Anda di halaman 1dari 8

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA
KODE
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
PJ-01
Jalan MT Haryono 167 Telp & Fax. 0341 554166 Malang 65145

PENGESAHAN
PUBLIKASI HASIL PENELITIAN SKRIPSI
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

NAMA : LUTHFAN BAGUS SAPUTRA


NIM : 105060305111001- 63
PROGRAM STUDI : TEKNIK ENERGI ELEKTRIK
JUDUL SKRIPSI : STUDI EVALUASI SETING RELE PROTEKSI HUBUNG
SINGKAT TRANSFORMATOR 21 KV/ 512,5 KV TERHADAP
GANGGUAN HUBUNG SINGKAT 3 FASA DI PT. YTL

TELAH DI-REVIEW DAN DISETUJUI ISINYA OLEH:

Pembimbing I Pembimbing II

Ir. Hery Purnomo, M.T. Ir. Teguh Utomo, M.T.


NIP. 19550708 198212 1 NIP. 19650913 199103 1 003
STUDI EVALUASI SETING RELE PROTEKSI HUBUNG
SINGKAT TRANSFORMATOR 21 KV/512,5 KV TERHADAP
GANGGUAN HUBUNG SINGKAT 3 FASA DI PT. YTL

Publikasi Jurnal Skripsi

Disusun Oleh :
LUTHFAN BAGUS SAPUTRA
NIM :105060305111001 - 63

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


UNIVERSITAS BRAWIJAYA
FAKULTAS TEKNIK
MALANG
2014
STUDI EVALUASI SETING RELE PROTEKSI HUBUNG SINGKAT
TRANSFORMATOR 21 kV/512,5 kV TERHADAP GANGGUAN HUBUNG
SINGKAT 3 FASA DI PT. YTL

Luthfan Bagus Saputra¹, Hery Purnomo, Ir., M.T.², Teguh Utomo, Ir., M.T.³
¹Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, ²·³Dosen Jurusan Teknik Elektro, Universitas Brawijaya
Jalan MT Haryono 167, Malang 65145, Indonesia
E-mail: luthfanbagus@gmail.com

