Anda di halaman 1dari 36

Edisi

01/Tahun XV
Januari 2017

KEMENTERIAN
PEKERJAAN UMUM
DAN PERUMAHAN RAKYAT

Karya Cipta Infrastruktur Permukiman

Sanimas Kabupaten Tanah Datar


Sumatera Barat

Mengusung
Pamsimas Kabupaten Batu Bara
Sumatera Utara

Program Prioritas,
Mendulang Target
Penataan kawasan Kota Yogyakarta

100-0-100
Kebun Raya Eka Karya
Kabupaten Tabanan, Bali
daftar isi 01/Tahun XV
Januari 2017
Edisi

08

04 13
14 26
18
04 berita utama
Mengusung Program Prioritas, Mendulang
Target 100-0-100
16 952 Paket Kerja Kontraktual
Ditandatangani Serentak 30 sebaiknya anda tahu
Bagaimana Untuk Menjadi Produktif

17 Ditjen. Cipta Karya dan SDA 31 Tips Manajemen Waktu

08 liputan khusus
Kemenkes Gandeng Kementerian PUPR
Tingkatkan Penyediaan Air Baku Untuk Membantu Kamu Lebih Produktif

Tingkatkan Kesehatan Nusantara 18 Wakil Gubernur Bali Resmikan Penataan


Bangunan KSN Pusat Pemerintahan Bali 32 lensa CK
Dirjen Cipta Karya Lantik 144 Satker
10 Cipta Karya Dukung SPAM Umbulan di Lingkungan Cipta Karya
Salurkan Air Minum Kepada 1,3 Juta
Masyarakat di Jatim 19 inovasi
KAWAN MAPAN
(Kunci Jawaban Masa Depan)
33 Rapat Kerja Cipta Karya

13 info baru
Menteri PUPR Tinjau Banjir Bima 21 Penanganan Bencana Gempa Bumi Pidie
Jaya, Oleh Satuan Tugas Penanganan
34 seputar kita
Cipta Karya Bangun Komitmen Kerja sama
Proses Percepatan Program Sanimas IDB
Bencana Kementerian PUPR
14 Cipta Karya Percepat Terbentuknya
Sanitasi Baik Pantai Kecamatan Moti
TA. 2017
Maluku Utara 26 Kunjungan ke Hindustan Prefab Limited
(HPL) Housing Technology Park
Dinas Cipta Karya Provinsi Sulawesi Utara
Pantau Lokasi Banjir di Kota Manado
New Delhi-India
15 Cipta Karya Evaluasi dan Persiapkan
Percepatan Program Sanimas IDB TA 2017 Cipta Karya Provinsi Sumatera Barat Gelar
Serah Terima Jabatan

02|Edisi 01Tahun XV
editorial
Memprioritaskan
Pelindung
Sri Hartoyo
Direktif Presiden 2017
Penanggung Jawab

M
Rina Agustin Indriani engawali tahun 2017, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Dewan Redaksi (PUPR) menajamkan kembali usulan kegiatan melalui Instruksi Menteri (Inmen)
Dwityo A. Soeranto, Adjar Prajudi, Rina Farida, PUPR tanggal 30 Desember 2016. Selain membahas mengenai hasil evaluasi
Dodi Krispratmadi, Mochammad Natsir Menteri PUPR atas rincian kegiatan tahun 2017, pembahasan di awal tahun tersebut juga
Pemimpin Redaksi membahas isi dari Inmen tersebut yang di antaranya terkait penyelesaian kegiatan direktif
Mardi Parnowiyoto Presiden lebih awal, pelaksanaan janji dan komitmen Menteri PUPR, mengurangi kegiatan
yang kurang prioritas, melakukan revisi DIPA 2017, serta efisiensi kegiatan di tingkat
Penyunting Redaksi
Ardhani P, Indah Raftiarty ER, Astaf Aji Pranaya pembuat komitmen.
Sedangkan untuk penjabaran kegiatan Direktif Presiden 2017 yang tertuang dalam
Bagian Produksi Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016, terdapat beberapa prioritas pembangunan
Ari Iswanti, Bramanti Nawang Sari, Dewi Savitri,
Rizqiah Darmawiasih infrastruktur permukiman. Prioritas tersebut terdiri dari pembangunan PLBN Terpadu
Tahap 2 di 7 kawasan, pembangunan PIP di 9 kawasan PLBN, pembangunan IPAL di
Bagian Administrasi & Distribusi Jakarta, pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional di 7 kawasan,
Fajar Drestha Birawa, Harniati Ulfah
pembangunan kampung nelayan di 6 kawasan, rehabilitasi dan renovasi prasarana dan
Kontributor sarana Asian Games 2018, serta pembangunan KSPN di 5 kawasan.
Sri Murni Edi K, Taufan Madiasworo, Terkait infrastruktur permukiman bidang air minum, pembangunan diprioritaskan
Edward Abdurrahman, Tanozisochi Lase,
Diana Kusumastuti, Dian Irawati, pada pembangunan SPAM di 8 kota binaan, SPAM Regional di 10 kawasan. Selanjutnya
Marsaulina Pasaribu, Didiet A. Akhdiat, pada bidang penyehatan lingkungan permukiman diprioritaskan pada pembangunan
Nieke Nindyaputri, Prasetyo, IPAL Regional di satu kawasan, dan TPA Regional di 3 lokasi. Untuk bidang kawasan
M. Sundoro, Darmawel Umar,
Sandhi Eko Bramono, Ade Syaiful Rachman, permukiman, prioritas diarahkan pada penanganan permukiman kumuh di 8 kawasan, dan
Kusumawardhani, Indah Widyahapsari, pelaksanaan program PISEW di 400 kecamatan. Terakhir pada bidang penataan bangunan
Bhima Dhananjaya, Airyn Saputri Harahap, diprioritaskan pada revitalisasi kawasan tematik perkotaan di 45 kawasan.
Meinar Manurung
Tidak lupa prioritas pembangunan non fisik pada bidang pendukung teknis yaitu
Alamat Redaksi keterpaduan infrastruktur permukiman tertuju pada penandatanganan kontrak lelang dini
Jl. Pattimura No. 20, Kebayoran Baru 12110 2017, pemantauan kegiatan PHLN yang beresiko, dan percepatan progres CSR. Sedangkan
Telp/Fax. 021-7245754
untuk bidang pendukung sekretariat difokuskan pada penguatan struktur kesatkeran da­
lam Pemerintah Daerah, penanganan BMN, pendampingan laporan keuangan, penanganan
Redaksi menerima saran maupun tanggapan terkait
bidang Cipta Karya ke email kompuck@gmail.com atau masalah hukum dan penyusunan peraturan terkait Prolegnas, pembangunan public trust
saran dan pengaduan di www.pu.go.id bidang Cipta Karya melalui komunikasi publik, serta percepatan pelaksanaan Saber Pungli.
Dengan adanya arahan yang jelas dari pimpinan melalui Direktif Presiden ini, yang
dilanjutkan dengan komitmen Menteri PUPR dan diikuti prioritas tiap unit organisasi,
http://ciptakarya.pu.go.id
maka diharapkan arah pembangunan infrastruktur di tahun 2017 lebih jelas dan terfokus.
@ditjenck (Teks: Redaksi)

@ditjenciptakarya

Ditjen Cipta Karya

Ditjen Cipta Karya

kompuck@gmail.com

Tahun XVEdisi 01 |03


berita utama
Mengusung Menteri Basuki Hadimuljono menegaskan
bahwa pembangunan infrastruktur yang dila­
kukan Kementerian PUPR tidak hanya meng­

Program Prioritas,
hasilkan infrastruktur fisik semata, tetapi juga
mengurangi kesenjangan antar wila­yah, pe­
nyediaan lapangan pekerjaan, dan pengen­

Mendulang Target
tasan angka kemiskinan.
Hal itu didukung dengan kebijakan be­
lan­ja APBN sebagai instrumen fiskal, yaitu
peningkatan kualitas belanja produktif dan

100-0-100
mengusung kegiatan yang prioritas dengan
fokus pada percepatan pembangunan infra­
struktur. Syaratnya, belanja APBN harus tepat
sasaran dan sesuai ketentuan.
“Raker ini dikhususkan dalam rangka
Infrastruktur dasar permukiman diharapkan semakin padu dengan per­siapan pelaksanaan penyelenggaraan in­
fra­­struktur PUPR tahun 2017. Kita harus me­
program-program prioritas nasional seiring dengan tantangan nyatukan niat kita dalam menjalankan ama­
menjawab target akses universal (100-0-100) untuk air minum, nah berat ini,” ujar Menteri Basuki.
Pada tahun 2017, Kementerian PUPR
kawasan kumuh, dan sanitasi. men­­ dapatkan besaran alokasi yang sig­
ni­­fi­kan yakni Rp 101,49 triliun. Anggaran
tersebut digunakan untuk melaksanakan
pem­­­bangunan infrastruktur di empat sasaran

P
ada tahun 2017, Kementerian Pekerjaan pakan salah satu dari empat pilar peno­pang prio­ ritas, yaitu ketahanan air dan pangan,
Umum dan Perumahan Rakyat menya­­ selain kedaulatan pangan dan energi, daya konek­tivitas, permukiman, dan perumahan.
tukan niat untuk mendukung Na­ wa­ saing industri dan per­da­gangan, pembiayaan “Pembangunan infrastruktur di wilayah
cita pemerintah dalam menyumbang per­ pembangunan yang berke­sinam­bungan, dan perbatasan antar negara, kawasan-kawasan
tumbuhan ekonomi nasional. Pemba­ ngu­nan ekonomi yang in­klu­sif atau pe­me­rataan akses. terpencil, pulau-pulau terdepan, dan revi­
infrastruktur atau jasa kons­ truksi me­ ru­
­ Pada Rapat Kerja Kementerian PUPR, talisasi kawasan kumuh juga harus tetap

04|Edisi 01Tahun XV
menjadi prioritas program Kementerian kan alokasi pada prioritas, rea­ lokasi dari Konsep pengembangan infrastruktur ber­­
PUPR di tahun 2017 ini,” tambahnya. program kegiatan yang telah cukup men­dapat basis pengembangan wilayah yang saat ini
penekanan pada tahun-tahun se­ belumnya, telah dikembangkan Kementerian PUPR me­
Money Follow Program dan efisiensi program atau kegiatan non lalui penyiapan rencana induk dan ren­cana
Pemerintah sejak pertengahan 2016 lalu prioritas. pengembangan di 35 WPS tersebut hen­
menyerukan prinsip money follow program Imbasnya, sejak perencanaan, pemrog­ dak­nya benar-benar terimplementasi da­lam
berbasis outcome. Prinsip ini digunakan raman, hingga penganggaran pem­ba­ngunan bentuk program nyata.
dalam penyusunan Rancangan Anggaran infrastruktur PUPR harus fokus menangani Program infrastruktur yang diarahkan ke
Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) program prioritas nasional. Salah satu sana harus memberikan manfaat yang sig­
2017. Konsep tersebut merupakan pen­ de­ dukungan Kementerian PUPR dalam mewu­ nifikan bagi daya saing destinasi pariwisata.
katan penganggaran yang lebih fokus pada judkan destinasi pariwisata nasional berkelas Kita harus menterpadukan rencana yang
program atau kegiatan yang terkait langsung dunia yang saat ini tengah difo­kuskan pada disusun dengan rencana pengembangan ka­
dengan prioritas nasional serta memberikan lima destinasi utama, yakni Danau Toba, Bo­ wa­san secara keseluruhan.
dampak langsung bagi masyarakat. robudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Mo­rotai. “Jadi bukan hanya infrastruktur di inter­
Menteri Keuangan saat itu, Bambang P. S. Menteri Basuki menguraikan arahan Pre­ nal PUPR yang terpadu, namun juga terwu­
Brojonegoro mengungkapkan, penganggaran siden, bahwa saat ini anggaran negara tidak jud keterpaduan pembangunan infrastuktur
money follow program juga mendukung pen­ lagi berorientasi pada tugas dan fungsi PUPR dengan infrastruktur non PUPR dalam
dekatan penyusunan Rencana Kerja Pe­ me­ lembaga (money follow function), namun fokus rangka mendukung pengembangan kawasan
rintah (RKP) 2017, yaitu perencanaan yang pada penanganan program-program nasional dan wilayah,” tutur Basuki.
holistik (menyeluruh), tematik (terfokus), ter­ (money follow program). Untuk itu Kementerian
integrasi (terpadu), dan spasial (lokasi yang PUPR harus merancang secara profesional Program Prioritas 2017
jelas). dan tepat rencana induk dan rencana pe­ Seperti ditegaskan Menteri Basuki kepada
Pada kondisi penurunan belanja ke­men­­­­­­­­ ngembangan dari kawasan-kawasan yang seluruh jajarannya, tahun 2017 Kementerian
terian/lembaga (K/L), money follow prog­ram ada di 35 Wilayah Pengembangan Strategis PUPR masih mengusung kegiatan prioritas
diimplementasikan dengan cara meng­aman­ (WPS). yang memberi dampak signifikan bagi ma­

