Anda di halaman 1dari 26

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kehamilan merupakan proses yang fisiologis dan alamiah.masa kehamilan

di mulai dari konsepsi sampai lahirnya janin.lamanya hamil normal adalah

280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid

terakhir (sarwono p,2003).

Menurut sarwono,2002 kehamilan melibatkan berbagai perubahan

fisiologi antara lain perubahan fisik, perubahan system percernaan, respirasi,

sirkulasi, darah, metabolism, taktus uninarus serta perubahan psikologis. Pada

umumnya kehamilan berkembang dengan normal namun kadang tidak sesuai

yang diharapkan.sulit diprediksi apakah ibu hamil akan bermasalah selama

kehamilannya.oleh karena itu asuhan antenatal merupakan cara penting untuk

memonitor dan mendukung kesehatan ibu hamil normal dan mendeteksi ibu

dengan kehamilan normal.

Ibu hamil tersebut harus sering dikunjungi jika terdapat masalah dan

hendaknya disarankan untuk menemui petugas kesehatan bila merasakan

tanda-tanda kehamilan.untuk itu ibu hamil terutama trimester ini untuk lebih

sering memeriksakan diri sejak dini dengan tujuan untuk mengurangi penyulit

saat inpartu.

Untuk itulah tenaga kesehatan dituntut untuk memberikan pelayan

obsetrik dan neonatal,khususnya bidan harus mampu dan terampil

memberikan pelayanan sesuai dengan standar yang diterapkan.

55
B. Tujuan Kegiatan

1. Tujuan Umum

Untuk menyelesaikan tugas makalah yang diberikan dan untuk

melaksanakan asuhan kebidanan langsung kepada pasien secara optimal

mental ibu dan anak selama dalam kehamilan,persalinan,sehingga di dapat

ibu dan anak yang sehat.

2. Tujuan Khusus

a. Dapat melakukan pengkajian data baik data subjektif maupun objektif.

b. Dapat membuat interprestasi data dengan tepat.

c. Dapat menetukan diagnosa/masalah potensial dan antisipasi.

d. Dapat menentukan tindakan segera yang tepat.

e. Dapat membuat perencanaan tindakan yang tepat.

f. Dapat melaksanakan rencana tindakan yang telah di buat dengan baik.

3. Tempat dan waktu pengambilan kasus

Di Klinik TRISMALIA SST di Jl.Palita dusun V marinda Pakam II Waktu


berlangsung kurang lebih 3 minggu,mulai pada tanggal 04 september 2017
sampai dengan 23 september 2017
4. Manfaat

a. Mahasiswa dapat memahami kehamilan normal.

b. Memberi pelayanan kesehatan kepada pasien dengan kehamilan normal.

c. Mengevaluasi institusi dan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan

standar pelayanan operasional yang telah ditetapkan.

55
BAB II

TINJAUAN TEORITIS

A. Defenisi

1. Pengertian Kehamilan

Kehamilan adalah merupakan suatu proses merantai yang berkesinambungan

dan terdiri dari ovulasi pelepasan sel telur, migrasi spermatozoa dan ovum,

konsepsi dan pertumbuhan zigot, nidasi (implantasi) pada uterus, pembentukan

plasenta, dan tumbuh kembang hasil konsepsi sampai aterm (Manuaba, 2010).

Kehamilan merupakan proses alamiah (normal) dan bukan proses patologis, tetapi

kondisi normal dapat menjadi patologi. Menyadari hal tersebut dalam melakukan

asuhan tidak perlu melakukan intervensi-intervensi yang tidak perlu kecuali ada

indikasi (Sulistyawati,2009).

Kehamilan dimulai dari proses pembuahan (konsepsi) sampai sebelum

janin lahir. Kehamilan normal berlangsung selama 280 hari (40 minggu / 9 bulan

7 hari) dihitung mulai pertama menstruasi berakhir (Huliana, Meliana, 2001).

Kehamilan adalah proses alamiah yang dialami oleh setiap wanita dalam

siklus reproduksi. Kehamilan dimulai dari konsepsi dan berakhir dengan

permulaan persalinan. Selama kehamilan ini terjadi perubahan-perubahan, baik

perut, fisik maupun fsikologi ibu (Varney, 2007).

