.
• Prasarana penunjang transportasi meliputi terminal regional, angkutan (sub
terminal), terminal lokal, parkir, dan halte angkutan umum.
• Sarana Angkutan.
6. Prasarana dan sarana transportasi udara dan keairan
7. Pola dan intensitas pergerakan
• Karakteristik lalu lintas
• Kondisi operasional pergerakan
• Pola orientasi pergerakan
8. Pola dan distribusi aktivitas.
9. Traffic Generation (bangkitan lalu lintas).
10. Pemilihan rute dan pembebanan arus lau lintas (traffic assignment).
11. Perkiraan perpindahan orang/barang menurut asal dan tujuan perjalanan dalam kurun

hal. 4
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai dan
Udara di Kabupaten Kutai Timur

waktu sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) tahun mendatang.


12. Rencana lokasi ruang kegiatan yang harus dihubungkan oleh jaringan prasarana
transportasi dan jaringan pelayanan transportasi.
13. Arah dan kebijaksanaan peranan sistem jaringan transportasi dalam pengembangan
wilayah.
14. Rencana kebutuhan lokasi simpul pergerakan.
15. Rencana kebutuhan penyebaran jaringan prasarana transportasi dan pelayanan
transportasi berdasarkan kebutuhan untuk menampung beban lalu lintas pada sistem
jaringan prasarana transportasi di masa mendatang secara efisien.
16. Rencana pengaturan lalu lintas di Kabupaten.
17. Membandingkan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) di daerah lain dengan
karakteristik daerah yang sama seperti Kabupaten Kutai Timur yang dapat dijadikan
referensi (studi banding).

B. Lingkup Wilayah Perencanaan

Ruang lingkup wilayah perencanaan adalah Kabupaten Kutai Timur. Lingkup Wilayah
perencanaan TATRALOK Kabupaten Kutai Timur tersebut merupakan seluruh ruang daratan
(termasuk gunung, hutan, dan lain-lain), ruang udara, ruang perairan (sungai, danau, dan
lain-lain) serta kawasan konsentrasi pemerintahan terpadu. Penentuan delineasi wilayah
perencanaan dapat termasuk juga kawasan sekitar yang memiliki keterkaitan sistem atau
fungsi.

V. KELUARAN
Hasil kegiatan Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Kabupaten Kutai Timur
diharapkan dapat dijadikan pedoman dan rekomendasi sebagai penetapan kebijakan lebih
lanjut dalam pengaturan transportasi antara lain:
1. Identifikasi permasalahan transportasi di Kabupaten Kutai Timur pada saat sekarang dan
prediksi pada masa yang akan datang
2. Rekomendasi penyelesaian permasalahan transportasi di Kabupaten Kutai Timur secara
bertahap dalam 5, 10 dan 15 tahun yang akan datang, dilihat dari unsur:
• Prasarana transportasi
• Sarana transportasi
• Kebutuhan simpul transportasi
• Manajemen lalu lintas
• Sistem angkutan umum
3. Konsep peraturan daerah tentang Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Kabupaten Kutai
Timur.
Keluaran yang dihasilkan dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah berupa buku laporan, album
peta, dan Softcopy dalam bentuk Compact Disk (CD) yang menjelaskan dan mengkaji serta
merencanakan Tataran Transportasi Lokal di Kabupaten Kutai Timur.

VI. PELAPORAN
Hasil pekerjaan yang harus diserahkan dari pekerjaan Penyusunan Tataran Transportasi Lokal
(TATRALOK) darat, sungai dan udara di Kabupaten Kutai Timur adalah sebagai berikut :

hal. 5
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai dan
Udara di Kabupaten Kutai Timur

• Laporan Pendahuluan sebanyak 10 (sepuluh) buku, yang akan diserahkan kepada pihak
yang pemberi pekerjaan setelah dilakukan presentasi dan rapat pembahasan. Penyerahan
Laporan Pendahuluan selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan setelah pekerjaan
dimulai.
• Laporan Antara (Data, Fakta, dan Analisis) sebanyak 10 (sepuluh) buku, yang akan
diserahkan kepada pihak pemberi pekerjaan selambat-lambatnya dalam waktu 3 (tiga)
bulan sejak pekerjaan dimulai.
• Draf Laporan Akhir (Konsep Rencana) sebanyak 10 (sepuluh)buku, yang akan diserahkan
kepada pihak pemberi pekerjaan setelah dilakukan presentasi dan rapat pembahasan.
Penyerahan Draf Laporan Rencana selambat-lambatnya pada pertengahan bulan ke-4.
• Laporan Akhir (Rencana) sebanyak 10 (sepuluh) buku yang akan diserahkan kepada pihak
pemberi pekerjaan pada akhir pekerjaan.
• Ringkasan Eksekutif sebanyak 10 (sepuluh)eksemplar yang diserahkan pada akhir
pekerjaan
• Draf PERDA TATRALOK Darat, Sungai dan Udara sebanyak 10 (sepuluh)eksemplar yang
diserahkan pada akhir pekerjaan.
• Album Peta A3 masing-masing sebanyak 5 (lima) yang diserahkan kepada pihak pemberi
pekerjaan bersamaan dengan penyerahan Laporan Akhir / Rencana
• CD yang berisi seluruh laporan sebanyak 10 buah yang diserahkan kepada pihak pemberi
pekerjaan bersamaan dengan penyerahan Laporan Akhir / Rencana