Tahun XVEdisi 01 |05


KEGIATAN
KEGIATAN STRATEGIS
STRATEGIS NASIONAL
NASIONAL SESUAI
SESUAI PERPRES
PERPRES 3/2016
3 TAHUN 2016 terian PUPR,” menurut Dirjen Cipta Karya Sri
Hartoyo, pada rangkaian Raker internal ber­
Pembangunan 7 Pos Lintas Batas Negara
sama satuan kerja di lingkungan Ditjen Cipta
(PLBN) dan 9 PIP
Karya, pertengahan Januari 2017.
• Pembangunan PLBN dan PIP di 7 Lokasi: Entikong, Motamassin, Aruk, Nanga Badau,
Motaain, Wini, Skouw. Pada TA 2017 akan dilaksanakan pengembangan PLBN Tahap 2
Sri Hartoyo menangkap fenomena ti­
• Pengembangan Infrastruktur Permukiman di 2 Lokasi: Sebatik Tengah dan Long Apari dak sin­ kronya antar sektor seperti yang
ter­­
jadi pada penetapan kegiatan, lokasi,
dan anggaran kegiatan prioritas. “Kita
Pembangunan 8 SPAM
sudah bangun intake, IPA, pipa transmisi,
• SPAM Semarang Barat, SPAM Regional Jatigede, SPAM Regional Umbulan, SPAM Lampung, namun belum ada aliran listrik dari PLN.
SPAM Regional Mammimasata, SPAM Regional Jatiluhur, SPAM Regional Mebidang, SPAM Ini perlu diidentifikasi sejak awal sektor-
Regional Wasusokas
sektor pendukungnya untuk pengurangan
risiko, sehingga jadwal commissioning dan
Pembangunan IPAL Terpusat pemanfaatan SPAM berjalan sesuai rencana,”
• Jakarta Sewerage System/Pengolahan Air Limbah Jakarta imbuh Sri Hartoyo.
Selain kegiatan prioritas nasional, Ditjen
Pembangunan 10 Kawasan Strategis Pariwisata Cipta Karya juga menyumbang penye­
Nasional diaan lapangan kerja bagi masyarakat
melalui Infrastruktur Berbasis Masyarakat
• KSPN Tanjung Kelayang, KSPN Borobudur, KSPN Danau Toba, KSPN Tanjung Lesung, KSPN
Kepulauan Seribu, KSPN Bromo-Tengger-Semeru, KSPN Wakatobi, KSPN Mandalika, KSPN (IBM). Dengan semakin besarnya harapan
Morotai, KSPN Labuan Bajo di program ini, maka dalam proses peren­
2 canaannya harus matang. Penetapan lokasi
sasaran, petunjuk teknis atau pelaksanaan,
KEGIATAN STRATEGIS KEMENTERIAN PUPR TA 2017 dan pengadaan fasilitator untuk kegiatan
BIDANG INFRASTRUKTUR PERMUKIMAN pem­bangunan IBM harus sudah dimulai sejak
awal tahun anggaran.
• Pembangunan Hanggar dan Peralatan ITF WTE,
“Untuk kegiatan IBM perlu memperhati­
1 Kab. Cilacap 10 • Penyusunan DED dan Pembangunan Universitas
Islam Internasional Indonesia kan kinerja fasilitator di lapangan dan hindari
• Pembangunan SPAM Pelabuhan Perikanan PPI timbulnya penyimpangan penggunaan dana
2 Ujong Pancu Kab. Aceh Besar 11 • Masjid Raya Sumatera Barat Kota Padang
bantuan langsung masyarakat,” serunya.
3 • Pembangunan Menara Salib Kab. Jayawijaya 12 • RTH UNHAS Kota Makassar
Capaian Kinerja Tahun 2016
4 • Pembangunan Kapsul Waktu Kab. Merauke 13 • Pembangunan Gedung Parkir UGM Kab. Sleman Dari sejak dicanangkannya Nawacita se­ ba­
gai haluan, Kementerian PUPR mengarah­
5 • Rehabilitasi Istana Presiden di 5 Lokasi 14 • Renovasi Bangunan TK Putra Kupang
kan kebijakan pembangunan infra­ struktur
6 • Rehabilitasi Keraton Surakarta; Kawasan Keraton • Penataan Bangunan Kawasan Pia Nemo Kab. da­lam rangka mendukung program prioritas
Kasunanan dan Kawasan Keraton Mangkunegara 15 Raja Ampat
nasional.
7 • Pelaksanaan Program PISEW di 400 Kecamatan 16 • Penataan Lansekap Kampus PUPR Untuk mendukung pengembangan ka­
wa­san pemukiman, tahun 2016 Kemen­te­rian
8 • Penataan Kebun Raya di 13 Lokasi 17 • Pembangunan Kampung Nelayan di 6 Kawasan
PUPR telah membangun infra­ struktur per­
mukiman untuk memberikan akses air mi­
9 • Pembangunan SPAM Regional di 7 Kawasan 18 • Rehabilitasi dan Renovasi Prasarana dan Sarana
Asian Games 2018
num sebesar 0,69%, pengurangan kawas­­­ an
3 permukiman kumuh 0,64%, dan akses sani­
tasi 1,93%.
syarakat. Tahun lalu sudah terbit Peraturan Semua kegiatan tersebut langsung dipantau Dengan angka yang telah dicapai pada
Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang per­ oleh Kantor Staf Presiden. tahun 2016 maka secara kumulatif terjadi
cepatan proyek strategis nasional dan ditin­ Sasaran prioritas bidang permukiman agregat secara nasional untuk peningkatan
daklanjuti dengan penyusunan kegiatan- juga sejalan dengan Gerakan Nasional 100-0- cakupan pelayanan akses air minum 71,66%,
kegiatan strategis Kementerian PUPR yang 100 yang dijalankan oleh Direktorat Jenderal penurunan luasan kawasan permukiman ku­
tidak terdapat di dalam daftar Perpres Cipta Karya. Gerakan ini harus mampu men­ muh perkotaan menjadi 8,18%, dan pening­
tersebut. jadi pengungkit dalam membangkitkan pra­ katan cakupan pelayanan akses sanitasi layak
Beberapa kegiatan strategis di tahun ang­ karsa dan kontribusi Pemerintah Daerah da­ 64,07%.
garan 2016 merupakan lanjutan dari tahun lam pembangunan bidang Cipta Karya. Selain itu juga, Kementerian PUPR pada
anggaran 2015, yang single years tuntas di­ “Perlu melibatkan Pemerintah Daerah 2016 telah memulai tugas khusus pem­
laksanakan pada tahun anggaran 2016, dan agar dapat berperan aktif dan bersinergi, ter­ bangunan infrastruktur pendukung Asian
sebagian lain diteruskan pada tahun 2017. masuk sektor-sektor di lingkungan Kemen­ Games ke-18 yang akan berlangsung pada

06|Edisi 01Tahun XV
skala kota, Sistem Persampahan skala ka­
wasan di 196 kabupaten/kota, dan Sistem
Persampahan khusus di 192 kabupaten/
kota. Output sanitasi juga didukung dengan
capaian penanganan drainase lingkungan di
44 kabupaten/kota dengan outcome 850 Ha.
Infrastruktur berbasis masyarakat juga
dilakukan dengan output SANIMAS di
197 kabupaten/kota yang tersebar di 768
kawasan, dan TPS 3R di 145 kabupaten/kota
tersebar di 193 kawasan. Dengan capaian ini,
akses sanitasi kumulatif saat ini adalah 64%.
Tahun 2016 telah berlalu dengan kerja keras
seluruh jajaran Ditjen Cipta Karya yang
mampu mengoptimalkan pagu anggaran
setelah dikurangi self blocking akibat ke­
bijakan peng­ hematan. Angkanya mencapai
tahun 2018. Infrastruktur yang dibangun nya mampu merealisasikan pengurangan 87,44% terhadap pagu efektif atau Rp. 14,18
yakni renovasi venues olahraga, pemba­ 0,64% dari kondisi tahun 2015 sebesar 8,82%, triliun dari prognosis Rp. 15,25 triliun.
ngunan wisma atlet di Kemayoran Jakarta sehingga saat ini kumulatif luasan kumuh Banyak pelajaran TA 2016 sudah disam­
dan Jakabaring Palembang. ter­sisa adalah 8,18%. paikan Dirjen CIpta Karya kepada se­ lu­
Tugas khusus lainnya adalah pem­ ba­ Capaian output penanganan kawasan ruh jajarannya dalam Rapat Kerja awal
ngunan 7 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) kumuh dilaksanakan melalui tertib penye­ tahun 2017. Dari mulai administrasi ang­
yang semuanya dapat rampung pada akhir lenggaraan bangunan dan lingkungan serta garan, perencanaan, pelelangan, hingga
Desember 2016. “Sebagai negara besar, permukiman layak huni. Tahun 2016 dua pelaksanaan.
Indonesia harus mengelola perbatasannya bidang ini mengantongi dana Rp. 8,7 triliun Adanya usulan Menteri PUPR untuk per­
dengan baik dan di samping itu kita tentunya dan telah mengurangi 0,64% atau 2.462,74 ubahan jenis belanja kegiatan IBM, dari
juga ingin mendorong pertumbuhan ekonomi Ha luasan kumuh. semula belanja barang menjadi belanja mo­
di perbatasan dengan membangun pasar,” Pendekatan pembangunan telah meng­ dal sesuai surat Menteri PUPR kepada Menteri
paparnya. hasilkan 2.310 Ha kawasan permukiman per­ Keuangan Nomor KU.01.01-MN/1149 tanggal
Dari capaian output terhadap indikator kotaan, 25.709 Ha permukiman perdesaan, 5 De­sem­ber 2016 perihal Review Belanja Ba­
pelayanan akses air minum terdapat gap dan 714,7 Ha permukiman khusus. Sistem rang dan Modal Kementerian PUPR TA 2017,
sekitar 7,14% dari roadmap yang sudah dite­ yang terbangun melalui penyelenggaraan yang berpotensi menunda pencairan dana
tapkan sebesar 78,80%. Capaian output ini bangunan antara lain 13 kawasan kota karena perlunya disusun kembali pera­turan
didukung dengan kegiatan yang dilak­ sa­ pusaka dan 39 kawasan kota hijau. Melalui pendukung untuk kegiatan IBM.
nakan melalui pendekatan tiga lapis, yaitu fa­
silitasi Pemda dihasilkan 68 Rancangan Tahun anggaran 2017 telah ditapaki
membangun sistem, fasilitasi Pemda, dan Perda Kumuh, 67 Perda Bangunan Gedung, dengan beberapa hal yang patut menjadi
IBM. dan 96 dokumen Rencana Pencegahan dan per­hatian bersama. Secara internal misalnya,
Dari pendekatan pertama telah diba­ Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh ada­ nya penggabungan dan likuidasi bebe­
ngun sebanyak 199 Sistem Penyediaan Air Perkotaan (RP2KPKP). rapa satuan kerja di lingkungan Ditjen
Minum (SPAM) di Ibu Kota Kecamatan (IKK), Infrastruktur permukiman berbasis ma­ Cipta Karya yang berpotensi mengakibatkan
10 SPAM kawasan khusus, dan 2 SPAM Re­ syarakat yang terbangun antara lain melalui realisasi terlambat pada Triwulan I. Hal
gional. Dengan Fasilitasi Pemda juga ber­ program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di ini juga akan dipengaruhi oleh perubahan
hasil dibangun 231 SPAM terfasilitasi, 22 11.067 kelurahan, 364 kecamatan ditangani struktur organisasi SKPD Provinsi sebagai
SPAM kawasan rawan air terfasilitasi, 16 program Pengembangan Infrastruktur Sosial tindak lanjut PP 18/2016 yang berpotensi
PDAM kurang sehat menjadi sehat, dan Ekonomi Wilayah (PISEW), dan pengurangan penyesuaian hubungan kerja satker dengan
23 PDAM sakit naik status menjadi kurang kawasan kumuh 732,2 Ha oleh program Pemda Provinsi.
sehat. Selain itu pendampingan penyusunan Neighborhood Upgrading and Shelter Project Di lain pihak, Menteri PUPR mengarah­
dokumen menghasilkan 16 dokumen Ren­ Phase 2 (NUSP-2). kan untuk mengakomodir atau mempercepat
cana Induk Sistem Penyediaan Air Minum Pencapaian output pelayanan akses program prioritas nasional TA 2017 sesuai
(RISPAM), pembinaan 954 SDM SPAM, dan sanitasi pada tahun 2016 sebanyak 1,93%. Perpres 3/2016 yang memerlukan tindak
pendampingan pembentukan 9 UPTD. Akses tersebut diberikan kepada 984 ribu lanjut pe­nyesuaian kegiatan.
Dalam roadmap penanganan kumuh, Kepala Keluarga berupa Sistem Pengolahan Selamat bekerja lebih keras, bergerak le­
semestinya selesai di tahun 2016, masih Air Limbah (SPAL) Regional di dua kawasan, bih cepat, dan bertindak lebih tepat di tahun
menyisakan 6% kawasan permukiman kumuh 33 SPAL Skala kota, 783 SPAL Kawasan, 2017 ini! ( Teks: Bukhori. Sumber: KIP)
perkotaan. Namun dari gelontoran APBN ha­ 774 SPAL Khusus, 2 TPA Regional, 46 TPA

Tahun XVEdisi 01 |07


liputan khusus
Kemenkes Gandeng Kementerian PUPR
Tingkatkan Kesehatan Nusantara
Kementerian Kesehatan
(Kemenkes) bekerja sama
dengan Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan
Rakyat (PUPR) bersama
sejumlah Kementerian seperti
Kementerian Komunikasi dan
Informatika, serta Kementerian
Desa Pembangunan Daerah
Tertinggal dan Transmigrasi
mencanangkan Gerakan
Nusantara Sehat.
Gerakan itu ditujukan untuk
memperbaiki kualitas
kesehatan masyarakat di
seluruh daerah di Indonesia.
PUPR yang diwakili oleh Dirjen Cipta Karya 2014 telah diarahkan pada pencapaian ge­
Sri Hartoyo. “Pembangunan tersebut dengan rakan Nasional 100-0-100. Dalam rangka