55
B. Etiologi Kehamilan

Suatu kehamilan akan terjadi bila terdapat 5 aspek berikut, yaitu :

1. Ovum

Ovum adalah suatu sel dengan diameter + 0,1 mm yang terdiri dari suatu

nukleus yang terapung-apung dalam vitelus dilingkari oleh zona pellusida oleh

kromosom radiata.

2. Spermatozoa

Berbentuk seperti kecebong, terdiri dari kepala berbentuk lonjong agak

gepeng berisi inti, leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah

dan ekor yang dapat bergerak sehingga sperma dapat bergerak cepat.

3. Konsepsi

Konsepsi adalah suatu peristiwa penyatuan antara sperma dan ovum di tuba

fallopii.

4. Nidasi

Nidasi adalah masuknya atau tertanamnya hasil konsepsi ke dalam

endometrium.

5. Plasentasi

Plasentasi adalah alat yang sangat penting bagi janin yang berguna untuk

pertukarann zat antara ibu dan anaknya dan sebaliknya.

Kehamilan dibagi menjadi 3 triwulan :

a. Triwulan I antara 0-12 minggu.

b. Triwulan II antara 12-28 minggu.

c. Triwulan III antara 28-40 minggu.

55
C. Patofisiologi Kehamilan

Tanda-tanda persumtif (tidak pasti)

1. Amenorea

Pada wanita hamil terjadi konsepsi dan nidasi yang menyebabkan tidak

terjadi pembentukan Folikel de graff dan ovulasi . Hal ini menyebabkan

terjadinya amenorea pada seorang wanita yang sedang hamil. Dengan

mengetahui hari pertama haid terakhir (HPHT) dengan perhitungan Neagle

dapat ditentukan hari perkiraan lahir (HPL)nyaitu dengan menambah tujuh

pada hari, mengurangi tiga pada bulan, dan menambah satu pada tahun.

2. Mual dan Muntah

Pengaruh estrogen dan progesteron menyebabkan pengeluaran asam

lambung yang berlebihan. Mual dan Muntah pada pagi hari disebut morning

sickness. Dalam batas yang fisiologis keadaan ini dapat diatasi. Akibat mual

dan muntah nafsu makan berkurang.

3. Ngidam

Wanita hamil sering menginginkan makanan tertentu, keinginan yang

demikian disebut ngidam.

4. Sinkope atau pingsan

Terjadinya gangguan sirkulasi ke daerah kepala (sentral) menyebabkan

iskema susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan. Keadaan

ini menghilang setelah usia kehamilan 16 minggu.

5. Payudara Tegang

55
Pengaruh hormon estrogen, progesteron, dan somatomamotrofin

menimbulkan deposit lemak, air, dan garam pada payudara. Payudara

membesar dan tegang. Ujung saraf tertekan menyebabkan rasa sakit terutama

pada hamil pertama.

6. Sering Miksi (Sering BAK)

Desakan rahim kedepan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh

dan sering miksi. Pada triwulan kedua, gejala ini sudah menghilang.

7. Konstipasi atau Obstipasi

Pengaruh hormon progesteron dapat menghambat peristaltik usus,

menyebabkan kesulitan untuk buang air besar

8. Pigmentasi Kulit

Terdapat pigmentasi kulit disekitar pipi (cloasma gravidarum). Pada

dinding perut terdapat striae albican, striae livide dan linea nigra semakin

menghitam. Pada sekitar payudara terdapat hiperpigmintasi pada bagian

areola mammae, puting susu makin menonjol.

9. Epulis

Hipertrofi gusi yang disebut epuils, dapat terjadi saat kehamilan.

10. Varices

Karena pengaruh dari hormon estrogen dan progesteron terjadi

penampakan pembuluh darah vena, terutama bagi mereka yang mempunyai

bakat. Penampakan pembuluh darah terjadi pada sekitar genetalia, kaki, betis,

dan payudara. Penampakan pembuluh darah ini menghilang setelah

persalinan.

