Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH BIOLOGI

Runtuhnya Teori evolusi Charles Darwin


Oleh Harun Yahya

O
L
E
H

Kelompok II
Anggota :
Erika Riski Melani
Baso Zulfikramullah
Fiki Faradillah
Asri Rahayu
Muh Farid

SMA NEGERI 18 BONE


TAHUN PELAJARAN 2017-2018
KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan
Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat menyusun makalah ini dengan baik dan tepat pada
waktunya. Dalam makalah ini kami membahas mengenai sanggahan teori Darwin.

Makalah ini dibuat dengan berbagai observasi yang bersumber dari internet dan beberapa
bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama
mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-
besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini.

Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh
karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan saran serta kritik yang dapat
membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca sangat kami harapkan untuk penyempurnaan
makalah selanjutnya.

Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita.

Tanete Harapan, 30 Januari 2018

Penulis
DAFTAR ISI

Kata Pengantar…………………………………………………………………………….i
Daftar Isi…………………………………………………………………………………..ii
BAB I
Pendahuluan........................................................................................................................1
BAB II
Tinjauan Pustaka.................................................................................................................2
BAB III
Pembahasan........................................................................................................................5
BAB IV
Kesimpulan.........................................................................................................................6
Daftar Pustaka....................................................................................................................7
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
“Sebagian orang yang pernah mendengar "teori evolusi" atau "Darwinisme" mungkin
beranggapan bahwa konsep-konsep tersebut hanya berkaitan dengan bidang studi biologi dan
tidak berpengaruh sedikit pun terhadap kehidupan sehari-hari. Anggapan ini sangat keliru sebab
teori ini ternyata lebih dari sekadar konsep biologi” adalah penggalan dari buku karya Harun
Yahya terhadap Teori Evolusi yang dikemukakan oleh Charles Darwin dan munculah para
evolusioner. Yang mana hingga saat ini evolusi masih saja menjadi perbincangan yang tidak
akan ada habisnya jika terus diperdebatkan baik dikalangan cendekiawan maupun pelajar.
Seiring perkembangan zaman, teknologi yang semakin canggih, Teori evolusi Darwin
semakin tergeser dan dianggap palsu oleh sebagian ilmuwan.Teori evolusi tersebut tidaklah sama
sekali salah, meskipun mereka sama sekali tidak menyinggung tentang keberadaan Tuhan
sebagai creator daripada terciptanya alam semesta ini. Pasalnya, apabila kita telaah lebih dalam,
terdapat poin-poin yang logis dan terbukti kebenarannya, sehingga dapat dijadikan sebagai acuan
tentang kebenaran teori evolusi ini. Disamping adanya teori evolusi tersebut, kubu yang pro tentu
memiliki dasar yang bisa dikatakan kuat sebagai upaya untuk menyaingi adanya teori ‘tak
berketuhanan’ sebelumnya. Ialah seorang berkebangsaan Turki bernama Harun Yahya (Adnan
Oktar) dalam beberapa karyanya yang jelas menentang adanya teori evolusi tersebut.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana Teori Evolusi menurut Darwin?
2.Fakta apa saja yang ditemukan Harun Yahya untuk menentang Evolusi?

C.Tujuan
1. Mengetahui kebenaran Evolusi Darwin
2. Mengetahui Kelemahan Evolusi menurut Harun Yahya
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

