Anda di halaman 1dari 5

MALNUTRISI ENERGI PROTEIN

No.
:
Dokumen
No.
:
Revisi
SOP Tanggal
:
Terbit

Halaman :2
PUSKESMAS KARANGREJO

KABUPATEN Hari Uminarti,S.Kep.Ners


TULUNGAGUNG NIP. 19661207 198901 2 001

1. Pengertian Malnutrisi energi protein adalah penyakit akibat kekurangan energi dan
protein, umumnya disertai defisiensi nutrisi lain.
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan bagi pasien dengan malnutrisi
energi proteindi Puskesmas Sembayat.
3. Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Karangrejo
No. 440/ /103.26/2017
tentang Malnutrisi energi protein.
4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan No. HK 02.02/MENKES/514/2015 Tentang
Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Tingkat Pertama.
5. Prosedur / 1. Dokter/petugas yang diberi wewenang oleh dokter melakukan
langkah-
anamnesa terhadap pasien:
langkah
a. Kwashiorkor, dengan keluhan:
 Edema
 Wajah sembab
 Pandangan sayu
 Rambut tipis, kemerahan seperti warna rambut jagung, mudah
dicabut tanpa sakit, rontok
 Anak rewel, apatis
b. Marasmus, dengan keluhan:
 Sangat kurus
 Cengeng
 Rewel
 Kulit keriput
c. Marasmus Kwashiorkor, dengan keluhan kombinasi dari ke-2
penyakit tersebut
2. Dokter/petugas yang diberi wewenang oleh dokter melakukan
pemeriksaan fisik.
a. BB/TB < 70% atau < -3SD
b. Marasmus: tampak sangat kurus, tidak ada jaringan lemak
bawah kulit, anak tampak tua, baggy pants appearance.
c. Kwashiorkor: edema, rambut kuning mudah rontok, crazy
pavement dermatosa
d. Tanda dehidrasi
e. Demam
f. Frekuensi dan tipe pernapasan: pneumonia atau gagal jantung
g. Sangat pucat
h. Pembesaran hati, ikterus
i. Tanda defisiensi vitamin A pada mata: konjungtiva kering,
ulkus kornea, keratomalasia
j. Ulkus pada mulut
k. LILA < 11,5 cm untuk anak 6-59 bulan
3. Dokter/petugas yang diberi wewenang oleh dokter dapat melakukan
pemeriksaan penunjang bila perlu
a. Laboratorium: gula darah, Hb, Hct, preparat apusan darah, urin
rutin Antropometri
b. Uji tuberkulin

4. Dokter/petugas yang diberi wewenang oleh dokter menegakkan


diagnosis
 BB/TB < -3SD atau 70% dari median (marasmus).
 Edema pada kedua punggung kaki sampai seluruh tubuh
(kwashiorkor: BB/TB >-3SD atau marasmik-kwashiorkor BB/TB
<-3SD)
5. Dokter/petugas yang diberi wewenang oleh doktermemberikan terapi:
Penanganan pasien dengan MEP, yaitu:
a. Vitamin A dosis tinggi diberikan pada anak gizi buruk dengan
dosis sesuai umur pada saat pertama kali ditemukan
b. Makanan untuk pemulihan gizi dapat berupa makanan lokal atau
pabrikan.
- Jenis pemberian ada 3 pilihan: makanan therapeuticatau gizi
siap saji, F100 atau makanan lokal dengan densitas energi yg
sama terutama dari lemak (minyak/santan/margarin).
- Pemberian jenis makanan untuk pemulihan gizi disesuaikan
masa pemulihan (rehabilitasi):
- 1 minggu pertama pemberian F100.
- Minggu berikutnya jumlah dan frekuensi F100 dikurangi
seiring dengan penambahan makanan keluarga.
6. Dokter/petugas yang diberi wewenang oleh dokter menjelaskan
komplikasi :
Anoreksia, pneumonia berat, anemia berat, infeksi, dehidrasi
berat, gangguan elektrolit, hipoglikemi, hipotermi, hiperpireksia,
penurunan kesadaran
7. Dokter/petugas yang diberi wewenang oleh dokter melakukan
konseling
a. Menyampaikan informasi kepada ibu/pengasuh tentang hasil
penilaian pertumbuhan anak.
b. Mewawancarai ibu untuk mencari penyebab kurang gizi.
c. Memberi nasihat sesuai penyebab kurang gizi.
d. Memberikan anjuran pemberian makan sesuai umur dan kondisi
anak dan cara menyiapkan makan formula, melaksanakan
anjuran makan dan memilih atau mengganti makanan.
8. Dokter/petugas yang diberi wewenang oleh dokter melakukan rujukan
bila:
a. Bila terjadi komplikasi, seperti: sepsis, dehidrasi berat, anemia
berat, penurunan kesadaran
b. Bila terdapat penyakit komorbid, seperti: pneumonia berat
9. Dokter/petugas yang diberi wewenang oleh dokter mencatat di buku
rekam medis
10. Petugas mencuci tangan
6. Diagram alir
Pasien Datang

Anamnesis oleh dokter/petugas

Pemeriksaan fisik oleh dokter/petugas

Pemeriksaan penunjang bila di perlukan (laborat)

Diagnosis

Perlu di
rujuk?

Edukasi/konseling Edukasi/konseling

Mencatat di rekam medis Mencatat di rekam medis

Rujukan FKTL Tindakan/resep

Dokter/petugas mencuci tangan

7. Hal yg perlu
diperhatikan
8. Unit terkait  Poli anak
 Poli gizi
 Poli kia
 UGD
9. Dokumen Rekam medis
terkait

10.Rekam NO Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai


historis diberlakukan
perubahan

Anda mungkin juga menyukai