55
D. Tanda-tanda Kemungkinan Hamil

- Perutmembesar

- Uterus membesar

- Tanda hegar yaitu sistem bawah rahim melunak dan melembek )

- Tanda chadwick yaitu vagina dan vulva terlihat lebih merah / kebiruan

akibat hipervaskularisasi yang dipengaruhi oleh estrogen.

- Kontraksi broxton hicks biasanya timbul selama kehamilan.

- Teraba ballotment (melenting pada saat pemeriksaan pulpasi)

E. Tanda bahaya kehamilan lanjut

- Perdarahan yang banyak dari vagina

- Sakit kepala yang hebat,menetap dan tidak hilang

- Sakit perut yang berlebihan

- Penglihatan kabur

- Odema pada muka/tungkai

- Bayi kurang bergerak seperti biasanya

F. Tanda Pasti (tanda positif)

- Gerakan janin yang dapat dilihat atau dirasa / diraba bagian-bagian janin

- Denyut jantung janin :

o Didengar dengan monoral atau doppler (dopton)

o Dicatat dengan feto-elektro kardiogram (EKG)

o Dilihat pada ultrasonografi (USG)

- Terlihat tulang-tulang janin pada foto rontgen (Muchtar R. 1998)

G. Perubahan-perubahan fisik pada ibu hamil trimester I, II, II

55
1. Pada trimester I (Usia kehamilan dari 0 -14 minggu)

 Spotting : Perdarahan sedikit (sekitar 2 hari setelah konsepsi pada

embrio melekat pada lapisan uterus)

 Tekanan kandung kemih

 Peningkatan Prolendir dan kelenjer odversial sebagai akibat

peningkatan kadar estrigen.

2. Pada trimester II (Usia kehamilan dari 14 – 28 minggu)

 Pada usia kehamilan 12 minggu uterus akan terus membesar dan

biasanyaberada pada pertengahan antara simfisi pubis dan pusat.

 Peningkatan kadar estrogen dan progesteron.

 Penekanan uterus sewaktu yang semakin membesar terhadap usus

besar.

3. Pada trimester III (Usia kehamilan dari 28 – 36 minggu atau > 36 minggu)

 Pada usia kehamilan 28 minggu fundus teraba pada pertengahan

antarapusat dan xiphoid pada usia kehamilan 32 – 36 minggu fundus

mencapai proses xiphoid.

 Peningkatan pada kadar progesteron berpengaruh untuk menurunkan

kadar CO2 serta meningkatkan kadar O2

 Meningkatkan aktifitas metabolisme yang lebih ringan adalah

membesar dan menekan pada diafragma.

55
H. Tujuan ANC

1. Untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu hamil dan janinnya

2. Untuk mendeteksi dini terhadap tanda-tanda bahaya / komplikasi pada ibu

hamil

3. Untuk mengurangi angka kematian ibu

4. Untuk mensejahterakan kesehatan ibu dan janin

I. Jadwal Kunjungan Ibu Hamil

Setiap ibu hamil menghadapi resiko komplikasi yang bisa mengancam

jiwanya, oleh karena itu, setiap wanita hamil, memerlukan sedikitnya 4 x

kunjungan selama periode antenatal ”

1. Satu kali kunjungan selama trimester pertama (sebelum 14 minggu)

2. Satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14 – 28)

3. Dua kali kunjungan selama trimester ketiga (antara minggu 28 – 36

dansesudah minggu ke 36).

J. Palpasi Menurut Leopold

o Leopold I : - Pemeriksaan menghadap muka ibu hamil

- Menentukan tinggi fundus uteri dan bagian janin dalam

fundus

o Leopold II : - Menentukan batas samping rahim kanan kiri

- Menentukan punggung janin

o Leopold III : - Menentukan bagian terbawah janin

- Apakah bagian terbawah tersebut sudah masuk atau

masih goyang

55
o Leopold IV : - Pemeriksaan menghadap ke arah kaki ibu hamil

- Menentukan terbawah janin apa dan berapa jauh sudah

masuk pintu atas panggul.

