Anda di halaman 1dari 19

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Pembinaan dan pengembangan kesehatan sekolah adalah upaya pendidikan
kesehatan dan dilaksanakan secara terpadu,sadar, terancam, terarah, dan
bertangguang jawab untuk menanamkan tumbuh, kembang, dan membimbing
hidup, dicintai dan menerapkan prinsip- prinsip hidup sehat dalam kehidupan
sehari- hari yang akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan
prestasi peserta didik.( Depkes 2003 ).
Jumlah anak yang besar yakni 30% dari total penduduk indonesia atau
sekitar 73 juta orang dan usia sekolah merupakan masa yang sangat bagus untuk
menanmkan nilai- nilai prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sehingga sangat
berperan penting dalam terjadinya perubahan untuk mempromosikan prilaku hidup
bersih dan sehat (PHBS) baik di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran juga tempat menjadi
ancaman penularan penyakit. Jika tidak dikelola dengan baik sehingga usia sekolah
bagi anak juga merupakan masa rawan terserang berbagai macam penyakit.
Berdasarkan hasil pengumpulan data yang kami lakukan pada tanggal 22-25
Desember 2013 kami masih melihat lingkungan SDN 02 Dasan Tereng kelihatan
jauh dari pola hidup bersih dan sehat dilihat dari tidak adanya tempat mencuci
tangan, bak sampah yang masih jarang di setiap kelas. Kemudian setelah kami
mencari informasi dari salah satu guru dari SD tersebut tenyata kebiasaan mencuci
tangan sebelum atau sesudah makan, buang air dan bermain terhadp anak usia
sekolah dasar jarang dilakukan malah tidak pernah sama sekali. Adapun data yang
kami peroleh dari 65 siswa kelas 5 dan 6 yaitu sebagai berikut tidak pernah 48 anak
(73,8 %), pernah/sekali-kali 14 anak (21,5 %), dan sering/hampir setiap hari 3 anak
(4,6 %). Sehingga penanaman nilai-nilai PHBS disekolah merupakan kebutuhan
yang mutlak dan dapat dilakukan melalui pendekatan Usaha Kesehatan Sekolah
(UKS).
Promosi kesehatan merupakan upaya untuk meningkatkan kemampuan
masyarakat melalui proses pembelajaran bersama masyarakat khususnya

1
masyarakat pendidikan sekolah. Promosi kesehatan ini dilakuakan agar mereka
dapat menolong dirinya sendiri, serta mengembangkan kegiatan yang bersumber
pada masyarakat sekolah sesuai dengan kondisi sosial budaya setempat dan
didukung oleh kebijakan di lingkungan yang berwawasan kesehatan.Sehingga
masyarakat sekolah mampu mencegah timbulnya masalah- masalah kesehatan,
memelihara dan meningkatkan drajat kesehatan peserta didik dengan cara
berprilaku hidup bersih dan sehat ( PHBS ).
1.2 Tujuan
1.2.1 Tujuan umum
Setelah dilakukannya penyuluhan ini, diharapkan siswa tau siswi
dapat memahami dan mengaplikasikan prilaku hidup bersih dan sehat dalam
kehidupan sehari- hari terutama menggosok gigi dan kebersihan tangan.
1.2.2 Tujuan khusus
Setelah mengikuti penyuluhan ini siswa/i dapat :
1. Pengertian menggosok gigi dan mencuci tangan
2. Manfaat menggosok gigi dan mencuci tangan
3. Alasan menggosok gigi dan mencuci tangan
4. Waktu menggosok gigi dan mencuci tangan
5. Alat-alat untuk menggosok gigi dan mencuci tangan
6. Cara-cara menggosok gigi dan mencuci tangan

2
BAB 2
METODE PELAKSANAAN

2.1 Tempat penyuluhan

Adapun tempat yang digunakan sebagai tempat penyuluhan adalah SDN 02

Dasan Tereng Sembung Timur Lendang Re kecamatan Narmada Kabupaten

Lombok Barat dengan pertimbangan:

a. Belum pernah diadakan penyuluhan tentang pola hidup bersih dan sehat yaitu

menggosok gigi dan mencuci tangan dengan benar.

b. Tidak ada yang melakukan penyuluhan serupa tentang pola hidup bersih dan

sehat yaitu menggosok gigi dan mencuci tangan dengan benar baik dari STIKES

YARSI maupun institusi lainnya.

