Anda di halaman 1dari 9

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ‘MA’

DENGAN KURANG PENGETAHUAN BERHUBUNGAN DENGAN


KURANG TERPAPARNYA INFORMASI TENTANG PENYAKIT
YANG DI DERITA (HIPERTENSI) DAN PENGOBATANNYA
DI PANTAI KUTA, BADUNG
TANGGAL 18 NOVEMBER 2014

A. PENGKAJIAN
Pengkajian dilakukan pada hari Selasa, 18 November 2014 pukul 09.45 WITA di Pantai
Kuta, Badung. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pasien, serta dengan
metode observasi dan pemeriksaan fisik (inspeksi).
1. Identitas Pasien
Nama : ’MA’
Umur : 23 tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Hindu
Pekerjaan : Lifeguard
Pendidikan : SMA
Status : Belum Menikah
Alamat : Blahkiuh
2. Riwayat Kesehatan
a. Keluhan Utama
Pasien datang dengan keluhan merasa pusing namun pasien tidak mengetahui
apa penyebab pusingnya dan pasien tidak mengetahui bagaimana
penangannanya
b. Riwayat Penyakit Sekarang
Pada tanggal 18 November 2014 pukul 09.45 WITA, pasien datang ke pos 1
poltekkes denpasar dengan keluhan merasa pusing dan tidak mengetahui apa
penyebab pusingnya dan pasien tidak mengethaui bagaimana penangannya.
Pasien mengatakan tidak pernah ke berkonsultasi ke dokter juga merasa pusing
dan pasien tidak pernah minum obat-obatan jika merasa pusing.
c. Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien mengatakan ia sering merasa pusing, tidak mempunyai riwayat DM,
asma , dll
d. Riwayat penyakit keluarga
Pasien mengatakan ada anggota keluarganya yang menglami penyakit yang
sama.
3. Kebutuhan Bio-Psiko-Sosio-Spiritual
a. Bernafas
Pada saat pengkajian pasien mengatkan tidak pernah mengalami ganggguan
pernapasan. Pasien tidak tampa menggunakan otot bantu pernapasan ketika
bernapas. RR = 18x/ menit.
b. Makan dan Minum
a) Makan
Pada saat pengkajian pasien mengatakan sudah sarapan dan
menghabiskan 1 porsi makanan. Biasanya pasien makan  3x sehari
dengan nasi dan lauk ( daging ayam atau babi), pasien jarang makan
sayur-sayuran dan buah-buahan. Pasien juga sering makan gorengan
atau membeli lalapan.
b) Minum
Pada saat pengkajian psien mengatakan tadi pagi sudah minum air  2
gelas. Pasien mengatakan biasanya minum  6 sampai 8 gelas tiap hari nya.
c. Eliminasi
a) BAB
Pada saat pengkajian pasien mengatakan biasanya BAB 1x sehari di pagi
hari dengan konsistensi lembek
b) BAK
Pada saat pengkajian pasien mengatakan biasanya BAK  2-4x sehari
dengan warna urine kuning jernih
d. Gerak dan Aktivitas
Pada saat pengkajian pasien mengatakan hanya merasa sedikit lelah dan tidak
ingin melakukan aktivitas apapun hanya ingin tidur saja
e. Istirahat tidur
Pada saat pengkajian pasien mengatakan tidak ada masalah dengan istirahat
tidurnya.
f. Kebersihan Diri
Pada saat pengkajian pasien mengatakan biasa mandi pagi dan sore hari.
Pasien tampak bersih
g. Pengaturan Suhu Tubuh
Pada saat pengkajian suhu tubuh pasien 36oC
h. Rasa Nyaman
Pada saat pengkajian pasien mengatakan merasa pusing dan sakit kepala,
pasien mengatakan merasa tidak nyaman dengan keadaannya
i. Rasa aman
Pada saat pengkajian pasien mengatakan tidak ada gangguan dengan
koordinasi
j. Sosialisasi dan Komunikasi
Pasien mengatakan biasa berkomunikasi dengankeluarga di rumahnya. Di
tempatnya bertugas pasien biasa berkomunikasi dengan pedagang atau
wisatawsan dan warga lainya.
k. Prestasi
Pada saat pengkajian pasien mengatakan tidak pernah mendapatkan prestasi
dalam bentuk apapun
l. Ibadah
Pada saat pengkajian pasien mengatakan biasanya sembahyang di merajan 2x
sehari dan sebeum bertugas biasanya sembahyang di padma.
m. Rekreasi
Saat pengkajian pasien mengatakan biasanya menghabiskan waktunya di
pantai Kuta untuk bertugas dan setelah selesai bertugas ia biasanya jalan-
jalan dengan tema-temannya
n. Belajar
Pada saat pengkajian pasien mengatakan kurang mengethaui tentang
informasi tentang penyakitnya dan penanganannya.

4. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan Umum
 Kesan umum : Lemah
 Kesadaran : Compos Mentis
 Postur tubuh : Berisi
 Warna kulit : Sawo matang
 Turgor kulit : Elastis
2. Gejala Kardinal
 Tekanan Darah : 150/100 mmHg
 Nadi : 92 x/menit
 Respirasi : 18 x/menit
 Suhu tubuh : 36°C
3. Keadaan fisik ( inspeksi)
a. Kepala : bentuk simetris, tidak ada lesi, tidak ada benjolan,
warna rambut hitam menyebar secara merata, tidak ada
nyeri tekan.
b. Mata : bentuk simetris, sklera putih, pergerakan bola mata
normal, konjungtiva pucat.
c. Hidung : bentuk simetris, tidak ada pembengkakan, tidak ada
lesi, tidak ada sekret, tepat berada ditengah-tengah
wajah.
d. Telinga : bentuk simetris, tidak ada lesi, tidak ada
pembengkakan, tidak ada nyeri tekan, tidak ada
serumen.
e. Mulut : bentuk simetris, tidak ada lesi, mukosa bibir agak
lembab.
f. Leher : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid, tidak ada lesi,
tidak ada pembesaran vena jugularis.
g. Thoraks : tidak terobservasi
h. Abdomen : tidak terobservasi
i. Ekstermintas
 Atas : bentuk simetris, jari-jari tampak lengkap, kuku
bersih, tidak ada edema.
 Bawah : bentuk simetris, jari-jari tampak lengkap, kuku
bersih, tidak ada lesi.
j. Genetalia : tidak terobservasi
B. DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Analisa Data
Masalah
No Data Fokus Data Standar Normal Keperawatan

1. DS: Pasien datang dengan - Pasien tidak merasa Kurang


keluhan merasa pusing pusing pengetahuan
namun pasien tidak - Pasien mengetahui
mengetahui apa penyebab mengenai
pusingnya dan pasien tidak penyakitnya
mengetahui bagaimana - pasien mengetahui
penangannanya mengenai
penanganan yang
DO: bisa dilakukan.
Pasien tampak kebingungan. - Pasien tidak
- TD:150/100 mmHg kebingungan
- N : 92 x/menit - TD: normal
(120/80 mmHg)
- N : 80 x/menit

2. Analisa Masalah
P : Kurang pengetahuan
E : Kurang terpaparnya informasi tentang penyakit yang di derita (hipertensi)
dan pengobatannya.
S : Pasien mengatakan bahwa dirinya terkadang merasa pusing namun pasien tidak
mengetahui tentang sakitnya dan pasien juga tidak mengetahui tentang
penanganan yang bisa ia dilakukan.
Proses terjadinya : kurang terpaparnya informasi tentang penyakit yang di derita
pasien yang menyebabkan pasien mengalami ketidaktahuan
mengenai informasi penyakitnya. Pasien enggan datang ke
fasilitas kesehatan terdejat untuk mencari informasi tentang
penyakitnya, sehingga pasien tidak tahu tentang penyakitnya.
Akibat bila tidak ditangani : pasien tidak akan pernah tau mengenai penyakitnya
dan bisa saja penyakitnya akan menjadi semakin
parah jika tidak ditangani.
3. Diagnosa Keperawatan
Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurang terpaparnya informasi tentang
penyakit yang di derita (hipertensi) dan pengobatannya ditandai dengan pasien merasa
pusing namun pasien tidak mengetahui apa penyebab pusingnya dan pasien tidak
mengetahui bagaimana penangannanya