VII. NAMA DAN ORGANISASI PENGGUNA JASA


Pengguna Jasa untuk pelaksanaan pekerjaan ini adalah Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD)
Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur. Pekerjaan ini akan dilaksanakan oleh pihak ketiga
(konsultan perencana), dengan melibatkan berbagai stakeholders dalam pembahasannya.
VIII. SUMBER DAN BESARNYA PENDANAAN
Sumber pendanaan untuk pelaksanaan pekerjaan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Timur Tahun Anggaran 2012 yang dituangkan dalam
DPA SKPD Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan ini dilakukan secara
kontraktual, dengan alokasi dana sebesar Rp. 2.592.300.000,00 (Dua miliar lima ratus sembilan
puluh dua juta tiga ratus ribu rupiah).

IX. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN KEGIATAN


Jangka waktu yang dibutuhkan dalam rangka pelaksanaan seluruh kegiatan dalam Penyusunan
Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai dan Udara di Kabupaten Kutai Timur
adalah 6 (enam) bulan atau 180(seratus delapan puluh) hari kalender.

X. KEBUTUHAN TENAGA AHLI


Dalam pelaksanaan kegiatan Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai
dan Udara di Kabupaten Kutai Timur, untuk masing-masing kegiatan diperlukan tenaga ahli
sejumlah 9 (sembilan) orang tenaga ahli inti, 6 (enam) orang asisten tenaga ahli dan 4 (empat)

hal. 6
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai dan
Udara di Kabupaten Kutai Timur

orang tenaga penunjang. Tingkat disiplin ilmu sekurang-kurangnya setingkat Strata 2 (S2) untuk
Team Leader dan Strata 1 (S1) untuk Tenaga Ahli. Untuk lebih jelas kebutuhan tenaga ahli dapat
dilihat pada tabel berikut di bawah ini.

Kualifikasi Jumlah Jumlah


Spesialisasi/
No. Jabatan Pendidikan Pengalaman TA Bulan
Pendidikan
Minimal (orang)
A. Tenaga Ahli Profesional/Inti
Team Leader / Ketua Tim
1 Teknik Sipil Transportasi S2 10 1 4
(Ahli Transportasi)
Co Team Leader (Ahli
Perencanaan Wilayah dan
2 Perencanaan Wilayah dan S1 10 1 4
Kota/Arsitektur/Teknik Sipil
Per kotaan)
Ahli Sistem Analisis
3 Teknik Sipil S1 10 1 4
Permodelan Transportasi
4 Teknik Sipil /Ekonomi Ahli Ekonomi Transportasi S1 10 1 4
5 Ekonomi Ahli Sosial Ekonomi S1 10 1 4
6 Teknik Lingkungan Ahli Teknik Lingkungan S1 10 1 3
7 Sosial/Budaya Ahli Sosial Budaya S1 10 1 3
8 Hukum Ahli Hukum S1 10 1 3
Geodesi/Geografi/ Ahli GIS
9 S1 10 1 4
Planologi
B. Asisten Tenaga Ahli/Sub Profesional
Perencanaan Wilayah dan Ass. Ahli Ahli Perencanaan
1 S1 3 1 3
Kota/Arsitektur/Teknik Sipil Wilayah dan Per kotaan
Ass. Ahli Sistem Analisis
2 Teknik Sipil S1 3 1 3
Permodelan Transportasi
Ass. Ahli Ekonomi
3 Teknik Sipil /Ekonomi S1 3 1 3
Transportasi
4 Teknik Lingkungan Ass. Ahli Teknik Lingkungan S1 3 1 3
5 Hukum Ass. Ahli Hukum S1 3 1 3
Geodesi/Geografi/ Ass. Ahli GIS
6 S1 3 1 3
Planologi
C. Tenaga Penunjang
1 Operator Komputer Operator Komputer SMK 1 1 4
2 Operator Gambar Operator CAD SMK 1 1 4
3 Surveyor Surveyor D3 1 1 3
4 Administrasi Staff Administrasi - 1 1 4

XI. KEPEMILIKAN DATA DAN HASIL KEGIATAN


Kepemilikan data dan hasil kegiatan Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat,
Sungai dan Udara di Kabupaten Kutai Timur adalah Dinas Perhubungan Kabupaten Kutai Timur.

Menyetujui,
Pejabat Pembuat Komitmen
Kegiatan Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK)
Darat, Sungai dan Udara di Kabupaten Kutai Timur

hal. 7
Kerangka Acuan Kerja Penyusunan Tataran Transportasi Lokal (TATRALOK) Darat, Sungai dan
Udara di Kabupaten Kutai Timur

............................................
NIP. ................................

hal. 8

Anda mungkin juga menyukai