M
enteri Kesehatan Nila Moeloek me­ menyediakan infrastruktur dasar efisien dan mendukung program pembangunan kese­
ngatakan gerakan ini merupakan akuntabel, serta meningkatkan kapasitas hatan, kolaborasi lintas sektor bersama
wujud nyata dari penerapan Na­ masyarakat dan Pemerintah Daerah menjadi Kemenkes juga telah dilakukan dan akan
wacita Presiden RI Joko Widodo. Sejumlah pe­laku pembangunan,” tutur Sri Hartoyo. terus dijalankan, misalnya Pamsimas dalam
tenaga medis muda yang telah mendaftar Sri Hartoyo mengungkapkan program hal penyediaan air minum dan sanitasi yang
di­kirim ke pelosok daerah untuk menularkan IBM yang dimak­­ sud diantaranya berupa ber­basis masyarakat.
Ge­rakan Nusantara Sehat. Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Sementara itu, terkait pemanfaatan
“Memang betul kita telah membuat satu Masyarakat (Pamsimas) yang bersinergi dana desa untuk pembangunan kesehatan,
gerakan yaitu gerakan masyarakat hidup dengan program air minum berbasis masya­ Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan
sehat bersama Bappenas dan itu adalah lintas rakat. Sedangkan penyediaan akses sanitasi dan Kemasyarakatan Kemendes, Rusnadi
kementerian atau lem­ baga terkait. Di situ dasar dilaksanakan melalui program Sani­ Pandjung, menerangkan bahwa dana desa
ada Inpres, jadi kita tidak bisa berdiri sendiri, tasi Berbasis Masya­rakat (Sanimas) dan pem­­ secara umum prioritasnya untuk pem­ ba­
harus saling terkait,” kata Nila dalam Public abangunan Tem­ pat Pengolahan Sampah ngun­an infrastruktur. Secara khusus, dapat
Expose Nusantara Sehat di Usmar Ismail Hall, Terpadu (TPST) 3R. digunakan untuk menyelesaikan indikator-
Jakarta, Kamis (12/1/2017). “Gerakan Nusantara Sehat selaras dengan indikator yang menyebabkan desa itu ter­
Lewat gerakan itu, Kemenkes melakukan Gerakan 100-0-100 yaitu 100 untuk capaian tinggal.
koordinasi dengan Kementerian PUPR, air minum, 0 persen untuk kumuh dan 100 “Indikator tersebut ada lima dimensi, sa­
Kemenkominfo, dan Kemendes. Bentuk ker­ persen untuk sanitasi yang merupakan target lah satunya kesehatan. Jadi, saat infrastruk­
ja sama yang dilakukan terkait dengan hal- dari Ditjen Cipta Karya di tahun 2019. Oleh tur dan indeks pembangunan menunjukkan
hal yang memperlancar Gerakan Nusantara sebab itu mari kita dukung dan berkoordinasi ada permasalahan kesehatan, kita sudah
Sehat. Dukungan Kementerian PUPR dalam untuk ciptakan Indonesia sehat,” tutur Sri sampaikan kepada pendamping agar dalam
gerakan tersebut be­rupa pem­bangunan In­ Hartoyo. penyusunan Anggaran Pembangunan dan
fra­struktur Berbasis Masya­rakat (IBM). Sri Hartoyo menerangkan bahwa penye­ Belanja Desa (APBDes) diarahkan ke kese­
Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri diaan infrastruktur permukiman mulai tahun hatan, “ terang Rusnadi.

08|Edisi 01Tahun XV
Indikator tersebut ada lima dimensi, salah satunya Mengakhiri pertemuan tersebut, Menkes
menyatakan bahwa kolaborasi program
kesehatan. dengan menurunkan ego sektoral sangat
dibu­tuhkan. Karena itu, integrasi dan suplai
data bersama sangat penting untuk me­
nentukan lokus intervensi program ma­sing-
masing Kementerian atau Lembaga. “Saat
ini kita bersama-sama sedang me­ ngurangi
kemiskinan melalui pemerataan. Fokus kita
semua sama, yakni sama-sama membangun
dari pinggiran, khususnya dae­rah tertinggal,
perbatasan dan kepulauan,” tandas Menkes.
Selain itu, Menkominfo, Rudiantara, me­
nye­butkan bahwa pihaknya juga berse­
mangat sekali untuk membangun keter­
jang­­kauan akses internet di daerah. Melalui
program Palapa Ring, Kemenkominfo ingin
meningkatkan akses masyarakat yang ter­
pinggirkan dan yang berada di pinggiran
negeri.
Pada kesempatan tersebut, Rudiantara
me­nyatakan dukungannya terhadap pem­ba­
ngungan kesehatan, terutama dalam aspek
keterjangkauan akses jaringan komunikasi
dan internet, khususnya di daerah tertinggal.
Saat ditinjau pemanfaatan desa di tahun batan, perbaikan kantor, ada pula per­baikan Me­ngacu pada Perpres Nomor 131 tahun
sebelumnya, infrastruktur yang banyak diba­ sanitasi lingkungan dan air bersih tapi pro­ 2015 telah ditetapkan sebanyak 122 Kabu­
ngun adalah pembangunan jalan dan jem­ porsi untuk dimensi kesehatan masih sedikit. paten sebagai daerah tertinggal. (Teks: ari)

Tahun XVEdisi 01 |09


liputan khusus

Cipta Karya
Dukung SPAM Umbulan
Salurkan Air Minum
Pemerintah melalui Ditjen Cipta
Karya Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan

Kepada 1,3 Juta Rakyat (PUPR) mendukung


pembangunan Sistem

Masyarakat di Jatim Penyediaan Air Minum (SPAM)


Umbulan, yang merupakan pilot
project kerja sama Pemerintah
dan Badan Usaha.
10|Edisi 01Tahun XV
P
royek yang sudah direncanakan sejak
43 tahun lalu itu akan menggunakan Sejalan dengan Menteri PUPR, Direktur Jenderal
skema Kerja sama Pemerintah dan Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo
Badan Usaha (KPBU) yang melibatkan
Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, mengatakan, SPAM Umbulan terbilang proyek
Pemerintah Kabupaten/Kota, Badan Usaha penting dan prestisius karena proyek ini
Milik Negara (BUMN) hingga pihak swasta.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono me­ merupakan proyek Kerja sama Pemerintah Badan
ngatakan, pengoperasian SPAM Umbulan Usaha (KPBU) pertama di bidang air minum.
yang nantinya memiliki kapasitas debit air
4.000 liter/detik, dapat memberikan manfaat
besar bagi masyarakat. Terutama mereka sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) per­ bersama badan usaha yang siap membangun
yang berpenghasilan rendah di wilayah Pro­ tama di bidang air minum. SPAM Umbulan SPAM Umbulan, harga air yang disalurkan ke
vinsi Jawa Timur. adalah proyek pertama di sektor air minum masyarakat bisa turun sekitar Rp. 2.400-Rp.
“Proyek ini sangat penting, tidak hanya yang mendapatkan dukungan pemerintah 4.000 meter/kubik.
menyediakan air bersih tetapi juga air mi­ dalam bentuk Viability Gap Fund (FGF) sebesar Proyek ini ditargetkan selesai dibangun
num bagi masyarakat,” kata Basuki di Ja­karta. 40 % dari total investasi sekitar Rp. 2.05 pada 2019 dan mampu menghasilkan air
Dilanjutkan Basuki, SPAM Umbu­ lan pem­ triliun. 4.000 liter/detik. Dengan jumlah sebanyak itu,
bangunannya sudah berjalan sejak ditan­­ ­ “Dari anggaran tersebut, ada dukungan SPAM Umbulan mampu mengaliri air mela­
datanganinya Financial Close pada akhir pemerintah Rp. 818 miliar, sementara badan l­ui pipa transmisi sepanjang 93,7 kilometer
Desember 2016 lalu. usaha mengucurkan Rp. 1.232 miliar,” kata Sri untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
Sejalan dengan Menteri PUPR, Direktur Hartoyo. di lima kabupaten/kota yaitu Kota Suraba­
Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Dijelaskannya, semula tarif air minum ya (1.000 liter/detik), Kabupaten Pasuruan
Sri Hartoyo mengatakan, SPAM Umbulan yang dikelola perusahaan air di Provinsi Jawa (410 liter/detik), Kota Pasuruan (110 liter/
terbilang proyek penting dan prestisius Timur berkisar di harga Rp. 6.600 meter/ detik), Kabupaten Sidoarjo (1.200 liter/detik),
karena proyek ini merupakan proyek Ker­ ja kubik. Setelah ada intervensi dari pemerintah Kabupaten Gresik (1.000 liter/detik). “Air

Tahun XVEdisi 01 |11


Diharapkan pembangunan SPAM tersebut dangan apabila terjadi kekurangan air baku
dari mata air Umbulan.
nantinya bisa membuat akses masyarakat Jawa “Kementerian PUPR juga memfasilitasi
Timur terhadap air minum aman, yang saat ini per­
cepatan proses ijin penempatan pipa
pada jalan tol yang dilalui, antara lain ruas
baru mencapai 76,54 persen dari total penduduk Pasuruan-Gempol, Gempol-Pandaan, Sura­
38,8 juta menjadi 80 persen. baya-Gempol, Surabaya-Mojokerto dan Sura­
baya-Gresik serta pengurangan biaya sewa
lahan di jalan tol agar proyek SPAM Um­bulan
minum ini akan dinikmati sekitar 1,3 juta jiwa dan efektifitas pelayanan publik serta saling layak secara finansial,” kata Sri Hartoyo.
masyarakat di Provinsi Jawa Timur,” kata Sri menguntungkan. Sri Hartoyo menambahkan, proyek SPAM
Hartoyo. Dijelaskannya, Penanggung Jawab Proyek Umbulan dipastikan mulai dibangun pada
Diharapkan pembangunan SPAM tersebut Kerjasama (PJPK) SPAM Umbulan ini adalah tahun 2017. Rencana peletakan batu pertama
nantinya bisa membuat akses masyarakat Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Pe­ ground breaking pada awal tahun 2017 dan
Jawa Timur terhadap air minum aman, yang ru­sahaan Daerah Air Bersih (PDAB) sebagai ditargetkan selesai pada tahun 2019.
saat ini baru mencapai 76,54 persen dari lembaga pengelolanya. Selain SPAM Umbulan, ada beberapa
total penduduk 38,8 juta menjadi 80 persen. Sedangkan badan usaha yaitu konsor­ proyek strategis bidang air minum yang
Sri Hartoyo menambahkan, pembangunan sium Medco dan PT. Bangun Cipta Kontraktor. akan digarap Ditjen Cipta Karya, yang
SPAM secara regional ini merupakan salah satu Bentuk kerja sama adalah melalui sistem juga termasuk Proyek Strategis Nasional
solusi untuk mengatasi keterbatasan air baku Built Operate and Transfer (BOT) dengan masa (PSN) sesuai Perpres Nomor 3 Tahun 2016.
di beberapa kabupaten/kota. Hal ini sesuai kerja sama selama 25 tahun. “Proyek yang akan kita kerjakan antara lain
dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Selain itu, ada juga dukungan pembiaya­ pembangunan SPAM Regional Lampung,
Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang an dan pembangunan Instansi Pengolahan SPAM Regional Mamminasata, SPAM Regional
menyebutkan bahwa kerja sama antar daerah Air (IPA) Kalirejoso dengan kapasitas 300 Mebidang dan SPAM Regional Wasusokas,”
dapat dilakukan atas pertimbangan efisiensi liter/detik. Fasilitas ini dibangun sebagai ca­ tutur Sri Hartoyo. (Teks:Ari)

12|Edisi 01Tahun XV
info baru
Menteri PUPR Tinjau
Banjir Hujan deras merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bima
dan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat pada 23 Desember 2016.
Sebanyak 5 kecamatan di 33 kelurahan dengan total 105.758 jiwa

Bima
mengungsi, 4 puskesmas, 29 puskesmas pembantu, 29 pondok
bersalin desa, dan 1 kantor laboratorium kesehatan daerah rusak
akibat terjangan banjir.