1. Teori Evolusi Charles Darwin


Dalam teori ini menurut Darwin aneka spesies makhluk hidup tidak diciptakan secara
terpisah oleh Tuhan, tetapi berasal dari nenek moyang yang sama dan menjadi berbeda satu sama
lain akibat kondisi alam.contoh pada halnya manusia bahwa darwin berpendapat kalau manusia
itu berasal dari monyet sebagai nenek moyangnya, Menurut mereka, selama proses evolusi yang
diperkirakan berawal 4-5 juta tahun lalu, terdapat beberapa “bentuk transisi” antara manusia
modern dan nenek moyangnya. Menurutnya sekenario yang menurut Harun Yahya sepenuhnya
rekaan ini, terdapat 4 kategori dasar:
Australopithecus (kera dari selatan), evolusionis menyatakan bahwa Australopithecus
memiliki anatomi kera. Akan tetapi mereka berjalan dengan tegap seperti manusia
Homo habilis (kera yang dinyatakan sebagai manusia)
Homo erectus (susunan wajah yang salah)
Homo sapiens (mendekati bentuk manusia)
Secara khusus diciptakan spesies baru pengganti spesies yang punah. Spesies-spesies tersebut
berevolusi dari pendahuluannya yang tidak tersingkir bahwa spesies yang hidup sekarang ini
berasal dari spesies-spesies yang hidup di masa-masa silam yang mengalami evolusi melalui
seleksi alam.
Darwin mengatakan bahwa manusia itu berasal dari monyet yang mengalami evolusi karna
adanya seleksi alam,teori darwin ini sangat bertentangan dengan teori penciptaan yakni teori ini
mengatakan bahwa evolusi manusi itu berasal dari sang pencipta,itu banyak di tantang oleh para
ilmuwan salah satu contohnya yaitu:
Francis crik, seorang evolusionis molekuler, pemenagng hadiah nobel mengakuai bahwa
molekul yang begitu rumit tidak mungkin muncul dengan sendirinya secara tiba-tiba karena
kebetulan sebagai hasil dari proses evolusi.teori darwin juga bertentangan dengan agama karna
menyimpang dari ajaran agama, atau kepercayaan-kepercayaan lain menyebabkan ilmu evolusi
sulit berkembang.
Alasan darwin manusia mirip kera yaitu:
- Mata menghadap ke depan
- Ibu jari tungkai depan dapat digerakkan ke segala arah, mempunyai kelenjar susu (glandulla
mammae) yang terletak di dada.
- Rahim satu ruang simpleks.

2. Kelemahan teori evolusi Darwin menurut Harun Yahya


Dalam karyanya, Harun Yahya mengungkapkan bahwa Teori Evolusi yang dikemukakan
oleh Darwin merupakan gagasan yang tidak ilmiah. Ada beberapa hal yang dijadikan dasar bagi
Harun Yahya untuk membantah Teori Evolusi Darwin.
Yang pertama, masih minimnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologipada masa
Darwin dan Lamarck untuk menjelaskan fenomena asal usul kehidupan. Ilmu genetika dan
biokimia pada masa Darwin belum ada sehingga mempersempit penjelasan Darwin tentang
evolusi dari sudut pandang genetika dan biokimia.
Yang kedua, komposisi dan susunan unsur genetik pada makhluk hidup yang sangat rumit
menunjukkan ketidakabsahan mekanisme evolusi kehidupan. Menurut Harun Yahya, kerumitan
yang ada dalam setiap unsur genetik tersebut merupakan hasil rancangan Sang Pencipta alam
semesta ini.
Yang Ketiga, Harun Yahya juga mengungkapkan kelemahan-kelemahan bukti evolusi yang
dikemukakan oleh Darwin, salah satunya dari catatan fosil. Dari berbagai fosil yang ditemukan,
tidak ada satu pun fosil yang menunjukkan bentuk transisi yang dapat dijadikan sebagai petunjuk
proses evolusi. Di samping itu, perbandingan anatomi menunjukkan bahwa spesies yang diduga
telah berevolusi dari spesies lain ternyata memiliki ciri-ciri anatomi yang sangat berbeda,
sehingga mereka tidak mungkin menjadi nenek moyang dan keturunannya.
Yang keempat mengenai seleksi alam, Harun Yahya mengungkapkan bahwa tidak pernah
ada satu spesies pun yang mampu menghasilkan spesies lain melalui mekanisme seleksi alam.
Sebagai contoh, masih ingatkah kalian tentang evolusi kupu-kupu Biston betularia di Inggris?
Menurut Harun Yahya, terbentuknya kupu-kupu Biston betularia bersayap gelap yang
terjadi pada pada awal revolusi industri di Inggris sebenarnya tidak ada. Cerita sebenarnya
adalah pada awalnya warna kulit batang pohon di Inggris benar-benar terang. Oleh karena itu,
kupu-kupu berwarna gelap yang hinggap pada pohon-pohon tersebut mudah terlihat oleh burung-
burung pemangsa, sehingga mereka memiliki kemungkinan hidup yang rendah. Lima puluh
tahun kemudian akibat polusi, warna kulit kayu menjadi lebih gelap dan saat itu kupu-kupu
berwarna cerah menjadi mudah diburu. Akibatnya, jumlah kupu-kupu berwarna cerah berkurang,
sementara populasi kupu-kupu berwarna gelap meningkat karena tidak mudah terlihat oleh
pemangsa.
Dalam kasus ini, Harun Yahya menganggap bahwa tidak terjadi perubahan warna sayap
kupu-kupu yang diturunkan. Namun, yang terjadi sebenarnya adalah jumlah kupu-kupu yang
berwarna cerah telah banyak dimangsa oleh burung-burung pemangsa, karena tidak mampu
beradaptasi dengan lingkungan yang tercemar polusi industri sehingga jumlah kupu-kupu
berwarna cerah lebih sedikit dibanding kupu-kupu yang berwarna lebih gelap.

