Anda di halaman 1dari 14

Tugas TU:

1. Berkedudukan sebagai Unsur Staf Sekretariat.

2. Bertugas membantu sekretaris desa dalam urusan pelayanan


administrasi pendukung pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan.

3. Fungsinya sebagai berikut :

4. Melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah dinas;

5. Melaksanakan administrasi surat-menyurat;

6. Melaksanakan arsiparis dan ekspidisi pemerintahan desa;

7. Melaksanakan penataan administrasi perangkat desa;

8. Penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor

9. Penyiapan rapat-rapat;

10. Pengadministrasian aset desa;

11. Pengadministrasian inventaris desa;

12. Pengadministrasian perjalanan dinas;

13. Melaksanakan pelayanan umum; dan

14. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

Tugas TU 2:

1. Kepala urusan tata usaha dan umum berkedudukan sebagai unsur staf
sekretariat.
2. Kepala urusan tata usaha dan umum bertugas membantu Sekretaris Desa dalam
urusan pelayanan administrasi pendukung pelaksanaan tugas-tugas
pemerintahan.
3. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.
4. Untuk melaksanakan tugas kepala urusan tata usaha dan umum mempunyai
fungsi :

Urusan Umum :

 melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah dinas;


 melaksanakan administrasi surat menyurat;
 melaksanakan arsiparis dan ekspedisi pemerintahan desa;
 melaksanakan penataan administrasi Perangkat Desa;
 penyediaan prasarana Perangkat Desa dan Kantor;
 penyiapan rapat-rapat;
 pengadministrasian aset desa;
 pengadministrasian inventarisasi desa;
 Pengadministrasian perjalanan dinas;
 Melaksanakan pelayanan umum;

Urusan Perencanaan :

 mengkoordinasikan urusan perencanaan Desa;


 menyusun RAPBDes;
 menginventarisir data-data dalam rangka pembangunan Desa;
 melakukan monitoring dan evaluasi program Pemerintahan Desa;
 menyusun rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDesa) dan
rencana kerja pemerintah desa (RKPDesa);
 menyusun laporan kegiatan Desa;
 melaksanakan tugas-tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan.

Bicara soal tugas Kepala Urusan dan Kepala Seksi, maka hal itu berkaitan dengan
Pemerintah Desa. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa atau yang disebut dengan nama
lain dan dibantu oleh Perangkat Desa.

Perangkat desa terdiri dari:


a. Sekretariat Desa,
b. Pelaksana Kewilayahan, dan
c. Pelaksana Teknis
Perangkat desa berkedudukan sebagai unsur pembantu kepala desa, dimana Kepala Urusan
merupakan bagian dari sekretariat desa, sedangkan Kepala Seksi merupakan bagian
dari pelaksana teknis.

Kepala Urusan berkedudukan sebagai unsur staf sekretariat. Kepala Urusan memimpin
masing-masing urusan pada Sekretariat Desa, yaitu paling banyak terdiri atas 3 (tiga)
urusan yaitu urusan tata usaha dan umum, urusan keuangan, dan urusan perencanaan, dan
paling sedikit 2 (dua) urusan yaitu urusan umum dan perencanaan, dan urusan keuangan.

Sedangkan Kepala Seksi berkedudukan sebagai unsur pelaksana teknis. Kepala Seksi
memimpin masing-masing seksi pada Pelaksana Teknis, yaitu paling banyak terdiri atas 3
(tiga) seksi yaitu seksi pemerintahan, seksi kesejahteraan dan seksi pelayanan, dan paling
sedikit 2 (dua) seksi yaitu seksi pemerintahan, serta seksi kesejahteraan dan pelayanan.