M
enanggapi hal tersebut Menteri
Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono
terjun langsung dalam penanganan
banjir pada Rabu (18/01/2017). Basuki
mengungkap­kan, Kementerian PUPR sudah
melakukan pe­ nanganan pasca banjir, baik
perbaikan infra­ struktur maupun bantuan
terhadap korban banjir. 15 sungai yang melewati Kota Bima dan peristiwa bencana banjir. Sebelumnya masya­
Beberapa barang yang ada di Satker Kabupaten Bima menggunakan excavator rakat enggan pindah, namun kini sudah mau
Tanggap Darurat Permukiman segera ber­ amfibi, serta menurunkan sejumlah alat be­ pindah secara sukarela, “ kata Basuki.
gerak masuk ke Bima untuk pemenuhan rat un­tuk mengangkut sampah dan lumpur. Mengenai penanganan jembatan di Bima,
kebutuhan air bersih melalui pendistribu­sian Peningkatan kondisi sungai dan pengen­ Menteri Basuki menjelaskan bahwa akan
2 unit IPA Lapi Mobile, 2 unit MTA melengkapi dalian daya rusak menjadi perhatian utama merekonstruksi beberapa jembatan di Bima.
1 unit MTA PDAM Bima, dan 1 unit MTA untuk menormalisasikan kembali sungai Selain itu juga dilakukan pengedukasian
Dompu 10 unit HU, serta beberapa barang antara lain dengan memperkuat tebing mengenai perilaku hidup sehat kepada ma­
yang diberangkatkan dari Depo Surabaya sungai, perbaikan dan pemasangan bron­jong syarakat agar tidak terulang kembali pe­
dan Bekasi yakni 20 HU, 2 IPA Lapi, 30 WC pada Sungai Kumbe, Padolo, Cenggo dan nyumbatan sungai oleh sampah terutama di
Knock Down, 150 Jerigen biasa kapasitas 20 Raba-Dompu. Dalam pelaksanaannya ada sekitar struktur jembatan.
liter dan bahan kimia, 2 MTA, 2 dump truck, 2 beberapa lokasi yang diperlukan relokasi “Dulu penduduk Bima masih sedikit, ka­
genset serta 20 veltbed AC. hunian penduduk yang berada di bantaran wasan hulu masih baik sehingga aliran air
Beberapa upaya dilakukan sigap oleh sungai tersebut. masih bisa dikendalikan. Saat ini struktur
tim SAR seperti di antaranya, mengevakuasi “Seluruhnya terdapat 1.063 unit rumah jembatan dengan tiang ditengahnya men­
warga, mendistribusikan bantuan pangan per yang harus direlokasi, berdasarkan tingkat jadi penghambat aliran air. Ketiga jembatan
kelurahan, membuka dapur umum di 4 lokasi. kerentanan yang ditentukan oleh Walikota. kondisinya sama, sehingga akan diganti
Selain itu, juga dibangun jembatan Kami lihat tadi di Kecamatan Wora, Kabupa­ strukturnya, yaitu Jembatan Penatoi, Padolo 1
darurat Kodo, pembersihan sampah di ten Bima, sungai perlu dilebarkan sesudah dan Padolo 2,” ujar Basuki. ( Teks:dewi)

Tahun XVEdisi 01 |13


info baru
Cipta Karya PeRcepat
PEMBANGUNAN IPAL PINGGIR Pantai
DI Maluku Utara
Pulau Moti merupakan pulau
yang berada di Provinsi
Maluku Utara. Terdapat 6
desa/kelurahan di sana, yaitu
Kelurahan Figur, Moti Kota,
Tadenas, Tafaga, Tafamutu, dan
Takofi.

T
afaga merupakan kelurahan yang dilakukan pembangunan IPAL di sana. Di Sambungan Rumah telah terpasang, dan kini
me­miliki jumlah penduduk terbesar sekitar daerah tersebut tercium bau yang 135 KK mempunyai pembuangan air limbah
yaitu sebanyak 802 orang, dengan tidak sedap yang dikarenakan pembuangan yang baik. Keadaan yang kontras sangat ter­
komposisi 408 orang laki-laki dan 394 lim­bah langsung di sekitar perumahan warga lihat sebelum dan sesudah terbentuknya
orang perempuan. Jumlah Kepala Keluarga dan laut, sehingga ketika air surut terlihat IPAL Komunal di Kecamatan Moti tersebut.
sebanyak 182 jiwa. Di Kelurahan Tafaga pembuangan kotoran manusia di sekitaran Sebelum terbangunnya IPAL Komunal, setiap
akan dibangun dua Sanimas yang berada di rumah warga. bulannya warga ada yang terkena penyakit
pinggir pantai. Kepala Satker PLPBM Darjat dalam kun­ diare dan demam, namun kejadian tersebut
Satuan Kerja Penyehatan Lingkungan jungannya mengatakan, pembangunan IPAL telah berkurang sangat drastis.
Permukiman Berbasis Masyarakat (PLPBM) Komunal kali ini dapat menjadi per­contohan “Kami percepat pembangunan IPAL ko­
bersama dengan Direktorat Pengemba­ ­ IPAL di pinggir pantai, dika­renakan dukungan mu­ nalnya sehingga dapat rampung pada
ngan Penyehatan Lingkungan Permukiman, dari masyarakat yang 80% sudah memiliki tahun 2017,” tutur Darjat. Lanjut Darjat,
Direktorat Jende­ral Cipta Karya, Kementerian toilet di dalam rumah. “Masyarakat di sini dengan adanya IPAL Komunal diharapkan
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, juga turut dilibatkan dalam pembangunan ke­sehatan masyarakat akan meningkat. “Ma­
mengadakan kun­ jungan lapangan dalam IPAL kali ini, hal ini tentunya menjadi pokok syarakat juga hendaknya tidak lagi mem­
tahap pem­ ba­
ngunan Sanimas Reguler di utama keberhasilan IPAL ini kelak,” tutur buang limbah secara langsung ke laut atau di
Kota Ternate, Pulau Moti, Provinsi Maluku Darjat. sekitar rumah mereka, sehingga lingkungan
Utara, beberapa waktu lalu. Awal tahun 2017, IPAL di dua tempat menjadi lebih bersih,” harap Darjat.
Dalam kunjungan lapangan tersebut di Pulau Moti menjadi sorotan karena (Teks: TimPub.PLPBM)
ter­­
lihat kondisi Kecamatan Moti sebelum keberhasilan pembangunannya. Sekitar 65

14|Edisi 01Tahun XV
info baru

Cipta Karya Evaluasi A


cara kali ini mengundang Kepala
Political Project Implementation Unit
(PPIU) dari 13 provinsi penerima

Dan Persiapkan
program Sanimas IDB, District Project Imple­
mentation Unit (DPIU) kabupaten/kota pene­
rima program Sanimas IDB, Satker PSPLP

Percepatan Program
dari 13 provinsi penerima program Sanimas
IDB, dan Satker PIP dari 52 kabupaten/kota.
Direktur Pengembangan Penyehatan
Ling­­­kungan Permukiman (PPLP) Ditjen Cipta

Sanimas IDB TA 2017


Karya Dodi Krispratmadi mengatakan, acara
ini dilak­ sanakan dalam rangka persiapan
pelak­ sanaan kegiatan Sanitasi Berbasis
Masyarakat melalui Islamic Development
Bank (Sanimas IDB) Tahun Anggaran 2017.
Satuan Kerja Penyehatan Lingkungan Permukiman Berbasis “Dalam kegiatan Sanimas IDB TA 2014-
2016 kabupaten/kota telah melaksanakan
Masyarakat (PLPBM) dan Central Project Management Unit program ini, dimana pada tahun 2016 ter­
(CPMU) bersama dengan Direktorat Pengembangan Penyehatan capai total penyerapan sebanyak Rp. 191
Lingkungan dan Permukiman, Direktorat Jenderal Cipta Karya, miliar dengan jumlah lokasi 385 lokasi,” tutur
Dodi.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Acara tersebut dihadiri oleh Subdit
mengadakan sebuah acara Kick Off Meeting program Sanimas IDB Pe­rencanaan Teknis, Subdit Penge­
lolaan Air Limbah, Subdit Stan­ dardisasi
TA 2017 di Jakarta, Rabu, (25-26/01/2017). dan Kelembagaan, Satker Penyehatan
Lingkungan Permukiman Stra­ tegis dari
Direktorat PPLP, dan para penggiat sanitasi.
(Teks: TimPub.PLPBM/ari)

Tahun XVEdisi 01 |15


info baru
952 Paket Kerja Kontraktual
DitandatangaNi Serentak
pada para pejabat Eselon I di lingkungan
Kementerian PUPR untuk dapat me­ nye­
lesaikan pelelangan 10.403 paket kon­ ­
traktual senilai Rp. 69,61 triliun, seba­ gai­
mana terekam dalam sistem e-Monitoring,
se­lambat-lambatnya pada akhir Maret 2017.
“Tahun 2017 ini saya perkirakan progres
lelang dini akan lebih baik dari tahun lalu
yang mencapai 6 triliun pada akhir Januari
2016. Sementara pada akhir Januari 2017 ini,
sekitar 1.523 paket pekerjaan dengan nilai
Rp. 11,58 triliun akan dapat ditandatangani
kontraknya,” ungkap Basuki.
Menteri Basuki menjelaskan, penan­ da­
tanganan kontrak pekerjaan secara se­­ren­­tak
ini merupakan langkah nyata Kementerian
PUPR untuk percepatan pem­ ba­ ngunan in­
fra­­
struktur di tanah air. Basuki berharap
hal ini dapat memberikan kon­ tribusi bagi
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pe­­
nyerapan tenaga kerja, pe­ ningkatan pe­
Basuki Hadimuljono meminta kepada seluruh jajarannya untuk merataan pembangunan, se­ ka­ligus meno­
memprioritaskan program kerja yang mampu mengentaskan pang pertumbuhan ekonomi, khu­susnya dari
pilar industri jasa konstruksi.
kesenjangan dan menciptakan pemerataan kesejahteraan secara Dari keseluruhan pagu anggaran Ke­
nasional sebagai wujud nyata dari pembangunan berkeadilan. menterian PUPR sebesar Rp. 101,496 triliun
untuk tahun 2017 ini, 497 paket senilai Rp.
22,1 triliun telah terkontrak dalam bentuk

H
al tersebut terungkap pada Rapat bo­coran SPAM PDAM Kota Cilegon dengan tahun jamak (multi years contract). Dengan
Kerja Kementerian PUPR di Gedung pagu Rp. 1 miliar, pe­ngem­bangan jaringan demikian, secara keseluruhan sampai akhir
Auditorium Kementerian PUPR, perpipaan di Kecamatan Pamarayan Kabu­ Januari 2017, sebanyak 2020 paket pekerja­
Jakarta, Selasa (17/01/2017). paten Serang dengan pagu Rp. 1,8 miliar, an senilai Rp. 33,68 triliun sudah dapat
Dalam rangkaian Rapat Kerja tersebut, pembangunan TPA Sampah Kota Palopo berjalan efektif karena kontraknya sudah
Kementerian PUPR telah melakukan pe­ dengan pagu Rp. 15 miliar, pembangunan ditandatangani.
nan­datanganan kontrak terhadap 952 pa­ TPA Sampah Kota Ternate dengan pagu Rp. Menteri Basuki mengatakan, Kemente­ri­
ket kontraktual senilai Rp. 6,43 triliun, 8 di 15 miliar, penataan bangunan kawasan Pia an PUPR diharapkan mampu mengatasi tan­
antaranya paket kegiatan Ditjen Cipta Karya Nemo Kabupaten Raja Ampat dengan pagu tangan pengurangan kesenjangan mulai dari
yang menjadi perwakilan tanda ta­ ngan Rp. 10 miliar. pembangunan kawasan perbatasan, jalan
kontrak bersama, oleh para Pejabat Pem­ Kontrak paket pekerjaan berasal dari perbatasan, dukungan ketahanan air dan
buat Komitmen (PPK) dan penyedia jasa di seluruh unit organisasi Kementerian PUPR pangan, pembangunan prasarana dan sarana
hadapan Menteri PUPR Basuki Hadi­muljono yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, bagi masyarakat berpenghasilan rendah ter­
dan para Pejabat Tinggi Madya. sebagai hasil dari proses pelelangan dini masuk rumah, air bersih dan sanitasi, serta
Paket tersebut di antaranya, pengem­ sejak Oktober 2016. Paket pekerjaan ter­ lingkungan permukimannya.
bangan jaringan SPAM Distrik Arso Kabu­ se­
but antara lain adalah preservasi jalan, Ia juga mengingatkan kepada semua
paten Keerom dengan pagu Rp. 9,5 miliar, pembangunan jembatan, pembangunan ja­ balai agar mampu melakukan pemeliharaan
pembangunan SPAM Pulau Kalepon Distrik lan perbatasan, pembangunan rumah susun, infra­struktur yang telah terbangun dengan
Tabonji Kabupaten Merauke dengan pagu Rp. pembangunan rumah khusus, pengembang­ baik sehingga pemanfaatan asetnya bisa
7 miliar, pembangunan jaringan pipa Rumah an jaringan perpipaan air minum, dan reha­ maksimal. “Jangan hanya pintar membangun
Sakit Umum Kabupaten Beng­ kulu Selatan bilitasi ja­ringan irigasi. tapi juga harus pandai memelihara,” tegas
dengan pagu Rp. 9,4 miliar, penurunan ke­ Basuki memberikan target waktu ke­ Basuki. (Teks: dewi)

16|Edisi 01Tahun XV
info baru

Ditjen Cipta Karya dan SUMBER DAYA AIR


Tingkatkan Penyediaan Air Baku
Pada tahun 2015 diterbitkan PP Nomor 122 Tahun 2015 tentang
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), sejalan dengan RPJMN 2015
yang mengamanatkan tercapainya 100% akses aman air minum
bagi seluruh masyarakat Indonesia pada tahun 2019.