K. Komplikasi kehamilann

1. Kehamilan diluar kandungan

2. Diabetes kala kehamilan

3. Kelahiran prematur

4. Preeklamsi

5. Plasenta privia

6. Pembekuan darah

7. Keguguran

8. KJDK

55
BAB III

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL

I. PENGUMPULAN DATA

A. IDENTITAS/ BIODATA

Nama : Ny.A Nama : Tn.T

Umur :19 tahun Umur : 25 tahun

Suku/bangsa : Melayu/ Indonesis Suku/bangsa :Batak/Indonesia

Agama : Islam Agama : Islam

Pendidikan : SMA Pendidikan : SMP

Pekerjaan : IRT Pekerjaan : Wiraswasta

Alamat Rumah : Jl. Gg Beo Alamat :Jl. Gg Beo

B. ANAMNES ( DATA SUBJEKTIF)

Pada Tanggal : 07-09-2017 Pukul : 19.30WIB Oleh : Bidan

1. Alasan Kunjungan saat ini :PertamaUlangan ada,keluhan

2. Keluhan utama : Sering BAK pada malam hari,

nyeripinggang sudah 2 hari yang Lalu.

3. Riwayat menstruasi

 Haid pertama : 13 Tahun

 Siklus : 28 hari

 Banyaknya : 3 x ganti doek

 Disminorea : Ada

 Teratur/tidak : Teratur

 Sifat darah : Khas

55
4. Riwayat kehamilan, Persalinandan Nifas yang lalu: G1 P0 A0

no Tangg Usia Jenis Tempat Komplikasi penolong Bayi Ibu

al kehamilan persalinan persalinan Ibu bayi BB PB laktasi keadaan

lahir

1 Hamil 37minggu - - - - - - - - -

Ini 5 hari

5. Riwayat Kehamilan ini

 Hari pertama haid terakhir :17-12-2016

 Taksiran persalinan :24-09-2017

 Keluhan : Trimester I : Mual,muntah

Trimester II :-

Trimester III : Sering BAK malam hari

 Pergerakan janin pertama sekali pada : 16 minggu

 Pergerakan janin pada 24 jam terakhir

< 10 kali 10-20 kali >20 kali

Bila lebih dari 20 kali dalam 24 jam, dengan frekuensi

<15 detik >15 detik

 Keluhan-Keluhan yang dirasakan

o Rasa lelah : Ada

o Mual-muntah : Tidak ada

o Nyeri perut : Tidak ada

55
o Panas menggigil : Tidak ada

o Sakit kepala : Tidak ada

o Penglihatan kabur :Tidak ada

o Rasa nyeri dan panas waktu BAK : Tidak ada

o Rasa gatal pada vagina dan sekitarnya : Tidak ada

o Pengeluaran cairan pervaginaan : Tidak ada

o Nyeri, kemerahan pada tungkai : Tidak ada

o Oedema : Tidak ada

o Lain-lain : Tidak ada

 Pola eliminasi

BAK : frekuensi :7x/hari Warna : kekuningan

Keluhan waktu BAK : Tidak ada

BAB : frekuensi :1x/hari Warna :Kuning kecoklatan

Keluhan waktu BAB : Tidak ada

 Pola aktivitas sehari-hari : Memasak, mencuci piring dan menyapu

- Istirahat dan tidur : 2 jam siang dan 8 jam malam

- Seksualitas : 2x seminggu

- Pekerjaan : Mengurus pekerjaan rumah

- Imunisasi TT I tanggal : Tidakada

Imunisasi TT II tanggal :Tidakada

Kontrasepsi yang pernah digunakan :Ibu tidak pernah menggunakan alat

kontrasepsi

55
6. Riwayat penyakit sistematis yang pernah diderita

