Anda di halaman 1dari 88

PETUNJUK TEKNIS

PENYALURAN DAN PEMANFAATAN


BANTUAN PEMERINTAH UNTUK
PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS PESANTREN

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MEMENGAH
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
TAHUN 2016
Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

KATA PENGANTAR

Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem


Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47
Tahun 2008 tentang Wajib Belajar, Instruksi Presiden nomor 5 tahun
2006 tentang Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar
Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara
merupakan indikasi yang sangat nyata upaya Pemerintah Indonesia dalam
meningkatkan mutu sumberdaya manusia agar mampu bersaing dalam
era keterbukaan dan globalisasi.

Salah satu implikasi yang melekat pada Direktorat Pembinaan SMP , Ditjen
Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, yang merupakan realisasi dari peraturan -peraturan
perundangan tersebut dapat diukur dari Angka Partisipasi Kasar (APK)
SMP/MTs/Sederajat tahun ajaran 2014/2015 yang mencapai 100,51%.
Angka partisipasi tersebut sudah melebihi target amanat Inpres No. 5
Tahun 2006 sebesar 95.0%. Sebagai bangsa yang memiliki visi ke depan
dan sesuai cita kelima (meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia),
dan cita ke delapan (melakukan revolusi karakter bangsa) dari Sembilan
nawacita Presiden RI, pembangunan dan peningkatan sumber daya
Indonesia melalui pendidikan memerlukan jumlah dan kualitas sumber
daya manusia yang memadai.

Direktorat Pembinaan SMP telah menyusun berbagai kebijakan dan


strategi yang kemudian dijabarkan dalam bentuk progr am dan kegiatan
yang dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi. Kebijakan dan
program tersebut diharapkan dapat menunjang tercapainya Visi
Direktorat Pembinaan SMP yaitu ‘Terbentuknya Insan serta Ekosistem
Pendidikan SMP yang Berkarakter dengan Berland askan Gotong Royong’
agar menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang memadai.

Agar program dan/atau kegiatan tersebut mencapai target yang


ditetapkan sesuai prosedur dan ketentuan, Direktorat Pembinaan SMP
menerbitkan Buku Panduan Pelaksanaan untuk masing-masing program
dan/atau kegiatan, baik yang pengelolaannya dilaksanakan di tingkat
pusat, provinsi, LPMP, kabupaten/kota, maupun yang langsung dikelola
oleh sekolah.

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | iii


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Dengan buku panduan ini diharapkan pihak -pihak yang terkait dengan
penyelenggaraan program di semua tingkatan dapat memahami dan
melaksanakan dengan amanah, efektif dan efisien pada seluruh proses
kegiatan mulai dari penyiapan rencana, pelaksanaan, sampai dengan
monitoring, evaluasi dan pelaporannya.

Akhirnya, kami mengharapkan semua pihak terkait mempelajari dengan


seksama dan menjadikannya sebagai pedoman serta acuan dalam
pelaksanaan seluruh program atau kegiatan pembangunan pendidikan
tingkat Sekolah Menengah Pertama tahun anggaran 201 6.

Jakarta, Maret 2016


Direktur
Pembinaan Sekolah Menengah Pertama,

Dr. Supriano, M.Ed.


NIP. 19620816 199103 1 001

iv | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................... III


DAFTAR ISI ....................................................................................................... V
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 1
A. LATAR BELAKANG ............................................................................... 1
B. PENGERTIAN ...................................................................................... 2
C. DASAR HUKUM .................................................................................. 2
D. TUJUAN............................................................................................. 4
E. PEMBERI BANTUAN ............................................................................. 5
F. BENTUK BANTUAN .............................................................................. 5
G. WAKTU PELAKSANAAN ........................................................................ 5
BAB II PENETAPAN SASARAN DAN RINCIAN JUMLAH ANGGARAN .................. 7
A. PENETAPAN SASARAN.......................................................................... 7
B. PERSYARATAN PENERIMA BANTUAN .................................................... 10
C. ALOKASI ANGGARAN DAN RINCIAN JUMLAH BANTUAN ........................... 10
BAB III MEKANISME PENCAIRAN DAN PENYALURAN BANTUAN .................... 11
A. TATA KELOLA PENCAIRAN DANA BANTUAN ........................................... 11
B. LANGKAH PENCAIRAN DAN PENYALURAN BANTUAN .............................. 12
BAB IV PENGELOLAAN DANA BANTUAN ........................................................ 15
A. PEMANFAATAN BANTUAN .................................................................. 15
B. PENGELOLA PROGRAM ...................................................................... 20
C. PENATALAKSANAAN KEUANGAN.......................................................... 22
D. KETENTUAN PERPAJAKAN................................................................... 24
E. PENGEMBALIAN SISA DANA KE KAS NEGARA ......................................... 24
BAB V MONITORING, SUPERVISI, DAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN 27
A. MONITORING DAN SUPERVISI ............................................................. 27
B. PELAPORAN ..................................................................................... 27
C. SANKSI ............................................................................................ 27
LAMPIRAN-LAMPIRAN R (PERENCANAAN) .................................................... 33
LAMPIRAN-LAMPIRAN K (KEUANGAN) ......................................................... 63
LAMPIRAN-LAMPIRAN L (PELAPORAN) ........................................................ 76

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | v


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sekolah Berbasis Pesantren (SBP) merupakan salah satu pusat pembentukan
karakter anak, kepribadian, akhlak mulia, dan pendidikan karakter luhur
sesuai dengan nilai-nilai agama Islam. Seiring dengan perkembangan zaman,
tuntutan era global, dan sekaligus tuntutan masyarakat, maka banyak pondok
pesantren salafiyah maupun pondok pesantren modern yang menambahkan
program pendidikan formal bagi para santrinya. Pendidikan formal yang
ditawarkan dapat berbentuk pendidikan taman kanak-kanak, SD, SMP, SLA
dan bahkan sampai dengan perguruan tinggi. Pengelolaan pendidikan ini
dilakukan dengan mengikuti UUSPN dan regulasi lainnya.
Eksistensi pesantren yang demikian itu ternyata telah mampu membantu
tercapainya penuntasan wajib belajar 9 tahun. Seiring dengan misi
Kemdikbud, khususnya dalam pendidikan dasar, pencapaian Wajar Dikdas
sampai dengan tahun 2014 telah mencapai APK sebesar 100.51%. Dengan
pencapaian ini maka tahun-tahun mendatang diharapkan mampu memenuhi
peningkatan penuntasan Wajar Dikdas dan sekaligus yang bermutu.
Dengan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP) yang diamanatkan
dalam UUSPN dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013, pemerintah
telah mengambil kebijakan untuk mendorong agar pondok pesantren yang
menyelenggarakan pendidikan formal tersebut mampu untuk memenuhi SNP,
baik dari sisi standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar
penilaian, standar sarana dan prasarana, standar pendidik dan tenaga
kependidikan, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan pendidikan.
Sekolah-sekolah dalam pondok pesantren yang telah dilakukan pembinaan
atas kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan
Kementerian Agama mulai tahun 2008 adalah sebanyak 267 SMP yang
tersebar pada 34 provinsi di Indonesia.

Fakta yang ada di lapangan menunjukkan bahwa pendidikan formal SMP di


pondok pesantren belum semuanya mampu memenuhi SNP minimal. Untuk
itu berbagai langkah kebijakan telah diambil antara lain dalam bentuk
bantuan untuk pemenuhan ketersediaan sumber daya pendidikan, seperti

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 1


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

bantuan pembangunan RKB dan ruang belajar lainnya, alat pembelajaran,


workshop pengembangan KTSP, bimbingan teknis penguatan pembelajaran,
bantuan pembinaan SBP, bantuan pengembangan SBP.
Untuk memperkuat kemampuan SMP Berbasis Pesantren dalam mencapai
tujuan, pada tahun 2016 Direktorat Pembinaan SMP akan melanjutkan
program bantuan pembinaan SBP (BP-SBP) yang telah dimulai tahun 2011.
Bantuan pembinaan SBP ini mulai tahun 2016 diubah namanya menjadi
Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesanren (BPPM-
SBP).
B. Pengertian
Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren adalah
bantuan berupa uang tunai yang disalurkan oleh Direktorat Pembinaan SMP
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan kepada SMP Berbasis Pesantren untuk mendorong sekolah
dalam meningkatkan mutu pendidikan. Bantuan Pemerintah untuk
Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren dimaksudkan untuk membantu
SMP Berbasis Pesantren meningkatkan kemampuannya dalam mencapai
standar nasional pendidikan, yang mencakup standar isi; standar proses;
standar kompetensi lulusan; standar pendidik dan tenaga kependidikan;
standar sarana dan prasarana; standar pengelolaan; standar pembiayaan; dan
standar penilaian pendidikan.
C. Dasar Hukum
Implementasi Program Sekolah Menengah Pertama Berbasis Pesantren dan
bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren
mengacu kepada berbagai peraturan perundangan yang berlaku:
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang
Sistem Pendidikan Nasional;
2. Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana
Pembangunan Nasional Tahun 2005-2025;
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan yang telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2007 tentang
Pendidikan Agama dan Keagamaan;

2| Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16


Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru;
6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 19
Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan
Pendidikan Dasar dan Menengah;
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 24
Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah
Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), Sekolah Menengah
Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), dan Sekolah Menengah
Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA);
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39
Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan;
9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 24 Tahun 2013 tentang Pedoman Umum Pengelolaan dan
Pertanggungjawaban Belanja Bantuan Sosial di Lingkungan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan
10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan
Dasar dan Menengah;
11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan
Menengah;
12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan
Menengah;
13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan;
14. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 68 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum
Sekolah Mengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah;
15. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 71 Tahun 2013 tentang Buku Teks Pelajaran dan Buku Pedoman
Guru untuk Pendidikan Dasar dan Menengah;

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 3


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

16. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia


Nomor 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum;
17. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 160 Tahun 2014 tanggal 11 Desember 2014 tentang Pemerlakuan
Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013;
18. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor
168/PMK.05/2015 tanggal 3 September 2015 tentang Mekanisme
Pelaksanaan Anggaran Banttuan Pemerintah pada kementerian
Negara/Lembaga.
19. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 6 Tahun 2016 tanggal 22 Pebruari 2016 tentang Pedoman Umum
Penyaluran Bantuan Pemerintah di Lingkungan Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan;
20. Surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor :
179342/MPK/KR/2014 Tanggal 5 Desember 2014 Perihal : Pelaksanaan
Kurikulum 2013;
21. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Nomor 160 Tahun 2014 tanggal 11 Desember 2014 tentang Pemerlakuan
Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013;
22. Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Direktur Jenderal
Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor :
5685/C/KR/2014 dan Nomor : 8014/D/KP/2014 tanggal 30 Desember
2014 tentang Sekolah yang Melaksanakan Kurikulum Tahun 2006 dan
Kurikulum 2013
23. Kesepakatan Bersama antara Direktur Pembinaan Sekolah Menengah
Pertama dan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Nomor:
1763.1/C3/KP/2013 dan Nomor: Dj.I/Dt.i.III/3/PP.00.7/2509/2013
tentang Pengembangan Sekolah Menengah Pertama Berbasis Pesantren
D. Tujuan
Pemberian bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis
Pesantren bertujuan agar SMP Berbasis Pesantren secara nyata lebih mampu
dalam usahanya mewujudkan tercapainya delapan standar nasional
pendidikan, yaitu : standar isi; standar proses; standar kompetensi lulusan;
standar pendidik dan tenaga kependidikan; standar sarana dan prasarana;
standar pengelolaan; standar pembiayaan; dan standar penilaian pendidikan.

4| Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

E. Pemberi Bantuan
Bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren
Tahun 2016 diberikan oleh Direktorat Pembinaan SMP Direktorat Jenderal
Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
F. Bentuk Bantuan
Bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren
diberikan dalam bentuk uang tunai yang pemanfatannya dilakukan oleh
sekolah penerima bantuan berdasarkan rencana pengeluaran yang disusun
dalam Rencana Penggunaan Bantuan yang telah disetujui oleh Direktorat
Pembinaan SMP dan berdasarkan Petunjuk Teknis Penyaluran dan
Pemanfaaan Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis
Pesantren Tahun 2016.
G. Waktu Pelaksanaan
Bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren tahun
2016 disalurkan pada tahun anggaran 2016 dan pelaksanaan kegiatan di
sekolah dilakukan pada tahun 2016 .