D
irektorat Jenderal Cipta Karya dan Lanjut Sri Hartoyo, sesuai dengan keter­
Direktorat Jenderal Sumber Daya Air paduan rencana dan sinkronisasi pelak­
melaksanakan workshop sinkroninasi sanaan program tersebut, air baku yang
program penyediaan air baku untuk air mi­ merupakan salah satu isu strategis dalam
num 2017, Rabu (25/01/2017) di Jakarta. penyelenggaraan SPAM harus mendapatkan
Penyusunan program tersebut di antaranya perhatian bersama. SPAM regional menjadi
untuk melaksanakan pengembangan SPAM salah satu strategi yang diambil untuk
perkotaan (kabupaten/kota), ibu kota keca­ menangani keterbatasan air baku akibat
matan, maupun perdesaan. Selain itu, untuk kondisi geografis dan hidrologis, dimana
menelaah kesiapan pelaksanaan program beberapa daerah memiliki surplus air baku sebagai lokomotif pelayanan air minum
penyediaan air baku untuk tahun 2017, serta sementara daerah lainnya mengalami defisit di Indonesia. Dengan komitmen bersama,
menyusun identifikasi penyediaan air baku air baku. pelayanan air minum yang prima bukanlah
untuk air minum secara regional. Sri Hartoyo berharap, dengan dukungan sesuatu yang mustahil untuk dapat kita capai
“Sampai akhir 2015, cakupan pelayanan pemerintah atas penyediaan air baku melalui bersama di masa depan.
air minum aman baru mencapai 71,05% Ditjen SDA yang telah bersinergi dengan “Dengan pola pengembangan SPAM re­
artinya kita harus menambah cakupan sekitar dukungan sesuai kewenangan Ditjen Cipta gional juga diharapkan dapat memberikan
7,2% per tahun, baik melalui jaringan per­ Karya dalam pengembangan SPAM, mampu solusi penanganan yang lebih efisien dalam
pipaan maupun bukan jaringan perpipaan,” mendorong Pemerintah Daerah dan PDAM hal investasi dan operasi atau pemelihara­an,”
ujar Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo. serta penyelenggara SPAM lainnya di daerah tutur Sri Hartoyo. (Teks: dewi/ari)

Tahun XVEdisi 01 |17


info baru
Wakil Gubernur Bali Resmikan
Penataan Bangunan KSN
PUSAT Pemerintahan Bali
D
itetapkannya kawasan Renon sebagai
pusat pemerintahan berdampak ter­
Dalam Perda Tata Ruang Wilayah Kota Denpasar Nomor 27 Tahun
hadap perubahan aktivitas kawasan 2011, kawasan pusat kota di Kelurahan Renon ditetapkan sebagai
sekitar. Dampak positifnya, Renon menjadi
kawasan pusat pemerintahan.
sentral aktivitas masyarakat sehingga perlu
dilakukan penataan untuk membuat kawa­
san ini menjadi menarik bagi masyarakat.
Hal tersebut dituturkan Wakil Guber­
nur Provinsi Bali Ketut Sudikerta, saat
meng­­hadiri acara Peresmian Penataan Ba­ ­
ngunan Kawasan Strategis Nasional (KSN)
Pusat Pemerintah Provinsi Bali Ke­ ca­
ma­
tan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Senin
(09/01/2017).
Dalam sambutannya, Sudikerta menga­
jak seluruh elemen SKPD provinsi dan ma­
syarakat untuk turut merawat dan men­jaga
kebersihan Taman Janggan maupun kawasan
parkir yang telah ditata oleh Direktorat
Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR
melalui Satuan Kerja Penataan Bangunan
dan Lingkungan Provinsi Bali.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan
Umum Provinsi Bali Nyoman Astawa Riadi

meng­ungkapkan, potensi ruang terbuka hi­


jau kawasan lapangan Renon diharapkan
dapat dioptimalkan, baik fungsi ekologis,
eko­nomis, sosial, dan estetis sehingga dapat
terwujud citra kawasan pusat pemerintahan
yang aman, nyaman dan berkarakter budaya
Bali dengan mengembangkan potensi yang
dimiliki kawasan tersebut secara optimal.
Penataan Bangunan KSN Pusat Peme­
rintah Provinsi Bali, Kecamatan Denpasar
Timur, Kota Denpasar, meliputi penataan
taman (wahana permainan anak dan alat
olahraga, pemasangan paving jalan ling­
kungan, jogging track, landscape furniture,
areal refleksi, air mancur, vegetasi taman,
penataan pedestrian dan pekerjaan penataan
parkir. (Teks: Randal Bali/ari)

18|Edisi 01Tahun XV
inovasi
sanitasi ini, tetapi ke­banyakan orang susah
memahaminya.
Kualitas sanitasi yang buruk akan ber­
pe­ngaruh pada kehidupan kita sehari-hari,
contohnya Indonesia memiliki 120 juta
kasus diare per tahun (WSP-EAP 2008) dan
kerugian akibat sanitasi buruk mencapai Rp.
56 triliun yang tercatat dalam World Bank
tahun 2008.
Untuk meningkatkan kualitas sistem
sa­nitasi, ayo kita mulai dari ruang lingkup
yang kecil yaitu rumah kita sendiri. Apakah
rumah kita tersedia air bersih? Apakah
sampah-sam­ pah sudah dikelola dengan
baik? Kenapa sih kita harus memperhatikan
sanitasi di rumah? Mari kita bahas bersama.
Rumah adalah tempat kita berlindung,
men­jalankan kehidupan kita sehari-hari dan
lain sebagainya, apabila di rumah kita me­
miliki sanitasi yang buruk, hal itu bisa ber­
dampak pada kesehatan. Jika sampah-sam­
pah di rumah dibiarkan menumpuk maka
bibit penyakit pun akan berkembang seiring
bertambahnya sampah.
Nah bagaimana cara mengelola sampah

KAWAN MAPAN
yang baik? Sampah sebaiknya dipilah
men­­ja­
di 5 bagian, yaitu sampah organik,
sam­ pah guna ulang, sampah daur ulang,
sampah residu, dan sampah B3 (Bahan Be­
racun Berbahaya). Karena orang-orang

(Kunci Jawaban Masa Depan)


ber­anggapan kalau kita memilah sampah
sampai sebanyak itu akan merepotkan dan
menghabiskan waktu, kita mulai saja dari
Rosa Dhayan *) sampah organik dan non organik.
Yang dapat dikelompokkan dalam sam­
pah organik seperti sisa makanan, tu­ lang,
Seiring perkembangan globalisasi yang kian menjadi, tentunya daun kering dan lainnya, sedangkan yang
termasuk sampah non organik adalah koran
memberikan pengaruh yang besar terhadap lingkungan kita. bekas, kaleng minuman atau makanan, bo­
tol kaca atau plastik dan lainnya. Sampah
organik dapat kita manfaatkan sebagai kom­
pos dan sampah non organik dapat kita pilah

D
i satu sisi globalisasi berdampak baik pen­cemar yang berbahaya bagi makhluk hi­ lagi, apakah ada barang yang masih bisa
bagi kita bagaikan berkah. Tetapi jika dup, temperatur udara yang sering berubah- daur ulang ataupun gunakan lagi. Gampang
kita melihat dari sisi lain, globalisasi ubah, dan masih banyak lagi. bukan?
juga memberikan dampak buruk pada kita Salah satu dampak utama perkembangan Permasalahan selanjutnya adalah BABS
seperti “kutukan”. Nah jika kita membicarakan globalisasi adalah permasalahan pada kua­ (Buang Air Besar Sembarangan), masih
globalisasi dari dampak baiknya, kita bisa litas sistem sanitasi. Masih banyak orang banyak masyarakat yang melakukan hal
melihat dari kemajuan teknologi, mobilitas yang tidak tahu ataupun mengerti apa itu tersebut, seperti di semak-semak, sungai,
tinggi, meningkatnya pembangunan negara, sanitasi dan pastinya mereka ingin pen­ aliran drainase, dan lain-lain. Hal tersebut
dan lain-lain. jelasan yang mudah dimengerti. harus dicegah dengan cara mengedukasi
Tetapi apabila kita melihat dari dampak Penulis akan memberikan pengertian masyarakat ke­napa BABS itu buruk. Di dalam
buruknya globalisasi memberikan banyak sa­nitasi yang singkat dan mudah dime­ kotoran manusia terdapat banyak kuman
pengaruh buruk terhadap lingkungan kita ngerti, sanitasi adalah kebersihan yang me­ yang me­ nimbulkan penyakit dan dengan
seperti, penurunan kualitas air di sekitar nyehatkan, singkat bukan? tentunya ada mudah me­­ nular. Sehubungan dengan hal
daerah-daerah industri, konsentrasi bahan penjelasan yang lebih detail mengenai tersebut, ling­ kungan kita akan lebih baik

Tahun XVEdisi 01 |19


inovasi
Sampah sebaiknya di dapat diolah menjadi kompos ataupun
dimanfaatkan kembali untuk hal lain).
pilah menjadi 5 ba­ Banyak cara yang dapat kita lakukan untuk
gian, yaitu sampah memulai, beberapa hal sudah disebutkan di
dalam artikel ini, masih lebih banyak lagi
organik, sampah guna cara yang sederhana dan dapat diterapkan
ulang, secara langsung untuk meningkatkan
kualitas sistem sanitasi yang ada di daerah
sampah daur ulang, kita. Seiring dengan berjalannya waktu,
sampah residu dan cara-cara yang sederhana inilah yang akan
berkembang dan menjadi pembuka jalan
sampah B3 (Bahan menuju sanitasi yang berkualitas.
Beracun Berbahaya). Pengolahan sampah dengan teknologi
tinggi (untuk sekarang, sebagian besar dae­
jika terdapat tangki septik. Tangki septik rah Indonesia menggunakan free dumping
berperan sebagai pengolah limbah agar system – penumpukan sampah pada areal
tidak mencemari ling­kungan. pem­buangan), sumber air yang bersih dan
Dari ilmu dasar ini dapat kita terapkan lingkungan yang sehat merupakan tujuan
pula di lingkungan sekolah dan lingku­ngan utama diadakannya perbaikan atau peman­
ma­syarakat kita,dengan peningkatan kualitas tapan sanitasi. Perbaikan sanitasi ini harus
sanitasi ini kita dapat menjalani kehidupan didukung dan diterapkan agar manfaat dan
dengan sehat dan lebih baik. Kebijakan yang tujuannya dapat tercapai di kemudian hari.
baik tidak akan terealisasi dengan baik jika Kita pun bisa berbagi informasi ten­
tidak ada yang mendukung. Maka dari itu tang sanitasi sehat ini menggunakan media
di lingkungan sekolah dan masyarakat se­ sosial yang kita miliki, ataupun membangun
baiknya diberi edukasi sederhana mengenai organisasi peduli terhadap sanitasi di
sanitasi dan penerapannya yang sederhana sekolah maupun lingkungan kita, sehingga
pula. Dengan adanya dukungan dari orang dapat mem­ berikan banyak manfaat ke
sekitar, maka penyebarannya akan menjadi depannya.
lebih mudah. Masyarakat yang ada sangatlah beragam,
Sanitasi yang buruk juga berdampak pa­ tidak semua masyarakat dapat dengan
da kerusakan lingkungan hingga kerusakan Tidak semua orang pada awalnya akan mudah menerima penataran dan edukasi
yang fatal. Misalnya, sampah yang dibuang peduli, tetapi jika ia menghadapi lingkungan mengenai sanitasi. Jika berhasil diterima,
di saluran drainase akan menyebabkan mengarahkan semangat kepedulian, maka belum tentu dapat diterapkan dengan baik.
banjir dan menyebarkan kuman penyakit. ia akan berubah pula, maka dari itu menjadi Permasalahan seperti inilah yang biasanya
Adapun dalam skenario bencana, sanitasi promotor gaya hidup bersih dan sehat memperlambat proses menuju sanitasi yang
adalah permasalahan yang besar. Area-area adalah cara yang paling baik untuk memulai. baik bagi negara kita pada umumnya.
setelah terkena banjir, gempa bumi, ataupun Menjadi promotor gaya hidup bersih dan Sebagai seorang pelajar, saya merasa
pandemi akan terkontaminasi dengan cepat sehat dapat dimulai dengan cara membuang satu-satunya jalan keluar adalah dengan
dengan kuman dan penyakit. Yang berarti air, sampah pada tempatnya, bertanggung jawab me­ ngisukan sanitasi berkualitas sebagai
makanan, wc umum, dan semua area publik terhadap lingkungan sekitar (rumah, sekolah aturan yang resmi agar dapat diawasi per­
akan berbahaya. dan masyarakat), mengajak keluarga dan kembangannya dan mempercepat proses
Pertama-tama selokan dan tangki septik teman untuk mulai menjalani hidup bersih yang ada. Menjadi aturan resmi bukan ber­
akan meluap ke mana-mana. Kedua, orang dan sehat sesuai standar yang ada dan arti akan ada kewajiban yang memberatkan
tidak membuang sampahnya dengan benar, mem­ bantu meningkatkan sistem sanitasi atau­pun sanksi yang ditakuti, menjadi atur­
mereka akan membuang di aliran drainase yang sudah ada. an res­mi di sini lebih untuk mengumpulkan
ataupun hanya melemparkannya ke tanah. Bertanggung jawab terhadap lingkung­ kon­­
tribusi masyarakat dalam mewujudkan
Oleh karena itu sanitasi sangat berperan an sekitar yang dimaksud di sini adalah sa­nitasi yang berkualitas.
pen­ting dalam keseharian kita. mengolah sampah rumah tangga agar tidak Mari kita mewujudkan lingkungan sehat,
Bagaimana usaha kita sebagai generasi mencemari lingkungan, menjaga kebersihan de­ngan sanitasi yang baik melalui hal kecil
muda Indonesia untuk meningkatkan kepe­ lingkungan sekolah dan masyarakat, me­ dan sederhana yang dapat kita lakukan. Ka­
dulian terhadap sanitasi? Pada dasarnya kita ngurangi atau bahkan menghilangkan rena dengan meningkatnya kualitas sanitasi
harus memulainya dari hal yang kecil dan ke­biasaan-kebia­ saan buruk yang dapat me­ ningkat pula kualitas kehidupan kita
sederhana, jika sudah terbiasa melakukan men­ jadi sumber penyakit, dan melakukan menjadi lebih baik dan sehat.
yang kecil dan sederhana, maka sanitasi pemilahan sebelum mem­ bakar sampah
yang baik bukanlah harapan belaka saja. (hanya membakar yang benar-benar tidak *) Duta Sanitasi Kalimantan Barat 2014

20|Edisi 01Tahun XV
inovasi
PENANGANAN BENCANA GEMPA BUMI PIDIE JAYA,
OLEH SATUAN TUGAS PENANGANAN BENCANA
KEMENTERIAN PUPR
Andri Hakim dan Andi Suriadi *)

Gempa bumi tektonik berkekuatan 6,4 skala Richter terjadi di


wilayah Kab. Pidie Jaya, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pada
Rabu 7 Desember 2016 pukul 05:03:36 WIB.