Abstrak—Gangguan yang paling berbahaya adalah dan rele backup. Rele utamanya yaitu rele proteksi
gangguan hubung singkat 3 fasa [1]. Rele pengaman hubung singkat (short circuit protection relay). Rele ini
terhadap gangguan hubung singkat yaitu rele proteksi berfungsi mengamankan transformator bila terjadi
hubung singkat. Rele proteksi dikatakan baik jika rele gangguan hubung singkat, dimana saat terjadi
tersebut bisa mengamankan peralatan listrik terhadap
gangguan hubung singkat selama lebih dari atau sama
gangguan tersebut, sehingga diperlukan seting rele yang
tepat. Pada penelitian ini dihitung seberapa besar arus dengan 3 detik dan nilai arus hubung singkatnya antara
hubung singkat 3 fasa simetris awal (Ī”K) yang 1,2 kali sampai 10 kali arus nominalnya maka rele
gangguannya terjadi di sisi tegangan tinggi pada tersebut akan memerintahkan pemutus tenaga (circuit
transformator. Dari hasil perhitungan dan analisis seting breaker) untuk membuka [3].
rele menunjukkan bahwa, rele tersebut tidak bekerja
karena syarat rele untuk bekerja tidak terpenuhi. Gangguan hubung singkat pernah terjadi di reaktor
Sehingga transformator tersebut akan menerima arus yang dipasang di busbar selama 0,1 detik dan arus
hubung singkat 3 fasa simetris awal (Ī”K) sebesar 2,23 kA hubung singkat mengalir dari pembangkit unit 5 dan 6
selama 3 detik. Padahal batas kemampuan transformator di PT. YTL ke titik gangguan tersebut. Rele proteksi
untuk menahan lamanya waktu gangguan hubung
hubung singkat tidak memerintahkan circuit breaker
singkat maksimal selama 2 detik [1]. Maka arus tersebut
berpotensi merusak transformator. Jadi seting dari rele untuk membuka padahal sudah mengindentifikasi
tersebut yaitu kurang tepat. Sehingga seting yang tepat adanya gangguan hubung singkat. Karena waktu
untuk rele tersebut yaitu dengan mengubah seting waktu gangguan hubung singkat yang tidak memenuhi syarat
dari 3 detik menjadi 2 detik, hal ini juga sesuai dengan rele untuk bekerja yaitu minimal 3 detik. Pada
batas kemampuan transformator untuk menahan gangguan tersebut nilai arus gangguan lebih dari 4 kali
lamanya waktu gangguan. Jadi dengan mengubah seting, arus nominal yang merupakan batas toleransi dari
diharapkan dapat mengurangi potensi kerusakan transformator untuk menerima arus gangguan hubung
transformator 3 fasa 21 kV/512,5 kV pada pembangkit singkat. Pada kondisi tersebut transformator terkena
unit 5 dan 6 di PT. YTL semakin kecil.
gangguan akibat arus gangguannya melebihi
Kata kunci— hubung singkat, transformator, kemampuan transformator untuk menahan arus hubung
rele proteksi hubung singkat, arus hubung singkat singkat, tetapi transformatornya tidak mengalami
kerusakan yang sangat parah. Oleh karena itu,
I. PENDAHULUAN penelitian ini akan diarahkan ke evaluasi seting rele
P embangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
Paiton yang berbahan bakar batubara yang
merupakan pembangkit listrik terbesar di Asia
proteksi hubung singkat pada transformator 3 fasa
dengan kapasitas 21 kV/512,5 kV di PT. YTL
terhadap gangguan hubung singkat 3 fasa.
Tenggara. PT. Yang Tiong Lai (YTL) Jawa Timur
berperan dalam pengelolaan jasa penerangan, II. TINJAUAN PUSTAKA
khususnya untuk wilayah Jawa - Bali melalui A. Transformator
jaringan 500 kV Tegangan Ekstra Tinggi (TET). Transformator 3 fasa 21 kV/512,5 kV di PT. YTL
memiliki batas kemampuan untuk menahan arus
Gangguan yang terjadi pada sistem tenaga listrik hubung singkat yaitu maksimal 2 detik [1].
sangat beragam besar dan jenisnya. Gangguan hubung Transformator 3 fasa tersebut dengan daya 765 MVA
singkat 3 fasa sering dianggap sebagai gangguan yang dan tegangan hubung singkat dalam persen sebesar
