Anda di halaman 1dari 1

ABSTRACK

Hipertensi adalah tekanan darah tinggi persisten dimana tekanan systole di atas 140 mmHg dan
tekanan diastole di atas 90 mmHg. Sedangkan pada populasi manula, hipertensi didefinisikan
sebagai tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Peran perawat keluarga
sangat dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan yang ditujukan pada keluarga sebagai unit
pelayanan untuk mewujudkan keluarga yang sehat. Tujuan dari penelitian ini untuk
mendapatkan pengalaman belajar dalam menerapkan Asuhan Keperawatan Keluarga Tn. S dan
Tn. H dengan masalah nyeri akut pada hipertensi. Pendekatan studi kasus yang digunakan
adalah pendekatan asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosis
keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Subyek penelitian yang diteliti berjumlah
dua keluarga dengan masalah nyeri akut pada hipertensi. Ruang lingkup wilayah kerja
Puskesmas Alang-alang Lebar Palembang. Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara
dan pemeriksaan fisik pada tanggal 03-07 Juli 2017. Hasil pengkajian didapatkan pada keluarga
Tn. S yang didapatkan bahwa Ny. S mengeluhkan sering pusing, berat di tengkuk, mudah lelah,
dan mata berkunang-kunang. Diagnosa keperawatan yang ditemukan yaitu nyeri akut
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit,
intoleransi aktivitas berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga
yang sakit, resiko cedera berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah
kesehatan. Sedangkan hasil pengkajian pada keluarga Tn. H yang didapatkan bahwa Ny. R
mengeluhkan sering pusing dan nyeri di bagian kepala, cemas dengan penyakitnya, dan mata
berkunang-kunang. Diagnosa keperawatan yang ditemukan yaitu nyeri akut berhubungan
dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit, ansietas
berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit.
Resiko cedera berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal masalah
kesehatan. Perencanaan keperawatan bertujuan untuk mengatasi masalah yang timbul pada
klien maupun keluarga. Implementasi yang dilakukan pada keluarga Tn. S yaitu nyeri akut
dilakukan mengkaji nyeri, menganjurkan keluarga untuk melakukan diet rendah garam,
mengajarkan klien teknik relaksasi nafas dalam, dan terapi farmakologi amlodipine 5 mg.
Intoleransi aktivitas tindakan yang dilakukan adalah memberikan penjelasan penyebab
kelelahan, mengkaji aktivitas yang mampu dilakukan klien, menganjurkan klien istirahat jika
lelah. Resiko cedera tindakan yang dilakukan adalah menganjurkan keluarga untuk
mendampingi klien beraktivitas, menganjurkan keluarga ciptakan lingkungan yang aman
nyaman, serta menganjurkan keluarga tetap menggunakan fasilitas kesehatan yang ada. Dalam
tahap evaluasi penulis mengangkat tiga masalah keperawatan yang diangkat semuanya dapat
teratasi. Berdasarkan hasil asuhan keperawatan dan pembahasan yang telah dilakukan penulis,
maka saran yang bisa disampaikan diharapkan hasil asuhan keperawatan ini dapat digunakan
sebagai bahan pembelajaran dan bahan acuan memberikan asuhan keperawatan keluarga dengan
hipertensi.

Kata kunci : hipertensi, nyeri, klien, asuhan keperawatan, keluarga


Daftar pustaka : 20 (1998 – 2016)