P
usat gempa yang terletak di darat (d) Meunasah sebanyak 318 unit Adapun data yang diperoleh dari
pada 5.19 LU dan 96.36 BT, dengan (e) Pasar sebanyak 10 unit Kementerian Agama, menunjukkan bahwa
kedalaman 10 km tersebut juga (f) Kantor Pemerintahan sebanyak 30 unit dari 66 madrasah yang terdata, 17%
dirasakan di beberapa wilayah lain di (g) Rumah Sakit sebanyak 1 unit mengalami rusak berat, 32% madrasah
Provinsi NAD seperti Kab. Pidie, Kab. Bireun, (h) Rumah sebanyak 9.460 unit mengalami rusak sedang, dan 2% mengalami
dan Banda Aceh. Peta tingkat guncangan (i) Jalan sepanjang 88,53 km rusak ringan. Sedangkan 50% madrasah
BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa (j) Jembatan sebanyak 83 unit lainnya dalam kondisi baik.
bumi berupa guncangan kuat dalam skala (k) Ruko sebanyak 357 unit Di sisi lain, sebanyak lebih dari 51% dari
intensitas II SIG-BMKG atau (III-IV MMI). Data BNPB menunjukkan bahwa gempa 72 bangunan Masjid yang terdata mengalami
Bahkan, hingga pukul 14:30 WIB (07/12), yang terjadi berdampak terhadap 41 dari 91 rusak berat, dan 29% masjid mengalami
telah terjadi delapan aktivitas gempa bangunan sekolah mengalami kerusakan kerusakan sedang. Bangunan masjid yang
susulan. berat. Sebagian besar adalah bangunan paling banyak mengalami kerusakan
sekolah yang rusak adalah SD atau SDN. berat terletak di Kecamatan Bandar Baru.

Gambar 1. Lokasi Gempa Bumi

Dampak dari gempa bumi tersebut telah


menimbulkan korban sebanyak 104 jiwa
meninggal dunia, 922 jiwa luka-luka, dan
86.417 jiwa pengungsi di 124 titik. Selain itu
pun, kerusakan berbagai jenis infrastruktur
tidak dapat dielakkan. Berdasarkan
pendataan awal yang dilakukan oleh
BNPB terdapat beberapa jenis infrastruktur
fasilitas umum dan fasilitas sosial yang
dinyatakan rusak, yakni:
(a) Sekolah sebanyak 91 unit
(b) Madrasah sebanyak 66 unit
Gambar 2 Peta Lokasi Kerusakan Bangunan Kab. Pidie Jaya
(c) Masjid sebanyak 72 unit (Puslitbang Perumahan & Permukiman, 2017)

Tahun XVEdisi 01 |21


inovasi
Bangunan Meunasah di berbagai kecamatan Satgas Bencana Aceh dapat dibagi menjadi (d) Pemasangan WC 30
juga mengalami kerusakan. Hampir 20% tiga tahap, yakni Tahap Tanggap Darurat, (e) Pembagian 100 air jerigen air olahan
dari 318 bangunan Meunasah yang terdata Tahap Pemulihan, serta Tahap Rehabilitasi siap minum/hari.
mengalami rusak berat. Adapun jumlah dan Rekonstruksi. (f) Pelaksanaan verifikasi kerusakan
masjid paling banyak mengalami kerusakan
berat terletak di Kecamatan Trienggadeng.
Selain bangunan sekolah meunasah
dan masjid, gempa juga menyebabkan 10
bangunan pasar mengalami rusak berat dan
sedang. Pasar yang terletak di kecamatan
Meureudeu dan Bandar Dua seluruhnya
mengalami kerusakan berat, sedangkan
di kecamatan lain, rata-rata mengalami
kerusakan sedang.
Adapun Jika dilihat zona sesar bangunan,
terdapat kecenderungan bahwa bangunan
yang rusak berat berada jauh dari zona sesar
(gambar 2). Kondisi ini mengindikasikan
bahwa ada kemungkinan kerusakan
bangunan bukan hanya dominan diakibatkan
oleh getaran gempa, tetapi juga karena
kondisi bangunan itu sendiri (konstruksi
tidak memenuhi syarat ketahanan gempa).

Satgas Kementerian PUPR di Pidie Jaya


Dalam kunjungannya ke Aceh, Presiden RI
memberikan arahan bahwa tanggal 2 Januari
2017 kegiatan belajar mengajar harus
berjalan seperti biasa. Berdasarkan Surat Timeline Kegiatan Penanganan Bencana Kementerian PUPR
Bupati Pidie Jaya Nomor 050/5046 kepada
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat tanggal 20 Desember 2016 Berdasarkan surat Bupati Pidie Jaya nomor
tentang Pembangunan Kembali Bangunan 050/5046 kepada Menteri Pekerjaan Umum dan
Sekolah yang Rusak Akibat Gempa Bumi
di Kabupaten Pidie Jaya maka dibentuklah Perumahan Rakyat tanggal 20 Desember 2016
Satgas berdasarkan SK Menteri PUPR No. 21/ tentang pembangunan kembali bangunan seko­
KPTS/M/2017 tentang Pembentukan Satuan
Tugas Percepatan Penanganan Dampak lah yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten
Bencana Gempa Bumi di Provinsi Aceh yang Pidie Jaya maka dibentuklah Satgas berdasarkan
ditetapkan pada 12 Januari 2017.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan oleh SK Menteri PUPR No. 21/KPTS/M/2017 tentang
pembentukan satuan tugas percepatan pena­
nganan dampak bencana gempa bumi di Provinsi
Aceh yang ditetapkan pada 12 Januari 2017.
A. Tahap Tanggap Darurat (7 – 20 Desember bangunan (sekolah, madrasah, masjid,
2016) meunasah, pasar, dan RSUD)
Pada tahap tanggap darurat, satuan (g) Perobohan bangunan rusak berat dengan
tugas penanganan bencana Kementerian bantuan TNI.
PUPR melakukan berbagai kegiatan: Secara detail, dinamika kegiatan
(a) Mobilisasi alat berat ( 2 excavator, 1 Kementerian PUPR dan setelah dibentuknya
loader, 1 dum truck) Satgas bencana Aceh pada tahap tanggap
(b) Pemasangan HU 80 Unit darurat sebagai berikut:
Arahan Presiden RI atas Dampak Gempa Pidie Jaya
(c) Pemasangan MTA 14 Unit

22|Edisi 01Tahun XV
inovasi
No. Tanggal Kondisi/Kegiatan
• (Gempa 6,4 SR)
1. 7 Desember 2016 • Menteri PUPR bertolak ke Aceh sore hari meninjau Bendung Rajui, Embung Seumayam, Embung Piro, dan Embung Keumala
dengan kondisi aman
• Menteri PUPR melakukan tinjauan lanjutan ke lokasi
2. 8 Desember 2016 • Infrastruktur jalan dan jembatan banyak mengalami kerusakan (rusak ringan)
• Mobilisasi: 2 unit excavator, 1 unit loader, dan 1 unit dump truck
• Presiden RI didampingi beberapa Menteri Kabinet Kerja, termasuk Menteri PUPR melakukan kunjungan ke daerah terdampak dan
3. 9 Desember 2016 melakukan koordinasi lintas K/L
• Seluruh peralatan Kementerian PUPR (Ditjen CK) telah dikirimkan ke 12 titik pengungsian untuk 13.290 pengungsi
4. 10 Desember 2016 • Lokasi pengungsi terus bertambah
• Penambahan alat dari Medan dan Jakarta
• Peningkatan jumlah pengungsian 63 titik (42.529 jiwa)
5. 11 Desember 2016 • Pemasangan 20 unit HU
• Pemasangan 11 unit MTA
6. 12 Desember 2016 • Penambahan peralatan dari Jakarta dan Medan tiba: 30 unit HU, MTA, tenda, toilet knockdown
• Pemasangan tambahan 30 unit HU (menjadi 50 HU) dibantu oleh Brimob Kepolisian
7. 13 Desember 2016 • Bantuan mesin pengolah air siap minum dari PDAM Bandarmasih, Banjarmasin Kap. 100 jerigen(kap.20 liter)/hari tiba
8. 14 Desember 2016 • Menteri PUPR mendampingi Presiden RI melakukan kunjungan kerja ke area terdampak
• Penyedaiaan 80 unit HU
• Penyediaan Tersedia 30 unit WC
9. 15 Desember 2016 • Mobilisasi 3 unit MTA ke Pijay
• Penyaluran 100 jerigen air bersih siap minum (kerjasama dengan PDAM Bandarmasih, Banjarmasin)
• Rapat koordinasi dengan BUMN dipimpin oleh Menteri PUPR
10. 16 Desember 2016 • Ketua Satgas di perintahkan untuk melakukan penanganan rehab dan rekon meliputi; Sekolah, Kantor Pemerintah, Masjid, Pasar,
Pesantren dan Rumah Sakit
• Rapat Arahan Kabalitbang sebagai ketua Satgas Infrastruktur Gempa Aceh menindaklanjuti perintah Menteri PUPR
11. 18 Desember 2016 • Penyusunan Basic Design Bangunan Sementara
• Arahan untuk dilakukan verifikasi terhadap 13 lokasi yang sudah dibersihkan TNI dengan fokus utama menentukan tigkat kerusakan
dan menentukan lokasi ruang kelas belajar sementara, serta melakukan dokumentasi foto
12. 19 Desember 2016 • Pembentukan 3 zonasi penanganan
• Pembuatan Disain Sekolah Sementara oleh Puslitbang perumahan dan Permukiman
• Terbit surat dari Bupati tentang permohonan bantuan kepada Menteri PUPR terhadap 13 lokasi.
• Dilakukan verifikasi teknis di 13 lokasi untuk segera dibangun sekolah sementara
13. 20 Desember 2016 • Telah disusun dan disepakati berita acara hasil verifikasi antara Pemda (Dinas PU , Dinas Pendidikan, Aset Daerah) dengan pen-
dampingan dari Tim Teknis PUPR, BNPB dan BPKP

Dokumentasi kegiatan pada Tahap Tim Satgas PUPR mendampingi Pemda


Tanggap Darurat dapat dilihat pada Pidie Jaya, BPKP dan BNPB melakukan
beberapa gambar berikut ini : verifikasi terhadap data BNPB untuk Data BNPB menunjukkan
bahwa gempa yang
terjadi berdampak
terhadap 41 dari 91
bangunan sekolah
mengalami kerusakan
berat.
memastikan secara teknis jenis kerusakan
Kunjungan Bapak Presiden didampingi Bapak Menteri PUPR Meninjau Dampak Bencana bangunan khususnya pada bangunan
sekolah, madrasah, masjid, meunasah, pasar
serta RSUD yang diprioritaskan untuk
segera dilakukan rekonstruksi dalam bentuk
bangunan sementara.
B. Tahap Pemulihan (21 Desember – 21
Maret 2017)
Tahap Pemulihan dilakukan sejak 21
Desember 2016 dan akan berakhir pada 21
Maret 2017. Pada tahap ini telah dilakukan
berbagai kegiatan pemulihan dan perbaikan
serta pembangunan Bangunan Sementara.
Distribusi Air Bersih kepada Warga Korban Gempa Bumi

Tahun XVEdisi 01 |23


inovasi
Secara detail, dinamika kegiatan Satgas Transisi Bencana Aceh pada Tahap Tim Satgas PUPR
Kementerian PUPR dan setelah dibentuknya Transisi Pemulihan sebagai berikut:
mendampingi Pemda
No. Tanggal Kondisi/Kegiatan
- Dilakukan verifikasi fisik terhadap 39 Sekolah ( tambahan)
Pidie Jaya, BPKP dan
1. 21-22 Desember 2016
- Terdapat 8 sekolah Rusak Berat yang membutuhkan RKBS
- Telah disusun dan disepakati berita acara hasil verifikasi antara Pemda
(Dinas PU , Dinas Pendidikan, Aset Daerah) dengan pendampingan dari Tim
BNPB melakukan veri­
Teknis PUPR, BNPB dan BPKP fikasi terhadap data
- Verifikasi teknis 16 Madrasah

