Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH

“ TRIGONOMETRI ”

DISUSUN OLEH :
KELOMPOK 3
1. ANITA PUSPITASARI
2. ANI RISNA WATI
3. RISKI AL FARIZI
4. SANDI HERNANDA

SMA NEGERI 1 SEMAKA


KECAMATAN SEMAKA KABUPATEN TANGGAMUS
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan ridho-Nya
yang telah dilimpahkan dan dikaruniakan kepada kami sehingga dapat menyelesaikan Makalah
tentang Filsafat Trigonometri Dalam Islam.

Dalam menyelesaikan makalah ini banyak hal yang menghambat proses dalam
pembuatannya, namun semua itu dapat dilalui berkat dukungan dari berbagai pihak utamanya para
anggota kelompok kami. Makalah ini dibuat dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan
khususnya mengetahui pengertian trigonometri, para ilmua trigonometri muslim baik sebelum
masehi maupun setelah masuk masehi serta pengaplikasian trigonometri dalam islam.

Trigonometri adalah pengukuran sudut segitiga. Menurut Edward J. Byng bahwa


trigonometri adalah ciptaan orang arab. Oleh karena itu, banyak kata-kata dalam trigonometri yang
menggunakan istilah dari Arab.

Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan
dan keterbatasan. Oleh karena itu kami sangat mengharapkan kritik, masukan, dan saran yang
membangun untuk kesempurnaan di masa yang akan datang.

Semaka, 27 Februari 2015

Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG
Materi trigonometri merupakan salah satu materi yang menurut kita sulit. Maka terkadang kita
menjadi malas untuk mempelajarinya. Akan tetapi apabila kita mengetahui manfaat yang dapat
diperoleh dari mempelajari trigonometri,maka kita akan tertarik dan penasaran seperti apa
trigonometri itu

2. RUMUSAN MASALAH
a. Fungsi Trigonometri
b. Rumus Rumus yang Perlu diketahui

3. TUJUAN
1.Mengetahui dasar – dasar dan definisi trogonometi
2.Mengetahui pemanfaatan belajar trigonometri
BAB II
PEMBAHASAN

1. Fungsi Trigonometri
Adapun pemanfaatan trigoneometri dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
 Untuk menghitung sudut serang (angle of attack) yang paling optimal dari suatu peluncur
senjata agar mampu melontarkan projektil sejauh mungkin.
 Menentukan berapa gradient tertinggi dari suatu tanjakan dijalan umum dipe gunungan,
agar semua kendaraan (terutama sedan, dengan panjang sumbu badan yang tinggi, tetapi,
ketinggian as roda rendah) dapat melewatinya dengan selamat,
 Untuk menghitung berapa "lift force" suatu sayap profil pesawat, dengan kecepatan
tertentu, yang tidak boleh dilewati. Bila nilai ini dilewati, maka pesawat akan mengalami
stall (jatuh karena tidak memiliki daya angkat), khususnya perhitungan ini diperlukan pada
pesawat pemburu.
 Pada olah gerak teknis kapal selam dibawah air, dengan mengetahui sudut hidroplane
depan dan belakang, menginterpolarisasikannya dengan kecepatan kapal, kita lalu dapat
memperkirakan berapa kita harus mengisi compensating tank agar kapal welltrimm pada
kecepatan tersebut.
 Pada pengukuran ketinggian / kontur tanah, dengan mengetahui jarak tiang pengukur yang
satu terhadap yang lain, dan beda ketinggian antara dua tempat tiang pengukur, maka kita
akan dapat mengetahui berapa gradien kenaikan tanah yang kita ukur.
 Mengukur luas atau keliling tanah.
 Lebih jauh lagi adalah penentuan koordinat titik simpul dalam metoda elemen hingga
untuk analisis dinamik pada jembatan non standar.
 Kalau menjadi TNI, kita harus bisa menentukan titik-titik koordinat dimana kita berada
dengan menggunakan grafik dan sudut-sudut trigonometri.
 Matematikawan India adalah perintis penghitungan variabel aljabar yang digunakan untuk
menghitung astronomi dan juga trigonometri.
 Lagadha adalah matematikawan yang dikenal sampai sekarang yang menggunakan
geometri dan trigonometri untuk penghitungan astronomi dalam bukunya Vedanga,
Jyotisha, yang sebagian besar hasil kerjanya hancur oleh penjajah India.
 Matematikawan Yunani Hipparchus sekitar 150 SM menyusun tabel trigonometri untuk
menyelesaikan segi tiga.
 Matematikawan Yunani lainnya, Ptolemy sekitar tahun 100 mengembangkan penghitungan
trigonometri lebih lanjut.
 Triangulasi
Apakah Definisi Tringulasi ?
Triangulasi adalah metode navigasi yang menggunakan rumus trigonometri sebuah segitiga dalam
mengkunci posisi dan lokasi objek. Logikanya seperti menggunakan kompas sebagai salah satu
sudut segitiga dan 2 sudut lagi sebagai 2 posisi dengan jarak pemisah antara keduanya telah
diketahui sebelumnya. Contoh teknologi tringulasi satelit adalah GPS (Global Positioning System)
yang memanfaatkan minimal 24 buah satelit yang mengorbit mengelilingi bumi dalam menentukan
lokasi pengguna.
Tringulasi satelit memungkinan mengumpulan gambar grafis suatu wilayah secara remote.
Tringulasi satelit ini akan menghasilkan foto dengan potensi error lebih kecil. Teknologi Foto
Satelit ini bisa dimanfaatkan dalam melacak hotspot kebakaran hutan kalimantan, mengikuti
perjalanan badai atau tornado gustav, dan juga operasi militer seperti misi intelejen inflitrasi
pasukan ke Hotzone.
teknik triangulasi juga digunakan dalam astronomi untuk menghitung jarak ke bintang-bintang
terdekat,
 Dalam geografi untuk menghitung antara titik tertentu
 Bidang lainnya yang menggunakan trigonometri termasuk astronomi (dan termasuk
navigasi, di laut, udara, dan angkasa), teori musik, akustik, optik,
 teori music akustik
 optik
 analisis pasar finansial,
 elektronik,
 teori probabilitas,
 statistika,
 biologi,
 Pencitraan medis/medical imaging (CAT scan dan ultrasound),
 farmasi,
 kimia,
 teori angka (dan termasuk kriptologi),
 seismologi,
 meteorologi,
 oseanografi,
 berbagai cabang dalam ilmu fisika,
 survei darat dan geodesi,
 arsitektur, seni rupa dan desain grafis komputer

2. Rumus Rumus yang perlu di ketahui


a. Rumus sin, cos dan tg
b. Segitiga istimewa

c. Sudut-Sudut Istimewa

e. Hubungan sudut-sudut yang berelasi

f. Grafik Sinus

g. Grafik Cosinus
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Maka dapat di simpulkan bahwa aplikasi trigonometri dapat digunakan dalam kehidupan
sehari-hari, misalnya mencari ketinggian suatu benda pada bidang datar hanya dengan
mengetahui sudut kemiringan dan jarak pengamatan terhadap benda tersebut. Serta banyak
juga digunakan pada bidang sains, arsiter, pelaut, dan sebagainya.

B. Saran
Jangan malas malas untuk berlatih matematika, karena sebenarnya matetamtika itu sangat
mengasyikkan.