Anda di halaman 1dari 13

Penentuan Effesiensi Volumetris P.

Sucker rod

STUDI KASUS
PERHITUNGAN PENENTUAN EFFISIENSI VOLUMETRIS
POMPA SUCKER ROD

Data-data untuk perhitungan effisiensi volumetris pompa


dengan data-data produksi harian sampai bulan september 1986,
dimana data produksi harian didasarkan pada produktivity index
sekarang.

Data-data untuk Pompa :


o Type Pompa : RAW 2”
o Pompa Unit : B.F
o Motor penggerak : Electric Motor
o Kedalaman pompa (L) : 2267.8 feet
o Kecepatan pompa (N) : 14 SPM
o Polished rod stroke Length (S) : 54 inch
o Panjang rod (Lr) : 2263.89 feet
o Diameter rod :¾ inch
o Luas penampang rod (Ar) : 0.442 (inch)2
o Diameter plunger :1½ inch
o Luas Plunger (Ap) : 1.767 (inch)2
o Modulus elastic : 30 x 102

Page 1
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

Data-data design Sumur KIWI-129 :


o Diameter casing :7 inch
o Kedalaman sumur : 2404.97 feet
o Kedalaman perforasi : ( 665 – 661 ) m
( 667 – 680 ) m
( 682 – 689 ) m
Tubing pertama (1)
o Panjang tubing (Lt1) : 2247.48 feet
o Diameter tubing : 2 7/8 inch
o Luas penampang tubing (At1) : 2.59 (inch)2
Tubing ke dua (2)
o Panjang tubing (Lt2) : 26.25 feet
o Diameter tubing :3½ inch
o Luas penampang tubing (At2) : 3.007 (inch)2

Data-data produksi :
 Tekanan Statik (Ps) : 130.132 psi
 Tekanan alir dasar sumur (Pwf) : 91.054 psi
 Productivity Index (PI) : 2.196 bbl/day/psihasil
hitungan
 Water cut : 74.34 %
 Dinamis fluid level (sonolog);(D) : 2217.46 feet
 Static fluid level (sonolog) : 1892.81 feet

Page 2
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

 Sg minyak (oil) : 0.8607


 Sg air (water) : 1.09
 Tekanan casing (Pc) : 7.11 psi

Penyelesaian :
 Penentuan produksi minyak (oil) dan produksi air (water)
Rumus :
Q
PI =  Q = (Ps – Pwf) x PI
Ps  Pwf

Jawab :
Q = (130.132 – 91.5) psi x 2.196 bbl/day/psi
Q = 85.817 bbl/day
Produksi kotor = 85.817 bbl/day
Water cut = 74.34 %
 Produksi water = 74.34 % x 85.817  63.79 bbl/day
 Produksi Oil = (100% - 74.34%) x 85.817
 22.03 bbl/day

 Untuk Effensiensi Volumetris Pompa :


Perhitungan effesiensi volumetris pompa dalam keadaan
semula berarti effesiensi volumetris yang sekarang belum ada
perubahan masih sesuai dengan data-data diatas adalah
sebagai berikut :
o Menentukan Sg Fluida Campuran. (=G)

Page 3
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

G = (Sg oil x % Oil) + (Sg air x % Air)


G = (0.8607 x 0.2566 + (1.09 x 0.7434)
G = 1.0312

o Menentukan Berat rod. (=Wr)


Wr = Panjang rod (Lr) x Berat tiap feet (lb/feet)
Wr = 2263.89 feet x 1.63 lb/feet
Wr = 3690.14 lb

o Menentukan Beban Fluida. (=Wf)


Wf = 0.433 x G {(Lr x Ap) – (0.294 x Wr)}
Wf = 0.433 x 1.0312 {(2263.89 x 1.767) – (0.294 x
3690.14)}
= 1304.521 lb

o Menentukan faktor Percepatan. (=  )


S .N 2
 =
70500

54.14 
2
 =  0.15013
70500

o Menentukan Beban Polished rod maksimal. (=W maks)


W maks = (1 +  ) Wr + Wf
W maks = (1 + 0.15013) 3690.14 + 1304.521

Page 4
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

W maks = 2651.839 lb

o Menentukan “Rod stretch + Tubing stretch. (=er + et)