Contoh penggelapan warna karena pengaruh industri jelas bukan bukti evolusi, sebab proses ini
tidak memunculkan jenis ngengat baru. Seleksi hanya terjadi di antara varietas yang telah ada
Yang kelima, ialah satu pokok pikiran Teori Evolusi yang juga tak luput dari bantahan
Harun Yahya adalah tentang mutasi. Di dalam pandangan evolusi Darwin, mutasi dikatakan
sebagai proses yang memunculkan spesies baru yang berbeda dari tetuanya. Harun Yahya
menentang pandangan yang menyatakan bahwa mutasi dapat bersifat menguntungkan, tetapi
pada kenyataannnya setiap mutasi bersifat membahayakan. Lalu, Harun Yahya mengajukan tiga
alasan utama mengapa mutasi tidak dapat dijadikan bukti pendukung evolusi:
1. Tidak pernah ditemukan mutasi yang bermanfaat, karena mutasi terjadi secara acak dan
akan merusak susunan dan komposisi materi genetik. Efek mutasi yang mengenaskan pada
tubuh manusia. Bocah laki-laki di samping adalah korban kecelakaan instalasi nuklir Chernobyl.
2. Mutasi tidak menambahkan informasi genetik yang baru, tetapi hanya bersifat merubah
atau merusak yang dapat mengakibatkan ketidaknormalan.
3. Agar dapat diwariskan pada generasi selanjutnya, mutasi harus terjadi pada sel-sel
reproduksi organisme.
Jadi, kesimpulannya teori evolusi darwin ditentang oleh teori evolusi yang dikemukakan
oleh Harun Yahya. Menurut pandangan Harun Yahya, konsep kehidupan yang berasal dari benda
mati bertentangan dengan hukum dasar biologi. Gagasan tersebut mengandung arti bahwa
makhluk hidup yang pertama kali muncul di bumi berasal dari kehidupan yang ada sebelumnya,
dan bukan dari benda mati yang dikemukakan oleh Charles Darwin. Harun Yahya berpendapat
bahwa di alam semesta ini ada pencipta yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Harun Yahya juga
menemukan kelemahan teori evolusi Charles Darwin, yaitu tentang komponen dan penyusun
unsur genetik, catatan fosil, seleksi alam, dan mutasi.
BAB III
PEMBAHASAN

1. Pengertian Evolusi
Evolusi sendiri mempunyai arti bahwa perubahan pada mahluk hidup yang berlangsung
sedikit demi sedikit dan memerlukan waktu yang sangat lama.