paling berbahaya dibanding jenis gangguan hubung 18% memiliki batas kemampuan menahan arus hubung
singkat yang lainnya [1]. Transformator tersebut singkat dengan waktu gangguan maksimal 2 detik
memiliki batas kemampuan untuk menahan gangguan dengan arus hubung singkat (IF) maksimal 4 kali arus
arus hubung singkat (ability to withstand short cicuit) nominal pada transformator [2].
dengan waktu gangguan maksimal selama 2 detik [1].
Transformator 3 fasa tersebut dengan daya 765 MVA B. Gangguan pada Sistem Tenaga Liatrik
dan tegangan hubung singkat dalam persen sebesar Gangguan dalam sistem tenaga listrik adalah
18% memiliki batas kemampuan menahan arus hubung keadaan tidak normal dimana keadaan ini dapat
singkat dengan waktu gangguan maksimal 2 detik mengakibatkan terganggunya kontinuitas pelayanan
dengan arus hubung singkat (IF) maksimal 4 kali arus tenaga listrik. Gangguan didefinisikan sebagai suatu
nominal pada transformator [2]. Rele proteksi kondisi fisis yang disebabkan kegagalan suatu
transformator terdiri dari dua bagian, yaitu rele utama perangkat, komponen untuk bekerja sesuai dengan
1
fungsinya [4]. Gangguan hampir selalu ditimbulkan circuit breaker untuk memutuskan sistem tenaga listrik
oleh hubung singkat antar fasa atau hubung singkat jika terjadi gangguan. Syarat-syarat agar rele
fasa ke tanah. Gangguan hubung singkat adalah pengaman dapat dikatakan bekerja dengan baik dan
gangguan yang tidak disengaja antara dua atau lebih benar, yaitu [8] :
konduktor yang memaksa perbedaan tegangan antara 1. Cepat bereaksi.
bagian konduktor sehingga nilainya sama atau 2. Selektif.
mendekati nol [5]. Gangguan hubung singkat 3 fasa 3. Peka atau sensitif.
sering dianggap sebagai gangguan yang paling 4. Andal.
berbahaya dibanding jenis gangguan hubung singkat 5. Sederhana.
yang lainnya [1].
D. Rele Arus Lebih
Pada saat terjadi gangguan hubung singkat, akan Proteksi arus lebih adalah proteksi terhadap
mengalir arus yang sangat tinggi dengan tiba-tiba dari perubahan parameter arus yang sangat besar dan
sumber ke titik gangguan. Gambar 1 merupakan terjadi pada waktu yang cepat, yang disebabkan oleh
visualisasi dari bentuk gelombang arus hubung singkat. hubung singkat. Pada proteksi arus lebih ini, rele
Reaktansi pada beberapa cycle pertama sangat kecil akan pick-up jika besar arus melebihi nilai seting.
dan arus hubung singkatnya tinggi. Reaktansi pada saat Elemen dasar dari proteksi arus lebih adalah rele
ini disebut reaktansi subtransien atau subtransien arus. Proteksi arus lebih meliputi proteksi terhadap
reactance (X”d). Pada umumnya, reaktansi subtransien gangguan hubung singkat yang dapat berupa
digunakan untuk menentukan arus awal atau arus gangguan hubung fasa ke tanah serta hubung
hubung singkat simetris awal (initial symmetrical singkat antar fasa. Proteksi terhadap hubung singkat
short-circuit current) yang mengalir pada saat antar fasa dikenal sebagai proteksi arus lebih dan rele
gangguan hubung singkat terjadi. Beberapa cylce yang digunakan disebut rele arus lebih (over current
kemudian arus hubung singkat cenderung menurun dan relay). Jika arus gangguan mengalir melalui tanah,
reaktansi pada saat ini disebut reaktansi transien atau gangguan ini disebut gangguan hubung singkat ke
transient reactance (X’d), dan akhirnya kondisinya tanah dan rele yang digunakan disebut proteksi
mencapai steady state dan pada saat ini reaktansinya hubung tanah (ground fault relay). Secara umum rele
disebut reaktansi sinkron atau synchronous reactance arus lebih ada dua macam yaitu rele thermal beban
(Xd). lebih dan rele proteksi hubung singkat. Prinsip rele
arus lebih terdapat tiga macam karakteristik
pengamanannya, yaitu [8] :