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 5


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

BAB II
PENETAPAN SASARAN DAN RINCIAN JUMLAH ANGGARAN

A. Penetapan Sasaran
Bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren
(BPPM-SBP) tahun 2016 diberikan kepada SMP Berbasis Pesantren yang
masuk dalam program Pembinaan SMP Berbasis Pesantren Direktorat
Pembinaan SMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Direktorat
Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama, yang
dilaksanakan sejak tahun 2008.
Sasaran penerima bantuan lanjutan dari tahun-tahun sebelumnya adalah
penerima bantuan tahun-tahun sebelumnya yang belum lima tahun
menerima bantuan pembinaan SMP Berbasis Pesantren.
Sasaran baru penerima bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP
Berbasis Pesantren (BPPM-SBP) tahun 2016 adalah SMP yang lulus verifikasi
sebagai binaan Direktorat Pembinaan SMP Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan dan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren
Kementerian Agama, yang dilakukan dengan langkah-langkah: identifikasi
pondok penyelenggara SMP, seleksi bakal calon SMP/pondok yang akan
diverifikasi, pelaksanaan verifikasi, penetapan SMP Berbasis Pesantren.
1. Identifikasi Pondok Pesantren Penyelenggara SMP
Identifikasi calon SMP Berbasis Pesantren yang akan diverifikasi dilakukan
melalui koordinasi dengan pihak Direktorat Pendidikan Diniyah dan
Pondok Pesantren Kementerian Agama, Kantor Wilayah Kementerian
Agama daerah, serta pondok pesantren/SMP di daerah. Identifikasi
dilakukan dengan meneliti dan menelaah data pondok pesantren yang
menyelenggarakan SMP. Hasil kegiatan koordinasi tersebut diperoleh
data-data SMP yang ada di pesantren atau pesantren yang
menyelenggarakan SMP.
2. Seleksi Bakal Calon SMP Berbasis Pesantren
Seleksi bakal calon dilakukan untuk menetapkan SMP/pondok pesantren
yang akan diverifikasi. SMP yang ditetapkan sebagai bakal calon adalah
yang memenuhi kriteria : rombongan belajar sudah memenuhi seluruh
kelas (ada kelas 7, kelas 8, dan kelas 9), memiliki tanah yang memadai,
diutamakan di daerah yang belum ada SBP. Melalui beberapa kali

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 7


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

pertemuan Tim SBP (dari Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat


Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama, dan
Center for Research and Development in Education/CERDEV UIN Syarif
Hidayatullah Jakarta) menetapkan SMP/pondok pesantren yang layak
untuk diverifikasi.
3. Pelaksanaan Verifikasi
Kegiatan verifikasi ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana SMP
yang sudah teridentifikasi melalui data-data sekunder, layak untuk
dimasukkan dalam program pembinaan SMP Berbasis Pesantren. Secara
lebih khusus, tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan verifikasi
tersebut adalah diperolehnya:
a. Data dan informasi tentang kondisi sumber daya pendidikan yang
dimiliki pondok pesantren dan SMP;
b. Data dan informasi tentang proses pembelajaran yang berlangsung
di pondok pesantren dan di SMP;
c. Data dan informasi tentang komitmen pengasuh pondok dan
stakeholders lain yang ada di lingkungan pondok dan SMP;
d. Data dan informasi tentang kekuatan dan kelemahan pondok
pesantren dan SMP sebagai calon penyelenggara program
pembinaan SMP Berbasis Pesantren.
Petugas Verifikasi Calon SMP Berbasis Pesantren (SBP) terdiri dari tenaga-
tenaga dari Direktorat Pembinaan SMP Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, Direktorat Pendidikan Diniyah dan pondok Pesantren
Kementerian Agama, tenaga dari Central for Research and Development
in Education (CERDEV) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan tenaga lain
yang kompeten.
Responden dalam kegiatan verifikasi program SBP meliputi:
a. Pimpinan/pengasuh pondok pesantren;
b. Kepala Sekolah SMP;
c. Guru;
d. Pegawai Tata Usaha;
4. Pengolahan Hasil Verifikasi
Hasil kegiatan pengumpulan data dan informasi diolah dalam tiga tahap,
meliputi :
a. Tabulasi data mencakup komponen-komponen yang terdapat dalam
Daftar Isian,

8| Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

b. Analisis Data Esensial yang merangkum data-data elementer terkait


dengan kepentingan penetapan sebagai pelaksana program
pembinaan SBP, termasuk nilai yang diperoleh melalui instrumen.
c. Analisis Kekuatan dan Kelemahan yang merupakan hasil simpulan
petugas setelah melakukan kegiatan pendataan, wawancara, dan
observasi lapangan.
5. Penetapan Calon SMP Berbasis Pesantren
Sekolah Menengah Pertama dan Pondok Pesantren dinyatakan
memenuhi syarat untuk dimasukkan dalam Program Pembinaan SMP
Berbasis Pesantren (SBP) apabila memenuhi kriteria sebagai berikut:
a. Memiliki lahan untuk pengembangan SMP Berbasis Pesantren
sekurang-kurangnya 3.000 m2
b. Jumlah siswa sekurang-kurangnya 75 orang.
c. Memiliki asrama sebagai tempat tinggal siswa/santri
d. Ada santri/siswa SMP bermukim di pesantren.
e. Pondok Pesantren dan SMP yang ada memiliki potensi untuk
dikembangkan.
f. Memiliki manajemen yang baik.
g. Pengasuh Pondok Pesantren/pengurus Yayasan Pondok Pesantren
dan Kepala SMP memiliki komitmen yang tinggi dalam rangka
penuntasan wajib belajar 9 tahun dan peningkatan mutu pendidikan.
h. Pengasuh Pondok Pesantren dan Kepala SMP bersedia mengikuti
aturan penyelenggaraan SBP yang telah disepakati oleh Direktorat
Pembinaan SMP Kemdikbud dan Direktorat Pendidikan Diniyah dan
Pondok Pesantren Kementerian Agama.
i. Telah diverifikasi oleh Tim Direktorat Pembinaan SMP yang bekerja
sama dengan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren,
dan CERDEV UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan nilai sekurang-
kurangnya 60.
j. Disetujui dalam rapat penetapan calon SBP.
Berdasarkan kriteria di atas rapat Tim SBP dari Direktorat Pembinaan
SMP, Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pesantren, serta CERDEV,
menetapkan SMP/pondok yang masuk dalam program pembinaan SMP
Berbasis Pesantren. Dalam keadaan tertentu, seperti memiliki nilai
strategis dalam penuntasan wajib belajar 9 tahun yang bermutu atau
pengembangan pendidikan lainnya, SMP hasil verifikasi yang tidak
memenuhi seluruh kriteria dapat dipertimbangkan sebagai calon SMP
binaan

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 9


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

B. Persyaratan Penerima Bantuan


Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren tahun
2016 diberikan kepada sekolah yang telah memenuhi syarat sebagai berikut.
1. SMP calon penerima bantuan adalah SBP Berbasis Pesantren binaan
Direktorat Pembinaan SMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
dan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian
Agama;
2. Mempunyai kepala sekolah definitif yang diangkat dengan Surat
Keputusan yang sah;
3. Memiliki rekening atas nama sekolah;
4. Memiliki alamat yang jelas mudah dihubungi bila diperlukan, baik
mengenai lokasi sekolah termasuk nomor telepon dan email;
5. Memiliki Rencana kerja Sekolah dan Rencana Kegiatan dan Anggaran
Sekolah;
6. Memiliki rencana Pengeluaran Dana Bantuan Pemerintah untuk
Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren Tahun 2016 yang telah
disetujui oleh Direktorat Pembinaan SMP;
7. Tidak termasuk SMP yang sudah menerima bantuan pembinaan SMP
Berbasis Pesantren selama 5 tahun berturut-turut.
C. Alokasi Anggaran dan Rincian Jumlah Bantuan
Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren 2016
berasal dari anggaran Program Penjaminan Kepastian Layanan Pendidikan
SMP/SMPLB Direktorat Pembinaan SMP Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar
dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 yang
diberikan dengan sistem paket dengan nilai paket bantuan @ Rp
30.000.000,00. Setiap sekolah dapat menerima lebih dari satu paket.
Penetapan jumlah paket yang diterima oleh sekolah didasarkan pada
besarnya jumlah siswa, sebagai berikut: (1) Jumlah siswa ≤ 576 = 1 paket; dan
(2) Jumlah siswa ≥ 577 = 2 paket.

10 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

BAB III
MEKANISME PENCAIRAN DAN PENYALURAN BANTUAN

A. Tata Kelola Pencairan Dana Bantuan


Langkah-langkah yang dilakukan dalam rangka proses pencairan dana
bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren Tahun
2016 adalah sebagai berikut:
1. Persiapan
Direktorat Pembinaan SMP melakukan:
a. Penyusunan petunjuk teknis penyaluran dan pemanfaatan bantuan;
b. Penetapan SMP calon penerima bantuan;
c. Persiapan workshop penyaluran dan pemanfaatan bantuan.
2. Perencanaan
a. Sekolah calon penerima bantuan pemerintah untuk peningkatan
mutu SMP Berbasis Pesantren Tahun 2016 melaksanakan kegiatan:
1) Menyusun Rencana Penggunaan Bantuan Pemerintah untuk
Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren (RP-BPPM-SBP) yang
berisi:
a) Profil Pondok Pesantren dan SMP Tahun 2016 (Lampiran
R.1)
b) Rencana Kerja Sekolah (RKS)(Lampiran R.2)
c) Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) (Lampiran
R.4)
d) Rencana Pengeluaran Dana Bantuan Pemerintah untuk
Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren Tahun 2016
(Lampiran R.5);
e) Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (Lampiran R.6)
RP-BPPM-SBP diajukan dalam bentuk terjilid rapih dengan cover
seperti contoh dalam lampiran R.6, warna hijau.
2) Menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan untuk pencairan
bantuan: Rekening atas nama sekolah, SK Pengangkatan Kepala
Sekolah;

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 11


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

3) Mengikuti workshop penyaluran dan pemanfaatan bantuan


pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren
Tahun 2016
b. Direktorat Pembinaan SMP melaksanakan kegiatan:
1) Workshop penyaluran dan pemanfaatan bantuan pemerintah
untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren ;
2) Penilaian dan persetujuan RKS dan RKAS (dilaksanakan dalam
workshop penyaluran dan pemanfaatan bantuan pemerintah
untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren );
3) Penyiapan penandatanganan berkas pencairan dana bantuan
pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren .
3. Workshop Bantuan PPM-SBP
Dalam rangka koordinasi, sosialisasi, dan penyusunan berkas pencairan
BPPM-SBP diperlukan Workshop Penyaluran dan Pemanfaatan Bantuan
Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren. Kegiatan
workshop diikuti oleh kepala sekolah, berisi kegiatan:
a. Sosialisasi mekanisme penetapan sekolah calon penerima BPPM-SBP.
b. Penjelasan teknis pemanfaatan bantuan pemerinatah untuk
peningkatan mutu SMP Berbasis PesantrenTahun 2016.
c. Penyusunan dan penandatanganan Surat Perjanjian Pemberian
Bantuan (SPPB) dan menyerahkan berkas pencairan.
d. Penyusunan dan penandatanganan Surat Pernyataan Kesanggupan
Melaksanakan Pekerjaan sesuai dengan Ketentuan.
e. Penandatanganan Surat Pernyataan bahwa sekolah tersebut tidak
menerima bantuan serupa 3 (tiga) tahun terakhir
B. Langkah Pencairan dan Penyaluran Bantuan
1. Pencairan bantuan dilaksanakan berdasarkan perjanjian kerjasama
antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program Penjaminan Kepastian
Layanan Pendidikan SMP/SMPLB Direktorat Pembinaan SMP Direktorat
Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Tahun 2016 dengan kepala sekolah penerima bantuan yang
telah ditetapkan dalam Surat Keputusan
2. Perjanjian kerja sama dimaksud paling sedikit memuat:
a. hak dan kewajiban kedua belah pihak;
b. jumlah bantuan operasional yang diberikan;
c. tata cara dan syarat penyaluran;

