Anda di halaman 1dari 2

PENGGUNAAN IPAL

NO. SOP : 870/SOP/A-2/932/IV/2017


TANGGAL PEMBUATAN : 01 April 2017
TANGGAL REVISI :
TANGGAL EFEKTIF : 19 April 2017
UPT PUSKESMAS DISAHKAN OLEH : Kepala
KESAMBEN UPT Puskesmas Kesamben

dr.Rofiq Ahmad
NIP. 19850321 201101 1 014
1. PENGERTIAN Instalasi pengolahan air limbah (IPAL) (wastewater treatment
plant, WWTP), adalah sebuah struktur yang dirancang untuk
membuang limbah biologis dan kimiawi dari air sehingga
memungkinkan air tersebut untuk digunakan pada aktivitas
yang lain.
2. TUJUAN Sebagai pedoman penatalaksanaan penggunaan IPAL.
3. KEBIJAKAN Permenkes Nomor 13 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan
Pollyanna Kesehatan Lingkungan di Puskesmas.
4. REFERENSI Petunjuk Operasional IPAL
5. ALAT DAN IPAL
BAHAN
6. PROSES 1. Semua aliran air limbah dari sumber limbah ke bak
pengumpul disambung, pompa di bak pengumpul
dihidupkan, sehingga aliran air limbah akan menuju ke bak
pemisah lemak yang yang menyatu dengan equalisasi.
2. Selanjutnya air limbah dari bak equalisasi dipompa ke IPAL
(bioreaktor/bak anaerobic aerobik dan pengendap akhir)
sampai mencapai level penuh.
3. Setelah IPAL penuh selanjutnya blower pada bak aerobik
dihidupkan dan cek apakah udara keluar melalui difuser
secara merata atau tidak.
4. Langkah selanjutnya adalah mengisi IPAL dengan bibit atau
seed mikroba atau bakteri. Seed mikroba diambilkan dari
instalasi pengolahan air limbah domestik yang sudah
diketahui kinerjanya berjalan dengan baik.
5. Selanjutnya hidupkan pompa sirkulasi, dengan demikian
mikroba lama kelamaan akan tumbuh dan melekat pada
permukaan media biofilter.
6. Pompa air limbah di bak equalisasi dihidupkan dan
kecepatan alir di atur.

7. UNIT TERKAIT Kesling


8. DOKUMEN -
TERKAIT
9. BAGAN ALIR -

Anda mungkin juga menyukai