1. Rele arus lebih seketika (moment


instantaneous).
Rele ini akan memberikan perintah trip pada
circuit breaker pada saat terjadi gangguan hubung
singkat dan besar arus hubung singkat (IF)
mencapai arus setingnya.
2. Rele arus lebih waktu tertentu (definite time).
Gambar 1. Gelombang arus hubung singkat [6]
Rele ini akan memberikan perintah trip pada
Akibat dari arus gangguan hubung singkat banyak circuit breaker pada saat terjadi gangguan hubung
pengaruh-pengaruh yang tidak diinginkan yang dapat singkat dan besar arus hubung singkat (IF)
terjadi [7] : mencapai arus setingnya dan jangka waktu kerja
rele mulai pick up sampai rele kerja diperpanjang
1. Rusaknya perlengkapan yang berada dekat dengan waktu tertentu tidak tergantung besarnya IF
dengan gangguan yang disebabkan oleh arus untuk mengerjakan rele untuk bekerja.
tak seimbang, atau tegangan rendah yang 3. Rele arus lebih berbanding terbalik (inverse).
ditimbulkan oleh hubung singkat. Rele ini akan memberikan perintah trip pada
2. Ledakan-ledakan yang mungkin terjadi pada circuit breaker pada saat terjadi gangguan hubung
peralatan yang mengandung minyak isolasi singkat dan durasi waktu kerja rele mulai pick-up
sewaktu terjadinya suatu hubung singkat, dan sampai kerja rele diperpanjang berbanding terbalik
yang mungkin menimbulkan kebakaran dengan besarnya arus hubung singkat (IF).
sehingga dapat membahayakan orang yang
menanganinya dan merusak peralatan- E. Impedansi Hubung Singkat pada Unit
peralatan yang lain. Pembangkit Listrik (S)
Impedansi hubung singkat pada transformator
C. Rele sebagai Peralatan Pengaman ZT = RT + jXT dengan dan tanpa on-load tap changer
Rele merupakan bagian dari peralatan sistem tenaga harus dihitung data transformator :
listrik yang digunakan untuk memberikan sinyal
kepada circuit breaker supaya untuk memutuskan atau ZT = (1)
menghubungkan pelayanan penyaluran pada sistem
tenaga listrik. Rele ini akan memberikan sinyal kepada

