Anda di halaman 1dari 26

A.

Panduan Pelaksanaan Project Assignment

A. Panduan Pelaksanaan Project Assignment

Dalam menjalankan proses Project Assignment, peserta perlu memahami seluruh tahapan
pelaksanaan yang akan dijalani. Setiap tahap akan dijelaskan secara jelas untuk memudahkan
peserta menjalankan seluruh kegiatan Project Assignment. Pada bagian ini, peserta dijelaskan
mengenai :
 Tahap Pelaksanaan Project Assignment
 Peran-Peran Dalam Project Assignment
 Sistem Penilaian Project Assignment
 Kriteria Kelulusan Project Assignment

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 1


Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 2
TAHAP PELAKSANAAN
PROJECT ASSIGNMENT

Tahap Pelaksanaan Project Assignment


Tahap Pelaksanaan Project Assignment dapat dilihat pada diagram sebagai berikut :

1. Tahap Persiapan Project Assignment


Persiapan Project Assignment adalah proses penyusunan proposal untuk mempersiapkan
Program Unggulan. Penyusunan proposal dilakukan agar peserta mendapatkan gambaran yang
jelas mengenai program yang harus dijalankan.

Dalam tahap ini , aktivitas yang dilakukan oleh peserta adalah :


a. Mendapatkan buku panduan pelaksanaan dan penyusunan laporan Project Assignment.
Setiap peserta perlu bertanya secara proaktif dan mempersiapkan diri sebelum mulai
menjalankan Project Assignment.
b. Melakukan persiapan diri untuk dapat menjalankan Project Assignment secara baik.
o Peserta mencari berbagai informasi yang terkait dengan posisi-posisi jabatan
pada target posisi jabatan yang dibidik. Jika peserta merasa membutuhkan
informasi yang lebih detail, peserta boleh meminta sesi konseling karir.
o Jabatan yang dibidik adalah Jabatan proyeksi yang menjadi target sesuai
level Executive Education yang diikuti oleh Peserta.
o Peserta wajib mencari tahu persyaratan KKJ untuk target posisi jabatan yang
dibidik.
o Peserta mengevaluasi diri pencapaian kompetensi yang dimilikinya. Jika
dirasakan perlu, peserta mencari informasi penilaian dari atasan atau pihak terkait.
o Peserta menganalisa gap kompetensi yang dirasakan oleh dirinya.

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 3


c. Mendapatkan pembekalan mengenai target level posisi jabatan yang dibidik. Peserta
harus memahami bahwa tujuan pendidikan adalah membekali peserta untuk dapat
memenuhi persyaratan target level posisi yang dibidik. Peserta berdiskusi mengenai
tugas, tanggung jawab, isu permasalahan dan hal-hal yang perlu diketahui berkaitan
dengan target level posisi yang dibidik.
d. Mendapatkan pelatihan untuk mengembangkan wawasan peserta sehingga dapat
meningkatkan kompetensi yang sesuai dengan target posisi jabatan yang dibidik.
e. Mencari topik permasalahan yang dapat diangkat dalam Program Unggulan. Topik
permasalahan dapat mengacu pada RJP, RKAB atau acuan lain yang terkait dengan
kondisi tempat kerja saat ini.
f. Peserta mendiskusikan proyek yang akan dijalankan bersama pembimbing, atasan
dan pihak-pihak terkait.
g. Mempersiapkan berbagai data pendukung untuk memahami permasalahan
h. Mengikuti sesi penyusunan proposal Project Assignment. Proposal terdiri dari :
o Latar belakang
o Permasalahan
o Inisiatif Perbaikan
o Work Plan
i. Mendapatkan persetujuan dari atasan untuk menjalankan Project Assignment. Jika
usulan proposal tidak disetujui atau kurang cocok dengan kondisi lapangan, peserta
dapat merubah judul dan segera merevisi program
j. Merevisi proposal Program Unggulan dan melaporkan kepada pembimbing face to
face.

2. Tahap Pelaksanaan Program Unggulan

Pelaksanaan Program Unggulan adalah proses implementasi pembelajaran di lingkungan kerja.


