Anda di halaman 1dari 3

Rekayasa geoteknik - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas https://id.wikipedia.

org/wiki/Rekayasa_geoteknik

Rekayasa geoteknik
Rekayasa geoteknik adalah cabang teknik sipil yang terkait dengan perilaku
bumi atau tanah. Rekayasa geoteknik juga digunakan di teknik militer,
pertambangan, perminyakan, dan disiplin ilmu lainnya yang terkait dengan
konstruksi di atas atau di bawah permukaan. Rekayasa geoteknik
menggunakan prinsip mekanika tanah dan mekanika batuan untuk meneliti
kondisi di bawah permukaan dan materialnya, menentukan sifat fisik dan
mekaniknya, stabilitas lereng, menilai risiko yang dialami suatu konstruksi,
desain struktur pondasi, mengawasi kondisi konstruksi, dan lain lain[1][2]
Pondasi dangkal membagi
beban bangunan ke permukaan
bumi, bukan ke bawah
permukaan bumi seperti pondasi
Daftar isi pada umumnya

Sejarah
Mekanika Tanah
Sifat-Sifat Tanah
Berat Unit
Porositas
Lihat pula
Referensi
Bahan bacaan terkait

Sejarah
Manusia telah menggunakan tanah sebagai bahan untuk mengendalikan banjir, irigasi, pemakaman, pondasi
bangunan, dan sebagai bahan bangunan. Aktivitas pertama yang terkait dengan penggunaan bendungan dan kanal
untuk irigasi dan pengendalian banjir dilakukan setidkanya sejak 2000 SM di Mesir Kuno, Mesopotamia, dan kawasan
Hilal Subur, juga di Mohenjo Daro dan Harappa di Lembah Sungai Indus. Hingga abad ke 18, tidak ada basis ilmiah
yang tertulis mengenai konstruksi tersebut dan lebih banyak berada pada ranah seni dibandingkan sains, dan
kemampuan membangun diturunkan dari generasi ke generasi melalui guild mason atau perkumpulan tukang batu.[3]

Masalah terkait pondasi yang paling ternama adalah Menara Miring Pisa. Pada tahun 1717, Henri Gautier, insinyur
kerajaan Prancis mendapati keberadaan dua jenis tanah yang berbeda yang menjadi pondasi dasar dari Menara Pisa
yang menyebabkan perbedaan tekanan tanah secara lateral.[3][4]

Mekanika Tanah
Di rekayasa geoteknik, tanah dianggap material yang berwujud tiga fase terdiri dari : batuan atau partikel mineral, air,
dan udara. Rongga tanah, yang merupakan spasi antar partikel mineral, mengandung air dan udara.

1 dari 3 15/02/2018 12:26


Rekayasa geoteknik - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas https://id.wikipedia.org/wiki/Rekayasa_geoteknik

Sifat-sifat keteknikan tanah dipengaruhi oleh empat faktor utama :


dominasi ukuran partikel mineral, tipe partikel mineral, distribusi ukuran
butir, jumlah relatif mineral, air, dan kehadiran udara di matriks tanah.
Partikel halus didefinisikan sebagai partikel dengan diameter kurang dari
0.075mm

Sifat-Sifat Tanah Sebuah diagram fase dari tanah


yang mengindikasikan berat dan
Beberapa sifat-sifat penting dari tanah digunakan oleh ahli-ahli geoteknik
volume udara,tanah,air,dan rongga.
untuk menganalisis kondisis situs konstruksi, struktur penahan, desain
pekerjaan earthwork, dan pondasi adalah

Berat Unit
Adalah berat kumulatif dari partikel-partikel solid,air,dan udara dari suatu unit tanah. Udara sering diasumsikan tidak
memiliki berat

Porositas
Adalah rasio antara volume rongga (mengandung udara, air, dan fluida lainnya) pada tanah dengan volume tanah
keseluruhan. Porositas secara matematis berkaitan dengan rasio rongga dengan persamaan [5]

disini e adalah rasio rongga dan n adalah porositas

Lihat pula
Fisika tanah
Geologi
Ilmu tanah
Karl von Terzaghi
Landfill
Mekanika tanah
Pengendalian sedimen
Reklamasi lahan
Teknik sipil

