Anda di halaman 1dari 6

SUMBER AJARAN AGAMA

SUMBER AJARAN AGAMA


A.Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah sumber ajaran islam yang utama. Al-


Qur’an adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada rosulnya
nabi Muhammad SAW. Al-Qur’an dijaga dan dipelihara oleh
Allah SWT, sesuai dengan firmannya sebagai berikut :

“Sesungguhnya kami-lah yang menurunkan al-qur’an dan


sesungguhnya kami benar-benar memeliharanya.”(QS 15:9)

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-qur’an itu dari


sisi Allah, tentulah mereka mendapatkan pertentangan yang
banyak dari dalamnya”.

Kandungan Al-Qur’an antara lain :

 Pokok-pokok keimanan (tauhid) kepada Allah, keimanan


kepada malaikat, rosul-rosul, mkitab-kitab, hari akhir,
qodlo-qodhar, dan sebagainya.

 Prinsip-prinsip syariah sebagai dasar pijakan manusia


dalam hidup agar tidak salah jalan dan tetap dalam
koridor yang benar bagaimana menjalin hubungan kepada
Allah (hablun minallah, ibadah) dan hablun
minannas(mu’amalah).

 Janji atau kabar gembira kepada yang berbuat baik


(basyir) dan ancaman siksa bagi yang berbuat dosa
(nadzir).

 Kisag-kisah sejarah, seperti kisah para nabi, para kaum


masyarakat terdahulu, baik yang berbuat benar maupun
yang durhaka kepada tuhan.

 Dasar-dasar dan isyarat-isyarat ilmu


pengetahuan,astronomi, ilmu bumi, ekonomi, pertanian,
kesehatan, teknologi, sastra, budaya, sosiologi, psikologi,
dan sebagainya.
Keutamaan al-qur’an ditegaskan dalam sabda
rosulullah,antara lain:

 Sebaik-baik orang diantara kamu, ialah orang yang


mempelajaru qur’an dan mengamalkannya.

 Umatku yang paling muliah adalah Huffaz (penghafal al-


qur’an)

 Orang-orang yang mahir dengan Al-qur’an adalah beserta


malaikat-malaikat yang suci dan mulia, sedangkan orang
yang membaca Al-qur’an dan kurang fasih lidahnya, berat
dan sulit membetulkannya, maka baginya dapat dua pahal
(HR.MUSLIM)

 Sesungguhnya Al-qur’an ini adalah hidangan Allah maka


pelajarilah hidangan Allah tersebut dengan
kemampuannya
(HR.Bukhari-Muslim).

 Bacala Al-qur’an sebab dihari kiamat nanti akan datang Al-


qur’an sebagai penolong bagi pembacanya.(HR.Tarmuzi)

Fungsi Al-qur’an anatara lain:

1. Menerangkan dan menjelaskan (QS.16:89;44-45)

2. Kebenaran Al-qur’an adalah mutlak (Al-Haq)

3. Pembenar (membenarkan kitab-kitab sebelunya(QS.


2:41,91,97;3:3;5:48;6;92;10;37;35;31;46;1;12;30)

4. Sebagai firqon (pembeda antara haq dan yang bathil

5. Sebagai obat penyakit(jiwa)

6. Sebagai pemberi kabar gembira

7. Sebagai hidayah atau petunjuk

8. Sebagai peringatan

9. Sebagai cahaya petunjuk


10.Sebagai pedoman hidup

B.AS-sunah

Sunnah dalam bahasa berarti tradisi, keniasaan adat-


istiadat. Dalam terminologi islam, sunah berarti perbuatan,
perkataan dan keizinan nabi Muhammad SAW (af’al,aqwal,dan
taqrir). Dalam mengukur keontetikan suatu hadis (as sunnah),
para ahli telah menciptakan suatu ilmu yang dikenal dengan
muthalah hadist yang berguan untuk menguji validitas an
kebenaran suatu hadits, para muhadditsin menyeleksinya
dengan memperhatikan jumlah dan kualitas jaringan periwayat
hadits tersebut dengan sannad.

Macam-macam As-sunnah :

*Ditinjau dari bentuknya

1.Fi’li (perbuatan nabi)

2.Qauli(perkataan nabi)

3.Taqriri(persetujuan atau izin nabi)

*Ditinjau dari segi jumlah orang-orang yang menyampaikannya

1.Mutawir, yaitu yang diriwayatkan oleh banyak orang

2.Masyhur, diriwayatkan oleh banyak orang tetapi jumlahnya


tidak sampai derajatnnya seperti mutawir.

3.Ahad yang diriwayatkan oleh satu orang.

*Ditinjau dari kualitasnya

1.Shahih, yaitu hadits yang benar,sehat dan sah

2.Hasan, yaitu hadits yang baik, memenuhi syarat shahih,


tetapi dari segi hafalan pembawaanya yang kurang baik

3.Dhaif, yaitu hadits yang lemah

4.Maudhu’, yaitu hadits yang palsu.


*Ditinjau dari segi diterima tau tidaknya

1.Maqbul, hadits yang diterima

2.Mardud, yaitu hadits yang ditolak.

Kedudukan As-sunnah :

 Sunnah adalah sumber hukum islam kedua setealh Al-


qur’an

 Orang yang menyalahi sunnah akan mendapat siksa

 Menjadikan sunnah sebagai sumber hukum adalah tanda-


tanda orang yang beriman kepada Allah swt.

Perbedaan Al-qur’am dengan As-sunnah

 Segala yang ditetapkan Al-qur’an adalah absolut nilainya,


sedangkan yang ditetapkan As-sunnah tidak semuannya
bernilai absolut, ada yang bersifat absolut ada juga yang
bersifat nisbi zhanni.

 Peneriamaan seorang muslim terhadap Al-qur’an adalah


dengan keyakinan, sedangkan terhadap As-sunnah
sebagian besar hanyalah Zanny (dugaan-dugaan yang
kuat).

C.Ijtihad

Menurut Etimologi, ijtihad berarti mencurahkan tenaga,


memeras pikiran, berusaha bersungguh-sungguh, beekrja
semaksimal mungkin dan sebagainya. Sedangkan menurut
terminologi, ijtihad berarti usaha yang dilakukan seorang ulama
secara sungguh-sungguh yang memiliki syarat-syarat tertentu,
untuk merumuskan kepastian hukum tentang suatu perkara
tertentu yang belum ditetapkan hukumnya secara explisit
didalam Al-qur’an dan As-sunnah.
Ajaran agama berhubungan dengan kesehatan ibadah

Manusia membuntuhkan kebutuhan yang paling dasar hingga


yang paling puncak, diantaranya:

 Kebutuhan fsiologis, ialah kebutuhan dasar untuk hidup


seperti makan, minum, istirahat dan sebagainya.

 Kebutuhan akan rasa aman yang medorong manusia


untuk bebas dari rasa takut dan cemas.

 Kebutuhan akan rasa kasih sayang, anatara lain berupa


pemenuhan hubungan anatr manusia

 Kebutuhan akan harga diri, kebutuhan ini dimanifestasikan


manusia dalam bentuk aktualisasi diri antara lain dengan
berbuat sesuatu yang berguna serta dalam tahap ini,
manusia ingin agar buah pikirannya dihargai orang lain.