Pemerintah Desa dan Perangkat Desa


Bicara soal tugas Kepala Urusan dan Kepala Seksi, maka hal itu berkaitan dengan
Pemerintah Desa. Pemerintah Desa adalah Kepala Desa atau yang disebut dengan nama
lain dan dibantu oleh Perangkat Desa.[1]

Sementara itu, Perangkat Desa adalah unsur staf yang membantu Kepala Desa dalam
penyusunan kebijakan dan koordinasi yang diwadahi dalam Sekretariat Desa, dan unsur
pendukung tugas Kepala Desa dalam pelaksanaan kebijakan yang diwadahi dalam bentuk
pelaksana teknis dan unsur kewilayahan.[2]

Perangkat Desa bertugas membantu Kepala Desa dalam melaksanakan tugas dan
wewenangnya.[3] Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, perangkat Desa
bertanggung jawab kepada Kepala Desa.[4]

Perangkat desa terdiri dari:[5]


a. sekretariat desa,
b. pelaksana kewilayahan, dan
c. pelaksana teknis

Perangkat desa berkedudukan sebagai unsur pembantu kepala desa.[6] Kepala Urusan
dan Kepala Seksi masing-masing merupakan bagian dari sekretariat desa dan pelaksana
teknis. Untuk itu, penjelasan kami akan berfokus pada kedua perangkat desa tersebut.

Sekretariat Desa dipimpin oleh Sekretaris Desa dan dibantu oleh unsur staf sekretariat.
Sekretariat Desa paling banyak terdiri atas 3 (tiga) urusan yaitu urusan tata usaha dan
umum, urusan keuangan, dan urusan perencanaan, dan paling sedikit 2 (dua) urusan yaitu
urusan umum dan perencanaan, dan urusan keuangan. Masing-masing urusan dipimpin
oleh Kepala Urusan.[7]

Jadi, Kepala Urusan adalah pemimpin urusan-urusan yang ada di Sekretariat Desa.
Kedudukannya adalah sebagai unsur staf sekretariat.

Pelaksana Teknis merupakan unsur pembantu Kepala Desa sebagai pelaksana tugas
operasional. Pelaksana Teknis paling banyak terdiri atas 3 (tiga) seksi yaitu seksi
pemerintahan, seksi kesejahteraan dan seksi pelayanan, paling sedikit 2 (dua) seksi yaitu
seksi pemerintahan, serta seksi kesejahteraan dan pelayanan. Masing-masing seksi
dipimpin oleh Kepala Seksi.[8]
Jadi, Kepala Seksi adalah pemimpin seksi-seksi yang ada di Pelaksana Teknis.
Kedudukannya adalah sebagai unsur pelaksana teknis.

Perbedaan Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Kepala Urusan dan Kepala Seksi

Perbedaan antara Kepala Urusan dengan Kepala Seksi akan kami uraikan dalam tabel
berikut:

Pembeda Kepala Urusan Kepala Seksi

Kedudukan Kepala Urusan berkedudukan Kepala Seksi berkedudukan


sebagaiunsur staf sebagaiunsur pelaksana
sekretariat.[9] teknis.[10]
Tugas Kepala Urusan Kepala Seksi
bertugasmembantu Sekretaris bertugasmembantu
Desa dalam urusan Kepala Desa sebagai
pelayanan pelaksana tugas
administrasipendukung operasional.[12]
pelaksanaan tugas-tugas
pemerintahan.[11]
Fungsi Untuk melaksanakan tugasnya, Untuk melaksanakan
Kepala Urusan mempunyai tugasnya, Kepala Seksi
fungsi:[13] mempunyai fungsi:[14]
a. Kepala urusan tata usaha dan a. Kepala Seksi
umummemiliki fungsi seperti Pemerintahan
melaksanakan urusan mempunyai fungsi
ketatausahaan seperti tata melaksanakan
naskah, administrasi surat manajemen tata praja
menyurat, arsip, dan Pemerintahan,
ekspedisi, dan penataan menyusun rancangan
administrasi perangkat desa, regulasi desa,
penyediaan prasarana pembinaan masalah
perangkat desa dan kantor, pertanahan, pembinaan
penyiapan rapat, ketentraman dan
pengadministrasian aset, ketertiban, pelaksanaan
inventarisasi, perjalanan upaya perlindungan
dinas, dan pelayanan umum. masyarakat,
b. Kepala kependudukan,
urusankeuangan memiliki penataan dan
fungsi seperti melaksanakan pengelolaan wilayah,
urusan keuangan seperti serta pendataan dan
pengurusan administrasi pengelolaan Profil Desa.
keuangan, administrasi b. Kepala Seksi
sumber-sumber pendapatan Kesejahteraan
dan pengeluaran, verifikasi mempunyai fungsi
administrasi keuangan, dan melaksanakan
administrasi penghasilan pembangunan sarana
Kepala Desa, Perangkat prasarana perdesaan,
Desa, Badan pembangunan bidang
Permusyawaratan Desa pendidikan, kesehatan,
(BPD), dan lembaga dan tugas sosialisasi
pemerintahan desa lainnya. serta motivasi
c. Kepala masyarakat di bidang
urusanperencanaan memiliki budaya, ekonomi,
fungsi mengkoordinasikan politik, lingkungan
urusan perencanaan seperti hidup, pemberdayaan
menyusun rencana anggaran keluarga, pemuda,
pendapatan dan belanja olahraga, dan karang
desa, menginventarisir data- taruna.
data dalam rangka c. Kepala Seksi Pelayanan
pembangunan, melakukan memiliki fungsi
monitoring dan evaluasi melaksanakan
program, serta penyusunan penyuluhan dan
laporan. motivasi terhadap
pelaksanaan hak dan
kewajiban masyarakat,
meningkatkan upaya
partisipasi masyarakat,
pelestarian nilai sosial
budaya masyarakat,
keagamaan, dan
ketenagakerjaan.

Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat.

Dasar hukum:
1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-
Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor
43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014
tentang Desa;
3. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan
Pemberhentian Perangkat Desa;
4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2015 tentang Susunan Organisasi dan
Tata Kerja Pemerintah Desa.

[1] Pasal 25 UU Desa jo. Pasal 2 ayat (1) Permendagri 84/2015


[2] Pasal 1 angka 5 Permendagri 83/2015
[3] Pasal 49 ayat (1) UU Desa
[4] Pasal 49 ayat (3) UU Desa
[5] Pasal 48 UU Desa, Pasal 61 ayat (1) PP Desa, dan Pasal 2 ayat (2)
Permendagri 84/2015
[6] Pasal 61 ayat (2) PP Desa dan Pasal 2 ayat (3) Permendagri 84/2015
[7] Pasal 3 Permendagri 84/2015
[8] Pasal 5 Permendagri 84/2015
[9] Pasal 8 ayat (1) Permendagri 84/2015
[10] Pasal 9 ayat (1) Permendagri 84/2015
[11] Pasal 8 ayat (2) Permendagri 84/2015
[12] Pasal 9 ayat (2) Permendagri 84/2015
[13] Pasal 8 ayat (3) Permendagri 84/2015
[14] Pasal 9 ayat (3) Permendagri 84/2015

Layanan – Pedekik.com, Kepala Urusan Umum atau Kaur Umum di pemerintahan desa juga mempunyai
tugas yang cukup berat disamping harus profesional.
Walaupun secara teknis Kepala Urusan Umum lebih dominan membantu pekerjaan seorang Sekretaris
Desa ( Sekdes ), namun ia dituntut untuk menguasai tentang tata kelola administrasi. Bisa dikatakan
tugas dan fungsinya adalah sebagai TU atau tata usaha dalam suatu kantor.
Dalam sistem pemerintahan desa Kepala Urusan umum sangat dibutuhkan untuk mengatur ketepatan dan
kerapian administrasi kantor. Sehingga file-file dan data kantor desa akan mudah diakses dan dicari bila
sewaktu-waktu dibutuhkan.
Untuk lebih jelasnya disini kami coba untuk memaparkan beberapa tugas pokok dan fungsi dari jabatan
seorang kaur umum di pemerintahan desa.
A. Tugas Pokok
Tugas utama kepala urusan bagian umum di desa adalah membantu sekretaris desa dalam
melaksanakan administrasi umum, tata usaha dan kearsipan, pengelolaan inventaris kekayaan desa
serta mempersiapkan agenda rapat dan laporan.

B. Fungsi
a. Pelaksanaan, pengendalian dan pengelolaan surat masuk dan surat keluar serta pengendalian tata
kearsipan

b. Pelaksanaan pendataan inventarisasi kekayaan Desa

Baca Juga : Data Laporan Bulanan Agustus 2013

c. Melaksanakan pengelolaan administrasi umum

d. Pelaksanaan penyediaan, penyimpanan dan pendistribusian alat tulis kantor serta pemeliharaan dan
perbaikan peralatan kantor

e. Mengelola administrasi data perangkat Desa

f. Membuat persiapan bahan-bahan laporan; dan

g. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Desa.

