Anda di halaman 1dari 12

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan
rahmat dan karunianya sehingga makalah Konsep Dasar Ekonomi Kesehatan dan
Ruang Lingkup Ekonomi Kesehatan dapat diselesaikan. Makalah ini disusun
dalam rangka memenuhi kebutuhan nilai tugas mata kuliah Ekonomi Kesehatan.
Pada kesempatan ini saya tidak lupa menyampaikan rasa syukur dan
terima kasih kepada pihak – pihak yang telah membantu selama penyusunan
makalah ini terutama untuk dosen mata kuliah Ekonomi Kesehatan Bapak Dr.
Darmawansyah, SE, MS selaku pembimbing mata kuliah Dasar Ekonomi
Kesehatan dan orang – orang yang telah banyak membantu dan memberikan
dukungan kepada saya.
Dengan penuh kesadaran bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini
melainkan Allah SWT, maka makalah inipun tidak luput dari segala kekurangan
dan jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran dari pembaca yang
bersifat memperbaiki, menyempurnakan dan mengembangkan makalah ini sangat
saya harapkan. Saya berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi penulis dan
pembaca.

Penulis

Makassar, 09 Februari 2018

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ....................................................................................................... 1

DAFTAR ISI...................................................................................................................... 2

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................. 3

Latar Belakang .................................................................................................................. 3

A. Rumusan Masalah ............................................................................................ 3-4

B. Tujuan ................................................................................................................... 4

C. Manfaat .......................................................................................................4

BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................5


A. Definisi Ekonomi, Kesehatan dan Ekonomi Kesehatan .........................5
B. Konsep Dasar Ekonomi Kesehatan ...................................................... 5-7
C. Ruang Lingkup Ekonomi Kesehatan ......................................................7
D. Need, Demand dan Want ...................................................................... 7-8
PENUTUP ...............................................................................................................9
KESIMPULAN .......................................................................................................9
SARAN ....................................................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................10

2
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Ilmu ekonomi merupakan suatu ilmu mengenai pilihan yang mempelajari


bagaimana orang memilih sumber daya produksi yang langka untuk memproduksi
komoditi dan menyalurkannya keanggota masyarakat untuk dikonsumsi saat ini
atau di masa yang akan datang. Menurut Undang-undang No. 36 tahun 2009
tentang kesehatan, pengertian kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik,
mental, spiritual maupun yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif
secara sosial dan ekonomis.
Ekonomi kesehatan adalah suatu ilmu yang mempelajari supply and
demand sumber daya pelayanan kesehatan dan dampak sumber daya pelayanan
kesehatan terhadap pengguna kesehatan.
Kesehatan dan ekonomi saling mempengaruhi satu sama lain. Kesehatan
mempengaruhi ekonomi, begitu pula sebaliknya ekonomi mempengaruhi
kesehatan. Pelayanan kesehatan yang baik akan memberi manfaat baik bagi
individu ataupun masyarakat sehingga jika status kesehatan masyarakat baik
tentunya akan memberikan dampak yang sangat baik dan mampu meningkatkan
pendapatan perkapita serta mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Negara.
Selain itu pembangunan ekonomi sangat mempengaruhi kondisi kesehatan
masyarakat dan perbaikan kondisi kesehatan masyarakat yang mampu
mempengaruhi produktivitas kerja. Adapun sasaran yang ingin dicapai dalam
sistem kesehatan nasional adalah menjamin penyediaan layanan kesehatan yang
berkualitas, merata dan mampu dijangkau oleh masyarakat secara ekonomis, serta
tersedianya pelayanan kesehatan yang tidak semata-mata hanya dipegang oleh
kalangan pemerintah melainkan mengikutsertakan sebesar-besarnya peran aktif
segenap anggota masyarakat. Dalam pemberian pelayanan kesehatan yang baik
dikenal dengan need, demand, want.