12 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

d. pernyataan kesanggupan penerima Bantuan Pemerintah untuk


menggunakan bantuan sesuai rencana yang telah disepakati;
e. pernyataan kesanggupan penerima Bantuan Pemerintah untuk
menyetorkan sisa dana yang tidak digunakan ke Kas Negara;
f. ketentuan tentang sanksi bagi penerima bantuan yang
menyalahgunakan bantuan;
g. penyampaian laporan berkala penggunaan dana kepada PPK;
h. Penyampaian laporan pertanggungawaban kepada PPK setelah
pekerjaan selesai atau akhir tahun anggaran.
I
3. Pencairan dana bantuan diberikan dalam bentuk uang kepada penerima
bantuan
4. Pencairan dana bantuan dilakukan sekaligus ke rekening sekolah.
5. PPK melakukan pengujian dokumen permohonan pencairan dana yang
diajukan penerima bantuan sesuai dengan Petunjuk Teknis
penyaluran Bantuan Pemerintah. Apabila dalam pengujian menemukan
hal-hal yang tidak sesuai dengan Petunjuk Teknis penyaluran Bantuan
Pemerintah, PPK menyampaikan informasi kepada penerima bantuan
untuk melengkapi dan memperbaiki dokumen.
6. PPK menandatangani perjanjian kerja sama dan mengesahkan
kuitansi bukti penerimaan uang serta menerbitkan SPP untuk
pencairan sekaligus setelah dalam pengujian telah sesuai dengan
Petunjuk Teknis penyaluran Bantuan Pemerintah.
7. SPP disampaikan kepada PP-SPM.
8. Pengajuan permohonan pembayaran dilampiri :
a. perjanjian kerjasama yang telah ditandatangani oleh penerima
bantuan; dan
b. kui tansi bukti penerimaan uang yang telah ditandatangani oleh
penerima bantuan

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 13


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

BAB IV
PENGELOLAAN DANA BANTUAN

A. Pemanfaatan Bantuan
Garis besar pemanfaatan bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP
Berbasis Pesantren 2016 diatur sebagai berikut.
1. Bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren
dipergunakan untuk membiayai kegiatan pemenuhan kebutuhan tujuh
dari delapan standar nasional pendidikan, yaitu: standar isi; standar
proses; standar kompetensi lulusan; standar pendidik dan tenaga
kependidikan; standar sarana dan prasarana; standar pengelolaan; dan
standar penilaian pendidikan.
2. Beberapa contoh kegiatan disajikan di bawah ini merupakan menu
jabaran dari standar nasional pendidikan yang dapat dipilih oleh sekolah.
Menu ini merupakan rujukan, sekolah-sekolah tidak harus menyusun
kegiatan yang sama. Kegiatan yang dipilih harus sesuai dengan kebutuhan
masing-masing. Yang perlu diingat, sekolah tetap harus mangacu bahwa
program-program sekolah tersebut mengarah pada delapan Standar
Nasional Pendidikan.
a. Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan:
Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan sekolah di antaranya:
1) Workshop pelaksanaan kurikulum;
2) Membuat atau menyusun RPP berbasis pesantren dari semua
silabus yang akan dipergunakan untuk proses pembelajaran;
3) Penyediaan beasiswa untuk para siswa yang berprestasi baik di
bidang akademik maupun non akademik;
4) Melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler, seperti pramuka,
palang merah remaja, UKS, dan kegiatan ekstra kurikuler
lainnya;
5) Menyelenggarakan lomba-lomba, seperti lomba sains, lomba
mengarang, lomba pidato dalam bahasa asing;
6) Menyelenggarakan Porseni, pengembangan minat dan bakat
siswa;
7) Menyelenggarakan pendidikan karakter dan pembinaan
pencegahan penyalahgunaan narkoba;
8) Menyelenggarakan lomba sekolah sehat;

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 15


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

9) Kegiatan lain yang relevan dengan kebutuhan sekolah.


b. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Peningkatan Kompetensi
SDM
Di antara contoh kegiatan yang dapat dilaksanakan sekolah misalnya:
1) Pengembangan keterampilan guru dalam bidang studi dan
metode pembelajaran, seperti contextual teaching and learning
(CTL) dan pendidikan kecakapan hidup (life skill).
2) Peningkatan kemampuan dan keterampilan guru dalam
pengembangan kurikulum;
3) Peningkatan kemampuan guru dalam pelaksanaan penelitian
tindakan kelas dan penulisan karya tulis ilmiah.
4) Peningkatan kemampuan menggunakan multi media interaktif
dalam proses pembelajaran;
5) Peningkatan kemampuan menggunakan komputer dan internet
(ICT) bagi semua warga sekolah (kepala sekolah, wakil kepala
sekolah, guru, karyawan);
6) Kegiatan lain yang relevan dengan kebutuhan sekolah.
c. Penguatan Manajemen Sekolah sesuai dengan Standar Pengelolaan
Pendidikan
Beberapa kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh sekolah adalah:
1) Pengembangan sistem pendataan dan informasi sekolah.
2) Peningkatan transparansi dan akuntabilitas sekolah dalam
membuat perencanaan kegiatan dan program, implementasi
dan pelaporan kegiatan sekolah
3) Transport workshop penyusunan RKS dan RKAS di Forum
Komunikasi SBP.
4) Meningkatkan kesadaran, motivasi dan keterlibatan orang tua
seperti kunjungan rumah dan kelas terbuka untuk orang tua
5) Menjalin dan memperkuat hubungan dengan orang tua dan
masyarakat dan stakeholder lainnya (Humas)
6) Implementasi MBS (program atau kegiatan yang mencerminkan
transparansi, akuntabilitas) baik dalam bentuk administratif
maupun kegiatan nyata (misalnya dalam bentuk pelaporan, kerja
sama dengan media masa cetak dan elektronik);
7) Pendokumentasian berbagai panduan khusus pengelolaan
dalam berbagai aspek pendidikan yang berbasis ICT, seperti

16 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

manajemen kesiswaan, fasilitas, perpustakaan, penilaian,


tenaga, penerapan website.
d. Pengembangan dan Implementasi Sistem Penilaian sesuai dengan
Standar Penilaian Pendidikan
Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan sekolah di antaranya:
1) Kegiatan untuk memperoleh konsep dan panduan standar
nasional sistem penilaian (yaitu standar nilai, standar metode
penilaian, standar instrumen penilaian sesuai mapelnya, standar
analisis nilai, standar kompetensi yang dinilai, dan sebagainya)
melalui berbagai upaya sesuai kondisi sekolah;
2) Kegiatan untuk pendokumentasian konsep dan panduan sistem
penilaian yang akan diterapkan di sekolah;
3) Kegiatan pembuatan kisi-kisi kompetensi yang akan dinilai sesuai
mapelnya;
4) Pembuatan instrumen atau perangkat soal dalam berbagai
bentuk/jenis sesuai mapelnya yang sesuai tuntutan kurikulum;
5) Kegiatan penilaian dan analisis nilai oleh semua guru.
6) Pendokumentasian nilai di sekolah.
7) Kegiatan lain yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan sekolah
masing-masing.
e. Peningkatan Kualitas Sarana dan Prasarana Pembelajaran sesuai
dengan Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan
Beberapa kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh sekolah adalah:
1) Menyusun dan mendokumentasikan rencana pengembangan
fasilitas jangka pendek dan panjang;
2) Pemeliharaan fasilitas pokok sekolah, seperti fasilitas
laboratorium IPA (Biologi, dan Fisika), laboratorium multi-media,
3) Pemasangan atau penyempurnaan jaringan internet yang
terpasang lengkap ke sistem (laboratorium multi-media,
perpustakaan, ruang guru, ruang kepala sekolah, TU, ruang multi
media),
4) Penyediaan bahan pembelajaran seperti bahan-bahan untuk
praktek laboratorium, alat tulis-menulis dalam kegiatan
pembelajaran,
5) Pemeliharaan peralatan olah raga dan seni.

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 17


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

f. Standar Proses: Pengembangan Proses Pembelajaran


Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan sekolah di antaranya:
1) Mengupayakan jumlah siswa per rombongan belajar sesuai
dengan ketentuan standar nasional;
2) Mengupayakan masing-masing siswa dapat menggunakan 1
buku pelajaran pada setiap mata pelajaran;
3) Mengembangkan model-model yang paling tepat dalam
pengelolaan kelas;
4) Pengembangan atau penerapan pembelajaran kontekstual
(contextual teaching and learning);
5) Pelaksanaan supervisi pengajaran oleh kepala sekolah dan/ atau
pengawas satuan pendidikan;
6) Melaksanakan proses evaluasi proses pembelajaran;
3. Biaya operasional penyaluran dan pemanfaatan bantuan pemerintah
untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren dapat dianggarkan
dengan jumlah setinggi-tingginya 5% dari total bantuan. Dana ini dapat
digunakan untuk biaya operasional penyaluran seperti rapat, transport
lokal, publikasi, ATK, dokumentasi, konsumsi, dan penyusunan laporan.
4. Porsi biaya untuk masing-masing kegiatan pemerintah untuk
peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren yang disediakan oleh
Direktorat Pembinaan SMP hendaknya mengikuti rambu-rambu sebagai
berikut:
%
No Jenis Kegiatan
Minimal Maksimal
1. Implementasi Kurikulum (Isi) dan 15 25
Peningkatan Kompetensi Lulusan (SKL)
2. Peningkatan Kualifikasi Akademik dan 15 20
Kompetensi Guru

3. Penguatan Manajemen Sekolah 10 15


4. Penilaian Pendidikan 10 15
5. Peningkatan Kualitas Sarana dan 10 20
Prasarana Pendidikan
6. Proses Belajar Mengajar (PBM) 15 20
7. Operasional 0 5

18 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Catatan:
 Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan digabungkan dalam
kegiatan nomor 1.
 Standar pembiayaan tidak disediakan anggaran dari program
bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis
Pesantren ini.
5. Bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren
tidak boleh dipergunakan untuk membiayai kegiatan-kegiatan di bawah
ini.
a. Pembangunan gedung/ruang kelas/perpustakaan baru;
b. Pembelian atau sewa kendaraan;
c. Disimpan di bank dalam waktu yang lama dengan maksud
mendapatkan bunga;
d. Dipinjamkan kepada siapapun;
e. Diinvestasikan, misalnya peternakan, pertanian, perikanan,
pembelian saham, atau kegiatan sejenisnya
6. Jenis-jenis kegiatan yang direncanakan akan dibiayai melalui bantuan
pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren pada
dasarnya adalah bagian dari keseluruhan rencana kerja sekolah. Oleh
sebab itu, jenis-jenis kegiatan tersebut disusun secara integratif dalam
Rencana Kerja Sekolah (RKS dan RKAS). Lihat Lampiran R.3 dan Lampiran
R.4.
7. Rincian kegiatan yang direncanakan akan dibiayai melalui bantuan
pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren harus
dimasukkan dalam suplemen RKAS yang berisi RENCANA PENGELUARAN
DANA BANTUAN PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN MUTU SMP
BERBASIS PESANTREN TAHUN 2016, yang terdiri dari 3 komponen : I.
Uraian Kegiatan, II. Jadwal Kegiatan, III. Tim Pelaksana Kegiatan. Lihat
Lampiran R.5.
8. Pelaksanaan kegiatan pemanfaatan bantuan pemerintah untuk
peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren harus sesuai dengan
RENCANA PENGELUARAN DANA BANTUAN PEMERINTAH UNTUK
PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS PESANTREN TAHUN 2016 yang
telah disetujui oleh Direktorat Pembinaan SMP. Dalam keadaan tertentu,
perubahan dapat dilakukan, dengan ketentuan:

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 19


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

a. Kegiatan baru harus SEJENIS dengan kegiatan yang diganti;


b. Tidak mengubah jumlah biaya yang tersedia untuk kegiatan yang
diganti;
c. Tidak mengubah komposisi jumlah biaya antar jenis kegiatan;
d. Perubahan harus dilakukan secara tertulis dalam RENCANA
PENGELUARAN DANA BANTUAN PEMERINTAH UNTUK
PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS PESANTREN TAHUN 2016
(PERUBAHAN);
e. Perubahan harus dilengkapi dengan Berita Acara Perubahan Rencana
Pengeluaran Dana Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu
SMP Berbasis Pesantren Tahun 2016.
9. Apabila terdapat sisa dana dalam penggunaan BPPM-SBP 2016, sisa dana
tersebut harus disetorkan kembali ke Kas Negara.
B. Pengelola Program
1. Pengelola Program Tingkat Pusat
Pengelola bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis
Pesantren tingkat pusat adalah Direktorat Pembinaan SMP, Direktorat
Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan. Tugas pengelola di tingkat pusat adalah:
a. Merancang kebijakan program bantuan dengan mempertimbangkan
ketersediaan dana dan pemetaan kebutuhan sarana/prasarana
sekolah secara nasional;
b. Menyusun Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penyaluran dan
Pemanfaatan Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP
Berbasis Pesantren ;
c. Mensosialisasikan kebijakan program bantuan;
d. Menganalisis Rencana Penggunaan Bantuan Pemerintah untuk
Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren Tahun 2016;
e. Menetapkan sekolah calon penerima bantuan pemerintah untuk
peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren Tahun 2016 dengan Surat
Keputusan (SK) Direktur Pembinaan SMP, Direktorat Jenderal
Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan;
f. Menyelenggarakan Workshop Penyaluran dan Pemanfaatan Bantuan
BP-SBP;