Selain dari tugas-tugas yang dilimpahkan oleh Sekdes, tidak jarang penjabat Kaur umum juga terkadang
mendapat tugas langsung dari Kepala Desa.
Yang jelas dia harus benar-benar memahami seluk beluk data dan arsip di pemerintahan desa. Karena
jika file penting desa sampai tidak terdata dengan aman dan rapi, bisa-bisa akan berakibat fatal.

Jadi demikianlah diantara beberapa tugas pokok dan fungsi dari seorang Kepala Urusan Umum di
Pemerintahan desa. Walaupun mungkin setiap desa memiliki kondisi dan situasi yang berbeda, paling
tidak apa yang kami uraikan diatas tidak jauh berbeda.

TUGAS
Membantu Sekretaris Desa dalam menjalankan urusan ketatausahaan dan umum.
FUNGSI
1. Pengelolaan tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip, dan ekspedisi;
2. Penataan administrasi perangkat desa;
3. Penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor;
4. Penyiapan rapat;
5. Pencatatan, pengadministrasian dan inventarisasi aset desa;
6. Pengurusan perjalanan dinas;
7. Pelayanan umum kesekretariatan;
8. Pembangunan, penataan dan pemeliharaan sarana prasarana pemerintahan desa;
9. Pengelolaan buku inventaris dan kekayaan desa, buku aparat pemerintah desa, buku
tanah kas desa, buku agenda, buku ekspedisi;
10. Pengelola Buku rencana anggaran biaya dan buku kas pembantu kegiatan; dan
11. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Sekretaris Desa sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan.

Kepala Urusan Umum/Tata Usaha berfungsi:

1. Pelaksanaan Urusan perlengkapan dan inventaris desa


2. Pelaksanaan urusan perjalanan dinas dan rumah tangga desa
3. Penyelenggaraan rapat-rapat dan upacara
4. Pelaksanaan surat menyurat dan kearsipan desa
5. Pengumpulan bahan dan penyusuna laporan pemerintah desa
6. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Carik sesuai dengan tugas dan fungsi

KEPALA DESA
1. Menyelenggarakan pemerintahan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama BPD
2. Mengajukan rancangan peraturan Desa
3. Menetapkan peraturan-peraturan yang telah mendapatkan persetujuan bersama BPD
4. Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan desa mengnenai APB Desa untuk dibahas dan
ditetapkan bersama BPD
5. Membina kehidupan masyarakat Desa
6. Membina ekonomi desa
7. Mengordinasikan pembangunan desa secara partisipatif
8. Mewakili desanya di dalam dan luar pengadilan dan dapat menunjuk kuasa hukum untuk
mewakilinya sesuai dengan paeraturan perundang-undangan; dan
9. Melaksanakan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

SEKRETARIS DESA
1. Tugas Pokok : Membantu Kepala Desa dalam mempersiapkan dan melaksanakan pengelolaan
administrasi Desa, mempersiapkan bahan penyusunan laporan penyelenggaraan Pemerintah
Desa.
2. Fungsi :
 Penyelenggara kegiatan administrasi dan mempersiapkan bahan untuk kelancaran tugas Kepala
Desa
 Melaksanakan tugas kepala desa dalam hal kepala desa berhalangan
 Melaksanakan tugas kepala desa apabila kepala desa diberhentikan sementara
 Penyiapan bantuan penyusunan Peraturan Desa
 Penyiapan bahan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa
 Pengkoordinasian Penyelenggaraan tugas-tugas urusan; dan
 Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Desa.

KEPALA URUSAN (KAUR) UMUM


1. Tugas Pokok : Membantu Sekretaris Desa dalam melaksanakan administrasi umum, tata usaha
dan kearsipan, pengelolaan inventaris kekayaan desa, serta mempersiapkan bahan rapat dan
laporan.
2. Fungsi :
 Pelaksanaan, pengendalian dan pengelolaan surat masuk dan surat keluar serta pengendalian
tata kearsipan
 Pelaksanaan pencatatan inventarisasi kekayaan Desa
 Pelaksanaan pengelolaan administrasi umum
 Pelaksanaan penyediaan, penyimpanan dan pendistribusian alat tulis kantor serta pemeliharaan
dan perbaikan peralatan kantor
 Pengelolaan administrasi perangkat Desa
 Persiapan bahan-bahan laporan; dan
 Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Desa.