5,2 xGxDxAp  Lt n Lrn 
=   
E  n Arn 
At

5,2 x1.0312 x 2217.46 x1.767  2247.48 26.25 2263.89 


=  2.59  3.007  0.442 
30 x10 2

= 6.2940 x 10-4 ( 867.753 + 8.729 + 5121.923


= 3.7765 inch

o Menentukan Over travel. (=ep)


40.8 xLr 2 x
‘ep =
E

‘ep =
 
40.8 x 2263.89 2 x0.15013
30 x10 6

‘ep = 1.0464 inch

o Menentukan Plunger Effektif Stroke. (=SP)


SP = S + ep – ( er + et )
SP = 54 + 1.0464 – 3.7765
SP = 51.2699 inch

o Menentukan Pump Displacement. (=V)


V = C(Plunger diameter 1 ½”) x SP x N bbl/day

Page 5
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

V = 0.262 x 51.2699 x 14
V = 188.058 bbl/day

o Menentukan Effesiensi Volumetris. (=EV)


Q
EV = x100% `
V
85.817
EV = x100%
188.058

EV = 45.63 %

Analisa :
Dengan didapatnya harga 45.63%, maka effesiensi
volumetris pompa belum memenuhi kreteria sesuai dengan
effesiensi menurut teori, maka perlu adanya perbaikan atau
penggantian instalasi pompa, baik itu dipengaruhi oleh gas
atau pasir terhadap instalasi pompa.
Cara untuk memperbaiki”Effesiensi Volumetris Pompa” ada
dua (2) cara yaitu :
A. Merubah kecepatan pompa.
B. Merubah diameter pompa.

Ad. A. Merubah Kecepatan Pompa.


Rumus yang digunakan untuk mendapatkan effisiensi
volumetris mendekati ideal kira-kira = 70% lebih adalah :

Page 6
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

237000
N=
nxL

‘dimana :
N = kecepatan pompa yang dikehendaki, SPM
‘n = Bilangan pecahan ( 0.5; 1.5; …. dst)
L = Kedalaman pompa, feet

Perhitungan :
 Menentukan Kecepatan Pemompaan. (=N)
Dimisalkan harga n = 10.5
237000 237000
N=   9.95 SPM  10 SPM
nxL 10.5 x 2267.8

 Menentukan Faktor Percepatan. (=  )


SxN 2 54 x10 2
 =   0.0765
70500 70500

 Menentukan Over Travel. (=ep)


40.8 xLr 2 x 40.8 x 2263.89 2 x0.0765
‘ep = = = 0.533 inch
E 30 x10 6

 Menentukan Plunger Efektive Stroke. (=SP)


SP = S + ep – (er + et)
SP = 54 + 0.5332 – ( 3.7765 )
SP = 50.7567 inch

Page 7
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

 Menentukan Pump Displacement. (=V)


V = C(plunger diameter 1 ½) x SP x N bbl/day
V = 0.262 x 50.7567 x 10 bbl/day
V = 133.058 bbl/day

 Menentukan effisiensi volumetris. (=EV)


Q 85.817
EV = x100%  x100%  64.5 %
V 133.058

Analisa :
Dari hasil perhitungan diatas ternyata setelah dirubah
“Kecepatan Pompa (=N)” menjadi 10 SPM, maka
masih kurang memenuhi effisiensi yang ideal adalah
70% keatas, padahal kecepatan pemompaan sudah
mencapai batas minimal
Catatan : Bila kecepatan pemompaan terlalu besar
maka Sucker rod mengalami getaran dan getaran ini
mengakibatkan gelombang sehingga dapat
memutuskan rod.

Ad. B. Merubah Diameter Pompa.


Untuk menentukan diameter pompa dimana produksi tetap
maka diperlukan cara “Trial and Error”.

Page 8
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

 Menentukan Kecepatan Pemompaan.


‘dimisalkan N = 12 SPM, jadi koreksi terhadap “N” agar
tidak terjadi kecepatan yang bergetar (vebrasi) dimana
n harus pecahan.
237000 237000
‘n =   8.723 (pecahan)
NxL 12 x 2263.89

Jadi harga N = 12 SPM dapat digunakan.