20 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

g. Meneliti kelengkapan berkas pencairan bantuan BP-SBP dan


mencairkan dana langsung ke rekening sekolah penerima apabila
berkas tersebut telah memenuhi ketentuan.
2. Pengelola Program Tingkat Sekolah
a. Pengelola program di tingkat sekolah adalah SMP penerima bantuan
pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren Tahun
2016 dengan koordinator Kepala Sekolah. Sebagai koordinator,
Kepala Sekolah bertugas:
1) Bersama-sama dengan Komite Sekolah membentuk Tim
Pelaksana Pemanfaatan Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan
Mutu SMP Berbasis Pesantren (TPP-BPPM-SBP) yang terdiri dari
unsur sekolah, yayasan/pondok pesantren, dan Komite Sekolah;
2) Bersama dengan TPP-BPPM-SBP membuat rencana penggunaan
bantuan sesuai Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penyaluran dan
Pemanfaatan Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu
SMP Berbasis Pesantren yang diterbitkan Direktorat Pembinaan
SMP tahun 2016;
3) Menandatangani rencana penggunaan bantuan;
4) Menandatangani Surat Perjanjian Pemberian Bantuan (SPPB)
dengan pihak Direktorat Pembinaan SMP, Ditjen Dikdas,
Kemdikbud atas penerimaan dana bantuan;
5) Menandatangani kuitansi penerimaan dana bantuan
pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren;
6) Menandatangani surat pernyataan kesanggupan melaksanakan
bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis
Pesantren.
7) Melaporkan pelaksanaan pemanfaatan bantuan pemerintah
untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren kepada
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program Penjaminan
Kepastian Layanan Pendidikan SMP/SMPLB Direktorat
Pembinaan SMP Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan
Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
b. Tugas TPP-BPPM-SBP pada dasarnya adalah membantu Kepala
Sekolah dalam menyusun rencana, melaksanakan, dan melaporkan
penggunaan dana bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu
SMP Berbasis Pesantren sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku serta mengacu pada Petunjuk Teknis
Pelaksanaan Penyaluran dan Pemanfaatan Bantuan Pemerintah

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 21


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren yang diterbitkan


oleh Direktorat Pembinaan SMP tahun 2016. Secara rinci, tugas TPP-
BPPM-SBP adalah:
1) Membantu Kepala Sekolah dalam penyusunan RKS dan RKAS;
2) Membantu kepala sekolah menyusun rencana penggunaan
bantuan;
3) Melaksanakan kegiatan-kegiatan sesuai dengan rencana yang
tertuang dalam Rencana Penggunaan Bantuan yang telah
disetujui, dengan mengacu pada Petunjuk Teknis Penyaluran
dan Pemanfaatan Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu
SMP Berbasis Pesantren yang diterbitkan Direktorat Pembinaan
SMP tahun 2016;
4) Mengadministrasikan semua kegiatan maupun keuangan dalam
pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dengan bantuan pemerintah
untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren
5) Membantu Kepala Sekolah menyusun laporan pelaksanaan
pemanfaatan bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP
Berbasis Pesantren;
C. Penatalaksanaan Keuangan
1. Kegiatan pengelolaan keuangan pada prinsipnya mencakup pencatatan
penerimaan dan pengeluaran uang sehingga memudahkan proses
pelaporan dan pengawasan;
2. Pengelolaan dana harus transparan dan akuntabel;
3. Setiap transaksi harus didukung dengan bukti yang sah;
4. Bukti pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus dibubuhi meterai
yang cukup sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
5. Bukti pengeluaran harus jelas uraian mengenai barang atau jasa yang
dibayar, tanggal, dan nomor bukti;
6. Realisasi barang dan jasa yang diterima tidak boleh lebih dari uang yang
dikeluarkan;
7. Pemungutan pajak mengacu pada peraturan yang berlaku;
8. Penyetoran pajak pada butir 4 di atas ke Kas Negara, dengan
menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP);
9. Apabila ada dana sisa dari bantuan yang tidak digunakan atau pada akhir
tahun anggaran masih ada dana yang belum digunakan, maka dana-dana
tersebut wajib dikembalikan ke Kas Negara;
10. Pencatatan penerimaan dan pengeluaran setiap hari dituangkan dalam
buku kas umum dan dibantu dengan buku pembantu seperti buku kas

22 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

tunai dan buku bank. Buku kas umum ditutup serta dihitung saldonya
yang kemudian dicocokkan dengan saldo fisik yang ada baik di kas
maupun di bank kemudian dibuat berita acara pemeriksaan yang
ditandatangani oleh bendahara dan penanggung jawab program, yaitu
Kepala Sekolah dari sekolah penerima bantuan;
11. Semua transaksi baik penerimaan maupun pengeluaran dibukukan atau
dicatat sesuai dengan urutan tanggal kejadiannya;
12. Pembukuan Buku Kas tidak boleh ada halaman kosong yang tidak terisi,
tanda bekas coretan/hapusan atau sesuatu catatan pembukuan yang
membuat interpretasi berbeda;
13. Dana yang belum dibutuhkan harus tetap disimpan di bank, tidak boleh
dipindahkan pada rekening lain atau disimpan di tempat lain.
14. Pembukuan Keuangan
a. Jenis buku yang digunakan antara lain:
1) Buku Kas Umum (semi tabelaris) (Lampiran K.1)
2) Buku Pembantu Kas Tunai (Lampiran K.2)
3) Buku Bank (Lampiran K.3)
b.
Buku Pembantu Kas Tunai dibuat model stafel untuk mengetahui
posisi tunai setiap saat.
c. Buku Kas Umum ditutup setiap akhir bulan dan dibuat Berita Acara
Penutupan Kas (Lampiran K.4)
15. Dokumen Pendukung Pembukuan Keuangan
Setiap pengeluaran uang harus didukung dengan dokumen pendukung
pembukuan keuangan, sebagai berikut.
a. Kuitansi/tanda bukti pembayaran yang sah dari pihak yang menerima
pembayaran. (Lampiran K.5 dan K.6)
b. Bukti transaksi lainnya.
Setiap dokumen yang ditandatangani oleh institusi harus distempel oleh
institusi pelaksana.
16. Pengarsipan Dokumen Pengeluaran Uang
a. Bendahara penerima bantuan diharuskan memahami jenis-jenis
pengeluaran yang membebani keuangan bantuan. Pengelompokan
jenis pengeluaran dibagi 7 (tujuh) yaitu : Kurikulum dan SKL, Tenaga
Kependidikan, Pengelolaan, Penilaian, Sarana Prasarana, Proses
Pembelajaran, Operasional Bantuan.

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 23


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

b. Setiap transaksi keuangan harus dibuat lebih dari satu rangkap.


Rangkap pertama (asli) bukti transaksi ini disimpan oleh bendahara
dan sangat diperlukan pada waktu dilakukan audit baik oleh auditor
internal maupun auditor eksternal. Salah satu rangkap berikutnya
dipergunakan untuk laporan keuangan.
c. Penataan arsip yang baik adalah yang mudah didapatkan/ ditemukan
apabila sewaktu-waktu diperlukan berdasarkan tanggal dan
kelompok transaksi. Penataan arsip dibagi 7 (tujuh) kelompok.
Masing-masing kelompok arsip agar dimasukkan/disusun dengan
rapih dan sistematis ke dalam odner.
D. Ketentuan Perpajakan
Kewajiban perpajakan yang terkait dengan penggunaan dana bantuan
pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren mengacu
kepada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
E. Pengembalian Sisa Dana ke Kas Negara
1. Sisa dana yang tidak digunakan harus dikembalikan ke Kas Negara
dalam TAHUN ANGGARAN BERJALAN (2016), selambat-lambatnya
tanggal 31 Desember 2016 atau hari kerja terakhir sebelum tanggal
tersebut.
2. Pengembalian sisa dana yang tidak digunakan dilakukan dengan
menyetorkannya ke Bank Persepsi atau Kantor Pos dan Giro yang
bermitra dengan KPPN setempat (Informasi diperoleh dari KPPN
setempat)
3. Penyetoran sisa dana pada tahun anggaran berjalan (2016)
menggunakan formulir “Surat Setoran Pengembalian Belanja (SSPB)”
seperti contoh tercantum dalam Lampiran K.7 yang bisa diperoleh di
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) setempat.
4. Asli Surat Setoran Pengembalian Belanja (SSPB) disimpan
bendaharawan di sekolah, sebagai bagian dari dokumen keuangan yang
harus tersimpan baik di sekolah.
5. Hasil scan SSPB diemail ke sbp.smp@gmail.com, sebagai bagian dari
laporan singkat penggunaan dana (lihat uraian tentang pelaporan)
6. Selain diemail, SSPB juga difoto copy kemudian ditempel di blangko
Lampiran K.8, untuk lampiran laporan keuangan.

24 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

BAB V
MONITORING, SUPERVISI, DAN LAPORAN
PERTANGGUNGJAWABAN

A. Monitoring dan Supervisi


Maksud kegiatan monitoring dan supervisi pemanfatan bantuan pemerintah
untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren oleh sekolah penerima
bantuan yaitu:
1. Memantau pelaksanaan kegiatan pemanfaatan bantuan pemerintah
untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren yang dilakukan oleh
sekolah penerima bantuan dengan tujuan untuk mengetahui keadaan,
perkembangan, serta masalah yang timbul dalam kegiatan tersebut.
2. Mengetahui keterlaksanaan dan keberhasilan program yang dibiayai
dengan bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis
Pesantren .
3. Memperoleh berbagai masukan untuk membantu memecahkan masalah
dalam kegiatan pemanfaatan bantuan pemerintah untuk peningkatan
mutu SMP Berbasis Pesantren .
4. Memberikan masukan dan rekomendasi bagi pengambil keputusan untuk
menentukan tindak lanjut program tersebut.
B. Pelaporan
SMP penerima bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis
Pesantren harus menyampaikan laporan kepada PPK Program Penjaminan
Kepastian Layanan Pendidikan SMP/SMPLB Direktorat Pembinaan SMP
Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan Tahun 2016. Laporan yang harus disampaikan kepada PPK
terdiri dari 2 jenis, yaitu: (1) laporan singkat, dan (2) laporan lengkap.
1. Laporan singkat
a. Laporan singkat penggunaan dana dibuat setelah semua kegiatan
selesai dilaksanakan, selambat-lambatnya dibuat per 31 Desember
2016.
b. Laporan singkat penggunaan dana terdiri dari:
1) LAPORAN SINGKAT PENGGUNAAN DAN SISA DANA BANTUAN
PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 27


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

PESANTREN TAHUN 2016 SAMPAI DENGAN TANGGAL


....................... 2016 (format Lampiran L.1)
2) SURAT SETORAN PENGEMBALIAN BELANJA (SSPB) BANTUAN
PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS
PESANTREN TAHUN 2016 (format Lampiran K.7)
c. Format Lampiran L.1 disampaikan dalam bentuk softcopy/files,
ditandatangani kepala sekolah dan distempel sekolah, dibuat dalam
2 macam file:
1) File excel/word agar mudah dikompilasi, dan
2) File pdf agar tanda tangan dan stempel tetap tertera permanen.
d. Format Lampiran K.7 disampaikan dalam bentuk softcopy/file hasil
scan.
e. Tiga file tersebut di atas (File excel/word format Lampiran L.1, file
pdf format Lampiran L.1, dan file hasil scan format Lampiran K.7)
dimasukkan ke dalam folder dengan nama: LS-BPPMSBP SMP
............................ Kab/Ko ....................................., kemudian
dikompres.
f. Folder LS-BPPKSBP SMP .................. Kab/Ko ......................... yang
sudah dikompres, dikirim melalui email ke sbp.smp@gmail.com,
selambat-lambatnya tanggal 2 Januari 2017, dengan subject: LS-
BPPMSBP SMP........................ Kab/Ko...........................
2. Laporan Lengkap
a. Laporan lengkap pemanfaatan bantuan pemerintah untuk
peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren adalah laporan
pertanggungjawaban penggunaan dana yang sudah diberikan.
Laporan ini bertujuan untuk mengetahui bahwa semua kegiatan
sudah dilaksanakan dan semua transaksi keuangan sudah diproses
dengan benar.
b. Laporan lengkap pemanfaatan bantuan pemerintah untuk
peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren harus segera dibuat dan
disampaikan setelah penyampaian laporan singkat.
c. Laporan lengkap disampaikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen
(PPK) Program Penjaminan Kepastian Layanan Pendidikan
SMP/SMPLB Direktorat Pembinaan SMP Direktorat Jenderal