KAUR KEUANGAN
1. Tugas Pokok : Membantu Sekretaris Desa dalam melaksanakan pengelolaan sumber
pendapatan Desa, pengelolaan administrasi keuangan Desa dan mempersiapkan bahan
penyusunan APB Desa.
2. Fungsi :
 Pelaksanaan pengelolaan administrasi keuangan Desa
 Persiapan bahan penyusunan APB Desa; dan
 Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Desa.

KAUR PEMERINTAHAN
1. Tugas Pokok : Membantu Kepala Desa dalam melaksanakan pengelolaan administrasi
kependudukan, administrasi pertanahan, pembinaan, ketentraman dan ketertiban masyarakat
Desa, mempersiapkan bahan perumusan kebijakan penataan, Kebijakan dalam Penyusunan
produk hukum Desa.
2. Fungsi :
 Pelaksanaan kegiatan administrasi kependudukan
 Persiapan bahan-bahan penyusunan rancangan peraturan Desa dan keputusan Kepala Desa
 Pelaksanaan kegiatan administrasi pertanahan
 Pelaksanaan Kegiatan pencatatan monografi Desa
 Persiapan bantuan dan melaksanakan kegiatan penataan kelembagaan masyarakat untuk
kelancaran penyelenggaraan pemerintahan Desa
 Persiapan bantuan dan melaksanakan kegiatan kemasyarakatan yang berhubungan dengan
upaya menciptakan ketentraman dan ketertiban masyarakat dan pertahanan sipil; dan
 Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan kepada Desa.

Administrasi Pemerintahan Desa :

8. Pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP)


9. Pembuatan Kartu Keluarga (KK)
10. Pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi warga Desa yang berkehidupan
ekonomi kurang mampu agar mendapatkan penangguhan-penangguhan. Misalkan
penangguhan atau pengurangan beban biaya di rumah sakit. Pembuatan surat ini tidak
memerlukan biaya, digratiskan bagi warga Desa yang memerlukan. Dalam perkembangannya
SKTM ini berubah menjadi Kartu Multiguna, Kartu ini dapat digunakan oleh satu keluarga yang
diwakili oleh kepala keluarga sebagai pemegang kartu
11. Surat Keterangan Lalu Lintas
12. Surat Keterangan NTCR
13. Surat Pengantar Pernikahan
14. Surat Keterangan Naik Haji
15. Surat Keterangan Domisili
16. Surat Keterangan Pengantar Kepolisian
17. Surat Keterangan Pindah
18. Surat Keterangan Lahir/Mati
19. Surat Keterangan Ke Bank dll.
20. Surat Keterangan Pengiriman Wesel
21. Surat Keterangan Jual Beli Hewan
22. Surat Keterangan Izin Keramaian
23. Pengenaan Pungutan atas Transaksi Jual beli Hasil Bumi dikenakan dari harga transaksi jual
beli dan dikenakan kepada pembeli atau penjual
24. Pengenaan pungutan atas transaksi jual beli tanah rumah dikenakan dari harga transakasi jual
beli dan dikenakan kepada pembeli atau penjual
25. Surat Keterangan Tebang Kayu/Bambu
26. Tarip pengenaan pungutan pengusaha angkutan sewa sarana dan BUMdes; dan
27. Perusahaan PT/CV atau pemborong dan sejenisnya dari jumlah anggaran.

KAUR EKONOMI PEMBANGUNAN


1. Tugas Pokok : Membantu Kepala Desa dalam melaksanakan penyiapan bahan perumusan
kebijakan teknis pengembangan ekonomi masyarakat dan potensi desa, pengelolaan
administrasi pembangunan, pengelolaan pelayanan masyarakat serta penyiapan bahan usulan
kegiatan dan pelaksanaan tugas pembantuan.
2. Fungsi :
 Penyiapan bantuan-bantuan analisa & kajian perkembangan ekonomi masyarakat
 Pelaksanaan kegiaatan administrasi pembangunan
 Pengelolaan tugas pembantuan; dan
 Pelaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Desa.