2.2 Sasaran/ populasi

Populasi adalah keseluruhan subjek yang akan diteliti yang dapat berupa

benda yang memiliki sifat atau ciri (misalnya manusia, pasien) dan memenuhi

kriteria yang ditetapkan (Machfoedz, 2008). Populasi atau sasaran dalam

penyuluhan ini adalah siswa-siswi SDN 2 Dasan Tereng kelas 5 dan 6 sebanyak

kurang lebih 65 orang.

2.3 Waktu penyuluhan

a. Pengumpulan data dilakukan sejak tanggal 23- 25 Desember 2013

b. Rencana pelaksanaan penyuluhan dilakukan hari Sabtu, 10 januari 2014.

2.4 Metode penyuluhan

Metode yang kami gunakan dalam melaksanakan penyuluhan ini adalah

ceramah, demonstrasi cara mencuci tangan dengan benar kemudian tanya jawab.

Dimana penyaji akan menyampaikan materi. Setelah materi di sampaikan

3
kemudian penyaji memberikan kesempatan pada peserta untuk bertanya tentang

materi yang di sampaikan. Setelah peserta bertanya baru pemateri akan bertanya

balik pada peserta tentang seberapa jauh peserta mengerti tentang materi yang

disampaikan.

2.5 Media

Media yang kami gunakan dalam penyuluhan ini adalah Leaflet berisi

tentang pengertian, tujuan, alat dan bahan, teknik menggosok gigi dan mencuci

tangan dengan baik dan benar, LCD dan laptop.

4
PROGRAM S1 KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI KESEHATAN YARSI
MATARAM

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Pembahasanan : Menggosok gigi dan cuci tangan yang benar


Sub Topik : Menggosok gigi dan cuci tangan yang benar pada
siswa sekolah dasar kelas 5 dan 6.
Sasaran : Siswa siswi kelas 5 dan 6 SDN 02 Dasan Tereng
Waktu : Sabtu, 10 januari 2014 pukul 09.00-09.37 WITA
Durasi : 37 menit
Tempat : Ruang kelas dan lapangan SDN 02 Dasan Tereng.

I. Latar Belakang
Berdsarkan data yang kami dapatkan dari salah satu guru SDN 02 Dasan
Tereng, siswa/i masih jauh dari kebiasaan pola hidup bersih dan sehat seperti
kebiasaan mencuci tanagn sebelum atau sesudah makan, buang air dan kebiasan
menggosok gigi sesudah makan dan sebelum tidur. Adapun data yang kami peroleh
dari 65 siswa kelas 5 dan 6. Kebiasaan mencuci tangan sebagai berikut tidak pernah
48 anak (73,8 %), pernah/sekali-kali 14 anak (21,5 %), dan sering/hampir setiap
hari 3 anak (4,6 %). Sedangkan menggosok gigi sebagai berikut tidak pernah 20
anak ( 30,7 %), pernah/sekali-kali 17 anak (26,1%), dan sering/hampir setiap hari
28 anak (43,07 %).

II. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum :
Setelah mendapatkan penyuluhan kesehatan diharapkan siswa/i SDN 02
Dasan Tereng mengenal secara dini cara meggosok gigi dan mencuci tangan
yang benar.

5
2. Tujuan Instruksional Khusus:
Setelah dilakukan penyuluhan, siswa/i SDN 02 Dasan Tereng diharapkan
dapat :
1. Siswa/i mengerti apa itu menggosok gigi dan mencuci tangan dengan
benar serta dapat menerapkannya dalam kebiasaan sehari-hari.
2. Siswa/i dapat menyebutkan alasan melakukan gosok gigi dan mencuci
tangan.
3. Siswa/i dapat menyebutkan kapan saja harus melakukan gosok gigi dan
mencuci tangan.
4. Siswa/i mengerti tentang alat-alat menggosok gigi dan mencuci tangan.
5. Siswa/i dapat mempraktekkan gosok gigi dan mencuci tangan dengan
benar
III. Materi
1. Pengertian menggosok gigi dan mencuci tangan
2. Manfaat menggosok gigi dan mencuci tangan
3. Alasan menggosok gigi dan mencuci tangan
4. Waktu menggosok gigi dan mencuci tangan
5. Alat-alat untuk menggosok gigi dan mencuci tangan
6. Cara-cara menggosok gigi dan mencuci tangan