3
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari ekonomi ?
2. Apa pengertian dari kesehatan ?
3. Apa pengertian dari ekonomi kesehatan ?
4. Apa saja konsep dasar ekonomi kesehatan ?
5. Apa saja yang meliputi ruang lingkup ekonomi kesehatan ?
6. Apa yang dimaksud dengan Need, Demand dan Want ?
C. Tujuan
Tujuan umum adanya penyusunan makalah ini adalah:
1. Menambah pengetahuan lebih dalam lagi mengenai konsep dasar
ekonomi kesehatan
2. Menambah pengetahuan lebih dalam lagi mengenai ruang lingkup
ekonomi kesehatan
Sedangkan, tujuan khusus adanya penyusunan makalah ini adalah:
1. Mengetahui yang dimaksud dengan ekonomi
2. Mengetahui yang dimaksud dengan kesehatan
3. Mengetahui yang dimaksud dengan ekonomi kesehatan
4. Mengetahui apa saja konsep dasar ekonomi kesehatan
5. Mengetahui apa saja yang termasuk ruang lingkup ekonomi kesehatan
6. Mengetahui lebih dalam mengenai Need, Demand dan Want
D. Manfaat
Manfaat yang dapat diperoleh dari makalah ini adalah:
1. Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami konsep dasar dan ruang
lingkup ekonomi kesehatan
2. Sebagai pedoman untuk menambah pengetahuan tentang konsep dasar
dan ruang lingkup ekonomi kesehatan
3. Sebagai bahan bacaan.

4
BAB II
PEMBAHASAN

A. Definisi Ekonomi, Kesehatan dan Ekonomi Kesehatan


a. Definisi Ekonomi
Ekonomi adalah aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi,
distribusi, pertukaran serta konsumsi barang dan jasa. Ekonomi secara
umum atau khusus adalah suatu aturan atau manajemen rumah tangga.
Ekonomi juga dikatakan sebagai ilmu yang menjelaskan cara cara
dalam menghasilkan, mengedarkan, membagi serta memakai barang
dan jasa dalam masyarakat sehingga kebutuhan materi masyarakat
mampu terpenuhi sebaik-baiknya.
b. Definisi Kesehatan
Menurut Undang-undang No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan,
pengertian kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental,
spiritual maupun yang memungkinkan setiap orang untuk hidup
produktif secara sosial dan ekonomis.
c. Definisi Ekonomi Kesehatan
Ekonomi kesehatan adalah suatu ilmu yang mempelajari supply and
demand sumber daya pelayanan kesehatan dan dampak sumber daya
pelayanan kesehatan terhadap pengguna kesehatan.
Adapun empat bidang yang terdapat dalam ekonomi kesehatan yaitu :
peraturan (regulation), perencanaan (planning), pemeliharaan
kesehatan (the health maintenance), dan analisis biaya (cost) dan
manfaat (benefit).

B. Konsep Dasar Ekonomi Kesehatan


a. Mikro Ekonomi

5
Mikro ekonomi yaitu bagian dari ilmu ekonomi yang menganalisa
mengenai bagian – bagian kecil dari keseluruhan kegiatan
perekonomian yang sifatnya spesifik. Seperti supply and demand.
Demand adalah apa yang diminta orang dan supply adalah apa yang
telah disediakan. Supply ditentukan oleh produsen sedangkan demand
ditentukan oleh konsumen. Demand terhadap pelayanan kesehatan
dapat dihitung berdasarkan pada Bed occupancy, jumlah kunjungan
rawat jalan, jumlah tesdiagnostik dan sebagainya. Adapun faktor yang
mempengaruhi demand yaitu harga. Makin tinggi harga makin turun
pula demand pelayanan kesehatan, pendapatan individu makin rendah
maka makin menurun pula demand pelayanan kesehatan, serta
dipengaruhi oleh harga dan ketersediaan komplemen dan substitusi.
Teori mikro ekonomi membahas masalah ekonomi pokok, meliputi :
a. Penjelasan tentang proses penentuan tingkat harga dan jumlah
barang yang diperjualbelikan di pasar. Analisa tersebut
dinamakan teori harga. Teori harga hanya menjelaskan
bagaimana para pembeli dan para penjual bertindak dalam
pasar. Selanjutnya teori tersebut menjelaskaan bagaimana
tindakan-tindakan mereka menentukan jumlah jumlah barang
yang diperjualbelikan dan tingkat harga dari barang tersebut.
b. Penjelasan tentang teori produksi, yaitu mekanisme penentuan
tingkat produksi yang akan memberikan keuntungan maksimal
pada produsen. Mekanisme pemilihan faktor-faktor produksi
untuk meminimalkan biaya produksi dan memaksimalkan
keuntungan. Analisa tersebut disebut dinamakan teori produksi.
Teori ini hanya menunjukkan tentang cara seorang produsen
menentukan tingkat produksi yang memberikan keuntungan
makasimal.
c. Penjelasan mengenai faktor-faktor yang menetukan pendapatan
masing-masing fakta produksi. Analisa tersebut dinamakan
teori distribusi. Dalam teori ini diterangkan tentang faktor-