KAUR KESRA (KESEJAHTERAAN RAKYAT)


1. Tugas Pokok : Membantu Kepala Desa dalam melaksanakan penyiapan bahan perumusan
kebijakan teknis Penyusunan Program Keagamaan serta melaksanakan Program
pemberdayaan masyarakat dan sosial kemasyarakatan.
2. Fungsi :
 Penyiapan bahan untuk pelaksanaan program kegiatan keagamaan
 Penyiapan dan pelaksanaan program perkembangan kehidupan beragama
 Penyiapan bahan dan pelaksanaan program, pemberdayaan masyarakat dan sosial
kemasyarakatan; dan
 Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan Kepala Desa.

KEPALA DUSUN (KADUS)


Tugas :

1. Membantu pelaksanaan tugas kepala desa dalam wilayah kerjanya


2. Melakukan pembinaan dalam rangka meningkatkan swadaya dan gotong royong masyarakat
3. Melakukan kegiatan penerangan tentang program pemerintah kepada masyarakat
4. Membantu kepala desa dalam pembinaan dan mengkoordinasikan kegiatan RW (Rukun Wilayah)
dan RT (Rukun Tetangga) diwilayah kerjanya
5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh kepala desa.

Fungsi :

1. Melakukan koordinasi terhadap jalannya pemerintah desa, pelaksanaan pembangunan dan


pembinaan masyarakat diwilayah dusun
2. Melakukan tugas dibidang pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan yang menjadi
tanggung jawabnya
3. Melakukan usaha dalam rangka meningkatkan partisipasi dan swadaya gotong royong
masyarakat dan melakukan pembinaan perekonomian
4. Melakukan kegiatan dalam rangka pembinaan dan pemeliharaan ketrentaman dan ketertiban
masyarakat
5. Melakukan fungsi-fungsi lain yang dilimpahkan oleh kepala desa.

BPD (BADAN PERWAKILAN DESA)


BPD mempunyai fungsi menetapkan peraturan desa bersama kepala desa, menampung dan
menyalurkan aspirasi masyarakat.

Tugas :
1. Membahas rancangan peraturan desa bersama kepala desa
2. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan desa dan peraturan kepala desa
3. Mengusulkan, pengangkatan dan pemberhentian kepala desa
4. Membentuk panitia pemilihan kepala desa
5. Menggali, menampung, menghimpun, merumuskan dan menyalurkan aspirasi masyarakat
6. Menyusun tata tertib BPD.

Hak :

1. Meminta keterangan kepada pemerintah desa


2. Menyatakan pendapat Kewajiban
3. Mengamalkan pancasila, melaksanakan UUD 1945 dan mentaati segala peraturan perundang-
undangan
4. Melaksanakan kehidupan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa
5. Mempertahankan dan memelihara hukum nasional sera keutuhan NKRI
6. Menyerap, menampung, menghimpun dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat
7. Memproses pemilihan kepala desa
8. Mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi, kelompok dan golongan
9. Menghormati nilai-nilai sosial budaya dan adat istiadat masyarakat setempat
10. Menjaga norma dan etika dalam hubungan kerja dengan lembaga kemasyarakatan.
11. Fungsi Tata Usaha Desa
12. Sub Bagian Tata Usaha dipimpin oleh Kepala sub Bagian, dengan Tugas Pokok
memberikan pelayanan tekhnis dan administrasi kepada semua satuan unit dibidang
ketatausahaan meliputi perencanaan, pelaporan, kepegawaian, keuangan rumah
tangga, keprotokoleran, perlengkapan serta peralatan kantor.

Dalam melaksanakan tugas pokoknya, Kepala Sub Bagian Tata Usaha


menyelenggaakan fungsinya :

Penyiapan bahan perumusan kebijakan tekhnis dibidang Umum dan kepegawaian,


perencanaan dan pelaporan, perlengkapan dan asset, serta keuangan.
Pemberian dukungan atas penyelenggaraan urusan dibidang Umum dan
kepegawaian, perencanaan dan pelaporan, perlengkapan dan asset, serta
keuangan.
Pembinaan dan pelaksanaan tugas dibidang Umum dan kepegawaian,
perencanaan dan pelaporan, perlengkapan dan asset, serta keuangan.