6
IV. KegiatanPenyuluhan :
No. Waktu Pelaksanaan Kegiatan Respon peserta

1. Pembukaan - Mengucapkan salam. - Menjawab salam


- Memperkenalkan diri - Mendengarkan
(Modetator) - Menjelaskan tujuan dari penyuluhan - Mendengarkan
- Kontrak waktu - Mendengarkan
5 menit - Menjelaskan peraturan penyuluhan - Mendengarkan

2. Pelaksanaan - Menjelaskan pengertian menggosok - Mendengarkan


gigi dan mencuci tangan
(Penyaji) - Menjelaskan manfaat menggosok gigi - Mendengarkan
dan mencuci tangan
25 menit - Menjelaskan alasan menggosok gigi - Mendengarkan
dan mencuci tangan
- Menjelaskan waktu menggosok gigi - Mendengarkan
dan mencuci tangan
- Memberikan kesempatan bertanya - Bertanya
- Menjawab pertanyaan - Mendengarkan

3. Evaluasi - Menanyakan kepada peserta tentang - Menjawab


materi yang telah diberikan pertanyaan
(Moderator) - Menerima leaflet

5 menit

4. Penutup - Mengucapkan terimakasih atas peran - Mendengarkan


serta peserta.
(Moderator) - Mengucapkan salamp enutup - Menjawab salam

2 menit

7
V. Setting Tempat

LCD
dan
Alat
pera
ga

KeteranganGambar:

: Pembimbing : pasien/peserta

: Moderator : fasilitator

: Penyaji

VI. Pengorganisasian
a. Kelompok
1. Moderator : Ni Wayan Sri Ayu Lestari
Job Description:

a) Membuka kegiatan dengan mengucapkan salam.


b) Memperkenalkan diri
c) Menjelaskan tujuan dari penyuluhan
d) Menyebutkan materi yang akan diberikan
e) Memimpin jalannya penyuluhan dan menjelaskan waktu penyuluhan
f) Menulis pertanyaan yang diajukan peserta penyuluhan.

8
g) Menjadi penengah komunikasi antara peserta dan pemberi materi.
h) Mengatur waktu kegiatan penyuluhan

2. Penyaji: Asri yuliana dan Lailatirrahmah


Job Description:

a) Menggali pengetahuan peserta mengenai Menggosok gigi dan cuci


tangan yang benar
b) Menjelaskan materi mengenai Menggosok gigi dan cuci tangan yang
benar
c) Menjawab pertanyaan peserta

3. Fasilitator : Desta Ramuja Z, Juniarni Rahmawti, Rizki Fitriana, Lalu


Andika, Dkk
Job Description:

a) Menyiapkan tempat dan media sebelum memulai penyuluhan


b) Mengatur teknik cara sebelum dimulainya penyuluhan
c) Memotivasi peserta agar berpartisipasi dalam penyuluhan
d) Memotivasi peserta untuk mengajukan pertanyaan saat moderator
memberikan kesempatan bertanya
e) Membantu pembicara menjawab pertanyaan dari peserta
f) Membagikan leaflet kepada peserta di akhir penyuluhan

b. Pembimbing
Pembimbing akademik : Ns. Sopian Halid, S.Kep, M.Kes.