28 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan


Kebudayaan Tahun 2016. selambat-lambatnya tanggal 15 Januari
2017.
d. Laporan lengkap pemanfaatan bantuan pemerintah untuk
peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren terdiri atas:
1) Perhitungan Dana Awal, Penggunaan, dan Sisa Dana
BantuanPemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis
Pesantren Tahun 2016 sampai dengan tanggal ......................
2016 (Lampiran L.2)
2) Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja (SPTJB) (Lampiran
L.3)
3) Copy atau foto copy dokumen keuangan, yang terdiri dari:
a) Buku Kas Umum (Lampiran K.1)
b) Buku Pembantu Kas Tunai (Lampiran K.2)
c) Buku Bank (Lampiran K.3)
d) Berita Acara Pemeriksaan Kas (Lampiran K.4)
e) Kuitansi, nota pembelian, faktur, dan sejenisnya (Lampiran
K.5)
f) Dafar Pembayaran Uang Lelah/Honor (Lampiran K.6)
4) Bukti setoran pajak dalam hal terdapat pemungutan pajak
(Lampiran L.4)
5) Bukti Setoran Sisa Dana ke Rekening Kas Negara dalam hal
terdapat sisa dana (Lampiran L.5)
6) Dokumen-dokumen yang menjadi bukti bahwa kegiatan benar-
benar telah dilaksanakan, seperti foto kegiatan, foto barang
yang dibeli, daftar hadir rapat, daftar hadir kegiatan, notula
rapat, materi workshop, naskah hasil kegiatan, makalah, materi
tayangan dalam workshop, dan lain-lain.
7) Laporan lengkap dijilid dan diberi cover seperti contoh dalam
lampiran L. 6 warna kuning.
C. Sanksi
1. Jenis-jenis penyimpangan
Pada dasarnya segala bentuk pelaksanaan yang tidak sesuai dengan
Petunjuk Teknis Penyaluran dan Pemanfaatan Bantuan untuk Peningkatan

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 29


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Mutu SMP Berbasis Pesantren ini termasuk penyimpangan yang akan


mendapat sanksi. Berikut adalah beberapa contoh jenis-jenis
penyimpangan yang dapat diadukan untuk ditangani antara lain adalah:
a. Pemotongan dana bantuan oleh siapapun dan pihak manapun,
kecuali biaya transfer dana melalui bank yang besarnya sesuai dengan
ketentuan bank yang bersangkutan.
b. Permintaan dana atau apapun, sumbangan atau apapun,
penghargaan/tanda terimakasih dan lain-lain oleh oknum pejabat
pusat, tingkat provinsi ataupun kabupaten/kota, lembaga
pemerintah/swasta, maupun perseorangan kepada penerima atau
calon penerima bantuan.
c. Sekolah penerima bantuan memberikan uang atau bentuk “terima
kasih” lainnya kepada oknum pejabat pusat, provinsi atau
kabupaten/kota, lembaga pemerintah/swasta/yayasan, maupun
perseorangan berkenaan dengan kegiatan ini.
d. Pengkaitan program bantuan ini dengan kegiatan politik atau kegiatan
kelompok tertentu sebagai syarat penerimaan dan pengambilan
bantuan.
e. Pelaksanaan pemanfaatan bantuan pemerintah untuk peningkatan
mutu SMP Berbasis Pesantren tidak mengikuti ketentuan yang
berlaku.
2. Sanksi terhadap penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan
negara dan/atau sekolah dan/atau siswa akan dijatuhkan oleh
aparat/pejabat yang berwenang. Sanksi kepada oknum yang melakukan
pelanggaran diberikan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

30 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

BAB VI
PENUTUP

Bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren adalah


bagian penting dari upaya mendorong SMP Berbasis Pesantren dalam
memberikan peranannya dalam mengembangkan dan meningkatkan mutu
sumber daya manusia Indonesia. Bantuan ini tentu saja tidak boleh dipahami
sebagai sebuah satu-satunya cara dalam peningkatan mutu pendidikan di SMP
Berbasis Pesantren. Masih banyak jalur-jalur lain yang harus digali dan ditempuh
untuk mewujudkan visi dan misi program SBP ini, baik yang memerlukan
pembiayaan maupun bentuk-bentuk lain yang tidak memerlukan pembiayaaan.
Untuk itu, kreativitas dan inisiatif stakeholders di sekolah dan di pesantren
menjadi kunci dalam mensukseskan pencapaian cita-cita luhur program ini.

Tentu saja, kebersamaan dan dukungan semua pihak (pemerintah, masyarakat,


user, praktisi pendidikan, akademisi dan peneliti) merupakan suatu motivasi dan
dorongan ekstra dalam konteks mensukseskan pelaksanaan pengembangan
pendidikan SMP Berbasis Pesantren ini.

Rasanya kita sepakat, hanya dengan kerja keras dan upaya sungguh-sunggguh
model SMP Berbasis Pesantren dapat memberikan kontribusi yang monumental
dalam rangka mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional dan
pengembangan manusia Indonesia yang handal, memiliki integritas intelektual
quotient, spiritual quetioent dan emotional quotient serta berwatak plural dan
multikultural, menghargai hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara menuju terbentuknya masyarakat yang madani
(beradab) dengan ciri penghargaan terhadap hak asasi manusia, pelestarian
lingkungan hidup, dan kesetaraan gender, sebagaimana tujuan yang diharapkan
dalam pengembangan model pendidikan ini.

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 31


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

LAMPIRAN-LAMPIRAN R (PERENCANAAN)

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 33


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran R.1
PROFIL PONDOK PESANTREN DAN SMP
TAHUN 2016

A. PROFIL PONDOK PESANTREN


1. Identitas
a. Nama Pondok Pesantren : ……………………………………………………
b. Nama Yayasan/Badan : ………………………………………………………
Hukum Penyelenggara
Pondok
c. Tahun Berdiri Pondok : …………………………………………………………
d. Nama Pimpinan/Pengasuh : ………………………………………………………
Pondok
e. Nomor Statistik Pondok : ………………………………………………………
Pesantren pada Kandepag
f. Alamat pondok (Jalan, No. : ………………………………………………………
jalan, Desa/Kelurahan, RT,
RW)
g. Kecamatan : ………………………………………………………
h. Kab/Kota : ………………………………………………………
i. Provinsi : ………………………………………………………
j. Telepon/Fax : ………………………………………………………
k. E-mail : ……………………@.................................

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 35


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

2. Jumlah santri
No Mukim/Tidak Mukim Jumlah (orang)
a. Santri Mukim
b. Santri Tidak Mukim
c. Santri seluruhnya

3. Kepemilikan Tanah
No Status Kepemilikan Luas (m2)
a. Milik Pengasuh/Kyai/Pribadi Lainnya
b. Milik Pondok/Yayasan
c. Wakaf
d. Pinjam
e. Negara
f. …………………………………………..
Jumlah

4. Jumlah bangunan pondok dan Kapasitas Daya tampung


No Unit Kapasitas daya Tampung (orang)
a. Unit I
b. Unit II
c. Unit III
d. Unit IV
e. Unit V
Jumlah

5. Ciri khas Pesantren *) :


……………………….…………………………………….
*) Keterangan:

36 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

 Kegiatan pendidikan atau selain pendidikan yang pelaksanaannya paling


dominan, misalnya : Tafsir Qur’an/Tahfizh Qur’an/ Hadits/ Fiqih/ Ushul
Fiqih/Ilmu Alat/Tasawwuf/ Bahasa Asing/ Pendidikan Akhlaq/Pertanian/
Keterampilan/ IT/Umum/dan sebagainya.
 Hanya diisi satu jenis yang paling dominan.
6. Satuan Pendidikan yang Diselenggarakan
a. Satuan Pendidikan Keagamaan
Jml.
No Jenis Jml. Peserta Didik
Rombel
1) Pengajian Kitab
2) Madin Ula
3) Madin Wustha
4) Madin Ulya
5) Ma’had Aly
6) Pendidikan Tinggi Keagamaan
7) ……………………………………

b. Satuan Pendidikan Umum


Jml.
No Jenis Jml. Peserta Didik
Rombel
1) Madrasah Ibtidaiyah (MI)
2) Madrasah Tsanawiyah (MTs)
3) Madrasah Aliyah (MA)
4) Madrasah Aliyah Kejuran (MAK)
5) Sekolah dasar (SD)
6) Sekolah Menengah Pertama (SMP)
7) Sekolah Menengah Atas (SMA)
8) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
9) Pendidikan Kesetaraan Paket A
10) Pendidikan Kesetaraan Paket B
11) Pendidikan Kesetaraan Paket C
12) Program Wajar Dikdas PPS Ula
13) Program Wajar Dikdas PPS Wustha
14) Pendidikan Tinggi Umum

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 37


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Jml.
No Jenis Jml. Peserta Didik
Rombel
15) …………
16) ...............
17) ................
7. Kegiatan Pendidikan Lainnya
(Diisi kegiatan pendidikan selain yang disebutkan pada butir 6, misalnya
bidang pendidikan ubudiyah, keterampilan, kursus, dan sebagainya)
No Bidang Bentuk Kegiatan
1. Ubudiyah
2. Keterampilan
3. Kursus
4. ………………

8. Kegiatan Pesantren selain Pendidikan


(Diisi kegiatan pondok selain pendidikan, misalnya bidang: ekonomi, sosial,
olah raga/kesehatan, dan sebagainya)

No Bidang Bentuk Kegiatan


1. Ekonomi
2. Sosial
3. Olah Raga/ Kesehatan
4. ……………………

9. Jumlah Kyai/Pengasuh/Ustadz/Tenaga Adminsitrasi


Jumlah Menurut Pendidikan Terakhir

Jumlah Pesantren*) Pendidikan Formal


No Jabatan Seluruh
nya
S2/ S1/ SM/ SD/
DN LN D2 SLTA
S3 D4 D3 SLTP
Kyai/Pengasuh/Pengu
1.
rus
2. Ustadz/Ustadzah

38 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Jumlah Jumlah Menurut Pendidikan Terakhir


No Jabatan Seluruh
nya
3. Tenaga Adminstrasi

4. Jumlah

Keterangan:
*)DN= Dalam Negeri; LN = Luar Nege

10. Manhaj/Kurikulum
a. Manhaj pesantren : (pilih yang sesuai)
Penjenjangan berdasarkan ketuntasan kitab
Penjenjangan berdasarkan kelas
Kombinasi
Lainnya

b. Keterpaduan manhaj dengan kurikulum SMP/KTSP


Terpisah (tidak berkaitan sama sekali)
Terintegrasi (pelajaran pesantren menyatu dalam kurikulum SMP)
Tersinergi (terpisah, tetapi saling menunjang)

11. Waktu belajar pesantren


Pagi (08.00-13.00) Pagi+Sore
Sore(14.00-18.00) Pagi+Malam
Malam(19.00-24.00) Sore+Malam

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 39


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

B. PROFIL SEKOLAH MENENGAH PERTAMA


1. Identitas
a. Nama Sekolah : ………………………………………………
b. Alamat sekolah (Jalan, No. jalan, : ………………………………………………
Desa/Kelurahan, RT, RW), ………………………………………………
Kecamatan, Kab/Ko, Provinsi ………………………………………………
………………………………………………
………………………………………………
c. No. Telp/Fax sekolah : ………………………………………………
E-mail sekolah : …………………………@…………………
d. Tahun Didirikan/Beroperasi : ……………………………………………….
e. Nomor Statistik Sekolah : ……………………………………………….
f. Nama Kepala Sekolah dan : ……………………………………………….
No Telp/HP Kepala ekolah : ……………………………………………….
E-mail Kepala Sekolah : ……………………………@.……………..
A/B/C/Belum diakreditasi (coret
g. Nilai Akreditasi Sekolah :
yang tidak sesuai)
RSBI/SSN/Sekolah SPM (Coret yang
h. Kategori Sekolah :
tidak sesuai)

2. Waktu belajar SMP

Pagi (08.00-13.00) Pagi+Sore


Sore(14.00-18.00) Pagi+Malam
Malam(19.00-24.00) Sore+Malam
3. Kepemilikan Tanah SMP
No Status Kepemilikan Luas (m2)
a. Milik Pengasuh/Kyai/Pribadi Lainnya
b. Milik Pondok/Yayasan
c. Wakaf
d. Pinjam
e. Negara
f. …………………………………………..
Jumlah
Sudah ada bangunan
Belum ada bangunan