 Penyakit Jantung : Tidak ada

 Penyakit Ginjal : Tidak ada

 Penyakit Asma/TBC : Tidak ada

 Hepatitis : Tidak ada

 Penyakit DM : Tidak ada

 Penyakit Hipertensi : Tidak ada

 Penyakit Epilepsi : Tidak ada

 Lain-lain : Tidak ada

7. Riwayat Penyakit Keluarga

 Penyakit jantung : Tidak ada

 Penyakit hipertensi : Tidak ada

 Penyakit DM : Tidak ada

 Penyakit gameli : Tidak ada

 Lain-lain : Tidak ada

8. Riwayat sosial ekonomi

 Status perkawinan : sah

 Kehamilan ini : Direncanakan  Tidak direncanakan

 Diterima  Tidak diterima

 Dukungan suami dan keluarga terhadap kehamilan ini

 Ada dukungan  tidak ada dukungan

55
 Pengambilan keputusan dalam kehamilan

Suami  ibu hamil  ortu/ mertua

 Pola makan dan minum

 Makan sehari-hari frekuensi : 3 x dalam sehari

 Banyaknya makanan yang di makan : 1 porsi

 Jenis makanan yang dimakan :Nasi+Lauk+Sayur+Buah-

buahan+Susu

 Perubahan makanan yang dimakan :Tidak ada

 Minuman : 8 gelas/hari

 Minuman keras : Tidak ada

 Kebiasa merokok : Tidak ada

 Mengkonsumsi obat terlarang : Tidak ada

 Tempat dan penolong persalinan yang diinginkan : Bidan

C. PEMERIKSAAN FISIK ( DATA OBJEKTIF )

1. Status emosional :Stabil

2. Pemeriksaan fisik umum : BB sekarang: 56 kg TB: 150cm

BB sebelum :45kg

3. Tanda vital : TD :110/70 mmhg

Pols :80X/I

RR : 24 X/i

Temp : 36,5oC

55
4. Kepala : kulit kepala : Bersih tidak ada benjolan

Distribusi rambut : Merata

5. Wajah :Closma gravidarum : Tidak ada

Oedema : Tidak ada

Pucat : Tidak ada

6. Mata : Konjungtiva : Merah muda

Scelera mata : Tidak ikterik

Oedema palfebra : Tidak ada

7. Hidung : Polip : Tidak ada

Pengeluaran : Tidak ada

8. Telinga : Serumen : Ada, dalam batas normal

Pengeluaran : Tidak ada

9. Mulut : Lidah : Bersih

Stomatitis : Tidak ada

Gigi caries : Ada

Berlobang : Tidak ada

Epulis pada gusi : Tidak ada

Tonsil : Tidak meradang

Pharing dan larynx : Tidak meradang

10. Leher : Kelenjar thyroid : Tidak membesar

Pembuluh limfe : Tidak membesar

11. Dada : Mammae : Simetris

Areola mammae : Mengalami hiperpigmentasi

55
Puting susu : Menonjol

Benjolan : Tidak ada

Pengeluaran :Tidak ada

12. Axilla : Kelenjar getah bening : Tidak ada

13. Abdomen : Pembesaran : Sesuai Usia Kehamilan

Linea : nigra

Strea : Tidak ada

Bekas luka operasi : Tidak ada

Pergerakan janin : Tidak ada

Leopold I :TFU 32 cm, teraba lunak membesar dan membula

(kesannnyabokong)

Leopold II : Abdomen kanan ibu teraba panjang, memapan,

(pumggung Bayi) pada abdomen kiri ibu terdapat

bagian yang kosong dan

Ada tonjolan-tonjolan kecil biasanya (siku-siku

dan jari-jari).