2
RT = = PkrT (2) transformator, tr = UrTHV / UrTLV, dan cmax adalah faktor
tegangan sesuai Tabel 1[5].

XT = (3) Tabel 1. Faktor tegangan (c) [5]

Dengan UrT adalah tegangan transformator pada sisi Tegangan Faktor Tegangan (c) untuk perhitungan
tegangan tinggi (HV) atau sisi tegangan rendah (LV) nominal dari
dalam kilovolt, IrT adalah arus transformator pada sisi (Un)
Arus hubung Arus hubung
tegangan tinggi (HV) atau sisi tegangan rendah (LV)
singkat maksimum singkat minimum
dalam kiloampere, SrT adalah daya semu transformator (cmax) (cmin)
pada sisi tegangan tinggi (HV) atau sisi tegangan
rendah (LV) dalam megavoltampere, PkrT adalah total Tegangan rendah 1,05 0,95
rugi transformator pada belitan dalam megawatt, dan 100 V sampai
Ukr adalah tegangan hubung singkat dalam persen. 1000 V 1,1
Untuk perhitungan arus hubung singkat di unit
pembangkit listrik dengan on-load tap changer, Tegangan
persamaan berikut untuk impedansi dari seluruh unit menengah
pembangkit listrik (S) digunakan untuk hubung singkat >1 kV sampai 35 1,10 1,00
pada sisi tegangan tinggi (HV) di unit transformator, kV
ini ditunjukkan dalam Gambar 2.
Tegangan tinggi