2. 23-24 Desember 2016


- Terdapat 8 bangunan Rusak Berat
- Telah disusun dan disepakati berita acara hasil verifikasi antara Pemda
BNPB untuk memasti­
(Dinas PU , Dinas Pendidikan, Aset Daerah) dengan pendampingan dari Tim
Teknis PUPR, BNPB dan BPKP kan secara teknis jenis
- Verifikasi teknis 65 Menasah, terdapat 17 Menasah Rusak Berat
- Verifikasi teknis 37 Masjid, terdapat 18 Masjid Rusak Berat
kerusakan bangunan
3. 25 - 26 Desember 2016 - Telah disusun dan disepakati berita acara hasil verifikasi antara Pemda
(Dinas PU , Dinas Pendidikan, Aset Daerah) dengan pendampingan dari Tim
Teknis PUPR, BNPB dan BPKP
khususnya pada bangu­
- Verifikasi teknis 10 PASAR, terdapat 6 PASAR Rusak Berat nan sekolah, madrasah,
- Telah disusun dan disepakati berita acara hasil verifikasi antara Pemda
4. 27-28 Desember 2016 (Dinas PU , Dinas Pendidikan, Aset Daerah) dengan pendampingan dari Tim
Teknis PUPR, BNPB dan BPKP
masjid, meunasah,
5. 29 Desember 2016
(sampai sekarang)
- Dalam Proses pembangunan Sekolah/Madrasah Sementara di 24 Lokasi
- Sudah ada RKBS yang telah digunakan untuk sarana Belajar Mengajar
pasar serta RSUD yang
- Diskusi dengan Pemda, Ikatan Arsitek Indonesia, perwakilan masyarakat diprioritaskan untuk
6. 4 Januari 2017 membahas konsep desain Bangunan Rumah Sakit Sementara dan Masjid
di kantor Bupati Pidie Jaya segera dilakukan rekon­
struksi dalam bentuk
Hasil Verifikasi Teknis Tim Satgas PUPR bangunan sementara.
RUSAK RINGAN RUSAK SEDANG RUSAK BERAT

25 Dokumentasi kegiatan pada Tahap


23 Pemulihan dapat dilihat pada beberapa
21
gambar berikut ini :
18 18
17

13
12

8
7
6 6
4
3
2

Sekolah Madrasah Masjid Meunasah Pasar

Hasil Verifikasi Teknis Kerusakan Bangunan Terdampak oleh Tim Satgas PUPR

Desain Sekolah Sementara


yang disusun Oleh Puslitbang
Perumahan dan Permukiman, Pembangunan Sekolah Sekolah/Madrasah Sementara
Balitbang PUPR pada Masa Konstruksi

24|Edisi 01Tahun XV
inovasi
Pembangunan sekolah sementara yang pembangunan sekolah sementara dengan Penanganan dampak bencana terutama
diselenggarakan di Kabupaten Pidie Jaya, berbagai jenjang pendidikan, sebanyak pada tahap pemulihan memiliki berbagai
Aceh didukung oleh 7 kontraktor pelaksana 24 sekolah dengan jumlah ruangan yang hambatan terutama terkait:
dan 3 konsultan pengawas. Hingga saat (data bervariasi. (tabel 6) (a) Sering terjadinya hujan dengan durasi
status 31 Januari 2017) ini telah dilakukan panjang mengakibatkan tertundanya
aktivitas pembangunan
Tabel 5 (b) Penyediaan lahan untuk Bangunan
Daftar Nama Sekolah Sementara dan Kontraktor pelaksana serta Konsultan Pengawas Sementara masih ada yang berjalan
No Nama Sekolah Kontraktor Konsultan lambat
1 SDN Tampui Adhi Karya Virama Karya (c) Pembersihan puing hasil perobohan
2 SMP Tampui Adhi Karya Virama Karya masih berada dalam site.
3 SD Peuduek Tunong Adhi Karya Virama Karya (d) Libur Natal dan Tahun Baru yang
4 MIN 2 Beuracan Adhi Karya Virama Karya
menunda penyediaan material (sebagian
besar material dari Kota Medan)
5 SDN Masjid Trienggadeng Nindya Karya Virama Karya
Agar pembangunan pada tahap
6 SDN Peulandok Tunong Nindya Karya Virama Karya
pemulihan dapat berjalan sesuai
7 PAUD Kasih Ibu Nindya Karya Virama Karya
dengan target yang diharapkan, maka
8 SDN 3 Meureudu Nindya Karya Virama Karya
perlu diperhatikan jadwal penyelesaian
9 MTSN Pangwa Nindya Karya Virama Karya pembangunan sebagai berikut:
10 MAN Trienggadeng Nindya Karya Virama Karya (a) Sekolah sementara akhir Januari 2017
11 SMK 1 Bandar Baru Wijaya Karya Bina Karya (b) Madrasah pertengahan Februari 2017
12 MIN Paru, Bandar Baru Wijaya Karya Bina Karya (c) RSUD akhir Maret 2017
13 SMP 3 Bandar Baru, Jiem jim Hutama Karya Bina Karya Untuk pelaksanaan pembangunan tahap
14 SDN Jiem-Jiem Hutama Karya Bina Karya rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan
15 MAS Ulumul Quran, Pangwa Hutama Karya Bina Karya
dengan baik maka diharapkan:
(a) Terbitnya Peraturan Presiden
16 SD Malem Dagang PP Yodya Karya
(b) Bangunan menggunakan teknologi
17 MTSN Meureudu PP Yodya Karya
RISHA dari Balitbang Kementerian PUPR
18 RA An-Nur, pangwa PP Yodya Karya
(c) Komponen struktur bangunan
19 SMKN 1 Bandar Dua Brantas Abipraya Yodya Karya
diutamakan dengan pra cetak secara
20 SMP 1 Samalanga Waskita Karya Yodya Karya fabrikasi agar lebih cepat, presisi, dan
21 SMP 2 Panteraja Waskita Karya Yodya Karya massal.
22 SDN Muka Blang Waskita Karya Yodya Karya
23 MIN Panteraja Waskita Karya Yodya Karya *) Peneliti Muda, Pusat Litbang Kebijakan dan
24 MAS Panteraja Waskita Karya Yodya Karya Penerapan Teknologi (PKPT)
http://pkpt.litbang.pu.go.id/
Tabel 6.
Pembangunan Sekolah Sementara
Jenis
No. RKBS RKGS RKPS RPSS Musollah Toilet Jumlah
Sekolah
1. PAUD 1 1
2. TK 1 1 1 3
3. SD 30 4 3 5 42
4. SMP 15 1 3 19
5. SMA 6 1 1 1 2 11
6. SMK 32 1 1 2 2 6 44
7. MA 19 3 2 1 6 31
8. MI 8 2 10
9. MTS 8 1 9
Total 120 11 7 2 4 26 170

Keterangan :
RBKS : Ruang kegiatan Belajar Sementara
RKGS : Ruang Kegiatan Guru Sementara
RKPS : Ruang Kegiatan Perpustakaan Sementara
RPSS : Ruang Praktek Siswa Sementara Pemanfaatan Hasil Pembangunan Sekolah
Sementara

Tahun XVEdisi 01 |25


inovasi
Kunjungan ke Hindustan Prefab Limited (HPL)
Housing Technology Park-New Delhi-India
Taman Teknologi Bangunan
Prefabrikasi
Airyn Saputri Harahap*)

Masih dalam rangkaian Asia Pacific Ministerial Conference on


S
ebuah “Prefab Technology Park” yang
Housing and Urban Development (APMCHUD) ke-6 yang diadakan didirikan oleh Hindustan Prefab Limited
(HPL), dibangun dalam rangka untuk
di New Delhi-India, Delegasi APMCHUD berkesempatan melakukan melaksanakan misi Perdana Menteri India
kunjungan lapangan ke Hindustan Prefab Limited (HPL) Housing untuk mewujudkan “Perumahan untuk Se­mua
Pada Tahun 2022”. Berlokasi di Jangpura - New
Technology Park. Delhi, taman yang menampilkan berbagai
jenis bangunan rumah yang menggunakan
teknologi prefabrikasi di bawah pengelola­an
perusahaan milik negara pada Kementerian
Perumahan dan Pengentasan Kemiskinan
Per­kotaan India.
Taman ini diresmikan oleh Menteri
Foto Lokasi Perumahan dan Pengentasan Kemiskinan

26|Edisi 01Tahun XV
inovasi
Perkotaan M. Venkaiah Naidu pada Rabu
(05/10/2016) dan bertujuan untuk mem­pro­ Pemerintah India juga sedang melakukan
mo­ sikan teknologi bangunan prefabrikasi
ser­­
ta menyebarkan informasi teknologi pembangunan sekitar 20 juta unit rumah
kons­truksi dan bahan bangunan terbaru yang di daerah perkotaan dan sekitar 40 juta unit rumah
ber­biaya efektif, cepat pembangunannya
dan ber­­kelanjutan. akan dibangun di daerah pedesaan.
Dibangun di atas lahan seluas 2 hektar
di tengah-tengah lingkungan hijau yang ke­pa­da seluruh pemangku kepentingan akan jauh lebih baik daripada mengikuti
dirancang dengan baik serta diterangi oleh di bidang pe­ rumahan dan permukiman metode konstruksi konvensional.
lampu bertenaga surya, taman teknologi ini terutama Peme­ rintah Pusat dan daerah, Yang perlu dilakukan oleh pemerintah
akan memberikan platform untuk berbagai serta pemangku kepentingan lain seperti adalah mengubah persepsi masyarakat
teknologi bangunan prefabrikasi yang ino­ akademisi dan mahasiswa, untuk me­ lihat peng­guna untuk mau mengadopsi tek­
vatif. Taman ini menampilkan 11 rumah perkembangan teknologi dan memban­ nologi ini, sehingga kebutuhan akan peru­
yang dibangun dengan alternatif teknologi dingkan antara tek­­nologi-teknologi yang mahan dapat dipenuhi sendiri oleh Peme­
pembangunan perumahan yang berbeda. ada dan meng­iden­tifikasikan teknologi yang rintah Daerah dan masyarakat dengan
Kons­ truksi-konstruksi ini menggunakan sesuai dengan ke­bu­tuhan dan kemampuan menggunakan teknologi yang ada.
tek­nologi yang mengedepankan kecepatan, mereka, baik dari sisi keuangan maupun Kunjungan ke HPL Technology Park me­
ke­amanan dan keberlanjutan dalam pem­ keadaan iklim setem­pat serta pertimbang­ nawarkan kesempatan untuk para De­le­gasi
bangunan perumahan. an-pertimbangan lainnya. APMCHUD melihat semua teknologi pre­
Terkait teknologi bangunan prefabrika­ Berbagai teknologi tersebut telah diva­ fabrikasi bersertifikat di satu tempat yang
si, Pemerintah India mengambil beberapa lidasi oleh instansi teknis resmi dan se­ sama, membandingkan fitur teknologi yang
langkah untuk mempopulerkan teknologi karang tersedia untuk dapat digunakan, berbeda, melihat kesesuaian untuk zona
ini, salah satunya dengan mendirikan dipro­mo­ sikan secara besar-besaran, serta geo-iklim yang berbeda dan melihat ide
taman. Saat ini di India, teknologi tersebut perlu didorong penggunaannya seiring keseluruhan dari teknologi alternatif yang
masih dido­ minasi oleh proyek perumahan dengan peningkatan permintaan. Maka lazim di negara ini.
besar dan sedang didorong untuk diadopsi diha­rap­kan teknologi konstruksi bangunan Berbagai pembelajaran diperoleh oleh
bagi proyek perumahan skala individu dan pre­fab­rikasi ini tentunya akan menjadi lebih Delegasi APMCHUD setelah melihat bagai­
kecil untuk da­ pat memenuhi kebutuhan he­mat biaya. mana pemecahan permasalahan backlog
perumahan yang ada di masyarakat. Sebuah bangunan prefabrikasi meng­ perumahan yang dilakukan oleh Pemerin­
Pemerintah India juga sedang melakukan gunakan komponen atau unit yang dibuat di tah India. Melalui pembangunan taman ini
pembangunan sekitar 20 juta unit rumah di pabrik, diangkut dan dirakit di lokasi, karena dan mendorong berbagai pemangku ke­ ­
daerah perkotaan dan sekitar 40 juta unit seluruh komponen lengkapnya dipro­ duksi pentingan untuk datang berkunjung dan
rumah akan dibangun di daerah pedesaan di lingkungan pabrik maka hal ini tentu melihat “showcase” bangunan untuk pe­
untuk meningkatkan perumahan bagi ma­ membantu mengurangi polusi udara dan rumahan ini, diharapkan partisipasi ma­
syarakat golongan ekonomi lemah dan ke­ kebisingan. Penggunaan teknologi pre­ syarakat di negara mereka dapat tumbuh
lompok berpenghasilan rendah. fabrikasi ini selain memiliki kecepatan kons­ untuk membantu penyelesaian target
Taman ini memberikan kesempatan truksi dan kualitas kerja, hasil akhirnya juga yang ada. Adanya ber­ bagai pilihan rumah
dengan berbagai pi­ li­
han biaya dan cara
konstruksi akan dapat membuka wawasan
para pemangku kepentingan bahwa
proses pembangunan rumah tidak harus
dengan biaya mahal atau­pun dengan cara
konvensional dan dapat dilakukan sendiri
tanpa menunggu uluran tangan pemerintah.
Kolaborasi ini yang diha­rapkan tumbuh dan
muncul dari setiap pe­ngunjung India demi
mewujudkan visi dan misi Pemerintah India
di tahun 2022.
Beberapa hasil teknologi yang ditam­
pilkan antara lain :

Precast Concrete Technology


Teknologi ini telah digunakan di Negara In­
dia dalam 60 tahun terakhir, dengan diinisi­
Hpl Housing Technology Park asi oleh HPL. Sejalan dengan perkembang­

Tahun XVEdisi 01 |27


inovasi
yang baru di India dengan fasilitas produksi
yang masih terbatas. Pada saat ini terdapat
beberapa perusahaan manufaktur skala
kecil namun dari sisi kualitas masih perlu
men­ dapatkan pembinaan dan perhatian.
Tek­nologi ini masih terus tumbuh dan me­
ngalami penyempurnaan, ke depannya de­
ngan adanya pertumbuhan permintaan, be­
berapa fasilitas manufaktur baru diha­rap­kan
akan didirikan di India.