6
faktor yang menentukan tingkat upah tenaga kerja, tingkat
bunga yang dibayar kepada modal yang digunakan, dan tingkat
keuntungan yang diperoleh para pengusaha.
b. Makro Ekonomi
Merupakan analisis atas keseluruhan kegiatan ekonomi secara agregat.
Analisisnya bersifat global dengan tidak memperhatikan kegiatan ekonomi
yang dilakukan oleh unit-unit kecil dalam perekonomian. Program spesifik
sector kesehatan dengan pembangunan ekonomi yang dianalisis termasuk
fiscal dan moneter terhadap pembiayaan dan kebijakan kesehatan, dan
sebagainya.
C. Ruang Lingkup Ekonomi Kesehatan
Adapun beberapa ruang lingkup ekonomi kesehatan yaitu :
a. Konsumen
Konsumen adalah semua individu dan rumah tangga yang membeli
atau memperoleh barang atau jasa untuk di konsumsi pribadi.
b. Pemerintah
c. Provider ( public – private )
Provider merupakan professional investor yang terdiri dari public maupun
private.
D. Need, Demand, dan Want
Need (kebutuhan) adalah kuantitas barang atau pelayanan secara
objektif dipandang terbaik untuk digunakan memperbaiki kondisi
kesehatan pasien. Need biasanya ditentukan oleh dokter, tetapi kualitas
pertimbangan dokter tergantung pendidikan, peralatan, dan kompetensi
dokter. Demand (permintaan) adalah barang atau pelayanan yang
sesungguhnya dibeli oleh pasien. Permintaan tersebut dipengaruhi oleh
pendapat medis dari dokter, dan juga faktor lain seperti pendapatan dan
harga obat. Demand berbeda dengan need and want. Want (keinginan)
adalah barang atau pelayanaan yang diinginkan pasien karena dianggap
terbaik bagi mereka (misalnya, obat yang bekerja cepat). Want bisa sama
atau berbeda dengan need (kebutuhan). Pembedaan itu penting karena

7
tujuannya adalah memenuhi semaksimal mungkin kebutuhan orang,
dengan cara memperbaiki keputusan dokter, dan mendekatkan keinginan
dan permintaan sedekat mungkin dengan kebutuhan, melalui pendidikan
kesehatan, dan sebagainya.

8
PENUTUP
Kesimpulan
Dari bab pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa ekonomi
kesehatan adalah suatu ilmu yang mempelajari supply and demand sumber daya
pelayanan kesehatan dan dampak sumber daya pelayanan kesehatan terhadap
pengguna kesehatan. Kesehatan dan ekonomi saling mempengaruhi satu sama
lain. Kesehatan mempengaruhi ekonomi, begitu pula sebaliknya ekonomi
mempengaruhi kesehatan. Konsep dasar ekonomi terbagi atas dua yaitu mikro
ekonomi dan makro ekonomi. Serta ruang lingkup ekonomi kesehatan terbagi atas
konsumen, pemerintah dan Provider ( public – private ).

Saran
Sebaiknya mahasiswa lebih mendalami pemahaman materi ekonomi
kesehatan karena materi ini merupakan salah satu bagian mata kuliah umum yang
perlu diluluskan untuk pengambilan SKS berikutnya.

9
DAFTAR PUSTAKA

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia,


(Jakarta: Balai Pustaka, 2001), h. 854

Klarman, Hebert e. J. O, Prancis and G.D. Rosenthal., 1968. Cost


Effectiveness Analysis Applied to the Treatment of Chronic Renal Desesa.,
Medical Care., 6., pp., 48-54.

Kotler, Philip .2000. Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Prenhallindo.

Modul Ekonomi Kesehatan_Prodi S1 KesMas FKM UDINUS 2004By


Eti Rimawati

Murti, Bhisma. 2013. Desain dan Ukuran Sampel untuk Penelitian


Kuantitatif dan Kualitatif di Bidang Kesehatan. Yogyakarta : Gajah Mada
University Press pp. 119.

M, Sholahuddin. 2007. Asas-Asas Ekonomi Islam. Jakarta: PT. Raja


Grafindo Persada

Permenkes. 2009. Undang-undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

Samuelson, Paul A dan Nordhaus, William D. 1995. Makro Ekonomi.


IKAPI : Jakarta.

10
11
12