Peserta diminta untuk menjalankan seluruh materi pelatihan yang diperoleh di dalam kelas
dan membuat program yang dapat menciptakan terobosan kinerja bagi unit kerjanya.
Aktivitas yang dilakukan oleh peserta adalah sebagai berikut:
a. Mereview proposal yang sudah disetujui.
b. Mengumpulkan data yang terkait dengan latar belakang kondisi tempat kerja.
c. Merumuskan permasalahan yang tepat mengacu pada proposal.
d. Mencari konsep yang tepat untuk menganalisa permasalahan. Peserta dapat
menggunakan teori dari buku, best practice industri, kajian ilmiah, hasil studi banding,
standar proses bisnis PLN, hasil kajian dari unit lain, atau narasumber lainnya yang
terpercaya.
e. Memilih metode analisa yang tepat untuk digunakan sebagai instrumen analisa
permasalahan yang sedang dihadapi.
f. Menganalisa permasalahan berdasarkan dari metode yang sudah dipilih
sebelumnya. Peserta memberikan analisa secara lengkap dari setiap instrumen sehingga
permasalahan dapat dikupas secara tuntas. Hasil analisa disertai beberapa alternatif
solusi dan peserta memutuskan solusi dalam bentuk Program Unggulan
g. Merencanakan breakthrough program dengan menjelaskan tahap, aktivitas, dan
batasan waktu. Peserta juga harus mengalokasikan sumber daya, mengkoordinasikan
jajaran stafnya dan merencanakan pengembangan jajaran timnya.

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 4


h. Menjalankan Program Unggulan sesuai dengan perencanaan yang sudah dilakukan.
Peserta dapat merevisi, merubah dan menyesuaikan langkah-langkah yang diambil agar
dapat menyelesaikan program sesuai dengan batasan waktu yang sudah ditetapkan
i. Melaksanakan bimbingan face to face sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Peserta wajib menjalani proses bimbingan dan memanfaatkan waktu bimbingan untuk
mengembangkan kompetensi kepemimpinan.

3. Tahap Bimbingan Face to face

Pelaksanaan Bimbingan Face to face dilakukan ketika peserta menjalankan Program Unggulan.
Bimbingan bertujuan untuk membantu peserta dalam menyelesaikan program.
Dalam proses bimbingan, aktivitas yang dilakukan adalah sebagai berikut :
a. Menyusun materi presentasi
b. Mendiskusikan Project Assignment yang telah disusun
c. Mereview kesesuaian Program Unggulan dengan level Executive Education
d. Mereview keruntutan Project Assignment
e. Mendapatkan umpan balik untuk revisi Project Assignment
f. Mendiskusikan kendala dan hambatan selama pelaksanaan Program Unggulan
g. Mencari solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan agar Program Unggulan dapat
terselesaikan
h. Mengevaluasi kemajuan Program Unggulan
i. Mempersiapkan diri untuk uji Project Assignment
j. Pelaksanaan Program Unggulan mengacu pada ketentuan sebagai berikut :
k. Peserta diwajibkan menyusun Project Assignment sebelum mengikuti bimbingan face to
face.
l. Bimbingan Face to face merupakan tahap bimbingan Project Assignment yang hanya
dihadiri oleh Tim Face to face (dapat terdiri dari Pembimbing Psikolog, Pembimbing
Metodologi Penulisan dan Pembimbing Expert pada bidang yang diangkat dalam Project
Assignment), dan Peserta.
m. Bentuk bimbingan face to face dilakukan dengan cara group coaching. Setiap grup akan
dibagi berdasarkan kesepakatan dan kemudahan pelaksanan coaching.
n. Pembimbing Expert adalah Pegawai dengan persyaratan sebagai berikut :
 Executive Education I-II : Pegawai pada Jenjang Manajemen Atas
 Executive Education III : Pegawai minimal pada Jenjang Manajemen Menengah
o. Selain untuk menggali soft competency Peserta (mengacu pada Kompetensi Utama dan
Kompetensi Peran pada level yang menjadi Persyaratan Jabatan Peserta), Face to face
juga diharapkan dapat menunjukan progress dari breaktrough yang dilaksanakan oleh
peserta.
p. Face to face dilaksanakan 2 kali, yaitu Face to face Pertama dan Kedua. Apabila Peserta
dinyatakan belum layak untuk mengikuti Face to face Kedua pada Face to face Pertama,
maka Peserta baru dapat melanjutkan Face to face Kedua setelah melakukan langkah-
langkah perbaikan sesuai rekomendasi yang disampaikan oleh Pembimbing pada Face
to face Pertama .
q. Rekomendasi Pembimbing pada Tahap Face to face Pertama harus disampaikan kepada
Peserta setelah pelaksanaan Face to face dan menjadi Pedoman bagi Pembimbing
dalam Face to face Kedua.