 Menentukan Diameter Plunger
V = K x SP x N bbl/day
V
K=
SPxN

‘dimana :
K = Konstanta plunger pompa ,
bbl/day/in/SPM
SP = Plunger effektive stroke , inch
N = Kecepatan pemompaan , SPM
Jadi :
133.058
K=  0.2185 bbl/day/inch/SPM
50.7567 x12

Jadi harga K = 0.2185 bbl/day/inch/SPM yang


mendekati harga K diatas didalam tabel …. adalah :
K = 0.182 bbl/day/inch/SPM
Ap = 1.227 inch2
Diameter plunger = 1 ¼ inch

Page 9
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

 Menentukan Faktor Percepatan. (=  )


SxN 2 54 x12 2
 =   0.11209
70500 70500

 Menentukan Over Travel. (=ep)


40.8 xLr 2 x 40.8 x 2263.89 2 x0.11029
‘ep =   0.7687 inch
E 30 x10 6

 Menentukan rod strecth + tubing strecth. (= er + et)


5,2 xGxDxAp  Lt n Lrn 
=   
E  At n Arn 

5,2 x1.0334 x 2217.46 x1.227  2247.48 26.25 2263.89 


=  2.59  3.077  0.442 
30 x10 6

= 4.8736 x 10-4 ( 867.753 + 8.531 + 5121.92)


= 3.7765 inch

 Menentukan Effektive Plunger. (=SP)


SP = S + ep – ( er + et )
SP = 54 + 0.7687 – 3.7765
SP = 50.9922 inch
 Menentukan Pump Displacement. (=V)
V = C(plunger diameter 1 ¼) x 50.9922 x 12 bbl/day
V = 0.182 x 50.9922 x 12

Page 10
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

V = 111.3670 bbl/day

 Menentukan Effisiensi Volumetris. (=EV)


Q 85.817
EV = x100%  x100%  77.06 %
V 111.3670

Hasil analisa akhir adalah :


Dari hasil perhitungan diatas ternyata dihasilkan
effisiensi sebesar 77.06 % , sesuai dengan harga
effisiensi ideal secara teori.
Hal ini juga dilakukan penggantian :
 Diameter Plunger dari 1 ½ menjadi 1 ¼ inch
 Merubah kecepatan pompa dari 14 SPM menjadi
12 SPM

Page 11
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

Tabel A
PEDOMAN EFFISIENSI SUMUR POMPA

Effisiensi
No Keterangan
Pompa (%)

o Permukaan cairan rendah, kapasitas


sumur berproduksi kecil, kadang-
1 10 – 25 kadang pump off.
o Cairan yang masukl dalam barrel
sedikit.
o Fluida pounding karena minyak
bergas, mungkin gas anchor kurang
2 25 – 50 baik.
o Permukaan cairan rendah, karena ini
pump displacement terlalu besar.
o Kadang-kadang terjadi pump off.
o Sumur dalam dengan level cairan
3 50 – 70 rendah.
o Sumur banyak mengandung gas
dengan gas anchor yang baik.
o Level fluida tinggi
o Sumur pompa yang ideal dan
4 70 – 80 instalasi baik
o Biasanya menandakan
penenggelaman pompa yang agak
dalam.
5 80 – 100 o Fluida tidak bergas, gas tidak masuk
pompa

Page 12
Penentuan Effesiensi Volumetris P. Sucker rod

TABEL B
KONSTANTA PLUNGER POMPA

Diameter Plunger Luas Plunger Konstanta ( C )


(inch) (inch)2 Bbl/day/inch/SPM

1 0.785 0.116
1 1/16 0.886 0.131
1¼ 1.227 0.182
1½ 1.767 0.262
1¾ 2.0445 0.357
2 3.142 0.466
2 1/4 3.976 0.590

TABEL C
SUCKER ROD
Ukuran Rod Luas Berat
( inch ) ( inch )2 Lb/ft

5/8 0.307 1.16


¾ 0.442 1.63
7/8 0.601 2.16
1 0.785 2.88
1 1/8 0.994 3.64

Page 13