Anda di halaman 1dari 2

Nama : Annisa Novita Nurisma

NIM : 131424005
Kelas : 4 TKPB
Tugas ke-3 Teknologi Serat
Teknologi Turunan Serat

Nitroselulosa Dari Kapas (Gossypium Sp.) Untuk Bahan Baku Senjata dan Bahan
Peledak

1. Nitroselulosa
Nitroselulosa adalah suatu senyawa yang sangat mudah terbakar yang terbentuk oleh
nitrating selulosa yang terhubung dengan asam nitrat atau agen nitrating kuat lainnya.
Senyawa ini juga dikenal sebagai guncotton ketika digunakan sebagai propelan atau bahan
peledak low-powder . Nitroselulosa mempunyai rumus molekul (C6H7O2(OH)3)n. Dari rumus
molekul ini tampak bahwa unsur-unsur bahan bakar (fuel) yaitu C dan H bergabung dengan
unsur oksidator (oxidizer), yaitu O membentuk satu senyawa yang mampu terbakar apabila
dikenai energi aktivasi walaupun tanpa kehadiran oksigen dari udara (udara mengandung 21
%v oksigen dan 79 %v nitrogen).

2. Kegunaan Nitroselulosa
Pemanfaatan dari nitroselulosa sendiri saat ini sangat luas. Diantaranya pemanfaatan
nitroselulosa dapat digunakan sebagai bahan bakar yang bisa digunakan dalam skala rumah
tangga maupun dalam skala industri. Nitroselulosa juga dapat digunakan untuk bahan bakar
pengganti minyak gas dan juga LPG dalam memasak dengan melarutkan dalam methanol
sehingga dihasilkan metanol gel nitroselulosa. Penggunaan lainnya pada era modern ini
adalah pengembangan penggunaan nitroselulosa sebagai bahan peledak, maupun sebagai
bahan baku penggerak roket.

3. Bahan Baku Sumber Selulosa


Komposisi kimia dari serat kapas terdiri dari selulosa 95%, 1,3%protein, 1,2% abu,
1,6% lilin, 3% gula, dan asam organik, dan senyawa kimia lainnya yang membentuk 3,1%.
Serat kapas non-selulosa biasanya terletak dalam serat kutikula.
Serat kapas non-selulosa terdiri dari protein, abu, lilin, gula dan asam organik. Lilin kapas
ditemukan pada permukaan luar serat. Lilin lebih banyak ditemukan pada kapas jika luas
permukaan kapas semakin besar, kapas halus umumnya memiliki kandungan lilin lebih
banyak. Lilin kapas terdiri atas rantai panjang asam lemak dan alkohol. Lilin kapas berfungsi
sebagai pelindung untuk serat kapas. Gula yang terdiri dari 3% serat kapas, gula berasal dari
gula alami tanaman dan gula dari serangga.

4. Pembuatan Nitroselulosa Dari Kapas


Proses pembentukan nitroselulosa secara sederhana dapat digambarkan pada reaksi
dibawah:
3HNO3 + C6H10O5→ C6H7(NO2)3O5 + 3H2O
Secara umum, dalam pembuatan nitroselulosa melibatkan kapas sebagai bahan dasar selulosa,
kemudian menambahkannya pada larutan asam sulfat yang terkonsentrasi dan 70% asam
nitrat yang didinginkan sampai 0oC untuk menghasilkan Selulosa trinitrat (Guncotton), dari
sini dapat diubah kedalam bentuk Selulosa mononitrat (seluloid, plastic yang mudah terbakar,
pada abad ke 20 digunakan sebagai lacquers dan film fotografi ) dengan memberikan
perlakuan khusus pada guncotton dengan menggunakan asam sulfat dan kalium nitrat.
Sementara itu guncotton merupakan zat yang berbahaya yang memerlukan perlakuan khusus
dalam penyimpanannya yaitu harus dalam keadaan basah.
Asam sulfat digunakan sebagai katalis dalam reaksi ini, yang akan menghasilkan ion
nitronium NO2+ , reaksi merupakan reaksi ordo pertama, dan proses ialah substitusi
elektrofilik pada pusat C-OH pada selulosa. Selain sebagai bahan peledak, guncotton sebagai
berfungsi pendorong proyektil yang mena kekuatannya hampir sama dengan bubuk mesiu,
namun dengan kadar gas dan panas yang dihasilkan lebih sedikit. Dan selain itu, hasil
penelitian menunjukkan bahwa nitroselulosa dapat digunakan sebagai bahan bakar padat
dalam peluncuran proyektil keluar angkasa.