VII. Metode
1. Ceramah
2. Tanya jawab
3. Demonstrasi

VIII. Alat dan Media


1. LCD
2. Laptop

9
3. Leaflet \sikat gigi
4. pasta gigi
5. cangkir
6. sabun cuci tangan
7. air bersih
8. kain kering

IX. Evaluasi
1. Evaluasistruktur
- Penyelenggaraan penyuluhan dilakukan di SDN 02 Dasan Tereng
- Kontrak waktu 37 menit
2. Evaluasi proses
- Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
- Peserta tidak meninggalkan tempat sebelum kegiatan selesai
- Peserta ikut berperan aktif didalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan
- Peserta terlibat aktif dalam kegiatan penyuluhan
3. Evaluasihasil
- Peserta dapat menyebutkan Pengertian menggosok gigi dan mencuci
tangan
- Peserta dapat menyebutkan Manfaat menggosok gigi dan mencuci
tangan
- Peserta dapat menyebutkan Alasan menggosok gigi dan mencuci
tangan
- Peserta dapat menyebutkan Waktu menggosok gigi dan mencuci
tangan
- Peserta dapat menyebutkan Alat-alat untuk menggosok gigi dan
mencuci tangan
X. Daftar Pustaka
Potter dan Perry. (2005) . Buku Ajar Fundamental
Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik, Vol.1,
Edisi 4. Jakarta: EGC.
Wartonah,T . (2006) . Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan
Jakarta: Salemba Medika.

10
MATERI PENYULUHAN
Menggosok Gigi Dan Mencuci Tangan Dengan Baik Dan Benar

1. MENGGOSOK GIGI
1.1 Pengertian Menggosok gigi
Menggosok gigi merupakan kegiatan rutin yang selalu kita lakukan setiap
hari untuk membersikhan gigi. setidaknya 2 kali sehari kita menggosok gigi.

1.2 Alasan menggosok gigi


a. Supaya gigi menjadi sehat dan bersih dari kuman.
b. membuat gigi tampak putih

1.3 Waktu menggosok gigi


Menggosok gigi dilakukan dua kali dalam satu hari, yaitu pada pagi
hari ketika selesai sarapan dan malam hari sebelum tidur.

1.4 akibat tidak gosok gigi


a. Sakit gigi
b. Gigi keropos
c. Gigi berlubang
d. Menyebabkan bau mulut

1.5 Cara Menyikat Gigi yang Benar


a. Yang pertama digosok adalah gigi depan, Arahnya dari atas ke bawah bila
gigi bawah yang disikat, arahnya dari bawah ke atas.
b. Untuk permukaan samping, sikat dengan gerakan maju mundur. Untuk gigi
depan bagian bawah, sikat dari bawah ke atas, dan sebaliknya.
c. Lakukan gerakan menyikat ringan dari kanan ke kiri dan sebaliknya.
d. Lakukan juga gerakan memutar.
e. Lakukan hal yang sama di bagian dalam dan bagian luar gigi.
f. Sikat bagian permukaan gigi geraham yang digunakan untuk mengunyah.
g. Sikat bagian dalam gigi depan secara vertikal dan ringan dengan gerakan
atas ke bawah.
h. Sikat setidaknya dua kali sehari dan jika mungkin setelah makan.

11
i. Menyikat gigi setidaknya selama tiga menit
j. Jangan menyikat gigi segera setelah makan makanan atau minuman yang
asam.

1.6 Tips dalam memilih sikat gigi


a. Pilihlah sikat gigi yang kepalanya cukup kecil sehingga dapat digunakan
dengan baik dalam rongga mulut.
b. Panjang bulu sikat gigi hendaknya sama.
c. Gagang sikat harus cukup lebar dan tebal agar dapat dipegang kuat dan
dikontrol dengan baik.

1.7 Tips Memilih Pasta Gigi /Odol yang Baik:


a. Pilih pasta gigi yang mengandung cukup fluoride. Fluoride berfungsi untuk
menjaga gigi agar tidak berlubang.
b. Pilih pasta gigi yang busanya tidak terlalu banyak. Busa yang terlalu banyak
menunjukkan bahwa kandungan deterjen di dalamnya juga banyak.
c. Hindari langsung makan setelah menyikat gigi. Makan sebaiknya 1 – 2 jam
setelah menyikat gigi.
d. Untuk menjaga kondisi gigi, setiap 6 bulan sekali, sebaiknya pergi ke dokter
gigi untuk dilakukan topical fluoride (pelapisan gigi).