Leopold III : Pada bagian bawah teraba keras bulat dan

melenting(kesannya kepala) masih bisa

digoyangkan

Leopold IV : Kepala sudah masuk PAP 2/5

Auskultasi : DJJ : Ada Frekuensi : 141x/i

TBBJ : (32-11) x 155= 3.255gram

Pemeriksaan panggul luar

55
Distansia spinarum : Tidak dilakukan pemeriksaan

Distansia kristarum : Tidak dilalukan pemeriksaan

Konjungtiva eksterna : Tidak dilalukan pemeriksaan

Lingkar luar panggul : Tidak dilakukan pemeriksaan

14. Genitalia

- Vulva : Pengeluaran : Tidakada

Varices : Tidak ada

kemerahan lensi : Tidak ada

- Prenium :Bekas luka parut : Tidakada

Lain-lain : Tidak ada

15. Pinggang (periksa ketuk) CVAT : Tidak adanyeri

16. Ektermitas

Oedema pada tangan/jari : Tidak adaoedema

Oedema pada kaki/jari : Tidakada oedema

Varices : Tidak ada

Refleks patella : Tidakdilakukan

D. PEMERIKSAAN PENUNJANG

Hb : Tidak dilakukan pemeriksaan

Haemotoksil : Tidak dilakukan pemeriksaan

Protein urine : Tidak dilakukan pemeriksaan

Glukosa urine : Tidak dilakukan pemeriksaan

Golongan darah : Tidak dilakukan pemeriksaan

55
II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA MASALAH DAN KEBUTUHAN

A. Diagnosa: Ibu hamil G1P0A0,usia kehamilan 37 minggu lebih5 hari intra

uteri,puka presentasi kepala,kepala sudah masuk PAP janin

hidup,tunggal,keadaan umum ibu dan janin baik.

1. Ibu G1 P0 A0

Ds : Ibumengatakaninikehamilan yang pertama

Do : Padaperutibuterlihatlineanigra

Tampak pembesaran perut sesuai dengan kehamilan

2. Usia kehamilan 37 minggu lebih5 hari

Ds : Ibu mengatakan HPHT :17-12-2016

Do : Tanggal kunjungan :11-09-2017

HPHT 17-12-2016

Cara Menentukan Usia Kehamilan

Anamnese 11-09-2017

17-12- 2016 =

-6 9 x 4 = 36 minggu

9 x 2 = 18- 6= 12

=1 minggu 5 hari

36 minggu + 1 minggu 5= 37 minggu 5 hari

Jadi usia kehamilan 37 minggu 5 hari

55
II : B Mg H

12 2 0

1 4 2

2 4

3 4 3

4 4 2

5 4 3

6 4 2

7 4 3

8 4 3

9 1 4

35 22

35 mgg + 22 hari (3 mgg 1 hari ) = 38 mgg 1 hari

Jadi, usia kehamilan 38 minggu 1 hari

3. Intra Uteri

Ds : -

Do : - Adanya pembesaran abdomen sesuai usia kehamilan

-TFU 32cm,pada fundus teraba bulat,beast lunak, tidak meleting dan

Tidak dapat Digoyangkan kesannya (bokong)

4. Punggung Kanan

Ds : Leopold II :Ibu mengatakan adanya tendangan bayi pada bagian kiri

abdomen ibu

55
Do : pada abdomen ibu teraba panjang,memapan,memanjang,(punggung

Bayi) pada abdomen kiri ibu terdapat bagian kosong dan ada tonjolan-

tonjolan kecilkesannya (siku-siku dan jari-jari bayi)

5. Presentasi kepala

Ds :-

Do : Leopold III : pada bagian terbawah abdomen ibu teraba bulat, keras,

dan tidak melenting ( kesan kepala )

