Anda di halaman 1dari 7

TUGAS TEKNIK PEMBORAN 2

Coiled Tubing

Disusun Oleh :

Nama : Hasyim Alie


NIM : 113150118
Coiled Tubing
Teknologi Coiled tubing mulai dikembangkan di Indonesia pada tahun
1996. Coiled tubing adalah suatu tubing yang dapat digulung dan bersifat plastis,
terbuat dari bahan baja yang continue (tidak bersambung). Pada operasi pemboran
dengan menggunakan coiled tubing, drill pipe tidak digunakan pada pemboran
konvensional.
Pada pemboran coiled tubing, diperlukan bottom hole assembly yang
panjang untuk memberi beban pada bit tanpa menyebabkan buckling. Titik netral
ditempatkan di BHA agar tubing selalu dalam keadaan tension. Jika sudah
terdapat sumur vertikal, untuk pemboran horizontal dilakukan operasi milling
window pada casing (sidetracking). Pemboran coiled tubing dapat digunakan
untuk membor dalam kondisi underbalanced., sehingga dapat meminimalkan
kerusakan formasi, menaikkan laju penetrasi (rate of penetration), dan
menghilangkan diferential sticking.

Pertimbangan Pemakaian Coiled Tubing Drilling :


a. Kelurusan lubang
b. Pembersihan lubang
c. Biaya

Batasan Pemboran Coiled Tubing :


1. Batasan Berat Dan Ukuran
Ukuran dan berat peralatan coiled tubing ditentukan oleh material dan yield
strength, sedangkan panjangnya dibatasi oleh ukuran reel dan batasan berat.
2. Batasan Mekanis
Untuk menghitung gaya dalam tubing diperlukan tubing forces model. Saat
tubing mengalami gaya kompresional, mula-mula akan terjadi bentuk
sinusoidal. Setelah gaya meningkat akan menjadi bentuk helical, sehingga
gaya gesek dengan dinding lubang me-ningkat. Jika gaya gesek meningkat
sampai tubing terkunci di lubang akan terjadi lock-up. Pada kondisi ini tubing
tidak dapat lagi didorong lebih jauh. Penambahan gaya di permukaan (slack-
off) tidak akan menambah beban di dasar lubang. Panjang bagian horizontal
yang dapat dibor dengan suatu WOB di dasar lubang disebut maximum
drainhole length.

Fungsi Coiled Tubing :