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 5


r. Rekomendasi Pembimbing pada Tahap Face to face Kedua harus disampaikan kepada
Peserta setelah pelaksanaan Face to face Pertama dan menjadi Pedoman bagi Penguji
pada saat Uji Project Assignment.
s. Apabila Peserta pada Face to face Kedua tidak melakukan perbaikan sesuai
rekomendasi Face to face Pertama maka Peserta dinyatakan BELUM LAYAK untuk
dipanggil pada Uji Project Assignment.
t. Apabila dikarenakan sesuatu hal Peserta tidak dapat mengikuti tahap Face to face
pada jadwal yang sudah ditentukan, maka Peserta harus menginformasikan kepada
Kapusdiklat/CLO Corporate University cq. Manajer Pembelajaran Non Teknik cc.
Manajer Udiklat Penyelenggara pada kesempatan pertama dengan menyertakan surat
resmi dari Atasan-Atasan Langsung Pegawai. Selanjutnya akan dilakukan re-schedule
untuk tahapan tersebut.
u. Toleransi re-schedule Tahap Face to face hanya diperbolehkan satu kali. Apabila lebih
dari itu maka Peserta dinyatakan BELUM LAYAK dan tidak dapat melanjutkan pada Uji
Project Assignment.

4. Tahap Uji Project Assignment


Uji Project Assignment adalah evaluasi akhir penentu kelulusan peserta. Peserta diminta untuk
mempertanggungjawabkan seluruh rangkaian Project Assignment. Evaluasi akan dilihat dari
hasil Project Assignment maupun hasil pengembangan kompetensi yang dicapai oleh peserta.

Dalam uji Project Assignment, aktivitas yang dilakukan peserta adalah :


a. Memperbaiki dan menyempurnakan Project Assignment berdasarkan saran bimbingan
face to face.
b. Memperbaiki dan menyempurnakan presentasi
c. Mempersiapkan diri untuk uji Project Assignment dengan mereview materi pelatihan
dan hasil Program Unggulan.
d. Mendiskusikan dengan tim pembimbing untuk kesiapan uji Project Assignment.
e. Menindaklanjuti hasil kelulusan. Bagi peserta yang lulus, sertifikat dan nilai kelulusan
akan diberikan pada waktu yang ditentukan.
f. Bagi peserta yang tidak lulus atau merevisi hasil uji Project Assignment maka ditetapkan
ketentuan sebagai berikut :
 Revisi : Menyampaikan hasil revisi uji Project Assignment paling lambat 10 hari kerja
sejak diterbitkannya surat kelulusan peserta.
 Uji ulang dengan penyempurnaan makalah : Menyampaikan hasil rpenyempurnaan
makalah dan uji Project Assignment paling lambat 22 hari kerja sejak diterbitkannya
surat kelulusan peserta. Nilai maksimal Uji Project Assignment : 70
 Uji ulang dengan pergantian topik : Menyampaikan hasil penyempurnaan makalah
dan uji Project Assignment paling lambat 44 hari kerja sejak diterbitkannya surat
kelulusan peserta. Nilai maksimal Uji Project Assignment : 70
 Peserta hanya diberikan kesempatan 1 kali untuk melakukan uji ulang

Pelaksanaan Uji Project Assignment mengacu pada ketentuan sebagai berikut :


a. Pada saat Uji Project Assignment maka Peserta harus dihadiri oleh Mentor atau yang mewakili.
b. Uji Project Assignment dimaksudkan untuk menggali soft competency Peserta dengan
mekanisme Problem Analisis, yaitu menggali soft competency yang paling sering muncul pada

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 6


Peserta ketika merencanakan, melaksanakan, monitoring dan evaluasi atas breaktrough yang
telah disusun dan diimplementasikan sesuai Project Assignment
c. Apabila dikarenakan sesuatu hal, Peserta tidak dapat mengikuti tahap Uji Project Assignment
pada jadwal yang sudah ditentukan, maka Peserta harus menginformasikan kepada Ka.
pusdiklat / CLO Corporate University cq. Manajer Pembelajaran Non Teknik cc Manager Udiklat
Penyelenggara pada kesempatan pertama maksimal H-1 sebelum pelaksanaan uji Project
Assignment sudah diterima oleh udiklat penyelenggara dengan menyertakan surat resmi dari
Pimpinan Unit Peserta. Selanjutnya akan dilakukan re-schedule untuk tahapan tersebut.
d. Keterlambatan penyampaian surat penundaan uji Project Assignment sebagaimana butir di
atas, dianggap menggugurkan kepesertaan uni Project Assignment dan untuk selanjutnya akan
diberikan kesempatan uji ulang.
e. Namun, Apabila setelah jadwal di re-schedule dan Peserta tidak hadir, maka Peserta dianggap
MENGUNDURKAN DIRI.