2. MENCUCI TANGAN
2.1 Pengertian mencuci tangan
Mencuci tangan adalah kegiatan membersihkan bagian telapak,
punggung tangan dan jari agar bersih dari kotoran dan membunuh kman
penyebab penyakit yang merugikan kesehatan manusia serta membuat tangan
menjadi harum baunya. bahwa 90% penyakit disebabkan karena tangan anda
sendiri yang tidak bersih. Kebiasaan mencuci tangan dengan baik dapat
mencegah penyakit yang disebabkan oleh kuman dan virus seperti flu, diare,
gangguan saluran pernafasan, dan cacingan.

12
2.2 Manfaat Cuci Tangan
Untuk mencegah terjadinya penyakit:
a. Diare
b. Piek
c. Batuk
d. Cacingan
2.3 4 Fakta Penting Mencuci Tangan Pakai Sabun
a. Mencuci tangan dengan air saja tidak cukup. Tanpa air sangat kurang
efektif. Sabun dapat meluruhkan lemak dan kotoran yang mengandung
kuman dengan cara digosokkan.
b. Mencuci tangan pakai sabun bisa mencegah penyakit dan kematian
1 jutaanak.
c. Mencucui tangan pakai sabun sangat penting kita lakukan setelah ke jamban
dan sebelum menyentuh makanan (menyiapkan/memasak/menyajikan
makanan).
d. Membiasakan mencuci tangan pakai sabun adalah intervensi kesehatan yang
murah dan efektif.

2.4 Waktu mencuci tangan


a. Setiap kali tangan terlihat kotor
b. Setelah menggunakan toilet
c. Sebelum dan sesudah menyiapkan atau mengonsumsi makanan
d. Setelah bermain di tempat umum
e. Setelah batuk, bersin, atau membuang lendir dari hidung
f. Setelah memegang sesuatu (hewan, tanah, dan lain-lain)
g. Sebelum dan setelah menyentuh orang sakit
h. Sebelum dan setelah mengobati luka

2.5 Alat- alat mencuci tangan


a. Air
b. sabun
c. handuk atau tisue

13
2.6 Cara mencuci tangan
a. Basahkan rata permukaan kedua telapak tangan dengan air mengalir
b. Sabunkan sampai berbuih
c. Usapkan kedua telapak tangan hingga sabun bener-bener rata ke seluruh
telapak tangan.
d. Ratakan Sabun keselah jari
e. Bersihkan kuku jari dengan cara menggaruk-garuk jari ketelapak tangan
f. Bilas tangan dengan air mengalir hingga hilang semua sabun
g. Akhir keringkan tangan menggunakan lap tangan

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN


PERAWATAN PASIEN STROKE DI RUMAH

1. Identifikasi Masalah Kesehatan


Berdasarkan pengkajian yang dilaksanakan tanggal .......... ditemukan
masalah ketidakmampuan lansia dalam perawatan diri terhadap Stroke di
rumah

2. Diagnosa Edukatif
Kurang pengetahuan lansia dan keluarga tentang perawatan pada penderita
Stroke di rumah berhubungan dengan kurang terpapar oleh informasi

3. Prioritas Masalah
Penyuluhan kesehatan diprioritaskan pada penatalaksanaan/perawatan pada
penderita Stroke di rumah

14
4. Sasaran Pendidikan Kesehatan
Tn. K dan keluarga

5. Topik / Pokok Bahasan


Perawatan penderita Stroke di rumah

6. Tujuan Edukatif
a. Tujuan Umum
Setelah mendapatkan penyuluhan kesehatan tentang perawatan penderita
Stroke di rumah, diharapkan Tn. K dan keluarga mampu memahami dan
menerapkan cara perawatan penderita Stroke dengan benar.
b. Tujuan Khusus
Setelah mendapatkan penyuluhan kesehatan tentang perawatan penderita
Stroke di rumah selama 1x45 menit, diharapkan lansia dan keluarga mampu
:
· Menjelaskan pengertian Stroke dengan benar
· Menyebutkan penyebab/faktor resiko Stroke dengan benar
· Menyebutkan tanda dan gejala Stroke dengan benar
· Menyebutkan pencegahan Stroke dengan benar
· Menjelaskan penatalaksanaan/perawatan Stroke dengan benar.

