Anda di halaman 1dari 1

PEMANFAATAN PULP LIMBAH DAUN NANAS (Ananas comosus), DAN

SELULOSA MIKROBIAL NATA DE CASSAVA SEBAGAI ALTERNATIF DALAM


PEMBUATAN KERTAS BERKUALITAS DENGAN PENAMBAHAN ZAT ADITIF

Johandika Syahputra Lubis dan M.Ilham Batubara


Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Riau
johanelyosse@gmail.com

Kertas merupakan salah satu kebutuhan primer bagi manusia saat ini. Penggunaan kertas
yang tinggi mengakibatkan pemicu peningkatan produksi kertas. Dilain pihak kertas yang
biasanya terbuat dari selulosa dan hemiselulosa pada kayu pohon dapat mengakibatkan
degradasi lingkungan dan deforestasi, karena penggunaan kayu mengarah pada
penebangan pohon dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan suhu bumi secara
keseluruhan. Untuk itu perlu adanya bahan baku alternatif yang mengandung selulosa yang
cukup tinggi untuk pembuatan kertas sebagai inovasi dan wujud pencegahan terjadinya
degradasi lingkungan dan deforestasi. Bahan selulosa non kayu sesungguhnya tersedia di
Indonesia dalam jumlah yang berlimpah, diantaranya daun nanas. Daun nanas mengandung
selulosa sekitar 69,5 sampai 71,5% dengan kandungan lignin sekitar 4,4 sampai 4,7%
sehingga berpotensi menjadi bahan baku dalam pembuatan kertas. Selain itu, selulosa
mikrobial dari nata telah terbukti dapat digunakan sebagai bahan pembuat kertas yang kuat
dan ramah lingkungan. Namun ketiadaan peralatan yang cocok yang dirancang khusus untuk
produksi kertas hanya dari selulosa mikrobial merupakan kelemahan dari penggunaan
selulosa mikrobial sebagai bahan pembuatan kertas. Karena itu pulp selulosa mikrobial perlu
dicampur dengan sumber pulp selulosa lain. Dengan penambahan zat aditif (tawas 2%,
tepung tapioka 2,5% dan 5% kaolin) telah terbukti dapat meningkatkan gramatur, indeks tarik,
dan ketahanan lipat serta dapat menurunkan kemampuan daya serap air kertas sehingga
kertas yang terbentuk memiliki kualitas yang cukup baik. Metode pembuatan kertas berbahan
dasar limbah daun nanas dilakukan melalui studi pustaka pada hasil penelitian yang telah
dilakukan sehingga dihasilkan inovasi pembuatan kertas yang sesuai dengan konsep
pemanfaatan limbah dan pencegahan degradasi lingkungan serta penanggulangan
deforestasi berkelanjutan. Kombinasi dari ketiganya diharapkan dapat menghasilkan produk
kertas yang berkualitas tinggi sehingga berpotensi menjadi produk kertas yang diproduksi
secara masal dan dimanfaatkan secara maksimal dimasa mendatang.

Kata kunci : nanas , pulp, selulosa mikrobial (nata de cassava), zat aditif.