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 7


Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 8
PERAN – PERAN DALAM
PROJECT ASSIGNMENT

Peran-Peran dalam Project Assignment


Dalam menjalankan Project Assignment, peserata harus memahami peran-peran yang terkait dalam
Project Assignment. Peserta harus mengenali peran-peran yang terlibat dalam Project Assignment
agar mudah dalam berkoordinasi.
Peran-peran dalam Project Assignment antara lain :
 Mentor
berperan melakukan Coaching, Mentoring, Counseling terkait Penyusunan Project
Assignment Peserta sehingga Peserta lebih optimal dalam melaksanakan perannya
sebagai Leader maupun dalam menyelesaikan breaktrough yang telah disusun dan
dilaksanakan. Mentor harus memastikan Program Unggulan yang disusun sudah
sesuai dengan level Executive Education yang diikuti oleh peserta. Termasuk
didalamnya mendampingi Peserta dalam Uji Project Assignment. Dalam hal Mentor
tidak dapat mendampingi pada saat proses Face to face ataupun Uji Project
Assignment karena hal-hal tertentu, maka dapat digantikan dengan penunjukan
wakil mentor dan diinformasikan kepada Kepala Pusdiklat / CLO Corporate University
cq. Manajer Pembelajaran Non Teknik cc. Manajer Udiklat Penyelenggara pada
kesempatan pertama dengan menyertakan surat resmi. Jika tidak ada surat
penunjukan resmi maka tidak dapat mengikuti Uji PA.
 Pembimbing Face to face
berperan untuk memberikan masukan kepada Peserta sehingga Project Assignment
yang telah dibuat bisa lebih baik dari sisi konten materi yang diangkat maupun dari
sisi pengembangan soft competency yang diharapkan. Pembimbing juga
mengevaluasi dan memastikan bahwa peserta telah melakukan revisi sesuai
rekomendasi / feedback dan menentukan kelayakan peserta mengikuti uji PA.

 Penguji
berperan menilai Project Assignment peserta sesuai form penilaian uji PA.
Penentuan hasil kelulusan peserta ditentukan oleh hasil konsensus tim penguji.

 Administrator Pembelajaran
berperan untuk memastikan seluruh jadwal pelaksanaan Project Assignment dapat
dijalankan sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan. Administrator juga
mengatur pelaksanaan aktivitas mentoring, bimbingan dan evaluasi Project
Assignment. Administrator juga mengelola relasi yang terdapat pada Project
Assignment sehingga seluruh kegiatan dijalankan oleh setiap peran yang terkait
dengan keberhasilan Project Assignment.

 Peserta
Berperan untuk menjalankan seluruh aktivitas Project Assignment untuk dapat
menjalankan implementasi pembelajaran yang bermanfaat bagi pengembangan
kompetensi dalam bentuk program terobosan kinerja (Program Unggulan).

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 9


Berikut ini adalah gambaran peran-peran dalam pelaksanaan Project Assignment :

Peserta Peserta
Pengelola Peserta
menyusun memberikan
mempersiapkan menjalankan
laporan program presentasi
kebutuhan Program
laporan program
peserta Unggulan

Peserta Pembimbing Penguji menguji


Mentor
mempersiapkan memberikan dan menilai
mengarahkan
proposal bimbingan face pengembangan
peserta
program to face ( 2 kali) kepemimpinan

Mentor Mentor Pengelola


Pengelola
mendiskusikan memfasilitasi mengumumkan
mengatur dan
judul program peserta untuk kelulusan kapada
memonitor
mengikuti face peserta
kegiatan
to face
Pembimbing
mengarahkan Pembimbing
judul – judul mengevaluasi
program kelayakan PA

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 10


Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 11
SISTEM PENILAIAN
PROJECT ASSIGNMENT

Sistem Penilaian Project Assignment

Penilaian yang dilakukan di dalam Project Assignment merupakan salah satu komponen penilaian
yang digunakan untuk menentukan kelulusan peserta
Secara keseluruhan, penilaian Executive Education memiliki komponen penilaian sebagai berikut :

a. Leadership Management Training (bobot: 20%)


Peserta melakukan serangkaian pelatihan outbound. Tiap peserta akan dinilai dari sejauh
mana dapat memahami dan menjalankan tugas-tugas yang ada di dalam pelatihan outbound.

b. Corporate Exposure (bobot : 10%)


Peserta diberikan sejumlah wawasan strategis mengenai perkembangan dunia kelistrikan dan
diminta untuk dapat menyerap dengan cepat. Tiap peserta akan diberikan test tertulis sebagai
bahan evaluasi.