2. Berdasarkan beberapa teori diatas maka dapat kami bahas proses evolusi pada
manusia diantaranya sebagai berikut:

a. Berdasarkan teori charles darwin


Menyatakan bahwa variasi pada organisme merupakan variasi karakteristik yang muncul
pada kenampakan fenotip pada organisme, serta terjadi seleksi alam dalam kehidupan suatu
organisme, sebab individu yang mempunyai variasi yang sesuai dengan lingkunga maka ia dapat
bertahan hidup dan berkembangn biak, dan sebaliknya.pada teori darwis ia menyatakan bahwa
manusia itu berasal dari nenek moyang mereka yakni kera,dimana karna adanya evolusi maka
manusia itu dapat berevolusia sesuai dengan dunianya sekarang,namun teori darwin juga
bertentangan dengan teori alamiah dan teori agama,sebab pada teori alamiah ada juga 3 bukti
yang menyatakan bahwa manusia bukan berasal dari kera diantaranya mata, sel dan temuan fosil.
Sedangakan untuk teori penciptaan manusia itu ada karena ada yang menciptakannya. Pada teori
darwin ini ia menyatakan bahwa manusia itu ada karna ada unsur ketidak segajaan, ia
berpendapaat manusia berevolusi lebih dari beberapa tahun lalu yang berawal dari beberapa kera.
b. Berdasarkan Harun Yahya
Menurut pandangan Harun Yahya, konsep kehidupan yang berasal dari benda mati
bertentangan dengan hukum dasar biologi. Dalam hal ini, Harun Yahya memberikan gambaran
bahwa sel hidup merupakan hasil pembelahan dari sel hidup juga dan bukan dari pembelahan sel
mati. Harun Yahya membantah gagasan yang menyatakan bahwa kehidupan muncul dari
kehidupan sebelumnya. Gagasan tersebut mengandung arti bahwa makhluk hidup yang pertama
kali muncul di bumi berasal dari kehidupan yang ada sebelumnya.Harun Yahya mengungkapkan
pendapatnya dari sudut pandang berbeda yang menyatakan bahwa di alam semesta ini ada
pencipta (creator) yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Salah satu bantahan Harun Yahya tersebut
merupakan bagian dari pendapatnya dalam meruntuhkanTeori Evolusi Darwin.
BAB IV
KESIMPULAN

Dari penjelasan diatas dapat di simpulkan bahwa,manusia itu berevolusi namun ada yang
menciptakan,sedangkan menurut teori darwin bahwanya manusia itu berasal dari satu sel dan itu
secara kebetulan dan mempunyai nenek moyang dari kera. Dalam sudut pandang keilmuan
Biologi selama ini, benar adanya jika suatu spesies akan berkembang dengan adanya stimulus
baik berupa percampuran antar sel, karena faktor lingkungan dan sebagainya. Kita tahu bahwa
hal tersebut ialah sesuatu yang benar dan wajar. Namun hal tersebut belum dapat kita jadikan
sebagai suatu acuan yang kuat sebagai alasan dalam pembenaran teori evolusi, apalagi teori
selain itu.
DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Keberatan_terhadap_evolusi ,
http://www.biologi-sel.com/2013/09/pro-dan-kontra-evolusi.html
http://f0ry0uguys.blogspot.com/2013/05/teori-evolusi-harun-yahya-yang.html
http://kerenita-bio.blogspot.com/2013/07/evolusi-pro-dan-kontra.html
https://www.google.com/search?client=opera&q=teori+evolusi&sourceid=opera&ie=utf-
8&oe=utf-8&channel=suggest
http://id.harunyahya.com/id/books/772/KERUNTUHAN-TEORI-
EVOLUSI/chapter/2263/Penafsiran-menyesatkan-tentang-fosil-