40 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

4. Siswa
a. Jumlah Siswa Tiga Tahun Terakhir
Jumlah Kls
Kelas VII Kelas VIII Kelas IX
Tahun Pend VII + VIII + IX
Pelajaran aftar Romb Romb Romb Romb
Siswa Siswa Siswa Siswa
el el el el
2013/2014
2014/2015
2015/2016
b. Jumlah Siswa SMP Tahun 2015/2016 Mukim/Tdk Mukim
Jumlah Kls
Kelas VII Kelas VIII Kelas IX
VII + VIII + IX
T. T. T. T.
Mukim Mukim Mukim Mukim
Mukim Mukim Mukim Mukim

5. Pendidik dan Tenaga Kependidikan


a. Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah

Pend
No Jabatan Nama Masa Kerja (Th)
Terakhir*)
1. Kepala Sekolah
2. Wakil Kep. Sekolah I
3. Wakil Kep. Sekolah II
4. Wakil Kep. Sekolah III
*) Diisi S2/S3/S1/D4/Sarmud/D3/SLTA/SLTP
b. Jumlah Guru menurut Latar Belakang Pendidikan

Pendidikan Terakhir
S1/D4/Akta IV/S2/S3 Jumlah
No Guru Mata Pelajaran Belum
Tidak 5+6
Sesuai Jumlah S1/D4
Sesuai
1 2 3 4 5 6 7
1. Pdd. Agama
2. Bahasa Indonesia
3. Matematika
4. Ilmu Peng. Alam
5. Bahasa Inggris
6. Ilmu Peng. Sosial
7. Penjaskes

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 41


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Pendidikan Terakhir
S1/D4/Akta IV/S2/S3 Jumlah
No Guru Mata Pelajaran Belum
Tidak 5+6
Sesuai Jumlah S1/D4
Sesuai
1 2 3 4 5 6 7
8. Seni Budaya
9. PPKn
10. TIK
11. Keterampilan
12. BK
13. ……………………
Jumlah

Keterangan : Sesuai = Memiliki latar belakang pendidikan sekurang-kurangnya S1,


sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan. Tidak Sesuai = Memiliki latar
belakang pendidikan sekurang-kurangnya S1, tetapi tidak sesuai dengan mata
pelajaran yang diajarkan.
c. Tenaga Kependidikan
Jumlah Tenaga Pendukung dan
Kualifikasi Pendidikannya
No Jenis Tenaga Pendukung
SD/SMP/ D1/D2/D3/
Jumlah
S1/S2/S3
SMA Sarmud
1. Tata Usaha
2. Perpustakaan
3. Laboran IPA
4. Teknisi Komputer
5. Laboran Lab. Bahasa
PTD (Pdd.Teknologi Dasar
6.
)
7. Kantin
8. Penjaga Sekolah
9. Tukang Kebun
10. Keamanan
11. Lainnya
Jumlah

42 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

6. Ruang Belajar, Ruang Kantor, dan Ruang Penunjang


a. Ruang Belajar
Jumlah Keterangan Kondisi
No Kondisi
(lokal) Kerusakan
1. Baik <15%
2. Rusak Ringan 15% - < 30 %
3. Rusak sedang 30% - <45%
4. Rusak Berat 45% - 65%
5. Rusak Total >65%
Jumlah
b. Ruang Belajar Lain
Kondisi
No Jenis Ruang Rusak Rusak Rusak Rusak Jumlah
Baik
Ringan Sedang Berat Total
1. Perpustakaan
2. Lab IPA
3. Keterampilan
4. Multimedia
5. Kesenian
Jumlah

c. Ruang Kantor
Kondisi
No Jenis Ruang Rusak Rusak Rusak Rusak Jumlah
Baik
Ringan Sedang Berat Total
1. Kasek
2. Wakasek
3. Guru
4. Tata Usaha
5. Tamu
Jumlah

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 43


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

7. Prestasi Akademik
a. Rata-rata Nilai UN Tiga Tahun Terakhir

Rata - rata Nilai UN


Tahun
No Bhs. Mate Bhs.
Pelajaran IPA Jumlah Rata-rata
Indonesia matika Inggris

1. 2012/2013
2. 2013/2014
3. 2014/2015

b. Peringkat Rerata Nilai UN Tiga Tahun Terakhir

Peringkat
No Tahun Pelajaran Tingkat Tingkat Tingkat
Kecamatan Kab/kota Propinsi
1. 2012/2013
2. 2013/2014
3. 2014/2015

c. Angka Kelulusan dan Melanjutkan Tiga Tahun Terakhir

Jumlah Tidak
Tahun Lulus Melanjutkan
No Peserta melanjutkan
Ajaran
Ujian Orang (%) Orang % Orang %
1. 2012/2013
2. 2013/2014
3. 2014/2015

44 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

d. Prestasi akademik lainnya


(Lomba-lomba ilmiah yang pernah diikuti dan hasilnya)
No Jenis Lomba Tingkat Peringkat
1.
2.
3.
4.
5.
8. Prestasi nonakademik
(Lomba olah raga, kesenian, dan kegiatan nonakademik lain yang pernah
diikuti dan hasilnya)
No Jenis Lomba Tingkat Peringkat
1.
2.
3.
4.
5.
9. Kegiatan ekstra kurikuler
No Jenis Kegiatan
1.
2.
3.
4.
5.
10. Kegiatan Keterampilan
No Jenis Kegiatan
1.
2.
3.
4.
5.

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 45


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran R.2

OUTLINE
RENCANA KERJA (RKS)
SMP……………………………………………………………….
TAHUN PELAJARAN ……………………………………..SD ……………………………………

A. PENDAHULUAN
1. ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS
2. ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN SAAT INI
3. ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN MASA DATANG
B. VISI SEKOLAH
C. MISI SEKOLAH
D. TUJUAN SEKOLAH DALAM 4 TAHUN
E. IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA (KESENJANGAN KONDISI) ANTARA KONDISI
PENDIDIKAN SAAT INI TERHADAP KONDISI PENDIDIKAN MASA DATANG
F. PROGRAM STRATEGIS
G. STRATEGI PELAKSANAAN/PENCAPAIAN
H. HASIL YANG DIHARAPKAN(Menggunakan contoh format berikut)

No Program Tahun I Tahun II Tahun III Tahun IV


A. PENINGKATAN SKL
1. Peningkatan ................ ................. ................... ................
prestasi bidang
akademik
2. Peningkatan
prestasi bidang
non akademik
3. Peningkatan
jumlah kelulusan
4. Peningkatan
jumlah yang
melanjutkan studi
5. Dll
B. PENGEMBANGAN STANDAR ISI
1. Pengembangan 100% Reviu Reviu Reviu
Buku-1 KTSP
(Dokumen-1 KTSP)
2. Pengembangan
silabus
3. Pengembangan
RPP
4. Pengembangan

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 47


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

No Program Tahun I Tahun II Tahun III Tahun IV


Bahan Ajar, Modul,
Buku, dan
sebagainya
5. Pengembangan
Panduan
Pembelajaran
6. Pengembangan
Panduan Evaluasi
Hasil Belajar
7. Dll
C. PEMENUHAN STANDAR PROSES
1. Pemenuhan
persiapan
pembelajaran
2. Pemenuhan
persyaratan
pembelajaran
3. Peningkatan
pelaksanaan
pembelajaran
4. Peningkatan
pelaksanaan
penilaian
pembelajaran
5. Peningkatan
pengawasan
proses
pembelajaran
6. Dll
D. ...................................dst

I. SUPERVISI, MONITORING DAN EVALUASI


J. PEMBIAYAAN (Menggunakan contoh format RAPBS untuk 4 tahun berikut)

48 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA SEKOLAH (RAPBS)


4 TAHUN
SMP ....................................................................
TAHUN PELAJARAN ........................ SD ......................

TAHUN DAN SUMBER DANA


TAHUN I TAHUN II Dst s.d TH IV
PROGRAM-

STRATEGIS
PROGRAM

(RUPIAH)
JUMLAH
................

................

................

................

................

................

................

................

................
PROVINSI

KAB/KOT

LAINNYA
SUMBER
PUSAT

DANA

.......

.......

.......

.......

.......

......

....

....

....
A
.........

.........

.........

.........

.........

.........

.........

.........

.........

.........

.........

.........
BOS

BOS

BOS
SSN

.....
.

.
A. PENINGKATAN SKL
1.Peningk
atan
prestasi
akademik
2.Peningk
atakn
prestasi
non
akademik
3.Peningk
atan
jumlah
kelulusan
4.Peningk
atan
kelanjuta
n studi
.............
dst
B. PENGEMBANGAN STANDAR ISI
… DST
JUMLAH
(RP)

.................... 20........
Mengetahui/Menyetujui Kepala Sekolah
Ketua Komite Sekolah/
Pimpinan Pondok/Yayasan

(…………………………………….) (…………………………………..)

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 49


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran R.3

OUTLINE
RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)
SMP ……………………………………………………………..
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

A. PENDAHULUAN
1. ANALISIS LINGKUNGAN OPERASIONAL SEKOLAH
2. ANALISIS PENDIDIKAN SEKOLAH SAAT INI
3. ANALISIS PENDIDIKAN SEKOLAH 1 TAHUN KEDEPAN (YANG
DIHARAPKAN)
B. IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA SATU (1) TAHUN (Menggunakan contoh
format berikut)
Kondisi pendidikan saat Kondisi pendidikan masa Besarnya
No.
ini datang ( 1 tahun) tantangan nyata
Standar Kompetensi Standar Kompetensi
1.
Lulusan Lulusan
a Bidang akademik:
- Rata2 pencapaian 0,5
KKM semua mapel - Rata2 pencapaian
6,00 KKM semua mapel
- Rata2pencapaian 6,5 1,5
NUN 4,00 - Rata2pencapaian
- Memperoleh juara NUN 5,5 1 tingkat
ke-3 tk kab/kota - Memperoleh juara
bidang Matematika ke-2 tk kab/kota
- Memperoleh juara bidang Matematika
ke-2 tk kab/kota - Memperoleh juara 1 tingkat
bidang IPA ke-1 tk kab/kota
- Dan sebagainya bidang IPA 1 tingkat
- Dst

50 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Kondisi pendidikan saat Kondisi pendidikan masa Besarnya


No.
ini datang ( 1 tahun) tantangan nyata
B Bidang non akademik:
- -
c Kelulusan:
- -
d Melanjutkan studi: -
-
2 Standar Isi Standar Isi
3. Standar Proses
StandarTenaga Pendidik StandarTenaga Pendidik
4 dan Tenaga dan Tenaga
Kependidikan: Kependidikan:
Standar Sarana dan Standar Sarana dan
5
Prasarana Prasarana
6. Standar Pengelolaan Standar Pengelolaan
StandarKeuangan dan StandarKeuangan dan
7.
Pembiayaan Pembiayaan
Standar Penilaian Standar Penilaian
8.
Pendidikan: Pendidikan:
Pengembangan Budaya Pengembangan Budaya
9
dan Lingkungan Sekolah: dan Lingkungan Sekolah:

C. TUJUAN SITUASIONAL/SASARAN
D. IDENTIFIKASI URUSAN-URUSAN SEKOLAH UNTUK MENCAPAI SETIAP SASARAN
E. ANALISIS SWOT
F. ALTERNATIF LANGKAH-LANGKAH PEMECAHAN PERSOALAN
G. RENCANA PROGRAM KERJA DAN RENCANA KEGIATAN:
H. SUPERVISI, MONITORING, EVALUASI, DAN AKREDITASI SEKOLAH
I. RENCANA ANGGARANPENDAPATAN DAN BELANJA SEKOLAH (RAPBS) UNTUK
1 TAHUN ((Menggunakan contoh format RAPBS untuk 1 tahun berikut)

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 51


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

RENCANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA SEKOLAH (RAPBS)


SMP .........................................................
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

RAPBS TAHUN KE .................................

SUMBER DANA DAN ALOKASI ANGGARAN

SPESIFIKASI, SATUAN, VOL,JMLH,

JUMLAH (RUPIAH)
UNIT, OR/BLN, DLL

SUMBER DANA
PROGRAM DAN KEGIATAN

LAINNYA
RUTIN

........
BOS

SSN
I. PENINGKATAN SKL
..................................................
II. PENGEMBANGAN STANDAR ISI
A. Program Kerja : Penyusunan KTSP
1. Kegiatan : Penyusunan
KTSP(Dokumen-1)
Sub Kegiatan :
a. Pembentukan tim/kepanitiaan
workshop Kurikulum
b. Pengadaan ATK workshop
Kurikulum
c. Penyiapan akomodasi
workshop Kurikulum
d. Penyusunan materi/bahan
workshop
Kurikulum
e. Pelaksanaan workshop
Kurikulum
f. Pelaksanaan evaluasi
kegiatan workshop
Kurikulum
g. Pembuatan laporan dan
penggandaan
laporan workshop Kurikulum

B.Program Kerja: Pengembangan silabus


kelas 7 semua mata pelajaran
1.Kegiatan atau Rincian Program Kerja:
Peningkatan kompetensi Kurikulum bagi
guru
Sub Kegiatan:
a.Pembentukan tim/kepanitiaan
workshop Kurikulum
b.Pengadaan ATK workshop Kurikulum
c.Penyiapan akomodasi workshop

52 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

RAPBS TAHUN KE .................................