a. Penggunaan Unconvensional :
- Menurunkan packer dan penataan bridge plugs
- Coiled tubing Conveyed perforating(CTCP)
- Survei tekanan dan temperature
- Pemasangan gravel pack
- Fishing
b. Penggunaan sebagai wireline :
- Perforasi
- Penggambaran metoda produksi
- Test In-situ stress
- Keperluan logging (pada kondisi open hole dan cased hole)
c. Penggunaan konvensional :
- Drill Stem Test
- Media untuk injeksi fluida untuk stimulasi
- Untuk memisahkan zona produksi pada squeeze cementing
-
Komponen- komponen Coiled tubing :
Peralatan Di Atas Permukaan
a. Tubing Injector Heads
Merupakan tubing yang dapat diangkat atau dapat
digunakan untuk mengetahui peralatan downhole
maupun keadaan dasar tubing yang terdiri atas :
Hydroulic motors, Drive chains (rantai), Chain
tensioners, Gooseneck, Weight indicator.
Fungsi dari Tubing Injector Heads adalah :
1. Menanggulangi/mengatasi gesekan dari dinding lubang sumur
2. Menyediakan/memberikan daya dorong yang dibutuhkan untuk
mendorong tubing masuk ke dalam sumur
b. Coiled Tubing Reel
Coiled tubing reel terbuat dari baja yang mempunyai diameter tertentu
sesuai dengan ukuran dari coiled tubing. Reel dikendalikan oleh hydraulic
motor yang dilengkapi dengan peralatan untuk menjaga reel dari sistem
hydraulic bilamana terjadi kesalahan mekanik ataupun kesalahan operator.
Dilengkapi dengan breaking system untuk menjaga putaran reel (menahan
dan melambatkan putaran reel) dan selama control valve dari injector heads
pada posisi netral. Fungsinya sebagai tempat (wadah) bagi coiled tubing.
Tubing digulung kedalam reel melaui mekanisme yang disebut levelwind
assembly agar tubing dapat teratur terbungkus di reel.
c. Power Pack
Berfungsi untuk memberikan tenaga hidrolik untuk mengoperasikan dan
mengontrol unit coiled tubing dengan peralatan pengontrol tekanan. Terdiri
dari diesel engine sebagai penggerak untuk mengatur system dan sirkulasi
suplai pompa hydraulic dengan tekanan dan laju aliran yang dikehendaki.
d. Control Cabin
Merupakan ruangan yang merupakan tempat dari control console yang
berfungsi untuk mengontrol pengoperasian dan memonitor component coiled
tubing unit.
e. Stripper
Digunakan untuk memberikan tekanan kecil untuk menutup dan
mengerakkan coiled tubing masuk atau keluar dari sumur sehingga tidak terjadi
hubungan antara tekanan sumur dengan tekanan permukaan. Tekanan pada
stripper dapat diatur oleh operator didalam kontrol kabin.
f. BOP (Blow Out Preventer) Stack
Digunakan untuk melindungi coiled tubing dan mengisolasi tekanan dalam
lubang sumur, melindungi pada saat terjadi situasi darurat (blow out).
Peralatan Di Bawah Permukaan
a. Connector
Digunakan untuk menghubungkan bermacam-macam peralatan bawah
permukaan dengan ujung dari coiled tubing.
b. Check Valve
Digunakan untuk mencegah masuknya aliran balik fluida sumur ke dalam
coiled tubing.
c. Swivel Joint
Digunakan untuk menyusun agar peralatan peralatan bawah permukaan
dapat dirangkaikan secara berurutan dan dapat digerakkan atau diputar.
d. Release Joint
Digunakan untuk melepas string kerja coiled tubing string, metoda yang
digunakan adalah :
 Tension-Active Release Joint
Dengan menganggap sebagian sebuah titik lemah di dalam tool string
sebelum mengakibatkan beberapa kerusakan dalam tool string retrieve atau
coiled tubing, menggunakan shear pin atau screw.
 Pressure-Active Release Joint
Digerakkan dengan menggunakan tekanan yang melewati coiled tubing,
kemudian berbalik dengan menggunakan perbedaan tekanan didalam dan
diluar coiled tubing, ini menggunakan semacam bola didalamnya.
e. Debris filter
Digunakan bersama dengan peralatan – peralatan Coiled Tubing di bawah
permukaan yang lain dan sangat peka sebagai penyaring material-material
tertentu yang berukuran kecil.
f. Nozzle dan Jetting Subs
Salah satu bagian sirkulasi yang pada ujungnya memiliki ukuran yang
relatif kecil dibanding pada bagian lain. Dengan demikian pada bagian yang
lebih kecil pancaran fluidanya akan lebih keras. Biasanya digunakan untuk
membersihkan scale yang lunak.

g. Centralizer
Peralatan bawah permukaan yang berfungsi untuk :
 Menjaga agar peralatan coiled tubing tetap ditengah-tengah lubang
bor.
 Mencegah rintangan dalam lubang bor.
 Meminimalkan distorsi
 Memberikan stabilitas ketika operasi pemboran
 Memeberikan tempat untuk aliran fluida.
h. Jars
Alat yang menghasilkan sebuah efek kejut (sentakan) ke atas
terhadap pipa di bawah jars bila terjadi stuck (jepitan).
Tipe Jars :
 Tenaga mekanik
 Tenaga hidrolik
 Fluida (imopact drill)
i. Accelerator
Alat ini digunakan bersama-sama dengan jars dalam operasi
pemancingan.

Keuntungan Coiled Tubing Drilling :


a. Pemboran melalui tubing
b. Pemboran dilakukan secara underbalance
c. Bersifat ringan dan mudah dalam pemindahan
d. Tingkat keamanan tinggi
e. Lebih ekonomis dalam operasional
Kerugian Coiled Tubing Drilling :
a. Ketidakmampuan membuat diameter lebih besar
b. Coiled tubing tidak dapat berputar pengaturan arah pada directional
drilling sehingga harus digunakan downhole tools
c. Sulit dalam meramalkan ketepatan kelelahan coiled tubing yang digunakan
selama operasi pemboran.