Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PENGARUH SUHU TERHADAP

PERKECAMBAHAN

Disusun oleh :

Morin Nurul Hidayah

XII MIPA 3 / 24

SMA 1 KUDUS

TAHUN PELAJARAN 2016/2017


I. JUDUL KEGIATAN
Pengaruh Suhu terhadap Perkecambahan Biji Kacang Hijau
II. TUJUAN
Membandingkan pengaruh suhu terhadap perkecambahan.
III. LANDASAN TEORI

Salah satu faktor yang mempengaruhi perkecambahan adalah suhu. Suhu


merupakan suatu ukuran kuantitatif terhadap temperatur, panas dan dingin, serta
dapat diukur menggunakan termometer. Suatu benda dikatakan dingin apabila
memiliki suhu yang rendah, dan sebaliknya dikatakan panas apabila memiliki
suhu yang tinggi. Layaknya manusia yang dapat merasakan ketidaknyamanan
apabila berada pada ruangan yang terlalu panas atau terlalu dingin, tumbuhan pun
memerlukan suhu tersendiri untuk dapat bertahan hidup.

Pada umumnya tumbuhan akan hidup dengan baik pada suhu optimum
antara 10-38oC. Di atas dan di bawah rentan tersebut memungkinkan tumbuhan
tidak bisa hidup.

IV. ALAT DAN BAHAN


1. Biji kacang hijau
2. Kapas
3. Cawan/gelas plastik
4. Penggaris
5. Kulkas/lemari es
6. Air
V. CARA KERJA
1. Pilihlah kacang hijau yang bagus, tidak kisut, berisi, dan tenggelam jika
dimasukkan ke dalam air selama beberapa menit.
2. Tuangkan kapas setebal 2 cm ke dalam cawan/gelas.
3. Masukkan masing-masing 6 butir kacang hijau ke dalam gelas.
4. Tempelkan label pada dinding gelas plastik dengan tulisan I A, I B, I C dengan
rincian sebagai berikut.
 I A : untuk percobaan pengaruh suhu, diletakkan di suhu kamar (normal).
 I B : untuk percobaan pengaruh suhu, diletakkan di tempat yang bersuhu
panas (misalnya belakang kulkas, dekat dengan mesin kompresornya).
 I C : untuk percobaan pengaruh suhu, diletakkan di tempat bersuhu dingin
(didalam kulkas).
5. Catat suhu yang digunakan pada percobaan I A, I B, dan I C.
6. Amati proses perkecambahan dan kecepatan pertumbuhan kecambah pada
lima gelas selama 6 hari (hari dimulainya percobaan dihitung hari ke-1).
7. Jaga kapas agar selalu basah. Jika kering, tambahkan air.
8. Catat kapan biji mulai berkecambah, bandingkan panjang rata-rata kecambah,
dan hitung jumlah kecambah yang hidup setelah 6 hari.

VI. TABEL PENGAMATAN

Gelas I A Gelas I B Gelas I C (suhu


No. Pengamatan (suhu normal, (suhu panas, dingin,
T= 28oC) T= 42oC) T= 10oC)
Hari ke-3 biji
Hari saat biji mulai pecah tetapi Tidak
1. Hari ke-2
berkecambah setelah itu tidak berkecambah
bisa tumbuh
Rata-rata panjang
2. 15,5 cm 0 cm 0 cm
kecambah setelah 6 hari
Jumlah kecambah yang Tidak hidup Tidak hidup
3. 8 dari10
hidup setelah 6 hari sama sekali sama sekali
Berdaun kecil
Keadaan daun, batang, bewarna hijau Tidak berdaun, Tidak berdaun,
4. dan kotiledon setelah 6 muda, batang berbatang, dan berbatang, dan
hari panjang dan kotiledon kotiledon
berkotiledon
VII. PEMBAHASAN
Kacang hijau sebagai tumbuhan tropis mampu tumbuh pada rentang suhu
20oC – 40oC dengan rincian suhu optimum berkisar antara 10oC – 38oC. Hal ini
sesuai dengan data yang didapat bahwa wadah IA yang diletakkan di suhu normal
28oC dapat tumbuh, berbatang tinggi, daunnya kecil bewarna hijau muda.
Wadah IB yang diletakkan di belakang kulkas dengan suhu 42oC : tanaman
tidak tumbuh karena suhu yang terlalu tinggi.
Wadah IC yang diletakkan di dalam kulkas dengan suhu 10oC : tanaman tidak
bisa tumbuh. Hal ini dikarenakan suhu 10oC tidak termasuk pada rentang suhu
pertumbuhan kacang hijau, sehingga kacang hijau tidak mampu tumbuh.

VIII. PERTANYAAN DAN JAWABAN


1. Berdasarkan perangkat percobaan, tentukan variable control, variable bebas, dan
variable terikatnya.
Jawab :
a. Variabel control:
a) Ukuran cawan petri yang digunakan adalah ukuran kecil.
b) Jumlah kapas pada masing-masing cawan petri adalah 5 buah kapas
dengan ketebalan yang sama.
c) Jumlah kacang hijau pada masing-masing cawan petri adalah 5 buah.
d) Jenis kacang hijau yang digunakan adalah biji kacang hijau yang sudah
direndam selama 60 menit.
b. Variabel bebas:
Variasi pemberian suhu.
Perlakuan:
a) Gelas I A : kacang hijau pada suhu normal (28oC)
b) Gelas I B : kacang hijau pada suhu panas (42oC)
c) Gelas I C : kacang hijau pada suhu dingin (10oC)
c. Variabel terikat:
Pertumbuhan kacang hijau, parameternya adalah panjang kecambah, dan
keadaan daun.
2. Apakah ada selama masa percobaan, Anda menemukan variable pengganggu?
Jika ada jelaskan!
Jawab:
Ya, terdapat variable pengganggu. Saat melakukan percobaan ini ternyata ada
kacang hijau pada salah satu gelas yang ditempatkan di belakang lemari es
(kulkas) dimakan oleh tikus. Dalam hal ini, tikus termasuk variable pengganggu.
3. Bandingkan kecambah pada gelas I A, I B, dan I C, kemudian jawablah
pertanyaan berikut:
a. Manakah yang lebih cepat mulai berkecambah?
Jawab : Gelas IA
b. Bagaimana kecepatan pertumbuhannya?
Jawab : Hanyagelas IA yang mengalami pertumbuhan .
c. Manakah yang kecambahnya lebih banyak hidup?
Jawab : Kecambah di gelas IA
IX. KESIMPULAN
Dari percobaan diatas dapat disimpulkan :
a. Jika diletakkan pada tempat bersuhu dingin (≤10oC) maka kacang hijau tidak
mampu tumbuh.
b. Jika diletakkan pada tempat bersuhu panas (diatas 40oC) kacang hijau juga
tidak mampu tumbuh.
c. Jika diletakkan pada tempat bersuhu sedang (antara 28oC-30oC) maka kacang
hijau tumbuh dengan sangat baik.

Jadi, kesimpulan akhir yang kami dapat adalah suhu berpengaruh terhadap
pertumbuhan/perkecambahan kacang hijau.
X. LAMPIRAN
Gambar setelah pengamatan selama 10 hari :

Suhu Normal Suhu Dingin

T= 28oC T= 10oC

Suhu Panas

T= 42oC