c. In Class Training (bobot : 20%)


Peserta mengikuti sejumlah materi pelatihan kemudian dievaluasi melalui test tertulis. Setiap
materi pelatihan sudah memiliki test tertulis sendiri.

d. Bimbingan Face to face (bobot: 10% - dengan sistem gugur)


Peserta diuji kelayakan dalam proses bimbingan face to face. Hasil laporan Program Unggulan
akan dievaluasi secara keseluruhan untuk dilihat pemenuhan persyaratan laporan berdasarkan
dari tuntutan KKJ target posisi yang dibidik. Jika peserta tidak dapat memenuhi persyaratan,
maka peserta dinyatakan gugur dan tidak bisa mengikuti uji Project Assignment. Jika peserta
dinyatakan layak, maka peserta dapat mengikuti uji Project Assignment.

e. Uji Project Assignment (bobot 40%)


Peserta dievaluasi kemampuannya dalam menjalankan implementasi seluruh materi pelatihan
dalam bentuk Project Assignment. Project Assignment diberikan dalam bentuk program yang
dapat memberikan terobosan kinerja di tempat kerja dan memberikan dampak
pengembangan kompotensi yang bersifat soft skill.

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 12


Adapun aspek-aspek yang akan dievaluasi adalah sebagai berikut :

KATEGORI PENILAIAN BOBOT URAIAN LAPORAN KOMPETENSI

Peran #1 : Strategist (Ahli Strategi) - Bobot : 20%


1 Issue Strategis 10% a. Mampu menjelaskan latar belakang Bab I ANT, PNO,
permasalahan yang diangkat dari BSS, OAW
sudut pandang yang lebih luas
(kenegaraan / korporasi) menjadi
permasalahan yang lebih spesifik (unit
/ organisasi)
b. Mampu mengembangkan paradigma
untuk melihat detail permasalahan
tanpa kehilangan sudut pandang
strategis

2 Kedalaman Analisa 10% a. Mampu menjelaskan teori-teori yang Bab II ANT, PNO,
dan Keilmuan menjadi dasar dalam analisa masalah Bab III BSS, OAW
(khususnya materi pada tahap ICT),
termasuk best practice yang sudah
dilaksanakan di perusahaan / unit lain.
b. Mampu menemukan akar
permasalahan / key success factor
yang memiliki peran signifikan dalam
perbaikan proses bisnis
c. Mampu menyusun argumentasi yang
kuat untuk menghubungkan antara
teori yang di gunakan dengan
kerangka berpikir peserta.
d. Proses analisa sudah dilakukan secara
komprehensif dengan perangkat
analisa yang sesuai.

Peran #2 Eksecutor (eksekutor) – bobot : 20%


1 Perencanaan 10%
Eksekusi Program
Unggulan KATEGORI PENILAIAN BOBOT URAIAN

2 Eksekusi dan 10% a. Peserta dapat membuat keputusan Bab IV DCM, LDS
Monitoring maupun tindakan yang dibutuhkan
Program Unggulan untuk eksekusi program
b. Peserta dapat memastikan bahwa

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 13


KATEGORI PENILAIAN BOBOT URAIAN LAPORAN KOMPETENSI

tahapan eksekusi program berjalan


sesuai target dan proses yang telah
ditetapkan

Peran #3 : Talent Manager (manajer talenta) – Bobot : 20%


1 Komunikasi 10% a. Menunjukkan kemampuan Bab IV TWK
pelaksanaan berkomunikasi yang efektif kepada
program seluruh anggota tim maupun
stakeholder yang terkait dengan
program. Mulai dari inisiasi,
pelaksanaan hingga membina
hubungan baik.
b. Mencari dan memastikan ketersedian
sumber daya untuk mendukung
keberhasilan program

2 Kerja sama tim 10% a. Mengambil tindakan yang dapat Bab IV TWK
menyelaraskan kepentingan anggota
tim dengan pencapaian tujuan
program
b. Memotivasi anggota timya untuk
dapat menjalankan peran dalam
Program Unggulan

Peran #4 Human Capital Developer (Pengembangan Sumber Daya Manusia) – Bobot : 15%
1 Pengembangan 15% Memastikan bahwa Peserta menjalankan Bab IV DEV,RSB
Kompetensi peran sebagai Leader dengan
mengembangkan potensi staff berbasis
strength based untuk melaksanakan
program
Peran #5 : Personal Proficiency (Panutan Peningkatan Diri) – bobot : 25%
1 Kesesuaian Mistar 15% Mampu melakukan analisa sesuai dengan Bab II CFO
Kompetensi mistar kopmpetensi jabatan proyeksi.