>35 kV

F. Perhitungan Arus Hubung Singkat 3 Fasa


Gambar 2. Hubung singkat dari satu unit pembangkit Simetris Awal ( ”K)
listrik (S) [5]
Arus hubung singkat 3 fasa simetris awal atau
Rumus untuk menghitung impedansi dari unit initial symmetrical short-circuit current (Ī”K ) adalah
pembangkit listrik (S) dengan on-load tap changer, nilai efektif pada komponen simetris AC dari calon
yaitu[5]: arus hubung singkat 3 fasa yang berlaku pada saat
ZS= KS (t2r × ZG + ZTHV ) (4) gangguan hubung singkat [5]. Secara umum, Ī”K harus
dihitung dengan persamaan (9) pada gangguan di F.
dengan: Arus Ī”KS dihitung dengan impedansi hubung singkat
ZG = RG + j X”d (5) pada unit pembangkit listrik (S) dengan on-load tap
changer berdasarkan persamaan (4), yaitu sebagai
dan X”d = (6) berikut:
Ī”KS = (8)
dengan faktor koreksi :
sehingga Ī”K = Ī”KS (9)
KS = (7)
Dengan adalah tegangan nominal sistem dari
feeder (Q) dalam kilovolt, adalah impedansi dari
Dengan ZS adalah impedansi koreksi dari unit
unit pembangkit listrik (S) dengan on-load tap changer
pembangkit listrik dengan on-load tap changer
dalam ohm, Ī”KS adalah arus hubung singkat 3 fasa
mengacu pada sisi tegangan tinggi (HV) dalam ohm,
simetris awal di unit pembangkit listrik (S) dengan on-
ZG adalah impedansi subtransien generator dalam ohm,
load tap changer dalam kiloampere, dan Ī”K adalah
ZTHV adalah impedansi transformator yang
arus hubung singkat 3 fasa simetris awal dalam
berhubungan dengan sisi tegangan tinggi (HV) dalam
kiloampere.
ohm, UnG adalah tegangan nominal sistem di titik
koneksi feeder (Q) pada unit pembangkit listrik (S)
III. METODE PENELITIAN
dalam kilovolt, UrG adalah tegangan generator dalam Untuk menyelesaikan rumusan masalah dan
kilovolt, SrG adalah daya semu generator dalam merealisasikan tujuan penelitian, maka diperlukan
megavoltampere, ΦrG adalah sudut fasa antara IrG dan untuk menyelesaikan masalah tersebut sesuai dengan
UrG/ , adalah resistansi dari generator dalam ohm, Gambar 3.
X”d adalah reaktansi subtransien pada mesin sinkron
dalam ohm, x”d adalah reaktansi relatif subtransien dari
generator yang berhubungan dengan impedansi atau
x”d = X”d / ZrG dimana ZrG = U2rG / SrG dalam ohm, xT
adalah reaktansi relatif unit transformator di posisi
utama pada on-load tap changer, xT = XT /(U2rT / SrT)
dalam ohm, tr adalah ratio transformasi pada unit

3
Mulai Frekuensi 50 Hz

Jumlah fasa 3
Pengambilan Data

A. Lokasi Gangguan
Persyaratan Impedansi
Lokasi gangguan hubung singkat 3 fasa (F) yang
Parameter Seting
rele proteksi hubung
Hubung Singkat 3 Fasa di
Unit Pembangkit Listrik,
dianalisis pada pembangkit unit 5 dan 6 adalah sama
UnQ,UrT,
singkat
IrT,SrT,PkrT,Ukr,UrG,RG,SrG,
cosΦrG, x”d
yaitu pada sisi tegangan tinggi (512,5 kV)
transformator. Karena data pembangkit unit 5 dan 6,
Perhitungan Impedansi Hubung
Singkat pada Unit Pembangkit dan lokasi gangguan adalah sama. Maka untuk bisa
Listrik (ZS ) dan Perhitungan
I”K menghitung besarnya arus hubung singkat 3 fasa
simetris awal (I”K) pada masing-masing unit, bisa
direpesentasikan dengan diagram satu garis pada
Analisis Seting Rele
Proteksi Hubung Singkat Gambar 4.
T
G 21 / 512,5 kV
Pengambilan
Kesimpulan dan saran PLN
F
Selesai Q

Gambar 3. Diagram alir metode penelitian Gambar 4. Lokasi gangguan (F) pada pembangkit
unit 5 dan 6 di PT. YTL
IV. PERHITUNGAN dan ANALISIS
Pada penelitian ini, akan diarahkan ke evaluasi B. Rele Proteksi Hubung Singkat
seting rele proteksi hubung singkat pada transformator Tipe rele proteksi hubung singkat (short circuit
3 fasa dengan kapasitas 21 kV/512,5 kV di PT. YTL protection relay) merupakan jenis dari rele arus lebih
terhadap gangguan hubung singkat 3 fasa. dan termasuk buatan dari SIEMENS. Rele tersebut
Gangguannya terdapat di sisi tegangan tinggi (HV) memiliki karakteristik yaitu karakteristik rele arus lebih
transformator. Spesifikasi transformator dan generator waktu tertentu (definite time) . Rele ini berfungsi
pada pembangkit unit 5 dan 6 tersebut dapat dilihat mengamankan transformator 3 fasa 21 kV/512,5 kV
pada Tabel 2 dan 3 sebagai berikut : bila terjadi gangguan hubung singkat. Rele proteksi
hubung singkat akan bekerja jika waktu gangguan
Tabel 2. Spesifikasi transformator penaik tegangan [9] hubung singkat (tF) lebih dari atau sama dengan 3 detik
dan nilai arus hubung singkatnya (IF) antara 1,2 kali
Daya semu transformator pada 765 MVA
sampai 10 kali arus nominalnya (Inom) maka rele
sisi HV atau LV (SrT)
tersebut akan memerintahkan circuit breaker untuk
Tegangan transformator pada sisi 512,5 kV / 21 kV membuka [3]. Karakteristik seting rele proteksi hubung
HV atau LV (UrT ) singkat ditunjukkan di Gambar 5.