Pre-Engineered Buildings Technology (PEB)


PEB dengan menggunakan struktur baja
telah biasa dipakai untuk struktur bangunan
industri dan sekarang sedang dioptimalkan
untuk digunakan dalam pembangunan di
bi­dang perumahan. India memiliki pemasok
baja cukup besar yang dapat dibuat pada
Glass Fibre Reinforced Gypsum (GFRG)
tingkat lokal atau kota-kota besar dimana
tersedia sejumlah perakit yang memiliki
pengetahuan perakitan yang mumpuni. Unit
Terkait teknologi bangunan prefabrikasi, demonstrasi ini juga menggunakan sandwich
Pemerintah India mengambil beberapa langkah panel untuk dindingnya.

untuk mempopulerkan teknologi ini, Glass Fibre Reinforced Gypsum (GFRG)


salah satunya dengan mendirikan taman. GFRG menggunakan gipsum, yang merupa­
kan produk sampingan dari industri pupuk.
Pada saat ini satu pabrik hanya bisa me­
an teknologi di India yang ada pada saat faktur yang relatif rendah diharapkan da­lam layani dalam radius sekitar 400-500 km2
ini, pem­bangunan perumahan dengan tek­ wak­tu dekat akan banyak tumbuh sejumlah saja. Jika permintaan naik, maka fasilitas
nologi pracetak telah banyak dilakukan unit manufaktur baru seiring dengan me­ produksi GFRG dapat didirikan pada pabrik
oleh sektor swasta, selain dikarenakan ning­katnya permintaan dari masyarakat. pupuk lainnya.
rumah pracetak memiliki daya tahan lebih
kuat dibandingkan dengan perumahan Expanded Polystyrene Core Panel System Polyurethane Foam (PUF)
konvensional, teknologi ini juga telah Double Wall With RCC Filler Material ini telah digunakan secara rutin
diterima secara luas oleh masyarakat umum. Teknologi ini masih merupakan sesuatu untuk berbagai keperluan konstruksi se­
Pada saat ini konstruksi pracetak skala
kecil ini juga sedang dilakukan. Mengingat
penerimaan yang besar dari ma­ syarakat
akan teknologi ini, diharapkan akan lebih
banyak fasilitas produksi yang dibangun
untuk konstruksi pracetak ini di masa depan.

Light Gauge Steel Frame Structure (LGSF)


LGSF adalah sebuah teknologi yang sedang
berkembang pesat saat ini di India karena
keringanannya dan kekuatannya, sesuai
untuk kebutuhan rumah tumbuh atau pe­
nam­bahan bangunan yang telah ada. Tek­
nologi ini komponennya diproduksi secara
otomatis menggunakan teknologi CAD-
CAM (Computer-Aided Design and Computer-
Aided Manufacturing) yang saat ini sedang
diproduksi di berbagai pabrik di India. De­
ngan ketersediaan bahan baku yang me­
ma­dai dan besaran investasi fasilitas manu­

28|Edisi 01Tahun XV
inovasi
perti untuk bangunan utilitas komponen
telekomunikasi dan listrik serta pada ling­
kungan angkatan bersenjata.

Expanded Polystyrene Core Panel System


Single Panel-Used As Load Bearing
Sistem Panel ini adalah produksi pabrikan
untuk pembangunan gedung bertingkat ren­
dah (sampai lantai 3).

Polypropylene Honeycomb Technology


Jenis konstruksi ini lebih efektif untuk di­
man­faatkan sebagai transit shelter karena
bahannya yang ringan.

Prefabricated Timber (Wood) House


Rumah jenis ini bisa dibangun secara indi­
vidual atau diproduksi secara massal di
pabrik karena mereka dari sistem prefab­
rikasi. Penataan rumah seperti partisi kamar,
aula, atau partisi internal lainnya dapat
diubah sesuai preferensi individu tanpa
mem­pengaruhi kekuatan struktur rumah se­
cara keseluruhan. Peta Lokasi

*) Kepala Seksi Kawasan Permukiman Taman ini menampilkan 11 rumah yang dibangun
Perdesaan II
dengan alternatif teknologi pembangunan
perumahan yang berbeda.
Prefabricated Timber (Wood) House

Tahun XVEdisi 01 |29


sebaiknya anda tahu
Mengkonsumsi Banyak Minum Air Putih Istirahat Cukup
Makanan Sehat

Mengkonsumsi makanan sehat mulai Kekurangan air dapat mengakibatkan Waktu tidur idealnya adalah 8 jam
dari menu sarapan, makan siang, dan dehidrasi, yaitu suatu kondisi yang dalam sehari. Namun tubuh manusia
makan malam dengan memperbanyak terjadi ketika tubuh Anda kekurangan air bisa mentolerirnya jika kita tidur
porsi buah dan sayuran. untuk menjalankan fungsi normalnya. kurang atau lebih dari waktu ideal itu
Secara umum, para dokter manganjurkan selama tidur kita berkualitas.
Anda untuk meminum 8-9 gelas per hari.

Lakukan olah raga Bagaimana Mulailah hari Anda


secara teratur
Untuk lebih awal

Menjadi
Produktif
Memiliki waktu “saya”
Olah raga secara teratur dapat juga Masuk kerja lebih awal dan buatlah
meningkatkan produktivitas kerja jadwal satu hingga dua jam tanpa
Anda. Dengan berolah raga (misalnya interupsi dari manapun. Siang
seminggu tiga kali), stamina dan harinya, Anda bisa mempunyai waktu
konsentrasi Anda akan terpulihkan. untuk rapat atau jadwal yang tidak
Jeff Weiner, CEO Linkedln menuturkan, terencana lainnya.
dirinya selalu menjadwalkan 45
menit setiap hari untuk berjalan dan
BUATLAH LIST TO DO DONE berpikir. Anda mungkin tidak memiliki RAPIKAN MEJA KERJA ANDA
BERDASARKAN PRIORITAS kesempatan untuk melakukan ini setiap
hari, tetapi Anda dapat meluangkan
waktu sejenak dalam sepekan. Sehingga
Anda menjadi lebih fokus.

Istirahat di luar kantor

Banyak hal yang akan dikerjakan Pastikan ruang kerja Anda bersih
setiap hari. Membuat kita merasa dari kekacauan yang tidak perlu,
terbeban. Sehingga nantinya tidak termasuk di atas meja komputer.
ada satu hal pun selesai dilakukan. Ruang berantakan membuat pikiran
Mulailah list daftar pekerjaan, urutkan Sepertinya tidak produktif ketika jadi tidak terorganisir dan terfokus.
berdasarkan prioritas. Tentukan pekerjaan Anda sedang banyak. Tapi Simpan dokumen-dokumen yang
tanggal selesai atau jam selesai, cobalah meluangkan waktu beristirahat sudah selesai dikerjakan agar tidak
sehingga bisa fokus. Menyelesaikan di luar kantor. Pikiran tidak lagi suntuk ada tumpukan dokumen. Hal ini akan
step by step agar produktivitas kerja dan bisa menyegarkan kembali membantu Anda lebih produktif.
bisa ditingkatkan. perspektif Anda.

Sumber : Berbagai sumber


30|Edisi 01Tahun XV
TipS Manajemen Waktu
Untuk Membantu Kamu Lebih Produktif
Buat rencana harian, Gunakan aplikasi reminder, Tentukan prioritas
mingguan, dan bulanan jangan hanya mengandalkan
ingatan

Catat apa yang akan dikerjakan esok Bagi pekerjaanmu ke dalam skala
hari sebelum kamu tidur. Mengerjakan Jika kamu belum memiliki seseorang prioritas untuk menentukan mana
suatu hal tanpa perencanaan akan yang mampu mengingatkan pekerjaan yang harus kamu kerjakan paling awal.
membuatmu kehabisan waktu dan kamu, contohnya pasangan hidup atau Dengan membagi prioritasnya, kamu
tenaga keesokan harinya. Setelah asisten pribadi, aplikasi reminder di mampu memisahkan hal yang sangat
membuat jadwal harian, lanjutkan ke smartphone dapat menghindarkan kamu penting dan harus segera dikerjakan
skala yang lebih besar, yaitu mingguan dari melewatkan hal penting yang sudah atau bahkan mengabaikan pekerjaan
dan bulanan. direncanakan. yang tidak penting.

Buat batas waktu Berhenti multitasking Beri waktu untuk istirahat

Batas waktu akan memastikan Sebaiknya kamu mengerjakan satu Beri tubuh kamu waktu untuk
pekerjaan rampung sebelum kamu pekerjaan hingga tuntas, kamu bisa beristirahat lima belas menit setelah
terlambat menyelesaikannya. Dengan melanjutkan pekerjaan lainnya. Dengan satu jam bekerja. Jangan buka email
adanya batas waktu, kamu menjadi begitu kamu dapat lebih fokus dalam atau media sosial. Gunakan waktu
semakin terpacu untuk menyelesaikan mengerjakannya dan mendapatkan tersebut secara optimal untuk
suatu pekerjaan. Batas waktu juga hasil yang jauh lebih baik. Selain itu menyegarkan kembali otakmu.
memunculkan rasa tanggung jawab multitasking mampu menurunkan Cukup lakukan hal sederhana
untuk berhasil mengerjakannya tepat kemampuan memori, khususnya short seperti melakukan peregangan atau
waktu. term memory. menghirup udara segar dari jendela.

Mengerjakan dengan segera , Hindari hal-hal yang dapat Tidak membiasakan diri
tidak menunda mengalihkan perhatian anda menambah jam kerja.

Selama jam kerja, cobalah untuk Dengan menambah jam kerja, bukan
Perjalanan sejauh 1.000 km dimulai menemukan saat-saat di mana tidak ada berarti semua kerjaan kita cepat
dengan satu langkah. Angan-angan yang bisa mengganggu anda melakukan selesai. Malah rasa lelah dan stres
dan cita-citamu tidak akan pernah aktivitas. Jika anda memiliki kebijakan yang akan kita dapatkan. Manfaatkan
tercapai dan hanya akan menjadi pintu terbuka, anda mungkin harus jam kerja yang telah disediakan.
sekadar mimpi di siang bolong jika menutupnya sesekali. Jika seseorang Dan ingat, berpikirlah bahwa waktu
kamu masih malas dan terkena datang ke kantor anda ketika anda adalah kendalanya agar kita tidak
penyakit “menunda-nunda.” memiliki tugas yang harus diselesaikan. menyepelekan waktu yang ada.

Sumber : Berbagai sumber


Tahun XVEdisi 01 |31
lensa CK

Dirjen Cipta Karya


Lantik 144 KASatker
di Lingkungan
Cipta Karya

32|Edisi 01Tahun XV
RAPAT KERJA
CIPTA KARYA

Tahun XVEdisi 01 |33


seputar kita
Cipta Karya Bangun Komitmen
Kerja sama Proses Percepatan
Program Sanimas IDB TA. 2017
Satuan Kerja Penyehatan Lingkungan Permukiman
Berbasis Masyarakat (Satker PLP-BM) dan Central Project
Management Unit (CPMU) bersama dengan Direktorat
Pengembangan Penyehatan Lingkungan dan Permukiman,
Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat mengadakan acara Kick Off
Meeting Program Sanimas IDB TA 2017, di Jakarta, Rabu
(25/01/2017).

Dinas Cipta Karya Provinsi Sulawesi Utara


Pantau Lokasi Banjir di Kota Manado
Bencana banjir kembali melanda Provinsi Sulawesi Utara, khususnya yang
ada di Kota Manado. Hujan yang mengguyur Kota Manado beberapa waktu
terakhir mengakibatkan beberapa lokasi di Kota Manado mengalami banjir.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara khususnya Cipta Karya Dinas Pekerjaan
Umum dan Penataan Ruang Daerah bergerak cepat melakukan peninjauan
langsung ke beberapa titik lokasi banjir.

Cipta Karya Provinsi Sumatera Barat


Gelar Serah Terima Jabatan

Dengan dimulainya pelaksanaan


ke­giatan Tahun Anggaran 2017,
Satuan Kerja Ditjen Cipta Karya
Provinsi Sumatera Barat melakukan
serah terima jabatan di ruang rapat
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan
Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat,
Jumat (27/1/2016).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum
dan Tata Ruang Provinsi Sumatera
Barat Fathol Bari menyampaikan
kepada ma­sing-masing Kepala Satker
agar be­ker­ja dengan sebaik-baiknya.
Hal ter­se­but dapat dilakukan melalui
koor­dinasi de­ngan melibatkan
para pihak yang ber­sang­kutan
dengan kegiatan. “Untuk me­ ngatasi
permasalahan yang mungkin ter­­jadi,
setiap Kasatker mesti mengetahui po­­
tensi permasalahan dan ditanggapi
sedini mungkin,” tutur Fathol.

34|Edisi 01Tahun XV
Tahun XVEdisi 01 |35