Anda di halaman 1dari 3

1.

Menghitung jumlah tahap

Perhitungan jumlah tahap (jumlah pelat) berdasarkan data RUN 3

Diketahui :

a. Fraksi etanol di feed = 0.18


b. Fraksi air di feed = 0.82
c. Total Fraksi di feed (F) = 1
d. Fraksi etanol di distilat (Xa) = 0.19
e. Fraksi etanol di bottom (Xb) = 0.01
f. Laju aliran uap pemanas (V) = 0.8 kg per kg umpan
g. Untuk larutan encer etanol-air, garis kesetimbangan merupakan garis lurus, dan
dinyatakan oleh ye = 9 . Xe.

Ditanyakan : jumlah tahap (jumlah pelat)

Dijawab:

a. Mencari nilai ya* dan nilai yb* yaitu fraksi massa komponen A dan B didalam uap yang
berada pada kesetimbangan dengan arus tertentu zat cair

ya* = 9 x Xa yb* = 9 x Xb
= 9 x 0.19 = 9 x 0.1
= 1.71 = 0.9

b. Diagram Neraca bahan pada RUN 3


V = 70 kg/jam
ya* = 1.71

F=1
Xa = 0.19

L=1 V = 70 kg/jam
Xb = 0.1 yb = 0
c. Dicari nilai konsentrasi komponen A di dalam uap yang keluar dari kolom satu bagian
(ya). Nilainya didapatkan dari neraca etanol menyeluruh

V (ya-yb) = L (Xa-Xb)

Masukan nilai yang telah diketahui, maka :

0.8 (ya – 0) = 1 (0.19-0.1)

ya = 0,1125

Kemudian disubstitusikan kedalam persamaan

𝑦𝑎−𝑦𝑎∗
log(𝑦𝑏−𝑦𝑏∗)
𝑁= 𝑦𝑏∗ −𝑦𝑎∗
log( 𝑦𝑏−𝑦𝑎 )

0.1125 − 1.71
log(
𝑁= 0 − 0.9 )
0.9 − 1.71
log( )
0 − 0.1125

N = 0,29

Simpulan :

Maka jumlah tahap yang dibutuhkan adalah 1 tahap.


Berdasaarkan grafik keseimbangan Ethanol-Air