Anda di halaman 1dari 6

Masa embrionik

dan Masa pasca embrionik

A. MASA EMBRIONIK
Setelah fertilisasi, zigot yang terbentuk mempunyai kemampuan untuk
terus tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan berlangsung seiring
dengan bertambahnya jumlah sel akibat pembelahan secara mitosis.
Perkembangan ditandai dengan
terjadinya spesialisasi dan diferensiasi sel-sel atau jaringan. Diferensiasi
menghasilkan organ hingga terbentuk individu utuh.
Fase embrionik secara garis besar terbagi lagi menjadi beberapa tahap:
 morulasi : zigot yang terbentuk terus menerus membelah sehingga
menjadi suatu bentuk seperti bola yang tersusun atas banyak sel dan
disebut dengan morula


 blastulasi : pada tahap akhir dari fase morula akan terbentuk suatu
lubang yang disebut dengan blastocoel. Bentuk embrio sampai dengan
tahap ini disebut dengan blastula

gastrulasi : pada tahap blastula mengalami pelekukan (invaginasi)
sehingga terbentuklah rongga baru yang disebut gastrocoel /
arkhenteron. Lubang tempat pelekukan disebut blastophor yang kelak
akan berkembang menjadi anus. Pada tahap akhir proses ini akan
terbentuk tiga lapisan jaringan embrional, yaitu ektoderm, mesoderm,
dan endoderm. Embrio pada tahap ini disebut gastrula.

 morfogenesis : merupakan proses perubahan bentuk dan jenis


jaringan menjadi berbagai macam bentuk dan jenis jaringan lain
 diferensiasi dan spesialisasi : adalah proses perubahan dan
pendewasaan jaringan embrional menjadi beragam jenis jaringan lain
dengan fungsi yang berbeda. Kelak lapisan ektoderm akan membentuk
epidermis, saraf, dan indera. Lapisan mesoderm akan membentuk
dermis, sistem sirkulasi, sistem ekskresi, sistem respirasi, dan
sistem reproduksi. Sedangkan lapisan endoderm akan membentuk
sistem pencernaan.
 imbas embrionik : adalah suatu gejala dimana proses diferensiasi
dan spesialisasi yang dialami oleh suatu jaringan menyebabkan
terjadinya pengaruh (imbas) terhadap jaringan lain, sehingga ikut
mengalami proses yang sama
 organogenesis : proses pembentukan berbagai macam organ
tubuh, sehingga terbentuk embrio secara lengkap dan utuh

Pada hewan vivipar proses pertumbuhan zigot menjadi


embrio akhirnya berkembang menjadi janin, dan berlangsung di dalam
rahim (uterus) induk betina. Selama masa pertumbuhan janin tersebut
disebut dengan masa gestasi (masa kehamilan). Pada manusia masa
kehamilan sekitar 9 bulan. Jika usia kandungan sudah cukup maka janin
akan dikeluarkan dari dalam terus. Proses inilah yang disebut
dengan kelahiran.

B. MASA PASCA EMBRIONIK


Masa pasca embrionik yaitu fase pertumbuhan dan perkembangan
makhluk hidup setelah masa embrio, terutama penyempurnaan alat-alat
reproduksi setelah dilahirkan. Pada fase ini pertumbuhan dan
perkembangan yang terjadi biasanya hanya peningkatan ukuran bagian-
bagian tubuh dari makhluk hidup. Kecepatan pertumbuhan dari masing-
masing makhluk hidup berbeda-beda satu dengan yang lain. Setelah
lahir disebut dengan nama bayi dan memasuki masa
neonatal. Perkembangan pada manusia terjadi secara bertahap.
Masing-masing tahapan mempunyai ciri dan karakteristik tersendiri yang
merupakan ciri khas yang dapat dijadikan pertanda.
A. Balita ( Dibawah Lima Tahun, 0 – 5 tahun )
Masa ini dimulai dari bayi setelah lahir sampai pada masa remaja.
Pertumbuhan dan perkembangan bayi sangat tergantung dari
pemeliharaan ibu yang setiap saat harus menyusui bayinya dengan ASI
sampai + 1 tahun. Sangat disayangkan bila ibu tidak menyusui sendiri
dengan ASI, bahkan ada yang disengaja tidak mau menyusui anaknya,
tapi diganti dengan susu formula, ini bisa dilakukan bila terpaksa ibu
tidak mengeluarkan air susu. ASI yang diberikan ibu lebih bermanfaat
dari susu formula. Mengapa? Sebab ASI mengandung antibodi dari ibu,
sehingga sang bayi akan mendapatkan kekebalan langsung dari ibu.
ASI juga akan menyebabkan jalinan kasih sayang secara tidak langsung
dari ibu terhadap bayinya. Setelah berumur + 6 bulan mulailah gigi
pertama tumbuh yang disebut gigi susu, yang nantinya setelah anak
berumur + 6 tahun mulai tanggal satu persatu, dan diganti dengan gigi
tetap. Anak setelah berumur + 10 tahun sudah mulai mengerti tugas
yang diberikan. Masa balita merupakan awal pertumbuhan dan
perkembangan manusia setelah dilahirkan. Pada masa ini rentan
terhadap berbagai penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Untuk itu
pada usia balita diberikan bermacam-macam imunisasi. Tujuannya
untuk menambah daya tahan kekebalan tubuh.
Ciri – ciri masa balita sebagai berikut:
1) Perkembangan fisik sangat pesat.
2) Perkembangan motorik, seperti tengkurap, merangkak,
merambat, berjalan, kemudian berlari.
3) Perkembangan komunikasi, seperti tertawa, berteriak, mengucap
satu kata, kemudian berbicara.
4) Perkembangan kemundian, seperti bertepuk tangan, meminta,
minum dari gelas dan memakai baju sendiri.
5) alat alat pernapasan , pencernaan , dan pengeluaran di lakukan
sendiri
B. Anak-anak ( Usia 6 – 10 )
Ciri-ciri masa anak-anak sebagai berikut:

1) Mulai berpikir untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.


2) Rasa ingin tahu sangat besar
3) Keinginan untuk memiliki sesuatu sangat besar
4) Mengenal baik dan buruk
5) Emosi masih berubah – ubah
6) Pertumbuhannya terlihat cepat dengan perubahan yang jelas

C. Remaja ( usia 11 – 18 )
Pada masa pubertas terjadi perubahan fisik dan psikologi yang
sangat pesat. Pubertas adalah masa pertumbuhan yang cepat dan
dimulailah kematangan seksual. Masa pubertas pada anak perempuan
biasanya dimulai pada usia 11 tahun, sedangkan anak laki- laki 13
tahun. Perubahan fisik dipengaruhi oleh hormon-hormon reproduksi.
Perubahan ini meliputi ciri-ciri kelamin primer dan sekunder.masa ketika
anak perempuan dan laki-laki matang secara seksual
Ciri – ciri masa remaja:
A. Laki – laki Masa pubertas seorang laki-laki dimulai ketika organ-
organ reproduksi laki-laki telah berfungsi. Masa pubertas ini ditandai
dengan peristiwa mimpi basah, yaitu keluarnya sperma dari tubuh.
Sperma dihasilkan oleh testis / buah zakar. Proses pembentukan
sperma atau sel kelamin disebut spermatogenesis.
B. Perempuan Masa pubertas seorang perempuan dimulai ketika
organ – organ reproduksi perempuan telah berfungsi. Pada saat ini
perempuan telah mengalami oogenesis. Oogenesis adalah proses
pembentukan ovum (sel telur ) atau sel kelamin perempuan. Oogenesis
terjadi di dalam ovarium (indung telur). Masa puber ini ditandai dengan
haid (menstruasi), yaitu keluarnya darah dari lubang vagina akibat
peluruhan ovum bersama lapisan dinding rahim. Peristiwa pelepasan
ovum dari ovarium disebut ovulasi. Menstruasi terjadi sebagai akibat sel
telur tidak dibuahi oleh sperma. Lama siklus menstruasi perempuan
berbeda-berbeda. Lama masa menstruasi dipengaruhi oleh faktor
makanan, gangguan emosional, stress, atau kondisi kesehatan. Rata-
rata siklus menstruasi perempuan 28 hari.
D. Dewasa (18-40 tahun)
Masa dewasa dimulai pada usia 18 tahun. Secara biologis, masa
dewasa ditandai dengan kesiapan bereproduksi dan secara psikologis
memiliki kesiapan dan kematangan mental. Pertumbuhan fisik secara
memanjang (bertambah tinggi) masih berlangsung hingga mencapai
usia 22 tahun. Biasanya tinggi dan berat badan konstan dan mulai
bertambah berat setelah mencapai usia 22 tahun. Kematangan mental
pria dicapai setelah usia 25 tahun, sedangkan pada wanita kematangan
mental lebih cepat.
E. Manula (Manusia Usia Lanjut, 40 tahun ke atas)
Ciri-ciri manula sebagai berikut:
1) Penurunan fungsi organ-organ tubuh, misalnya berkurangnya
pendengaran. 2) Gerakan menjadi lambat karena persendian kaku dan
tulang keropos (osteoporosis)
3) Tubuh cepat letih dan daya tahan tubuh terhadap penyakit
menurun.
4) Pada wanita mengalami menopause, yaitu berhentinya haid karena
organ reproduksi tidak mampu menghasilkan ovum yang matang.