2 Dampak Program 10% Mampu menunjukan dampak atas Bab III CFO
program yang telah dilaksanakan Bab IV
Bab V

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 14


Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 15
KRITERIA KELULUSAN
PROJECT ASSIGNMENT

Kriteria Kelulusan Project Assignment


Seluruh hasil yang diperoleh peserta akan diolah dan dihitung berdasarkan seluruh proses
pembelajaran di Executive Education. Nilai minimal kelulusan adalah 70. Adapun kriteria kelulusan
dapat dibagi menjadi beberapa grade sebagai berikut :

Kategori Kriteria Range Nilai


Grade A Ekselen 92.50 sampai dengan 100
Grade B Sangat Memuaskan 85.00 sampai dengan 92.49
Grade C Memuaskan 77.50 sampai dengan 84.99
Grade D Cukup 70.00 sampai dengan 77.49
Grade E Tidak Lulus < 70

Keterangan Tabel :
a. Peserta dengan nilai grade E dinyatakan tidak lulus dan tidak mendapatkan sertifikat.
b. Peserta dengan nilai grade A s/d D dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikat.

Seluruh hasil akan diserahkan kepada PLN Pusat untuk ditindaklanjuti dalam bentuk inisiatif
pengembangan karir karyawan.

Batas Akhir
Durasi waktu Tanggal Penerbitan
No Kriteria Kelulusan Pendistribusian
perbaikan Sertifikat
Sertifikat
Sama dengan tanggal 10 hari kerja sejak
1 Lulus Sempurna -
uji PA tanggal uji
Lulus dengan perbaikan 15 hari kerja sejak 15 hari kerja sejak
2 15 hari kerja
makalah tanggal uji PA tanggal uji PA
Lulus dengan perbaikan 10 hari kerja sejak
Sama dengan tanggal
3 makalah dengan uji 40 hari kerja tanggal uji ulang
uji ulang PA
ulang PA
10 hari kerja sejak
Lulus dengan membuat Sama dengan tanggal
4 60 hari kerja tanggal uji ulang
topik baru dan uji ulang uji ulang PA
PA

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 16


LAMPIRAN

Lembar Kerja Lembar Kerja


Bimbingan Bimbingan
Face to face 1 Face to face 2

Lembar Perangkat analisa


(Referensi yang dapat
Penilaian Uji Project
digunakan untuk
Assignment penyusunan
bab III. Metode Analisa)

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 17


Lembar Bimbingan Face to face 1
Tanggal : _____________________

No Aktivitas Tindak Lanjut

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 18


Rating Nilai
Sangat Baik Cukup Sedang Kurang Belum
Aspek Penilaian Baik dilakukan

(100) (80) (60) (40) (20) (0)


Peran 1 : Strategist (Ahli Strategi) – Bobot : 20%
1. Issue Strategis
- Mampu menjelaskan latar belakang permasalahan
yang diangkat dari sudut pandang yang lebih luas
(kenegaraan / korporasi) menjadi permasalahan
yang lebih spesifik (unit / organisasi)
- Mampu mengembangkan paradigma untuk
melihat detail permasalahan tanpa kehilangan
sudut pandang strategis

2. Kedalaman Analisa dan Keilmuan


- Mampu menjelaskan teori-teori yang menjadi
dasar dalam analisa masalah (khususnya materi
pada tahap ICT), termasuk best practice yang
sudah dilaksanakan di perusahaan / unit lain.
- Mampu menemukan akar permasalahan / key
success factor yang memiliki peran signifikan
dalam perbaikan proses bisnis
- Mampu menyusun argumentasi yang kuat untuk
menghubungkan antara teori yang di gunakan
dengan kerangka berpikir peserta.
- Proses analisa sudah dilakukan secara
komprehensif dengan perangkat analisa yang
sesuai

Peran 2 : Eksekutor – Bobot : 20%


1. Perencanaan Eksekusi Program Unggulan
- Peserta dapat menggunakan perencanaan kerja
dengan prinsip 5 M (Man-Material-Method-
Machine-Money) dalam menginisiasi dan
mengeksekusi Program yang telah dibuat
- Peserta dapat menyusun workplan sesuai target
yang dituju
2. Eksekusi dan Monitoring Program Unggulan
- Peserta dapat membuat keputusan maupun
tindakan yang dibutuhkan untuk eksekusi program
- Peserta dapat memastikan bahwa tahapan
eksekusi program berjalan sesuai target dan
proses yang telah ditetapkan