C. PERENCANAAN KEPERAWATAN
Diagnosa
No Hari/Tgl/jam Tujuan Intervensi Rasional
Keperawatan

1. Selasa, 18 Kurang Setelah 1. Observasi TTV 1. Mengetahui


November pengetahuan diberikan askep keadaan
2014 Pukul berhubungan selama 1x45 umum pasien
15.40 WITA dengan kurang menit
terpaparnya diharapkan 2. Ajarkan teknik 2. Teknik nafas
informasi tentang pengetahuan relaksasi (nafas dalam dapat
penyakit yang di pasien dalam) mengurangi
derita (hipertensi) bertambah stres yang
dan dengan kriteria merupakan
pengobatannya hasil: salah satu
ditandai dengan - Pasien tidak penyebab
pasien merasa merasa hipertensi.
pusing namun pusing 3. Beri informasi 3. Menambah
pasien tidak - Pasien mengenai pengetahuan
mengetahui apa mengetahui penyakit pasien
penyebab mengenai hipertensi
pusingnya dan penyakitnya
pasien tidak - pasien 4. Beri informasi 4. Agar pasien
mengetahui mengetahui mengenai dapat
bagaimana mengenai penanganan mengetahui
penangannanya penanganan hipertensi
yang bisa penanganan
dilakukan. hipertensi
- Pasien tidak
5. Anjurkan untuk
kebingungan 5. Agar pasien
mengurangi
- TD: normal dapat
konsumsi
(120/80 mengetahui
makanan
mmHg) dan
berlemak dan
- N : 80x/menit mengontrol
berkolesterol
asupan
tinggi
makanannya.

6. Anjurkan pasien
6. Agar pasien
untuk
dapat
melakukan
mengobati
kontrol ke
penyakitnya
dokter atau
dan
tempat
menghindari
pelayanan
hal yang
kesehatan
lebih parah
lainnya.
lagi.

D. PELAKSANAAN KEPERAWATAN
No. Paraf
No Hari/tgl/jam Tindakan Keperawatan Evaluasi
Dx
1. Selasa, 18 1 1. Mengobservasi 1. TD:150/100
November TTV mmHg
2014 Pukul N : 92 x/menit
09.45 WITA R : 18 x/menit
S : 36°C
Pkl 10.00 2. Mengajarkan teknik 2. Pasien kooperatif
WITA relaksasi (nafas dan mau mengikuti
dalam)

Pkl 10.15 3. Memberi informasi 3. Pasien kooperatif,


WITA mengenai penyakit mau
hipertensi mendengarkan
dengan seksama
dan tampak mulai
memahami.

4. Pasien kooperatif,
4. Memberikan
mau
informasi mengenai
mendengarkan
penanganan
dengan seksama
hipertensi
dan tampak mulai
memahami.

5. Menganjurkan 5. Pasien kooperatif,


Pukul 10.35
untuk mengurangi mau
WITA
konsumsi makanan mendengarkan
berlemak dan dengan seksama
berkolesterol tinggi dan tampak mulai
memahami.

6. Menganjurkan 6. Pasien mengatakan


pasien untuk akan mencoba
melakukan kontrol untuk kontrol ke
ke dokter atau dokter terdekat di
tempat pelayanan rumahnya.
kesehatan lainnya.
E. EVALUASI
No. Paraf
No Hari/Tanggal/Jam Evaluasi Sumatif
Dx
1. Selasa, 18 1 S : Pasien masih merasa pusing,
November 2014 pasien sudah mengetahui
Pukul 10.40 mengenai penyakitnya, pasien
WITA sudah mengetahui mengenai
penanganan yang bisa dilakukan.

O : Pasien tampak tidak bingung lagi


dan tampak mengerti.
A : Tujuan tercapai sebagian
P :-

Mengetahui
Pembimbing Praktik Mahasiswa

I Ketut Ipel, S.H Ni Made Dwi Astiti Wulandari


NIP. NIM. P07120013033

Mengetahui
Pembimbing Akademik

NIP.