SUMBER DANA DAN ALOKASI ANGGARAN

SPESIFIKASI, SATUAN, VOL,JMLH,

JUMLAH (RUPIAH)
UNIT, OR/BLN, DLL

SUMBER DANA
PROGRAM DAN KEGIATAN

LAINNYA
RUTIN

........
BOS

SSN
Kurikulum
d.Penyusunan materi/bahan workshop
Kurikulum
e.Pelaksanaan workshop Kurikulum
f.Pelaksanaan evaluasi kegiatan
workshop Kurikulum
g.Pembuatan laporan dan penggandaan
laporan workshop Kurikulum
2. Kegiatan atau Rincian Program Kerja:
.....
Sub Kegiatan:
................................ dan seterusnya

JUMLAH (RUPIAH)

........
............ 20........
Mengetahui/Menyetujui Kepala Sekolah
Ketua Komite Sekolah/
Pimpinan Pondok/Yayasan

(..............................) (..............................)

J. JADWAL KEGIATAN
K. PENANGGUNG JAWAB

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 53


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran R.4

RENCANA PENGELUARAN DANA BANTUAN PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN


MUTU SMP BERBASIS PESANTREN TAHUN 2016
SMP : ......................................……….

I. URAIAN KEGIATAN PEMANFAATAN BANTUAN PEMERINTAH UNTUK


PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS PESANTREN TAHUN 2016

Biaya Jumlah
No. Kegiatan Satuan Volume
Satuan biaya
1 2 3 4 5 6
1 Implementasi Kurikulum (Isi) dan Peningkatan
Kompetensi Lulusan (SKL)
a. ……………………………………………..............
b. ............................................................
c. .............................................................
d. dst

2 Peningkatan Kualifikasi Akademik dan


Kompetensi Guru
a. ……………………………………………..............
b. ............................................................
c. .............................................................
d. dst
3 Penguatan Manajemen Sekolah
a. ……………………………………………..............
b. .............................................................
c. .............................................................
d. dst
4 Penilaian Pendidikan
a. ……………………………………………..............
b. .............................................................
c. .............................................................
d. dst
5 Peningkatan Kualitas Sarana dan Prasarana
Pendidikan
a. ……………………………………………..............
b. .............................................................
c. .............................................................
d. dst
6 Proses Belajar Mengajar (PBM)
a. ……………………………………………..............
b. .............................................................
c. .............................................................

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 55


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Biaya Jumlah
No. Kegiatan Satuan Volume
Satuan biaya
d. dst.
7 Operasional
a. ……………………………………………..............
b. .............................................................
c. .............................................................
d. dst
JUMLAH

…………………………20….
Ketua Komite Sekolah/ Kepala Sekolah
Ketua Yayasan/Pimpinan Pondok

(……………………….…………) (……………………………..……..)

Keterangan
1. Kolom ”Kegiatan” diisi kegatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dengan biaya
bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis Pesantren
Tahun 2016, sesuai dengan jenisnya.
2. Kolom ”Satuan” diisi jenis satuan, seperti : orang, org/ bulan, jam, kali, unit,
org/jam, buah, paket, unit, rim, lembar, dan sebagainya.
3. Kolom ”Volume” diisi jumlah satuan kegiatan yang direncanakan.
4. Kolom ”Biaya Satuan” diisi biaya atau harga per satuan.
5. Kolom ”Jumlah” diisi hasil pengalian volume kali biaya satuan.

56 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

II. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN PEMANFAATAN BANTUAN PEMERINTAH


UNTUK PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS PESANTREN TAHUN 2016

Waktu Pelaksanaan**)
No Kegiatan*) Bulan I Bulan II Bulan III Dst
I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Dst

....................................20...

Ketua Komite Sekolah/ Kepala Sekolah


Ketua Yayasan/Pimpinan Pondok

(………………………..…………) (…………………………………..)

Keterangan
*) Jenis kegiatan disesuaikan dengan rencana masing-masing sekolah
**) Kolom bulan (I, II, III, dst) diisi nama bulan, misalnya: Juni, Juli, Agustus,
September, Oktober, Nopember, Desember.

III. TIM PELAKSANA PEMANFAATAN BANTUAN PEMERINTAH UNTUK


PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS PESANTREN SMP
………………………………………….. TAHUN 2016
Tim Pelaksana Pemanfaatan Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu
SMP Berbasis Pesantren diangkat dengan SK Kepasla Sekolah. Lihat contoh
berikut.

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 57


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

KOP SEKOLAH

KEPUTUSAN KEPALA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA …………………..


Nomor : …………………………………….
tentang
PENETAPAN TIM PELAKSANA PEMANFAATAN BANTUAN PEMERINTAH UNTUK
PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS PESANTREN
SMP………………………………………….. TAHUN 2016

Menimbang : a. Bahwa dalam rangka pemantapan penuntasan Program


Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun yang bermutu,
pemerintah (Direktorat Pembinaan SMP Ditjen
Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud) telah
melaksanakan program pembinaan SMP Berbasis
Pesantren;
b. Bahwa dalam rangka pelaksanaan pembinaan SMP
Berbasis Pesanterb Direktorat Pembinaan SMP Ditjen
Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud telah
menyalurkan Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan
Mutu SMP Berbasis Pesantren;

Mengingat : a. Undang-undang Nomor 20 tahun 2003, tentang Sistem


Pendidikan Nasional;
b. Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun
1994, tentang Pelaksanaan Wajib Belajar Pendidikan
Dasar;
c. Kesepakatan Bersama antara Direktur Pembinaan Sekolah
Menengah Pertama dan Direktur Pendidikan Diniyah dan
Pondok Pesantren Nomor: 1763.1/C3/KP/2013 dan
Nomor: Dj.I/Dt.i.III/3/PP.00.7/2509/2913 tentang
Pengembangan Sekolah Menengah Pertama Berbasis
Pesantren
d. Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah untuk Peniungkatan
Mutu SMP Berbasis Pesantren (BPPM-SBP) Direktorat
Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Ditjen

58 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemdikbud Tahun


2016, dan
e. Hasil Rapat Pembentukan Tim Pelaksana Pemanfaatan
Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP
Berbasis Pesantren (TPP-BPPM-SBP) SMP
...................tanggal ………………….…
Menetapkan :
Pertama : Menetapkan Susunan Tim Pelaksana Pemanfaatan Bantuan
Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren
SMP ....................... Tahun 2016 sebagaimana tertuang pada
Lampiran keputusan ini.
Kedua : Tim sebagaimana butir pertama di atas berfungsi sebagai
pelaksana teknis pemanfaatan bantuan peningkatan mutu
SMP Berbasis Pesantren seperti dituangkan dalam Petunjuk
Teknis Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP
Berbasis Pesantren (BPPM-SBP) Direktorat Pembinaan Sekolah
Menengah Pertama, Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah,
Kemdikbud Tahun 2016.
Ketiga : TPBPPM-SBP diangkat dengan masa tugas dari
…………..s.d……….
Keempat : Semua biaya yang timbul akibat dikeluarkannya Surat
Keputusan ini dibebankan kepada SMP ..........................selaku
penerima Bantuan
Kelima : Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan
apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan, maka akan
diperbaiki sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di :……………….....
Pada tanggal : ..………….........

Kepala SMP …...…………….......

ttd+cap

…………………………………………………

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 59


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran Surat Keputusan Kepala Sekolah Menengah Pertama ………………………

Nomor : ……………………………….
Tanggal : ……………………………….
Tentang : Susunan Tim Pelaksana Bantuan Pemerintah Untuk Peningkatan Mutu
SMP Berbasis Pesantren (TPP-BPPM-SBP) Tahun 2016

SUSUNAN TIM PELAKSANA PEMANFAATAN BANTUAN PEMERINTAH UNTUK


PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS PESANTREN TAHUN 2016
SMP ……………………………………………….
Jabatan dalam
No. Nama Jabatan di luar TIM
Kepanitiaan

1. Penanggung Jawab ..........................................

2. Ketua ............................................
Sekretaris merangkap
3. ...........................................
sebagai anggota
Bendahara
4. merangkap sebagai ............................................
anggota
5. Anggota Wakil wali Siswa
Catatan
1. Jumlah keanggotaan TPP-BPPM-SBP dapat disesuaikan dengan kondisi sekolah,
namun minimal harus ada anggota wakil wali siswa
2. Ketua Tim dan Bendahara harus berasal dari unsur sekolah.

Kepala SMP .........................,

ttd& stempel
...............................................

60 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran L.5

SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK

Yang bertanda tangan di bawah ini:

1. Nama : .........................................................................
2. Alamat : .........................................................................

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bertaanggung jawab


penuh atas penggunaan dana Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP
Berbasis Pesantren Tahun 2016.

Apabila di kemudian hari atas penggunaan Bantuan Pemerintah untuk


Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren Tahun 2016 tersebut di atas
mengakibatkan kerugian Negara maka saya bersedia dituntut penggantian
kerugian negara dimaksud sesuai dengan ketentuan peraturan
perundangundangan.

Bukti-bukti terkait dengan penggunaan Bantuan Pemerinatah untuk Peningkatan


Mutu SMP Berbasis Pesantren Tahun 2016 disimpan sesuai dengan ketentuan
pada penerima bantuan untuk kelengkapan administrasi dan pemeriksaan aparat
pengawas fungsional.

Demikian Surat Pernyataan ini kami buat dengan sesungguhnya.

..................................., .................2016
Kepala SMP...................Kab/Ko............................

Materai Rp 6.000,00

...................................................

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 61


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran R.6

CONTOH COVER RENCANA PENGGUNAAN BANTUAN

WARNA:HIJAU
LOGO
SEKOLAH

RENCANA PENGGUNAAN
BANTUAN PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN
MUTU SMP BERBASIS PESANTREN
TAHUN 2016

SMP …………………………………..
Alamat :………………………………………………….
KABUPATEN/KOTA…………………………………
PROVINSI…………………………
2016

62 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

LAMPIRAN-LAMPIRAN K
(KEUANGAN)

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 63


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran K.1

BUKU KAS UMUM


Bulan : ……………………………………………..

PENERIMAAN PENGELUARAN
No. Jumlah No. Jenis Jumlah
Tanggal Uraian Tanggal Uraian
Bukti (Rp) Bukti Biaya (Rp)

1 2 3 4 1 2 3 4 5

Jumlah Jumlah
Penerimaan Pengeluaran
Saldo Akhir
Bulan
Jumlah Jumlah
Penutupan Penutupan

Pada hari ini …………………. Tanggal …………………… Buku Kas Umum ditutup dengan keadaan/posisi buku
sebagai berikut.

Saldo BukuKas Umum Rp…………….


Terdiri dar:
- Saldo Bank Rp ,,,,,,,,,,,,,,,,,, disebabkan oleh ………
- Saldo Kas Tunai Rp ,,,,,,,,,,,,,,,,,, Rp……………..
Jumlah perbedaan Rp. ……………

………………………………………………,………………..20……
Mengetahui
Kepala Sekolah Bendahara,

…………………………… ………………………………………………

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 65


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Cara Pengisian Buku Kas Umum (BKU)


1. Pada daftar penerimaan dana, cara pengisiannya adalah sebagai
berikut :
a. Kolom ”Tanggal” diisi dengan tanggal/bulan/tahun pada saat
uang diterima dari Direktur Pembinaan SMP.
b. Kolom ”uraian” diisi dengan jenis penerimaan dana, antara lain :
penerimaan dana I, penerimaan dana II dan seterusnya.
c. Kolom ”No. Bukti” diisi dengan nomor bukti kuitansi penerimaan
dana.
d. Kolom”Jumlah” diisi dengan jumlah dana yang diterima secara
kumulatif.
2. Pada daftar pengeluaran dana, cara pengisiannya adalah sebagai
berikut :
a. Kolom ”Tanggal” diisi dengan tanggal/bulan/tahun pengeluaran
uang.
b. Kolom ”uraian” diisi dengan kegunaan uang yang dikeluarkan
pada tanggal yang bersangkutan.
c. Kolom ”No. Bukti” diisi dengan nomor sesuai dengan nomor yang
tertera dalam bukti pembayaran/pengeluaran uang, seperti:
nota, kuitansi, daftar pembayaran upah/honorarium/uang
transport, pengeluaran biaya operasional, dan sebaginya)
d. Kolom ”Jenis Biaya” diisi dengan nomor pengelompokan biaya
pengeluaran: (1) Kurikulum dan SKL, (2) Tenaga Kependidikan, (3)
Pengelolaan, (4) Penilaian, (5) Sarana Prasarana, (6) Proses
Pembelajaran, (7) Operasional Bantuan.
e. Kolom”Jumlah” diisi dengan jumlah pengeluaran/ pembayaran
masing-masing kegunaan uang yang dikeluarkan pada tanggal
yang bersangkutan.
3. Pencatatan keuangan tidak boleh dihapus, setiap kesalahan penulisan
harus diparaf oleh Bendahara
.