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 19


Rating Nilai
Sangat Baik Cukup Sedang Kurang Belum
Aspek Penilaian Baik dilakukan

(100) (80) (60) (40) (20) (0)


Peran 3 : Manajer Talenta – Bobot : 20%
1. Komunikasi Pelaksanaan Program
- Menunjukkan kemampuan berkomunikasi yang
efektif kepada seluruh anggota tim maupun
stakeholder yang terkait dengan program. Mulai
dari inisiasi, pelaksanaan hingga membina
hubungan baik.
- Mencari dan memastikan ketersedian sumber daya
untuk mendukung keberhasilan program
2. Kerja Sama Tim
- Mengambil tindakan yang dapat menyelaraskan
kepentingan anggota tim dengan pencapaian
tujuan program
- Memotivasi anggota timya untuk dapat
menjalankan peran dalam Program Unggulan

Peran 4 : Pengembang Sumber Daya Manusia – Bobot : 15%


1. Pengembangan Kompetensi
Memastikan bahwa Peserta menjalankan peran
sebagai Leader dengan mengembangkan potensi staff
berbasis strength based untuk melaksanakan program

Peran 5 : Panutan Peningkatan Diri – Bobot : 25%


1. Kesesuaian Mistar Kompetensi
Mampu melakukan analisa sesuai dengan mistar
kopmpetensi jabatan proyeksi.
2. Dampak Program
Mampu menunjukan dampak atas program yang telah
dilaksanakan

Rekomendasi : Lanjut pada Face to face 2


Perbaikan dalam waktu 2 Minggu. Kirim pada tgl: ____________
Perbaikan dalam waktu 4 Minggu. Kirim pada tgl: ____________
Tidak dilanjutkan (gugur)

Tanda Tangan Tanda Tangan Pembimbing Tanda Tangan


Mentor Face to face Peserta

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 20


Lembar Bimbingan Face to face 2
Tanggal : _____________________
No Aktivitas Tindak Lanjut

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 21


Rating Nilai
Sangat Baik Cukup Sedang Kurang Belum
Aspek Penilaian Baik dilakukan

(100) (80) (60) (40) (20) (0)


Peran 1 : Strategist (Ahli Strategi) – Bobot : 20%
1. Issue Strategis
- Mampu menjelaskan latar belakang permasalahan
yang diangkat dari sudut pandang yang lebih luas
(kenegaraan / korporasi) menjadi permasalahan
yang lebih spesifik (unit / organisasi)
- Mampu mengembangkan paradigma untuk
melihat detail permasalahan tanpa kehilangan
sudut pandang strategis

2. Kedalaman Analisa dan Keilmuan


- Mampu menjelaskan teori-teori yang menjadi
dasar dalam analisa masalah (khususnya materi
pada tahap ICT), termasuk best practice yang
sudah dilaksanakan di perusahaan / unit lain.
- Mampu menemukan akar permasalahan / key
success factor yang memiliki peran signifikan
dalam perbaikan proses bisnis
- Mampu menyusun argumentasi yang kuat untuk
menghubungkan antara teori yang di gunakan
dengan kerangka berpikir peserta.
- Proses analisa sudah dilakukan secara
komprehensif dengan perangkat analisa yang
sesuai

Peran 2 : Eksekutor – Bobot : 20%


1. Perencanaan Eksekusi Program Unggulan
- Peserta dapat menggunakan perencanaan kerja
dengan prinsip 5 M (Man-Material-Method-
Machine-Money) dalam menginisiasi dan
mengeksekusi Program yang telah dibuat
- Peserta dapat menyusun workplan sesuai target
yang dituju
2. Eksekusi dan Monitoring Program Unggulan
- Peserta dapat membuat keputusan maupun
tindakan yang dibutuhkan untuk eksekusi program
- Peserta dapat memastikan bahwa tahapan
eksekusi program berjalan sesuai target dan
proses yang telah ditetapkan

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 22


Rating Nilai
Sangat Baik Cukup Sedang Kurang Belum
Aspek Penilaian Baik dilakukan

(100) (80) (60) (40) (20) (0)


Peran 3 : Manajer Talenta – Bobot : 20%
1. Komunikasi Pelaksanaan Program
- Menunjukkan kemampuan berkomunikasi yang
efektif kepada seluruh anggota tim maupun
stakeholder yang terkait dengan program. Mulai
dari inisiasi, pelaksanaan hingga membina
hubungan baik.
- Mencari dan memastikan ketersedian sumber daya
untuk mendukung keberhasilan program
2. Kerja Sama Tim
- Mengambil tindakan yang dapat menyelaraskan
kepentingan anggota tim dengan pencapaian
tujuan program
- Memotivasi anggota timya untuk dapat
menjalankan peran dalam Program Unggulan