6. Kepala sudah masuk PAP

Ds :-

Do :-Leopold IV : kepala bayi sudah masuk PAP,dan tangan saling

berjauhan

7. Janin Hidup

Ds :Ibumengatakandangerakanjaninsepertimenendang

Do : Pergerakan janin terlihat dan teraba

DJJ : Ada, frekuensi 141 x/i

8. Janin Tunggal

Ds :Ibu merasa ada gerakan janin pada salah satu sisi perut ibu

Do :DJJ terdengarhanya di satu sisi abdomen ibu

9. Keadaan umum ibu dan janin baik

Ds :Ibu mengatakan merasa senang dengan kehamilannya dan ibu merasa dirinya

baik

Do : Vital Sign : TD : 110/70 mmHg

RR : 24 x/i DJJ : 141x/i

55
Pols : 80 x/i Temp : 36,50C

TBBJ : (32-11)×155=3.255 gram

B. Masalah :Nyeri pinggang dan sering BAK pada malam hari

C. Kebutuhan

1. Informasikan tentang hasil pemeriksaan ibu dan janin kepada keluarga

2. Berikan penkestentang :

- Pola istirahat

- Pola nutrisi dan cairan

- Personal hygiene

- BAK malam lahir

- Tanda tanda persalinan

- Persiapan persalinan

III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA DAN MASALAH POTENSIAL

Tidak ada

IV. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN AKAN TINDAKAN SEGERA

Tidak ada

V. PERENCANAAN

1.Informasikan kepada Ibu dan janin pada keluarga dengan hasil pemeriksaan

2. Berikan penkes tentang :

- Pola istirahat

- Pola nutrisi dan cairan

- Personal hygiene

55
- BAK malam lahir

- Tanda tanda persalinan

- Persiapan persalinan

VI. PELAKSANAAN

1. Informasikan kepada ibu tentang hasil pemeriksaan yang telah dilakukan

Vital sign : - TD : 110/80 mmHg

- RR : 24x/i

- Pols :80 x/i

- Temp : 36,50c

2. Memberikan penkes tentang

a.pola istirahat

Ibu istirahat minimal siang 2 jam dan malam 8 jam agar kebutuhan

istirahat tetap terpenuhi.

b. Pola Gizi ibu hamil

Menganjurkan ibu untuk makan-makanan yang bergizi seperti nasi,

lauk,sayur-sayuran, buah-buahan, dan jangan makan makanan yang

banyak serat,ataupun karbohidrat.

c. Personal hygine

Ibu harus memelihara kebersihan tubuh terutama pada daerah genetalia

seperti:

d. Mencuci daerah kemaluan setiap habis BAK/BAB dengan air bersih dari

atas kebawah

e. Memakai pakaian dalam dari bahan katun agar menyerap keringat

55
- ketidaknyaman trimester III

Menginformasikan kepada ibu bahwa nyeri pada pinggang disebabkan

pembesaran rahim.

- Tanda – tanda persalinan

a. Keluar lendir bercampur darah

b. Adanya kontraksi

c. Sakit panggul dan tulang belakang

d. Terasa nyeri diselengkangan

3. Mengajurkan ibu untuk kunjungan ulang 1 bulan atau ada keluhan

VII. EVALUASI

1.Ibu telah mengetahui hasil pemeriksaan

2. Ibu sudah mengerti tentang penkes yang telah diberikan dan bersedia

melaksanaan

3.kunjungan ulang

DOKUMENTASI KEBIDANAN

55
S : Ibu mengatakan ini kehamilan yang pertama

Ibu mengatakan adanya gerakan janin

Ibu mengatakan sering BAK pada malam hari

Nyeri pingang

Ibu mengatakan HPHT :17-12-2017

O : KeadaanumumIbudanjaninbaik

Status emosional : Baik

Vital sign : TD : 110/70 mmHg Pols :80 x/i

RR : 24 x/i

DJJ :141x/i TB :151 kg

A : Ibu G1P0A0, Usia kehamilan 37minggu lebih 5 hari intrauteri, punggung

kanan,presentasi kepala, janin hidup, tunggal,keadaan umum janin dan ibu

baik.

P :1. Menginformasikan keadaan umum ibu dan janin baik

:2. Berikan penkes tentang

- Pola istirahat

- Pola nutrisi dan cairan

- Personal hygiene

- BAK malam lahir

- Tanda tanda persalinan

- Persiapan persalinan

BAB V

55
PENUTUP

A. Kesimpulan

Kehamilan merupakan suatu proses merantai yang

berkeseimbangan dan terdiri dari ovulasi pelepasan sel telur,migrasi

spermatozoa dan ovum,konsepsi dan pertumbuhan zigot,nidasi

(implamentasi) pada uterus,pembentukan plesenta,dan tumbuh kembang

hasil konsepsi sampai aterm (manuaba,2010)

Kehamilan merupakan proses alamiah (normal) dan bukan proses

patologis,tetapi kondisi normal dapat menjagi patologi.menyadari hal

tersebut dalam melakukan asuhan tidak perlu melakukan intervensi-

intervensi yang tiadak perlu kecuali ada indikasi (sulistyawati,2002).

B. Saran

Kehamilan merupakan suatu keadaan yang psikologis,sebaiknya

perempuan yang sedang hamil mengurangi perkerjaan rumah tangga

sehingga tidak membuat mudah lelah.selain itu menjalani masa

kehamilannya di sertai dengan dukungan baik dari suami,keluarga,maupun

tenaga kesehatan dan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan ibu selama hamil.

55