Arus transformator pada sisi HV 0,862 kA / 21 kA


atau LV (IrT)

Frekuensi 50 Hz

Tegangan hubung singkat dalam 18 %


persen (Ukr)
Gambar 5. Karakteristik seting rele proteksi hubung
Total rugi transformator pada 1,44 MW
singkat pada pembangkit unit 5 dan 6 di PT. YTL
belitan. (PkrT)

Jumlah fasa 3 C. Perhitungan Impedansi Hubung Singkat pada


Unit Pembangkit Listrik (S)
Perhitungan impedansi dari seluruh unit
Tabel 3. Spesifikasi generator [9] pembangkit listrik (S) dengan on-load tap changer
digunakan untuk perhitungan arus hubung singkat 3
Daya semu generator (SrG) 789 MVA fasa simetris awal (I”K) pada sisi tegangan tinggi (HV)
di transformator 3 fasa. Untuk menghitung impedansi
Tegangan generator (UrG) 21 kV hubung singkat pada transformator 3 fasa di sisi
tegangan tinggi (ZTHV), yaitu :
Resistansi dari generator (RG) 0,0009347 
ZTHV = = = 61,8015 
Reaktansi relatif subtransien (x”d) 23,5 %

Sudut fasa antara IrG dan UrG 0,85 ` RTHV


(cosΦrG)
RTHV = 1,44 MW = 0,6463 

4
XTHV =

XTHV = = 61,7981 

Jadi impedansi hubung singkat transformator 3 fasa di


sisi tegangan tinggi (HV), yaitu:
Gambar 6. Diagram rangkaian ekuivalen
ZTHV = RTHV + j XTHV = (0,6463 + j 61,7981)  ketika terjadi gangguan di F [10]

Untuk menghitung impedansi hubung singkat D. Perhitungan Arus Hubung Singkat 3 Fasa
impedansi subtransien generator (ZG), yaitu: Simetris Awal (I”K)
Jika gangguan hubung singkat di lokasi gangguan
(F) seperti Gambar 4 yaitu lokasi gangguan didekat sisi
X”d = =. = 0,1314 
tegangan tinggi transformator. Besar arus hubung
singkat 3 fasa simetris awal di pembangkit unit 5 dan 6
Jadi impedansi hubung singkat impedansi subtransien dengan on-load tap changer (I”KS) yaitu:
generator, yaitu:

ZG= RG + j X”d = (0,0009347 + j 0,1314)  I”KS = =

Sedangkan untuk rasio transformasi (tr) pada = (0,0191 – j 2,2285) kA


transformator, yaitu:
Ī”K = Ī”KS = = 2,23 kA
tr = = = 24,4048
Jadi arus hubung singkat 3 fasa simetris awal (Ī”K)
Untuk menghitung faktor koreksi untuk impedansi sama dengan arus hubung singkat 3 fasa simetris awal
unit pembangkit listrik (S) dengan on-load tap di unit pembangkit listrik dengan on-load tap changer
changer, maka terlebih dahulu menghitung xT dan x”d (Ī”KS) yang terjadi pada lokasi gangguan (F) atau
yaitu sebagai berikut : gangguan yang terjadi di sisi tegangan tinggi
transformator di pembangkit unit 5 dan 6 adalah
xT = = = 61,7981× =0,1799  sebesar 2,23 kA. Besar arus hubung singkat (IF)
terhadap arus nominalnya adalah:

dan Ī”
IF = = = 2,59

x”d = = =0,1314× = 0,2349 


Jadi jika didasarkan pada seting rele proteksi hubung
singkat maka arus hubung singkat (IF) adalah 2,59
Jadi faktor koreksi untuk impedansi unit pembangkit kalinya dari arus nominal (Inom) pada transformator.
listrik dengan on-load tap changer (KS), yaitu:
E. Analisis Seting dari Rele Proteksi Hubung
Singkat
KS =
Saat terjadi gangguan hubung singkat 3 fasa, rele
proteksi hubung singkat sebenarnya sudah mendeteksi
KS= adanya gangguan tersebut karena arus hubung singkat
= 1,0175 (IF) yaitu 2,59 kalinya dari arus nominal (Inom) pada
transformator sudah memenuhi syarat rele tersebut
Sehingga impedansi hubung singkat pada unit untuk bekerja, tetapi waktu gangguan hubung singkat
pembangkit listrik (S) dengan on-load tap changer, (tF) belum memenuhi syarat rele untuk bekerja yaitu
yaitu: lebih dari atau sama dengan 3 detik. Sehingga rele
proteksi hubung singkat tidak bekerja.
ZS = KS (t2r × ZG + ZTHV )
= 1,0175 [ (( 24,40482 ) × Karena syarat rele tersebut bekerja yaitu jika waktu
(0,0009347 + j 0,1314)) + (0,6463 + j 61,7981) ] gangguan hubung singkat (tF) selama lebih dari atau
= (1,2241 + j 142,4811)  sama dengan 3 detik dan nilai arus hubung singkat (IF)
antara1,2 kali sampai 10 kali arus nominalnya (Inom)
Diagram rangkaian ekuivalen dan aliran arus maka rele tersebut akan memerintahkan circuit breaker
hubung singkat 3 fasa simetris awal di unit pembangkit untuk membuka [3]. Untuk lebih jelas mengenai
listrik dengan on-load tap changer (Ī”KS) yang karakteristik seting rele tersebut pada Gambar 7.
gangguannya terjadi di sisi tegangan tinggi Karena rele baru bekerja saat 3 detik, maka
transformator (F) ditunjukkan pada Gambar 6. transformator tersebut akan menerima arus hubung
singkat 3 fasa simetri awal (Ī”K) sebesar 2,23 kA
5
selama 3 detik. Padahal batas kemampuan  Menghitung impedansi hubung singkat
transformator untuk menahan lamanya waktu pada unit pembangkit listrik (S) dengan
gangguan hubung singkat (tF) maksimal selama 2 detik on-load tap changer. Setelah dilakukan
[1], ini ditunjukan pada Gambar 7. Sehingga arus perhitungan, maka ZS = (1,2241 +
sebesar 2,23 kA dengan waktu gangguan hubung j 142,4811) 
singkat (tF) 3 detik ini akan sangat berbahaya bagi  Menghitung arus hubung singkat 3 fasa
transformator dan berpotensi merusak transformator simetris awal (I”K). Setelah dilakukan
tersebut. Jadi seting dari rele proteksi hubung singkat perhitungan, maka Ī”K = 2,23 kA.
pada pembangkit unit 5 dan 6 di PT. YTL yaitu kurang  Melakukan analisis seting dari rele
tepat. proteksi hubung singkat. Ternyata seting
waktu rele proteksi hubung singkat pada
unit 5 dan 6 di PT. YTL kurang tepat.
2. Seting waktu rele proteksi hubung singkat pada
unit 5 dan 6 di PT. YTL kurang tepat. Karena rele
ini akan menyuruh circuit breaker untuk
membuka jika waktu gangguan hubung singkat
(tF) sama dengan 3 detik dan ini tidak sesuai
dengan batas kemampuan transformator untuk
menahan lamanya waktu gangguan hubung
singkat (tF) yaitu maksimal selama 2 detik [1].
Gambar 7. Perbandingan arus hubung singkat Agar sesuai dengan batas kemampuan
terhadap batas kemampuan transformator serta transformator menahan gangguan hubung singkat,
karakteristik rele proteksi hubung singkat maka seting waktu rele tersebut yang tepat adalah
2 detik.
Sehingga seting yang tepat untuk rele proteksi
hubung singkat pada pembangkit unit 5 dan 6 di PT. B. Saran
YTL yaitu dengan mengubah seting waktu dari 3 detik Sehingga dengan adanya penelitian ini,
menjadi 2 detik. Karakteristik seting baru rele proteksi diharapkan bisa dijadikan acuan oleh PT. YTL bila
hubung singkat ditunjukkan pada Gambar 8. Dengan ingin membuat seting yang tepat pada rele proteksi
mengubah waktu rele proteksi hubung singkat untuk hubung singkat (short circuit protection relay) saat
bekerja yaitu lebih dari atau sama dengan 2 detik maka terjadi gangguan hubung singkat di sisi tegangan tinggi
jika terjadi gangguan lagi dengan nilai arus hubung pada transformator 3 fasa di pembangkit unit 5 dan 6
singkat (IF) yang sama dan terjadi pada sisi tegangan PT. YTL yaitu dengan mengubah seting waktu rele
tinggi (HV) transformator 3 fasa maka rele akan proteksi hubung singkat dari 3 detik menjadi 2 detik.
langsung memerintahkan circuit breaker untuk bekerja Jadi dengan mengubah seting tersebut, diharapkan
pada waktu 2 detik. Hal ini juga sesuai dengan batas dapat mengurangi potensi kerusakan transformator 3
kemampuan transformator untuk menahan lamanya fasa 21 kV/512,5 kV pada pembangkit unit 5 dan 6 di
waktu gangguan hubung singkat (tF) maksimal selama PT. YTL semakin kecil.
2 detik [1]. Jadi dengan mengubah seting tersebut,
diharapkan dapat mengurangi potensi kerusakan REFERENSI
transformator 3 fasa 21 kV/512,5 kV pada pembangkit
unit 5 dan 6 di PT. YTL semakin kecil. [1] IEC. 1976. IEC 60076-5: Ability to withstand Short
Circuit. Switzerland: International Electrotechnical
Comission.
[2] IEEE Std. C57.109. 1993. IEEE Standard Definitions
for Power Switchgear. USA: IEEE Inc.
[3] Siemens AG. 1995. Numerical Overcurrent Time
Protection and Overload Protection. Germany: Siemens
AG.
[4] IEEE Std. C37.100. 1992. IEEE Guide for Liquid-
Immersed Transformer Through-Fault-Current
Duration. USA: IEEE Inc.
[5] IEC. 2001. IEC 60909-0: Calculation of Currents.
Gambar 8. Perbandingan karakteristik seting lama dan Switzerland: International Electrotechnical Comission.
baru dari rele proteksi hubung singkat di pembangkit [6] Lazar, Irwin. 1980. Electrical System Analysis and
unit 5 dan 6 di PT. YTL Design for Industrial Plant. USA: McGraw-Hill.
[7] Stevenson, William D. 1996. Analisis Sistem Tenaga
V. KESIMPULAN dan SARAN Listrik. Jakarta: Erlangga.
[8] Saksomo, Setiyo. Tanpa tahun. Diktat Proteksi Sistem
A. Kesimpulan
Tenaga Listrik. Malang: Universitas Brawijaya.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat [9] Siemens AG. 1998. Generator Transformer. Germany:
diambil kesimpulan sebagai berikut: Siemens AG.
1. Tahap-tahap untuk melakukan seting rele proteksi [10] IEC. 2000. IEC 60909-4: Examples for The Calculation
hubung singkat pada pembangkit unit 5 dan 6 di of Short-Circuit Currents. Switzerland: International
PT. YTL, yaitu: Electrotechnical Comission.
6