66 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran K.2

BUKU PEMBANTU KAS TUNAI


Bulan : ……………………………………………..

No Penerimaan Pengeluaran
Tanggal Uraian Saldo (Rp)
Bukti (Rp) (Rp)

1 2 3 4 5 6

……………………………………………., …………………..20…

Mengetahui
Kepala Sekolah Bendahara,

……………………………
………………………………………………

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 67


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Cara Pengisian Buku Pembantu Kas Tunai


1. Pada kolom ”tanggal” diisi tanggal/bulan/tahun uang masuk (debet),
uang keluar (kredit) atau perhitungan saldo.
2. Pada kolom ”Uraian” diisi uraian penerimaan atau pengeluaran yang
dilengkapi dengan nomor bukti kuitansi penerimaan atau nomor
bukti pengeluaran harian.
3. Kolom ”No. Bukti” diisi dengan nomor sesuai dengan nomor yang
tertera dalam bukti pembayaran/pengeluaran uang, seperti: nota,
kuitansi, daftar pembayaran upah/honorarium/uang transport,
pengeluaran biaya operasional, dan sebaginya)
4. Pada kolom ”Penerimaan” diisi dengan jumlah dana yang diterima
sesuai dengan tanggal/bulan/tahun penerimaan dan nomor bukti
penerima.
5. Pada kolom ”Pengeluaran” diisi dengan jumlah dana yang
dikeluarkan setiap hari sesuai dengan uraian/nomor bukti
pengeluaran.
6. Pada kolom ”Saldo” diisi dengan saldo sebelumnya ditambah debet
dikurangi dengan kredit dalam satu baris.

68 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran K.3

BUKU BANK
Bulan : ……………………………………………..

Debet Kredit
Tanggal Uraian No. Bukti Saldo (Rp)
(Rp) (Rp)

1 2 3 4 5 6

Mengetahui …………………...,
…………………20…..
Kepala Sekolah Bendahara,

……………………………
………………………………………………

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 69


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran K.4

BERITA ACARA
PENUTUPAN KAS DANA BANTUAN PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN MUTU
SMP BERBASIS PESANTREN TAHUN 2016
SMP : ...........................................................

Tanggal penutupan kas : ………………………………………


Nama penutup kas/pemegang kas : ………………………………………
Tanggal penutupan kas yang lalu : ………………………………………
Total penerimaan : ………………………………………
Total pengeluaran : ………………………………………
Saldo buku : Rp. …………………………………..

Uang tunai terdiri dari:

Lembar uang kertas Rp. 100.000,- ……… lembar = Rp. ……………………


Lembar uang kertas Rp. 50.000,- ……… lembar = Rp. ……………………
Lembar uang kertas Rp. 20.000,- ……… lembar = Rp. ……………………
Lembar uang kertas Rp. 10.000,- ……… lembar = Rp. ……………………
Lembar uang kertas Rp. 5.000,- ……… lembar = Rp. ……………………
Lembar uang kertas Rp. 2.000,- ……… lembar = Rp. ……………………
Lembar uang kertas Rp. 1.000,- ……… lembar = Rp. ……………………
Keping uang logam Rp. 1.000,- ……… keping = Rp. ……………………
Keping uang logam Rp. 500,- ……… keping = Rp. ……………………
Keping uang logam Rp. 200,-..........keping=Rp. ……………………
Keping uang logam Rp. 100,- ……… keping = Rp. ……………………
Keping uang logam Rp. 50,- ……keping = Rp. ……………………

Total saldo kas Rp. …………………


Total saldo bank Rp. …………………

Tanggal ……………….
Yang diperiksa: Yang memeriksa:
Bendahara Kepala Sekolah

………………………………… ………………………

70 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran K.5

KUITANSI

Nomor: …………………………………

Sudah terima dari : Tim Pelaksana Pemanfaatan Bantuan Pemerintah untuk


Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren
SMP ................................

Jumlah uang : Rp. ………………………………………….................................


Terbilang : (………………………………………………................................
……………………………………………….................................)
Untuk : ………………………………………………..................................
………………………………………………....................................
sesuai dengan nilai barang/jasa yang dibayar.

Tanggal ……………

Setuju dibayar Lunas dibayar Yang menerima Dana


Kepala Sekolah Bendahara

.............................. .......................... .................................


Jabatan......................

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 71


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran K.6

DAFTAR PEMBAYARAN UANG LELAH/HONOR


Kegiatan : …………………………………………
Tanggal : …………………………………………

Potongan Jumlah yang


Jumlah uang Tanda
No. Nama PPh Pasal diterimakan
(Rp.) 21 tangan
(Rp.)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Jumlah:

………………………., ………………….20………
Setuju dibayar Lunas dibayar
Kepala Sekolah Bendahara

…………………………………….. ………………………………………….

72 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Lampiran K.7

CONTOH SURAT SETORAN PENGEMBALIAN BELANJA (SSPB)


BANTUAN PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS
PESANTREN TAHUN 2016

73
Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

74 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 75


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

LAMPIRAN-LAMPIRAN L
(PELAPORAN)

76 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Lampiran L.1
LAPORAN KEMAJUAN PENGGUNAAN DAN SISA DANA
BANTUAN PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS
PESANTREN TAHUN 2016
SAMPAI DENGAN TANGGAL ....................................2016
SMP : ......................................……….

Fisik Biaya
Jenis Kegiatan
No. Realisasi
*) Satuan Renca
Rencana*) Realisasi Sisa Dana
*) na*)
Volume %
1. Implementasi
Kurikulum (Isi)
dan
Peningkatan
Kompetensi
Lulusan (SKL)
................ ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................

..... dst. ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................


2. Peningkatan
Kualifikasi
Akademik dan
Kompetensi
Guru
................
........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
..... dst.
........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
3. Penguatan
Manajemen
Sekolah
................
........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
..... dst.
........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
4. Penilaian
Pendidikan
................
........... ........ ............. ...... ................ ................ ................

..... dst. ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................


5. Peningkatan
Kualitas
Sarana dan
Prasarana
Pendidikan
................ ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................

77
Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Fisik Biaya
Jenis Kegiatan
No. Realisasi
*) Satuan Renca
Rencana*) Realisasi Sisa Dana
*) na*)
Volume %

..... dst. ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................


6. Proses Belajar
Mengajar
(PBM)
................. ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
..... dst. ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
7. Operasional

................ ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................

.......dst ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................


Jumlah** 30.000.000***)

*) Diisi sesuai dengan rencana (Lampiran R.4). Seluruh kegiatan dalam perencanaan
diisikan. Tidak hanya yang sudah dilaksanakan.
**) Baris jumlah harus diisi, agar mudah memindahkan ke format tabulasi/rekapitulasi.
***) Diisi jumlah bantuan yang diterima..
______________, ____________ 20__

Ketua Komite Sekolah/ Kepala Sekolah .........................................


Ketua Yayasan/Pimpinan Pondok

(……………………………..)
(.............................................)

78 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Lampiran L.2
PERHITUNGAN DANA AWAL, PENGGUNAAN, DAN SISA DANA
BANTUAN PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS
PESANTREN TAHUN 2016
SAMPAI DENGAN TANGGAL ..................................... 2016
SMP : ......................................……….

Fisik Biaya
Jenis Kegiatan
No. Realisasi
*) Satuan Renca
Rencana*) Realisasi Sisa Dana
*) na*)
Volume %
1. Implementasi
Kurikulum (Isi)
dan
Peningkatan
Kompetensi
Lulusan (SKL)
................ ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................

..... dst. ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................


2. Peningkatan
Kualifikasi
Akademik dan
Kompetensi
Guru
................
........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
..... dst.
........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
3. Penguatan
Manajemen
Sekolah
................
........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
..... dst.
........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
4. Penilaian
Pendidikan
................
........... ........ ............. ...... ................ ................ ................

..... dst. ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................


5. Peningkatan
Kualitas
Sarana dan
Prasarana
Pendidikan

79
Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Fisik Biaya
Jenis Kegiatan
No. Realisasi
*) Satuan Renca
Rencana*) Realisasi Sisa Dana
*) na*)
Volume %

................ ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................

..... dst. ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................


6. Proses Belajar
Mengajar
(PBM)
................. ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
..... dst. ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................
7. Operasional

................ ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................

.......dst ........... ........ ............. ...... ................ ................ ................


Jumlah** 30.000.000***)

*) Diisi sesuai dengan rencana (Lampiran R.4). Seluruh kegiatan dalam perencanaan
diisikan. Tidak hanya yang sudah dilaksanakan.
**) Baris jumlah harus diisi, agar mudah memindahkan ke format tabulasi/rekapitulasi.
***) Diisi jumlah bantuan yang diterima..
______________, ................................. 2016

Ketua Komite Sekolah/ Kepala Sekolah .........................................


Ketua Yayasan/Pimpinan Pondok

(……………………………..)
(.............................................)

80 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran L.3

SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB BELANJA

1. Nama Lembaga Penerima : SMP ..............................Kab/Ko.......................


2. Alamat Lembaga : ..........................................................................
3. Nama Bantuan : Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu
SMP Berbasis Pesantren Tahun 2016

Yang bertanda tangan di bawah ini, Kepala SMP ...........................


Kabupaten/Kota..........................penerima bantuan pemerintah untuk
peningkatah mutu SMP Berbasis Pesantren Tahun 2016 menyatakan bahwa saya :
1. Bertanggung jawab penuh atas pengeluaran yang telah dibayar lunas
kepada yang berhak menerima;
2. Bersedia menyimpan dengan baik seluruh bukti pengeluaran belanja
yang telah dilaksanakan;
3. Bersedia untuk dilakukan pemeriksaan terhadap bukti-bukti
pengeluaran oleh aparat pengawas fungsional Pemerintah.
Demikian Surat pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

...................,...........2016
Kepala SMP .......................

..............................................

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 81


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran L.4

BUKTI SURAT SETORAN PAJAK


Nama Sekolah :_________________________________________
Kabupaten/Kota :_________________________________________
Provinsi :_________________________________________

Format ini digunakan untuk menempel foto copy Surat Setoran pajak
dalam hal terdapat pajak yang harus dipungut dalam pemanfaatan
bantuan pemerintah untuk penuingkatan mutu SMP Berbasis Pesantren
Tahun 2016

______________ , _____ 20__

Ketua Komite Sekolah/ Kepala Sekolah,


Ketua Yayasan/Pimpinan Pondok

(……………………………..)
(.............................................)

82 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran L.5

BUKTI SURAT SETORAN SISA DANA KE REKENING KAS NEGARA


Nama Sekolah :_________________________________________
Kabupaten/Kota :_________________________________________
Provinsi :_________________________________________

Format ini digunakan untuk menempel foto copy Surat Setoran


Pengembalian Belanja (SSPB) ke rekening kas negara dalam hal terdapat
sisa dana bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP Berbasis
Pesantren Tahun 2016

______________ , _____ 20__

Ketua Komite Sekolah/ Kepala Sekolah,


Ketua Yayasan/Pimpinan Pondok

(……………………………..) (.............................................)

© Dit. Pembinaan SMP – Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah | 83


Melayani Semua Anak Usia SMP dengan Amanah

Lampiran L.6
CONTOH COVER LAPORAN

WARNA:KUNING
LOGO
SEKOLAH

LAPORAN PEMANFAATAN
BANTUAN PEMERINTAH
UNTUK PENINGKATAN MUTU
SMP BERBASIS PESANTREN
TAHUN 2016

SMP …………………………………..
Alamat :………………………………………………….
KABUPATEN/KOTA…………………………………
PROVINSI…………………………
2016

84 | Petunjuk Teknis BPPM-SBP Tahun 2016