Referensi
1. ^ Terzaghi, K., Peck, R.B. and Mesri, G. (1996), Soil Mechanics in Engineering Practice 3rd Ed., John Wiley &
Sons, Inc. ISBN 0-471-08658-4
2. ^ Holtz, R. and Kovacs, W. (1981), An Introduction to Geotechnical Engineering, Prentice-Hall, Inc. ISBN
0-13-484394-0

2 dari 3 15/02/2018 12:26


Rekayasa geoteknik - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas https://id.wikipedia.org/wiki/Rekayasa_geoteknik

3. ^ a b Das, Braja (2006). Principles of Geotechnical Engineering. Thomson Learning.


4. ^ Budhu, Muni (2007). Soil Mechanics and Foundations. John Wiley & Sons, Inc. ISBN 978-0-471-43117-6.
5. ^ "Void Ratio" (http://nptel.ac.in/courses/105103097/web/chap2final/s3.htm). NPTEL. Diakses tanggal 24 August
2015.

Bahan bacaan terkait


Holtz, R. and Kovacs, W. (1981), An Introduction to Geotechnical Engineering, Prentice-Hall, Inc. ISBN
0-13-484394-0
Bowles, J. (1988), Foundation Analysis and Design, McGraw-Hill Publishing Company. ISBN 0-07-006776-7
Cedergren, Harry R. (1977), Seepage, Drainage, and Flow Nets, Wiley. ISBN 0-471-14179-8
Kramer, Steven L. (1996), Geotechnical Earthquake Engineering, Prentice-Hall, Inc. ISBN 0-13-374943-6
Freeze, R.A. & Cherry, J.A., (1979), Groundwater, Prentice-Hall. ISBN 0-13-365312-9
Lunne, T. & Long, M.,(2006), Review of long seabed samplers and criteria for new sampler design, Marine
Geology, Vol 226, p. 145-165
Mitchell, James K. & Soga, K. (2005), Fundamentals of Soil Behavior 3rd ed., John Wiley & Sons, Inc. ISBN
978-0-471-46302-3
Rajapakse, Ruwan., (2005), "Pile Design ans Construction", 2005. ISBN 0-9728657-1-3
Fang, H.-Y. and Daniels, J. (2005) Introductory Geotechnical Engineering : an environmental perspective, Taylor &
Francis. ISBN 0-415-30402-4
NAVFAC (Naval Facilities Engineering Command) (1986) Design Manual 7.01, Soil Mechanics
(http://www.vulcanhammer.net/geotechnical/dm7_01.pdf), US Government Printing Office
NAVFAC (Naval Facilities Engineering Command) (1986) Design Manual 7.02, Foundations and Earth Structures
(http://www.vulcanhammer.net/geotechnical/dm7_02.pdf), US Government Printing Office
NAVFAC (Naval Facilities Engineering Command) (1983) Design Manual 7.03, Soil Dynamics, Deep Stabilization
and Special Geotechnical Construction, US Government Printing Office
Terzaghi, K., Peck, R.B. and Mesri, G. (1996), Soil Mechanics in Engineering Practice 3rd Ed., John Wiley & Sons,
Inc. ISBN 0-471-08658-4
Santamarina, J.C., Klein, K.A., & Fam, M.A. (2001), "Soils and Waves: Particulate Materials Behavior,
Characterization and Process Monitoring", Wiley, ISBN 978-0-471-49058-6
Firuziaan, M. and Estorff, O., (2002), "Simulation of the Dynamic Behavior of Bedding-Foundation-Soil in the Time
Domain", Springer Verlag.

Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rekayasa_geoteknik&oldid=13391943"

Halaman ini terakhir diubah pada 30 November 2017, pukul 04.02.

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi-BerbagiSerupa Creative Commons; ketentuan tambahan mungkin berlaku.
Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

3 dari 3 15/02/2018 12:26