Dalam menyelenggarakan fungsinya, maka kepala Sub Bagian Tata Usaha


mempunyai uraian tugas sebagai berikut:

Mempelajari peraturan perundang undangan dan ketentuan lainnya yang


diperlukan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan Tugas.
Mengumpulkan dan mengolah data Tata Usaha dan kerumah tanggaanMengolah
dan menyelesaikan proses persuratan
Pelaksanaan pengelolaan tata usaha keuangan dan adminsitrasi
keuanganMenulis informasi kegiatan/acara dan jadwal acara Kepala Kantor
Melaksanakan kegiatan penataan ruangan kerja dan ruang rapat pimpinan
Menyimpan dan mengagendakan bahan usul perbaikan gedung kantor dan
pengadaan peralatan kantor
Melakukan kegiatan pemeliharaan gedung kantor dan perawatan/perbaikan
peralatan kantorMengusulkan bahan kelengkapan kantor
Melaksanakan dan mengorganisir pekerjaan pengetikan dan sistim komputerisasi
kantor
Melaksanakan pencatatan,pengarsipan dan memeriksa kelengkapan persuraan
kantorMenyiapkan dan menanda tangani tanda terima sura atau barang lainnya
Memberikan lembaran disposisi surat dan meneruskan surat kepada kepala
kantor
Menindak lanjuti sura dan mendistribusikan surat sesuai isi disposisi kepala
kantor
Menginventarisir dan mendata jumlah pegawai negeri sipil dan pegawai
kontrakan/harian.
Memfasilitasi terciptanya stabilitas organisasi dan disiplin PNS di unit
kerjaMembuat permintaan pembayaran gaji di unit kerja
Melaporkan nhasil pelaksanaan tugas kepada atasan
Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh atasan untuk
kepentingan organisasi

Kami rasa cukup sekian, semoga bermanfaat, salam sukses dan terimakasih.

Didalam pemerintahan Desa, Kaur (Kepala Urusan) Umum memiliki tugas membantu Sekretaris
Desa dalam melaksanakan administrasi umum, tata usaha dan kearsipan, pengelolaan inventaris
kekayaan desa, serta mempersiapkan bahan rapat dan laporan. Serta fungsi Kaur Umum dalam
Pemerintah Desa adalah sebagai berikut:

1. Pelaksanaan, pengendalian dan pengelolaan surat masuk dan surat keluar serta pengendalian
tata kearsipan
2. Pelaksanaan pencatatan inventarisasi kekayaan Desa
3. Pelaksanaan pengelolaan administrasi umum
4. Pelaksanaan penyediaan, penyimpanan dan pendistribusian alat tulis kantor serta
pemeliharaan dan perbaikan peralatan kantor
5. Pengelolaan administrasi perangkat Desa
6. Persiapan bahan-bahan laporan
7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris Desa
TUGAS DAN FUNGSI SEKRETARIS DESA
PERMENDAGRI No. 84 Tahun 2015

Pasal 7

(1) Sekretaris Desa berkedudukan sebagai unsur pimpinan Sekretariat Desa.

(2) Sekretaris Desa bertugas membantu Kepala Desa dalam bidang


administrasi pemerintahan.

(3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana yang dimaksud pada ayat (2),
Sekretaris Desa mempunyai fungsi:

a) Melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat


menyurat, arsip, dan ekspedisi.

b) Melaksanakan urusan umum seperti penataan administrasi perangkat desa,


penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat,
pengadministrasian aset, inventarisasi, perjalanan dinas, dan pelayanan
umum.
c) Melaksanakan urusan keuangan seperti pengurusan administrasi keuangan,
administrasi sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi
administrasi keuangan, dan admnistrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat
Desa, BPD, dan lembaga pemerintahan desa lainnya.

d) Melaksanakan urusan perencanaan seperti menyusun rencana anggaran


pendapatan dan belanja desa, menginventarisir data-data dalam rangka
pembangunan, melakukan monitoring dan evaluasi program, serta
penyusunan laporan.