7. Materi Belajar
Lingkup bahasan materi Perawatan penderita Stroke di rumah meliputi:
a. Pengertian Stroke
b. Penyebab/faktor resiko Stroke
c. Tanda dan gejala Stroke
d. Pencegahan Stroke
e. Penatalaksanaan/perawatan Stroke

8. Metode Belajar
Metode yang digunakan:

15
a. Ceramah

b. Diskusi (tanya jawab)

9. Strategi Belajar
a. Menyiapkan lingkungan belajar yang kondusif

b. Mempersiapkan diri dalam hal:

· Penguasaan materi penyuluhan


· Penguasaan cara-cara penyampaian pesan
c. Melaksanakan HE:

· Memulai kegiatan
· Menyampaikan materi
· Melakukan tanya jawab
· Melaksanakan evaluasi
· Menutup/mengakhiri kegiatan

10. Sarana
Meliputi:
a. Alat Bantu; leaflet
b. Fasilitas penunjang; Ruang beserta perlengkapan

11. Rencana Evaluasi


Evaluasi dilaksanakan pada akhir pembelajaran dengan melakukan tanya
jawab kepada audien tentang materi yang diberikan meliputi :
a. Jelaskan pengertian Stroke dengan benar?
b. Sebutkan penyebab/faktor resiko Stroke dengan benar?
c. Sebutkan tanda dan gejala Stroke dengan benar?
d. Sebutkan pencegahan Stroke dengan benar?

16
e. Jelaskan penatalaksanaan/perawatan penderita Stroke di rumah?
12. Jadwal Kegiatan Pendidikan Kesehatan
TOPIK : Perawatan Stroke di rumah
SASARAN : Tn. K dan keluarga
Hari/Tanggal
Pukul
Jenis kegiatan
Sasaran
Petugas pelaksana
Tempat
Jum’at
... Desember ......
13.00 WIB
Penyuluhan kesehatan tentang Perawatan pasien Stroke di rumah
Tn. K dan keluarga

Rumah Tn. k

13. Materi Penyuluhan


Pengertian
Stroke (CVA) adalah gangguan pada pembuluh darah pada otak
(sumbatan/pecahnya pembuluh) yang disebabkan oleh rendahnya kualitas
pembuluh darah
Penyebab Stroke
· Faktor resiko yang dapat dicegah/diobati
ü Penyakit jantung
ü Tekanan darah tinggi (hipertensi)
ü Perokok
ü kegemukan
· Faktor resiko yang tidak dapat diubah
ü Usia di atas 65 tahun
ü Kencing manis (Diabetes Mellitus)

17
ü Keturunan
ü Riwayat Stroke sebelumnya
Tanda dan Gejala Stroke
· Perubahan kesadaran
· Perubahan (penurunan) kemampuan gerak tangan dan kaki
· Keluhan kepala pusing, penurunan penglihatan
· Muntah tanpa adanya rangsang (penyebab)
· Penurunan kemampuan berbicara (pelo)
· Kehilangan rasa ingin kencing dan buang air besar (ngebrok)
Pencegahan Stroke
· Control tekanan darah secara teratur
· Menghentikan merokok
· Mengurangi konsumsi kolesterol
· Mempertahankan kadar gula normal
· Tidak minum alkohol
· Latihan fisik (senam) secara teratur
Perawatan pada Penderita Stroke
· Pertahankan komunikasi dengan penderita (bicara yang pelan dan
jelas)
· Jaga masukan nutrisi dan cairan yang baik, Bantu penderita saat
makan, modifikasi makanan yang halus dan mudah ditelan
· Berikan latihan gerak pasif pada bagian yang lumpuh, untuk
mencegah kekakuan (kontraktur)
· Ubah posisi tubuh penderita dengan kelumpuhan total/sebagian, untuk
mencegah adanya luka akibat tekanan (dekubitus)

DAFTAR PUSTAKA
Pedoman Praktis “STROKE Panduan Perawatan”, ARCAN
Pedoman Praktis “Pengkajian Gerontologi”, EGC

18
19