Anda di halaman 1dari 2

No Nama Alat Gambar Alat Spesifikasi Fungsi

1. Evaporimeter - Untuk
Pische mengukur
tingkat
penguapan
pada daerah
bersuhu tinggi
(panas).
2. Termometer - Digunakan
Laboraorium untuk
mengukur
suhu

Pembahasan Evaporimeter

Cara penggunaan evaporimeter adalah dengan memegang gelas pada posisi


terbalik (lubang di atas), kemudian mengisi pipa gelas tersebut dengan air suling.
Air tersebut diisikan hingga 1,5 cm dari mulut pipa. Kemudian menyisipkan kertas
filter antara mulut pipa dengan penjepit sedemikian rupa sehingga letaknya
konsentris. Kertas filter dijepit agar letaknya stabil. Kedudukan pipa dibalik
sehingga mulutnya menjadi di bawah. Keadaan ini membuat air merembes kedalam
pori-pori keras filter sehingga kertas menjadi basa. Prinsip kerja evaporimeter
didasarkan pada laju. Laju evaporasi ini dinyatakansebagai volume air cair yang
hilang oleh proses evapotranspirasi. Pemeliharaan alat ini dengan cara apabila
kertas filter kotor diganti dan pipa gelas dibersihkan dan airnya diganti jika mulai
ada tanda-tanda lumut.

Pembahasan Termometer Laboratorium

Alat ini digunakan untuk mengukur suhu air dingin atau air yang sedang di
panaskan. Termometer laboratorium menggunakan raksa atau alcohol sebagai
penunjuk suhu. Cara pemeliharaannya adalah apabila selesai digunakan,
thermometer di lab dengan tisu kering hingga tidak basah dan disimpan pada
tempatnya.