Peran 4 : Pengembang Sumber Daya Manusia – Bobot : 15%


1. Pengembangan Kompetensi
Memastikan bahwa Peserta menjalankan peran
sebagai Leader dengan mengembangkan potensi staff
berbasis strength based untuk melaksanakan program

Peran 5 : Panutan Peningkatan Diri – Bobot : 25%


1. Kesesuaian Mistar Kompetensi
Mampu melakukan analisa sesuai dengan mistar
kopmpetensi jabatan proyeksi.
2. Dampak Program
Mampu menunjukan dampak atas program yang telah
dilaksanakan

Rekomendasi : Lanjut pada Project Assignment


Perbaikan dalam waktu 2 Minggu. Kirim pada tgl: ____________
Perbaikan dalam waktu 4 Minggu. Kirim pada tgl: ____________
Tidak dilanjutkan (gugur)

Tanda Tangan Tanda Tangan Pembimbing Tanda Tangan


Mentor Face to face Peserta

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 23


Rating Nilai
Sangat Baik Cukup Sedang Kurang Belum
Aspek Penilaian Baik dilakukan

(100) (80) (60) (40) (20) (0)


Peran 1 : Strategist (Ahli Strategi) – Bobot : 20%
1. Issue Strategis
- Mampu menjelaskan latar belakang permasalahan
yang diangkat dari sudut pandang yang lebih luas
(kenegaraan / korporasi) menjadi permasalahan
yang lebih spesifik (unit / organisasi)
- Mampu mengembangkan paradigma untuk
melihat detail permasalahan tanpa kehilangan
sudut pandang strategis

2. Kedalaman Analisa dan Keilmuan


- Mampu menjelaskan teori-teori yang menjadi
dasar dalam analisa masalah (khususnya materi
pada tahap ICT), termasuk best practice yang
sudah dilaksanakan di perusahaan / unit lain.
- Mampu menemukan akar permasalahan / key
success factor yang memiliki peran signifikan
dalam perbaikan proses bisnis
- Mampu menyusun argumentasi yang kuat untuk
menghubungkan antara teori yang di gunakan
dengan kerangka berpikir peserta.
- Proses analisa sudah dilakukan secara
komprehensif dengan perangkat analisa yang
sesuai

Peran 2 : Eksekutor – Bobot : 20%


1. Perencanaan Eksekusi Program Unggulan
- Peserta dapat menggunakan perencanaan kerja
dengan prinsip 5 M (Man-Material-Method-
Machine-Money) dalam menginisiasi dan
mengeksekusi Program yang telah dibuat
- Peserta dapat menyusun workplan sesuai target
yang dituju
2. Eksekusi dan Monitoring Program Unggulan
- Peserta dapat membuat keputusan maupun
tindakan yang dibutuhkan untuk eksekusi program
- Peserta dapat memastikan bahwa tahapan
eksekusi program berjalan sesuai target dan
proses yang telah ditetapkan

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 24


Peran 3 : Manajer Talenta – Bobot : 20%
1. Komunikasi Pelaksanaan Program
- Menunjukkan kemampuan berkomunikasi yang
efektif kepada seluruh anggota tim maupun
stakeholder yang terkait dengan program. Mulai
dari inisiasi, pelaksanaan hingga membina
hubungan baik.
- Mencari dan memastikan ketersedian sumber daya
untuk mendukung keberhasilan program
2. Kerja Sama Tim
- Mengambil tindakan yang dapat menyelaraskan
kepentingan anggota tim dengan pencapaian
tujuan program
- Memotivasi anggota timya untuk dapat
menjalankan peran dalam Program Unggulan

Peran 4 : Pengembang Sumber Daya Manusia – Bobot : 15%


1. Pengembangan Kompetensi
Memastikan bahwa Peserta menjalankan peran
sebagai Leader dengan mengembangkan potensi staff
berbasis strength based untuk melaksanakan program

Peran 5 : Panutan Peningkatan Diri – Bobot : 25%


1. Kesesuaian Mistar Kompetensi
Mampu melakukan analisa sesuai dengan mistar
kopmpetensi jabatan proyeksi.
2. Dampak Program
Mampu menunjukan dampak atas program yang telah
dilaksanakan

Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 25


Buku Panduan Pelaksanaan Project Assignment/2014 26